Anda di halaman 1dari 5

Motor Induksi

Kelompok 3: Andrian Wahyu S. Devita Crosdiana Hendraditya F.L Jovie Trias A.N Sukma Aribowo

Konsep dasar motor induksi


Mesin induksi terbentuk dari satu rangkaian stator dan satu rangkaian rotor. Rangkaian stator memiliki tiga pasang kumparan,kumparan-kumparan tersebut saling terpisah-berjarak120 derajat. Dieksitasi oleh sumber suplai tiga-fasa.

Konsep medan-putar.

Kumparan stator tiga-fasa yang di suplai oleh sumber tiga-fasa dengan bentuk gelombang sinusoida terpisah120satu dengan lainnya, akan memproduksi satu fluks tiga-fasa.Fluks dari setiap fasa berjalan sepanjang sumbu kumparan seperti terlihat pada gambar diatas. Fluks celah-udara adalah merupakaan resultan dari semua fluks yang diproduksi oleh tiga kumparan stator.

Fluks celah-udara yang dibangkitkan berputar searah jarum-jam. Fluks-putar atau medan-putar demikian merupakan salah satu keunggulan utama sistem tiga-fasa yang digunakan dalam distribusi tenaga listrik. Kecepatan putar fluks celah-udara adalah satu revolusi/putaran setiap siklus ac. Waktu dari satu siklus acadalah = 1/f, dimana fadalah frekuensi tegangan suplai.Jadi, kecepatan medan-putar celah udara ns adalah:

rev/sec atau putaran per detik rev/min atau putaran per menit

Ns dikenal sebagai kecepatan sinkron karena magnitudenya serempak dengan frekuensi suplai. f = 50 Hz, maka kecepatan sinkron motor ns= 60 x 50 = 3000 rev/min

Perbedaan antara kecepatan rotor (natau ) dan kecepatan sinkron (ns atau s) dikenal sebagai slip s,

dimana = 2(n/60), n adalah putaran per menit (rpm), dan adalah radian per detik.

Catatan slip pada saat starting, yaitu saat kecepatan motor =nol, adalah sama dengan satu. kondisi tanpa-beban, yaitu saat kecepatan motor sangat dekat dengan kecepatan sinkron, maka nilai slip adalah=nol.