Anda di halaman 1dari 49

BAB IV KESULTHANAN MINANGKABAU DARUL QARAR.

A. TERJADINYA BAIAH MARAPALAM (Saban 804 H).. 1. Latar belakang terjadinya baiah Marapalam..
Banyak pendapat orang tentang baiah Marapalam karena tidak diketemukannya bukti baiah itu yang autentik, atau sekurang-kurangnya prasasti tentang baiah yang dibuat saat itu.. Selain itu karena ada pula usaha kelompok masyarakat kita yang menekankan budaya Minangkabau itu adalah budaya Animis, Tamil, Budha, Hindu dan atau Tantarayana, sedangkan Islam tidak berpengaruh terhadap adat Minangkabau.. mereka itu mengatakan istilah adat itu sendiri berasal dari kata Sangskarta.. Islam Minangkabau para Tuanku (ulama) adalah aliran Wahabi yang sangat keras, suka membunuh.. Islam Minangkabau Datang dari Gujarat, sehingga Islam di Minangkabau tidak asli lagi, sangat besar pengaruh agama Hindu/Budha Gujaratnya.. Islam yang dianut kelompok kerajaan Minangkabau adalah aliran Qaramithah.. Aliran Qaramithah adalah aliran tasawuf yang dekat kepada Tuhan.. Untuk lebih jelasnya baiklah kita tinjau sejarah yang benar dari sumbernya di tanah Arab dan hubungan Minangkabau keluar semenjak dahulunya.. Aliran Qaramithah riwayatnya sangat buruk, sering merampok, pernah membunuh ribuan jemaah haji, pernah mencungkil dan melarikan hajarul aswad ke wadi Hajar sebelah Timur Riyadh puluhan tahun lamanya.. Setelah mereka dibinasakan oleh bani Abbasiyah, hajarul aswad dikembalikan pada tempatnya.. Begitu juga ajaran Wahabi adalah ajaran ahli sunnah yang ektrem, diawal abad 18 pernah menyerang Makkah dan membakarnya, dia tidak mampu mempertahankannya dari pasukan Turki yang pada saat itu sangat kuat.. Kaum Wahabi diburu oleh pasukan Turki, pindah dari satu oase ke oase lain.. Permusuhan kaum wahabi dan Turki sangat tajam, tak pernah mengenal damai.. Tiga orang Minangkabau yang dikatakan sejarah Minangkabau Haji Piobang, haji Sumaniak dan Haji Miskin yang dikatakan sebagai penyebar ajaran Wahabi itu adalah komandan pasukan inti (Yanitsar) Turki.. Tidak masuk di akal mereka penyebar Wahabi, bahkan menganut aliran Wahabi saja tidak dapat diterima..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

173

Semua itu dihembus-hembuskan oleh kaki tangan Belanda, yang menyatakan hasil penelitian yang ilmiah.. Masyarakat Minangkabau tertarik, dan menjadikan apa yang dihembus-hembuskan Belanda itu menjadi buku sejarah pegangan masyarakat.. Kalau kita lihat kepada sejarah, semenjak sepuluh abad SM bangsa Arab telah berdagang ke Minangkabau dengan memakai jalur searoutes.. Pada abad ke 2 SM Datang bangsa Yunani dynasty Ptolemy, bekas yang ditinggalkannya ialah system Pemerintahan Nagari yang mirip dengan sistem Polis di Yunani.. Sistem pertanian dan pertambangan emas yang mirip dengan pertanian dan pertambangan di Mesir.. Disertasi PH Brans yang dikutip dari catatan di Iskandarian Library menyatakan dynasty Ptolemi itu pergi ke negeri penghasil Kampher (Minanga Kambwa) sebagian mereka menetap di negeri itu.. Pada abad ke 3 M Datang bangsa Tamil, budaya yang ditinggalkannya ialah bahasa dan tulisannya.. Bahasanya banyak yang dipakai menjadi bahasa Melayu /Minangkabau, yang terpenting diantaranya ialah istilah nagari, istilah Negara, pada irigasi batu bapahek ada tulisan kuno bangsa Tamil dan banyak lagi yang lain.. Istilah Minangkabau itu sendiri berasal dari akar kata Minanga kambwa yang artinya daerah penghasil kampher berasal bahasa Palawa rumpun bahasa Tamil.. Budaya agama Tamil yang patrilineal tidak memperlihatkan bekas.. Pada abad ke 6 M Datang bangsa India dengan bahasa Sangskarta.. Budaya bahasanya juga banyak yang tinggal, seperti istilah Swarna dwipa, swarna pepera, swarna kapura.. Banyak istilah lainnya.. Walaupun mereka telah mendirikan candi Muara Takus dan candi Muara Jambi, Amogha pasha dan batu bersurat yang sangat banyak.. Candicandi itu ditinggalkan begitu saja oleh mereka dan pribumi bangsa Melayu Minangkabau tanpa ada paksaan.. Budaya agama dan tulisan mereka tidak tertinggal untuk bangsa Melayu Minangkabau.. Diabad ke 7 M mulai berDatangan bangsa Arab Islam ke Minangkabau, secara simultan, berangsur-angsur, melalui perdagangan.. Diawal abad ke 8M telah mulai kelompok orang beragama Islam yang menetap di bumi Minangkabau.. Mereka tinggalkan sesuatu kepada moyang kita untuk kita pakai.. Awal abad ke 9 H atau awal abad ke 15 M didapat suatu kesepakatan diantara moyang kita.. Telah tiga kali revolusi yang menghabiskan catatan sejarah bangsa kita, yang menghilangkan catatan-catatan dan tulisan bangsa.. Pertama
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

174

perang tuak dengan bangsa Belanda.. Bangsa Belanda berusaha membeli dengan harga mahal seluruh buku tua Minangkabau, membawanya entah ke mana.. Kedua perang Jepang.. Ketiga perang saudara antara bangsa kita sendiri yang telah membakar rumah dan dokumen-dokumen yang ada.. Para akademisi dan ilmuwan Minangkabau kemudian mempelajari adatnya dengan wawancara kepada Wali Nagari atau kepala Desa sesudah tahun 70 an.. Besar kemungkinannya mereka itu mendapat cerita dari orang-orang yang baru belajar dari yang baru pula.. Kebanyakan mereka beranggapan kesepakatan Marapalam itu dibuat masyarakat Minangkabau di Bukit Marapalam, sewaktu Perang Padri atau sesudahnya.. Mereka mencari bukti di zaman itu.. Mereka tidak mendapatkan buktinya.. Sebagian mereka berkesimpulan Kesepakatan Marapalam adalah fiktif dan istilah Adat Basandi Syarak adalah rekayasa.. Tapi istilah yang telah berkembang lama semenjak sebelum keDatangan Belanda, menjelaskan sebagai dibawah ini;

a. Tidak akan mungkin adanya istilah baiah Marapalam, jika baiah itu tidak ada.. b. Tidak akan mungkin adanya istilah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah jika rumusan itu tidak ada.. c. Tidak akan mungkin adanya Istilah Tali Tigo Sapilin jika rumusan itu tidak ada.. Rumusan itu bersumber dari istilah urwatil wusqa (tali pegangan yang teguh) <Q.2/256>.. d. Tidak mungkin adanya istilah Syara nan kawi dan adat nan ladzim jika rumusan itu tidak ada.. e. Tidak akan mungkin Adanya istilah tungku tigo sajarangan, jika rumusan itu tidak ada.. f. Sebelum tahun 1960 jika belajar undang adat tentang peradilan, kita akan menemukan istilah al mudai, al bayyinah, muadaalaih, mudabbih, tabayyun dan banyak istilah lainnya yang berasal dari istilah hukum dalam Islam..
Semua masyarakat mengatakan menurut amanat dari orang tua-tua MInangkabau, semua rumusan itu berasal dari baiah Marapalam.. Walaupun kita tidak mempunyai bukti yang autentik kita telah mempercayainya.. Semenjak tahun 2006 semenjak Gubernur Gamawan Fauzi menjadi Gubernur, berkembang ajaran yang mengatakan baiah
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

175

Marapalam itu fiktif, dan ABS-SBK itu adalah hasil rekayasa.. Gebu Minang menyatakan bahwa ABS-SBK itu adalah fatwa ishlah Tuanku Imam Bonjol yang ditetapkan menjadi ABS-SBK yang dikokohkan di Bukit Maralam tahun 1837, belum ada kesepakatan masyarakat Minangkabau tentang itu.. Sampai sekarang ABS-SBK belum jelas cara penetrapannya.. Gebu Minang akan mengadakan kongres di Bukitinggi tahun 2010 M dan akan mengundang 2 orang setiap nagari mewakili 5 lembaga masyarakat Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Alim Ulama, Bundo Kanduang dan Generasi Muda untuk menetapkan bahwa ABS-SBK adalah pedoman kehidupan masyarakat Minangkabau.. Kongres ini dinamakan Kongres Kebudayaaan Minangkabau (KKM).. Perlu juga kita sampaikan pendapat asing yang pernah berurusan dengan Minangkabau sebelum tahun 1837 tersebut..

a. N.J. Krom dalam bukunya Hindu Jawaanche Geschasdenis menulis, menurut catatan yang ada diketemukannya di negeri Cina tahun 1288 M enam tahun sesudah keDatangan kerajaan Singosari di Dharmasraya, dari Dharmasraya bersama Minangkabau mengirim beberapa utusan ke negeri Cina yang semuanya beragama Islam.. Utusan itu dipimpin oleh dari MInangkabau bernama Syamsudin dan dari Dharmasraya bernama Sulaiman. b. Sewaktu Belanda memasuki Minangkabau, dia dapati sudah ada peradilan adat yang merujuk kepada agama Islam, dengan memakai istilah baiyyinah, tabayyun, madai, mudaalaih, mudabbih dan hakim dll.. c. Tulisan Arab untuk bahasa Melayu/ Minangkabau sudah sangat berkembang.. Tulisan Arab Melayu adalah hasil kesepaktan Limbago Rajo Tigo Selo.. d. Sebelum Belanda menduduki Padang, stempel Minangkabau sudah dalam tulisan Arab Melayu.. e. Adanya catatan orang asing tentang Minangkabau yang menyatakan penduduknya taat beribadat dan hukumnya merujuk kepada hukum Islam.. f. Januari 1667M telah ada perjanjian Pulau Cingkuak antara perwakilan Kesulthanan Minangkabau dengan VOC, dan Perjanjian itu memakai tulisan Arab Melayu..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

176

g. Laporan perjalanan Thomas Diaz th 1683 yang menyatakan di pusat Minangkabau Buo seolah-olah seperti pusat kerajaan Islam di Sepanyol.. Orang Minangkabau tidak memakai candu, tuak dan judi.. h. Tahun 1783 Marsden staf ahli Raffles yang berkedudukan di Bengkulu, menulis buku dengan judul History of Sumatra.. Dalam bukunya itu dia jelaskan adanya bahasa dan tulisan Melayu termasuk rumpun bahasa Melanesia yang dipakai dari pantai timur Afrika (Madagaskar) sampai ke pantai Barat Amerika termasuk pulau-pulau lautan Teduh.. Di tengah Sumatra ada suatu Negara yang terisolir, sangat susah dihubungi oleh orang yang berasal dari seberang laut.. Negara itu sangat makmur, maju terdiri dari negara bagian yang mandiri pula.. Negaranya aman, tidak saling berperang antara sesamanya.. Mereka itu beragama Islam, penduduknya taat menjalankan agamanya, tidak pemadat, tidak pemabuk dan tidak pejudi.. Seluruh daerahnya merupakan wiayah pendidikan agama.. Dengan bergaul dengan mereka atau memasuki wilayah mereka saja kita seolah-olah telah menjadi orang yang mulya.. Minangkabau merupakan pusat mengembangan Islam di Timur.. i. Catatan Verkerck Pistorius.. Verkerck Pistorius adalah Controler tahun 1865-1868.. Tahun 1868 diangkat sebagai controler Pendidikan.. Selain dari mengawasi pendidikan sekolah pemerintah Belanda dia juga bertugas melakukan pengawasan terhadap sekolah swasta yang banyak didirikan pribumi.. Selain itu dia ditugaskan melakukan penelitian terhadap sekolah pribumi sebelum keDatangan Belanda..
Pistorius melaporkan bahwa pada setiap kaum ada surau kaum, pada setiap kampuang ada surau kampuang.. Surau itu berfungsi tempat shalat berjamaah dimalam hari dan tempat mendidik anak membaca al quran dengan ilmu tajwidnya, menulis Arab bahasa Minangkabau, pelajaran perukunan dan ilmu syariat yang wajib.. Selain mempelajari ilmu agama dan ilmu umum yang mereka butuhkan di surau kampuang itu anak-anak harus mempelajari ilmu
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

177

bela diri terutama ilmu silat Minangkabau.. Paling lambat di surau kampung ini sudah harus ditamatkan pembacaan alquran.. Di setiap Jorong harus ada Masjid.. Masjid difungsikan sebagai tempat shalat jumat, shalat berjamaah wajib setiap waktu, tempat bermusyawarah untuk kemaslahatan umat, tempat mendidik anakanak tingkat lanjutan (disebut madrasah awaliah).. Disamping Masjid ada surau tempat anak-anak mengaji, dan tidur, ada surau garim tempat tinggal pengurus Masjid.. Ada WC umum, ada tebat ikan milik Masjid Disana telah diajarkan ilmu tafsir, ilmu tarikh, ilmu hadits, ilmu kiraat, dan ilmu menulis khat.. Pelajaran bela diri silat.. Pada surau dan Masjid pendidikan dilakukan malam hari, selesai Isya sampai waktu tidur.. Di setiap Nagari ada sebuah sekolah lanjutan yang disebut ibtidaiyah.. Pendidikan ini telah berjadwal dan teratur lamanya selama tiga tahun dan tamatannya diberi ijazah.. Pada beberapa Nagari, sekolah ini sangat ramai, muridnya mencapai ratusan bahkan melebihi seribu orang.. Sekolah lanjutan yang banyak murid itu terdapat di Taram (50 Koto) di Guguak (50 Koto) di Batu Hampar (50 Koto) di Aia Tabik (50 Koto) di Kamang (Agam) di Banuhampu (Agam) di Koto Tuo (Agam) di Canduang (Agam) di Lintau (Tanah Data), di Solok (Tanah Data), di Pandai Sikek (TanahData) di Silungkang (Tanah Data), di Salimpaung (Tanah Data).. Tampaknya system ini telah berjalan ratusan tahun.. Di mana-mana di seluruh Nagari baik orang tua ataupun orang muda pandai membaca al quran secara baik, pandai menulis tulisan Arab Melayu Minangkabau.. Beberapa orang pemuka masyarakat nagari pandai menulis khat dengan baik.. Banyak di rumah-rumah penduduk ditemukan kaca dinding yang bertuliskan huruf khat yang bagus.. Sangat dicurigai pasukan paderi itu adalah siswa-siswa tingkat tsanawiyah ke atas.. Sewaktu pergi berperang mereka berpakaian serba putih.. Jika perangnya kalah, pakaiannya diganti sebagai petani atau sebagai pelajar.. Itulah sebabnya sangat sulit bagi tentara Belanda mencari dan menangkapi pasukan Paderi yang mengundurkan diri.. Di mana-mana pasukan paderi yang kalah orangnya menghilang, jejaknya tak diketemukan.. Masyarakat disekitar menyatakan tidak melihat kemana mereka menyingkirkan diri.. Mereka sebenarnya dilindungi oleh seluruh masyarakat
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

178

setempat.. Begitu juga sewaktu penaklukan Bonjol, beberapa jam sebelum benteng Bonjol diduduki, pertempuran sangat sengit, meriam benteng Bonjol menggema.. Setelah tentara Belanda memasuki benteng, semua peralatan, berikut orangnya tak diketemukan jejaknya.. Semuanya itu membuktikan bahwa kesepakatan Marapalam betul ada, bukan fiktif sudah terjadi jauh sebelum kedatangan Belanda.. 2. Proses terjadinya baiah.. Sebelum adanya baiah Marapalam sandi adat ialah, adat basandi alua jo patuik alam takambang jadi guru.. Alua ialah kata petitih yang disusun indah merupakan kalimat sindiran (seloka).. Patuik artinya pantas atau bernilai tinggi.. Peraturan-peraturan dibuat berdasarkan keadaan alam disekeliling, dipakai yang baik dan dibuang yang buruk.. Nilai buruk dan baik ditetapkan oleh yang menilai itu sendiri atau dengan suatu kesepakatan.. Sewaktu penilaian baik dan buruk sering terjadi perbedaan pendapat yang menimbulkan pertengkaran dan berujung kepada permusuhan.. Penghulu kaum membentuk kelompok penguasa, suara rakyat nyaris tak tedengar.. Seolah olah Nagari itu menganut system satu partai.. Lebih parah lagi para penguasa itu hanya sekelompok kecil orang orang yang disebut penghulu pucuk.. Pemerintahan betul betul aristokrasi.. Tahun 709 Raja Muaro Sabak Lokitawarman telah memeluk Islam.. Tahun 715 Raja Pariangan Minangkabau Indrawarman telah memeluk Islam.. Semenjak itu Islam merembes secara diam-diam sembunyisembunyi dengan damai memasuki luak nan tigo.. Diabad ke 9 M berdiri kerajaan Islam Pulau Penyengat.. Berbarengan dengan itu berdiri kerajaan Islam Fansur yang wilayahya meliputi Tapak Tuan dan Barus.. Diabad ke 11 M jauh di pedalaman di pinggir sungai Barumun berdiri kerajaan Islam Aru Barumun.. Bersamaan dengan itu berdiri kerajaan Kuntu di tepi sungai Kampar.. Di abad ke 12 di pantai barat Sumatra berdiri kerajaan Islam Indropuro dan kerajaan Manjuto.. Pantai dari Air Bangis sampai tarusan berada dibawah pengaruh Aceh yang telah Islam.. Dari kerajaan Islam itu pedagang-pedagang kampher lada dan emas, memasuki pedalaman Minangkabau, sambil berdagang mereka mengajarkan agamanya.. Di abad itu raja-raja Pariangan dan Bunga Setangkai beserta masyarakatnya telah menganut Agama Islam .. Diabad ke 12 M Islam itu telah merata dianut rakyat Minangkabau.. Di Nagari
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

179

Minangkabau dekat Pagaruyung orang Arab Islam mendapat izin mendirikan satu komplek pergudangan.. Dalam komplek itu didirikan beberapa buah gudang menyimpan barang dagangan dan beberapa buah rumah tempat tinggal dan mushala.. Untuk pengamanan komplek itu dipagar kokoh.. Pagar komplek itu dimaksudkan agar dapat mempertahankan diri dari orang-orang jahat.. Komplek itu dibinasakan oleh Adityawarman sewaktu dia menduduki Minangkabau ini.. Setelah Islam merata di Minangkabau, masyarakat Islam Minangkabau itu merasakan banyak pertentangan antara system adat dengan sara agama Islam.. Mereka ingin agar system Islam itu dapat ditegakkan sebagai pengatur hidup.. Penguasa Minangkabau bertahan dengan cara lama yang ada sebelumnya, mereka takut kekuasaannya akan berkurang dengan ditegakkannya system Islam itu.. Terjadilah pertentangan antara pemuka adat dengan pemuka agama Islam.. Pemuka agama Islam menyampaikan pendiriannya dengan mengemukakan beberapa ayat al quran dan hadits agar hukum Allah itu ditegakkan secara utuh berdasarkan ayat dibawah ini: a. Infiruu fii sabiilillah (aturlah masyarakatmu sesuai dengan petunjuk Allah) <Q.9/38>, illaa tunfiruu yuazzibkum azaabun aliim (jika tidak engkau atur demikian tunggulah azab yang pedih) <Q.9.39>.. b. Wa man lam yahkum bima anzala Allaahu faulaa ika humul kaafiruun (barang siapa yang tidak berhukum dengan hokum yang diturunkan Allah mereka itulah orang yang kafir) <Q.5/44>.. c. Wa man lam yahkum bimaa anzala Allaahu faulaa ika humudz dzaalimuun (barang siapa yang tidak berhukum dengan hokum yang diturunkan Allah mereka itulah orang yang dzalim <Q.5/45>.. d. Wa man lam yahkum bimaa anzala Allaahu faulaa ika humul faasikuun (barang siapa yang tidak berhukum dengan hokum yang diturunkan Allah mereka itulah orang yang fasik) <Q.5/47>.. e. Hadits menyatakan, peraturan itu dibuat untuk melindungi orang yang lemah dari tindakan orang atau kelompok orang orang yang berkedudukan kuat.. Hadits ini dijadikan pepatah oleh orang barat yang berbunyi justice for the poor.. f. Islam menjelaskan: Isterimu adalah ladang bagimu, tempat menanamkan bibitmu Sewaktu cucu adam dikeluarkan dari suhur (sulbi) bapaknya..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

180

Namakanlah anakmu dengan nama bapaknya.. Berdasarkan penjelasan di atas maka pewarisan menurut Islam adalah dari bapak kepada anak.. Sedang pewarisan menurut adat Minangkabau adalah dari saudara ibu (mamak).. g. Berpedomankan di zaman Khalifah Rasyidin, pimpinan dipilih oleh rakyat.. Adat menetapkan lain pimpinan turun dari mamak ke kamanakan menurut karambia tumbuh dimatonyo, kamanakan dibawah daguak menurut adat Koto Piliang atau kamanakan dibawah paruik menurut adat Budi Caniago.. Dalam perselisihan belum terselesaikan itu Adityawarman dengan pasukan besar mengalahkan orang Minangkabau membawa orang Minangkabau kepada adat dan agamanya, yaitu Tantrayana Syiwa.. Agama Adityawarman itu jauh berbeda dengan adat penduduk asli dan agama Islam.. Setiap kemenangan dia capai, dia lakukan penghancuran, dia lakukan peribaDatan yang dinamakan moksa.. Sewaktu penghancuran gudang orang Islam di Nagari Minangkabau dekat Pagaruyung, dia lakukan upacara penyembahan moksa itu.. Upacara itu dilakukan dengan bermabuk mabukan diatas bhumityaga (mayat manusia), minum darah makan benak dengan piring dan cawan batok kepala manusia sambil bersetubuh secara perkasa dengan musik pukulan tulang tulang manusia.. Bau darah dan daging yang membusuk itu bagi mereka lebih harum dari puluhan ribu bunga.. Sikap perbuatan Adityawarman itu dia lukiskan pada arca dirinya, yang dibuat atas petunjuknya sendiri, di Padang Rocok sehingga dinamai orang si Rocok.. Sipat dan kebiasaanya itu dia tulis pula pada prasasti Saruaso I.. Ajaran Adityawarman ini dikembangkan oleh keluarga istana dan anggota pasukan dari Jawa.. Kemudian diikuti pula oleh kebanyakan anggota pasukan yang berasal dari orang Minangkabau.. Sepeninggal Adityawarman terjadilah tiga kelompok masyarakat yaitu kelompok adat lama, kelompok Islam dan kelompok penganut ajaran Adityawarman.. Kebanyakan dari pengikut ajaran Adityawarman ialah keturunan dari peninggalan tentara dari Jawa dan penduduk asli yang menjadi tentara Adityawarman dan keturunannya.. Penganut Islam mempunyai penganut terbesar dan mempunyai pengaruh terbesar terhadap masyarakat.. Sama seperti keturunan Jengiskhan setelah menaklukkan Bagdad secara kejam, menghancurkan budaya Islam, keturunannya banyak yang menjadi penganut Islam yang taat dan menjadi penyebar Islam yang
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

181

tangguh.. Diwaktu tuanya Ananggawarman anak Adityawarman, dia menjadi seorang muslim yang taat.. Anak Ananggawarman, Wijayawarman telah dilahirkan sebagai seorang muslim, adalah seorang Ulama Islam yang sangat taat.. Semenjak itu keturunan Adityawarman menjadi seponsor pengembangan agama Islam.. Upacara moksa menjadi kebiasaan tentara.. Selain dari dianggap peribaDatan, kebiasaan moksa itu sesuai dengan selera.. Selain tentara yang berasal dari Jawa penguasa kecil menjadi biasa pula dengan moksa ini.. Sewaktu Bakilap Alam anak Vijayawarman kembali menamatkan pendidikan agamanya dari Fansur, dianggap ilmu agamanya telah cukup matang, sebagaimana biasa orang Minangkabau dia diberi gelar Tuanku Maharajo Sakti.. Prihatin atas hal hal yang demikian, atas inisiatif Yang Dipertuan Maharaja Diraja Minangkabau Tuangku Maharajo Sakti keturunan ke empat Adityawarman bersama Pamuncak adat Dt Bandaro Putiah di Sungai Tarab Pada bulan saban tahun 804H (Maret tahun 1403 M), mengundang seluruh pemuka agama, pemuka adat dan ilmuwan umum di seluruh wilayah Dataran tinggi tiga gunung Merapi Singgalang dan Sago yang juga disebut wilayah luak nan tigo.. Untuk mengadakan pertemuan permusyawaratan menyatukan pendapat mengatur masyarakat di wilayah Kerajaan Minangkabau ini keatas bukit Marapalam.. Diatas bukit itu diadakan musyawarah besar.. Berdasarkan musyawarah SAAM (didirikan th1911), yang ditetapkan dalam keputusan Dewan Perumus Anggaran Dasar MTKAAM tahun 1937 menyatakan Kesepakatan Marapalam itu terjadi th 1403 M.. Dituangkan dalam anggaran Dasar MTKAAM tersebut.. Hasil musyawarah itu ditutup dengan sumpah.. Menurut tata bahasa Arab kesepakatan yang ditutup dengan sumpah dinamakan baiah.. Kesepakatan diatas Marapalam ini disebut baiah Marapalam.. Dalam bahasa asli Minangkabau disebut sumpah satia Marapalam.. Dizaman Nabi besar Muhammad Saw ada tiga baiah yaitu baiah Akabah 1, baiah Akabah 2 dan baiah Sajarah yang disebut dalam al quran sebagai baiah Ridwan (baiah yang diredhai oleh Allah).. Ada satu kesepakatan yang tidak ditutup dengan sumpah yaitu kesepakatan Madinah yang disebut Rasullullah Sahifah Al Madaniah.. Sahifah Al Madaniah diartikan para ahli dengan Piagam Madinah.. Baiah tidak pernah diartikan orang dengan piagam.. Baiah selalu diartikan dengan sumpah.. Orang Minangkabau mengartikan Baiah Marapalam dengan Sumpah Satia Marapalam.. Untuk mengecilkan arti baiah Marapalam, Orang Belanda dan perantau
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

182

Minangkabau yang mengikutinya, mengartikan baiah Marapalam dengan Piagam Marapalam atau Marapalam treaty.. Baiah Marapalam beserta penjelasannya disebut juga Undang adat Minangkabau merupakan Undang Undang Dasar (UUD) Kesulthanan Minangkabau.. Isi Undang Adat Minangkabau itu disebut sebagai cupak usali.. UUD 45 menamakannya hak asal usul atau hak tradisional.. Musyawarah dipimpin baiah Marapalam oleh Tuangku Maharajo Sakti dengan wakil Pimpinan Dt Bandaro Putiah.. Dalam pembukaan Tuangku Maharajo Sakti menyampaikan, sudah waktunya kita sebagai pemuka wilayah inti kerajaan Minangkabau memikirkan kesatuan dan kemajuan kerajaan Minangkabau.. Marilah kita bersama-sama memikirkan hal itu.. Semua yang hadir bersepakat.. Tuangku Maharajo Sakti menyampaikan apakah sebagai pedoman dasar Kerajaan Kita.. Dari Kelompok adat dan dari yang tua tua mengusulkan, Kita tetap berpedomankan adat kita yang telah lama kita paturun panaiak, yaitu Adat basandi alua jo patuik alam takambang jadi guru.. Dari kelompok penguasa militer yang kebanyakan berasal dari Jawa menyampaikan, kami dari kelompok militer bersepakat akan mengikuti suara yang terbanyak apa yang ditetapkan dalam kerapatan ini.. Dari kelompok umat Islam menyampaikan, setelah kami mempelajari kebiasaan dan jumlah kelompok masyarakat, apa apa yang telah hampir selalu didengung dengungkan mohon dikokohkan sebagai sandi dari adat yaitu Adat Basandi sarak, sarak basandi kitabullah, sarak mangato adat mamakai, sarak nan kawi adat nan ladzim.. Selanjutnya banyak usul dari kelompok umat Islam seperti dibawah ini, Al Quran mengatakan, hai orang yang beriman Infiru fi sabilillah (aturlah masyarakatmu sesuai petunjuk Allah).. Illa tunfiru Yuazzibkum azabun Alim (barang siapa yang tidak mengatur masyarakatnya sesuai petunjuk Allah mereka akan diberi azab yang pedih) <Q.9/38-39>.. Mereka adalah Umat yang baik apabila mereka mempunyai diwan pengaturan (ta muruuna bil maruf) dan majelis penghukum kesalahan (tanhawna anil mungkar), mereka terdiri dari orang orang yang menyeru umat beriman kepada Alah (tuminuna billah) <Q.3/110>.. Mereka bermusyawarah diantara mereka (umat) <Q.42/38>.. Pelaksana urusan (ulil amri) berkata yaa aiyuhal malaau aftuni ma kunta katiatan amran hatta tasyhadun (hai
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

183

orang bijak yang mewakili nasyarakat, berilah kami fatwa (petunjuk), tidak akan kami berbuat sesuatu kecuali setelah ada ketetapan dari mu).. <Q.27/32>.. Itulah aturan pook untuk mengatur pemerintahan.. Selanjutnya dari kelompok umat Islam juga mengusulkan agar pemerintahan daulat umat (demokrasi) system tigaisme (trilogy).. Minangkabau diperintah oleh tiga lembaga raja yang terhormat (Rajo Nan Tigo Selo), yaitu limbago rajo Alam di Pagaruyung, limbago rajo Ibadat di Sumpur kudus dan limbago rajo Adat di Buo.. Masing masing limbago rajo merupakan limbago Ilmuwan (tenaga ahli) dipimpin oleh seorang rajo.. Pimpinan umum disebut Sultan rajo Alam dipanggilkan Sulthan.. Tugas rajo nan tigo selo ialah menjelaskan dan menyempurnakan keputusan Marapalam.. Keputusan Marapalam dengan penyempurnaan dan penjelasannya disebut Undang Adat Minagkabau.. Selain itu rajo nan tigo selo menetapkan aturan pelaksanaan dan aturan yang belum ada dan diperlukan oleh masyarakat Minangkabau.. Sebagaimana telah diberlakukan lama, Minangkabau itu dibagi atas Minangkabau inti (al Biththah) dan Minangkabau rantau (Minangkabau az Zawahir).. Minangkabau al Biththah meliputi wilayah Dataran tiga gunung (tria arga), gunung Singgalang, gunung Marapi dan gunung Sago yang disebut Luak Nan Tigo, yaitu luak Tanah Data, Luak Agam, Luak 50 Koto.. Daerah di luar itu disebut Minangkabau rantau (az zawahir).. Di Minangkabau inti (Luak Nan Tigo) raja-raja Minangkabau tidak memerintah langsung (tidak memungut pajak), tapi hanya mengatur dan menjaga tidak ada peperangan di dalamnya.. Raja Minangkabau memerintah di rantau dengan mengirimkan perwakilan-perwakilan. Minangkabau inti menjadi pendukung Sulthan memerintah ke rantau.. Sesuai dengan rumusan utama dalam Islam yang dilakukan oleh Nabi Besar Muhammad, semua keputusan, kesepakatan, keuangan dan peraturan haruslah ditulis.. Barang siapa yang berhutang hendaklah menyuruh menuliskannya dengan adil kepada seorang penulis dan janganlah menguranginya dan haruslah disaksikan oleh dua saksi laki-laki <Q.2/282>.. Orang yang mengurus kekayaan orang banyak dianggap sebagai berhutang.. Dia haruslah menuliskan bukti yang ada menurut system yang ditetapkan.. Kekayaan ditulis dalam kolom hutang.. Undang adat Minangkabau ditulis dalam rangkap delapan yang sama.. Tiga dipegang oleh rajo nan tigo selo dan 4 dipegang oleh basa 4 balai.. Barang siapa yang menginginkannya menyalin dari salah satu yang
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

184

delapan itu.. Dalam salinan itu disebutkan siapa yang menyalinnya dan dari undang adat yang mana dia salin.. Begitulah buku undang adat itu sampai ke nagari-nagari..

Sruktur Organisasi dan Mekanisme Kerja


Tawaran ulama islam

KITAB SYARAK NAGARI


DEWAN NAHI MUNGKAR (YDIKATIF) BADAN ULIL AMRI (EKSEKUTIF) DEWAN AMAR MARUF (LEGISLATIF)

JORONG

KAPALO JORONG

KAUM

PENGHULU KAUM

RAKYAT

UMAT /RAKYAT JORONG

Setelah pembahasan yang serius didapat kesepakatan seperti dibawah ini..

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

185

B.BAIAH MARAPALAM/ UNDANG ADAT MINANGKABAU

(UNDANG UNDANG DASAR (UUD) KESULTHANAN MINANGKABAU DARUL QUORAR)


Bagian pertama Pembukaan Pasal 1 Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah..

Pasal 2. Syara mangato, Adat mamakai, Syara nan Kawi, Adat nan ladzim.

Bagian kedua Isi baiah Pasal 3 1) Sumber hukum di Minangkabau ialah Al Quran, Hadits, Qiyas dan Ijma.. 2) Qiyas diambil dari zaman Khalifah Rasyidin.. 3) Ijma adalah hasil kesepatan Limbago Rajo Nan Tigo Selo.. 4) Ijmak pada tingkat Nagari atau dibawah Minangkabau ialah hasil kesepakatan Tungku Tigo Sajarangan.. 5) Kesepakatan ditetapkan secara musyawarah, bebas, tanpa adanya "manarah malantuang batu.. 6) Semua kesepakatan, peraturan dan keuangan harus ditulis.. Pasal 4 1) Pemerintahan Minangkabau terdiri dari Rajo Nan Tigo Selo, Basa IV Balai dan Tuan Gadang.. 2) Rajo Nan Tigo Selo terdiri dari Rajo Alam di Pagaruyung, Rajo Ibadat di Sumpur Kudus dan Rajo Adat di Buo..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

186

3) Rajo Alam adalah pimpinan Limbago Ilmuwan umum, dan pimpinan Rajo nan tigo selo dipanggilkan Daulat Yang Dipertuan Sulthan.. 4) Rajo Ibadat adalah pimpinan Limbago ilmuwan agama Islam.. 5) Rajo Adat adalah pimpinan limbago ilmuwan adat.. 6) Basa Ampek Balai (para menteri) terdiri dari Titah di Sungai Tarab, Kadhi di Padang Gantiang, Indomo di Saruaso, Makhudum di Sumaniak.. 7) Titah merupakan pimpinan basa ampek balai.. 8) Tuan Gadang di Batipuah merupakan penegak hukum (Kepala Polisi Negara), langsung dibawah Rajo Alam tidak berada dibawah Basa Ampek Balai.. 9) Minangkabau memakai tulisan Arab dengan sistem khusus untuk bahasa Melayu/Minangkabau Pasal 5 1) Minangkabau terdiri atas Nagari-Nagari nan mandiri.. 2) Nagari mempunyai Pemerintahan dan kekayaan, dapat memungut bunga (pajak) dan membentuk badan usaha.. 3) Nagari dan rakyat bapacik kapado Tali Tigo Sapilin.. Tali tigo sapilin ialah Syarak, Undang Adat Minangkabau dan Aturan.. Aturan ditetapkan dengan keputusan Rajo Nan Tigo Selo.. 4) Pemerintahan Nagari terdiri dari Karapatan Nagari, Pamarintah Nagari dan Peradilan Nagari.. 5) Karapatan Nagari terdiri dari orang orang yang mewakili Tungku Tigo Sajarangan, yaitu Niniak Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai.. 6) Peradilan Nagari terdiri dari pandai hukum yang dipilih dari dan mewakili Tungku Tigo Sajarangan.. Pasal 6. 1) Nagari mulo dibuek, dari taratak menjadi dusun, dusun manjadi koto, koto bagabuang jadi Nagari.. 2) Koto sekurangnya mempunyai empat suku..
187

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

3) Nagari dapat membelah diri menjadi beberapa Nagari; atau menggabung dari beberapa Nagari menjadi satu.. Pasal 7. Peradilan Nagari bertugas menyelesaikan sengketa masyarakat dan memberi sangsi kepada anggota masyarakat yang melanggar Syarak, Adat Minangkabau dan Adat Salingka Nagari.. Peradilan Nagari tak boleh ikut melaksanakan tugas Pemerintah Nagari dan Kerapatan Nagari.. Hakim-hakim Peradilan Nagari tidak boleh merangkap jabatan menjadi anggota Kerapatan Nagari, Pemerintah Nagari dan atau Ketua, Manti (sekretaris), Bandaro (bendahara) Limbago Tungku Tigo Sajarangan.. Hakim Peradilan Nagari harus memenuhi persyaratan; keilmuan, kepribadian, keadilan dan kebersihan .. Para hakim yang menyelesaikan sengketa, tidak boleh terlibat hubungan kekerabatan, hubungan ekonomi ataupun hubungan emosional lainnya dengan si mudai atau mudaalaih.. Proses penyelesaian sengketa dilaksanakan oleh paling banyak lima orang hakim yang didalamnya ada Niniak mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai ..

1)

2) 3)

4) 5)

6)

Pasal 8. 1) Kesalahan dikategorikan kepada salah ka Syarak, salah ka Undang Adat Minangkabau, salah ka Aturan, salah ka Adat Salingka Nagari dan salah ka Mamak.. 2) Salah ka Undang Adat Minangkabau ialah melanggar Undang Nan Salapan (UNS).. 3) Ciri kesalahan dituangkan pada Undang nan Duo Baleh (UDB).. 4) Proses penyelesaian sengketa ditetapkan dengan Undang Nan Tujuah yaitu susua, siasek, usuit, pareso undang nan dilangga, suri nan kadiuleh dan cupak nan kadiisi..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

188

5) Sengketa dapat berbentuk sengketa adat (sako jo pusako), sengketa syarak (faraidh dan munakahat), sengketa ekonomi, pidana dan atau pelanggaran ketertiban dan ketentaraman masyarakat.. Pasal 9. Tambang ameh, bungo barang masuk dan kalua Minangkabau adalah hak dan kewenangan ke Sulthanan Minangkabau.. Kepemilikan tanah terdiri dari, Ulayat Nagari/Rajo, Ulayat Suku/Kaum/Penghulu, milik Pribadi/Faraidh, dan milik Wakaf.. Tidak setapakpun tanah yang tidak bermilik.. Ulayat Nagari ialah bumi, air dan kekayaan alam yang ada di dalamnya.. Ulayat Nagari dipakai guna untuk kepentingan bersama masyarakat dan sebagai kekayaan cadangan Nagari.. Diatur dengan aturan sendiri.. Ulayat Rajo ialah Ulayat Nagari di perbatasan 2 atau 3 nagari yang kabur garis batasnya.. Ulayat Rajo diatur bersama oleh Nagari yang berbatasan.. Ulayat kaum/suku ialah tanah milik bersama anggota kaum/suku, guna kepentingan anggota kaum/suku itu sendiri.. Pusako manuruit kapado sako.. Diatur dengan aturan sendiri.. Tanah pribadi ialah tanah yang dibeli atau didapat atas pemberian orang atau didapat menurut hukum Faraidh.. Diatur dengan aturan sendiri.. Tanah faraidh ialah tanah peninggalan seseorang pribadi yang wafat atau harta faraidh yang belum dibagi.. Tanah wakaf ialah tanah yang diwakafkan untuk kepentingan agama Islam diatur dengan hukum agama Islam, diurus oleh Alim Ulama..

1)

2)

3)

4)

5)

6)

7) 8)

Pasal 10. 1) Kapalo Nagari bertugas memimpin dan mewakili Nagari.. 2) Karena adanya tugas Kapalo Nagari mempunyai Hak Penghasilan dan Hak Wewenang..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

189

3) Hak wewenang ialah mengurus keuangan dan mewakili serta menanda tangani surat-surat Nagari.. 4) Bersama Kerapatan Nagari, Kapalo Nagari menerbitkan Adat Salingka Nagari.. 5) Untuk pelaksanaan adat salingka nagari, Kapalo Nagari dapat menerbitkan Keputusan dan Peraturan Kapalo Nagari.. Pasal 11. 1) Pelaksana tugas dan kewenangan Kapalo Nagari ialah Perangkat Nagari yang terdiri dari Manti (Sekretaris), Bandaro (Bendahara), Paga Nagari (Keamanan), Cati (Pembangunan), Pendidikan, Kapalo Jorong /Korong/nama lain dan Kapalo Kaum sebagai pembantu Kapalo Jorong.. Pasal 12. 1) Kapalo Nagari dan perangkatnya harus memenuhi persyaratan kemampuan keilmuan, kepemimpinan, bersih (muthaharah) dari pelanggaran syarak, adat Minangkabau dan aturan.. 2) Sehat jasmani, rohani, dan tidak cacat moral.. 3) Sehat rohani ialah tidak pernah mengidap penyakit jiwa atau pemabuk, penjudi atau dipenjara lebih dari 3 tahun karena melakukan tindak pidana.. 4) Cacat moral ialah pernah tertangkap basah melakukan perzinahan, mendekati zina dan berfahisah.. Pasal 13. 1) Setiap anggota masyarakat harus mengenal Tuhannya Yang Esa, mengetahui apa itu Iman, apa itu Islam dan syariatsyariatnya.. 2) Untuk mencapai apa yang dimaksud pada ayat 1 pasal ini diadakan Surau Aso, Surau Kelarasan, Surau Nagari, Surau Jorong, Surau Kampuang dan Surau Kaum..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

190

3) Sandi pendidikan ialah memperbaiki nan ado dalam jiwa dengan kitabullah dijadikan guru ..
Bagian ke 3. Penutup Pasal 14 1) Baiah Marapalam ini diwariskan kepada anak cucu.. 2) Barang siapa yang meragukan atau menolaknya akan terkutuk dimakan sumpah biso kawi, kaateh indak bapucuak, kabawah indak baurek, ditangah digiriak kumbang, akan dapat bencana dari Allah.. 3) Undang adat sebelumnya yang tak sesuai dengan syara dinyatakan jahiliyah tak dipakai lagi.

Pasal 15. Baiah Marapalam ini akan diperjelas dan disempurnakan dengan Keputusan Limbago Rajo Nan Tigo Selo..
Catatan penulis:
Aslinya Baiah Marapalam ini hanya mempunyai bahagian yaitu tiga mempunyai angka dan huruf dipinggir, tidak mempunyai fasal dan ayat.. Sesuai dengan angka dan huruf dirubah menjadi fasal dan ayat oleh penulis..

C.PENJELASAN BAIAH MARAPALAM.. 1.Penjelasan Pembukaan.. Kerajaan Minangkabau yang diresmikan tahun 1349 oleh Adtiyawarman, dirubah nama menjadi Kesulthanan Minangkabau Darul Quorar.. Istilah Maha Raja Diraja dirubah menjadi Daulat Yang Dipertuan Sulthan Minangkabau Darul Quorar.. Pembukaan baiah Marapalam Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah, Syara Mangato Adat Mamakai, Syara Nan Kawi, Adat Nan Ladzim, disebut Sandi Adat.. Al Adat.
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

191

Istilah adat berasal dari bahasa Arab Al Adat.. Buku ^I Adatut Thalibin menjelaskan Al Adat ialah keladziman masyarakat yang tumbuh sendirinya atau tumbuh akibat hasil dari kesepakatan.. Dijelaskan Al adatul mahkamah artinya adat adalah sumber hukum.. Adat itu berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dituangkan dengan petitih sakali air gadang sakali tapian baralih.. Kebanyakan orang Minangkabau sebagaimana sebelumnya menetapkan adat itu dalam lingkungan yang lebih besar, sehingga sara itu berada dalam lingkungan adat.. Sehingga sara nan kawi disebut mereka adat nan babuhua mati dan ada adat nan ladzim disebut mereka adat nan babuhua sentak.. Adat dapat dipisah menjadi empat pengertian yaitu: Adat nan sabana adat ialah hokum Allah yang baku tentang alam seperti matahari terbit di timur terbenam di barat, api membakar.. Adat basandi sarak dan sarak basandi kitabullah digolongkan kepada adat nan sabana adat.. Adat istiadat yaitu kebiasaan masyarakat yang telah lama menjadi kebiasaan /perangai sehari hari, seperti pakaian perempuan berkain panjang, pakai baju kurung, duduk orang sumando ditangah rumah pada bagian arah ke pintu kamar, dll.. Adat nan teradat yaitu kebiasaan masyarakat yang baru perkembangan, telah dipergunakan masyarakat secara menyeluruh seperti perempuan pakai celana panjang, laki laki pakai baju jas seperti orang Eropah dll.. Adat nan diadatkan yaitu adat yang didapat atas kesepakatan, baik tingkat Minangkabau atau tingkat Nagari.. Sehari-hari, secara umum adat itu diartikan orang dengan kebiasaan (keladziman) masyarakat atau kesepakatan untuk dibiasakan masyarakat.. Adat nan babuhua mati, tidak dapat dirubah hanya dibahas bagaimana pelaksanaannya menurut adat nan babuhua sentak.. Adat nan babuhua sentak pada tingkat Minangkabau dapat dirubah oleh kesepakatan Limbago Rajo Tigo Selo.. Pada tingkat Nagari adat nan babuhua sentak dapat dirobah oleh kesepakatan Tungku Tigo Sajarangan.. Perubahan itu dilakukan berpedomankan Tali tigo Sapilin..
Oleh Pemerintah Belanda bukan saja adat nan babuhua sentak yang ingin dia robah, bahkan seluruh adat mau dia robah.. Karena banyaknya pemberontakan akhirnya Belanda mundur selangkah, untuk merubah adat itu dia membentuk Badan (dewan) Minangkabau (Miangkabau raad).. UUD 45 menyatakan NKRI mengakui dan menghormati adat daerah yang disebutnya hak asal usul atau hak tradisional.. Pemerintahan orde lama
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

192

dan orde baru tidak melaksanakan UUD 45 tersebut.. Sudah seharusnya pada orde revormasi ini, sesuai dengan UUD 45 hak asal usul Minangkabau dan Nagari dikembalikan kepada yang aslinya..

Sara..Yang dimaksud dengan sarak ialah syariat (hukum) agama Islam.. Hukum agama Islam yang paling utama disebut rukun Iman dan rukun Islam.. Rukun Iman ialah, a. Beriman kepada Allah Tuhan yang maha Esa, tidak bersekutu sesuatu dengannya.. b. Beriman kepada yang gaib seperti malaikat, surga dan neraka.. c. Beriman kepada nabi dan rasul yang diutus oleh Allah.. d. Beriman kepada kitab yang dibawa oleh rasul dari Allah.. e. Beriman kepada hari akhir, yaitu hari berhisab, untuk mempertanggung jawabkan perbuatan di dunia ini.. f. Beriman kepada kadar baik dan buruk yang telah ditetapkan oleh Allah.. Rukun Islam ialah, a. Mengucapkan janji percaya kepada Allah yang Esa dan Muhammad sebagai rasul Allah.. b. Mendirikan Shalat.. c. Membayar Zakat.. d. Berpuasa pada bulan Ramadan.. e. BerHaji kalau mampu.. Syariat yang utama bersumberkan Kitab Allah dan selanjutnya Sunnah nabi.. Dijelaskan adat yang dipakai di Minangkabau adalah dikatakan oleh sara.. Sara itu kedudukannya kawi (kokoh) tidak boleh dirobah dan adat itu adalah suatu keladziman dapat dirubah berdasarkan kesepakatan..

Pengaturan Pemerintahan..
Al Quran mengatakan, hai orang yang beriman Infiru fi sabilillah (aturlah masyarakatmu sesuai petunjuk Allah).. Illa tunfiru Yuazzibkum azabun Alim (barang siapa yang tidak mengatur masyarakatnya sesuai petunjuk Allah mereka akan diberi azab yang pedih) <Q.9/38-39>.. Mereka adalah Umat yang baik apabila mereka mempunyai diwan pengaturan (ta muruuna bil maruf) dan majelis penghukum kesalahan (tanhawna anil mungkar), mereka terdiri dari orang orang yang menyeru umat beriman
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

193

kepada Alah (tuminuna billah) <Q.3/110>.. Mereka bermusyawarah diantara mereka (umat) <Q.42/38>.. Pelaksana urusan (ulil amri) berkata berkata yaa aiyuhal malaau aftuni ma kunta katiatan amran hatta tasyhadun (hai orang bijak yang mewakili nasyarakat, berilah kami fatwa (petunjuk), tidak akan kami berbuat sesuatu kecuali setelah ada ketetapan dari mu).. <Q.27/32>.. Ketetapan adalah hasil musyawarah wakil Umat lapis bawah yang ilmuwan guna kepentingan umat bersama.. Semenjak zaman rasulullah semua ketetapan, perjanjian dan yang terkait dengan kauangan, apa apa yang disampaikan kepada masyarakat haruslah ditulis.. Wahyu pertama turun ialah menyuruh membaca dan menulis (mencatat).. Wa man lam yah kum bima anzala Allahu fa ula ika humul kafirun (barang siapa yang tidak berhukum dengan hukum Allah mereka itu adalah orang kafir) ,Q.5/44>.. Wa man lam yah kum bima anzala Allahu fa ula ika humul dzalimun ( barang siapa yang tidak berhukum dengan hukum Allah mereka itu adalah orang dzalim) <Q.5/45>.. Wa man lam yah kum bima anzala Allahu fa ula ika humul fasikun ( barang siapa yang tidak berhukum dengan hukum Allah mereka itu adalah orang fasik) <Q.5/47>.. Muhammad mengatakan walaupan Fathimah yang mencuri, tangannya akan aku potong.. Inilah dasar dari Supremasi hukum.. Barang siapa yang berhutang hendaklah kamu menuliskannya dengan adil oleh seorang penulis dan janganlah menguranginya dan haruslah disaksikan oleh dua saksi laki-laki <Q.2/282>.. Orang yang mengurus kekayaan orang banyak dianggap sebagai berhutang.. Dia haruslah menuliskan kekayaan orang banyak itu menurut sitem yang telah disepakati yaitu sistem akutansi, ditulisnya dalam kolom hutang, pada ruas kanan.. Di Indonesia sistem itu disebut UU bendaharawan ICW (Indische Contabilitet Wet) dan Peraturan Pemerintah tentang pembukuan disebut Standar Akutansi keuangan (SAK).. Inilah dasar sistem akuntansi menurut sarak.. Sistem musyawarah.. Quran memerintahkan, urusan kamu haruslah kamu musyawarahkan diantara kamu (syura bainahum).. Musyawarah itu menghasilkan kesepakatan.. Kesepakatan adalah hukum bagi orang yang mengikatkan diri dalamnya.. Sumber hukum dalam Islam ialah quran, hadits, ijmak dan qias.. Ijmak adalah kesepakatan.. Pemuka Minangkabau membalik Ijma dengan qiyas, sehingga sumber hukum di Minangkabau ialah Quran
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

194

Hadits qiyas dan ijma..Qiyas dianalogkan ke zaman khalifah ur Rasyidin.. Sedangkan ijma (kesepakatan) adalah sumber Adat Munangkabau yang berpedomankan sara.. Musyawarah haruslah mempunyai tata tertib dan terbuka untuk umum.. Umat dapat menyampaikan aspirasinya langsung dalam musyawarah wakil umat dengan mengikuti tata tertib musyawarah.. Dalam musyawarah tidak boleh berdebat, karena berdebat itu menyebabkan pertengkaran, pertengkaran menimbulkan permusuhan.. Iblis menghembus hembuskan agar terjadi pertengkaran.. Islam sangat melarang adanya pertengkaran dan permusuhan.. Penyelesaian perbedaan pendapat dilakukan dengan mengambil suara dengan bebas dan rahasia (voting).. Suara yang sedikit harus mengikuti suara yang banyak.. Berapat haruslah terbuka untuk umum, kecuali agenda rapat untuk membicarakan pribadi seseorang yang tak boleh diketahui umum.. Orang yang tidak diundang rapat boleh hadir dengan nama peninjau, boleh mengeluarkan pendapat asal mengikuti tata tertib.. Peninjau mempunyai hak bicara dengan mengikuti tatatertib tapi tak mempunyai hak suara.. Walaupun system ini dinyatakan merujuk kepada sara agama Islam, system musyawarah menurut Kota piliang, Budi Caniago dan pisang sikalek hutan, masih sangat berpengaruh pada system musyawarah masyarakat, pada tingkat kaum, tingkat nagari ataupun tingkat yang lebih tinggi dari nagari.. Sistem Bodi Caniago anggota sidang mempunyai hak suara yang sama dalam musyawarah, mempunyai tempat duduk yang sama dalam musyawarah.. Sistem koto piliang anggota sidang tidak mempunyai hak suara yang sama, keputusan ditentukan oleh yang mempunyai kedudukan adat yang lebih tinggi.. Tempat duduknya pun tidak sama, ada tempat duduk penghulu pucuak ada tempat duduk penghulu andiko.. Balai sidang dan rumah adatnya pun berbeda.. Rumah adat system bodi caniago, lantainya Datar.. Rumah adat koto piliang rumah adatnya baanjuang bamahligai, lantainya balabuah gajah.. Hal ini kentara sekali pada istana basa, istana silinduang bulan yang memakai system koto piliang dan balai sidang system budi caniago yang dianut oleh limo kaum, dengan balai sidangnya yang bernama balairung sari.. Pada balai sidang atau rumah adat yang dibangun setelah adanya kesulthanan Minangkabau, masih dipengaruhi oleh sistem adat bodi caniago atau sistem adat Koto piliang atau sisten adat pisang sikale kalek hutan (lareh nan panjang).. Melihat system balai sidang dan rumah

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

195

adatnya kita sudah mengerti system apakah yang dipakai oleh nagari tersebut..

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

196

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

197

Hal hal yang disuruh, Mempercayai dalam hati dan mengamalkan dengan perbuatan rukun Iman.. Selalu melaksanakan rukun Islam.. Semua kesepakatan, keputusan, janji aturan, hutang dan piutang haruslah ditulis <Q.2/282>.. Uang /barang milik banyak orang diperlakukan sebagai hutang bagi yang mengurusnya, ditulis dalam kolom hutang.. Islam sangat menghormati kepemilikan pribadi, karena itu Pengurus dan Pengawas harus mengikuti kehendak dari pemilik atau wakil pemilik.. Harta milik yang sampai nisab harus mengeluarkan zakat kepada hasnaf yang berhak menerimanya.. Jika orang kaya itu berkeberatan mengeluarkannya negara berkewajiban memaksa dan menyitanya.. Milik pribadi tidak lebur kedalam hungunan perkawinan.. Uang yang diberikan mahar dalam perkawinan atau harta warisan dari seorang perempuan atau laki laki tidak otomatis menjadi milik bersama suami isteri.. Berlaku adil kepada seluruh manusia tidak membedakan status manusia itu.. Menjamin kehidupan keluarga dekat (karib), dan membantu kehidupan kaum keluarga dan tetangga.. Hal hal yang dilarang; Larangan menurut sarak terdiri larang besar, larangan menengah dan larangan kecil.. Larang besar yaitu larangan besar menurut sarak yang ditettapkan menurut Undang Adat Minangkabau.. Larangan menengah ialah larangan menurut sarak yang ditetapkan menurut adat salingka nagari.. Larangan ringan adalah rangan yang ditetapkan salingka nagari berikut larangan salingka Jorong dan laragan salingka kaum (malawan kamamak.. Larangan besar menurut adat Minangkabau bejumlah 16 buah, ditetapkan sebagai undang nan salapan.. Undang nan Salapan berjumlah 2X8 terdiri a) Dilarang berbuat al anshaab ( menyembah selain Allah) <Q.4/92;4/93;5/90;6/151;16/151;17/33>.. b) Dilarang berbuat syirik (menyembah benda lain bersama Allah); Q.2/22,83;4/48,116;6/14;16/36;18/110>..

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

198

c) Dilarang lam yahkum (menentang hukum Allah/dago) <Q.5/44,45,47>.. d) Dilarang membunuh <Q.4/89.91,92,93;5/32;6/151;17/31,33; 25/68 > .. e) Dilarang memperkosa (berbuat zhalim) <Q.3/94;5/78;6/47;7/162; 10/52;22/45;43/65>.. f) Dilarang memfitnah <Q.2/191;2/193;8/25;8/39;24/19>.. g) Dilarang berbuat zina atau takrabu zina (berbuat zina atau mendekati zina) <Q25/68;17/32>.. h) Dilarang mengambil barang orang yang bukan miliknya (mencuri) <Q.4/29;5/36;12/70.73,77,81;60/12>.. i) Dilarang berbuat fasad (merusak/ menggaggu kelestarian muka bumi ) <Q.2/11;2/12; 2/27;10/23;28/77>.. j) Dilarang memakai khamar (memakan /mengisap /menyuntikkan yang memabukkan) <Q.2/219;5/90;5/91;16/67>.. k) Dilarang berbuat almaisir (berjudi) <Q.2/219;5/90;5/91;16/67>.. l) Dilarang melakukan gurur/makar/kaidu (menipudaya) <Q.3/54; 4/120;8/30;8/18;13/33;12/52;l6/127;17/64;27/70;37/98;40/25; 52/42; m) Dialarang bersuami lebih dari satu.. n) Dilarang beristeri lebih dari empat.. o) Dilarang mengawini anak dari saudara perempuan atau anak saudara laki-laki.. Dilarang mengawini saudara atau anak isteri selama isteri masih hidup <Q.4/23>.. Keenam belas larangan ini disebut undang nan selapan. Undang nan selapan itu dibuat ganda ganda sehingga menjadi 16 buah seperti tertera diatas. Jika penghulu melanggar undang nan salapan selain dari menerima hukuman sebagai orang banyak dia akan diberi tanduak hukuman untuk para penghulu yang disebut puntuang baanyuik.. Dimana apinya padam tak dapat dihidupkan lagi.. Artinya dia diberhentikan dengan tidak hormat dari penghulu. Selain itu ada lagi larangan agama diletakkan dalam tingkat yang lebih rendah, yaitu kesalahan menengah dan kesalahan ringan dituangkan pada adat salingka nagari. Larangan itu kira-kira seperti dibawah ini, a) Dilarang berbuat riba <Q.2/275;2/276;2/278;3/130>.. b) Dilarang berfahisah, homo dan lesbi.. c) Dilarang mengadu nasib (aslaam) <Q>
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

199

d) Dilarang berbuat mubazir <Q>. e) Dilarang jamaal maal (mengganda harta) <Q.104/1-8>.. Yang dimaksud mengganda harta ialah, memonopoli untung, memonopoli sejenis bahan baku, memonopoli bahan baku dari hulu ke hilir, memonopoli satu jenis produsi, kapital besar dimonopoli oleh satu orang atau satu kelompok orang.. f) Banyak lagi yang lain, yang ditetapkan oleh nagari masing masing.. Sara mangato adat mamakai maksudnya semua yang pakai atau yang disepakati dalam adat, haruslah tidak bertentangan dengan apa yang dikatokan (ditulis) oleh sarak.. Sara nan kawi adat nan ladzim maksudnya qawi artinya kokoh, diambil nama Allah Qawiyyun artinya yang maha kokoh.. Semua yang dari sara adalah kokoh tak dapat dirobah.. adat nan ladzim artinya apa yang ada pada adat adalah suatu keladziman, sesuatu yang telah menjadi keladziman atau yang disepakati untuk diladzimkan dapat dirobah dengan suatu kesepakatan.. Sarak nan kawi adat nan ladzim sering juga dikatakan orang sarak mandaki adat manurun.. Sarak agama Islam mengatur hubungan manusia dengan khaliqnya, hubungan manusia dengan alam dan hubungan manusia sesama manusia.. Maka orang Minangkabau menyatakan juga demikian adat Minangkabau mengatur hubungan manusia dengan khaliqnya, hubungan manusia dengan alam dan hubungan manusia sesama manusia.. Karena adat itu basandi sara, maka orang yang tidak beragama Islam keluar dari adat Minangkabau.. Seluruh masyarakat harus tahu dan mengamalkan syariat Islam.. Untuk itu diseluruh nagari di wilayah Minangkabau haruslah dibangun surau kaum, surau kampuang, surau gadang (surau Jorong/Masjid) dan pusat pusat pendidikan agama Islam.. Orang orang yang telah menamatkan pendidikan menengah dalam kaum diberi bergelar Pakiah (berasal dari gelar Fakih), dan yang telah menamatkan pendidikan menengah atas diberi bergelar Tuangku (gelar tuangku berasal dari akar kata yang dipertuan dalam kaumnya)..Jabatan ini sebagai pembantu utama kepala kaum dalam bidang agama.. Kitabullah,, Kitabullah atau kitab Allah ialah wahyu Allah kepada rasul yang dipilihnya dalam bahasa kaum (billisaani kaumin) rasul itu
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

200

sendiri, dibukukan oleh sahabat utama dengan kedudukan muthawathir.. Bacaan kitab nama surat, nomor ayat dan huruf tulisan kitab ditetapkan oleh Allah melalui rasulnya.. Susunan surat ditetapkan oleh panitia pentashih pebukuan.. Shahabat rasullullah ada empat tingkat yaitu asshabikun al awwalun (sahabat awal sebelum hijrah), muhajirin (sahabat yang ikut hijrah bersama rasul) , anshar (sahabat yang menampung rasul dan muhajirin (yang ikut berhijrah bersama rasul) dan attabiahum bil ihsaan (sahabat yang taat mengikuti rasul dan sahabat utamau).. Yang dimaksud shahabat utama ialah asshabikun al awwalun, muhajirin dan anshar.. Banyak orang awam Minangkabau berbeda pendapat tentang kitab.. Perbedaan pendapat itu disebabkan oleh intervensi pihak asing dan perantau MInangkabau yang terpengaruh oleh rumusan pihak asing mengatakan kitab agama lain itu juga wahyu dari Allah, sedangkan kitab agama lain itu tidak ditulis dengan bahasa dan tulisan kaum, tidak ditulis oleh sahabat utama.. Tentang kitabullah lebih mendetail akan dijelaskan dengan keputusan rajo nan tigo selo, akan dituangkan pada bab tersendiri.. 2.Rujukan hukum. Rujukan hukum adat Minangkabau ialah al quran, sunnah, qias dan ijmak.. Al quran ialah wahyu Allah kepada Muhammad <Q.6/19> dibukukan (dimashafkan) oleh 65 orang Dewan pentashih yang lebih dari separonya adalah sahabat tingkat asshabikun al awwalun, selebihnya Muhajirin dan anshar.. Ditulis dalam bahasa sehari harinya Muhammad yaitu bahasa Arab Hijjaz.. Sunnah rasul adalah perkataan dan perbuatan Muhammad sebagai rasul Allah, hasil seleksi tabiat tabiin dengan kriteria, sahih, hasan, dhaif dan mungkar.. Sunnah yang dpergunakan ialah hasil seleksi dengan kedudukan shahih dan hasan.. Orang Minangkabau menganut aliran Syiah Zaidiah, mengakui khalifah Rasyidin, Hasan, Husain, Ali Zainal Abidin dan Zaid bin Ali Zainal Abidin sebagai pemimpinnya.. Menolak hadits yang dirawikan oleh orang yang mendukung bani Umayyah seperti Abu Hurairah.. Juga menolak aliran ahli sunah yang ektrem, yang kaku mengikuti semua perbuatan Muhammad.. Qias ialah percontohan (analog).. Percontohan yang utama dilakukan terhadap zaman Madinah (01-11H) pada zaman khalifah ur
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

201

Rasyidin (11s/d 56 H) . Cara ini disebut orang cara Madani.. Ada 4 rujukan hokum dizaman khulafah ur Rasyidin yaitu Kitab Ahkamul Sulthaniah tulisan al Mawardi dan kitab akhbar ul Kudhat tulisan Muhammad al Khalf al Waqi, kitab Majelis ul Wadail ila akbasul Awwail oleh Iqdul Faridh dan Kitab il wal Tabyin oleh Al Jahiz.. Ijmak ialah kesamaan pendapat para tabiin, atau tabiat tabiin.. Bahkan ada pula yang berpendapat kesamaan pendapat para ulama zaman sesudah itu.. Menurut adat Minangkabau ijma ialah Kesepakatan.. Menurut sara Kesepakatan adalah hukum bagi orang yang mengikatkan diri padanya.. Ijma untuk tingkat Minangkabau ialah kesepakatan Limbago Rajo Nan Tigo Selo.. Ijma untuk tingkat Nagari dan lainnya ialah tungku tigo sajarangan.. Dalam membuat kesepakatan setiap anggota bebas mengeluarkan pendapat, tidak boleh manarah malantuang batu.. Manarah malantuang batu artinya berbantah bantah, saling menuduh, menjelek jelekkan anggota atau kelompok yang lain atau memaksakan kehendak agar pendiriannya dianut orang lain dengan suatu ancaman atau bujukan atau intimidasi supaya orang lain mengikuti apa yang ia ingini.. Kesepakatan yang terbaik ialah buleknyo indak basandiang, bulek buliah digolekkan, picak buliah dilayangkan, berarti seluruh anggota sidang bersepakat tentang itu (istilah saranya mutawatir).. Jika tidak didapat bulek nan indak basandiang, keputusan diambil dengan memberikan suara bebas dan rahasia (footing).. Footing bukanlah hal yang dilarang didalam adat.. Bagi yang sedikit beroleh suara haruslah bersabar mengikuti yang banyak suaranya.. Istilah quorum adalah istilah sarak yang juga dipakai adat.. Buku rujukan hukum Kesulthanan Minangkabau yang utama ialah: a) Al Majmu, ditulis oleh Zaid bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Thalib (w.122H/740M).. Buku ini merupakan buku hokum tertua dan terutama bagi Syiah Zaidiah.. Buku ini telah dicetak ulang oleh universitas Al Azhar Qairo dan oleh Universitas Damaskus.. b) Al Ahkam al Sulthaniah wa al Wilayah ad Diniah di tulis oleh Al Mawardi, berbicara tentang hokum, akidah, tata negara dan militer.. c) Al Garaj, ditulis oleh Abu Yusuf (w.182H/798M), tentang pajak bumi.. Ditulis atas permintaan Khalifah Harun al Rasyid.. d) Sesudah Marapalam Kesulthanan Minangkabau mengambil buku pedoman Al Bahr az Zakhkha al Jami li Mazahib ulama
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

202

al Amsar, ditulis oleh Ahmad bin Yahya al Mutada (w.840H/1437M) terdiri dari 5 jilid tebal, telah beberapa kali dicetak ulang oleh Universitas Qairo dan Damaskus.. Buku ini merupakan buku pegangan Syiah Zaidiah.. Membahas tentang hukum, akidah, ibadah, muamalah dan akhlaq..
Melihat kepada buku buku pegangan hukum Kesulthanan Minangkabau, dapat kita simpulkan Kesulthanan Minangkabau penganut aliran Syiah Zaidiah.. Melihat kepada hubungan dagang orang Minangkabau, yang semenjak lama akrab dengan Yaman, sedangkan Yaman menganut aliran Syiah Zaidah.. Kita simpulkan juga Islam yang merembes ke Minangkabau beraliran Syiah Zaidiah.. Di Pariaman ada gelar kehormatan Sidi yang diturunkan kepada anak, tidak diturunkan kepada kemenakan seperti gelar Minangkabau umumnya.. Kata sidi berasal dari kata Saidi atau said.. Kata said adalah istilah yang diberikan oleh Muhammad Saw kepada keturunan Hasan dan Husain cucunya.. Kemungkinan moyangnya Sidi adalah keturunan dari Ali Zainal Abidin..
Di Pariaman pada setiap 10 Muharram dirayakan di Pariaman ada upacara maarak tabuik, pada malamnya ada acara bakaba menghormati kematian Husain di Karbala.. Acara maarak tabuik dan bakaba itu adalah acara Syiah untuk penghormatan kepada Husain cucu rasulullah.. Didaerah darek dan Riau baik laut atau daratan, acara bakaba membacakan riwayat kematian cucu Rasulullah Husain itu dilakukan semalam suntuk dengan menangis mengenang nasib Husain dan keganasan bani Umayyah.. Dari sinipun kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kesulthanan Minangkabau menganut aliran Syiah Zaidiah.. Di abad ke 18 dizaman jaya jayanya kesulthanan Turki, sekolah sekolah agama dan surau surau banyak mempelajari buku buku ahli Sunnah syafiiyah.. Antara aliran Syafiiyah dan Syiah Zaidiah tidak banyak yang bertentangan karenanya di Minangkabau seperti juga di Negara lain antara kedua ajaran itu dapat jalan bersama dan sudah sulit membedakannya..

4.Pemerintahan Kesulthanan Minangkabau. Pemerintahan Minangkabau disebut Kesulthanan Minangkabau Darul Quorar, terdiri dari Rajo Nan Tigo Selo, Basa ampek Balai dan tuan Gadang di Batipuah.. Rajo Nan tigo Selo merupakan limbago Rajo Alam Pagaruyung, limbago rajo adat Buo dan limbago Rajo Ibadat Sumpur Kudus.. Sulthan Minangkabau adalah pimpinan Limbago Rajo rajo tigo selo, Basa ampek Balai dan tuan gadang Batipuah.. Rajo Alam adalah pimpinan limbago rajo alam.. Rajo adat adalah pimpinana limbagi rajo adat.. Rajo ibadat adalah pimpinan limbago rajo ibadat.. Sulthan Minangkabau rangkap jabatan dengan rajo tigo selo.. Keputusan Rajo Nan Tigo Selo disebut aturan.. Aturan adalah salah satu dari tali tigo sapilin.. Selain itu Rajo Nan Tigo Selo bertugas mengadili sengketa dan menghukum pelanggaran yang tidak terselesaikan pada tingkat yang lebih
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

203

rendah, semacam Mahkamah Agung sekarang ini.. Kelengkapan istana diatur dan diurus oleh Bundo Kanduang.. Bundo Kanduang ialah ibu suri sulthan.. Jika bundo kanduang meninggal diganti oleh salah seorang anak perempuannya atas pilihan keluarga kerajaan dibantu oleh limbago rajo tersebut.. Menjadi Bundo Kanduang ialah saudara sulthan.. Jika sulthan wafat sulthan itu digantikan oleh anak Bundo Kanduang atas pilihan keluarga kesulthanan dengan dengar pendapat dengan limbago sulthan.. Bundo Kanduang haruslah terus menerus ada, tidak boleh kosong, sama seperti sulthan.. Rajo Nan Tigo Selo menganut system Matrilineal.. Setiap sulthan mempunyai setempel sendiri.. Pada stempel ditulis nama sulthan dan ibu Negara Pagaruyuang Darul Quorar.. Misalnya sulthan kedelapan berbunyi Sulthan Bagagarsyah Pagaruyuang Darul Quorar, ditulis dengan tulisan Arab Minangkabau (lampiran - - -).. Basa ampek Balai ialah Pemerintah (eksekutif) yang terdiri dari Titah di Sungai Tarab, Kadhi di Padang Gantiang, Indomo di Saruaso.. Titah di Sungai Tarab merupakan koorditor Basa Ampek Balai, berstatus Perdana menteri, merangkap jabatan menteri dalam negeri dan menteri luar negeri.. Kadhi di Padang Gantiang adalah penuntut umum, merupakan Kejaksaan Agung sekarang ini.. .. Indomo di Saruaso adalah menteri coordinator budaya, pendidikan, ekonomi dan pembangunan.. Tuan Gadang di Batipuah adalah Kepala Polisi Negara (Bayangkara Negara) merangkap sebagai panglima angkatan bersenjata, tidak berada dibawah Titah di Sungai Tarab.. Aturan. Keputusan Rajo Nan tigo selo selanjutnya disebut aturan.. Sara, Keputusan Marapalam (adat Minangkabau) dan aturan disebut tali tigo sapilin.. Tali Tigo Sapilin merupakan inspirasi dari ayat al quran faman yakfur bil thaaguut wa yukmin billah, fa qadistamsaka bil urwatil wusqaa.. Jika kamu mengingkari Thagut dan beriman kepada Allah maka kamu telah berpegang kepada tali yang teguh <Q.2/256>.. Urwatil wusqa menurut sarak ialah mengingkari Thagut dan beriman kepada Allah.. Urwatil wusqa menurut adat Miangkabau ialah sarak, adat Minangkabau dan aturan.. Seluruh masyarakat Minangkabau, terutama pimpinan Nagari haruslah berpegang kepada tali ini..
Dizaman Pemerintah Hindia Belanda, dimana rajo nan tigo selo tidak perfungsi lagi, aturan itu ialah peraturan per undang undangan Pemerintah Hindia Belanda.. Untuk membujuk orang Minangkabau Pemerintah Hindia Belanda membuat semacam DPR nya rakyat Sumatra Barat (westkust Sumatra) yang dinamakan Minangkabau Raad.. Anggota
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

204

Minangkabau Raad terdiri dari pribumi, dari golongan Niniak mamak, golongan Alim Ulama dan gologan Cadiak Pandai di Minangkabau.. Di zaman merdeka aturan ini ialah peraturan per undang undangan Negara RI, termasuk Peraturan Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota..

Aturan (Keputusan Rajo Nan Tigo Selo) disampaikan kepada masyarakat oleh para menteri (Basa ampek Balai), yaitu Dt Bandaro Putiah di Sungai Tarab, Indomo di Suruaso, Tuan Kadhi di Padang Gantiang.. Pemerintahan Minangkabau bertugas mengamankan Minangkabau dari perbuatan Nagari yang melanggar dan dari musuh luar yang akan mengganggu Nagari.. Jika suatu Nagari melanggar perbatasan atau melanggar tali tigo sapilin, diperiksa, diadili dan diingatkan agar kembali kepada kebenaran.. Jika Nagari tersebut masih tetap membangkang, maka ditetapkan oleh Rajo Nan Tigo Selo bahwa Nagari itu melawan hukum atau memberontak terhadap pemerintahan yang syah dinyatakan Nagari itu menghantam tanah basa.. Yang dimaksud dengan menghantam tanah basa ialah kelompok orang-orang yang meragukan atau menentang sara sebagai sandi adat.. Nagari tetangga dan seluruh Nagari di Minangkabau diperintahkan mengisoler Nagari yang melawan hukum tersebut.. Tuan Gadang di Batipuah diperintahkan mengamankan Nagari itu serta menangkap personel pemerintahannya dengan pasukannya.. Pribadi seseorang atau kelompok orang orang yang melanggar aturan /adat salingka Nagari atau melanggar undang nan salapan bukan dianggap menghantam tanah basa.. Tulisan dan angka.. Di Minangkabau telah dipakai tulisan asli Melayu /Minangkabau, tulisan Tamil, tulisan Sangsakarta dan tulisan Arab dengan sistem berhitungnya sendiri sendiri.. Diantara tulisan dan cara berhitungnya yang paling mudah dan paling sempurna ialah tulisan dan cara berhitung sistem Arab.. Orang Arab telah mempunyai tanda berhitung sampai delapan yaitu tambah, kurang, kali, bagi, samadengan, pangkat akar dan logarithma dengan system asyriyyah (persepuluhan /decimal).. Sedangkan tulisan dan angka lainnya belum.. Pilihan sidang jatuh kepada cara menulis dan berhitungnya Arab Islam.. Maka tulisan arab itu harus dibuatkan sistem dan aturan yang dapat dipakai untuk bahasa Melayu Minangkabau oleh keputusan limbgo rajo nan tigo selo.. Tulisan Minangkabau lebih rumit, tidak mendukung ilmiah dan system berhitungnya belum terukur, contoh tulisan Minangkabau itu tertera pada lampiran - - -..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

205

Kebanyakan orang yang lebih tua dari saya walaupun tidak bersekolah pada umumnya orang Minangkabau pandai membaca dan menulis arab Melayu.. Mertua saya laki dan perempuan buta huruf laten tapi pandai menulis dan membaca tulisan arab Melayu.. Sekh Sulaiman Ar Rasuli belajar huruf laten setelah berumur lebih 50 tahun.. Beliau sangat mahir menulis dan membaca tulisan/angka Arab Melayu..

6.Pemerintahan Nagari.. Nagari ialah wilayah tertentu dengan umatnya yang mengatur dirinya sendiri dengan pemerintahan, mempunyai kekayaan, tanah ulayat, dapat mempunyai badan usaha.. Nagari mengatur nagarinya sendiri berpedoman kepada tali tigo sapilin.. Pemerintahan Nagari terdiri dari Pamarintah Nagari, Kerapatan Nagari dan Peradilan Nagari.. Kerapatan Nagari adalah limbago dewan daulat umat penampung dan penyalur keinginan kepentingan umat bersama, pengawas dan pengatur pemerintah dan peradilan nagari.. Kerapatan nagari mewakili umat melalui limbago tungku tigo sajarangan.. Tungku tigo sajarangan ialah Niniak mamak, Alim Ulama dan cadiak pandai.. Kerapatan Niniak mamak ialah limbago ilmuwan adat.. Kerapatan Alim Ulama ialah limbago ilmuwan agama Ialam.. Kerapatan Cadiak pandai ialah limbago ilmuwan umum (tekhnokrat).. Orang Minangkabau memilih kumpulan ilmuwan itu karena alquran menjelaskan dilebihkan beberapa derajat orang yang berilmu dari orang yang tak berilmu.. Anggota limbago ilmuwan tersebut didaftar pada tingkat Jorong oleh limbagonya masing masing.. Kerapatan Nagari ditempati oleh wakil wakil limbago tungku tingkat Jorong Jorong.. Satu tungku tidak boleh berkedudukan kurang dari yang lain atau satu tungku berkedudukan lebih dari yang lain.. Limbago tungku tigo sajarangan bukanlah limbago pamarintah tapi adalah limbago umat (masyarakat).. Karena kepentingannya masyarakat dapat membentuk limbago sendiri yang dikokohkan dengan Keputusan Kapalo Nagari..
Limbago tungku tigo sajarangan bukan kelompok aspirasi seperti partai politik sekarang tapi adalah kumpulan para ilmuwan..

Pamarintah Nagari adalah limbago pimpinan umat, pelaksana tugas kepentingan umat, sesuai dengan yang ditetapkan Kerapatan Nagari.. Pamarentah nagari dipimpin oleh Kapalo Nagari.. Kapalo Nagari dipilih oleh umat (rakyat) secara tidak langsung yang diwakili oleh anggota tungku tigo sajarangan.. Karena tugas nya Kapalo nagari diberi hak.. Hak itu ialah hak keuangan dan hak kewenangan.. Hak keuangan ditetapkan dengan peraturan nagari (adat salingka nagari).. Hak kewenangan ialah mewakili nagari, menanda surat-surat nagari dan mengurus keuangan
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

206

nagari.. Dalam melaksanakan tugasnya Kapalo nagari dibantu oleh perangkat nagari.. Perangkat Nagari dipilih oleh Kapalo Nagari, sesuai keahlian yang dibutuhkan dengan persetujuan Kerapatan Nagari.. Keinginan masyarakat yang ditetapkan Kerapatan Nagari bersama Kapalo Nagari dinamakan adat salingka nagari (Peraturan nagari).. Peradilan nagari ialah limbago penyelesai sengketa masyarakat dan pemberi sangsi masyarakat yang melakukan pelanggaran.. Personel Peradilan Nagari dipilih oleh dan dari anggota tungku tigo sajarangan yang pandai hukum, disahkan dengan peraturan nagari.. Hakim hakim yang menyidangkan suatu sengketa tak boleh terlibat sesuatu hubungan dengan yang bersengketa.. Tentang peradilan akan ditetapkan lebih lanjut dengan aturan keputusan rajo nan tigo selo dituangkan pada bab tersendiri.. Nagari membentuk pemerintahan nya sendiri, Nagari mengurus kekayaannya sendiri.. Dengan peradilannya nagari menyelesai sengketa, menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakatnya..
Karena keterlibatan umat (rakyat) dalam pemilihan dan pengangkatan personel Pemerintahan Nagari, peneliti bangsa Eropah menyatakan Nagari adalah republic kecil yang madiri.. Minangkabau adalah federasi republic kecil itu.. GG Stibbe Assisten Residen tanah Data di abad ke 19M menulis dalam bukunya De wettelijke Regeling der Inlandche gemente ter Sumatras Westkust (sitem Pemerintahan Nagari menurut adatnya di Sumatra Barat) menjelaskan Nagari adalah kesatuan wilayah (Zelf standing territorial) dengan masyarakat masyarakat yang mandiri mempunyai perwakilan masyarakat, mempunyai kekayaan tanah milik Nagari (masyarakat) yang diatur dan diurus oleh Pemerintahan Nagari itu.. Laras mempunyai dua pengertian yaitu laras system (jalur) pemarentahan yang dianut oleh tiga peminpin Dt Katumanggungan, Dt Parpatih nan Sabatang dan Dt Suri Marajo.. Kedua laras federasi nagari-nagari yang selaras adat dibawah pimpin oleh Tuanku Laras.. Psl 30 AD/ART MTKAAM yang dirumuskan oleh 25 orang penghulu terkemuka Minangkabau, tanggal 25 Agustus 1937, menjelaskan di Nagari ada kerapatan Niniak Mamak (yang statusnya sebagai assosiasi kepala kaum), bersama dengan Kerapatan Alim Ulama dan Kerapatan Cadiak Pandai, bergabung membentuk suatu lembaga yang bernama Badan Musyawarah Nagari atau Majelis Kerapatan Adat Nagari atau Kerapatan Nagari yang bersatatus legislatif nagari.. UUD 45 pasal 18 menjelaskan Negara mengakui dan menghormati hak asal usul Nagari di Minangkabau.. Amandemen UUd 45 pasal 18 B menjelaskan Negara mengakui dan menghormati masyarakat hukum adat beserta hak tradisionalnya, diatur dalam Undang Undang.. UU no 22 dan UU no 32 telah mengatur pengakuan dan penghormatan itu.. Yang masih tersisa penjelasan detailnya dalam Perda..

7.Persyaratan personel pemerintahan Nagari..


Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

207

Personel Pemerintahan Nagari, Kapalo Nagari, Perangkat Nagari dan anggota Kerapatan Nagari dan Peradilan nagari harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: Mempunyai kemampuan dalam jabatan yang dijabatnya.. Tidak rangkap jabatan dalam pemerintahan Nagari atau Peradilan Nagari.. Menjalankan syariat Islam secara kaffah (cirinya melaksanakan shalat dan puasa dan zakat), bersipat siddik tablig, amanah dan fathanah.. Sehat jasmani dan rohani.. Yang dimaksud sehat jasmani ialah anggota badan berfungsi secara baik, mata melihat kedua duanya, telinga mendengan tidak memerlukan alat bantu, berbicara normal, tangan dan kaki berfungsi semuanya dan tidak mengidap penyakit yang menahun.. Yang dimaksud sehat rohani ialah tak pernah mengidap pengakit terganggu jiwa atau ingatan atau fikiran.. Bersih (muthaharah) dari pelanggaran hokum.. Tidak cacat moral.. Yang dimaksud cacat moral tidak pernah tertangkap basah mendekati zina, mencuri dan pelanggaran undang nan salapan lainnya.. Tidak pemabuk, penjudi dan ekstasi.. Terdaftar sebagai anggota salah satu kerapatan Niniak Mamak, Alim Ulama, atau Cadiak Pandai.. Dilarang berusaha (mencari penghasilan) pada usaha yang menhasilkan bagi nagari.. 8. Pembentukan, pemekaran dan penggabungan Nagari.. Ada lima nagari yang pertama dibentuk yaitu Pariangan kerajaan Pasumayan koto Batu), Padang Panjang, Sungai Tarab (kerajaan Bungo Setangkai), Limokaum (Kerajaan Dusun Tuo) dan Batipuah.. Sesudah itu dibentuk nagari nagari dilingkungan tiga gunung (tria arga) yang kemudiannya disebut luak nan tigo.. Sesudah itu meluas kesekeliling.. Diwaktu baiah Marapalam Nagari nagari sudah sangat banyak.. Karena kemakmuran, hubungan menjadi murah, anak kamanakan berkembang biak, masih terjadi pembentukan nagari baru, tapi ada juga penggabungan nagari dan pemekaran nagari.. 208

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

Pembentukan, pemekaran dan penggabungan Nagari dilakukan sebagai berikut.. Pembentukan Nagari dilakukan menurut pepatah, mulo Nagari kadibantuak dari taratak manjadi dusun, dusun manjadi koto, koto bergabung jadi Nagari.. Selanjutnya setiap wilayah membentuk Nagari Nagari sendiri.. Nagari Pariangan, Limo Kaum dan Sungai Tarab merupakan coordinator dari Nagari Nagari yang dibentuk.. Di zaman Adityawarman seluruh nagari nagari itu dia kalahkan dia jadikan berada dibawah tangannya.. Wilayah kekuasaan Adityawarman ialah sungai Batahan, gunung Malintang sungai barumun di utara, sungai Ipuah, gunung Sumbing Batang Hari di selatan.. Lautan Hindia di Barat dan Selat Sumatra dan laut Karimata di Timur.. Baiah Marapalam dipergunakan meliputi wilayah ini.. Kemudiannya menyusul Nagari Nagari lain.. Sampai setelah Baiah Marapalam, untuk kelancaran admistrasi pemerintahan, pembentukan nagari nagari baru dengan melakukan pemekaran atau penggabungan tetap berlanjut.. Di Taratak orang manaruko membuat paladangan menetap (bukan peladangan berpindah) untuk tanaman tua, tebat ikan, persawahan, peternakan dengan kandang ternak dan gudang hasil pertanian.. Mereka membangun tempat tinggal yang agak baik dengan segala fasilitasnya.. Seorang panaruko membawa saudara atau keponakan laki lakinya, untuk dapat bergantian mengambil kebutuhan sehari hari pulang kekampung.. Hasil tarukonya menjadi milik (ulayat) kaumnya.. Ada pula panaruko yang tak tahan merando didaerah panarukoannya, dia membawa anak dan isterinya.. Hasil tarukonya menjadi harta faraidh.. Makin lama taratak menjadi meluas dan bertambah ramai.. Diantaranya membawa kemenakan perempuan nya dan mengawinkannya didaerah taratak itu.. Diantara mereka ada yang meninggal, terjadi acara pemakaman.. Untuk tempat beribadat dibangun mushalla.. Untuk kepentingan umum mereka membangun tempat pemandian, jalan kampung atau jalan ketaratak tetangga.. Untuk menjual hasil usahanya mereka membangun pasar atau jalan menuju pasar.. Untuk mengurus kepentingan bersama meraka mengangkat seorang Kapalo..Terbentuklah Dusun.. Dusun dan taratak merupakan wilayah ekonomi.. Dusun terus berkembang, penduduk bertambah ramai, beberapa kaum mengangkat kepala kaumnya; terbentuk sampai sepuluh kaum.. Bila jumlah penduduk laki laki dewasa mencapai 40 orang mereka membangun Masjid.. Setelah jumlah suku mencapai empat, dusun itu disebut Koto.. Kepala Dusun menjadi Kapalo Koto.. Antara Koto dengan
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

209

Koto lainnya dibatas oleh daerah/wilayah dengan geografi yang sulit ditempuh seperti puncak bukit atau sungai besar.. Koto-Koto dengan geografi yang mudah ditempuh bersepakat bergabung membentuk satu wilayah administrasi dengan satu organisasi pemerintahan dibawah seorang pimpinan disebut Nagari.. Mereka bersepakat sebagai yang mengatur mereka ialah tali tigo sapilin dan akan membuat adat salingka nagari (peraturan nagari) yang akan sama dipatuhi.. Pertama tama yang diangkat ialah pejabat Kapalo Nagari dengan perangkatnya.. Pejabat Kapalo Nagari bertugas Menyiapkan pembentukan lembaga masyarakat tungku tigo sajarangan.. Kerapatan Niniak Mamak, Kerapatan Alim Ulama dan Kerapatan Cadiak Pandai pada tingkat Jorong dan tingkat Nagari lengkap dengan pengurus pengurusnya.. Membentuk Kerapatan Nagari yang mewakili ketiga lembaga masyarakat tungku tigo sajarangan.. Kerapatan Nagari bersama pejabat Kapalo nagari sesuai petunjuk tali tigo sapilin mengangkat Kapalo Nagari divinitif pilihan masyarakat (langsung atau tidak langsung).. Kapalo Nagari terpilih memilih dan mengangkat Perangkat nagari yang divinitif.. 9. Tingkat tingkat Pemerintahan Nagari.. Menurut luas wilayah Nagari itu dibagi atas beberapa Jorong/ Korong atau nama lain.. Jorong dipimpin oleh kapalo Jorong yang dipilih dan diangkat oleh Kapalo Nagari dengan mempertimbangkan keinginan penduduk Jorong itu sendiri.. Jika penduduk Jorong itu terlampau besar dapat pula Jorong itu dibagi atas kampuang kampuang.. Jorong atau kampong terdiri atas kaum kaum.. Kaum bukanlah pembagian wilayah dari Jorong atau Kampuang tapi kaum adalah suatu kelompok masyarakat yang berasal dari satu orang perempuan menurut garis keturunan matrilineal yang dapat dibuktikan dengan sebuah ranji.. Orang yang satu nenek tiga tingkat keturunan disebut satu paruit.. Orang yang dalam lima tingkatan keturunan disebut satu kekerabatan.. Setelah Nagari itu kokoh terbentuk, rakyat berkembang biak, nagari makmur, penduduk sudah cukup banyak, beberapa Jorong mempuyai batas yang jelas dengan Jorong lainnya.. Nagari itu dapat dimekarkan.. Pemekaran Nagari memperhatikan hal hal dibawah ini..

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

210

Antara Nagari yang dimekarkan haruslah mempunyai batas yang terang, sehingga tidak memungkinkan nantinya akan terjadi perselisihan antar batas.. Pemekaran Nagari dilakukan atas kesepakatan masyarakat Nagari pelaksanaannya atas inisiatif masyarakat itu sendiri.. Tidak banyak percampuran anggota kaum dalam dua Nagari baru yang dimekarkan.. Tidak banyak percampuran perkawinan kedua Nagari baru yang dimekarkan.. Nagari pemekaran mempunyai ulayat yang cukup..
TINGKAT TINGKAT PEMERINTAHAN NAGARI
Dipimpin rajo nan tigo Selo dan Basa Ampek Balai

MINANGKABAU LUAK
Koordinasi kelarasan

Dipimpin oleh Kapalo Lareh Dipimpin oleh Kapalo Nagari

LAREH NAGARI JORONG

Federasi Nagari Nagari

Dipimpin oleh Kapalo Jorong

Dipimpin oleh Kapalo Kampung


Dipimpin oleh Kapalo Kaum

KAMPUNG
KAUM KERABAT PARUIT RAKYAT

Kalau diperlukan

Dipimpin oleh Mamak Rumah Diidentitas dengan perempuan tertua

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

211

10.Perangkat Pemerintah Nagari.. Perangkat Pemerintah Nagari dapat berupa badan (lembaga) atau perorangan, terdiri dari Manti (Sekretaris Nagari), Bandaro Nagari (Bendaharawan Nagari), Cati Nagari (lembaga/badan Pembangunan Nagari), lembaga Sosial Nagari (lembaga yang menangani masalah pendidikan dan olah raga), Parik Paga Nagari, kepala jorong /korong atau nama lain dan kepala kaum.. Parik Paga ialah lembaga Kepolisian yang dapat menangkap orang orang yang melakukan pelanggaran terhadapap Undang dan aturan Minangkabau serta adat salingka Nagari.. Kepala Jorong atau Korong termasuk dalam Perangkat Pemerintah Nagari.. Cara pengangkatan Kepala Jorong berbeda dengan Perangkat Nagari lainnya, Kapalo Nagari mengangkatnya berdasarkan pertimbangan Keputusan Niniak Mamak /Kepala kaum se Jorong.. Kepala kaum diangkat oleh kaumnya berdasarkan kesepakatan kaum.. 11. Kaum.. Kaum adalah kelompok orang-orang yang seketurunan menurut garis matrilineal yang dapat dibuktikan dengan sebuah ranji.. Sasuku sasako ialah beberapa kaum yang sama gelar sakonya.. Sasuku ialah beberapa kaum yang sama nama sukunya.. Kepepemimpinan kaum diatur dengan sandi kepemimpinan kaum..ialah; Kamanakan barajo ka mamak, mamak barajo ka Panghulu, Panghulu barajo ka Mupakat, Mupakat barajo ka Bana, Nan bana turun dari Allah,

, artinya nan bana turun


dari tuhan maka janganlah kamu tergolong orang yang ragu <Q.3/60>.. Keputusan kaum tak boleh bertentangan dengan kitab Allah dan kepentingan kaum.. Badiri pangulu sapakat kaum.. Mengalihkan harta/kekayaan kaum dengan kesepakatan kaum.. Segala kepentingan kaum haruslah melalui kesepakatan kaum.. Mamak ialah saudara ibu, makna lain ialah, pimpinan.. Mamak itu seorang lelaki tidak boleh prempuan berdasarkan ayat al quran yang

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

212

bunyinya (Arrijalu kawwamu alan nisa- lakilaki itu adalah pemimpin bagi perempuan) <Q.4/34>.. Laki laki yang dimamakkan itu setelah berumur 18 tahun keatas atau sesudah memamngku adat (beristeri).. Walaupun laki laki itu lebih muda atau anak sendiri atau adik sendiri dalam kaum selalu dianggap sebagai mamak.. Diantara sama laki laki saudara ibu adalah mamak.. Saudara ibu dari ibu disebut niniak.. Niniak mamak ialah kepala kaum yang telah disepakati kaum sebagi penghulu (kepala) kaum diberi bergelar datuak.. Penghulu kaum adalah seorang lelaki..

12.Peradilan Nagari.. Lama sebelum keDatangan Belanda sistem Peradilan Nagari telah berjalan dengan baik.. Sewaktu Belanda menduduki Minangkabau semenjak dari pantai barat orang Minangkabau telah mati matian mempertahankan agar orang Belanda tidak memasukkan system peradilannya di Minangkabau ini.. Tentang Peradilan akan ditetapkan dengan aturan pada Bab tersendiri.. Pelanggaran Pidana menurut adat Minangkabau disebut melanggar undang Nan Salapan.. Undang Nan Salapan kembar kembar berarti ada enam belas kesalahan besar.. Para pemangku adat dizaman kini berbeda pendapat tentang undang nan salapan itu.. Undang nan duo baleh adalah cirri cirri bukti pelanggran Undang Nan Salapan sewaktu dilakukan pemeriksaan dilakukan.. Undang nan duo baleh dibagi menjadi empat penilaian yaitu cemo lapeh, cemo takaik, tatuduh, tabukti dan mengaku.. Undang Nan Salapan ditambah Undang Nan duo Baleh disebut Undang Nan duo puluah.. Proses pemeriksaan dilakukan dengan Undang Nan tujuah yaitu, susua (1), siasek (2), usuik (3), pareso (4), undang nan dilangga (5), suri nan diuleh(6) dan cupak nan kadiisi (7).. Susua maksudnya pemeriksaan terhadap si pengadu.. Siasek maksudnya pemeriksaan terhadap pihak lain atau saksi.. Usuik maksudnya pemeriksaan terhadap bukti bukti atau mencari bukti.. Pareso maksudnya pemeriksaan terhadap si tertuduh.. Undang nan dilanggar maksudnya undang adat manakah yang dia
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

213

langgar.. Suri nan diuleh, atau ragi nan ditiru, maksudnya apakah sudah ada kesalahan yang telah berlangsung seperti ini, analognya atau kiasnya dan apakah yang diberikan beban kepada yang berbuat kesalahan itu.. Cupak nan ka diisi maksudnya beban (sangsi) yang diberikan kepada yang bersalah.. Semua pebuatan undang nan tujuah itu disebut timbang.. Jika hukuman dijatuhkan tanpa sempurna dilakukan undang nan tujuah dinamakan hokum jatuah timbang tiado.. Jika kejadian seperti ini si si terdakwa dapat melakukan banding mencari aia nan janiah sayak nan landi.. Jika ternyata si terhukum benar benar tidak bersalah, si tertertuduh dapat menggugat balik atas hukuman yang dijatuhkan kepaanya.. Undang Nan Tujuh dan peradilanya akan diperjelas pada bab tersendiri.. 13.Kepemilikan tanah. Kepemilikan tanah yang tertinggi ialah ulayat Nagari.. Ulayat Nagari ialah seluruh muka tanah yang bukan ulayat kaum/suku, bukan tanah wakaf, bukan tanah pribadi/faraidh dan Seluruh tanah dibawah dua meter dibawah muka tanah sampai di karak bumi, keatasnya sampai permukaan bulan.. Ulayat Nagari ialah tanah milik seluruh rakyat semenjak lahir sampai meninggal dengan hak yang sama.. Ulayat Nagari tidak boleh dijual, tidak boleh digadaikan, tidak boleh dijaminkan, dengan istilah lain, dijua indak dimakan bali dan digadai indak dimakan sando (Sandra).. Tanah ulayat Nagari diperbatasan dua atau tiga Nagari yang tidak dapat ditarik garis tegas disebut ulayat rajo.. Ulayat Rajo adalah ulayat Nagari yang dikuasai bersama oleh dua Nagari atau lebih yang berbatasan.. Ulayat kaum ialah tanah bekas taruko atau bekas yang ditempati nenek moyang diwariskan secara garis matrilineal dari niniak turun ka mamak dari mamak kakamanakan.. Jika ulayat kaum itu telah lama sekali umurnya sehingga kaum itu telah terpecah menjadi dua atau tiga kaum dalam satu suku, sedangkan ulayatnya masih dalam satu kesatuan, tanah itu disebut Ulayat Suku.. Tanah ulayat suku/kaum dapat dipindah hak kan sebagian atas kesepakatan suku /kaum itu sendiri.. Tanah ulayat kaum yang telah didiwarisi lebih lima kali keturunan disebut pusako tinggi.. Tanah ulayat kaum yang berasal dari dibeli dengan harta milik kaum atau dimiliki sebagai ulayat kaum dibawah lima keturunan disebut pusako rendah.. Tanah pribadi ialah tanah taruko pribadi atau dibeli dengan uang pencarian pribadi.. Pemindahan atas hak pribadi dapat dilakukan oleh pribadi yang memilikinya sendiri saja.. Jika pemilik tanah pribadi meninggal
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

214

dan tanahnya masih milik bersama keturunannya disebut tanah tanah faraidh.. Tanah taruko suami isteri anak beranak digolongkan kepada tanah faraidh.. Tanah faraidh dapat dipindah hakkan atas kesepakatan pemilik hak faraidh itu sendiri.. Ulayat Nagari, ulayat kaum/suku, tanah pribadi/faraidh yang telah diwakafkan untuk kepentingan ibadah atau pendidikan agama disebut tanah wakaf.. Tiap tiap kepemilikan tanah itu mempunyai cara dan aturannya sendiri.. Pemindahan hak atas tanah dilakukan dengan cara dirumah gadang atau dengan cara ditangah padang.. Pembelian dirumah gadang maksudnya dilakukan dengan upacara adat diatas rumah gadang si pembeli.. Penanda tanganan surat surat dilakukan di diwaktu itu.. Oleh sipembeli tanah itu menjadi milik kaumpembeli.. Pemilikannya disebut pusako randah.. Pusako randah diwariskan kekamanakan menurut garis matrilineal.. Setelah dipusakai tiga kali keturunan, pusaka randah naik tingkatnya menjadi pusaka tinggi.. Pembelian ditangah padang dapt dilakukan dimana saja, didepan Notaris, dikantor Kapalo Nagari dan lain lain, diwaktu serah terima dan tunjuk batas dilakukan dilokasi, biasanya dikembangkan tikar makan bersama yang dibiayai oleh sipembeli.. Harta ini menjadi milik pribadi oleh si pembeli, kalau dia meninggal nanti diwariskan menurut hokum faraidh.. Tentang kepemilikan tanah dan pemindahan hak atas tanah akan ditetapkan dengan aturan pada bab tersendiri.. 14. Pimpinan Nagari.. Kapalo Nagari bertugas memimpin Pemerintahan dan masyarakat Nagari dalam arti yang seluas luasnya sebagai payung panji adat, sebagai pelindung agama, coordinator pembangunan, pengatur/ pengurus kekayaan Nagari dan pengurus pendididkan /kesejahteraan masyarakat, penjaga ketentraman dan keamanan masyarakat.. Kapalo Nagari berkewajiban Menegakkan semua peraturan, baik Peraturan Nagari ataupun Peraturan tingkat yang lebih atas. Mengayomi dan melindungi masyarakat dari perbuatan dan tindakan masyarakat lainnya yang merasa dirinya kuat dan berbuat semaunya. Mengawasi dan menindak petugas/perangkat Nagari, pengurus lembaga masyarakat Nagari atau peminpin kelompok
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

215

masyarakat lainnya yang berbuat melanggar peraturan perundang undangan yang ada.. Melaporkan kepada masyarakat semua kegiatan pemerintahan Nagari serta lembaga kemasyarakatan yang ada melalui Kerapatan Nagari.. Karena tugas dan kewajiban itu KoN diberikan hak hak.. Hak-hak itu dapat berupa hak penghasilan dan dapat berupa hak wewenang.. Hak penghasilan berupa honorarium/gaji, bonus, kolektelon, jaminan kecelakaaan, jaminan kesehatan dll.. Hak wewenang ialah: Mengatur /mengurus keuangan /kekayaan Nagari.. Mewakili Nagari /masyarakatnya, kedalam dan keluar Pengadilan.. Khusus untuk keluar Nagari Kapalo Nagari mewakili kelompok masyarakat atau lembaga masyarakat.. Menanda tangani surat surat atas nama Nagari.. Hak kewenangan Kapalo Nagari dapat dilaksanakan oleh pihak lain setelah mendapat kuasa atau penunjukan tertulis oleh Kapalo Nagari seluas dan sebanyak yang tertulis dalam surat kuasa atau penunjukan itu.. Barang siapa ternyata berbuat atau melaksanakan hak wewenang Kapalo Nagari ini tanpa ada surat penunjukkan atau kuasa dari Kapalo Nagari dinyatakan telah melakukan perampasan atau pencurian terhadap hak Kapalo Nagari.. 15.Pemerintahan yang bersih.. Pimpinan masyarakat di Nagari harrus bersih (muthaharah).. Laa Yamassahu illal muthaharun. Tidak akan tersentuh alquran (kebenaran) melainkan oleh orang yang suci (bersih muthaharah). <Q.-- / -- >.. Makna bersih didsini ialah bersih anggota tubuh, bersih kejadian tubuh bersih jiwa dan bersih roh.. a. Yang dimaksud bersih anggota tubuh ialah tidak dalam berhadas besar atau kecil.. b. Yang dimaksud bersih kejadian tubuh ialah tubuh tidak terbentuk dari barang yang haram zatnya dan atau haram sipatnya.. Barang haram zatnya ialah babi, darah atau yang memabukkan.. Barang yang haram sipatnya ialah barang yang haram cara mendapatkannya.. Misalnya barang yang dimakan, berasal dari barang curian, rampasan, tipuan, korupsi, kolusi atau karena penggelapan pembukuan (tidak aquntantibility).. Menurut sarak setiap hutang atau barang milik bersama haruslah diurus menurut
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

216

system akuntabilitas yang akurat <Q.2/282>..Sistem ini telah merupakan dalam UU bendaharawan (ICW) dan harus mengikuti sisten Standar Akutansi Keuangan (SAK).. yang telah ditetapkan sebagai Peraturan Pemerintah.. c. Yang dimaksud dengan bersih hati ialah orang yang didalam hatinya tidak ada sipat yang buruk seperti kizib, khianat,khitaman dan biladah.. d. Yang diamksud dengan bersih rohnya ialah orang yang banyak berzikir kepada Allah dan dimalam hari anyak membaca al quran..

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

217

16.Struktur Dan Mekanisme Organisasi Pemerintahan Nagari

Hasil Kesepakatan Marapalam MINANGKABAU

PERADILAN NAGARI

KAPALO NAGARI

KARAPATAN NAGARI (KN)


Wk NM Wk.AU Wk CP

NAGARI

BANDARO. PDDK CATI

MANTI

Kr.NM
Pr. Pg

Kr.AU

Kr.CP

JORONG

KAPALOJORONG

Kr.NM.J Kr.AU.J Kr.CP.J


ANGGOTA TTS

KAUM
RAKYAT
Keterangan

PANGHULU KAUM

Legislatif Nagari (Kerapatan Nagari) Perangkat Pemerintah Nagari

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

218

17.Penjelasan Penutup a. Kebiasaan lama harus diseleksi, harus disesuaikan dengan Agama Islam.. Kebiasaan lama yang tidak sesuai dengan agama Islam tidak dipergunakan lagi.. Kebiasaan lama yang dari lisan ke lisan yang berbentuk pepatah/petitih dan alua (mutasabihat) mudah diplesetkan menurut kepentingan pelakunya, karenanya banyak orang berpendapat adat itu tidak dapat dijadikan hukum, hanya dapat dinilai sebagai pedoman hidup yang berfalsafah tinggi, hanya dapat digolongkan bidang keilmuwan antropologi.. Al quran menjelaskan orang yang hatinya kotor (fii quluubihim zaigun) mempergunakan kalimat sindiran (mutasabihat) itu dengan menyelewengkan artinya untuk kepentingan pribadi atau kepentingan kelompoknya <Q.3/7>.. Undang adat untuk dijadikan hukum, haruslah kalimat bahasanya dijadikan kalimat hokum (muhkamat) b. Berdasarkan ancaman dalam al quran barang siapa yang tidak berhukum dengan hukum Allah mereka itulah orang yang kafir, mereka itulah orang dzalim, mereka itulah orang yang fasik <Q.5/44,45,47>.. Karenanya hukum adat itu perlu diseleksi apakah tidak disusupi oleh petitih dizaman jahiliyah atau yang dibuat untuk kepentingan golongan atau perorangan.. Penseleksian itu dilakukan bersama oleh Limbago rajo nan Tigo Selo atau pada tingkat Nagari oleh Tungku Tigo Sajarangan.. c. Pepatah/petitih dari zaman jahiliyah, yang tak sesuai dengan sarak, tapi masih didengung-dengungkan tidak dipakai lagi.. Kemungkinan juga pepatah atau petitih itu baru saja dibuat dizaman jauh sesudah Marapalam, untuk kepentingan mereka yang membuatnya.. Mereka yang membuat itu adalah penguasa, seperti orde lama atau orde baru atau kelompok laInnya.. !8. Sulthan-sulthan Kesulthanan Minangkabau Darul Quorar; Sulthan ke 1 Sulthan Alif Khalifatullah, Tunku Maharajo Sakti 1401-1416. Sulthan ke 2 Sulthan Siput Aladin Sulthan ke 3 Sulthan ahmad Syah.. Sulthan ke 4 Sulthan Alif II Khalifatullah.. Sulthan ke 5 Sulthan Bagagar Alamsyah.. Sulthan ke 6 Sulthan Muningsyah I.. Sulthan ke 11 Sulthan Malenggang Alam..
Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

219

Sulthan ke 12 Sulthan Muningsyah II.. Sulthan ke 13 Sulthan Sulthan Abdul Jalil Tunku Sumbahyang 1824-1889.. Sulthan ke 14 Sulthanah Tuan Gadih Reno Sumpu 1889-1912.. Sulthan ke 15 Sulthanah Tuan Gadih Tuan Gadih Puti Reno Aminah.. Sulthan ke 16 Sulthan Oesman Drs Tuanku Tuo.. Sulthan ke 17 Sulthan Ismail Tuanku Mudo.. Sulthan ke 18 Sulthan Muhammad Taufik SH Tuanku Mudo Mahkota Alam.. 13. Beberapa Catatan; 1. Antara Sulthan ke tiga Ahmad Syah sampai Sulthan ke dua belas Sulthan Muningsyah II (delapan sulthan) rentang waktu panjang (1440 -1824 = 384 tahun) kemungkinan ada nama yang tertinggal.. 2. Sulthan Abdul Jalil II adalah raja adat di Buo, adalah orang sangat keras menentang keDatangan Belanda di Minangkabau.. Sulthan Muningsyah II diwaktu keDatangan Belanda menyingkir ke Lubuk Jambi tahun 1824 menguasakan jabatannya sebagai Sulthan Minangkabau kepada Rajo Adat Di Buo Abdul Jalil.. Tahun 1830 Rajo Ibadat di Sumpur Kudus juga menguasakan jabatan jabatannya kepada Rajo Adat Di Buo Tuanku Sumbayang.. Semenjak tahun 1830 kekuasaan Rajo Alam rajo Adat dan Rajo Ibadat dipegang oleh Abdul Jalil Tuangku Sembayang..Tahun 1889 Abdul Jalil meninggal dikebumikan di kuburan raja raja Cerenti yang keluarga raja raja Minangkabau.. 3. Abdul Jalil raja adat di Buo beristerikan kaum raja alam Pagaruyung.. Tahun 1899 anak perempuan Abdul Jalil itu direstui Belanda untuk memegang pewaris Kesulthanan Minangkabau.. Anak keturunannyalah Sulthan sulthan yang sekarang..

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

220

STEMPEL KESULTHANAN MINANG KABAU DARUL GUORAR SULTHAN KE 5 (awal abad ke 16 M)

Sulthan tunggal Bagagar (berkuasa) yang mempunyai tahta kerajaan dalam nagari Pagaruyung johan berdaulat fil Alam (Minangabau) --oo0oo--

Kesulthanan Mianagkabau Darul Quorar.. Kesulthanan Minangkabau..

221