Anda di halaman 1dari 27

Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah

PROPOSAL PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN

KRIYA TEKSTIL
BORDIR, TAPLAK MEJA, SARUNG BANTAL KURSI, TEMPAT TISSUE

BAGI SISWA SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGAN

2011

PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GROBOGAN SMPN 3 SATU ATAP GROBOGAN Dusun Watusong Desa Sedayu PROVINSI JAWA TENGAH TELEPON 082 826 54457
PEMERINTAH KABUPATEN GROBOGAN

DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGAN Alamat : Dsn Watusong, Desa Sedayu ,Kec.Grobogan Kab.Grobogan Telp. 082 826 54457 BANTUAN SOSIAL KETERAMPILAN SD-SMP SATAP

PROPOSAL PROGRAM PENDIDIKAN KETERAMPILAN BAGI SISWA SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGAN 2011 Nama Sekolah Jenis Ketrampilan Nama Bank Nomor Rekening Instansi Pemegang Rekening Penanggung jawab Rekening : SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan : Kriya Textil : : : SMPN 3 Satu Atap Grobogan : Grobogan, 4 Juli 2011 Pembina Kepala Sekolah

Menyetuji Komite Sekolah

Sarijo Anggota: Wakil Kepala Sekolah

Darno Sutedjo, S.Pd NIP. 19570802 200902 197802 1 003 Guru Keterampilan

Nyumi, S.Pd NIP. 19810817 Ketua Tim Pengenmbang

SeptaEndah Handayani, S.Pd NIP. 19860927 200902 2 005 Wakil Siswa

Pujiharto, S.Pd NIP. 1982

Candra Kurniawan Mengetahui Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan

Sugiyanto NIP

BAB I PENDAHULUAN
SMPN 3 Satu Atap Grobogan merupakan SMP yang memiliki lokasi belajar di dusun Watusong Desa Sedayu Grobogan. Disebut SMPN 3 Satu Atap Grobogan karena secara administrative SMP tersebut masih dikoordnir oleh satu kepala sekolah yang merangkap menjadi kepala sekolah SDN 2 Sedayu. Dengan adanya program wajib belajar sembilan tahun, SMPN 3 Satu Atap Grobogan ikut serta mensukseskan program pemerintah tersebut. SMPN 3 Satu Atap Grobogan Didirikan pada tanggal 8 Juni tahun 2007. Pada saat berdiri hanya terdiri dari 2 ruang kelas dan satu ruang guru. Pada tahun pelajaran 2007/2008 SMPN 3 Satu Atap Grobogan menerima siswa sebanyak 36 siswa. Jumlah tersebut terus berkembang, pada tahun pelajaran 2008/2009 SMPN 3 Satu Atap Grobogan menerima siswa sebanyak 34 siswa dan pada tahun 2009/2010 menerima siswa sebanyak 36 siswa. Dari tahun ke tahun animo masyarakat sangat tinggi dengan adanya keberadaan SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan sehingga pada tahun ajaran 2010/2011 menerima siswa sebanyak 39 siswa.Sampai tahun pelajaran 2010/2011 sudah menamatkan siswa sebanyak 2 kali sebanyak 29 siswa pada tahun ajaran 2009/2010 dan 28 siswa pada tahun ajaran 2010/2011 dengan tingkat kelulusan 100%. Pada Awal tahun ajaran 2010/2011 SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan telah terakreditasi dengan nilai cukup. Pendidik dan tenaga kependidikan di SMPN 3 Satu Atap Grobogan terdiri dari 12 guru dan 1 penjaga sekolah. Pada awal tahun ajaran 2010/2011 ini SMPN 3 Satu Atap grobogan mendapat tambahan tenaga TU sebanyak 2 orang. Dengan adanya pendidikan dan tenaga kependidikan yang berkecukupan diharapkan mampu mendorong kualitas SMPN 3 Satu Atap Grobogan kearah yang lebih baik. Hal itu tentu saja dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah yang secara bersama-sama memajukan SMPN 3 Satu Atap Grobogan. 1. Kondisi sosial ekonomi siswa/orang tua siswa : Sehari-hari siswa membantu pekerjaan orang tua di sawah dan berjualan sementara pekerjaan orang tua siswa 90 % lebih merupakan buruh tani, kuli bangunan, dan pencari kayu bakar dihutan yang berpenghasilan setiap bulan berkisar Rp. 300.000. Kehidupan masyarakat pada umumnya di lingkungan masyarakat sekitar adalah peternak dan buruh tani musiman sehingga tidak mampu membiayai ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Denagn kondisi social ekonomi orang tua serta kondisi masyarakat desa Sedayuu dan sekitar pada umumnya maka perlu diadakan keterampilan menjahit, dengan tujuan untuk memberi bekal keterampilan produktif bagi siswa yang tidak melanjutkan serta dapat meningkatkan sosial ekonomi siswa atau orang tua siswa.

2.

Jumlah Tamatan , persentasi yag melanjutkan dan angka kelangsungan studi siswa dalam 3 (tiga) tahun terakhit sebagai berikut : Tahun 2008/2009 2009/2010 2010/2011 Jumlah tamatan 29 28 Melanjutkan Jml % 10 15 34 54 Bekerja Jml % 9 6 31 21 Menganggur Jml % 10 7 34 25

3.

Jenis Keterampilan yang dipilih. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan membekali keterampilan/ kecakapan hidup dipilihkan jenis keterampilan kriya tekstil pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan border. a. Pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir merupakan ketrampilan yang mudah dipelajari oleh siswa b. Keterampilan pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir dapat langsung diaplikasikan di masyarakat c. Berdasarkan angket yang disebar pada seluruh siswa memberikan hasil bahwa adanya minat siswa yang cukup tinggi terhadap kegiatan keterampilan kriya textile khususnya pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir. d. Dengan kondisi lingkungan yang jauh dari kota maka diperlukan kebutuhan yang berkaitan dengan jahit menjahit baik itu berupa pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir. e. Dengan adanya kegiatan keterampilan kriya textil diharapkan siswa dapat memiliki bekal kemampuan kreasi textile dan jahit menjahit sehingga dapat memenuhi kebutuhan diri sendiri ataupun memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar sehingga dapat membantu perekonomian keluarga. f. g. h. Permintaan konsumen terhadap produk kreasi kriya tekstil seperti taplak meja, sarung Biaya dapat bersaing dengan produk lain. Sekolah memiliki tenaga ahli/pembimbing. bantal kursi, tempat tissue, dan bordir sangat besar namun belum dapat terpenuhi.

4.

Tujuan

Adapun tujuan dipilihnya program keterampilan kriya textile khususnya pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan bordir yaitu : - Memberikan bekal keterampilan menjahit pada siswa/siswi sehingga dapat hidup mandiri - Siswa mampu menggunakan alat-alat menjahit - Siswa dapat memanfaatkan keterampilan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar - Dapat menyalurkan hasil kegiatan keterampilan di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar - Membelajarkan siswa dengan kegiatan kewirausahaan 5. Harapan Setelah mendapatkan materi keterampilan tata busana diharapkan siswa dapat mempraktikkan dan mengembangkan keterampilan yang diperoleh dengan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri Dengan menningkatkanya perekonomian keluarga diharapkan siswa dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Menjadi pengrajin kriya textile khususnya pembuatan taplak meja, sarung bantal kursi, tempat tissue, dan border dapat dijadikan sebagai profesi yang menjanjikan bagi lulusan SMPN 3 Satu Atap Grobogan 6. Sasaran Sasaran yang direncanakan untuk mengikuti Program Pendidikan Keterampilan berjumlah 30 orang, terdiri atas 10 orang laki-laki, dan 20 orang siswa perempuan. Jenis keterampilan tersebut cocok untuk siswa putra dan putri.

BAB II GAMBARAN UMUM KEADAAN SEKOLAH SMP NEGERI 3 SATU ATAP GROBOGAN
A. Nama dan alamat lengkap sekolah 1. Nama 2. Alamat Desa Kecamatan Kabupaten Provinsi Kodepos No. Telp NSS B. : SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan : Dusun Watusong : Sedayu : Grobogan : Grobogan : Jawa Tengan : : 082 826 54457 : 201031512087 Jumlah siswa pada tahun pelajaran 2010/2011 Jumlah Siswa L P Total

No 1. 2. 3.

Kelas VII VIII IX Jumlah :

Jumlah Rombel 1 1 1 3 Tenaga Kependidikan Merangkap tugas di SD


Tidak SD SMP Ya

C.

Ijazah terakhir yang dimiliki


PGSLP/D1 SM /D.3 Jml S.1/ A4

SLTA

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Kepala Sekolah Wakil Kepala Sekolah Guru Tetap GTT Pegawai Tetap Pegawai Honorer

1 1 3

S.2

No

Jabatan

D2 /A.2

1 1 4

Jumlah :

D. 1.

Sarana/Prasarana Sekolah meliputi :

Gambaran Keadaan fisik sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan a. Gedung yang dimilliki oleh SMPN 3 Satu Atap Grobogan adalah gedung permanen status hak pakai, SMPN 3 Satu Atap Grobogan memiliki lahan yang berstatus tanah milik desa yang ijinnya diperuntukkan untuk bangunan SMPN 3 Satu Atap Grobogan, luas tanah 2016 m2

b. Luas Bangunan No 1. 2. 3. 4. 6. 8. 11.

: 300 m2, yang dapat diuraikan sebagai berikut : Jumlah 1 3 1 1 1 3 1 Luas (m) 16 m 63 m 24 m 8 m 20 m 8 m 200 m Kondisi Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik

Jenis Ruang Ruang Kepala Sekolah Ruang Belajar Ruang Guru Ruang Tata Usaha Ruang Perpustakaan WC dan Kamar Mandi Tempat Bermain/Olahraga

c. Sarana SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan Jumlah dan Kondisi Baik Rusak 1 -

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22.

Nama Sarana Gedung Meja siswa Kursi siswa Televisi Komputer CD Player Mikroskop Mesin Kompresor Matras Kamus CD Pembelajaran Papan Tulis Papan Pengumuman Papan Mading Rak Perpustakaan Rak Laboratorium Almari Jam Dinding Meja Demonstrasi Meja Kepala sekolah Kursi Kepala Sekolah Meja Guru

Keterangan

23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37.

Kursi Guru Meja Tata Usaha Kursi Tata Usaha Papan Statistik Tempat Sampah Mesin ketik Pengeras Suara Filing cabinet Kotak P3 Alat Peraga IPA, Matematika Alat Peraga IPS Perlengkapan P3 Alat Peraga Olah Raga Alat keterampilan Ukir Buku Perpustakaan a. Buku Paket Bhs Jawa Kelas VII b. Buku Paket Bhs Jawa Kelas VIII c. Buku Paket Bhs Jawa Kelas IX d. Buku Paket Matematika Kelas IX e. Buku Paket PAI Kelas VII f. Buku Paket PAI Kelas VIII g. Buku Paket PAI Kelas IX h. Buku Paket IPA Kelas VII i. Buku Paket IPA Kelas VIII j. Buku Paket IPA Kelas IX k. Buku Paket PPKN Kelas VII l. Buku Paket PPKN Kelas VIII m. Buku Paket PPKN Kelas IX n. Buku Paket Matematika Kelas VII o. Buku Paket Matematika Kelas VIII p. Buku Paket Bhs Indonesia Kelas VII q. Buku Paket Bhs Indonesia Kelas VIII r. Buku Paket Bhs Indonesia Kelas IX s. Detik-detik UN Bhs. Indonesia t. Detik-detik UN Bhs. Inggris u. Detik-detik UN IPA v. Detik-detik UN Matematika w. Buku Piwulang Bhs. Jawa Kelas VII x. Buku Piwulang Bhs. Jawa Kelas VIII y. Buku Piwulang Bhs. Jawa Kelas IX

z. Buku umum lainnya

E. Dukungan Sekolah terhadap Pembelajaran Siswa SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan Dukungan Sekolah SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan dalam kegiatan pembelajaran adalah : 1. Dukungan fasilitas Memiliki ruang belajar yang digunakan untuk proses KBM dan didukung sara lainnya seperti fasilitas olahraga, sanitasi, alat peraga, dan ruangan perpustakaan yang baru. Memiliki ruangan khusus kegiatan keterampilan yang digabung dengan ruangan perpustakaan Pemberian buku lembar kerja siswa secara gratis sebagai sarana membantu siswa. 2. Dukungan dana Dukungan dana yang diberikan SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan kepada siswa adalah : a. Membebaskan siswa dari biaya operasional sekolah atau SPP sesuai dengan program pemerintah, b. Memberikan beasiswa kepada siswa yang kurang mampu dan siswa yang berprestasi, c. Memberikan uang transport bagi siswa yang kurang mampu. 3. Kegiatan ekstrakurikuler Kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan adalah : a. Pramuka b. Seni Baca al-Quran c. Volli 4. Classmeting bersama 5. Perpisahan bersama 6. Studi Tour bersama 7. Kegiatan keagamaan bersama a. Sholat Jumat bersama b. Doa bersama menjelang UN c. Peringatan hari besar keagamaan F. Persentase Kehadiran Siswa di SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan Kehadiran siswa selama semester I dan II pada tahun pelajaran 2010/2011 Jml siswa No 1 Kelas P VII L Jml P Semester 1 L 2010/2011 Semester 2 P L

2 3

VIII IX

G. Prosentase Kehadiran Guru pada saat belajar mengajar pada Semester I dan II tahun pelajaran 2010/2011

Guru Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. PPKn 3. Bahasa Indonesia 4. Matematika 5. IPA 6. IPS 7. Bahasa Inggris 8. Penjaskes 9. Seni Budaya 10. Muatan Lokal a. Bahasa Jawa b. Pertanian c. PKK ( Tata Busana) 100% 98% 96%

Frekuensi kehadiran Semester I 98% 100% 97% 100% 100% 98% 100% 98% 97,3% Semester II 98,6% 100% 98% 100% 100% 98% 100% 98,6% 98% 100% 98,6% 98%

H. Persentase siswa putus sekolah VII/VIII setiap akhir tahun pelajaran SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan Tahun 2009/2010 Kelas VII (%) Kelas VIII (%) 2,2% 7,8% Tahun 2010/2011 Kelas VII (%) Kelas VIII (%) 6,6% 2,2%

No 1.

I. Jenis Ketrampilan yang dipilih sesuai dengan Mata Pelajaran 1. 2. 3. Bahasa Jawa Pertanian Tata Busana J. Masalah yang dihadapi dalam Pembelajaran dan Usaha Mengatasinya

No 1

Masalah Siswa SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan banyak yang membantu pekerjaan orang tuanya seperti bertani ataupun pekerjaan kuli sehingga mereka kurang konsentrasi dalam pelajaran dan drop out serta memilih bekerja.

Cara Mengatasinya Pihak sekolah terutama wali kelas dan BK melakukan kunjungan ke rumah out. siswa dengan tujuan meminimalisasi siswa yang drop

Kurangnya keluarga

motivasi

belajar

dari Selurah dewan guru memberikan semangat kepada siswa untuk giat dalam proses pembelajaran Meminta bantuan dana sejak . tahun 2008/2009, untuk namun

Kurangnya sarana dan prasarana dalam proses KBM terutama tanah dan gedung. SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan belum memiliki tanah sendiri dan tanah yang digunakan merupakan tanah Bondo Deso atau milik desa. Sulitnya jalur akses transportasi

pembelian tanah kepada Pemda sampai sekarang belum terealisasi.

Pihak sekolah menyediakan sarana transportasi berupa colt yang merupakan kerja sama antara pihak sekolah dan masyarakat

k. Supervisi Frekuensi supervisi yang dilaksanakan oleh kepala sekolah pada tahun pelajaran 2010/2011 sebanyak satu kali dalam tiap semester.

BAB III PROSPEK MENGENAI PENDIDIKAN KETERAMPILAN


A. Faktor-Faktor Yang Mendukung Program Keterampilan 1. Faktor-Faktor Kekuatan a. Siswa terlihat begitu antusias untuk mengikuti mata pelajaran keterampilan umum yang didalamnya terkandung keterampilan kriya textile seperti border, membuat taplak meja, sarung bantal kursi, dan tempat tissue b. Siswa kebanyakan berasal dari anak dari para buruh tani yang terbiasa membantu bekerja orang tua sehingga memerlukan keterampilan tambahan untuk menunjang kehidupan sehari-hari c. d. e. f. g. h. i. j. Guru memiliki sifat membimbing dan sabar dalam menghadapi siswa Memiliki tenaga ahli dilingkungan sekolah Kepala Sekolah mendukung kegiatan pendidikan keterampilan Sekolah memiliki penjaga malam yang senantiasa menjaga lingkungan sehingga tempat aman Penjaga malam tinggal di lingkungan dekat sekolah Letak sekolah mudah dijangkau oleh siswa Tersedianya ruang keterampilan yang digabung dengan ruang perpustakaan Masyarakat sekitar dan orang tua murid mendukung kegiatan pendidikan keterampilan dan diharapkan akan sangat membantu kebutuhan lingkungan serta dapat membantu penghasilan orang tua 2. Faktor Peluang

a. Keterampilan pembuatan kriya textil belum banyak dilingkungan sekolah sementara keterampilan yang ada disekitar lingkungan adalah pertanian b. Tenaga ahli dapat terpenuhi dari lingkungan sekolah c. Dewan sekolah bersedia membantu suksesnya program keterampilan antara lain : Mencarikan mitra usaha dan mensosialisasikan kegiatan pendidikan keterampilan di lingkungan sekolah dan orang tua siswa Pemasaran dilakukan untuk sekolah dan lingkungan sekolah sekitarnya d. Bahan baku mudah diperoleh selain menggunakan kain utuh dapat juga digunakan kain perca e. Dengan adanya bantuan peralatan yang akan datang dan tersedianya tenaga ahli diharapkan proses produksi tidak mengalami hambatan f. Produk yang akan dibuat merupakan kebutuhan seluruh masyarakat g. Strategi pemasaran akan bekerja sama dengan instansi sekolah terdekat dan toko di sekitar lingkungan sekolah B. Hambatan dan Permasalahan yang dihadapi No 1. Aspek Siswa yang berminat Masalah Cara Mengatasi Siswa yang Melakukan seleksi berminat mendalami keterampilan melebihi 2. Tenaga kapasitas Tenaga kurang Melatih guru dengan keterampilan menjahit 3. Sarana Sarana secara intensif masih Mengajukan permohonan bantuan melalui pengajuan proposal Mengajukan permohonan

sangat minim 4. Fasilitas Belum

memiliki mesin bantuan melalui pengajuan jahit dan mesin proposal 5. 6. Partisipasi Kelangsungan kegiatan border Lingkungan Pendekatan Minimnya dana Mengoptimalkan dana yang dalam keseluruhan dilimiki dan mengajukan bantuan program

proses pelatihan keterampilan tahap ke 2. keterampilan menjahit

C. Prospek Kesinambungan dan Perkembangan Program Tahun Kedua 1. Rancangan Tahap Produksi Pertama Tahap 1. 2. 3. Kedua 1. 2. 3. Jenis Barang Produksi Taplak meja Sarung bantal kursi Tempat tissue Taplak meja Sarung bantal kursi Tempat tissue Jumlah Produksi 80 80 80 120 120 120

2. Rancangan Kesinambungan Hasil Produksi Hasil produksi berupa taplak meja, sarung bantal kursi, dan tempat tissue direncanakan akan dijual kepada sekolah-sekolah disekitar lingkungan sekolah, sedangkan hasil border akan dipasarkan melalui kemitraan dengan penghasil pakaian yang ada di Grobogan, Brati, dan Sukolilo serta ditawarkan di pedagang pasar terdekat. 3. Rancangan Tabungan Siswa Berupa Tabanas Tabungan siswa direncanakan akan dialokasikan 20% dari keuntungan bersih ditambah dengan biaya produksi (jiwa siswa) akan diberikan kepada siswa setelah tamat. 4. Rancangan Tabungan Usaha Penambah Modal Tabungan usaha penambah modal direncanakan sebesar 30% dari keuntungan bersih sebagai usaha pengembalian modal alat/sarana, sehingga modal semakin hari akan semakin bertambah.

BAB IV RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN


A. 1. No 1. Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan konfeksi menjahit adalah sebagai berikut : Kompetensi/Kompetensi a. Siswa mampu mengatur tempat untuk kegiatan keterampilan kriya textil b. Siswa mampu mandiri dalam kegiatan tersebut Siswa dapat memilih bahan yang baik untuk membuat border, taplak meja, sarung bantal kursi, dan tempat tissue Tempat SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan Waktu 2 X 30 Menit atau 1 pertemuan Metode/ Pendekatan Demonstrasi/ Peragaan Pengajar/ Alat Instr. -Tim Ahli Gambar -Tim pengem- Pola bangan Bahan Mesin jahit, mesin bordir, kain, benang, gunting Proporsi % Teori Praktik 40 60

Materi/ Aspek Pendidikan Perencanaan pengaturan tempat

Pemilihan bahan

SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan

2 X 30 Ceramah dan Tim Menit peragaan pengembangan atau 1 pertemuan Ceramah dan -Tim Ahli peragaan -Tim pengembangan Ceramah dan peragaan Ceramah dan peragaan

Gambar studi banding

Pelaksanaan pelatihan : Mesin jahit b. Mesin obras c. Kebersihan

Siswa mampu memilih, 2 X 30 membuat pola dan SMP Menit menjahit serta Negeri 3 atau 1 membordir taplak meja, Satu Atap pertesarung bantal, dan tempat Grobogan muan setissue banyak Siswa mampu mengobras 32 pertedengan baik dan benar. muan Siswa dapat menghias hasil kerajinan kriya textile dengan baik

Gambar studi banding

Mesin jahit, mesin bordir, kain, benang, gunting, pemidangan, benang sulam Mesin jahit, mesin bordir, kain, benang, gunting, pemidangan, benang sulam Sapu, ekrak, sulak

40

60

40 40 40

60 60 60

Pengolahan administrasi dan keuangan

Siswa mampu membersihkan tempat Insidentil Siswa mampu membuat SMP pembukuan secara Negeri 3 sederhana Satu Atap Grobogan

Ceramah dan Guru Bina peragaan Kepsek Wakasek

Buku

Buku Kas

40

60

2. Pola Pengelolaan Kegiatan Keterampilan ini akan diatur sebagai berikut : a) ruang kelas. b) c) sampai 7 siswa. d) tugas 2 jam perhari e)
No 1 2 Kegiatan Mengikuti pelajaran Persiapan tempat Membeli bahan Membuat pola Penjahitan Kebersihan Pengepakan Memasarkan Mengadministrasikan

Konfeksi akan dibuat dalam satu lokasi yang terdiri dari 1 lokal yaitu Ruang kelas berisi mesin jahit dan mesin bordir yang dirawat oleh siswa Siswa akan dibagi menjadi dua kelompok dan tiap kelompok terdiri dari 4 Setiap kelompok bertugas secara bergilir sesuai dengan jadwal waktu Kegiatan dan tugas siswa adalah sebagai berikut :
Laki-laki X X X X X X X X X Perempuan X X X X X X X X X Kelompok X X X X X X X X X Individu X Penanggung Jawab Nyumi, S.Pd Pujiharto, S.Pd Anton G, S.Pd Septa Endah H, S.Pd Septa Endah H, S.Pd Septa Endah H, S.Pd Septa Endah H, S.Pd Nyumi, S.Pd Pujiharto, S.Pd

secara berkelompok dibawah bimbingan dan pengawasan guru Keterampilan

3 4 5 6 7 8 9

f) No Nama Siswa Kelompok I : 1 2 3 4 5 Harnoto Tri Jatmiko Arif Abdur Rohman Ria Risti Rosalia Nurul Sofiana Yasirli Amriya Kelompok II : 6 7 Asih Adiyanti Siti Zulaikah

Keterlibatan Siswa L/P Kelas Pekerjaan Setiap Hari Pertanggung Jawaban Ria Risti Rosalia

L L P P P

VII VII VII VII VII

Membeli bahan Membuat pola Penjahit Pengepakan Memasarkan dan mengadministrasikan

P P

VII VII

Membeli bahan Membuat pola

Krisgiyanto

8 9 10

Nofika S. P. N. Dewi Nur Ristianah Krisgiyanto Kelompok III

P P L

VII VII VII

Penjahit Pengepakan Memasarkan dan mengadministrasikan

11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Dewi Nur Handayani Tasrikul Hasanah Indah Fitriani Ika Mawasari Joko Budi Hartanto Zumrotun Nasiroh Rois Ismawati Kelompok IV Novi Ariyanti Vika Ainis Salamah Rahayu Reni Veti Vera Nur Mulyana Ahmad Abdul Bilal Ridwan

P P P P L P P P P P P P L L

VII VII VII VII VII VII VII VII VII VII VII VII VII VII

Membeli bahan Membuat pola Penjahit Penjahit Pengepakan Memasarkan Mengadministrasikan

Ika Mawasari

Vika A. S. Membeli bahan Membuat pola Penjahit Penjahit Pengepakan Memasarkan Mengadministrasikan

Kelompok V 25 26 27 28 29 30 31 Nur Mulyana Niken Diah A. K.Linda Fitriyani Alfi Zahrotul Ulya Naneng Muwafiroh Wahyuningsih Irvaul Khasanah Kelompok VI 32 33 34 35 36 Anida Khikmawati Siti Aminatun Siti Sunarti Ahmad Nur Rifan Rudi Handoko P P P L L VIII VIII VIII VIII VIII Membeli bahan Membuat pola Penjahit Pengepakan Memasarkan, P P P P P P P VII VII VII VII VII VII VII Membeli bahan Membuat pola Penjahit Penjahit Pengepakan Memasarkan Mengadministrasikan Siti Sunarti Irvaul Khasanah

mengadministrasikan Kelompok VII 37 38 39 40 Adib Nurul M. Ningky A.F. Ellisa Wahyu Putri Novi Intan Lusiana L P P P VIII VIII VIII VIII Membeli bahan Membuat pola Penjahit Pengepakan, memasarkan dan mengadministrasikan Setiap kurun waktu tertentu dilakukan rotasi pembagian tugas, sehingga semua kompetensi dimiliki siswa. g) Struktur Pengorganisasian PKK Adib Nurul M.

PEMBINA
Darno Sutedjo, S.Pd

BADAN PENGAWAS

MANAJER UMUM

MANAJER PRODUKSI

Sarijo

Nyumi, S.Pd

Pujiharto, S.Pd
ADMINISTRASI

Pujiyani

UNIT KEUANGAN

UNIT PELATIHAN

UNIT PRODUKSI

UNIT PEMASARAN

UNIT PELAPORAN

Widya Rahayu

Sumahendra

Risa Natalia

Anisaul M

Rahmad K

PESERTA / ANGGOTA PPK.

Agus Mulyanto Alifatul Ulfiah Arik Tri Susanti Candra Kurniawan Desi Rahayu Ermawati Ismiyati

Rumiasih Sulani Wiwik Indrayani Yuli Indah Sari Yuli Yanita Teguh Tri Utomo

Yunita Widiastutik Lisma Suryani Listyorini Mohadi Markamah Purwaningsih

Ratna Wijayani Risa Natalia Samsul Arifin Slamet Pujianto Sri Endayani Ulil Mustofo

B. Alat/Sarana Keterampilan yang Diperlukan No 1 ATK a. Buku b. Bolpoin c. Pensil d. Ker e. Kertas Manila f. Spidol g. Penggaris kecil 1Buah 5 Buah 5 Buah 5 Buah 10 Buah 1Pak 10 Buah Mengukur dan membuat pola hserta menggambar hiasan border taplak meja, sarung bantal kursi, dan tempat tissue Minggu kedua setelah dana cair. Pembelian di Toko XXX Jenis Alat Banyaknya Kegunaan Kapan dan dimana dibeli

2 3

Ruang kelas Perlengkapan a. Mesin Jahit b. Mesin bordir c. Mesin Obras d. Mesin Dinamo e. Gunting Kain f. Gunting kertas g. Gunting benang h. Kapur jahit i. Jarum tangan j. Jarum meisn k. Jarum pita l. Meteran m. Pendedel n. Pemidangan o. Setrika p. Papan setrika q. Semproyan air r. Minyak mesin s. Jarum pentul

1 buah

Tempat pelatihan dan tempat mesin

SMP Negeri 3 Satu Atap Grobogan Minggu kedua setelah pencairan dana. Pembelian mesin di Toko Saerah Purwodadi

5 Buah 3 buah 1 Buah 8 Buah 15 Buah 15 Buah 15 Buah 12 Buah 12 Buah 40 Buah 2 Dozin 40 Buah

Menjahit kain untuk dijadikan sarung bantal kursi, tempat tissue, dan membordir taplak.

t. Meja potong u. Celemek v. Skoci w. spul C. Bahan Keterampilan yang Diperlukan No 1 Jenis Bahan Bahan Pelatihan : a. Kain silky b. Kain katun c. Benang Jahit d. Benang Hias e. Pita Hias f. Manik-manik bamboo g. Manik emas h. Manik bulat i. Dakron j. resleting 2 Bahan Produksi : a. Kain silky b. Kain katun c. Benang Jahit d. Benang Hias e. Pita Hias f. Manik-manik bamboo g. Manik emas h. Manik bulat i. j. Dakron resleting 5 pon 5 pon 5 kg 40 m 40 m 10 dozin 30 dozin 20 dozin 5 pon 40 40 40 40 40 40 40 40 40 5 pon 5 pon 5 kg 40 40 40 Minggu ketiga setelah pencairan dana. Pembelian bahan dilakukan di Toko Syahroni ,Sendang, Margoyoso dan di pasar terdekat. 40 m 40 m 10 dozin 30 dozin 20 dozin 5 pon 40 40 40 40 40 40 Minggu ketiga setelah dana cair. Pembelian bahan dilakukan di Toko Syahroni ,Sendang, Margoyoso dan di pasar terdekat. Banyaknya Cukup untuk Berapa Siswa Kapan dan Dimana Dibeli

D. Rencana Pemasaran 1. Petugas pemasaran hasil produksi

a. Pemasaran hasil produksi yaitu berupa bordir, taplak meja, sarung bantal kursi, dan tempat tissue yang dipasarkan oleh siswa di bawah bimbingan dan pengawasan guru pamong, guru ketrampilan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, namun untuk siswa perwakilan secara bergantian b. Koperasi Siswa 2. Pemasaran untuk produksi tahap I dimulai bulan ke 7 minggu ke 1, untuk Produksi tahap 2 dimulai bulan ke 12 minggu ke 2 dan 3. 3. Tempat pemasaran : produsen konfeksi, Pasar Grobogan, Toko dan Pasar di Sukolilo, koperasi Pegawai di Grobogan. 4. Teknik pemasaran : dibawa ke produsen konfeksi, Pasar Grobogan, Toko dan Pasar di Sukolilo, pembeli datang ke lokasi, mengikuti pameran, mengedarkan brosur.

E. Jadwal Kegiatan
No Kegiatan 1 1 Penunjukan tempat ketrampilan Pembelian alat Pembelian bahan Pelaksanaan latihan tahap I iPelaksanaan produksi tahap I Pemasaran produksi tahap I Evaluasi manajemen produksi Pelaksanaan latihan tahap II X X X Bulan I 2 3 4 1 Bulan II 2 3 4 1 Bulan III 2 3 4 1 Bulan IV 2 3 4 1 Bulan V 2 3 4 1 Bulan VI 2 3 4 1 Bulan VII 2 3 4 1 Bulan VIII 2 3 4 1 Bulan IX 2 3 4

2 3 4

X X X X X X X X X X X X X X X X X X

No

Kegiatan 1 Pelaksanaan latihan tahap II X

Bulan X 2 X 3 X 4 X 1 X

Bulan XI 2 3 4 1

Bulan XII 2 3 4

9. 10. 11.

Pelaksanaan produksi tahap II Pemasaran produksi tahap II Evaluasi manajemen produksi X

X X X X X

F. Inovasi No 1 Pelaksanaan yang selama ini Inovasi yang akan dilakukan di sekolah masyarakat Nilai tambah yang diharapkan

dilakukan secara tradisional Masyarakat di Sedayu yang Mencetak jarang yang menekuni masyarakat Sedayu

dari inovasi tersebut yang Menciptakan lapangan kerja baru.

profesi memiliki keterampilan yang dapat menjahit menjanjikan siswa melakukan Pola pemasaran yang aktif. dapat

pengrajin kriya textil, kebanyakan dijadikan sebagai profesi yang hanya untuk kalangan keluarga . Masyarakat di Sedayu yang Mengajarkan menekuni profesi pengrajin kriya pemasaran dating

sehingga

textil hanya menunggu pelanggan memperluas usaha konfeksi

G. Kegiatan Pembelajaran Keterampilan selama 1 (satu) tahun pelajaran