Anda di halaman 1dari 9

contoh laporan kkl akuntansi PT indofood

BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Masalah Akuntansi adalah bahasa teknis perusahaan. Akuntansi adalah teks yang menjadi media komunikasi informasi keuangan antara manajer dan pihak-pihak yang berada di luar perusahaan, ketika manajer tidak memiliki kesempatan secara langsung untuk berkomunikasi melalui wicara. Akuntansi adalah bahasa tulis yang berfungsi sebagai pengganti bahasa wicara, bahwa aspek komunikasi dari akuntansi ini seharusnya menjadi dasar dalam pengembangan laporan keuagan dalam hal ini pencatatan laporan keuangan sangatlah diperlukan sebagai dasar laporan keuangan untuk memverifikasikan kualitas laporan keuangan yang dibuat. Kebanyakan sistem akutansi dirancang untuk menciptakan informasi untuk pelaporan internal maupun eksternal. Standar akutansi keuangan juga membentuk sebuah metode seragam tentang informasi yang di tampilkan sehingga laporan keuangan untuk perusahaan berbeda bisa lebih mudah dipersiapkan. Pelaporan eksternal sebagai centerpiece akutansi keuangan merupakan laporan keuangan dengan tujuan umum seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Laporan keuagan dalam perusahaan sangatlah penting untuk menarik para penanam saham diantaranya para pemakai internal, stakeholder,pemakai eksternal, kreditor, investor.

2. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah diatas, maka permasalahan ini dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Bagaimana laporan keuangan pada PT Indofood ? 2. Sejauh mana keterkaitan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan auditor ?

3. Tujuan Laporan 1. Untuk mengetahui laporan keuangan PT Indofood 2. Untuk mengetahui keterkaitan neraca, laba rugi, dan arus kas.

4. Manfaat 4.1.Secara teoritis Merupakan pembuktian teori pelaporan keuangan yang sudah ada 4.2.Secara praktis Sebagai bahan referensi bagi penulis tentang pelaporan keuangan.

BAB II LANDASAN TEORI

Laporan keuangan auditan yang berkualitas, relevan dan reliabel dihasilkan dari audit yang dilakukan secara efektif oleh auditor yang berkualitas. Pemakai laporan keuangan lebih percaya pada laporan keuangan auditan yang diaudit oleh auditor yang dianggap berkualitas tinggi dibanding auditor yang kurang berkualitas, karena mereka menganggap bahwa untuk mempertahankan kredibilitasnya, auditor akan lebih berhati-hati dalam melakukan proses audit untuk mendeteksi salah saji atau kecurangan. Akuntansi keuagan menjelaskan tujuan pelaporan keuagan dan mengidentifikasikan laporan keuagan primer. Akutansi suatu aktifitas pelayanan yang fungsinya adalah untuk memberikan informasi kuantitatif, pada dasarnya bersifat keuagan, mengenai entitas ekonomi yang dimaksudkan agar bermanfaat di dalam pembuatan keputusan ekonomi perusahaan dalam membuat pilihan beralasan diatara jalannya tindakan alternative. Hasil audit tidak bisa diamati secara langsung sehingga pengukuran kualitas audit maupun kualitas auditor menjadi sulit untuk dioperasionalkan. Untuk mengatasi permasalahan ini, Dimensi kualitas auditor yang paling sering digunakan dalam pelaporan adalah ukuran kantor akuntan publik atau KAP. Karena nama baik perusahaan (KAP) dianggap merupakan gambaran yang paling penting. Selain ukuran KAP, kualitas auditor yang lain adalah spesialisasi auditor. independensi auditor. Laporan keuagan sesuai debgan prinsip-prinsip akutansi berterima umum. Laporan ini konsisten dan semua informasi materinya telah tersingkap. Laporan keuagan dan catatan yang mengiringi

( disertifikasikan oleh opini auditor ) secara historis telah menjadi modus utama penyampaian informasi keuagan kepada para pemakai eksternal.

BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1.

Gambaran Umum Perusahaan

1. Pendirian Perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Perusahaan) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT Panganjaya Intikusuma, berdasarkanAkta Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 228.Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-

2915.HT.01.01.Th91tanggal 12 Juli 1991, dan diumumkan dalamBerita Negara Republik Indonesia No. 12 Tambahan No. 611 tanggal 11 Februari 1992. Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan terakhir dalam Akta Notaris No. 47 dari notaris Benny Kristianto, S.H. tanggal 26 Mei 2009 mengenai perubahan seluruh Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan ketentuan dalam SuratKeputusan Ketua Badan Pengawas PasarModal dan Lembaga Keuangan No. KEP179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 mengenai Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik, telah diterima dan disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHUAH. 01.10-07949 tanggal 15 Juni 2009. Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terdiri dari, antara lain, produksi mie, penggilingan gandum, kemasan, jasa manajemen, serta penelitian dan pengembangan. Saat ini, Perusahaan terutama bergerak di bidang pembuatan mie dan penggilingan gandum menjadi tepung terigu. Kantor pusat

Perusahaan berlokasi di Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lantai 27, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 - 78, Jakarta, Indonesia, sedangkan pabriknya berlokasi di berbagai tempat di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Malaysia. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1990.

2. Visi , Misi dan Nilai Perusahaan Visi : Menjadi perusahaan produsen makanan terbaik di Asia tenggara Misi : Memberikan kepuasan kepada pelanggan dan konsumen kita dengan rasa bangga dan semangat sepanjang hari, setiap hari Nilai nilai perusahaan : Sumber Daya Manusia (People) Pelanggan (Customers) Semangat (Passion) Inovasi (Innovation) Keunggulan (Excellence) Warga negara yang baik (Citizenship) 3.2. Pembahasan Laporan keuangan dirancang untuk mendefinisikan secara teliti informasi laporan keuangan apa yang sebuah perusahaan mesti ungkapkan kepada pihak luar. Laporan keuangan juga membentuk sebuah informasi yang ditampilkan sehingga laporan keuangan untuk perusahaan PT Indofood bisa lebih mudah dipersiapkan. Laporan keuangan dapat dijelaskan dengan : a. Neraca

Neraca sebagai bagian dari sebuah titik waktu tertentu, sumber sebuah perusahaan (aktiva), kewajiban perusahaan (utang), dan perbedaan bersih diantara aktiva dan utang, yang menunjukkan modal pemilik. Neraca mengungkapkan pertanyaan fundamental bagaimana perusahaan memiliki dan apa yang di utang. b. Laporan laba rugi Untuk interval tertentu aktiva bersih yang di bangkitkan melalui operasi bisnis (pendapatan), aktiva bersih yang dikonsumsi (kecuali), dan perbedaan yang disebut laba bersih. Laporan laba rugi adalah usaha terbaik perusahaan dalam mengukur kinerja ekonomi suatu perusahaan dalam periode tertentu.

c.

Laporan arus kas Interval tertentu jumlah kas yang ditimbulkan dan dikonsumsikan oleh suatu perusahaan melaui tiga aktivitas berikut : operasi, investasi, dan keuangan. laporan arus kas merupakan laporan yang paling objektif dari lapporan keuangan, karena agak terisolir dari perkiraan akutansi dan laba rugi.

d. Laporan keuangan Perkiraan akutansi dan keputusan ini di ungkapkan didalam catatan pada laporan keuangan. Sebagai tambahan laporan keuangan ini memuat informasi tambahan sebagaimana juga informasi mengenai item yang tidak termasuk dalam laporan keuangan. Dengan menggunakan laporan keuangan tanpa membaca catatan adalah seperti mempersiapkan ujian akutansi menengah dengan hanya menbaca table isi buku.

e.

Auditor Auditor bekerja secara independen terhadap manajemen dan akuntan internal, memriksa laporan keuangan, dan mengeluarkan opini seorang auditor mengenai kewajaran (fairness) laporan dan ketaatannya terhadap prinsip-prinsip akutansi yang tepat.

Jadi neraca, laba rugi, laporan arus kas, laporan keuangan, dan auditor mempunyai keterkaitan yang sangat penting untuk membuat laporan keuangan menjadi relevan dan reliable. Dalam hal ini PT Indofood telah menerapkan tiga laporan utama tersebut untuk melaporkan hasil dari audit keuangan pada setiap tahunnya.

BAB IV KESIMPULAN

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Perusahaan) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT Panganjaya Intikusuma, berdasarkanAkta Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 228.Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-

2915.HT.01.01.Th91tanggal 12 Juli 1991, dan diumumkan dalamBerita Negara Republik Indonesia No. 12 Tambahan No. 611 tanggal 11 Februari 1992. Laporan keuangan dirancang untuk mendefinisikan secara teliti informasi laporan keuangan apa yang sebuah perusahaan mesti ungkapkan kepada pihak luar. Laporan keuangan dapat dijelaskan dengan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan keuangan, dan auditor.