Anda di halaman 1dari 10

KHASIAT BUAH MAHKOTA DEWA

Disusun oleh: Risa Maryusa Nur Astri Ocktaraene

Kelas : XI IPA

SMA NEGERI 1 DRAMAGA 2011/2012

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena taufik dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul KHASIAT MAHKOTA DEWA. Karya tulis ini disusun untuk memenuhi nilai mata pelajaran Bahasa Indonesisa kelas XI IPA. Pendekatan yang penulis pakai untuk memecahkan masalah dalam karya tulis ini adalah pendekatan rasional. Penulis menguraikan masalah serta mencari alternative pemecahannya berdasarkan hasil telaah dari berbagai sumber pustaka. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa karya tulis ini dapat diselesaikan karena penulis dapat bantuan. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya mengucapkan terima kasih kepada: 1. Kedua orang tua penulis yang senantiasa memberikan bantuan baik moral maupun material. 2. Serta teman-teman seperjuangan yang memberikan dukungan dan dorongan kepada penulis. Akhirnya, penulis berharap mudah-mudahan karya tulis ini bermanfaat bagi pembaca.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI ...... BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah.... 1.3 Maksud dan Tujuan .... BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Mahkota Dewa ... 2.2 Taksonomi Mahkota Dewa .... 2.3 Kandungan dalam Mahkota Dewa . BAB III PEMBAHASAN 2.4 Khasiat Mahkota Dewa ..... BAB IV PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran . DAFTAR PUSTAKA..

i ii

1 1 1

2 2 3

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Tumbuhan mahkota dewa kini banyak dijumpai, selain dapat mempercantik halaman rumah dengan buahnya yang berwarna merah menyala sebagai tanaman hias atau tanaman peneduh ini ternyata yang mulai dari batang, daun hingga buahnya yang cantik ini memiliki berbagai macam khasiat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dari penyakit ringan seperti gangguan pada kulit, gatal-gatal hingga dapat menyembuhkan penyakit kronis. Misalnya diabetes, kanker, dll. Selain itu dapat juga digunakan sebagai bahan kosmetik untuk kecantikan misalnya mengatasi masalah jerawat. Dari berbagai khasiat yang dihasilkan oleh mahkota dewa ini ternyata kini telah banyak di produksi oleh perinduustri dalam berbagai jenis.

1.2 Rumusan Masalah Dengan banyaknya masyarakat yang membudidaya tanaman ini maka masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ini adalah apa khasiat dari mahkota dewa khususnya pada penyakit kanker.

1.3 Maksud dan Tujuan Tujuan dari penulisan karya tulis ini yaitu untuk memberikan informasi kepada pembaca bahwa tumbuhan mahkota dewa sangat bermanfaat dan berkhasiat sebagai obat ramuan berbagai penyakit pada penyakit kanker.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Mahkota Dewa Tumbuhan mahkota dewa ini berasal dari daerah Papua, Irian Jaya yang kemudian dibudidayakan oleh keraton Yogya dan Solo. Awalnya tanaman ini dikenal karena beracun karena racun yang berasal dari bijinya yang menghasilkan racun yang dapat membuat orang pingsan. Pohon mahkota dewa dibudidayakan sebagai tanaman hias atau tanman peneduh. Pohonnya kecil dengan tinggi mencapai 3 meter. Mempunyai buah yang menarik karena merah menyala, menempel dari batang utama hingga ke ranting-rantingnya, yang dapat menyembahkan penyakit. Buah mahkota dewa ( Phaleria makrocarpa) yang dikenal berkhasiat menghilangkan gatal (antipruritus) dan anti kanker, namun bijinya mengandung racun. Bagian pada mahkota dewa yang digunakan sebagai obat adalah pada bagisn daging dan kulit buahnya.

2.2 Taksonomi Mahkota Dewa Tanaman yang pada awalnya sebagai tanaman peneduh ini tergolong dalam suku atau family Thymelaeaceae dan marga phaleria. Dalam taksonomi tumbuhan, tanaman yang memiliki nama dagang mahkota dewa dan nama daerah simalakama ( sumatera / melayu ) atau makuto dewo ( jawa ) diklasifikasikan sebagai berikut: Divisi Subdivisi Kelas Bangsa Marga : Spermathophyta : Angiospermae : Dicootyledoneae : Thymelaeaceae : phaleria

Spesies : Phaleria macrocarpa ( Scheff. ) Broel atau phaleria papuanaWarb var. Wichnanni ( Val ) Back.

2.3 Kandungan dalam mahkota dewa Buah mahkota dewa mangandung beberapa zat aktif sepsert: Alkaloid, bersifat detoksifikasi yang dapat menetralisir racun didalam tubuh Saponin, yang bermanfaat sebagai: 1. Sumber anti bakteri dan anti virus 2. Meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh 3. Meningkatkan vitalitas 4. Mengurangi kadar gula dalam tubuh 5. Mengurangi penggumpalan darah Flavonoid 1. Mengandung antinflamasi ( anti radang ) 2. Berfungsi sebagai anti oksidan 3. membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkaka 4. Mengurani kandungan kolesterol serta mengurangi pembuahan lemak 5. Polifenol Berfungsi sebagai anti histamine ( anti alergi )

BAB III PEMBAHASAN

A. Khasiat Mahkota dewa sebagai obat Mahkota dewa tergolong salah satu jenis tanaman obat yang sangat unik dan menarik karena buahnya berwarna merah seperti apel. Pemanfaaatan tanaman ini sebagai ramuan pengobatan harus sesuai anjuran yang sudah ditetapkan atau diberikan oleh obat herbal yang usdah mengetahui ciri khas tanaman obat yang satu ini tergolong sangat beracun sehingga perlu diwaspadai. 1. Kandungan racun mahkota dewa Sudah diakui bahwa mahkota dewa memeng beracun. Meskipun demikian, sampai saat ini belum ada penelitian yang secara khusus menganalisis jenis-jenis racun yang terkandung dalam mahkota dewa. Laporan tentang dampak racun ini bagi konsumen memang tidak terlalu banyak dan terjadi karena kesalahan mengkonsumsi mahkota dewa. Disamping memiliki afak racun, tanaman obat inipun sudah terbukti dapat memberikan dampak positif bagi penyembuhan berbagai penyakit. Hingga saat ini sudah dilakukan upayauoaya untuk menghindari efek buruk dari racun agar aman dikonsumsi./ Beberapa upaya tersebut sebagai berikut. 1. Hindari penggangguan biji 2. Batasi penggunaan cangkang biji hanya untuk pendrita sakit berat 3. Gunakan hanya daging buah dan daun saja untuk pengobatan 4. Keringkan daging buah dan biji untuk mengurangi racun 2. Tips-tips penggunaan mahkota dewa Beberapa gejala keracunan buah mahkota dewa antara lain bibir menjadi bengkak dan pecah-pecah, timbul luka di rongga mulut, terasa mual dan muntah, serta gajala keracunan lain. Oleh karena itu, beberapa berikut perlu diperhatikan. a. Daging dan kulit buah mahkota dewa dimanfaatkan sebagai obat harus di keringkandan diolah terlebih dahulu. b. Bagi penyakit-penyakit tertentu, buah mahkota dewa dapatdkombinasikan dengan tanaman obat lain seperti sambiloto, temulawak, temuputih, pegagan, daun dewa, sambung dewa. Sambung nyawa, jahe. c. Dalam periode pengobatan, dosis yang digunakan harus sesuai dengan anjuran.

3. Ramuan Mahkota Dewa untuk pengobatan Ramuan 1) Bahan: Daging buahmah kota dewa kering .. 5gr Temu putih 15gr Sambiloto kering 10gr Cakar ayam kering. 15gr 2) Cara pembuatan: Semua bahan dicuci bersih, lalu direbus dengan 5 gelas air sampai tersisa 3 gelas. Saring air rebusannya. 3) Air rebusan diminum satu jam sebelum makan pagi, siang, dan malam masing-masing sebanyak 1 gelas.

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Buah mahkota dewa yang terkenalberacun ternyata memiliki banyak khasiat yang bermanfaat secara alami untuk nerbagai macam penyakit khususnya kanker salah satunya dengan cara mengkonsumsi air rebusan dengan buah mahkota dewa dan tambahan obat-obat alami lainnya.

B. Saran Pengkonsumsi mahkota dewa disarankan untuk cermat dalam pemilihan buah mahkota dewa yang bagus, pemilihan mahkota dewa dapat dilihat dari warna kulit buah mahkota dewa yang merah menyala dan tidak busuk sehingga dapat dikomsumsi. Namun perlu diingat biji buah tidak dapat dikonsumsi dan dijadikan ramuan atau obat seperti daging buah karena racun yang terkandung di dalamnya berbahaya bagi tubuh. Pembaca juga dapat menanam tanaman buah mahkota dewa di musim apa saja di halaman rumah dan di jadikan sebagai tanman hias.

DAFTAR PUSTAKA Wintro, WP. Mahkota Dewa. Jakarta : Gramedia Mahkota Dewa. Yang di akses www.Google.com Wikipedia versi indonesia. Yang di akses di www.Google.com