Anda di halaman 1dari 2

Dari grafik diatas dapat dianalisa bahwa semakin lama waktu maka tekanan yang dihasilakan akan semakin

tinggi. Tekanan awal yang terbaca sebesar 1 bar, kemudia harga tekanan perlahan naik, pada menit ke 6 hingga menit ke 18 tekanan konstan, yaitu sebesar 1,5 bar, hal ini terjadi karena uap yang dihasilkan masih dalam tahap economizer, dalam hal ini tekanan masih dalam proses kenaikan, kemudian tekanan perlahan melonjak naik dari menit ke 21 hingga ke menit 45, di mana tekanan tertinggi terbaca sebesar 4,5 bar. Jadi semakin lama waktu, tekanan yang dihasilkan semakin stabil.

Dari grafik diatas dapat dianalisa bahwa, pada keadaan awal temperatur mengalami kenaikan dengan lambat, yaitu setiap 6 menit sekali, hal ini terjadi karena di awal proses pembakaran kalor yang dihasilkan masih mengalami tahap kenaikan, setelah menit ke 18 temperatur baru melonjak naik dengan kenaikan temperatur yang terjadi setiap 3 menit sekali, diteruskan dengan kenaikan tempertatur setiap 10 menit sekali hingga melewati temperature jenuh ketika menit ke-27 sehingga terjadi proses saturated steam dimana uap akan terlihat,

selanjutnya dilanjutkan proses superheated steam atau uap panas lanjut sehingga terjadi kenaikan temperature hingga menit ke-45, dengan adanya proses superheated steam maka turbin dapat dijalankan

Dari percobaan ini dapat dianalisa bahwa pada grafik terlihat terjadi penurunan entalpi, pada menit awal hingga menit ke-3 harga entalpi masih stabil ketika menit ke-4 dan ke-5 terjadi penurunan entalpi akan tetapi harga entalpi turun dengan stabil, hingga menit ke-18 tetap terjadi penurunan dengan harga yang stabil, dan pada menit ke-21 terjadi kenaikan entalpi, kenaikan ini hanya terjadi satu kali sehingga terjadi penurunan kembali pada entalpi dengan harga penurunan yang cukup drastis hingga menit ke-45