Anda di halaman 1dari 28

TEORI DAN KONSEP DASAR

INDIRECT AND MUTUAL HOLDING Indirect holding adalah investasi yang memungkinkan investor untuk mngendalikan atau mempengaruhi secara signifikan perusahaan lain tidak melalui kepemilikan saham langsung, melainkan melalui anak perusahaannya. Terdiri dari dua macam yaitu : Struktur induk-anak-cucu (father-son-grandson) A mempunyai saham B 80%, B mempunyai saham C 60%, maka secara tidak langsung A memiliki 80% x 60% = 48% saham C. Meskipun kepemilikan secara tidak A atas C kurang dari 50%, C harus masuk ke dalam laporan konsolidasi A. Struktur afiliasi terkoneksi (connecting affiliates) A mempunyai saham B 80%, dan saham C 20%; B mempunyai saham C 40%, maka secara tidak langsung A memiliki 80% x 40% = 32% saham C secara tidak langsung, sehingga jumlah sahamnya di C menjadi 52% dan C harus masuk ke dalam laporan konsolidasi A Mutual holding adalah kepemilikan saham oleh perusahaan yang berafiliasi Terdiri dari dua bentuk yaitu : Saham induk dimiliki oleh anak perusahaan Saham induk yang dimiliki oleh anak perusahaan tidak termasuk ke dalam saham yang beredar. Oleh karena itu di dalam laporan keuangan konsolidasi, saham tersebut akan dilaporkan sebagai saham treasuri dan akan dikurangkan dari stockholders equity konsolidasi pada nilai costnya. Saham anak dimiliki oleh anak perusahaan yang lainnya Untuk saham anak yang dimiliki oleh anak perusahaan yang lainnya, tidak akan diperlakukan sebagai treasury stock. Investasi tersebut akan dieliminasi bersamaan dengan eliminasi ekuitas perusahaan yang sahamnya dimiliki CONSOLIDATION THEORIES Terdapat 3 teori tentang konsolidasi, yaitu: Parent-Company theory Menganggap konsolidasi sebagai perpanjangan entitas induk. Goodwill hanya milik induk Contemporary/Entity theory, dan Menganggap entitas konsolidasi sebagai satu entitas tersendiri yang dimiliki oleh induk dan non pengendali. Goodwill merupakan aset entitas yang diakui penuh pada tanggal akuisisi Traditional theory Mirip dengan parent-theory JOINT VENTURE Menurut PSAK 12, Ventura Bersama adalah perjanjian kontraktual dimana dua pihak atau lebih menjalankan aktivitas ekonomi yang tunduk pada pengendalian bersama. Dalam SAK 12 disebutkan, ventura bersama menggunakan banyak bentuk dan struktur yang berbeda. Ada tiga jenis umum ventura bersama yaitu :

Pengendalian bersama operasi pengendalian bersama operasi adalah perkumpulan dua badan atau lebih yang bergabung untuk menyelesaikan suatu proyek, penggabungan bersifat sementara sampai proyek tersebut selesai. Proses manufaktur pesawat terbang adalah contoh pengendalian bersama operasi. Berkaitan dengan laporan keuangan, maka tidak ada penyesuaian atau prosedur konsolidasi. Hal ini dikarenakan aset, liabilitas, pendapatan dan beban diakui dalam laporan keuangan masingmasing venturer Pengendalian bersama aset Contoh dari pengendalian bersama aset ditemukan pada industri ekstraksi minyak, gas dan mineral. Untuk penyajian laporan keuangan, sama seperti pengendalian bersama operasi, tidak ada penyesuaian atau prosedur konsolidasi. Namun yang perlu diperhatikan, setiap venturer:
1. Mencatat aset bagiannya sebagai aset tetap bukan sebagai investasi; 2. Mencatat liabilitas yang terjadi, & liabilitas yang ditanggung bersama, misalnya perolehan

aset melalui pembiayaan, serta; 3. Mencatat penghasilan dan beban berkaitan dengan penggunaan bagiannya Pengendalian bersama entitas. Merupakan kerjasama dua pihak atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk sebuah perusahaan baru. Kerjasama yang dimaksud dapat berupa menggabungkan aktivitas bisnis tertentu dengan mengalihkan aset dan liabilitas yang relevan ke suatu pengendalian bersama entitas. Perbedaan dari pengendalian bersama lainnya, pengendalian bersama entitas memiliki ciri bahwa setiap venturer melakukan penyertaan modal baik itu berupa aset, liabilitas dan biasanya berkontribusi kas atau sumber daya lainnya kepada pengendalian bersama. Untuk laporan keuangan, kontribusi yang dilakukan masing-masing venturer dicatat sebagai invenstasi pada pengendalian bersama entitas. Laporan Keuangan Venturer : Konsolidasi proporsional Penerapan laporan konsolidasi proporsional berarti laporan posisi keuangan venturer memasukkan bagiannya atas aset yang dikendalikan bersama dan liabilitas yang ditanggung bersama. Laporan laba rugi komprehensif juga demikian, venturer memasukkan bagiannya atas penghasilan dan beban dari pengendalian bersama entitas Metode Ekuitas Venturer mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas dengan menggunakan metode ekuitas sebagai pilihan yang direkomendasikan, tanpa memperhatikan apakah venturer juga memiliki investasi pada entitas anak atau apakah venturer menjelaskan laporan keuangannya sebagai laporan keuangan konsolidasian. Bila Ventura bersama mengambil bentuk persekutuan, maka ada dua metode pembukuan untuk ventura bersama, yaitu: Pembukuan terpisah untuk ventura bersama (Cirinya ada Partnership Book) Tidak ada pembukuan terpisah untuk ventura bersama, tetapi akun-akun untuk transaksi ventura bersama diselenggarakan di dalam buku satu atau beberapa venturer DERIVATIVES AND HEDGING Derivatif adalah sebuah nama yang diberikan kepada instrument keuangan dengan karakteristik tertentu. Karakteristik tersebut adalah:

Nilai instrument derivatif tergantung kepada nilai variabel yang mendasarinya (qualifying items) Tidak memerlukan investasi atau hanya memerlukan investasi yang sedikit jika dibandingkan dengan jumlah yang dibutuhkan oleh perjanjian lainnya yang akan menghasilkan efek yang sama terhadap perubahan dalam faktor-faktor pasar Akan diselesaikan di masa yang akan datang

Instrumen derivatif biasa dipergunakan untuk meminimalkan risiko (risiko naik turunnya suku bunga, kurs mata uang, harga saham, harga komoditi). Bentuk yang paling populer dari instrumen derivatif adalah option, forward contract, futures, swap. Option adalah kontrak/perjanjian yang memberikan hak, bukan kewajiban, kepada pemiliknya untuk membeli atau menjual suatu item tertentu (bisa komoditas, instrument keuangan atau instrument ekuitas) pada harga dan periode yang sudah ditentukan. Hak untuk membeli disebut call option; hak untuk menjual disebut put option. Ada dua jenis option yaitu American dan Europian option. Opsi Amerika dapat diexercise kapan saja diantara waktu opsi diterbitkan sampai tanggal jatuh tempo, sedangkan Europian option hanya bisa diexercise pada tanggal jatuh tempo. Forward dan future contracts adalah kesepakatan/perjanjian antara dua pihak untuk menjual atau membeli suatu komoditas atau mata uang asing dengan harga, kuantitas, dan tanggal pengiriman yang telah ditentukan sebelumnya. Forward Contract Future Contract Diperdagangkan diluar bursa (secara langsung Instrumen derivatif yang diperdagangkan di bursa. antar dua pihak) Lebih fleksibel, tergantung kepada pihak yang Lebih distandardisir dalam hal tgl penyerahan, melakukan perjanjian. kuantitas barang dan lokasi penyerahan Kontrak future atau forward bisa diselesaikan dengan pertukaran barang yang sesungguhnya atau diselesaikan secara net settlement. Net settlement adalah pertukaran uang dari selisih harga yang diperjanjikan di dalam kontrak dengan harga spotnya. Swap adalah suatu perjanjian dimana dua pihak yang berlawanan sepakat untuk saling menukar pembayaran berkala. Jumlah pembayaran uang yang dipertukarkan didasarkan atas pokok uang yang telah ditentukan terlebih dahulu

Akuntansi Lindung Nilai (Hedge Accounting) ialah kegiatan yang dilakukan sebuah entitas untuk melindungi aset atau kegiatannya dari risiko dengan menggunakan instrumen derivatif. Istilah akuntansi untuk lindung nilai mengacu kepada akuntansi untuk mencatat perubahan nilai item yang dilindungi nilainya dan instrument yang melindunginya pada periode akuntansi yang sama.

Tipe/jenis akuntansi lindung nilai : 1. Fair value hedge accounting. Dalam lindung nilai ini, yang dilindungi adalah asset dan liabilitas yang sudah ada atau kontrak pembelian/penjualan. Dalam hal ini, item yang dilindungi dan derivatifnya dinilai berdasarkan fair value pada saat laporan keuangan disusun. Laba atau rugi dari item yang dilindungi dan dari

derivatifnya dilaporkan didalam laporan laba rugi tahun berjalan. Risiko yang dilindungi dalam kontrak ini adalah variabilitas dari fair value aset dan liabilitas. 2. Cash flow hedge accounting. Dilakukan untuk membatasi perusahaan terhadap risiko perubahan harga dalam pembelian suatu aktiva / kewajiban yang timbul sehingga deviasi perkiraan penggunaan arus kas tidak terlalu besar. Derivatif di dalam lindung nilai ini melindungi eksposure dari variabilitas dalam arus kas yang diharapakan/diperkirakan (expected). Derivatif dinilai berdasarkan fair value pada saat laporan keuangan disusun dan dicatat sebagai asset atau liability. Laba atau rugi dari item yang dilindungi dan dari derivatifnya ditangguhkan sampai transaksi forecastednya mempengaruhi income, jadi laba rugi tersebut dilaporkan didalam laporan neraca sebagai komponen accumulated other comprehensive income. 3. Hedge of net investment in a foreign entity/subsidiary Adalah lindung nilai dari risiko mata uang asing dikaitkan dengan foreign operation yang laporan keuangannya memerlukan translasi ke dalam mata uang pelaporan induknya.

FOREIGN CURRENCY Konsep dan Defenisi 1) Kegiatan luar negeri adalah entitas yang merupakan entitas anak , entitas asosiasi, vebtura bersama atau cabang dari entitas pelapor yang aktivitasnya dilaksanakan di suatu Negara selain Negara entitas pelapor atau menggunakan mata uang selain mata uang entitas pelapor 2) Kurs adalah rasio pertukaran untuk dua mata uang 3) Kurs penutup adalah kurs spot pada akhir periode pelaporan 4) Kurs spot adalah kers untuk realisasi segera 5) Mata uang asing adalah mata uang selain mata uang fungsional entitas 6) Mata uang fungsional adalah mata uang pada lingkungan utama dimana entitas beroperasi, yaitu lingkungan dimana entitas tersebut utamanya menghasilkan dan mengeluarkan kas 7) Mata uang penyajian adalah mata uang yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan 8) Pos moneter adalah unit mata uang yang dimiliki serta asset dan liabilitis yang akan diterima atau dibayarkan dalam jumlah unit yang tetap atau dapat ditetapkan 9) Selisih kurs adalah selisih yang dihasilkan dari penjabaran sejumlah tertentu satu mata uang ke dalam mata uang yang lain pada kurs yang berbeda 10) Faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan mata uang fungsional a. Mata uang yang paling mempengaruhi harga jual barang dan jasa b. Mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa suatu entitas c. Mata uang yang paling mempengaruhi biaya-biaya terkait pengadaan barang dan jasa d. Faktor lain sesuai par 10 dan 11 PSAK 10 Pelaporan Transaksi Mata Uang Asing Ke Mata Uang Fungsional Transakasi yang memerlukan penyelesaian dalam mata uang asing : 1) Membeli atau menjual barang atau jasa yang harganya dalam mata uang asing

2) Meminjam atau meminjamkan dana dalam mata uang asing 3) Memperoleh atau melepas asset, atau menyelesaikan kewajiban dalam mata uang asing Pengakuan awal transaksi selalu dicatat dengan mata uang fungsional dengan kurs spot pada tanggal transaksi Pencatatan selanjutnya : Pos moneter mata uang asing dijabarkan dengan menggunakan kurs penutup Pos nonmoneter yang diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal transaksi Pos nonmoneter yang diukur pada nilai wajar dalam mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal nilai wajar ditentukan. Biasanya tanggal yang dipergunakan adalah tanggal neraca, sehingga kurs yang digunakan adalah kurs penutup

Untuk alasan praktis, dapat juga digunakan kurs rata-rata seminggu atau sebulan mewakili kurs aktual pada setiap transaksi kecuali fluktuasi kurs signifikan.

Laporan Keuangan Dengan Mata Uang Asing 1) Closing/Current Rate Method ( Translation Method ) Metode yang menjabarkan laporan keuangan dari mata uang fungsional ke mata uang penyajian Metode ini digunakan oleh : Perusahaan yang berdiri sendiri, yang mencatat buku-buku nya dalam mata uang fungsional tetapi menyajikan laporan keuangan nya dalam mata uang asing selain dalam mata uang fungsional nya Anak perusahaan, cabang , atau asosiasi yang mencatat buku-bukunya dalam mata uang fungsional kemudian menjabarkan laporan keuangan nya ke dalam mata uang asing menyesuaikan dengan pelaporan induknya untuk kepentingan konsolidasi 2) Temporal Method Metode penjabaran dari mata uang asing ke mata uang fungsioanl. Metode ini digunakan oleh : Perusahaan yang berdiri sendiri yang mencatat buku-bukunya dalam mata uang asing selain mata uang fungsional tetapi menyajikan laporan keuangannya dalam mata uang fungsioanl Kegiatan usaha luar negeri yang mencatat buku-bukunya dalam mata uang lokal tetapi mata uang fungsionalnya sama dengan mata uang fungsional induknya.

ILUSTRASI SOAL
1. INDIRECT HOLDING SOAL 1 (STRUKTUR FATHER SON GRANDSON) Awal Januari 2009, P membeli 80% saham S senilai $200,000. Tidak ada ekses antara nilai buku dan nilai wajar asset neto S, juga antara nilai investasi dengan nilai wajar asset neto S. Awal Januari 2010 S membeli 70% saham T senilai $147,000. Pada saat itu Ekuitas T terdiri dari capital stock $150,000 dan retained earnings $50,000. Tidak ada selisih antara nilai buku dan nilai wajar asset neto T. Bila ada selisih antara nilai investasi dengan nilai aset neto dialokasikan ke patent dengan masa amortisasi 10 tahun. Per 31 Desember 2010 ketiga perusahaan melaporkan income, dividend, dan unrealized profit sbb: Separate income Dividends Unrealized profit P $150,000 $50,000 S 50,000 30,000 $10,000 T 30,000 10,000 5,000 Di dalam income S terdapat unrealized profit $10,000 yang berasal dari penjualan tanah ke P, sedangkan di dalam income T terdapat unrealized profit $5,000 yang berasal dari penjualan barang dagangan ke S. Berdasarkan informasi tersebut, buatlah jurnal eliminasi dan tentukan besarnya income konsolidasi dan kepentingan non pengendali yang akan disajikan di dalam laporan keuangan konsolidasi 2010. SOAL 2 (STRUKTUR CONNECTING AFFILIATES) P membeli 70% saham S pada 2 Januari 2009 senilai $175,000. Saat itu stockholders equity S terdiri dari capital stock $200,000 dan retained earnings $40,000. Fair value dan book value net asset S sama. Selisih cost dengan fair value dialokasikan ke goodwill. P membeli 60% saham T pada 2 Januari 2008 senilai $96,000. Saat itu stockholders equity T terdiri dari capital stock $100,000 dan retained earnings $50,000. Fair value dan book value net asset T sama. Selisih cost dengan fair value dialokasikan ke goodwill. S membeli 20% saham T pada 2 Januari 2005 $20,000. Saat itu stockholders equity S terdiri dari capital stock $100,000 dan belum mempunyai retained earnings. Fair value dan book value net asset S sama. Untuk tahun 2010, income tersendiri dan dividen masing-masing perusahaan adalah sbb: P S T Net Income $70,000 $35,000 $20,000 Dividend $40,000 $20,000 $10,000 Di dalam income P termasuk unrealized gain $10,000 yang berasal dari penjualan tanah ke S pada tahun 2010. Di dalam income S termasuk unrealized gain $5,000 yang berasal dari penjualan inventory sebesar $15,000 ke P pada tahun 2010. Berdasarkan informasi tersebut, buatlah jurnal eliminasi dan selesaikan kertas kerja konsolidasi.

JAWABAN SOAL 1 Induk Anak Cucu P 1/1/09 80% ($ 200,000) Ekuitas S = 100/80 x 200,000 = 250,000 (R/E + C/S) karena nilai investasi = nilai wajar aset neto. (Asumsi : Tdk ada perubahan ekuitas) S 1/1/10 70% ($ 147,000) C/S = 150,000, R/E = 50,000 Excess =( 100/70 x 147,000) (150.000 + 50,000) = 10,000 (paten, 10 th) T Jurnal Eliminasi (S-T) a) R/E-T C/S-T Patent Investment in T NCI-beg T b) Dividend Income-S (70% x 10,000) Dividend-T c) NCI Expense-T* Dividend T (30% x 10,000) NCI Ending T * 30% x(separate income T-unrealized T-amortisasi paten) =30% x (30,000 5,000 1,000) =7,200 d) Operating Expense* Patent *Amortisasi paten= 10,000/10 = 1,000/tahun Jurnal Eliminasi (P-S) a) Dividend Income-P (80% x 30,000) Dividend-S b) R/E-S & C/S - S Investment in S NCI-beg S c) NCI Expense-S* Dividend S (20% x 30,000) NCI Ending S 24,000 24,000 250,000 200,000 50,000 11,360 6,000 5,360 7,000 7,000 7,200 3,000 4,200 50,000 150,000 10,000 147,000 63,000

1,000 1,000

*[ 20% x(separate income S-unrealized S)] +[ 20% x 70% x (separate income T-unrealized Tamortisasi paten)] = [20% x (50,000 10,000)] + [20% x 70% x (30,000 5,000 1,000) = 11,360 NCI Expense = NCI Expense T + NCI Expense S = 7,200 + 11,360 = 18,560

Income konsolidasi = Total separated Income NCI Expense Unreaized + Realized amortisasi excess = 150,000+50,000+30,000-18,560-10,000-5,000-1,000 = 195,440 NCI = NCI-S + NCI-T = (50,000+5,360) + (63,000+4,200) = 122,560

Notes : Separated Income = Net Income dividend income

JAWABAN SOAL 2 Perhitungan Penyesuaian Investment Akibat Perubahan Ekuitas Awal Pembelian s.d Akhir Tahun Konsolidasi (2010) Investment In S Oleh P Ekuitas Awal = 240.000 Ekuitas Akhir = 234.000 Penurunan Ekuitas = 6.000 Kepemilikan = 70% x 6.000 = 4.200 Investment In T Oleh P Ekuitas Awal = 150.000 Ekuitas Akhir = 180.000 Kenaikan Ekuitas = 30.000 Kepemilikan = 60% x 30.000 = 18.000 Investment In T Oleh S Ekuitas Awal = 100.000 Ekuitas Akhir = 180.000 Kenaikan Ekuitas = 80.000 Kepemilikan = 20% x 80.000 = 16.000 Perhitungan Excess Value (Selisih Nilai Wajar Perusahaan Atas Nilai Tercatat Aset Neto) Investasi P Ke S Nilai wajar perusahaan = (100/70)x 175.000 = 250.000 Ekuitas Awal = 240.000 Excess Value = 10.000 (Dialokasikan ke Goodwill) Investasi P Ke T Nilai wajar perusahaan = (100/60)x 96.000 Ekuitas Awal Excess Value Investasi S Ke T Nilai wajar perusahaan = (100/20)x 20.000 Ekuitas Awal Excess Value = 160.000 = 150.000 = 10.000 (Dialokasikan ke Goodwill)

= 100.000 = 100.000 = -

Jurnal Penyesuaian dan Eliminasi a. Retained earnings P, beginning Investment in S 70% b. Investment in T 60% Retained earnings P, beginning c. Investment inT 20% Retained earnings S,beginning d. Capital stock T Retained earnings T, beg Goodwill Investment inT-60% Investment inT-20% NCI T beginning $4.200 $4.200 $18.000 $18.000 $16.000 $16.000. $100.000 80.000 10.000 $114.000 36.000* 40.000**

*Investment in T yang 20% (S membeli 20% saham T) tidak ada goodwillnya sehingga hanya dihitung 20% x 180,000 = 36,000. **NCI T beginning adalah (20% x 180,000) + alokasi goodwill 40% x $10,000 = $40,000. e. Capital stock S Retained earnings S, beg Goodwill Investment in S - 70% NCI S beginning f. Dividend income P (60% x 10.000) Dividend income S (20% x 10.000) Dividend - T g. Dividend income P (70% x 20.000) Dividend - S h. NCI expense T (20% x 20.000) Dividend T NCI ending i. NCI expense S Dividend S NCI ending $200.000 34.000 10.000 $170.800 73.200 $6.000 2.000 $8.000 $14.000 $14.000 $4.000 $2.000 2.000 $10.200* $6.000 4.200

*{(30% x (35.000 5.000))+ (30% x 20% x 20.000)} = 9.000 + 1.200 = 10.200 j. Gain on sale of land Land (Plant Assets) k. Sales COGS l. COGS Inventories $5.000 $5.000 $10.000 $10.000 $15.000 $15.000

P Income Statement Sales Dividend income Dividend income Gain on sales of land Cost of sales Other expenses NCI expense S NCI expense T Net income Retained earnings Retained earnings, beg

Adjustment & consolidt eliminations statements debit credit k 15,000 g 14,000 f 8,000 j 10,000 l 5,000 i 10,200 h 4,000 435,000

200,000 14,000 6,000 10,000 100,000 40,000

150,000 2,000 80,000 35,000

100,000

50,000 30,000

k 15,000

90,000 198,000

37,000 34,000

20,000 80,000 a 4,200 d 80,000 e 34,000 c 16,000 b 18,000

220,000 105,000 10,200 4,000 95,800 227,800

Add: net income Deduct: Dividend

90,000 40,000

37,000 20,000

20,000 10,000

f h i g

8,000 2,000 6,000 14,000

95,800 40,000

Retained earnings, ending Balance sheet Other assets Inventories Plant assets - net Investment in S (70%) Investment in T (60%) Investment in T (20%) Goodwill Total Assets Liabilities Capital stock Retained earnings NCI S NCI T Total liabilities equities

248,000

51,000

90,000

283,600

53,200 50,000 400,000 175,000 96,000

22,000 40,000 200,000

85,000 15,000 100,000

20,000

b 18,000 c 16,000 d 10,000 e 10,000 200,000 10,000 100,000 90,000

l 5,000 j 10,000 e 170,800 a 4,200 d114,000 d 36,000

160,200 100,000 690,000

20,000 970,200 167,200 400,000 283,600 77,400

774,200 126,200 400,000 248,000

282,000 31,000 200,000 51,000

d 100,000 e 200,000

& 774,200

282,000

200,000

i 4,200 e 73,200 h 2,000 42,000 d 40,000 970,200

2. MUTUAL HOLDING SOAL P membeli 80% saham S tunai senilai $170,000 pada 1 Januari 2009. Pada saat itu, ekuitas S $200,000. Ekses fair value atas book value dialokasikan ke goodwill. Per 31 Desember 2010, ekuitas dari kedua perusahaan tampak sbb: P S Capital stock $600,000 $150,000 Retained earnings 200,000 100,000 Total $800,000 $250,000 Awal Januari 2011, S membeli 10% saham P tunai $80,000. Laba dan dividend masing-masing dari P dan S untuk tahun 2011 adalah sbb: P S Separate earnings $100,000 $40,000 Dividends 50,000 20,000 Berdasarkan informasi tersebut, Saudara diminta untuk: a. menentukan besarnya consolidated net income dan NCI expense2011 b. membuat jurnal eliminasi untuk menyusun laporan konsolidasi P & S JAWABAN P S besar kepemilikan 80 % senilai $ 170.000 pada 1 jan 2009 S P 10% Mencari goodwill Firm value = 100/ 80 x $170.000 Ekuitas S Goodwill

= =

212.500 200.000 12.500

a) Consolidated net income = separate income keseluruhan NCI expense = (100.000 + 40.000) (20% x (40.000* + 5.000**) = 140.000 9000 = 131.000 *separate income s ** dividen p terhadap s yaitu 10% x 50.000 NCI tahun 2011 = 52.500 + 5.000 = 57.500 b) Jurnal eliminasi Jurnal kenaikan investasi - Investment in s Retained earning , beginning Ket : Ekuitas 1 jan 2011 = Ekuitas 1 jan 2009 = Kenaikan

40.000 40.000 250.000 200.000 50.000 x 80% = 40.000

Dividend income (80% x 20,000) Dividend S Dividend income (10% x 50.000) Dividend P Capital stock R/E, beg Goodwill Investment in S (170.000 + 40.000) NCI, beg NCI expense {20% x (40.000 + 5.000)} NCI, beg Dividend S (20% x 20.000) Treasury stock Investment in P

16.000 16.000 5.000 5.000 150.000 100.000 12.500 210.000 52.500 9.000 5.000 4.000 80.000 80.000

3. CONSOLIDATION THEORY SOAL P membeli 90% saham S awal Januari 2011 secara cash senilai $198,000. Laporan keuangan kedua perusahaan sesaat sebelum kombinasi bisnis adalah sbb: P Book Value $220,000 80,000 90,000 20,000 220,000 $ 630,000 80,000 400,000 150,000 $ 630,000 S Book Value $5,000 30,000 40,000 10,000 60,000 $ 145,000 25,000 100,000 20,000 $145,000

Cash Accounts Receivable - net Inventory Other current assets Plant assets - net Total assets Liabilities Capital stock par $10 Retained earnings Total liabilities & Equities

Fair Value $220,000 80,000 100,000 20,000 300,000 $ 720,000 80,000

Fair Value $5,000 35,000 50,000 10,000 80,000 $ 180,000 25,000

Harga beli investasi $198,000 untuk 90% kepemilikan, menyiratkan bahwa total nilai wajar perusahaan S adalah 90/100 x $198,000 = $220,000; sedangkan nilai buku aset neto S $120,000, sehingga terdapat ekses $100,000. Berdasarkan informasi tersebut hitunglah alokasi goodwill menurut entity theory dan parent theory dan buatlah kertas kerja konsolidasinya. Jika tahun 2011, S melaporkan net income $35,000 dan membayar dividen $10,000. Excess nilai wajar atas nilai buku untuk accounts receivable dan inventories terealisir di tahun 2011; sisa masa manfaat plant assets 20 tahun; goodwill tidak diamortisasikan, buatlah kertas kerja konsolidasinya.

JAWABAN Menurut entity theory, ekses tersebut akan dialokasikan sbb: Fair Value Book Value Accounts receivable - net Inventories Plant assets net Goodwill Total ekses nilai wajar atas nilai buku $ 35,000 50,000 80,000 $ 30,000 40,000 60,000

Excess Fair Value $ 5,000 10,000 20,000 65,000 100,000

Menurut parent theory dan traditional theori, ekses tersebut akan dialokasikan sbb: Accounts receivable - net $ 5,000 x 90% = 4,500 Inventories 10,000 x 90% = 9,000 Plant assets net 20,000 x 90% = 18,000 Goodwill 65,000 x 90% = 58,500 Total excess harga beli atas nilai buku aset neto yang 90,000 diperoleh Total excess harga beli atas nilai buku aset neto yang diperoleh sebesar $ 90,000 dapat pula dihitung sbb: Harga beli investasi $ 198,000 Nilai buku aset neto S yang diperoleh 90% x $120,000 = 108,000 ekses $ 90,000 Goodwill sebesar $58,500 dapat dihitung sbb: Harga beli investasi Nilai wajar aset neto S yang diperoleh ekses

$ 198,000 90% x ($180,000 - $25,000) = 139,500 $ 58,500

Bila segera setelah kombinasi bisnis, P membuat laporan konsolidasi, maka menurut parent theory kertas kerja konsolidasinya akan tampak sbb: P Assets: Cash Accounts Receivable net Inventory Other current assets Plant assets - net Investment in S Goodwill Unamortized excess Total assets Liabilities & Equities S Adjustments & Elimination Debits Credits Consolidated statements $ b b b b a $ 630,000 $ 145,000 4,500 9,000 18,000 a198,000 58,500 90,000 58,500 b 90,000 $ 667,000 27,000 114,500 139,000 30,000 298,000

$ $22,000 80,000 90,000 20,000 220,000 198,000

$ 5,000 30,000 40,000 10,000 60,000

Liabilities Capital stock par $10 Retained earnings NCI Total Liabilities & Equities

$ 80,000 400,000 150,000 $ 630,000

$ 25,000 100,000 20,000 $ 145,000

$ a a 100,000 20,000 a 12,000 $

105,000 400,000 150,000 12,000 667,000

Sedangkan menurut entity theory kertas kerja konsolidasi akan tampak sbb: P Assets: Cash Accounts Receivable net Inventory Other current assets Plant assets net Investment in S Goodwill Unamortized excess Total assets Liabilities & Equities Liabilities Capital stock par $10 Retained earnings NCI Total Liabilities & Equities S Adjustments & Elimination Debits Credits Consolidated statements $ b b b b a $ 630,000 $ 145,000 $ 25,000 100,000 20,000 $ 145,000 5,000 10,000 20,000 a 65,000 100,000 198,000 65,000 b 100,000 $ $ a a 100,000 20,000 a $ 630,000 22,000 $ 677,000 105,000 400,000 150,000 22,000 677,000 27,000 115,000 140,000 30,000 300,000

$ $22,000 80,000 90,000 20,000 220,000 198,000

$ 5,000 30,000 40,000 10,000 60,000

$ 80,000 400,000 150,000

Laporan keuangan dan kertas kerja konsolidasi P dan S untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2011 menurut parent/traditional theory akan tampak sbb: P S Adjustments & Elimination Consolidated statements Debits Credits Income statement Sales $ 600,000 $ 200,000 $ 800,000 Dividend Income 9,000 a 9,000 Cost of sales 300,000 120,000 c 9,000 429,000 Operating expenses 211,250 45,000 c 4,500 261,650 d 900 NCI expense e3,500* 3,500 Net income 97,750 35,000 $ 105,850 Retained earnings Retained earning- 150,000 20,000 b 20,000 $ 150,000 begin Add: net income 97,750 35,000 105,850 Less: Dividend 80,000 10,000 a 9,000 80,000 e 1,000

Retained earningending Assets: Cash Accounts Receivable net Inventory Other current assets Plant assets net Investment in S Goodwill Unamortized excess Total assets Liabilities & Equities Liabilities Capital stock par $10 Retained earnings NCI

167,750

45,000

175,850

$ $29,750 90,000 100,000 30,000 200,000 198,000

$ 13,000 32,000 48,000 17,000 57,000

42,750 122,000 148,000 47,000 274,100 58,500

c c b

18,000 58,500 90,000

d 900 b 198,000 c 90,000 $ $

647,750

$ 167,000 $ 22,000 100,000 45,000

692,350 102,000 400,000 175,850 14,500 692,350

$ 80,000 400,000 167,750

b a

100,000 20,000 b e 12,000 2,500 $

Total Liabilities & $ Equities

647,750

$ 167,000

* NCI expense dihitung sbb: 10% x 35,000 = $3,500 Sedangkan menurut entity theory, Laporan keuangan dan kertas kerja konsolidasi P dan S untuk tahun yang berakhir per 31 Desember 2011 akan tampak sbb: P Income statement Sales Dividend Income Cost of sales Operating expenses NCI expense Net income Retained earnings R/E begin Add: net income Less: Dividend S Adjustments & Elimination Debits Credits 200,000 a 9,000 c 10,000 c 5,000 d 1,000 e1,900* Consolidated statements $ 800,000

$ 600,000 9,000 300,000 211,250

120,000 45,000

430,000 262,250 1,900 $ 105,850 $ a e 9,000 1,000 150,000 105,850 80,000 $ 175,850

97,750 150,000 97,750 80,000

35,000 20,000 35,000 10,000 45,000 b 20,000

Retained earning- 167,750 ending Assets: Cash $ $29,750 Accounts Receivable - 90,000 net

$ 13,000 32,000

$ 42,750 122,000

Inventory Other current assets Plant assets net Investment in S Goodwill Unamortized excess Total assets Liabilities & Equities Liabilities Capital stock par $10 Retained earnings NCI

100,000 30,000 200,000 198,000

48,000 17,000 57,000

c c b

20,000 65,000 100,000

d 1,000 b 198,000 c 100,000

148,000 47,000 276,000 65,000 $ 700,750

647,750

$ 167,000 $ 22,000 100,000 45,000

$ 80,000 400,000 167,750

b a

100,000 20,000 b e 22,000 900

$ 102,000 400,000 175,850 22,900 $ 700,750

Total Liabilities & $ Equities

647,750

$ 167,000

* expense dihitung sbb: 10% x ( 35,000 10,000 5,000 1,000 ) = $1,900

4. JOINT VENTURE SOAL 1 (KONSOLIDASI PROPORSIONAL) Patrio Co memiliki 40% kepemilikan di Jono Co, sebuah ventura bersama yang dioperasikan sebagai pengendalian bersama entitas. Dalam laporan keuangan terpisahnya, Patrio mencatat investasinya di Jono dengan menggunakan metode ekuitas, tetapi untuk tujuan pelaporan menggunakan metode konsolidasi proporsional. Berikut ini laporan keuangan terpisah antara Patrio dengan Jono untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2010 (dalam ribuan) : Patrio Co Laporan laba rugi + saldo laba : Penjualan Pendapatan dari Jono Harga pokok penjualan Beban penyusutan Beban lainnya Laba bersih Saldo laba awal Modal ventura awal Dividen Saldo laba akhir Kas Piutang-net Persediaan Tanah Bangunan net Peralatan net Rp800.000 20.000 (400.000) (100.000) (120.000) 200.000 300.000 (100.000) 400.0000 100.000 130.000 110.000 140.000 200.000 3000.000 Jono Co 300.000 (150.000) (40.000) (60.000) 50.000 250.000 300.000 50.000 30.000 40.000 60.000 100.000 180.000

Investasi di Jono Co. Total aset Utang dagang Utang lainnya Modal Saham Biasa Saldo laba Modal Ventura Total liabilitas + ekuitas

120.000 1.100.000 120.000 80.000 500.000 400.000 1.100.000

460.000 100.000 60.000

300.0000 460.000

Bagaimana penyusunan laporan keuangan konsolidasi proporsional untuk Patrio dan Jono Co?

JAWABAN Patrio Co Laporan laba rugi + saldo laba : Penjualan Pendapatan dari Jono Harga pokok penjualan Beban penyusutan Beban lainnya Laba bersih Saldo laba awal Modal ventura awal Dividen Saldo laba akhir Modal ventura akhir Kas Piutang-net Persediaan Tanah Bangunan net Peralatan net Investasi di Jono Co. Total aset Utang dagang Utang lainnya Modal Saham Biasa Saldo laba Modal Ventura Total liabilitas + ekuitas Jono Co Elimination Debits Credits Proportionate consolidation

Rp800.000 20.000 (400.000) (100.000) (120.000) 200.000 300.000 (100.000) 400.0000

300.000 (150.000) (40.000) (60.000) 50.000 250.000

180,000 20,000 90,000 24,000 36,000

920,000 (460,000) (116,000) (144,000) 200,000 300,000 (100,000) 400,000

250,000

300.000 100.000 130.000 110.000 140.000 200.000 300.000 120.000 1.100.000 120.000 80.000 500.000 400.000 1.100.000 50.000 30.000 40.000 60.000 100.000 180.000 460.000 100.000 60.000 60,000 36,000 30,000 18,000 24,000 36,000 60,000 108,000 120,000 120,000 142,000 126,000 164,000 240,000 372,000 1,164,000 160,000 104,000 500,000 400,000 1,164,000

300.0000 460.000

SOAL 2 (METODE EKUITAS) A, B, C membentuk ventura bersama untuk menjual sejumlah barang dagangan. A dan B akan menyerahkan barang dagangan sedangkan C bertindak sebagai agen penjual dan memperoleh komisi sebesar 5% dari penjualan kotor. A dan B akan memperoleh 6% setahun dari investasinya. Sisa keuntungan akan dibagi rata. Tanggai 1 Maret, A dan B menyerahkan barang dagangan masing-masing sebesar Rp.220.000.000 dan Rp.300.000.000. Antara 1 Maret dan 1 Juni C berhasil menjual barang dagangan senilai $800,000,000. Dari hasil penjualan ini, sebesar Rp.765.000.000 berhasil ditagih, Rp.13.500.000 potongan penjualan, dan Rp.21.500.000 dihapuskan. C membayar beban ventura bersama sebesar Rp.195.200.000 dari uang kas ventura bersama. Pada 1 Juni ventura bersama berakhir dan sisa barang yang tidak terjual dikembalikan ke A dan B masing-masing Rp.50.000.000 dan Rp.38.000.000. C juga sekaligus menyelesaikan pembagian uang kas pada 1 Juni. Diminta: a) Bila diasumsikan C tidak membuat pembukuan khusus untuk ventura bersama, buatlah jurnal di dalam pembukuan masing-masing venturer b) Bila diasumsikan dibuat pembukuan khusus untuk ventura bersama, buatlah jurnal di dalam pembukuan ventura bersama dan di dalam pembukuan masing-masing venturer

JAWABAN a. Tidak dibuat pembukuan khusus untuk ventura bersama No Transactions (Rp)000 Books of A 1 1 Maret, Penyerahan barang Joint Venture dagangan oleh A 220.000 dan B Inventory 300.000 B 2 3 Maret-Juni, C berhasil menjual barang dagangan 800.000 Maret-Juni,765.000 berhasil ditagih sisanya potongan 13.500dan dihapuskan 21 500 Maret-Juni, C membayar beban ventura bersama 195.200 1 Juni sisa barang dikembalikan ke A ke A 50.000 dan B 38.000 C Joint Venture Joint venture c Joint venture C Inventory B Joint Venture Joint Venture Income from JV B C 35.000 35.000 195.200 195.200 50.000 38.000 88.000 137.800 33.300 34.500 70.000 (Rp) 000 520.000 220.000 300.000 800.000 800.000

4 5.

6.

7.

Pembagian Net Income Net income JV 137. 800, untuk : A= 6%x 3/12 x 220.000= (3.300) B=6% x 3/12 x 300.000=(4.500) C= 5% x 800.000 = (40.000) Sisa 90.000 Dibagi Rata @ 30.000 1 Juni Pembagian uang kas dalam cash penyelesaian akhir Joint venture B

203.300 296.500 C 499.800

No Transactions (Rp)000 Books of B 1 1 Maret , Penyerahan barang Joint Venture dagangan oleh A 220.000 dan B A 300.000 Inventory 2 3 Maret-Juni, C berhasil menjual barang dagangan 800.000 Maret-Juni,765.000 berhasil ditagih sisanya potongan 13.500dan dihapuskan 21 500 Maret-Juni, C membayar beban ventura bersama 195.200 1 Juni sisa barang dikembalikan ke A ke A 50.000 dan B 38.000 C Joint Venture Joint venture C Joint venture C A Inventory Joint Venture Joint Venture A Income from JV C

(Rp)000 520.000 220.000 300.000 800.000 800.000 35.000 35.000 195.200 195.200 50.000 38.000 88.000 137.800 33.300 34.500 70.000

4 5.

6.

7.

Pembagian Net Income Net income JV 137. 800, untuk : A= 6%x 3/12 x 220.000= (3.300) B=6% x 3/12 x 300.000=(4.500) C= 5% x 800.000 = (40.000) Sisa 90.000 Dibagi Rata @ 30.000 1 Juni Pembagian uang kas dalam A penyelesaian akhir Joint venture Cash

203.300 296.500 C 499.800

No Transactions(Rp)000 1 1 Maret,Penyerahan barang dagangan oleh A 220.000 dan B 300.000 2 Maret-Juni, C berhasil menjual barang dagangan 800.000 3 Maret-Juni,765.000 berhasil ditagih sisanya potongan 13.500dan dihapuskan 21 500 4 Maret-Juni, C membayar beban ventura bersama 195.200 5.

6.

Books of C Managing Joint Venture A B Joint Venture A/R Joint Venture Joint Venture cash Joint venture Joint venture A/R Joint venture Joint Venture cash 1 Juni sisa barang dikembalikan ke A A ke A 50.000 dan B 38.000 B Joint Venture Pembagian Net Income Joint Venture Net income JV 137. 800, untuk : A A= 6%x 3/12 x 220.000= (3.300) B B=6% x 3/12 x 300.000=(4.500) Income from JV C= 5% x 800.000 = (40.000) Sisa 90.000 Dibagi Rata @ 30.000

Partner 520.000

(Rp)000 220.000 300.000

800.000 800.000 765.000 35.000 800.000 195.200 195.200 50.000 38.000 88.000 137.800 33.300 34.500 70.000

7.

1 Juni Pembagian uang kas dalam A penyelesaian akhir Joint venture B Cash Joint venture cash

203.300 296.500 70.000 569.800

b. Dibuat pembukuan terpisah untuk Ventura bersama No Transactions (Rp)000 Partnership Books 1 1 Maret,Penyerahan barang Inventory dagangan oleh A 220.000 dan B A, Capital 300.000 B, Capital 2 Maret-Juni, C berhasil menjual A/R barang dagangan 800.000 Sales COGS Inventory 3 Maret-Juni,765.000 berhasil ditagih Cash sisanya potongan 13.500dan Sales diskon dihapuskan 21 500 Bad debts A/R 4 Maret-Juni, C membayar beban Selling Expenses ventura bersama 195.200 Cash 5. 1 Juni sisa barang dikembalikan ke A, capital A ke A 50.000 dan B 38.000 B, Capital Inventory 6. Pembagian Net Income Sales Net income JV 137. 800, COGS untuk, : Sales diskon A= 6%x 3/12 x 220.000= (3.300) Bad debt expenses B=6% x 3/12 x 300.000=(4.500) Selling ekpenses C= 5% x 800.000 = (40.000) A, capital Sisa 90.000 B, capital Dibagi Rata @ 30.000 C, capital 7. 1 Juni Pembagian uang kas dalam A, Capital penyelesaian akhir Joint venture B, Capital C, Capital Cash (Rp) 000 520.000 220.000 300.000 800.000 800.000 432.000 432.000 765.000 13.500 21.500 800.000 195.200 195.200 50.000 38.000 88.000 800.000 432.000 13.500 21.500 195.200 33.300 34.500 70.000 203.300 296.500 70.000 499.800

No Transactions (Rp)000 Books of A 1 1 Maret , Penyerahan barang Investment in firm dagangan oleh A 220.000 dan B Inventory 300.000 2 Maret-Juni, C berhasil menjual barang dagangan 800.000 3 Maret-Juni,765.000 berhasil ditagih sisanya potongan 13.500dan dihapuskan 21 500 4 Maret-Juni, C membayar beban

(Rp) 000 220.000 220.000

5.

6.

7.

ventura bersama 195.200 1 Juni sisa barang dikembalikan ke Inventory A ke A 50.000 dan B 38.000 Invesment in firm Pembagian Net Income Investment in firm Net income JV 137. 800, untuk : Income from firm A= 6%x 3/12 x 220.000= (3.300) B=6% x 3/12 x 300.000=(4.500) C= 5% x 800.000 = (40.000) Sisa 90.000 Dibagi Rata @ 30.000 1 Juni Pembagian uang kas dalam cash penyelesaian akhir Joint venture Invesment in firm

50.000 50.000 33.300 33.300

203.300 203.300

No Transactions (Rp)000 Books of B 1 1 Maret , Penyerahan barang Investment in firm dagangan oleh A 220.000 dan B Inventory 300.000 2 Maret-Juni, C berhasil menjual barang dagangan 800.000 3 Maret-Juni,765.000 berhasil ditagih sisanya potongan 13.500dan dihapuskan 21 500 4 Maret-Juni, C membayar beban ventura bersama 195.200 5. 1 Juni sisa barang dikembalikan ke A ke A 50.000 dan B 38.000 Inventory Investment in firm 6. Pembagian Net Income Investment in firm Net income JV 137. 800, untuk : Income from firm A= 6%x 3/12 x 220.000= (3.300) B=6% x 3/12 x 300.000=(4.500) C= 5% x 800.000 = (40.000) Sisa 90.000 Dibagi Rata @ 30.000 7. 1 Juni Pembagian uang kas dalam penyelesaian akhir Joint venture Cash Investment in firm

(Rp)000 300.000 300.000

38.000 38.000 34.500 34.500

296.500 296.500

No Transactions(Rp)000 Books of C 1 1 Maret,Penyerahan barang dagangan oleh A 220.000 dan B 300.000 2 Maret-Juni, C berhasil menjual barang dagangan 800.000 3 Maret-Juni,765.000 berhasil ditagih

(Rp)000

4 5. 6.

7.

sisanya potongan 13.500dan dihapuskan 21 500 Maret-Juni, C membayar beban ventura bersama 195.200 1 Juni sisa barang dikembalikan ke A ke A 50.000 dan B 38.000 Pembagian Net Income Investment in firm Net income JV 137. 800, untuk : Income from firm A= 6%x 3/12 x 220.000= (3.300) B=6% x 3/12 x 300.000=(4.500) C= 5% x 800.000 = (40.000) Sisa 90.000 Dibagi Rata @ 30.000 1 Juni Pembagian uang kas dalam Cash penyelesaian akhir Joint venture Investment in firm

70.000 70.000

70.000 70.000

5. DERIVATIVES AND HEDGING ACCOUNTING SOAL 1 (FAIR VALUE HEDGING) X Co. mempunyai persediaan 10,000 ons emas per 1 November 2010 dengan harga perolehan $780/ons. Harga emas /ons pada 1 November 2010 $950. Emas tersebut akan dibuat koin dan akan dijual bulan Februari 2011. Karena khawatir harga emas akan turun yang berakibat kepada turunnya nilai koin emas, maka X mengikat kontrak future untuk menjual emas. X membeli 100 future contract atas emas tersebut di bursa (satu kontrak untuk 100 ons) dengan harga emas $952/ons; kontrak jatuh tempo 31 Januari 2011. Margin yang harus dibayar $3,300/kontrak. Harga spot dan harga future untuk 31 Januari adalah sbb: 1 November 2010 31 Desember 2010 30 Januari 2011 Spot price $950 $940 $960 Forward price 31 Jan 2011 $952 $941 $960

Buatlah jurnal untuk mencatat semua transaksi JAWABAN Jurnal 1 November 2010 Margin Deposit (3.300 x 100 contract) Cash 31 Desember 2010 Future Contract [(952 941) x 10.000 ons] Gain on future contract Loss on Inventory [(950 940) x 10.000 ons] Inventory 30 Januari 2011 Loss on future contract [(941 960) x 10.000 ons] Future Contract

330.000 330.000 110.000 110.000 100.000 100.000 190.000 190.000

Inventory [(960 940) x 10.000 ons] Gain on inventory Cash (330.000 80.000) Future Contract 80.000 Margin Deposit

200.000 200.000 250.000 330.000

Kalau asumsi X.Co menjual persediaannya, maka jurnal penjualan inventory oleh X Co. sebesar harga pasar. Cash (960 x 10.000 lembar) 9.600.000 Sales 9.600.000 COGS [(780 x 10.000 lembar)-100.000+200.000] 7.900.000 Inventory 7.900.000

Notes :

1). Saat jatuh tempo, akun margin deposit dan future contract harus hilang. 2). Cash yang dikeluarkan untuk margin deposit (awal kontrak) akan diterima lagi ketika jatuh tempo kontrak/ tdk melanjutkan kontrak lagi. Jika rugi, uang yang diterima adalah margin deposit dikurangi rugi.

SOAL 2 (FAIR VALUE HEDGING) 31 Juli 2010 X Co. mengikat kontrak untuk membeli 1,000 lembar saham Y Corp. seharga Rp. 4,500/lembar; saham akan diserahkan tanggal 30 April 2011. Karena khawatir harga saham turun, pada saat itu X juga membeli put option untuk 1,000 lembar saham Y seharga Rp.4.500.000. Exercise price opsi Rp.5.000/lembar. Pergerakan harga saham dan harga opsi dari 31 Juli 2010 s/d 30 April 2011 adalah sbb: Tanggal 31Juli 2010 31 Desember 2010 30 April 2011 Harga saham Y Corp. Rp. 4.500 Rp. 4.000 Rp. 3.500 Harga opsi jual Rp. 4.500.000 6.500.000 9.500.000

Buatlah jurnal tanggal 31Juli 2010, 31 Desember 2010, dan 30 April 2011.

JAWABAN 31 Juli 2010 Put Option (5.000 x 1000 lembar) Cash 31 Desember 2010 Put Option (6.500.000 4.500.000) Gain on put option Loss on purchase contract* Purchase Contract *[(4.000 4.500) x 1.000 lembar] 30 April 2011 Put Option (9.500.000 6.500.000) Gain on put option

4.500.000 4.500.000 2.000.000 2.000.000 500.000 500.000

3.000.000 3.000.000

Loss on purchase contract* Purchase Contract *[(3.500 4.000) x 1.000 lembar] X Co. Membeli saham Y Corp. Investment in Y (4.500 x 1.000 lembar) Cash Purchase Contract Investment in Y Cash [(5.000 3.500) x 1.000 lembar] Loss on put option Put Option

500.000 500.000

4.500.000 4.500.000 1.000.000 1.000.000 1.500.000 8.000.000 9.500.000

Jika asumsi X Co. kemudian menjual investasinya, maka jurnal ditambah dengan jurnal penjualan saham ke pasar. Cash (sebesar harga pasar) Investment in Y Notes : 3.500.000 3.500.000

1). Total penjualan/ pembelian yang dilindungi harus dicatat sebesar harga pasar. (Dalam soal ini total Investment in Y pada waktu pembelian adalah 4.500.0001.000.000=3.500.000) 2). Meskipun kita memutuskan untuk menggunakan hak put option (hak untuk menjual), tapi penulis opsi tidak harus membeli saham kita. Kita bisa menjual saham tersebut di pasar dan penulis opsi hanya membayar kepada kita sebesar selisih antara harga pasar dengan harga exercise yang disepakati.

SOAL 3 ( CASH FLOW HEDGING) PT. Yustin Tbk membeli Opsi pembelian BBM yang akan dilakukan dari PT. Pertamina pada tanggal 15 Januari 2012 dengan biaya kontrak $1.000 yang menyatakan berhak membeli Bahan Bakar sebanyak 100.000 Liter dengan harga $1/Ltr. Kadaluarsa Opsi adalah 31 Mei 2012 (Opsi hanya bisa dipakai pada saat tanggal kadaluarsa). Buatlah jurnal atas cash flow hedging tersebut.

JAWABAN Jurnal Pembelian Opsi: Opsi Kontrak BBM Kas

1.000 1.000

Jurnal Pelaporan Kuartalan (31 Maret 2012) dimana harga pasar BBM $1,25/Ltr (Bunga Pasar 12%) Opsi Kontrak BBM *23.507 Unrealized OCI 23.507 *(PVx100.000)-1.000 (0.24507x100.000)-1.000 PV= FV x 1/(1+in) PV= (1.25-1)x (1/1.012) PV= 0.24507 x 100,000 = 24,507 1,000 = 23,507

31 Mei 2012 harga BBM $1,30/Ltr sehingga opsi dipakai oleh Yustin Tbk. Persediaan BBM *130.000 Kas 130.000 *1,30x100.000 Kas *30.000 Opsi Kontrak BBM **24.507 OCI 5.493 *(1,30-1)x100.000 **23.507+1.000 Asumsikan BBM baru digunakan pada tanggal 15 Juni 2012 HPP Persediaan BBM OCI HPP 6. FOREIGN CURRENCY SOAL 1 Tanggal 17 Desember 2010, PT A membeli barang dagangan dari B Co., perusahaan di USA, senilai $30,000 yang akan dilunasi 14 Januari 2011. Kurs yang relevan untuk transaksi tsb. adalah: 17 Desember 2010 $1 = Rp.8.750; 31 Desember 2010 $1 = Rp.8.650; 14 Januari 2011 $1 = Rp.8.550. Berdasarkan informasi tersebut, Saudara diminta untuk membuat jurnal untuk mencatat transaksi tersebut dari mulai pembelian sampai dengan pembayaran. JAWABAN 17 desember Inventory Account payable Ket : $30.000 x Rp 8.750 = 262.500.000 31 desember Account payable Gain on exchange Ket : (8.650 8.750) x 30.000 14 januari Account payable Cash Gain on exchange Ket : * 8.550 x 30.000 ** (8.650 8.550) x 30.000

130.000 130.000 29.000 29.000

262.500.000 262.500.000

3.000.000 3.000.000

259.500.000 256.000.000* 3.000.000**

SOAL 2 31 Desember 2009, P Co., sebuah perusahaan Jepang, membeli 80% saham S Corp., sebuah perusahaan Indonesia, senilai 30 juta secara kas. Tidak ada selisih antara nilai buku dan nilai wajar asset neto pada saat pembelian ini; jika ada selisih antara cost dengan nilai wajar asset neto S, dialokasikan ke Patent dan diamortisasikan selama 10 tahun. Kurs pada saat pembelian saham 1 = Rp 80. Neraca S pada saat diakuisisi tampak sbb:

Rp Aset Kas Piutang Usaha Persediaan Barang Dagangan perolehan) Plants Assets Less: Accumulated depreciation Total assets Liabilities & Equities Accounts Payable Bonds Payable Capital stock Retained earnings Total Liabilities & Equities

Kurs Rp terhadap 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125 0.0125

(nilai

1,400,000,000 400,000,000 1,200,000,000 1,000,000,000 (200,000,000) 3,800,000,000 300,000,000 1,000,000,000 2,000,000,000 500,000,000 3,800,000,000

17,500,000 5,000,000 15,000,000 12,500,000 (2,500,000) 47,500,000 3,750,000 12,500,000 25,000,000 6,250,000 47,500,000

Pada 3 Januari 2010, S menyerahkan uang muka tanpa bunga ke P sebesar Rp.700 juta ( 6,3 juta). Uang muka ini akan diselesaikan dalam Rp. Mata uang fungsional S adalah Rp. Selama tahun 2010 kurs menguat terhadap Rp. Kurs rata-rata 1 = Rp. 90 dan kurs akhir tahun 1 = Rp.100. S membayar dividen Rp.300 juta; kurs saat pembagian dividen 1 = Rp.95 Neraca percobaan S untuk 2010 tampak sbb: Rp Debits Cash Accounts Receivable Inventories (FIFO) Plants Assets Advanced to P Cost of sales Depreciation Wages & salaries Other expenses Dividends Accumulated OCI Total debits 1.100.000.000 800.000.000 1.200.000.000 1.000.000.000 700.000.000 2.700.000.000 100.000.000 1.200.000.000 460.000.000 300.000.000 9.560.000.000 Credits Accum. depreciation Accounts payable Bonds payable Capital stock Retained earnings Sales 300.000.000 360.000.000 1.000.000.000 2.000.000.000 500.000.000 5.400.000.000

Total credits

9.560.000.000

Berdasarkan informasi di atas, Saudara diminta untuk: a. Menyelesaikan lembar kerja penjabaran laporan keuangan di lembar jawaban yang sudah disediakan! b. Menentukan besarnya Patent pada awal kombinasi bisnis, amortisasi patent 2010, dan patent yang akan disajikan pada laporan konsolidasi 2010! c. Menentukan besarnya akun other comprehensive income yang akan disajikan pada laporan konsolidasi 2010! d. Menentukan Non-controlling interest yang akan disajikan pada laporan konsolidasi 2010!

JAWABAN 2. a. Rp Debits Cash Account Receivable Inventories (FIFO) Plant Assets Advanced to P Cost of sales Depreciation Wages & Salaries Other Expenses Dividends OCI Credits Accumulated Depreciation Accounts Payable Bonds Payable Capital Stock Retained earnings Sales 1.100.000.000 800.000.000 1.200.000.000 1.000.000.000 700.000.000 2.700.000.000 100.000.000 1.200.000.000 460.000.000 300.000.000 9.560.000.000 300.000.000 360.000.000 1.000.000.000 2.000.000.000 500.000.000 5.400.000.000 9.560.000.000 100 100 100 80 80 90 Kurs 100 100 100 100 100 90 90 90 90 95 Trial Balance () 11.000.000 8.000.000 12.000.000 10.000.000 7.000.000 30.000.000 1.111.111 13.333.333 5.111.111 3.157.895 7.136.550 107.850.000 3.000.000 3.600.000 10.000.000 25.000.000 6.250.000 60.000.000 107.850.000

b. Nilai perusahaan : 100/80 x 30.000.000 Book Value Excess (Patent, 10 th) Amortisasi = Rp 500.000.000,-/10 th : 90 (kurs) Ending Patent = Rp 450.000.000,- : 100 (kurs) 6.250.000 - 555.556 = 5.694.444 4.500.000 patent turun (rugi->OCI)= 1.194.444 c. Jurnal Eliminasi : Alokasi OCI awal NCI (20% x 7.136.550) OCI Alokasi OCI dari patent OCI Patent NCI (20% x 1.194.444) 238.889 OCI

= 37.500.000 = 31.250.000 = 6.250.000 x 80 (kurs) = Rp 500.000.000,= 555.556 = 4.500.000

1.427.310 1.427.310 1.194.444 1.194.444 238.889

Jumlah OCI =

Total OCI

7.136.550 (1.427.310) 1.194.444 ( 238.889) 6.664.795

d. Jurnal Eliminasi : Dividend Income (80% x 3.157.895) Dividend R/E C/S Patent 6.250.000 25.000.000 6.250.000 Investment in S NCI beg, S

2.526.316 2.526.316

30.000.000 7.500.000

NCI Expense* 1.977.778 Dividends (20% x 3.157.895) NCI Ending *20% x (Net Income amortisasi patent) = 20% x (10.444.445 555.556) = 1.977.778 Total NCI = 7.500.000 1.346.199 (1.427.310) ( 238.889) 7.180.000

631.579 1.346.199