Anda di halaman 1dari 27

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pembangunan bidang Kesehatan merupakan bagian integral dari

Pembangunan Nasional untuk mencapai tujuan umum bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea 4. Untuk mencapai tujuan tersebut diselenggarakan program Pembangunan Nasional secara

berkelanjutan, terencana dan terarah. Tujuan diselenggarakannya pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran kemasyarakat dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajad kesehatan masyarakat yang optimal. Keberhasilan pembangunan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan mutu dan daya saing SDM Indonesia. Agar pembangunan negara kita dapat terwujud maka salah satu upayanya adalah menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Adapun bentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia ialah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Puskesmas merupakan organisasi kesehatan fungsional yang menjadi pusat pembangunan kesehatan yang berfungsi mengembangkan dan membina kesehatan masyarakat serta menyelenggarakan pelayanan kesehatan terdepan dan terdekat dengan masyarakat dalam bentuk kegiatan pokok yang menyeluruh dan terpadu di wilayah kerjanya. Puskesmas juga dapat diartikan sebagai satu satuan organisasi yang

diberikan kewenangan kemandirian oleh dinas kesehatan kabupaten atau kota untuk melaksanakan tugas-tugas operasional, pembangunan kesehatan di wilayah kecamatan.

I.2. Tujuan B. Tujuan Umum Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan data demografi dan menganalisis masalah di puskesmas 9 Nopember selama tahun 2011. C. Tujuan Khusus Adapun rincian tujuan khusus yang ingin dicapai oleh laporan ini adalah sebagai berikut: 1. Mendeskripsikan data umum demografi yang terdiri atas keadaan geografis wilayah kerja, distribusi penduduk di wilayah kerja, dan sarana prasarana, dan sumber daya puskesmas 9 Nopember Banjarmasin tahun 2011. 2. Mendeskripsikan data khusus demografi yang terdiri atas jumlah kunjungan, penggunaan obat, penyakit yang diobati dan upaya pokok di puskesmas 9 Nopember Banjarmasin tahun 2011. 3. Menganalisis kekuatan dan kelemahan puskesmas 9 Nopember Banjarmasin berdasarkan data demografi. 4. Memberikan solusi atas kelemahan puskesmas 9 Nopember Banjarmasin.

I. 3. Manfaat Laporan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan bagi perbaikan

kegiatan program yang dilaksanakan dan sebagai bahan acuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

BAB II GAMBARAN UMUM A. Gambaran Umum Wilayah Kerja Puskesmas 9 Nopember 2.1. Keadaan Geografis

Gambar 1. Peta Wilayah Kerja Puskesmas 9 Nopember Banjarmasin Puskesmas 9 Nopember berada dalam wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur dengan membawahi dua Kelurahan yakni Kelurahan Pengambangan dan Kelurahan Benua Anyar, mempunyai 1 buah Puskesmas Pembantu, 16 buah Posyandu bayi/balita dan 2 buah Posyandu lansia. Luas wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember adalah 2,76 km2. luas wilayah Kelurahan Pengambangan adalah 0,98 km2 dengan persentase terhadap luas wilayah kerja Puskesmas sebesar 35,51 %, sedangkan luas wilayah Kelurahan Benua Anyar

adalah 1,78 km2 dengan persentase terhadap luas wilayah kerja Puskesmas sebesar 64,49 %. Wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember berada di sebelah timur kota Banjarmasin dengan batas-batas wilayah kerja sebagai berikut : 1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Sei Jingah 2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Kebun Bunga dan Kuripan 3. Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Sei Lulut 4. Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Sei Bilu 2.2. Data Demografi Jumlah penduduk yang berada di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember pada tahun 2011 sebanyak 19.817 jiwa atau 5.108 kepala keluarga. Wilayah Kelurahan Pengambangan mempunyai penduduk sebanyak 12.298 jiwa atau 3.094 kepala keluarga dan Kelurahan Benua Anyar mempunyai penduduk sebanyak 7.519 jiwa atau 2.014 kepala keluarga. Dalam periode 10 tahun terakhir pertambahan penduduk di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember terus meningkat seiring pembangunan yang sangat pesat sehingga kepadatan penduduk juga meningkat. Disamping kepadatan penduduk meningkat distribusi dan penyebaran penduduk juga mulai merata. Di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember terdapat keluarga miskin yang mempunyai kartu Jamkesmas pada tahun 2011 sebanyak 4.415 jiwa atau 10,59 % dari jumlah jiwa seluruhnya. Jumlah jiwa yang telah mendapat pelayanan kesehatan 29.138 orang di Puskesmas 9 Nopember sebanyak 155,25 %. Jenis pelayanan kesehatan yang diberikan baik dalam gedung maupun luar gedung serta rujukan ke

rumah sakit. Pada tahun 2011 jumlah kunjungan peserta jamkesmas yang mendapat pelayanan kesehatan sebanyak 6.540 atau 82,29 %. Kehidupan sosial budaya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember dipengaruhi oleh budaya Banjar. Hal ini karena mayoritas penduduknya bersuku Banjar. Kehidupan masyarakatnya bersifat agamis dengan agama Islam. Bahasa sehari-hari yang digunakan mayoritas berbahasa Banjar karena suku terbanyak adalah suku Banjar, disamping itu ada juga suku Jawa, Madura, dan Bugis. Kehidupan yang masih homogen ini sangat membantu dalam kelancaran informasi yaitu dengan menggunakan bahasa Banjar. Tingkat pendidikan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember, masyarakat yang telah menamatkan SD sebesar 53 %, tamat SLTP sebesar 24 %, tamat SLTA sebesar 19 % dan menamatkan AK/PT sebesar 4 %. Dalam kehidupan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember mempunyai mata pencaharian antara lain adalah perdagangan, pekerja industri, angkutan dan komunikasi, jasa dan keuangan serta pertanian dan nelayan. Masyarakat yang berada di daerah pinggiran sungai dalam kehidupan sehari-hari masih tergantung pada penggunaan air sungai, terutama digunakan untuk buang air, mandi dan mencuci. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember pada umumnya menempati rumah semi permanent yang terbuat dari kayu. Sosial budaya masyarakat Banjar pada umumnya sangat berpengaruh pada kehidupan keluarga pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember yaitu terdapatnya lebih dari satu keluarga dalam satu rumah.

Tabel 1. Distribusi penduduk untuk tiap kelurahan Wilayah kerja puskesmas 9 Nopember tahun 2011 No Kelurahan Jumlah penduduk 1 Pangambangan 12.298 2 Banua Anyar 7.519 Jumlah 19.817 (Sumber: Kecamatan Banjarmasin Timur, 2011) Persentase 62,05% 37,94% 100%

Grafik 1. Distribusi penduduk untuk tiap kelurahan Wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember tahun 2011 Tabel 2. Distribusi penduduk menurut jenis kelamin No Kelurahan Laki-laki 1 Pangambangan 6.271 2 Banua Anyar 3.921 Jumlah 10.192 (Sumber: Kecamatan Banjarmasin Timur, 2011) Perempuan 5.868 3.757 9.625

Grafik 2. Distribusi penduduk menurut jenis kelamin Tabel 3. Distribusi penduduk menurut kelompok umur Kelompok umur (tahun) 00 04 05 09 10 14 15 19 20 24 25 29 30 34 35 39 40 44 45 49 50 54 55 59 60 64 65 69 70 74 > 75 Jumlah (Sumber: Kecamatan Banjarmasin Timur, 2011) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Jumlah 2.088 2.144 2.486 2.000 2.929 1.385 1.060 972 871 823 1028 307 553 478 120 291 19.817

Grafik 3. Distribusi penduduk menurut kelompok umur Tabel 4. Distribusi penduduk menurut agama Agama Pengambangan Banua Anyar Islam 12.132 7.654 Protestan 6 Katholik 6 18 Hindu 1 Budha Jumlah 12.139 7.678 (Sumber: Kecamatan Banjarmasin Timur, 2011) Tabel 5. Distribusi penduduk menurut mata pencaharian No 1 2 3 4 5 Jenis pekerjaan Pertanian/perkebunan Perternakan Nelayan/perikanan Industri Konstruksi Jumlah 3.614 71 2 45 28 No 1 2 3 4 5

Perdagangan Transportasi Jasa Lain-lain Jumlah (Sumber: Kecamatan Banjarmasin Timur, 2011)

6 7 8 9

860 120 1.500 1.800 8.040

Distribusi penduduk m i k enurut m a t ata pencaharian n


4,000 0 3,500 0 3,000 0 2,500 0 2,000 0 1,500 0 1,000 0 500 0 0 860 0 1,800 0 1,500 0 3,614 4 Pertanian/ perkebunan n Perternakan n Nelayan/ perikanan n Industri i Konstruksi i Perdagangan n Transportasi i 71 2 1 45 28 5 8 Series 1 s 120 0 Jasa a Lain-lain n

Grafik 4. Distribusi penduduk menurut mata pencaharian Tabel 6. Distribusi penduduk menurut pendidikan tertinggi No 1 2 3 4 5 6 7 8 Jenis pendidikan Tidak/belum tamat sekolah Tidak tamat SD SD SLTP SLTA DI/II DIII/akademi SI/DIV ke atas Jumlah Jumlah 1.192 5.909 7.912 2.846 1.795 48 32 82 19.817

10

(Sumber: Kecamatan Banjarmasin Timur, 2011)

Grafik 5. Distribusi penduduk menurut pendidikan tertinggi

Tabel 7. Luas Wilayah dan Jumlah Penduduk serta kepadatan penduduk pada Tiap Kelurahan di Wilayah Kerja Puskesmas 9 Nopember tahun 2011

NO. 1. 2.

Kelurahan Pangambangan Banua Anyar Total

Luas Wilayah 0.98 Km2 1.78 Km2 2.76 Km2

Jumlah Penduduk

% Luas Wilayah 35.51 %

Kepadatan 1.254,8 jiwa/km2 4.224 jiwa/km2 7.180 jiwa/km2

12.298 7.519 19.817

64,49 % 100%

11

B. Gambaran Umum Puskesmas 2.3 SUMBER DAYA PUSKESMAS 9 Nopember Puskesmas 9 Nopember yang merupakan tempat pelayanan kesehatan dalam wilayah kerjanya mempunyai sarana kesehatan masyarakat sebagai berikut: 1. Puskesmas Induk 2. Puskesmas Pembantu (Pustu) Pustu Banua Anyar

3. Puskesmas Keliling 4. Posyandu a. Posyandu Balita - Kelurahan Pangambangan : 9 posyandu - Kelurahan Banua Anyar : 7 posyandu b. Posyandu Lansia - Kelurahan Pangambangan : 1 posyandu - Kelurahan Banua Anyar : 1 posyandu

12

2.4. SARANA DAN PRASARANA


Tabel 8. Fasilitas umum No 1 2 Kondisi Rumah sehat Sarana air bersih Jumlah 4950 buah 2574 buah Keterangan Sumur gali: 2143 PDAM: 144 Hidran umum: 22 Sumur pompa tangan: 45

3 4 5 6

Jamban keluarga Sarana pembuangan limbah Tempat pengolahan makanan (TPM) Tempat-tempat umum a. Langgar b. Mesjid c. Sekolah d. Pasar e. Salon f. Puskesmas g. Puskesmas pembantu h. Perkantoran Tempat pembuangan sampah (TPS) Tempat penjualan pestisida (TP2) Industri rumah tangga

2210 buah 810 buah 81 buah 87 buah 26 buah 10 buah 32 buah 2 buah 2 buah 1 buah 4 buah 9 buah 58 buah 6 buah 7 buah

Kel. Pangambangan Kel. Banua Anyar

7 8 9

13

Tabel 9. Fasilitas Bangunan No 1 2 Jenis sarana Puskesmas Pustu Jumlah 1 1 Asal Inpres APBD Keterangan Baik Baik Petugas : dokter umum, bidan , perawat Rolling dokter umum tiap hari Baik, ditempati : Dokter (1 buah) Perawat (6 buah) Bidan (2 buah) Baik Buka setiap hari petugas : Bidan Baik Baik Baik

Rumah dinas

APBD

4 5

Polindes Posyandu Balita Lansia

3 16 14 2

APBD APBD APBD APBD

Tabel 10. Sarana Transportasi No 1 2 Jenis sarana Kendaraan roda 4 Kendaraan roda 4 Jumlah 1 1 Asal Inpres APBD Keterangan Baik Digunakan oleh : -Kepala Puskesmas (1) Baik Digunakan untuk : -Keperluan rujukan Fasilitas : -Tandu -Oksigen (K/P) Kurang baik Baik Digunakan oleh : Petugas Puskesmas (Bidan,Perawat) yang tugas luar

3 4

Kendaraan roda 2 Kendaraan roda 2

2 10

APBD APBD

14

Tabel 11. Jenis dan jumlah tenaga kesehatan dan non kesehatan No 1 2. 3. 4. 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Jenis tenaga Kepala Puskesmas Dokter umum Dokter gigi Bidan Perawat Perawat gigi Sanitarian Analis Asisten apoteker Gizi TKS Umum Apoteker Verifikator Pekarya kesehatan Jumlah 1 orang 3 orang 1 orang 5 orang 4 orang 3 orang 1 orang 1 orang 2 orang 2 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang

Tugas-tugas pokok yang dilaksanakan oleh masing-masing pegawai di Puskesmas 9 Nopember adalah sebagai berikut : No Nama 1 drg. Buyung Maglenda 2 Nurul Ain 3 Hj. Ilia Dwiyana 4 5 6 7 8 9 Hj. Rusmilawati Sunarmi, AM.Keb Muhidah Gt. Ida Zuraida Hartati Dewi Sukirno Pendidikan F. Ked. Gigi SMF SPK PPB Akbid AKZI SMF Pekarya Kes SPK Tugas Pokok Tugas Tambahan - Koord. BP Gigi - Plh. Kepala Puskesmas - Pel. Farmasi / Apotik - LB-1 - Koordinator Pustu dan Pusling - Perkesmas - Koordinator KIA/KB - Pelaksana Imunisasi - Bendahara Jamkesmas - Pelaksana Gizi - Koordinator Posyandu - Pelaksana UKGMD - Pel. Farmasi / Apotik - Bendahara Askes - LB 2 - Petugas Loket - Pelayanan BP - Pelaksana Program TB Dewasa - Kusta - DBD - Surveilan - Tim Fogging - Bendahara Jasmed - Pelayanan BP Anak - Pelaksana MTBS/Ispa

10

Hj. Norbaiti

PPB

15

11 12 13 14

dr. Bandiyah Marifah dr. Budi Irawan dr. Saidah Khalisa A. Inayatullah, SKM

F.Kedokteran F.Kedokteran F.Kedokteran Fak. Kesmas

Koordinator UKP Pelayanan BP Umum Koordinator UKM Sanitarian -

15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

Gt. Artati Yuserah Rahmawati, AM.Kg Ainun Bariyah, SKM

SPRG D-III Kes.Gigi

- Pelayanan BP Gigi - Pelayanan BP Gigi

D-III Kes.Gigi - Pelayanan BP Gigi D-III Kebidanan - Pelayanan KIA - Poskesdes Sei Gampa Sari Hariati, AMAK D-III Analis - Pel. Laboratorium Eka Sari Fathurida, PPB - Pelayanan KB, AM.Keb UKBM Mukhrizati Julaiha, AMDD-III Akuntansi - Verifikator Sri Nurjumiarni, AMG - Nutrionis Andi Raya Sadi, AMKL D-III Kesling - Sanitarian Arianti, AMK D-III - Pelayanan BP Anak Keperawatan Aulia Rachman, AMK D-III - Pelayanan BP Umum Keperawatan

BP Umum, Anak BP Umum, Anak BP Umum, Anak Koord. Tata Usaha Bend.Admin Perkantoran Perencanaan Pembuatan Lap.Tahunan SP2TP, LB-3, LB-4 Tim Fogging Validasi Data Yankes PKP Pelaks. UKS /UKGMD Pengelola Jamkesmas Kepegawaian Koordinator Promkes

Inventaris Barang Bendahara BOK Loket Data dan Informasi Tim Fogging Diare Ispa

Tabel 12. Jumlah kader kesehatan yang aktif dan dukun bayi No 1 2 Jenis Kader yang aktif Dukun bayi a. Terlatih b. Tidak terlatih Jumlah 100 10 7 3

2.5. SUMBER DANA

16

Dana yang diterima Puskesmas 9 Nopember berasal dari berbagai sumber sesuai dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan puskesmas. Berikut perincian dana yang diperoleh selama tahun 2011 : 1. Sumber dari Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan dan

Pemerintah Kota Banjarmasin berupa Proyek Peningkatan Kesehatan Masyarakat (PPKM) yang digunakan untuk menunjang program. 2. Sumber dana dari Puskesmas sendiri berupa pengambilan

setoran retribusi puskesmas 3. Uang operasional dari APBD

2.6. PROGRAM POKOK PUSKESMAS Program pokok Puskesmas 9 Nopember yang dilaksanakan meliputi : 1. Upaya Kesehatan Wajib, adalah : a. Upaya Promosi Kesehatan Kegiatan Upaya Promosi Kesehatan di Puskesmas 9 Nopember terdiri dari: 1) Program Penyuluhan Kesehatan 2) Program Peran Serta Masyarakat (PSM) b. Upaya Kesehatan Lingkungan Kegiatan Upaya Kesehatan Lingkungan berupa Penyehatan air, Hygiene dan Sanitasi Makanan dan Minuman, Penyehatan Tempat Pembangunan Sampah dan Limbah, Penyehatan Lingkungan Pemukiman dan Jamban Keluarga, Pengawasan Sanitasi Tempat Tempat Umum. c. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana Kegiatan Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana di

17

Puskesmas 9 Nopember berupa pelayanan ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas, pelayanan Keluarga Berencana, pelayanan pengobatan anak (BP

anak), Deteksi Dini Tumbuh Kembang Bayi dan Balita, pelayanan di Posyandu, kunjungan rumah ibu hamil resiko tinggi dan ibu nifas, kunjungan neonatus, kunjungan bayi drop out imunisasi. d. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Kegiatan Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular pada Puskesmas 9 Nopember selama tahun 2011 dapat diuraikan sebagai berikut : Program P2 TB Paru Program P2 Kusta Program Imunisasi Program P2 Diare Program P2 ISPA Program P2 DBD Tabel 13. Nama-nama petugas kesehatan dalam unit Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) sebagai berikut : a. Koordinator Tim Epidemiologi Puskesmas (TEPUS) drg. Buyung Maglenda Surveilan, Malaria Sukirno TB Paru + Kusta Sukirno Diare dan ISPA + MTBS Hj. Norbaiti DBD Sukirno Promosi Kesehatan (PromKes) Rahmawati, AM.Kg Sumber : Struktur Organisasi Puskemas 9 Nopember Tahun 2011 e. Upaya Pengobatan Upaya pengobatan yang dilaksanakan di Puskesmas 9 Nopember terbagi dua variabel yaitu cakupan kunjungan Puskesmas (kunjungan rawat jalan)

18

dan pemeriksaan laboratorium. f. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat - Pemberian kapsul vitamin A pada balita 2 kali/tahun. - Pemberian tablet besi (90 tablet) pada ibu hamil. - Pemberian PMT pemulihan gizi buruk pada gakin. - Balita naik berat badannya. - Balita bawah garis merah. 2. Upaya Kesehatan Pengembangan a. Upaya Kesehatan Sekolah b. Upaya Kesehatan Olah raga c. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat d. Upaya Kesehatan Kerja e. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut f. Upaya Kesehatan Jiwa g. Upaya Kesehatan Mata h. Upaya Kesehatan Usia Lanjut

BAB IV MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH

A. Data Khusus

19

Fasilitas Ruangan Puskesmas S. Parman : 1. Gedung Puskesmas Lantai 1 Ruangan Askes/Jamkesmas Ruangan Loket Umum Ruangan Poli Gigi Ruangan BP Anak/MTBS Ruangan BP Umum Ruangan Apotik Ruangan KIA Ruangan Laboratorium Ruangan BP Gizi

2. Gedung Puskesmas Lantai 2 Ruangan Kepala Puskesmas Ruangan Komputer dan Tata Usaha Ruangan Kesling dan klinik sanitasi Ruangan Gudang Alat-alat dan Obat

Tabel 14. Sepuluh Obat Terbanyak yang digunakan di Puskesmas 9 Nopember Tahun 2011

No 1 2 3 4 5 6

Jenis Obat terbanyak Paracetamol 500 mg Tablet Gliseril Guaiacolat Vitamin C Clorfeniramin Maleat/ CTM Antasid DOEN Tablet Vitamin B Complex

Jumlah 56.563 28.133 24.483 23.706 23.045 21.126

20

7 8 9 10

Dexamethasone Amoksisilin tab 250 mg Asam Mefenamat 500 mg Tiamin


Sumber : Laporan Tahunan Puskesmas 9 Nopember Tahun 2011

19.440 18.891 16.504 14.941

Batuk Gastritis & Duoniti Atritis Lainnya Hipertensi Esensial Primer Ispa Dermatitis Lainnya Pen. Pulva & Peripikel Gangguan Gigi & Jaringan Demam yang tidak diketahui Influensa karena virus ytt 0 500 601 1000 1500 2000 2500 941 1724 1619 1589 1511 2308 2218

2967 2840

3000

3500

Gambar 2. Data 10 Jenis Penyakit Terbanyak Puskesmas 9 Nopember Periode Januari-Desember 2011
Sumber : Laporan Bulanan Puskesmas 9 Nopember Bulan Januari-Desember Tahun 2011

Tabel 15. Cakupan Kunjungan di Puskesmas 9 Nopember Januari 2011 - Desember 2011

No 1 2 3 4 5. 6. 7. 8. Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus

Bulan

Jumlah Kunjungan 2442 2159 2435 2685 2330 2503 2205 2089

21

9. 10. 11. 12.

September Oktober November Desember Total Kunjungan

1859 2559 2478 2221 27.965

(Sumber : Buku register kunjungan pasien puskesmas 9 Nopember dan Laporan Bulanan, Januari-Desember 2011)

C. Analisa Kekuatan Dan Kelemahan Puskesmas Berdasarkan Data Demografis Dan Temuan Di Lapangan 2.7.Kekuatan : Fasilitas baik peralatan dan bangunan yang cukup memadai. Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Dari seluruh upaya pokok yang ditetapkan sebagian besar sudah dilaksanakan. Puskesmas dekat dengan pusat rujukan (RSUD Ulin Banjarmasin). Jumlah obat yang tersedia sesuai kebutuhan masyarakat. Pengolahan data bulanan dan tahunan yang cukup lengkap Puskesmas pembantu yang buka setiap hari dan Posyandu yang memberikan pelayanan 2 kali dalam seminggu. 2.8.Kelemahan : Pelayanan khusus seperti mata, THT dan jiwa belum terpisah dari pelayanan umum Banyak petugas kesehatan yang tugasnya merangkap sehingga hasil dari program yang dilakukan kurang optimal.

22

Taraf pendidikan penduduk yang masih rendah, dimana rata-rata penduduk lulusan SD, sehingga sulit untuk melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang pola hidup sehat sehingga sulit untuk diajak bekerja sama meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setempat.

Ketersediaan sarana air bersih dan jamban keluarga masih kurang dibandingkan dengan jumlah rumah penduduk.

2.9.Kesempatan Berdasarkan Data Demografi Dan Temuan Di Lapangan 1. Adanya kebiasaan dikalangan ibu-ibu untuk

melakukan arisan bulanan/kegiataan keagaamaan sehingga memudahkan promosi kesehatan diselipkan diantara kegiatan tersebut. 2.10. Ancaman Berdasarkan Data Demografi Dan Temuan Di Lapangan 1. Tingkat partisipasi masyarakat masih dibawah target misalkan anak tidak lagi dibawa ke posyandu untuk ditimbang setelah imunisasi lengkap diberikan. 2. Karena di pusat kota maka jumlah tempat praktik dokter banyak, dan masyarakat cenderung lebih memilih ke tempat praktik.

2.11.Solusi Perlunya perencanaan program yang lebih terencana dan terpadu. Penambahan jumlah tenaga kesehatan yang bekerja di wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember melalui perekrutan tenaga kerja maupun kerja sama dengan Depkes. Pelatihan tenaga kesehatan dalam bidang kesehatan mata dan THT, serta kunjungan spesialistik rutin di bidang peny. Mata dan THT.

23

Selalu melakukan dan meningkatkan pemecahan masalah kesehatan secara lintas sektoral dan lintas program dengan melibatkan berbagai instansi seperti PDAM, dinas kebersihan, dll

Memberikan kegiatankegiatan pemberdayaan pada golongan usia non produktif. Pada usia anak sekolah (10-14 tahun) dengan menggalakkan program UKS dimana sekolah melakukan upaya kesehatan misalnya acara pengobatan pada hari tertentu dengan mengusahakan swadana dari pihak sekolah dan donatur. Pada usila ( > 55 tahun) dilakukan dengan membina para usila untuk melatih keterampilan motorik yang sekaligus bersifat produktif seperti menganyam rotan, purun, menjadi suatu kerajinan, kegiatan senam untuk menjaga kebugaran, sehingga para usila tidak kehilangan kemandirian dalam kesehariannya. Selain itu juga merangkul para tokoh masyarakat untuk difungsikan sebagai tokoh yang dapat menggerakkan masyarakat setempat untuk mencapai program-program Puskemas ini.

Menggiatkan kegiatan promotif dan preventif dengan penyuluhanpenyuluhan seperti pola hidup sehat dan program rumah sehat dalam

rangka upaya pencegahan penyakit yang disebabkan lingkungan dan membatasi penularan untuk penyakit-penyakit tertentu. Melakukan penyuluhan dibidang kesehatan lingkungan mengenai air bersih dan jamban.

24

BAB III P ENUTUP

A. Kesimpulan Wilayah kerja puskesmas 9 Nopember membawahi dua kelurahan yaitu kelurahan Pengambangan dan Banua Anyar dengan Jumlah penduduk 19.817 jiwa. Luas wilayah kerja Puskesmas 9 Nopember 2,76 km2dengan kepadatan 7.180 jiwa/km2 . Kondisi yang masih cukup memprihatinkan adalah sebagian besar penduduk masih berpendidikan rendah yang pada akhirnya akan mempengaruhi taraf kesehatan. Puskesmas 9 Nopember sekarang telah memiliki unit-unit kegiatan yang masing-masing unit tersebut memiliki program kesehatan tersendiri dan masingmasing unit yang telah melaksanakan program tersebut. Hasil kegiatan pada umumnya mengalami peningkatan dibanding tahun lalu walaupun masih banyak yang belum memenuhi target.

B. Saran Dari data yang telah didapatkan disarankan: a. Perencanaan dilakukan lebih matang mengenai program dan dengan

jumlah tenaga yang tersedia sehingga hambatan berupa kurangnya tenaga kesehatan dapat di minimalisasi serta dilakukan koordinasi antara berbagai

25

sektor yang terkait dalam kegiatan puskesmas agar pelaksanaan kegiatan program dapat tercapai dan berjalan dengan baik. b. Penambahan jumlah tenaga kesehatan sehingga dapat mencakup

keseluruhan program tanpa meninggalkan tugas pokoknya di Puskesmas. c. Membuat perencanaan kegiatan secara berkala dan dipadukan

dengan program terkait lainnya dalam pelaksanaannya. d. Perlunya bimbingan teknis dan arahan dari Dinas Kesehatan Kota

Banjarmasin sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan efisien yang pada akhirnya akan dapat mempengaruhi hasil yang dicapai

26

DAFTAR PUSTAKA

1. 2.

Laporan Tahunan Kecamatan Banjarmasin Timur , 2011. Laporan Tahunan Puskesmas 9 Nopember Banjarmasin, 2011.

27