Anda di halaman 1dari 2

Istilah-istilah penyimpangan perilaku seksual 1.

Gangguan identitas jenis - Homoseksual : menyukai sesame jenis, bila menyukai sesama laki-laki disebut gay, bila menyukai sesama perempuan disebut lesbian. - Aseksual : tidak menyukai lawan jenis maupun sejenis. - Biseksual : menyukai lawan jenis dan sejenis. - Gangguan identitas jenis masa kanak-kanak : gangguan identitas jenis tidak permanen pada masa kanak-kanak. - Gangguan identitas jenis tidak khas : tidak sepenuhnya aseksual, biseksual maupun homoseksual, tetapi memiliki perasaan penolakan terhadap seksual yang dimiliki. 2. Parafilia - Masochisme : Mendapatkan kegairahan seksual melalui cara dihina, dipukul atau penderitaan lainnya Sadisme : kepuasan seksual dapat diperoleh bila mereka melakukan hubungan seksual dengan terlebih dahulu menyakiti atau menyiksa pasangannya. Ekshibisionisme : Penderita ekshibisionisme akan memperoleh kepuasan seksualnya dengan memperlihatkan alat kelamin mereka kepada orang lain yang sesuai dengan kehendaknya. Bila korban terkejut, jijik dan menjerit ketakutan, ia akan semakin terangsang. Scoptophilia : Penderita kelainan ini akan memperoleh kepuasan seksual dengan cara mengintip atau melihat orang lain yang sedang telanjang, mandi atau bahkan berhubungan seksual. Fetihisme : aktivitas seksualnya disalurkan melalui bermasturbasi dengan BH (breast holder), celana dalam, kaos kaki, atau benda lain yang dapat meningkatkan hasrat atau dorongan seksual. Sodomi : penyimpangan seksual yang dialami oleh pria yang suka berhubungan seksual melalui organ anal atau dubur pasangan seksual baik pasangan sesama jenis (homo) maupun dengan pasangan perempuan. Seksual oralisme : Mendapatkan kepuasan seks dari aplikasi mulut pada genitilia partnernya. Perilaku seksual kompulsif adalah pengulangan tindakan erotik tanpa kenikmatan. Masturbasi : Mendapatkan kepuasan seks dengan merangsang genitalnya sendiri. Pedophilia : Seseorang dewasa mendapat kepuasan seks dari hubungan dengan anakanak. Bestiality : Bestially adalah manusia yang suka melakukan hubungan seks dengan binatang

Gerontopilia yakni adalah suatu perilaku penyimpangan seksual dimana sang pelaku jatuh cinta dan mencari kepuasan seksual kepada orang yang sudah berusia lanjut. Necrophilia : Bentuk kelainan seksual dimana individu penderita nechrophilia memiki orientasi kepuasan seksual melalui kontak fisik yang bersifat merangsang atau hubungan seksual dengan media partner jenasah atau orang yang telah wafat.

Frotteurisme : suatu bentuk kelainan sexual di mana seorang individu laki-laki mendapatkan kepuasan seksual dengan cara menggesekkan atau menggosokkan alat kelaminnya ke tubuh perempuan di tempat publik atau umum

Pornography : Mendapatkan kepuasan seks dengan melihat gambar porno lebih terpenuhi dibandingkan dengan hubungan seksual yang normal.

Frottage : Mendapatkan kepuasan seks dengan meraba orang yang disenangi dan biasanya orang tersebut tidak mengetahuinya.

Incest : Adalah hubungan seks dengan sesama anggota keluarga sendiri. Mysophilia, coprophilia dan Urophilia : Senang pada kotoran, faeces dan urine. Nymphomania : Seorang wanita yang mempunyai keinginan seks yang luar biasa atau yang harus terpenuhi tanpa melihat akibatnya.

3. Disfungsi psikoseksual Satriasis : Keinginan seksual yang luar biasa dari seorang lelaki. Promiscuity : Mengadakan hubungan seksual dengan banyak orang. Perkosaan : Mendapatkan kepuasan seksual dengan cara paksa. Impotensia (pada laki-laki): kegagalan sebagian atau seluruhnya untuk mencapai atau mempertahankan ereksi sampai akhir aktivitas seksual. Frigiditas (pada wanita): kegagalan sebagai atau seluruhnya untuk mencapai atau mempertahankan pelumasan dan pembengkakan vagina (yang merupakan respons gairah seksual wanita) sehingga akhir dari aktivitas seksual. Ejakulasi prematur : secara berulang-ulang dan menetap terjadi ejakulasi sebelum dikehendaki karena tidak adanya pengendalian yang wajar terhadap ejakulasi selama aktivitas seksual. Dispareunia fungsional : rasa nyeri yang sifatnya berulang dan menetap pada alat kelamin sewaktu senggama, baik pada pria maupun wanita.