P. 1
anatomi leher

anatomi leher

|Views: 744|Likes:
Dipublikasikan oleh Herison Efrata

More info:

Published by: Herison Efrata on Jul 02, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

text

original

BAB 1 KULIT LEHER

Vaskularisasi

Vaskularisasi kulit leher terutama berasal dari arteri facial, occipital, posterior auricular dan subclavia. Pembuluh yang memasok kulit anterior leher yang terutama berasal dari arteri tiroid superior dan cabang serviks transversal dari arteri subklavia. Kulit bagian posterior diperdarahi oleh cabang-cabang dari arteri occipital dan cabang dalam serviks leher rahim dan melintang dari arteri subklavia. Kulit bagian superior diperdarahi oleh arteri occipital dan cabang atas sternokleidomastoideus, serta cabang-cabang submandibular dan submental dari arteri facialis. Kulit leher inferior diperdarahi oleh cabang cervical transversal dan atau cabang supraskapula dari arteri subklavia.

Pola drainase vena dari kulit leher mengikuti pola vaskularisasi arteri, dan mengalir ke vena jugularis dan vena facial. Banyak pembuluh limfe mendrainase jaringan servikal superfisial melewati batas

sternokleidomastoid untuk mencapai nodus superior atau nodus inferior servikal dalam. Beberapa melewati sternokleidomastoid dan segitiga posterior ke nodus cervical superior dan occipital superfisial. Limfe dari daerah superior dari segitiga anterior mengalir ke kelenjar submandibular dan submental. Pembuluh darah dari kulit leher anterior inferior ke tulang hyoid melewati kelenjar getah bening leher anterior dekat vena jugularis anterior, dan pembuluh eferen nya mengalir ke kelenjar serviks dalam pada kedua sisi, termasuk kelompok infrahyoid prelaryngeal dan pretracheal. Sebuah nodus servikal anterior sering menempati ruang suprasternal.

GAMBAR 1 PEMBULUH LIMFE LEHER

Inervasi

Kulit leher dipersarafi oleh cabang nervus servikal, baik melalui rami dorsal dan ventral. Rami dorsalis menginervasi kulit di atas bagian belakang leher dan kulit kepala, dan kulit rami ventral menginervasi bagian lateral dan anterior leher, dan meluas ke wajah melalui angulus mandibula. Rami dorsal nervus cervicalis pertama, keenam, ketujuh dan kedelapan tidak memiliki distribusi kulit di leher. Saraf occipital lebih besar terutama pasokan kulit kepala dan berasal dari cabang medial ramus dorsal saraf serviks kedua. Cabang-cabang medial rami dorsal, ketiga, keempat dan kelima menembus trapezius untuk inervasi kulit di bagian belakang leher secara berurutan. Inervasi rami ventral nervus cervicalis kedua, ketiga dan keempat disebut cabang cutaneus (lesser occipital, great auricular, cutaneous transversal dan saraf supraklavikula), melalui pleksus servikal yang terletak dalam sternokleidomastoid.

GAMBAR 2. PERSARAFAN KULIT LEHER

BAB 2

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->