Anda di halaman 1dari 11

KEBEBASAN, TANGGUNG JAWAB, DAN HATI NURANI

Oleh Kelompok 8

Anggota: Faradhila Euis Chodidjah Rian Destiyani P. Aditya Ramadhan Anissa Tiana SP.
Farmasi B-D

1111102000038 1111102000046 1111102000035 1111102000093 1111102000107

Kebebasan

Etimologis: Kata dasar bebas >> lepas, merdeka, tidak terikat, tidak belenggu, dan tidak terkungkung. Ditambah imbuhan ke menjadi kebebasan >> sesuatu yang terlepas dari ketidakberdayaan.

Menurut Islam: Manusia diberikan kebebasan menentukan pilihan hidup untuk kembali kepada eksistensi yang alamiah (pra-manusiawi), atau mengembangkan diri hingga mencapai eksistensi dirinya yang lebih manusiawi.

Tanggung jawab sebagai batasan kebebasan

Dalam islam tidak ada kebebasan tanpa tanggung jawab, inti kebebasan adalah bahwa manusia merupakan subjek, sebagai individu yang bertanggung jawab penuh terhadap dirinya. Islam menekankan kebebasan, akan tetapi tidak pernah ada kebebasan yang benar-benar tanpa batas dalam islam. Islam juga tidak mengenal kata paksaan, akan tetapi islam mengajarkan

tanggung jawab atas segala perbuatan

Jenis-Jenis Kebebasan Berdasarkan Sifat:


Kebebasan jasmani >> kebebasan untuk kita menggunakan dan menggerakkan anggota tubuh yang dimiliki. Kebebasan rohaniah >> kebebasan untuk menghendaki sesuatu. Inilah yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Allah S.W.T lainnya karena manusia diberikan kemampuan untuk berfikir.

Kebebasan moral >> terbebas dari ancaman,larangan, desakan, bahkan tekanan tetapi lain dengan paksaan fisik.

Tanggung Jawab
Sikap yang ditunjukkan oleh seseorang apabila orang tersebut diberikan kebebasan untuk melakukan suatu perbuatan yang ditunjukan melalui sikap disiplin, jujur, profesional, dan sportifitas.

Dan tanggung jawab merupakan implikasi dari adanya kebebasan yang telah diberikan.

Bahasa latin >> conscientia. Kata tersebut merupakan gabungan kata cum berarti bersama dengan dan scientia berarti pengetahuan. Jadi conscientia adalah ikut mengetahui.

Hati Nurani

Bahasa Arab >> qolb berarti sesuatu yang berputar atau beralik.

Hati nurani merupakan penerapan kesadaran moral yang tumbuh dan berkembang dalam hati manusia dalam situasi konkret. Suara hati nurani dapat menilai suatu tindakan manusia yang benar atau salah , baik atau buruk. Hati nurani sebagai hakim yang baik dan jujur, walaupun dapat pula keliru. Itu semua kembali lagi kepada individu yang memutuskan.

Hakikat-Hakikat Dan Peran Hati Nurani Bagi Manusia:


Penghayatan atas nilai baik dan buruk. Pengendali apabila sedang galau pikiran. Alarm kehidupan, mengingatkan manusia untuk berada di koridor kemanusiannya. Sebagai kesadaran manusia, hati nurani hanya akan memutuskan apabila manusia dapat menenangkan dan mengendalikan dirinya sendiri. Pegangan dalam memutuskan yang baik dan benar. Merupakan martabat terdalam diri manusia.

Hubungan Kebebasan, Tanggung Jawab, dan Hati Nurani


Dalam aplikasi kehidupan dapat dimisalkan dengan apabila seseorang telah memilih suatu hal yanng dianggapnya jalan yang baik dan tanpa paksaan, dari sanalah secara tidak langsung rasa tanggung jawab harus dipenuhi.

Pertanyaan:
1.

Daftar Pustaka
Nata, Abuddin. .Akhlak Tasawuf Cetakan 9.Jakarta: Rajawali Pers