Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Critical Perspective of Accounting merupakan cabang teori akuntansi yang memandang bahwa akuntansi memiliki peran yang sangat penting dalam menengahi konflik antara organisasi dengan konstituen sosialnya seperti buruh, konsumen, dan publik pada umumnya. Oleh karena itu, pemikiran alternatif ini secara langsung menyinggung peran aktif akuntan dalam masyarakat. Dalam perkembangannya para akuntan dihadapkan pada dua kondisi yaitu, teori dan praktik. Teori dan praktik akuntansi diciptakan oleh manusia sebagai penguasa yang memanipulasi, mengkondisikan, dan mencuci-otak (brain-wash) orang lain agar memahami atau menginterpretasikan akuntansi sesuai dengan interpretasi yang diinginkan oleh yang berkuasa . Dengan paradigma ini ilmu-ilmu sosial khusunya akuntansi akan terus berkembang berani menentang hegemoni kapitalisme dan metodologi positivisme yang sudah mapan. Seiring dengan berkembanganya ilmu dan wawasan teori kritis mulai diperkenalkan. Teori-teori Kritis bertujuan untuk mengadakan emansipasi dan pencerahan. Pengguna teoriteori ini akan memiliki kesadaran atau kepekaan terhadap adanya kekerasan terselubung. Teori kritis ini menyadarkan orang terhadap proses penindasan dan eksploitasi menusia dalam dunia sosial. Oleh karena itu, teori kritis membebaskan manusia dari belenggu sosial dan menempatkan pengguna teori itu dalam posisi favourable untuk menentukan kepentingan mereka secara benar. (Ahmad Suhelmi, p. 352) dengan berkembanganya teori kritis dan riset-riset yang dilakukan oleh peneliti akuntansi, diharapkan dapat mampu mengubah keadaan struktur sosial saat ini. Yang mana dititikberatkan pada perubahan struktur sosial secara keseluruhan.