Anda di halaman 1dari 32

1.

Jenis-Jenis Pendekatan P&P Bahasa


Induktif Deduktif

Cerakin

Eklektif / Gabungan

A. PENDEKATAN INDUKTIF

Melibatkan aktiviti mengumpul dan mentafsir maklumat-maklumat, kemudian membuat generalisasi atau kesimpulannya.

Pada permulaan pengajaran, guru akan memberikan beberapa contoh yang khusus tetapi mengandungi satu prinsip yang sama.

Berdasarkan contoh-contoh yang diberikan, murid dibimbing memikir, mengkaji, mengenal pasti dan mentafsir maklumat yang terkandung dalam contoh-contoh khusus itu, kemudian membuat generalisasi atau kesimpulan yang berkenaan.

Salah satu kaedah mengajar yang sesuai digunakan dalam pengajaran berbagai-bagai mata pelajaran, khususnya matematik, sains dan bahasa.

CONTOH INDUKTIF DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN


Huruf

Suku Kata

Perkataan

Ayat

CONTOH HURUF
i. Huruf : (L), (u), (k), (i), (s), (a), (n), (i), (t), (u), (s), (a), (n), (g), (a), (t), (c), (a), (n), (t), (i), (k)

ii.. Huruf : (M), (a), (k), (a), (n), (a), (n), (i), (t), (u), (e), (n), (a), (k), (s), (e), (k), (a), (l), (i) iii. Huruf : (A), (l), (i), (s), (u), (k), (a), (m), (a), (k), (a), (n), (s), (a), (y), (u), (r) iv. Huruf : (B), (a), (j), (u), (i), (t), (u), (s), (e), (s), (u), (a), (i), (u), (n), (t), (u), (k), (A), (b), (u)

v. Huruf : (B), (u), (k), (u), (i), (t), (u), (m), (i), (l), (i), (k), (A), (n), (u), (a), (r)

CONTOH SUKU KATA


Huruf : (L), (u), (k), (i), (s), (a), (n), (i), (t), (u) (s), (a), (n), (g), (a), (t), (c), (a), (n), (t), (i), (k) Suku kata 1 : (Lu + ki + san), (i + tu), (sa + ngat), (can + tik)
i.

Huruf : (M), (a), (k), (a), (n), (a), (n), (i), (t), (u), (e), (n), (a), (k), (s), (e), (k), (a), (l), (i) Suku kata 2 : (Ma + ka + nan), (i + tu), (e + nak), (se + ka + li)
ii.

Huruf : (A), (l), (i), (s), (u), (k), (a), (m), (a), (k), (a), (n) ,(s), (a), (y), (u), (r) Suku kata 3 : (A + li), (su + ka), (ma + ka + kan), (sa + yur)
iii.

Huruf : (B), (a), (j), (u), (i), (t), (u), (s), (e), (s), (u), (a), (i), (u), (n), (t), (u), (k), (A), (b), (u) Suku kata 4 : (Ba + ju), (i + tu), (se + su + ai), (un + tuk), (A + bu)
iv.

Huruf : (B), (u), (k), (u), (i), (t), (u), (m), (i), (l), (i), (k), (A), (n), (u), (a), (r) Suku kata 5 : (Bu + ku), ( i + tu), (mi + lik), (A + nu + ar)
V.

CONTOH PERKATAAN
i.

Huruf : (L), (u), (k), (i), (s), (a), (n), (i), (t), (u) (s), (a), (n), (g), (a), (t), (c), (a), (n), (t), (i), (k)

Suku kata 1 : (Lu + ki + san), (i + tu), (sa + ngat), (can + tik) Perkataan : (Lukisan), (itu), (sangat), (cantik)

ii.

Huruf : (M), (a), (k), (a), (n), (a), (n), (i), (t), (u), (e), (n), (a), (k), (s), (e), (k), (a), (l), (i)

Suku kata 2 : (Ma + ka + nan), (i + tu), (e + nak), (se + ka + li)


Perkataan : (Makanan), (itu), (enak), (sekali)

iii.

Huruf : (A), (l), (i), (s), (u), (k), (a), (m), (a), (k), (a), (n), (s), (a), (y), (u), (r)

Suku kata 3 : (A + li), (su + ka), (ma + kan), (sa + yur) Perkataan : (Ali), (suka), (makan), (sayur)

iv.

Huruf : (B), (a), (j), (u), (i), (t), (u), (s), (e), (s), (u), (a), (i), (u), (n), (t), (u), (k), (A), (b), (u)

Suku kata 4 : (Ba + ju), (i + tu), (se + su + ai), (un + tuk), (A + bu)
Perkataan : (Baju), (itu), (sesuai), (untuk), (Abu)

V.

Huruf : (B), (u), (k), (u), (i), (t), (u), (m), (i), (l), (i), (k), (A), (n), (u), (a), (r)

Suku kata 5 : (Bu + ku), (i + tu), (mi + lik), (A + nu + ar) Perkataan : (Buku), (itu), (milik), (Anuar)

CONTOH AYAT
i.

Huruf : (L), (u), (k), (i), (s), (a), (n), (i), (t), (u) (s), (a), (n), (g), (a), (t), (c), (a), (n), (t), (i), (k)

Suku kata 1 : (Lu + ki + san), (i + tu), (sa + ngat), (can + tik) Perkataan : (Lukisan), (itu), (sangat), (cantik)

Ayat 1 : Lukisan itu sangat cantik

ii.

Huruf : (M), (a), (k), (a), (n), (a), (n), (i), (t), (u), (e), (n), (a), (k), (s), (e), (k), (a), (l), (i)

Suku kata 2 : (Ma + ka + nan), (i + tu), (e + nak), (se + ka + li) Perkataan : (Makanan), (itu), (enak), (sekali) Ayat 2 : Makanan itu enak sekali

iii.

Huruf : (A), (l), (i), (s), (u), (k), (a), (m), (a), (k), (a), (n), (s), (a), (y), (u), (r)

Suku kata 3 : (A + li), (su + ka), (ma + kan), (sa + yur)


Perkataan : (Ali), (suka), (makan), (sayur) Ayat 3 : Ali suka makan sayur

iv.

Huruf : (B), (a), (j), (u), (i), (t), (u), (s), (e), (s), (u), (a), (i), (u), (n), (t), (u), (k), (A), (b), (u)

Suku kata 4 : (Ba + ju), (i + tu), (se + su + ai), (un + tuk), (A + bu) Perkataan : (Baju), (itu), (sesuai), (untuk), (Abu) Ayat 4 : Baju itu sesuai untuk Abu

V.

Huruf : (B), (u), (k), (u), (i), (t), (u), (m), (i), (l), (i), (k), (A), (n), (u), (a) ,(r)

Suku kata 5 : (Bu + ku), (i + tu), (mi + lik), (A + nu + ar)


Perkataan : (Buku), (itu), (milik), (Anuar) Ayat 5 : Buku itu milik Anuar

B. PENDEKATAN DEDUKTIF

Pendekatan mengajar yang bermula daripada suatu atau beberapa rumus, prinsip, hukum, teorem atau peraturan dikuti dengan aplikasinya ke atas contoh-contoh yag dikhususkan.

Digunakan untuk mendapatkan kesimpulan atau generalisasi yang


baru daripada rumus, prinsip, hukum, atau teorem yang diketahui.

Kaedah

mengajar

yang

kompleks

memerlukan

murid-murid

memperolehi kefahaman yang komprehensif dan pengetahuan yang


lengkap serta berupaya memilih rumus, prinsip, hukum, teorem atau peraturan yang telah dipelajari dengan tepat untuk diaplikasikannya dalam contoh-contoh yang khusus.

Digunakan sebagai penyelesaian masalah, membuat hipotesis baru dan membuat generalisasi.

CONTOH DEDUKTIF DALAM PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN


Ayat

Perkataan

Suku Kata

Huruf

CONTOH AYAT
1. Ali suka main bola.

2. Ahmad suka baca buku.

3. Kereta itu warna merah.

4. Siti suka makan pisang.

5.Pelajar itu rajin dan bijak.

CONTOH PERKATAAN
Ayat 1 : Ali suka main bola. Perkataan : / Ali / suka / main / bola / Ayat 2 : Ahmad selalu baca buku. Perkataan : / Ahmad / selalu / baca / buku / Ayat 3 : Kereta itu warna merah. Perkataan : / Kereta / itu / warna / merah /

Ayat 4 : Siti suka makan pisang. Perkataan : / Siti / suka / makan / pisang /

Ayat 5 : Pelajar itu rajin dan bijak. Perkataan : / Pelajar / itu / rajin / dan / bijak /

CONTOH SUKU KATA


Perkataan : / Ali / Suka / Main / Bola/ Suku kata ayat 1 : / (A + li) / (su + ka) / (ma + in) / (bo + la) / Perkataan : / Ahmad / selalu / baca / buku / Suku kata ayat 2 : / (Ah + mad) / (se + la + lu) / (ba + ca) / (bu + ku) /

Perkataan : / Kereta / itu / warna / merah / Suku kata ayat 3 : / (Ke + re + ta) / (i + tu) / (war + na) / (me + rah) / Perkataan : / Siti / suka / makan / pisang / Suku kata ayat 4 : / (Si + ti) / (su + ka) / (ma + kan) / (pi + sang) / Perkataan : / Pelajar / itu / rajin / dan / bijak / Suku kata ayat 5 : (Pe + la + jar) / (i + tu) / ( ra + jin) / (dan) / (bi + jak)

CONTOH HURUF
Perkataan : / Ali / Suka / Main / Bola /

Suku kata ayat 1 : / (A + li) / (su + ka) / (ma + in) / (bo + la)
Huruf ayat 1 : (A), (l), (i) + (s), (u), (k), (a) + (m), (a), (i), (n) + (b), (o), (l), (a)

Perkataan : / Ahmad / selalu / baca / buku / Suku kata ayat 2 : / (Ah + mad) / (se + la +lu) / (ba + ca) / (bu + ku) Huruf ayat 2 : (A), (h), (m), (a), (d) + (s), (e), (l), (a), (l), (u) + (b), (a), (c), (a) + (b), (u), (k), (u)

Perkataan : / kereta / itu / warna / merah /


Suku kata ayat 3 : / (Ke + re + ta) / (i + tu) / (war + na) / (me + rah) Huruf ayat 3 : (K), (e), (r), (e), (t), (a) + (i), (t), (u) + (w), (a), (r), (n), (a) + (m), (e), (r), (a), (h)

Perkataan : / Siti / suka / makan / pisang /


Suku kata ayat 4 : / (Si + ti) / (su + ka) / (ma + kan) / (pi + sang) Huruf ayat 4 : (S), (i), (t), (i) + (s), (u), (k), (a) + (m), (a), (k), (a), (n) + (p), (i), (s), (a), (n), (g)

Perkataan : / Pelajar / itu / rajin / dan / bijak /


Suku kata ayat 5 : / (Pe + la + jar) / (i + tu) / (ra + jin) / (dan) / (bi + jak) Huruf ayat 5 : (P), (e), (l), (a), (j), (a), (r) + (i), (t), (u) + (r), (a), (j), (i), (n) + (d), (a), (n) + (b), (i), (j), (a), (k)

C. PENDEKATAN CERAKIN

Pendekatan ini dinamai cerakinan kerana pengajaran dimulai dengan perkataan, frasa atau ayat. Unit-unit ini pula dicerakinkan kepada yang lebih kecil yang menjadi dasar pembentukkan unit-unit besar tersebut. Menggunakan prinsip analisa atau cerakin atau dengan

perkataan lain mencerai-ceraikan satu bahagian besar


kepada bahagian-bahagian lebih kecil.

D. PENDEKATAN EKLEKTIF / GABUNGAN

Gabungan daripada dua pendekatan lain iaitu Induktif dan Deduktif.

Pengajaran

disampaikan

dengan

menggabungkan

semua atau sebahagian daripada ciri-ciri sesuatu kaedah ke dalam kaedah yang baru.

Digunakan apabila sesuatu pengajaran memerlukan


guru menggunakan berbagai-bagai pendekatan tidak hanya dengan penggunaan satu bidang pendekatan yang mirip kepada satu teori sahaja.