Anda di halaman 1dari 7

KRITERIA KELAYAKAN DAN CARA MEMBACA FOTO THORAKS

KRITERIA KELAYAK FOTO THORAKS


1. Faktor Kondisi : faktor yang menentukan kualitas sinar x selama berada di kamar rontgen meliputi : a. waktu/lama exposure millisecond ( mS) b. Arus tabung listrik miliampere ( mA) c. Tegangan tabung kilovolt ( kV) Pelaporan : Cukup : normal Kurang : bila telihat putih/samar-samar Lebih : bila foto thoraks terlihat sangat hitam

Ada 2 kondisi yang sengaja dibuat dalam foto thoraks tergantung bagian mana yang ingin diperiksa yaitu: a. Pulmo ( kondisi cukup)/foto dengan kV rendah: Melihat lusensi ( udara hitam) yang terdapat di luar tubuh Pada foto PA tampak VTh I-IV b. Kondisi kosta ( kondisi kerasa/tulang)/foto dengan kV tinggi: Pada foto PA tampak sampai VTh V-VI

Kriteria kelayakan Foto Thoraks


2. Inspirasi cukup Cara mengetahui cukup tidaknya inspirasi: a. Foto dengan inspirasi cukup : diafragma setinggi costa VTh X dan kosta 6 anterior memotong 1/3 diafragma lateral b. Foto dengan inspirasi kurang : ukuran jantung, mediastinum dan corakan bronkovaskular meningkat sehingga sering salah interpretasi

Kriteria kelayakan Foto Thoraks


3. Posisi sesuai Setidaknya terdapat 2 posisi yang dipakai yaitu PA dan Lateral tetapi bisa juga ditambahkan posisi erect 4. Simetris Jarak sendi sternoklavikular dextra dan sinistra terhadap garis median adalah sama. 5. Foto thoraks tidak boleh terpotong

Cara membaca Foto Thoraks


1. Soft tissue : nilai ketebalannya sama atau tidak, ada sweling atau tidak 2. Tulang : ada tidaknya diskontinuitas, lesi litik maupun sklerotik 3. Pleura : ada tidaknya cairan atau udara di dalam cavum pleura, nilai sinus costophrenicus dan sinus caridiophrenicus. 4. Pulmo : parenkim paru, corakan bronkovaskular dan keadaan hilus 5. Jantung : hitung CTR ( normal 48-50 %) 6. Difragma : berbentuk kubah

Gambar Thoraks Normal