Anda di halaman 1dari 7

TUGAS TEKNOLOGI INFORMASI

Okky Aries Bima Pratama

21060111140127

FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO

UNIVERSITAS DIPONEGORO

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Teknologi komunikasi sekarang ini telah mengubah pola pikir kebanyakan orang di seluruh dunia, terutama di negara-negara maju. Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi juga di negara Indonesia yang pada saat ini sedang berkembang. Seiring dengan era cyber-net, dunia kesehatan juga tidak mau ketinggalan dengan kemajuan tersebut. Di dunia kesehatan telah dikembangkan e-health atau telehealth atau telemedicine sebagai sarana layanan kesehatan jarak jauh. E-Health mengacu pada semua bentuk layanan kesehatan elektronik yang dikirimkan melalui Internet, meliputi bidang informasi, pendidikan, dan produk komersial hingga pelayanan langsung yang ditawarkan oleh para profesional, nonprofesional, pelaku bisnis, atau konsumen itu sendiri. Pada tahun 1999, e-Health merupakan istilah yang sangat populer yang mengacu pada pelayanan kesehatan berbasis Internet. E-Health ini merefleksikan perubahan dari pelayanan kesehatan inovatif dari proyek-proyek telemedicine dan telehealth yang independen hingga jaringan distribusi ke seluruh dunia yang dikenal sebagai Internet. Layanan e-Health terdiri dari 5C yaitu: content, connectivity, commerce, community, dan clinical care. Bagi beberapa orang ditambah menjadi 6 yaitu computer applications. E-Health menggambarkan kemampuan unik Internet yang memungkinkan pengiriman pelayanan kesehatan yang merupakan karakter dari telehealth dan telemedicine. Hasilnya, e-Health menyebabkan pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien, membuat pasien dan professional dapat melakukan hal yang sebelumnya mustahil menjadi dapat dilakukan melalui Internet. Adanya kekuatan dari teknologi telekomunikasi, E-health, telehealth dan telemedicine telah memperlihatkan bagaimana teknologi komunikasi dapat didesain, diimplementasikan dan dikelola untuk membantu layanan profesional memperluas dan mentransformasi organisasinya.

1.2 TUJUAN
Dengan adanya makalah ini maka dapat diketahui bahwa masyarakat dapat memanfaatkan Ehealth untuk mencegah penyakit. Selain itu E-Health mampu mengurangi biaya kesehatan yang harus ditanggung oleh seseorang.

BAB II ISI

2.1 Aplikasi Teknologi Informasi E-Health


E-health adalah aplikasi internet atau teknologi lain yangberkaitan di industri pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan akses, efisiensi, efektivitas, dan kualitas dari prosesmedis dan bisnis, yang melibatkan organisasi pelayanan medis(rumah sakit atau klinik), praktisi medis (dokter atau terapis),laboratorium, apotek, asuransi, dan pasien sebagai konsumen [2].Solusi yang ditawarkan. E-health meliputi produk, sistem, danlayanan, sebagai contoh : informasi kesehatan, rekam mediselektronik, layanan pembelian obat, sistem komunikasi antarpengguna, dan informasi lainnya terkait pencegahan penyakit,diagnosa, perawatan, monitoring kesehatan, dan manajemen gaya hidup. Di Indonesia sendiri, e-health belum diimplementasikan,walaupun sudah banyak berkembang situs-situs kesehatan, tetapisitus-situs tersebut belum mengadaptasi konsep e-health sepenuhnya. Stakeholder atau aktor pada sistem e-health dibagi menjadi tigabagian berdasarkan fungsionalitasnya, yaitu : 1. Penerima servis (service receivers) adalah aktor yang mendapatkan layanan e-health atau konsumen. Yang bertindak sebagai penerima servisdalam sistem e-health adalah pasien. 2. Penyedia servis (service providers) adalah aktor yang menyediakan layanan danproduk medis. Yang bertindak sebagai penyedia servis dalamsistem e-health yaitu rumah sakit, dokter, laboratorium, apotek,industri farmasi, terapis, dan fasilitator medis lainnya. 3. Penanggung jawab biaya / pembayar ( paying authorities) adalah aktor yang membiayaikeseluruhan atau sebagian biaya dari layanan e-health yang telah diterima. Yang bertindak sebagai penanggung jawabbiaya dalam sistem e-health adalah pasien, perusahaan/institusi,asuransi, atau asosiasi dokter.

Sistem e-health dituntut mampu mengintegrasikan proses duniamedis yang sangat luas dan kompleks dan harus mengakomodasi kepentingan semua pihak yang tergabung dalam sistem. Alur informasi diantara stakeholder sistem ini sangat kompleks, artinya rumah sakit tidak hanya dapat berkomunikasi antar rumah sakit,tetapi juga harus dapat berkomunikasi dengan dokter secara privat,dimana dokter juga harus dapat berkomunikasi dengan apotek,laboratorium, dan penanggung jawab biaya. Produk dan layanan e-health dikategorikan ke dalam 4kategori, yang disebut 4C [4] yaitu : 1. Content (Isi) dari e-health adalah informasi kesehatan yang bisa ditransmisikan dan informasi kesehatan ini merupakan content utama yang biasa ditawarkan oleh situs ehealth. Untuk memenuhi kebutuhan pasien akan informasi kesehatan,e-health

menyediakan berbagai macam informasi tentang kesehatan, seperti : informasi penyakit baru, kamus gejala penyakit, informasi gaya hidup sehat. Informasi ini diusahakan akurat, lengkap, dapat dipercaya, dan berguna bagi kesehatan pasien. 2. Connectivity (Hubungan) untuk memudahkan interaksi antarpraktisi medis dan pihak-pihak yang berhubungan dengan proses fasilitas yangdapat digunakan, seperti : 1. e-health menangani pendaftaran online dimana pasien dapat mengetahui jadwal dokter pilihan mereka dan mendapa tnomor antrian serta jam pemeriksaan, sehingga pasien tidak perlu membuang banyak waktu untuk menunggu gilirankonsultasi. Pendaftaran online pelayanan medis, e-health menyediakan beberapa

mencakup

pendaftaran

konsultasi

dengan

dokter

dan

pendaftaran

pemeriksaan

laboratorium. 2. e-health mengirim medical record pasien, diagnosis daridokter, tindakan medis yang perlu diambil oleh pasien, resepobat, dan hasil laboratorium, serta rekapitulasi biaya melalui website. Pasien hanya perlu login dan mendapatkan seluruhinformasi tersebut setelah pemeriksaan yang dilakukan. 3. Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan, pasien dapat melakukan konsultasi online dengan dokter tanpa perlu mengunjungi rumah sakit atau tempat praktik dokter secaralangsung. 4. e-health memiliki hubungan dengan laboratorium sehingga interaksi pasien dengan laboratorium dapat disederhanakan melalui e-health. Pasien dapat melihat daftar laboratorium dan memilih laboratorium yang akan dituju serta mendaftar untuk pemeriksaan laboratorium. 5. e-health memiliki hubungan dengan apotek, yaitu denganmemberikan resep obat yang ditulis oleh dokter ke apotek dan apotek mengirim informasi kembalian berupa biaya obat. 6. e-health memiliki hubungan dengan asuransi, sehinggaproses pembayaran yang melibatkan asuransi dapat dilakukan dengan mudah 3. Care (Perawatan) untuk mendukung penanganan kesehatan pasien,e-health memberikan informasi letak rumah sakit / tempatpengobatan / dokter spesialis yang paling dekat atau paling tepatbagi pasien. Selain itu,e-health juga selalu mengupdate medicalrecord pasien dan memberikan informasi jenis treatment baru yang potensial 4. Commerce (Bisnis) untuk mempermudah pembayaran administrasi pasien,e-health merekapitulasi seluruh biaya yangharus dibayar oleh pasien (sudah termasuk biaya obat, biaya laboratorium, dan biaya administrasi, dipotong dengan biaya yang ditanggung

asuransi) dan mengirimkan tagihan terperinci kepada pasien. E-health juga memberikan keuntungan bagi rumah sakit,dokter, apotek, laboratorium, dan asuransi dari segi bisnis

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
E-Health adalah salah satu pemanfaatan teknologi informasi di bidang kesehatan. Dengan adanya E-Health dapat sangat membantu pasien untuk mencegah datngnya penyakit dan dapat mempermudah para pasien untuk mendapatkan jaminan kesehatan.

3.2REFERENSI
www.google.com www.ilmukomputer.com