Anda di halaman 1dari 4

Awas Kaki Bengkak-bengkak Karena Doyan Garam!

Posted on April 6, 2011 Senin, 04/04/2011 08:04 WIB Jakarta, Sebagian besar masyarakat tahu jika mengonsumsi banyak garam akan meningkatkan kadar tekanan darah. Tapi tak banyak yang tahu bahwa konsumsi garam berlebih juga bisa menyebabkan kaki bengkak. Konsumsi garam berlebih memang menimbulkan banyak dampak buruk bagi kesehatan seseorang seperti tekanan darah tinggi, meningkatnya risiko aterosklerosis dan penyakit jantung. Konsumsi garam berlebih juga bisa menyebabkan masalah pembengkakan kaki terutama pada orang yang memiliki gangguan jantung atau ginjal. Clevelend Clinic menuturkan pembengkakan pada kaki bisa disebabkan oleh kondisi yang dikenal sebagai edema. Kondisi ini terjadi ketika cairan tubuh terperangkap dalam ruang di sekitar sel (ruang ekstraseluler). Edema umumnya terjadi pada kaki, pergelangan kaki dan betis karena gravitasi secara alami menarik cairan turun ke daerah-daerah bawah. Karena itu kondisi ini sebagian besar terjadi di daerah kaki. Orang yang sering mengonsumsi garam dengan kadar tinggi bisa menyebabkan kasus-kasus ringan dari edema atau pembengkakan kaki, seperti dikutip dari MayoClinic, Senin (4/4/2011). Asupan garam yang tinggi membuat konsentrasi natrium dalam darah menjadi naik. Peningkatan kadar natrium ini menyebabkan tubuh menahan air lebih banyak untuk membantu mengencerkan natrium. Kondisi ini membuat volume darah meningkat dan memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah kecil (kapiler) yang bisa menyebabkan kebocoran. Cairan yang bocor dari kapiler akan masuk ke ruang ekstraseluler sehingga membuat tubuh menjadi bengkak. Jika konsumsi garam berlebih membuat kaki atau bagian tubuh bengkak, maka orang tersebut harus mengurangi jumlah natrium yang dikonsumsi. Salah satu sumber utama natrium berasal dari garam dapur, tapi bisa juga ditemukan dalam bentuk tambahan makanan tertentu seperti monosodium glutamat, natrium bikarbonat, natrium nitrat dan natrium benzoat.

Tapi jika kaki sudah bengkak, maka cobalah mengangkat atau menjaga posisi kaki agar lebih tinggi dari jantung untuk membantu mengalirkan cairan dan mengurangi pembengkakan serta memperhatikan asupan natrium atau garam dalam makanannya. (ver/ir)

Sumber: http://health.detik.com/read/2011/04/04/080400/1607753/766/awas-kaki-bengkakbengkak-karena-doyan-garam

Kondisi terjadi pembengkakan kaki ini biasa dalami para bumil pada akhir timester kehamilan dimana beban bagian perut semakin meningkat. Namun anda harus membedakan apakah ini pembengkakan yang wajar (fisiologis) atau tidak wajar (patologis). Pembengkakan yang wajar (fisiologis) pada prinsipnya, pembengkakan kaki disebabkan oleh tekanan pada pembuluh darah balik dirongga panggul oleh perut atau rahim yang membesar sehingga membuat aliran darah balik ke jantung terbendung. Pembengkakan kaki yang wajar biasanya tidak disertai penyakit penyerta. Keadaan tubuh lainnya normal, hanya kaki saja yang bengkak. Ini banyak terjadi pada trimester akhir. Perawatan pada keaadaan ini bisa dengan membiasakan cara hidup sehat:

Hindari memakai sepatu sempit dan bertumit tinggi Istirahat cukup, Manfaatkan waktu untuk segera beristirahat begitu ada kesempatan Bila beristirahat dengan posisi duduk kedua kaki diletakan pada posisi lebih tinggi sejajar panggul, putar pergelangan kaki agar sirkulasi lancar. Bila bekerja jangan terlalu lama berdiri atau duduk, ambil periode berjalan , Sering gerakan pergelangan kaki Bila berbaring, Ganjal kaki dengan bantal agar posisi kaki lebih tinggi dan tekanan berkurang Jangan terlalu lama berdiri dan duduk dengan posisi kaki menggantung, lakukan gerakan atau berjalan sebentar Makan minum cukup, tinggi kalori tinggi protein Kurangi konsumsi garam atau makanan asin Ambil kesempatan untuk berolahraga seperti senam hamil, joging, Untuk melancarkan sirkulasi darah rendam kaki dalam air hangat yang dibubuhi sedikit garam dan jeruk nipis selama 10-15 menit.

Pembengkakan Kaki yang tidak wajar (patologis) Ini bisa disebabkan hal lain misal, penyakit jantung, gangguan ginjal, pre eklamsi, atau eklamsi dalam kehamilan. Pada pre eklamsi bengkak terjadi biasanya lebih dari 20 minggu usia kehamilan, sedang penyakit jantung dan gangguan ginjal bisa diterjadi pada awal kehamilan Penanganan Bila menemui gejala pembengkakan patologis seperti itu segera periksakan diri kedokter kandungan agar dapat ditentukan pasti apakah fisiologis atau karena penyakit tertentu. Perawatan dan penanganan pembengkakan itu dengan Membiasakan cara hidup sehat seperti diatas meliputi Istirahat cukup, makan tinggi protein, kurangi garam, Makanan sumber protein tinggi seperti Sumber protein hewani ; Ayam tanpa kulit Ikan salmon Hati ayam Hati sapi Telur Ayam Udang segar, sedang Sumber protein nabati ; Kajang hijau kacang kedelai Tahu tempe kacang merah segar

1. Umumnya pada bulan ke dua kehamilan, wanita itu akan sering buang air kemih, berhubung uterus yang membesar dan akan keuar dari PAP yang menekan kandung kemih. Keadaan ini tidak menjadi tanda pasti sebab dapat juga dikarenakan ada gangguan pada kandung kemih yang menyebabkan volume menjadi lebih kecil dan menimbulkan rangsangan untuk buang air kemih, misalnya tumor da n penyakit lain. 2. Caffeine juga meningkatkan frekuensi berkemih yang mana hal ini menyebabkan berkurangnya cairan tubuh dan dehidrasi. Yakni bersifat diuretic yaitu dapat menyebabkan naiknya laju urinasi. 3.