Anda di halaman 1dari 9

SATELIT KOMUNIKASI

Latar belakang dipilihnya sistem komunikasi satelit komunikasi di Indonesia, karena luas wilayah geograpis 1,9 milyard km persegi. Terdiri dari 17.000 pulau besar dan kecil. Jumlah penduduk >200 juta tersebar di seluruh nusantara. Kemudahan dan kecepatan proses pembangunan transmisi satelit, serta permintaan pelanggan sewa transponder terus meningkat dalam era pasar bebas Sejarah Satelit Di Dunia Tahun 1957 o Satelit buatan manusia pertama adalah Sputnik 1, diluncurkan oleh Soviet pada tanggal 4 Oktober 1957, dan memulai Program Sputnik Rusia, dengan Sergei Korolev sebagai kepala disain dan Kerim Kerimov sebagai asistentnya. Peluncuran ini memicu lomba ruang angkasa (space race) antara Soviet dan Amerika. Sputnik 1 membantuk mengidentifikasi kepadatan lapisan atas atmosfer dengan jalan mengukur perubahan orbitnya dan memberikan data dari distribusi signal radio pada lapisan ionosphere. Karena badan satelit ini diisi dengan nitrogen bertekanan tinggi, Sputnik 1 juga memberi kesempatan pertama dalam pendeteksian meteorit, karena hilangnya tekanan dalam disebabkan oleh penetrasi meteroid bisa dilihat melalui data suhu yang dikirimkannya ke bumi. o Sputnik 2 diluncurkan pada tanggal 3 November 1957 dan membawa awak mahluk hidup pertama ke dalam orbit, seekor anjing bernama Laika. Sejarah Satelit di Indonesia Tahun 1970-an o Indonesia pertama kali mengenal satelit tahun 1970-an. Karena semua orang saat ini bergantung pada satelit untuk berkomunikasi, kebutuhan satelit sudah mutlak bagi Indonesia. Ide proyek satelit bertolak dari gagasan perlunya sebuah medium komunikasi yang dapat menjangkau seluruh Indonesia. Terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil, yang tersebar pada 17.000 pulau yang ada. Awal era satelit di Indonesia digagas oleh pakar telekomunikasi yang juga mantan Rektor ITB Prof Iskandar Alisjahbana pada 14 September 1968. Kemudian, dimulai proyek satelit Indonesia hingga peluncuran satelit pertama milik Indonesia, Palapa A1, pada 8 Juli 1976. Saat itu Indonesia bisa membusungkan dada pada bangsa lain, bahkan dengan China dan India yang saat ini menjadi raksasa ekonomi. Indonesia tercatat sebagai negara ketiga, setelah Kanada dan Amerika Serikat, yang memiliki sistem komunikasi satelit domestik (SKSD). SKSD Palapa diresmikan Presiden Soeharto 16 Agustus 1976. Layanan yang diberikan waktu itu hanya terbatas pada televise dan SLJJ pada 40 kota di Indonesia. Namun, hal itu sudah menjadi loncatan teknologi bagi negara yang saat itu pendapatan per kapitanya 125 dollar AS.

Berikut adalah daftar satelit komunikasi milik Indonesia yang telah atau akan diluncurkan.

No Nama .

Mulai Operasi Akhir (diluncurka Operasi n)

Slot Pengelol Wahana Orbit a luncur

Pembuat

Keterangan

1.

Palapa A1 8 Juli 1976

Juni 1985[1]

83 BT

Perumtel

Delta2914

Hughes (HS-333)[2]

Diluncurkan dari Kennedy Space Center, Tanjung Canaveral, Amerika Serikat.

2.

Palapa A2

10 Maret 1977

Januari 1988[1]

77 BT

Perumtel

Delta2914

Hughes (HS-333)[2]

Diluncurkan dari Kennedy Space Center.

3.

Palapa B1

18 Juni 1983[3]

1990

Challeng 108 Hughes Perumtel er F2 BT (HS-376)[2] (STS-7)

Diluncurkan menggunakan pesawat ulangalik.

4.

3 Februari Palapa B2 1984 8:00 EST

Gagal

Challeng er F4 Hughes Perumtel (STS-41- (HS-376)[2] B)

dilepas dari wahana pada 16:00 EST[4], gagal dan dijemput oleh STS-51A pada November 1984[1]

5.

Palapa B2P

21 Maret 1987

Perumtel Februari 113 Delta Satelind 1996[1] BT 6925 o

Hughes (HS-376)

Beralih kepemilikan ke Satelindo pada 1993,[2] dan diganti Palapa C1.[1]

6.

Palapa B2R

13 April 1990

2000

108 Delta Perumtel BT 6925

Hughes (HS-376)

Merupakan Palapa B2 yang

diperbaiki oleh Sattel Technologies,[


1]

7.

14 Mei 1992 Palapa B4 7:40 WIB[5]

2005[2]

118 Telkom BT

Delta II- Hughes 7925 (HS-376)

Diluncurkan dari Kennedy Space Center.

8.

Palapa C1

31 Januari 1996

1999

113 Satelind AtlasBT o 2AS

Hughes (HS-601)

Diluncurkan dari Tanjung Canaveral LC36B.[6] Gagal beroperasi sehingga pada Januari 1999 beralih kepemilikan ke Hughes dan berganti nama menjadi HGS3. Desember 2000 disewa Kalitel dari AS di 50 BT dan menjadi Anatolia 1, Agustus 2002 disewa Pakistan di 38BT menjadi Paksat1.[7]

9.

15 Mei Palapa C2 1996

2011

[6]

Satelind Ariane113 o 44L BT Indosat H10-3

Hughes (HS-601)

Diluncurkan dari Kourou, Guyana Perancis.[6] Orbit akan dipindahkan ke 105,5 BT karena 113 BT akan ditempati Palapa D.[8]

Indostar I 12 10. (Cakrawar November 2011 ta I) 1997

107,7 ArianeIndovisi 44L [9] on BT H10-3[10]

CTA -> Orbital Sciences Corporation (OSC) (Star-1)

Diluncurkan dari dari Kourou, Guyana Perancis.

12 Agustus 11. Telkom-1 1999, 2016 21:48 UTC

108 Telkom BT

Ariane IV

Lockheed Martin (A2100A)[2]

12. Garuda-1

12 Februari 2015 2000[11]

ACeS adalah patungan PSN dan Asia Lockheed 123 Proton K perusahaan Cellular Martin BT[12 Blokasing.[14] Satellite A2100AXX[ ] DM3 Diluncurkan 13] (ACeS) dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan.

16 Beropera 108 13. Telkom-2 November Telkom si BT 2005

Orbital Ariane V (Starbus 2)[2]

Diluncurkan dari dari Kourou, Guyana Perancis.

14.

INASAT2006 1

Satelit pertama buatan Indonesia.

LAPAN15. 2007 TUBSAT

Satelit mikro pertama Indonesia.

Indostar II 16 Mei 16. (Cakrawar 2009, 7:58 2024 ta II) WIB

Proton107,7 Indovisi M Briz BT on M

Boeing (BSS601HP)

Diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome (LC-200/39), Kazakhstan.[15]


[16]

17. Palapa D

31 Agustus 2009 16:28 2024 WIB

113 Indosat BT

Long March 3B

Thales Alenia Space (Spacebus4000B3)

Diluncurkan dari Xichang Satellite Launch Center (XSLC), Cina. Menggeser orbit Palapa C2 dari 113 BT ke 105,5 BT.

18. Telkom-3 2011

2026

Telkom

ProtonM BrizM

ISS Reshetnev (Ekspress1000N) & Alcatel (Payload)

Proses tender selesai pada Desember 2008.[17]

Pengertian Satelit
Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alami dan satelit buatan. 1. Satelit alami Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya, seperti misalnya Bulan adalah satelit alami Bumi. Sebenarnya terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi, tetapi jarang digunakan. Bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami Matahari. 2. Satelit buatan Satelit buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain misalnya satelit Palapa yang mengelilingi Bumi.

Jenis satelit
Satelit astronomi adalah satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh Satelit komunikasi adalah satelit buatan yang dipasang di angkasa dengan tujuan telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. Kebanyakan satelit komunikasi menggunakan orbit geosinkron atau orbit geostasioner, meskipun beberapa tipe terbaru menggunakan satelit pengorbit Bumi rendah. Satelit pengamat Bumi adalah satelit yang dirancang khusus untuk mengamati Bumi dari orbit, seperti satelit reconnaissance tetapi ditujukan untuk

penggunaan non-militer seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dll. Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia. Bila pandangan antara satelit dan penerima di tanah tidak ada gangguan, maka dengan sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS), bisa diperoleh data posisi di suatu tempat dengan ketelitian beberapa meter dalam waktu nyata. Satelit mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata. Satelit tenaga surya adalah satelit yang diusulkan dibuat di orbit Bumi tinggi yang menggunakan transmisi tenaga gelombang mikro untuk menyorotkan tenaga surya kepada antena sangat besar di Bumi yang dpaat digunakan untuk menggantikan sumber tenaga konvensional. Stasiun angkasa adalah struktur buatan manusia yang dirancang sebagai tempat tinggal manusia di luar angkasa. Stasiun luar angkasa dibedakan dengan pesawat angkasa lainnya oleh ketiadaan propulsi pesawat angkasa utama atau fasilitas pendaratan; Dan kendaraan lain digunakan sebagai transportasi dari dan ke stasiun. Stasiun angkasa dirancang untuk hidup jangka-menengah di orbit, untuk periode mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan. Satelit cuaca adalah satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi. Satelit miniatur adalah satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru dibuat untuk mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini (500200 kg), satelit mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg). Tiga hal penting dalam sistem komunikasi satelit adalah : Orbit Satelit Ruas Angkasa (Space Segmant) Ruas Bumi (Ground Segment)

Orbit Satelit
Merupakan lintasan satelit dalam mengelilingi bumi/diatas permukaan bumi. Dalam penentuan orbit satelit digunakan ilmu Astromekanika yaitu yang membahas gerakan yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Masalah utama dalam lintasan satelit adalah bagaimana suatu satelit bergerak pada orbitnya tanpa jatuh ke bumi. Jadi variabel yang diperhatikan yaitu kecepatan, arah dan ketinggian orbitnya. Banyak satelit dikategorikan atas ketinggian orbitnya, meskipun sebuah satelit bisa mengorbit dengan ketinggian berapa pun. Orbit Rendah (Low Earth Orbit, LEO): 300 - 1500km di atas permukaan bumi. Orbit Menengah (Medium Earth Orbit, MEO): 1500 - 36000 km. Orbit Geosinkron (Geosynchronous Orbit, GSO): sekitar 36000 km di atas permukaan Bumi.
6

Orbit Geostasioner (Geostationary Orbit, GEO): 35790 km di atas permukaan Bumi. Orbit Tinggi (High Earth Orbit, HEO): di atas 36000 km. Orbit berikut adalah orbit khusus yang juga digunakan untuk mengkategorikan satelit: o Orbit Molniya, orbit satelit dengan perioda orbit 12 jam dan inklinasi sekitar 63. o Orbit Sunsynchronous, orbit satelit dengan inklinasi dan tinggi tertentu yang selalu melintas ekuator pada jam lokal yang sama. o Orbit Polar, orbit satelit yang melintasi kutub

Space Segment
Pada prinsipnya satelit komunikasi merupakan stasiun pengulang (repeater) diangkasa. Sinyal-sinyal yang dikirim oleh antena di bumi setelah diterima diperkuat oleh peralatanperalatan di satelit kemudian dikirim kembali ke bumi. Keuntungan utama dari satelit komunikasi adalah daya tampung lalu lintas telekomunikasi yang besar dan fleksibel serta mempunyai daerah liputan yang luas di bumi. Jadi subsistem-subsistem yang harus dimiliki oleh satelit : 1. Sub-sistem Antena ; untuk memnerima dan memancarkan sinyal 2. Transponder : peralatan-peralatan elektronik untuk menerima, memperkuat dan merubah frekwensi sinyal-sinyal yang diterima dan dipancarkan kembali ke bumi. 3. Sub-sistem pembangkit daya listrik : untuk membangkitkan daya listrik yang dibutuhkan bagi satelit.

4. Sub-sistem pengatur daya : untuk mengatur dan merubah daya listrik yang dibangkitkanke dalam bentuk-bentuk yang dibutuhkan oleh peralatan-peralatan elektronik. 5. Sub-sistem komando dan telemetri : untuk memancarkan data-data tentang satelit ke bumi dan menerima komando (perintah-perintah)dari bumi. 6. Sub-sistem pendorong (thrust) untuk mengatur perubahan-perubahan posisi danketinggian satelit agar bisa berada tetap pada posisi tertentu dalam orbit. 7. Sub-sistem stabilisasi : untuk menjaga agar antena-antena satelit dapat selalu mengarah ke sasaran yang tepat di bumi.

Gambar 4. Arsitektur Komunikasi Satelit

Ground Segment
Berdasarkan fungsinya, ground segment dibedakan atas : A. Stasiun Bumi Utama : stasiun bumi yang berdungsi untuk mengendalikan satelit agar tetap ditempat yang diperintahkan, serta menjalankan fungsi yang dikomandokan. B. Stasiun Bumi Besar : stasiun bumi yang dapat mengirimkan dan menerima sinyalsinyal informasi dan siaran televisi C. Stasiun Bumi Kecil : stasiun bumi yang dapat mengirimkan dan menerima sinyalsinyal informasi tetapi hanya dapat menerima siaran televisi. D. Stasiun Bumi Bergerak (SBB) : stasiun bumi yang untuk keadaan darurat ataupun khusus misalnya peliputan siaran TV secara langsung. E. Television Reception Only (TVRO) : stasiun bumi yang hanya dapat menerima siaran televisi lewat satelit. Apa yang sebenarnya terdapat di dalam satelit ? 1. Semuanya terdiri dari kerangka dan badan dari metal atau komposit, yang biasanya disebut bus. Bus ini menjaga agar semua yang ada di dalamnya tetap utuh selama dalam peluncuran dan ketika berada di angkasa luar. 2. Mereka juga sumber tenaga (biasanya solar cell) dan baterai sebagai cadangan dan penyimpan tenaga. 3. Mereka juga dilengkapi dengan komputer untuk mengendalikan dan memonitor sekian banyak sistem yang berbeda. 4. Perlengkapan transmiter/receiver radio dan antena juga digunakan untuk membantu pengawas di bumi untuk mendapatkan informasi dari satelit dan memonitor
8

kesehatannya. Banyak satelit dapat dikendalikan dari bumi dengan banyak cara, dari merubah orbit hingga memprogram ulang sistem komputer. 5. Ada juga perlengkapan sistem kendali letak (ACS, attitude control system), yang berfungsi untuk menjaga arah satelit. Sebagai contoh, Hubble Space Telescope memiliki sistem kendali yang dapat menjaga satelit pada posisi yang selalu sama tiap hari tiap jam pada satu waktu. Sistemnya dilengkapi dengan gyroscope, accelerometer, reaction wheel stabilization system, thrusters dan beberapa sensor yang memperhatikan bintang-bintang sebagai penentu posisi. Kelebihan dan Kekurangan Sistem Komunikasi Satelit Salah satu keunggulan sistem komunikasi satelit adalah "kemampuannya menyelenggarakan telekomunikasi yang meliputi wilayah yang lebih luas, dengan waktu yang relatif pendek". Sistem komunikasi satelit Palapa misalnya, digelar hanya dalam waktu sekitar dua tahun, langsung mampu meliput kawasan Nusantara dan Asia Tenggara. Sebaliknya, kelemahan sistem komunikasi satelit, yang pernah dialami, antara lain peluncuran tidak mencapai orbitnya. Tanpa diperintah, satelit meninggalkan kavlingnya, dan gangguan rutin dari matahari, sun outage. Gangguan yang terakhir ini terjadi lamanya hanya beberapa menit, terjadinya beberapa kali setiap tahun, sifatnya lokal, dan waktu kedatangannya dapat diramalkan dengan perhitungan komputer. Prinsip gangguan ini sangat sederhana, terjadi bila matahari, satelit, dan sorot antena parabola pada garis lurus. Maka operator stasiun bumi Satelit Palapa segera mematikan perangkat penjejak satelit otomatis, auto track-nya, agar antena parabolanya tidak mencari cari satelitnya, karena pada saat terjadi gangguan sinyal dari satelit tersembunyi di balik derau yang besar dari matahari.