Anda di halaman 1dari 2

NAMA : Catur Pribadi Ichsan Ali F. Tri Wahyu Hadi S.

Kelas : KS 1B

TURAP
Definisi Turap
Zainal N,ING,HTL dan Ir. Sri Respati N.(1955) mengemukakan bahwa bangunan yang dibuat untuk mencegah kelongsoran tanah di sekitar daerah penggalian maupun terjadinya rembesan air. Turap berfungsi sebagai bangunan sementara.Digunakan sebagai bangunan permanen untuk dok pada konstruksi pelabuhan.Konstruksi ini terdiri dari dinding turap dan penyangganya.

Jenis Turap
Berdasarkan konstruksi dinding turapnya,turap dapat dibedakan sebagai berikut: 1. Turap dengan tiang tegak dan papan turap Turap yang menahan tekanan tanah dengan jalan memasang papan turap secara mendatar,diletakan di antara atau pada tiang-tiang tegak dengan jarak yang sama. 2. Turap yang terbuat dari deretan tiang tipis Terbuat dari deretan tiang tipis dan dipakai sebagai dinding turap. Untuk keperluan ini dapat dipakai deretan tiang kayu , baja, maupun beton bertulang. 3. Turap beton yang dicor di tempat Merupakan dinding dibawah tanah yang terbuat dari beton yang dicor di tempat(Cast in place). Untuk membuat tembok di bawah tanah ada dua cara, yaitu membuat tembok menerus dan membuat dinding dari dertan kolom di bawah tanah. Turap ini tidak perlu dibongkar setelah selesai pekerjaan tapi bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari konstruksi. 4. Turap kayu Biasanya digunakan untuk bentangan pendek, beban lateral yang ringan dan untuk yang bersifat sementara dalam bentuk yang diperkukuh. Jika digunakan di dalam konstruksi permanen di atas permukaan air, maka diperlukan pengawetan. 5. Turap beton bertulang Turap ini pada umumnya dibuat dari beton pracetak dengan sambungan alur lidah dan digunakan untuk yang bersifat permanen, karena menyulitkan untuk dipindah-pindah 6. Turap baja Turap baja tidak hanya digunakan pada bangunana permanen tetapi juga digunakan untuk keperluan bangunan sementara pada pembuatan bendungan dan pondasi. Jenis turap ini paling sering digunakan karena beberapa segi keuntungan dibanding dengan bahan lain.

Keuntungan turap baja adalah : mempunyai Cs yang tinggi sehingga tahan terhadap gaya pemancangan untuk menembus tanah keras atau batuan; mempunyai berat yang relatif ringan sehingga memudahkan pengangkutan untuk dipindahpindah; dapat dipakai beberapa kali; umur pemakaian cukup panjang baik di atas maupun di bawah air karena bisa dibuat baja tahan korosi; mudah menambah panjang tiang baja baik dengan mengelas maupun dengan memasang baut; massa jenis air.

Berdasarkan perletakan dinding turap pada tanah, turap dibagi menjadi 2 yaitu turap kantilever dan berjangkar. Turap kantilever Turap jenis ini biasanya dianggap terjepit dalam tanah. Umumnya digunakan untuk menahan tanah dengan ketinggian yang relatif rendah dan sebagai konstruksi yang bersifat sementara. Stabilitas turap seluruhnya diakibatkan oleh tahanan pasif yang timbul di depan dinding turap. Turap berjangkar Turap ini dilengkapi dengan penyangga yang disebut dengan jangkar yang diletakkan di dekat puncak dinding dan perletakannya pada tanah di anggap perletakan bebas, karena diasumsikan bahwa kedalaman pemancang di bawah permukaan galian tidak cukup membuat kaku ujung bawah dinding. Dinding penahan ini digunakan secara luas pada konstruksi penahan air dan sebagai penyangga dinding lubang galian yang dalam. Stabilitas dinding ini ditimbulkan oleh tahanan pasif yang terjadi di depan dinding bersama-sama gaya angker.

Perencanaan turap
Dasar perhitungan
Perhitungan turap dilakukan untuk menentukan : kedalaman penetrasi turap yang diperlukan; profil turap yang diperlukan; gaya-gaya penahan atau gaya jangkar yang dibutuhkan; letak dan ukuran jangkar.

Turap terutama dibebani oleh 2 gaya utama, yaitu tekanan tanah dan tekanan air.