Anda di halaman 1dari 3

Pengantar NX = NFI NX = NFI dalam makroekonomi mengindikasikan kondisi ekonomi terbuka (open economy) atau perluasan dari rumus

Y = C+I+G akibat adanya transaksi perdagangan internasional. Ekonomi terbuka biasanga diindikasikan dengan, (1) membeli dan menjual barang dan jasa ke negara lain (2) membeli dan menjual obligasi dan aset finansial lainnya ke negara lain. Net Exports (NX) = ekspor impor Net Foreign Investment (NFI) = domestic membeli aset asing purchase sedangkan asing membeli aset domestik Net Exports = Net Foreign Investment NX = NFI karena setiap transaksi merupakan pertukaran pada asset terhadap barang atau asset terhadap asset. Dalam hal ini nilai aset harus seimbang dengan nilai barang. Sederhanya, perbedaan antara ekspor dan impor bersih sama dengan investasi asing bersih. Adapun neraca perdagangan akan tetap seimbang/ adil meskipun impor lebih besar daripada ekspor karena ternyata hal ini juga berpengaruh pada perubahan investasi asing bersih. Jika NX= NFI, hal yang melatarbelakanginya adalah:

Negara dengan sedikit impor dan banyak ekspor akan mempengaruhi signifikansi investasi asing bersih.

Negara dengan sedikit ekspor dan banyak impor akan mempengaruhi signifikansi investasi asing bersih pula.

Negara dengan ekspor yang sama dengan impor akan mempengaruhi investasi sedikitnya investasi domestik di asing dan sedikitnya investasi asing di domestik

Adapun pengertian dari persamaan NX = NFI adalah bagaimana aliran modal dan barang antar negara membantu mengklarifikasi kinerja perdagangan internasional.

Defisit Anggaran Pemerintah Sejak NX = NFI and S = I + NFI, NX = S - I. Ketentuan dari neraca perdagangan adalah tabungan dan investasi:

Ketika S > I, surplus perdagangan Ketika S < I, defisit perdagangan

Peningkatan pada defisit anggaran mengurangi jumlah tabungan nasional yang tersedia untuk kepentingan swasta sehingga kurva penawarannya bergeser ke kiri dalam pasar dana kredit dan tingkat bunga riil meningkat. Peningkatan pada suku bunga riil menyebabkan penurunan pada investasi asing, hal ini dikarenakan: (1) Investasi domestik dianggap kurang menarik bagi investor Amerika dan (2) Kenaikan tingkat bunga dapat mengalihkan investor asing untuk berinvestasi di negara lain yang menawarkan suku bunga riil lebih rendah. Karena NFI turun, penawaran dolar untuk dipertukarkan mata uang domestik turun dan dan tingkat pertukaraan riil pada dolar akan berapresiasi. Peningkatan pada nilai dolar akan meningkatkan harga pada barang Amerika terhadap barang domestik. Jadi, ekspor domestik ke Amerika turun dan impor akan meningkat. Efek pada meningkatnya anggaran defisit pemerintah adalah

menggerakkan neraca perdagangan dalam posisinya yang defisit pula. Kebijakan Perdagangan Kebijakan tariff dan kuota pada impor akan mengurangi jumlah barang impor yang masuk ke domestic. Jadi, ekspor bersih akan meningkat. Peningkatan NX dalam hal ini juga akan mempengaruhi permintaan pada dolar, dimana menciptakan apresiasi dolar terhadap mata uang domestik. Kesimpulannya, barang Amerika menjadi relative lebih mahal daripada barang di domestik adapun hal ini justru menciptakan kondisi ekspor impor yang seimbang ekspor Amerika turun dan impornya meningkat terhadap produk domestik akibatnya NX tidak berubah. Kebijakan perdagangan tidak berefek pada neraca perdagangan karena tidak berefek pada tabungan national atau investasi domestik. Neraca perdagangan negara ditentukan oleh tabungan dan investasi. Hal ini sesuai dengan rumus S = I + NX = I + NFI. Ini mengacu pada NX = NFI = S I