Anda di halaman 1dari 2

BAHAN SHARING JUNI 2010

COOL UMUM

BAHAN SHARING JUNI 2010

COOL UMUM

Menjangkau Jiwa

Minggu IV

Pengurapan-Nya Memulihkan Kita

Minggu I

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:19-20)
PENDAHULUAN
5 Meni t

"Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan". (Markus 16:9-20)
PENDAHULUAN
5 Meni t

Pada bulan Agustus tahun 2009, kita sudah membahas tentang menjangkau jiwa dan di bulan ini kita akan mengulang kembali, sedikit kilas balik, apakah kita sudah mempraktekkannya atau belum.
ISI DAN SHARING
5 Meni t

Dampak dari kita mengikut Yesus adalah kita menjadi anak Tuhan yang mengasihi jiwa-jiwa dan memberitakan Injil dalam keadaan apa pun. Memberitakan Injil adalah membawa orang-orang yang belum kenal Tuhan menjadi kenal Tuhan. Apa yang kita perlukan untuk membawa seseorang mengenal dan menerima Yesus dalam hidupnya? 1. Keberanian untuk melakukan Amanat Agung itu (Markus 16:15-18) Kesulitan dan penghalang orang untuk memberitakan Injil salah satunya adalah ketidaktahuan, rasa takut, atau hidup yang tidak jadi teladan. Padahal kuasa itu sudah Tuhan beri, menyertai kita saat kita memberitakan Kabar Baik. Sharing: Penghalang/kesulitan apa yang membuat Anda sulit memberitakan Injil (Kabar Baik)? 2. Peduli dan fokus pada kebutuhan (Matius 22:36-40) Kebutuhan utama orang-orang yang belum mengenal Tuhan adalah kasih. Kitalah alat untuk menyalurkan kasih itu. Kasih yang terbesar adalah kasih yang menyelamatkan jiwa dari api neraka. Itulah yang Yesus lakukan untuk kita, dan kita juga melakukannya untuk mereka. Sharing: Kapan terakhir kita membawa orang menerima Tuhan Yesus? Berapa jiwa yang menerima Yesus lewat pemberitaan Injil dari Anda selama 1 (satu) tahun terakhir ini? 3. Teladan hidup (2 Korintus 9:20-23) Menjadi teladan berarti melakukan pengorbanan dan adanya kuasa kesaksian hidup sehari-hari. Paulus melakukannya dengan berbaur dengan mereka, tidak berarti bergaya hidup seperti mereka, tetapi mengerti dan berempati.
KESIMPULAN DAN SALING MENDOAKAN
5 Meni t

Visi yang Tuhan berikan buat Gereja kita hari-hari ini melalui Gembala Pembina Bapak Pdt Dr Ir Niko Njotorahardjo tentang 3 pengurapan yaitu: - Pengurapan kasih: agar kita mampu untuk hidup intim dengan Tuhan - Pengurapan belas kasihan: agar kita lebih peduli kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan - Pengurapan mujizat: (Lukas 4:19) Untuk memberitakan pembebasan kepada orangorang tawanan dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orangorang yang tertindas dan untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.
ISI DAN SHARING
5 Meni t

Bagaimana kita dapat menggenapi visi yang Tuhan berikan ini? Mari kita lihat di dalam Injil Markus 16:9-20. Ada tiga pesan Firman Tuhan bagi kita semua: 1. Penampakan Tuhan Yesus membuktikan Dia hidup (Markus 16:9) Penampakan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya sesudah kebangkitan-Nya menyatakan bahwa Dia hidup dan memberikan harapan bagi kita: - Hidup kekal bagi setiap orang percaya - Kepercayaan kita tidak sia-sia - Ikut Yesus adalah suatu keuntungan, bukan kemalangan 2. Tetap percaya (Markus 16:14) Tuhan Yesus menegur murid-murid-Nya atas ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, karena Yesus adalah Allah yang bangkit dan hidup. Berbahagialah kita semua yang percaya sekalipun belum melihat (Ibrani 11:1), milikilah iman yang sungguh percaya. 3. Beritakanlah kabar baik (Markus 16:15-18) Kita harus pergi dan memberitakan kabar baik, bahkan sampai ke seluruh dunia dan tanda mujizat akan menyertai kita, agar banyak orang diselamatkan di dalam nama Tuhan Yesus.
KESIMPULAN DAN SALING MENDOAKAN
5 Meni t

Siapakah orang-orang yang paling dekat di sekitarmu yang paling membutuhkan pemberitaan Injil? Pembantu rumah tangga, teman di tempat kerja, tetangga, tukang sayur, atau tukang sampah, pelanggan di tempat usaha kita, mereka semua adalah jiwa-jiwa yang Tuhan kirim. Terobos penghalang-penghalang pribadimu, mulai bertindak, lakukan Amanat Agung. Tuhan Yesus memberkati.

Visi harus diimani dan kita harus percaya bahwa Allah sudah sediakan bagi kita segala berkat rohani hanya di dalam Kristus, tetapi kita harus responi dengan mengenal Dia dengan benar, melalui hubungan intim dengan Tuhan dalam doa, pujian, penyembahan, dan firman.

KESATUAN HATI - TUMBUH BERSAMA - MEMENANGKAN JIWA

KESATUAN HATI - TUMBUH BERSAMA - MEMENANGKAN JIWA

BAHAN SHARING JUNI 2010

COOL UMUM

BAHAN SHARING JUNI 2010

COOL UMUM

Kesatuan yang Mengalahkan Kegelapan

Minggu II

Komunitas yang Memenangkan Peperangan Rohani


Baca: 2 Tawarikh 20:22-26
PENDAHULU AN

Minggu III

"Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaiknya supay a kamu erat bersatu dan sehati sepikir." (1 Korintus 1:10)
PENDAHULUAN
5 Meni t

5 Meni t

Kesatuan adalah hal yang penting untuk kita miliki di dalam komunitas atau Cool. Mengapa? Karena dalam kesatuan, banyak janji-janji Tuhan yang kita dapatkan sebagai anak-anak Tuhan, misalnya apa saja yang kita minta Bapa di sorga memberikannya (Matius 18:19), Allah menyertai kita dengan kasih dan damai sejahtera-Nya (2 Korintus 11:13), satu dalam kerukunan akan diberkati oleh Tuhan (Mazmur 133) dan tentu masih banyak lagi.
ISI DAN SHARING
5 Meni t

Rasul Petrus mengingatkan untuk berjaga dan berperang melawan musuh seperti singa mengaumaum mencari orang yang dapat ditelan (1 Petrus 5:8-9). Rasul Paulus juga berkata musuh kita adalah bukan darah dan daging tetapi penguasa dan roh-roh jahat di udara (Efesus 6:10-13). Dalam peperangan ini kita butuh strategi dan team (pasukan yang solid). Mari belajar dari kemenangan Yosafat melawan bani Amon.
IS I D AN SHARING
5 Meni t

Sayangnya, banyak komunitas anak Tuhan masih sulit untuk menyatukan hati, pikiran, dan perkataan mereka. Salah satu akibatnya, mereka sulit mengalahkan kerajaan kegelapan. Tandatandanya adalah masih banyak terjadi perpecahan, masih ada rasa curiga satu dengan yang lain, belum mampu terbuka, jaim, menjatuhkan rekan sekomunitas/sepelayanan, perseteruan, dan lainlain. Akibat kita tidak bersatu, Iblis dan antek-anteknya dengan mudah mengecoh dan mengadu domba sesama anak Tuhan. Bagaimana cara membangun kesatuan dalam komunitas kita? 1. Minta pada Bapa supaya kemuliaan-Nya turun dalam COOL (Yohanes 17:22) Yesus berdoa kepada Bapa bahwa agar murid-murid-Nya dapat bersatu, mereka perlu akan kemuliaan Bapa. Saat kemuliaan Tuhan turun di tengah-tengah COOL, karena melakukan Firman dan hidup dalam penyembahan, maka Tuhan sendiri akan menyatukan kita. Sharing: Menurut Anda, sudahkah kemuliaan Tuhan turun dan dinyatakan dalam COOL Anda? Seberapa sering terjadi pertobatan di dalam COOL? Seberapa banyak terjadi perubahan, terutama perubahan karakter, pada setiap anggota COOL? (Hal-hal ini dapat kita jadikan cermin, apakah kemuliaan Tuhan ada dalam COOL kita) 2. Mulailah dengan menyatukan hati, baru kemudian menyatukan pikiran (Filipi 2:2) Semua Firman Tuhan tentang kesehatian selalu mulai dengan kata "sehati", lalu "sepikir" (misal di Roma 12:16, 1 Korintus 1:10, 2 Korintus 13:11, Filipi 2:20, dan lain-lain). Mengapa? Kalau kita mau bersatu, akan lebih mudah bila kita memulai dengan menyatukan hati kita. Ini bicara tentang kenal hati di dalam COOL di antara sesama anggota COOL. Kalau kita mulai dengan menyatukan pikiran, akan sulit terjadi kesatuan, karena pikiran manusia beraneka ragam cara berpikir dan isinya. Tetapi bila kita mulai dari satu hati, yaitu sama-sama memiliki hati yang bertobat/lahir baru/hatinya Kristus, kesatuan dalam pikiran pasti akan terjadi dengan sendirinya. 3. Masuk ke dalam visi yang sama, yaitu visi (tujuan) Allah Nimrod pernah mencontohkan betapa kuatnya kesatuan dalam tujuan, walaupun dalam contoh yang tidak baik, yaitu dalam rangka membangun menara Babel. Bahkan Tuhan melihat kesehatian mereka, membuat rencana mereka pasti terlaksana (Kejadian 11:6). Visi memberikan tujuan pada kesatuan kita. Jemaat mula-mula memiliki visi Allah dalam kesatuan mereka, yaitu penuaian jiwa-jiwa (Kisah 2:44-47). KESIMPULAN DAN SALING MENDOAKAN
5 Meni t

Firman Tuhan berkata, setiap kerajaan (komunitas) yang terpecah pasti binasa dan tidak dapat bertahan (Matius 12:25). Artinya, jika kita bersatu, kita pasti bertahan dan dapat mengalahkan kerajaan si jahat. Mulailah perhatikan kesatuan hati dan pikiran dalam COOL kita di dalam kuasa Allah. Amin.

Apa kunci kemenangannya? 1. Faktor pemimpin sebagai komando (2 Tawarikh 20:1-3) Yosafat sebagai pemimpin mengambil inisiatif untuk berdoa dan menyiapkan peperangan. Jangan pasif! COOLer harus lebih proaktif/peka terhadap keadaan yang terjadi di sekitar kita dan berani berdiri sebagai komandan yang gagah berani. Yosafat tidak takut dan melarikan diri, dia langsung berdoa dan mencari wajah Tuhan, sehingga Allah yang berperang gantikan pasukan dari Raja Yosafat dan akhirnya Yosafat mengalami kemenangan. Kita memiliki panglima tinggi, yaitu Tuhan Yesus Kristus yang selalu memberi kemenangan. Perlu untuk diingat, keputusan seorang pemimpin akan mempengaruhi seluruh anggota yang ada di COOL kita. Anggota COOL akan mengikuti apa yang diperintahkan oleh sang pemimpin. Begitu pula di dalam keluarga, keputusan seorang kepala keluarga akan mempengaruhi anggota keluarganya. Maju mundurnya di dalam COOL dan keluarga tergantung dari pemimpinnya. 2. Peran anggota pasukan akan menentukan kemenangan (2 Tawarikh 20:13) Jangan menjadi anggota COOL yang pasif tidak peduli pada kehendak Tuhan serta tidak mendukung setiap keputusan yang diambil oleh Ketua COOL Anda. Hormati, dukung, dan dengarkan komandonya, karena Ketua COOL dapat komando dari atasannya. Yosafat didukung oleh seluruh rakyat Yehuda. Baik pria, wanita, bahkan sampai ke anak-anak mereka. Seluruh anggota keluarga berdoa dan siap berperang. Dan menjaga kesatuan, tanpa kesatuan kita pasti kalah. 3. Memakai perlengkapan senjata dan cara perang yang tepat (2 Tawarikh 20:21-22) Segala peperangan kita adalah doa dan pujian. Saat kita berdoa, memuji-muji Tuhan dengan segenap hati, maka Allah akan berperang ganti kita, sebab musuh kita tidak kelihatan. Ayat ini menunjukkan strategi: Mereka mengangkat para pemuji di depan tentara Pakaian kekudusan Barisan dengan bersenjata lengkap Mereka bersorak-sorai bersama-sama Menjarah bersama-sama (ayat 25) Mengucap syukur dalam pujian kepada Allah (ayat 26)

Kunci kemenangan inilah yang harus kita terapkan dalam COOL, keluarga, pekerjaan, dan di mana pun karena Tuhan berfirman, satu orang mengalahkan seribu, dua orang mengalahkan sepuluh ribu! Dahsyat bukan?

KESATUAN HATI - TUMBUH BERSAMA - MEMENANGKAN JIWA

KESATUAN HATI - TUMBUH BERSAMA - MEMENANGKAN JIWA