P. 1
Perwal No 19 Tahun 2012 - PPDB 2012

Perwal No 19 Tahun 2012 - PPDB 2012

|Views: 247|Likes:
Dipublikasikan oleh pep_disdikdepok

More info:

Published by: pep_disdikdepok on Jul 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/11/2014

pdf

text

original

·

,~

BERITA DAERAH K01'A DEPOK

NOMOR 19 PERATURAN NOMOR WALIKOTA DEPOK 19 TABUN 2012 TENTANG PEDOMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MARA ESA WALIKOTA DEPOK, Menimbang a. bahwa berdasarkan ketentuan

TABUN

2012

Pasal 6 ayat (1) Peraturan 2010 tentang

Daerah Kota dan

Depok

Nomor

8

Tahun Pendidikan,

Pengelolaan
Kota

Penyelenggaraan

Pemerintah

menjamin

terselenggeranva program wajib belajar 12 tahun:
b. bahwa dalam rangka pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun

sebagairnana dimaksud dalam huruf a, perlu ditindaklanjuti dengan
membuat
<;:.

Pedoman Penerimaan ketentuan

Peserta Didik Baru; Pasal 6 ayat (4) pelaksanaan dimaksud program

bahwa berdasarkan

wajib belajar 12 tahun sebagaimana lebih lanjut dengan Peraturan d. bahwa berdasarkan

dalam huruf a, diatur

Walikota; sebagaimana dimaksud Peraturan dalam Walikota

pertimbangan

huruf a, huruf b dan huruf c, perlu menetapkan ten tang Pedoman Penerimaan Mengingat Peserta Didik Baru;

1. Undang-Undang
Kotamadya TingkatIl Nomor 49,

NOIDQf.

15 Tahun
II

1999 tentang Pembentukan
dan Kotamadya Republik Daerab 1999 Indonesia

Daerah

Tingkat

Depok

Cilegon (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun Tambahan Lembaran Negara

Nomor 3858); 2. Undang-Undang (Lembaran Tambaban Nomor 28 Tabun Republik 1999 tentang Tahun Penyelenggaraan 1999 Nomor 75, Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme Negara Lembaran Indonesia Negara Republik Indonesia Nomor 3851); 3. Undang

"

3. Undang-Undang (Lembaran

Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Indonesia Tahun 2Q03 Nomor 47,

Negara Republik

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 7S, Tambahan Nomor 4301); 5. Undang-Undang Pengelolaan Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan, dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Lembaran Negara Republik Indonesia

Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

6, Undang-Undang
Daerah

Nomor 32 Tahun
Negara

2004 tentang Indonesia

Pernerintahan
Tahun 2004

(Lembaran

Republik

Nornor

125, Tambahan

Lernbaran

Negara

Republik
kali diubah

Indonesia
terakhir tentang Indonesia

Nomor 4437) sebagaimana

telah beberapa Nomor 32 Negara

dengan Undang-Undang
kedua atas

Nomor 12 Tahun 2008 ten tang Perubahan Tahun 2004 [Lembaran Republik

Undang-Undang Daerah

/

Pemerintahan Tahun

2008 Nomor 59, Tambahan Nomor 33 Tahun

Lembaran 2004

Negara Republik Perimbangan

Indonesia Nomor 4844); 7. Undang-Undang tentang

Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
8. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

[Lernbaran Negara 9, Undang-undang
Peraturan

Republik Indonesia Nomor
12 Tahun

Tahun 2005
tentang

Nomor 157, Pembentukan
Republik

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 2011 Perundang-undangan (Lembaran 82, Tambahan Negara

Indonesia Tahun 2011 Nornor Republik Indonesia Nomor 5234);

Lembaran Negara 10. Peraturan ...

10. Peraturan

Pemerintah

Nomor 19 Tahun (Lembaran Negara Tambahan

2005 tentang

Standar

Nasional Pendidikan

Republik Indonesia

Tahun 2005 Nomor 41, Indonesia Nomor 4496);

Lembaran Negara Republik Pembagian
Daerah

11. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
Urusan Pemerintahan Antara

Pemerintah,

Pemerintahan

Provinsi dan

Pemerintah

Daerah

Kabupaterr/Kota

(Lembaran

Negara Republik Indonesia Tahun

2007 Nomor 82, Tambahan

Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 12. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik

Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5105);

13. Peraturan

Daerah Kota Depok Nomor 08 Tahun 2008 ten tang

Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kota Depok Tahun

2008 Nornor 08) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Peraturan
tentang Perubahan

Daerah Kota Depok Nomor
Kedua Peraturan

20

Tahun 2011 (Lembaran

Daerah Kota Depok Nomor 08

Tahun

2008 tentang Daerah

Organisasi

Perangkat

Daerah

Daerah Kota Depok Tahun 2011 Nomor 20); 14. Peraturan Kota Depok Nomor 08 Tahun 2010 ten tang Pendidikan (Lembaran Daerah Pengelolaan dan Penyelenggaraan Kota Depok Tahun 2010 Nomor 08); MEMUTUSKAN Menetapkan PERATURAN WALIKOTA TENTANG PESERTA DIDIK BARU,
DAB I KETENTl,JAN Pasa11 l,JMl,JM

PEDOMAN PENERIMAAN

Dalam Peraturan Walikota ini yang dimaksud dengan : 1. Kota adalah Kota Depok. 2. Pemerintah Kota adalah Pemerintah Kota Depok. 3. Walikota .....

t:

3. Walikota adalah Walikota Depok.

4, Vinas adalah Vinas Pendidikan
6, Kecamatan daerah kota. adalah
wilayah

Kota Depok,
kerja Camat sebagai perangkat

5. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok.

7. l,JPI'adalah Unit Pelaksana Teknis yang menangani TK dan SD di Kecamatan.
8. Penerimaan Peserta Didik Barn selanjutnya disebut PPDB adalah

penerimaan peserta didik barn TK, Peserta didik barn kelas satu SD, kelas tujuh SMP dan kelas sepuluh SMAjSMK.
9. Ujian Nasional (UN) adalah kegiatan pengukuran

dan penilaian

kcmpetensi peserta didik secara nasional pada [eniang pendidikan
sekolah dasar j madrasah sekolah ibtidaiyahj sekolah dasar luar biasa menengah pertama/rnadrasah
menengah

(SVjMljSLB), tsanawiyahjsekolah

menengah luar biasa (SMPjMTsjSMLB) dan ,

sekolah
luar
Kejuruan

menerigah

atas/madrasah aliyah/eekolah
serta

atas

biasa

(SMAjMA/sMALB)

Sekolah

Menengah

(SMK).

10.Ijazah adalah surat dokumen resmi dan sah yang menyatakan
-bahwa seorang peserta didik telah menyelesaikan suatu jenjang

pendidikan, dan diberikan sete1ah dinyatakan

lulus ujian dari

satuan pendidikan.
11. Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang selanjutnya disebut SKHUN adalah hasil kegiatan UN yang dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, 12.Jurnal adalah sistem seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan menggunakan

nilai akademis (SKHUN),

13. Surat Keterangan Hasil Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional yang selanjutnya disebut SKHl,JASBN adalah hasil UASBN yang dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan masuk jenjang pendidikan berikutnya. 14. Daya ..... dasar seleksi

14. Daya tampung adalah kapasitas yang tersedia pada suatu tingkat

satuan pendidikan untuk diisi oleh calon peserta didik barn.
15. Tingkat satuan pendidikan adalah TK, SD, SMP, SMAdan SMK. 16. Kepala satuan pendidikan adalah pemimpin pada tingkat satuan pendidikan. 17. Komite Sekolah adalah mitra tingkat satuan pendidikan yang membantu peningkatan mutu pendidikan. 18. Peserta didik adalah Peserta Didik TK, SD, SMP, SMA,SMK. 19. Sekolah/Satuan pendidikan adalah Taman Kanak-Kanak (TK) , Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah , Menengah Atas (SMA)dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),baik

negeri maupun swaeta di lingkungan pembinaan
Kota Depok.

Dinas Pendidikan peserta

20. Perpindahan/Mutasl

Peserta

Didik adalah

perpindahan

didik dari satuan pendidikan ke satuan pendidikan lain di Kota Depok maupun dati luar Kota Depok. 21. Pendataan Program Perlindungan Sosial yang selanjutnya disingkat PPLS adalah
pendataan

program

perlindurigan

sosial

yang

digunakan sebagai basis data sa saran bagi program perlindungan sosial. Digunakan secara bersama-sama dibawah koordinasi Tim Nasional baik oleh pusatj'daerah Percepatan Pengentasan

Kemiskinan (TNP2K).
DAB II

TUJUAN
Pasal2 Pedoman PPDB bertujuan untuk memberikan arah bagi pelaksana PPDB sesuai dengan azas dan prinsip yang telah ditetapkan.

BAB III .....

BAD III
AZAS-AZAS UMUM DAN PRINSIP PPDB

Bagian Pertama Azas -Azas Umum Pasal3

PPDB dilaksanakan berdasarkan azas:
a. Objektif, artinya bahwa PPDB baik peserta didik baru maupun

pindahan
ditetapkan;

harus

memenuhi

ketentuan

umum

yang

telah

b.

Transparan, artinya PPDB bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh masyarakat menghindarkan terjadi; termasuk orang tua peserta didik untuk mungkin penyimpangan-penyimpangan yang

c.

Akuntabel, artinya PPDB dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat baik prosedur maupun hasilnya;

d. e.

Tidak diskriminatif, artinya PPDB di wilayah Kota Depok tanpa
membedakan Suku, agama, dan Golongan;

Kompetitif, artinya PPDB dilakukan melalui seleksi berdasarkan
Usia calon peserta didik untuk SD dan nilai hasil UASBNuntuk

SMP serta nilai hasil Ujian Nasicnal untuk SMA/SMK.
Bagian Kedua

Prinsip PPDB
Pasa14

(1)

Semua calon peserta didik memiliki kesempatan
pendidikan pada TK, SD, SMP, SMAdan SMK.

memperoleh

(2)Pada

.

(2)

Pada

prmsipnya kecuali

seluruh bila

calon daya

peserta dan

didik tidak

bam

yang dapat

memenuhi diterima,

persyaratan

administratif

akademis

tampung

mencukupi

dilaksanakan seleksi di tingkat satuan pendidikan tempat calon siswa bam mendaftar. (3) Pada dasarnya tidak ada penolakan Penerimaan peserta didik Bam (PPDB),kecuali jika daya tampung di satuan pendidikan yang bersangkutan (4)

tidak mencukupi

d~U1

ketentuan

waktu

proses PPDBtelah berakhir. .Jumlah peserta didik yang diterima disesuaikan dengan daya tampung serta
(5)

yang

tersedia

di

masing-masing membuka

tingkat

satuan belajar

pendidikan dan diumumkan secara terbuka pada masyarakat tidak diperkenankan rombongan

tambahan di luar mekanisme seleksi yang telah ditetapkan.
Dalam rangka mensukseskan Program Wajib Belajar 12 Tahun, sekolah diwajibkan menerima siswa dan keluarga miskin sebanyak 20% dari jumlah siswa yang diterima yang disesuaikan

dengan domisili calon peserta didik.
(6)

Apabila calon peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (5)

melebihi 20%, maka akan dilakukan seleksi berdasarkan nilai
UN

-

dan diarahkan ke SMPTerbuka, atau SMATerbuka. Pasa15

(1)

Calon peserta didik berusia setinggi-tingginya 6 tahun untuk TK,
12 Tahun untuk SD, 18 tahun untuk SMP dan 21 tahun untuk SMAjSMK

pada hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran calon peserta didik dapat menentukan pendidikan negeri atau ke satuan

bam
(2)

Sejak awal pendaftaran pilihannya ke satuan

pendidikan swasta
(3)Tempat....

(3) (4)

Tempat penerimaan

dan

seleksi peserta pendidikan

didik

barn

pada

dasarnya adalah tingkat satuan pendidikan. Kepala Tingkat satuan bersama Komite Tingkat satuan pendidikan wajib membentuk (5) panitia penerimaan peserta peserta didik b am _l 1 dan mengendalikan

didik barn Tahun Pelajaran baru di tingkat satuan pendidikan. __ _a _ mas mem b en tuk panitiaa oeneri __panl __ penenmaan Kep al D' setiap Tahun Pelajaran untuk membina

penerimaan siswa baru TK, SO, SMP, SMA, dan SMK, BABIV PENERIMAAN PESERTADIDIKBARU Bagian Pertama

Umum
Pasal6 PPOS dilaksanakan a. b. dalam 2 (dua) tahap, yaitu: Tahap pertama, diperuntukan bagi calon peserta didik barn dari keluarga miskin warga Kota Depok; Tahap kedua, diperuntukkan luar keluatga miskin bagi calon peserta didik barn di dari warga Kota Depok yang berasal

wilayah Kota Depok dan di luar wilayah Kota Depok. Bagian Kedua

Persyaratan Umum Calon Peserta Didik Barn
Paragraf Kesatu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pasal 7

(1) Peserta Didik Baru Kelompok A berusia 4 tahun
tahun.

s.d. 5 tahun,
s.d. 6

(2) Peserta didik baru Kelompok B berusia lebih dari 5 tahun

(3) Pengelompokan ...

(3) Pengelompokan sebagaimana peserta didik dapat berada kelompok B.

dimaksud

pada ayat (1) dan (2),

bukan jenjang yang harus diikuti olen setiap peserta didik, Setiap
selama 1 (satu) tahun pada kelompok A atau kelompok B, atau 2 ( dua ) tahun pacta kelompok A dan Paragraf Kedua Sekolah Dasar (SD) Pasal8
(1)

Calon peserta didik kelas 1 (satu) SD yang pada awal Tahun

Pelaiaran baru berusia 7 tahun s.d 12 tahun wajib diterima.
(2)

Calon peserta didik sekurang-kurangnya

berusia 6 (enam) tahun

pada hari pertama masuk sekolah tahun pelaiaran barn.
(3)

Calon peserta didik berusia kurang dari 6 (enam) tahun dapat
diterima apabila masih

ada daya tampung pihak yang

dan mendapat seperti

rekomendasi
(4)

tertulis

dari

berkompeten,

konselor sekolah j madrasah maupun psikolog Calon peserta didik SD tidak disyaratkan tamat PAUD (TKjRA). Penerimaan peserta didik kelas 1 (satu) SD tidak didasarkan pada hasil tes kemampuan bentuk tes lain.
(6)

(5)

membaca, menulis, atau Kenal

dan berhitung, Lahir atau

atau Surat

Melampirkan

akta

kelahiran

Keterangan Kelahiran asli
Paragraf Ketiga

/

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pasal9

(1) Memiliki Ijazah 8DjMI atau Ijazah Program Paket A atau Surat Keterangan berpenghargaan sama dengan ijazah SDJMI atau .. ah ~ua.r _.egen yang dinl'1ru .1__ k a _engan IJaz~u .. ~\.,. lJQ.Z_- IN' __ i/dih argru'j se.tin g__t d l SD yang didalamnya memuat Nilai Ujian Nasional. (2) Memiliki SKHUN. (3). Setinggi .

(3) Setinggi-tingginya

berusia

18 tahun

pada

hari

pertama

masuk

sekolah tahun pelaiaran barn,
(4) Menyerahkan:

a. Formulir Pendaftaran;
b. c. Surat keterangan SKHUASBN Asli. Lulus asli dari satuan pendidikan;

Paragraf Keempat Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kcjuruan (SMK)

Pasall0 (1) Memiliki Ijazah SMP/MTs. atau Ijazah Program Paket B atau Surat Keterangan berpenghargaan sama dengan ijazah SMP / MTs atau dengan ijazah

ijazah Luar Negeri yang dinilai /dihargaiysetingkat SMP/MTs. (2) Memiliki Surat Keterangan

Hasil Ujian Nasional (SKHUN).

(3) Setinggi-tingginya berusia 21 tahun pada han pertama rnasuk
sekolah tahun ajaran barn.
(4)

Calon peserta didik ban! harus menyerahkan :
a. Formulir Pendaftaran;

b. Surat Keterangan

LlJLlJS A~Udari Satuan Pendidikan;

-

c.

SKHUN ASLI.

Bagian Ketiga Persyaratan Khusus Calon Peserta Didik Barn

Paragraf Kesatu Calon Peserta Didik Barn Dari Keluarga Miskin Warga Kota Depok Pasalll

(1) Calon Peserta Didik Bam Dati Keluarga Miskin Warga Kota Depok
mendaftar dengan menunjukkan dokumen asli serta melampirkan

fotocopy:
a. Kartu ...

a. Kartu Tanda Penduduk (KTP);
Q.

Kartu Keluarga:

c. Kartu Jamkesda, atau Kartu Jamkesmas. (2) Bagi Calon Peserta Didik Baru Kartu Keluarga namun Kartu Jamkesmas

Dan Keluarga

Miskin Warga Kota (KTP) dan atau

Depok yang telah memiliki Kartu Tanda tetapi terdaftar dalam

Penduduk

tidak memiliki Kartu Jamkesda,

PPLS dapat diterima

sebagai Cajon Peserta Didik Baru. Bagian Keempat Seleksi Calon Peserta Didik Baru Paragraf Kesatu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),dan Sekolah Dasar (SD) Pasa112 S~leksi dilakukan berdasarkan usia, domisili, waktu pendaftaran.

Paragraf Kedua Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Pasal13 (1) (2) Seleksi dilakukan berdasarkan nilai jurnal, yaitu nilai Ujian Nasional ditambah Nilai Prestasi. Nilai prestasi sebagaimana lanjut oleh Kepala Dinas. Paragraf Ketiga Sekolah Menengah Kejuruar; (SMK) Pasa114
(1)

dimaksud

pacta ayat (1) diatur lebih

Selek~i dilakukan berdasarkan
Nasional Pre stasi.
dikali

nilai .iurnal, vaitu nilai Ujian
pelajaran, ditambah Nilai

bobot

nilai mata

(2) Bobot .....

e

(2)

Bobot nilai mata pelajaran,

dan nilai pre stasi

sebagaimana

dimaksud pada ayat (1) diatur lebih Ianjut oleh Kepala Dinas,
BABV KETENTUAN LAIN-LAIN

Pasa115

Hal-hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan
sepanjang mengatur teknis pelaksanaannya yaitu:

W~likota ini

a· waktu pendaftaran;
b.
c. d.

pengumuman hasil seleksi; daftar ulang; pengisian temp at kosong; rnutasi atau perpindahan peserta didik; pembahasan program satuan pendidikan oleh komite sekolah; penerimaan calon peserta didik SMP Terbuka dan SMA Terbuka; pengesahan sertifikat prestasi;

e.
f.

g.
h.
1.

masa orientasi peserta didik (MOPD);
jumlah rombongan belajar; awal tahun pelajaran baru;

J.

k, jurnlah siswa per. rombongan belaiar: dan
1.

diatur lebih laniut olen Kepala Dinas.

BABVI .....

BABVI KETENTUANPENUTUP Pasal16 Peraturan diundangkan. Agar setiap Peraturan orang mengetahuinya, memerintahkan penempatannya pengundangan dalam Berita Walikota Depok ini mulai berlaku pada tanggal

Walikota Depok ini dengan

Daerah Kota Depok.

BERITA DAERAH KOTA DEPOK

TAHUN

2012

NOMOR

19

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->