Anda di halaman 1dari 1

ii

ABSTRAK

Pendahuluan: Hidup manusia di tandai oleh usaha-usaha pemenuhan kebutuhan, baik fisik, mental-emosional, material, maupun spiritual. Tekanantekanan dan kesulitan-kesulitan dalam hidup sering membawa manusia dalam keadaan stres. Stres dapat dialami oleh siapa saja dan oleh segala lapisan umur termasuk mahasiswa. Bahkan mahasiswa merupakan individu yang rentan akan hal ini, berbagai cara di lakukan untuk menyelesaikan masalah ini namun tak jarang mahasiswa memilih jalan yang salah. Sebagai seorang individu yang beragama langkah spiritual merupakan salah satu cara positif yang dapat digunakan dalam mengatasinya. Tujuan: mengidentifikasi peran shalat tahajud dalam menghadapi stres bagi mahasiswa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan mixed methods design, dimana pendekatan kuantitatif digunakan unuk menegtahui tingkat stres pada partisipan dan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengetahui secara mendalam peranan shalat tahajud terhadap stres. Partisipan dalam penelitian adalah 20 orang mahasiswa USU yang sesuai dengan kriteria penelitian. Partisipan di minta untuk mengisi kuesioner stres dan kemudian penelititi melakukan wawancara. Dalam proses analisa data digunakan metode Miles dan Huberman. Hasil: Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa shalat tahajud yang dilakukan secara benar memiliki peranan dalam menghadapi stres berupa ketenagan yang meberikan manfaat lain pada mahasiswa seperti meningkatkan konsentrasi dan lain halnya. Kemudian dari hasil penelitian juga dapat dilihat bahwa 12 orang (60%) dari 20 orang partisipan yang melakukan shalat tahajud tidak mengalami stres. Kata Kunci: Shalat Tahajud, Stres