Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL PENELITIAN PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN STIKES INSAN UNGGUL SURABAYA

GAMBARAN PERSALINAN KETUBAN PECAH DINI BERDARKAN KARAKTERISTIK DI BPS DEWI RAHAYU,S.ST DESA BUDDAGAN KECAMATAN PADEMAWU KABUPATEN PAMEKASAN OLEH; YULIATIN 09021022

BAB 1 PENDAHULUAN
Pada tahun 2011 Khusus untuk Pamekasan dari jumlah persalinan total kabupaten 15.720 persalinan. AKI sebesar 100/10.000 kelahiran hidup dan AKB 144/10.000 kelahiran hidup (Dinkes Kabupaten Pamekasan, 2011).

Dari studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh penulis di BPS Dewi Rahayu S.ST, didapatkan data bahwa mulai
Juli sampai desember tahun 2011 terdapat kasus KPD sebanyak 20 dari 50 pasien inpartu atau sama dengan 40 % kasus KPD. Angka ini sangat tinggi sekali dalam kaitannya terjadinya infeksi selama persalinan berlangsung atau mungkin selama nifas. Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian terutama untuk mengantisipasi dan menurunkan morbiditas dan mortalitas dengan menggunakan asuhan kebidanan yang komprehensif pada kasus ketuban pecah dini.

Terjadinya KPD ternyata tidak lain di pengaruhi oleh karakteristik ibu hamil. Faktor penting itu yang menyebabkan lebih seringnya terjadi KPD misalnya saja dari faktor usia,pendidikan,paritas,pekerjaan. Untuk mengatasi masalah di atas tersebut, di harapkan para petugas kesehatan harus memberikan penyuluhan dan anjuran untuk melakukan kunjungan secara rutin untuk mengetahui perkembangan kondisi ibu dan janin dan untuk menurunkan angka kejadian KPD.

1.3. Tujuan Penelitian


1. Tujuan Umum Untuk mendapatkan gambaran persalinan KPD(Ketuban Pecah Dini) berdasarkan karakteristik ibu di BPS Dewi

Rahayu,S.ST,

Desa

Buddagan

Kecamatan

Pademawu

Kabupaten Pamekasan. 2. Tujuan Khusus Mengidentifikasi persalinan kpd (ketuban pecah dini). Mengidentifikasi karakteristik (umur, pendidikan, pekerjaan, dan paritas). Mengidentifikasi gambaran persalinan KPD berdasarkan karakteristik umur, pendidikan, pekerjaan dan paritas

1.4. Manfaat Penelitian


1. Teoritis Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai informasi ilmu pengetahuan khususnya kebidanan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang penatalaksanaan KPD. Informasi yang diberikan dapat menjadi acuan penelitian lebih lanjut .
2. Praktis Dengan diketahui angka keberhasilan pada ibu bersalin dengan ketuban pecah dini diharapkan dapat menjadi masukan dan acuan bagi tenaga kesehatan khususnya tenaga kesehatan dalam menentukan tindakan yang tepat pada kasus KPD.

1. Pengertian Persalinan Normal Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, dan janin turun ke dalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban didorong keluar melalui jalan lahir. Persalinan adalah proses alamiah dimana terjadi pembukaan serviks serta pengeluaran janin dan plasenta dari tubuh ibu. Definisi Persalinan normal (fisiologis). 2. Pengertian Ketuban Pecah Dini Ketuban pecah dini didefinisikan sebagai anoreksia sebelum permulaan persalinan pada setiap kehamilan (Moore, 2001). Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban, satu jam kemudian masih belum diikuti tanda-tanda persalinan (Manuaba, 2007). Ketuban pecah dini (KPD) didefinisikan sebagai pecahnya ketuban sebelum waktunya melahirkan. Hal ini dapat terjadi pada akhir kehamilan maupun jauh sebelum waktunya melahirkan. KPD preterm adalah KPD sebelum usia kehamilan 37 minggu. KPD yang memanjang adalah KPD yang terjadi lebih dari 12 jam sebelum waktu melahirkan (Hidayat, 2009).

BAB 2 PEMBAHASAN

BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL Faktor predisposisi infeksi Incrompresi cevik Tekanan intra uterin yang meninggi Hidramnion Trauma Kelaianan letak Kehamilan ganda Pendidikan Paritas Umur Pekerjaan

Persalinan Dengan KPD

Faktor yang mempengaruhi persalinan: -Power - psykologis -Passage - penolong -passeger


Gambar 3.1 : Kerangka Konseptual persalinan KPD berdasarkan karakteristik ibu. Sumber ( A. Aziz Alimul, 2010).

1. Definisi Operasional dan Kriteria Objektif


Variabel Definisi Operasional Parameter 1.primipara lama/berapa jam. 2. multipara lama/berapa jam. Alat Ukur berapa Lembar observasi berapa Kriteria Skala Persalina membuka dan n dengan menipisnya serviks, KPD dan janin turun ke dalam jalan lahir dimana ketuban sudah pecah duluan Usia Usia individu dalam usia yang dimulai saat kelahiran sampai di lakukannya penelitian Pendidik Kemampuan an seseorang menyelesaikan pendidikan formal 1.Kala II normal Nomina (1) l 2.Kala II tidak normal (0)

Tahun

kuesioner

1.umur <20 tahun 2.umur 21-30 tahun 3.umur>30 tahun

nominal

Jenjang pendidikan

kuesioner

1.SD 2.SMP 3.SMA 4.PT

nominal

Variabel Paritas

Definisi Operasional Keadaan wanita berdasarkan jumlah anak yang dilahirkan

Parameter jumlah anak

Alat Ukur kuesioner

Kriteria 1.grandemulti(>4) 2.multipara (2-4) 3.primipara(1)

Skala nominal

pekerjaan

keburukan yang harus dilakukan terutama untuk menunjang kehidupannya dan kehidupan keluarganya

Jenis Pekerjaan

kuesioner

1.bekerja (1) 2.tidak bekerja (0)

Nominal

Populasi, sampel dan Sampling 1. Populasi Pada penelitian ini populasinya adalah ibu bersalin dengan kejadian KPD di BPS Dewi Rahayu, S.ST pada tanggal 15 Februari 2012 sebanyak 20 orang berdasarkan data pada tahun 2011. 2. Sampel Sampel yang di ambil pada penelitian ini semua populasi (sampel jenuh/total sampling). Sebanyak 20 responden yang berdasarkan data pada tahun 2011. Dengan kriteria inklusi: Ibu bersalin dengan kejadian KPD Bersedia menjadi responden Berakal sehat Tidak buta huruf

3. Sampling Dalam penelitian ini cara pengambilan sampel menggunakan tekhnik sampling jenuh/total sampling yaitu semua anggota populasi di jadikan sebagai subyek penelitian jadi tidak ada sampel yang di ambil. Sampel ini biasanya di gunakan apabila jumlah populasinya sedikit sehingga peneliti bermaksud mengambil semua anggota populasi untuk di jadikan sebagai responden.

Kerangka Kerja (frame work) Dalam penelitian ini kerangka kerjanya sebagai berikut:
Total Polulasinya adalah 20 orang Ibu bersalin dengan persalinan KPD di BPS Dewi Rahayu, S.ST Sampel yang digunakan adalah seluruh populasi sebanyak 20 orang dan menggunakan teknik sampling jenuh Pengumpulan data melalui lembar observasi Pengolahan Data Editing Coding Scoring Tabulating Analisis Data dengan menggunakan distribusi frekuensi dan tabulasi silang Hasil Akhir