Anda di halaman 1dari 4

Hemofilia adalah penyakit berupa kelainan pembekuan darah akibat defisiensi (kekurangan) salah satu protein yang sangat

diperlukan dalam proses pembekuan darah. Hemofilia adalah suatu penyakit yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan. Hemofilia terdiri dari 2 jenis dan seringkali disebut dengan The Royal Diseases atau penyakit kerajaan. Pasien dengan hemofilia berat lebih menderita pendarahan lebih parah dan lebih sering, sementara pasien dengan hemofilia ringan biasanya menderita gejala yang lebih ringan, kecuali setelah operasi atau trauma serius. Sedang penderita hemofilia memiliki gejala variabel yang memanifestasikan sepanjang spektrum antara bentuk berat dan ringan. Penyakit hemofilia diturunkan orang tua kepada seorang anak melalui kromosom X yang tidak muncul. Saat wanita membawa gen hemofilia, mereka tidak terkena penyakit itu. Jika ayah menderita hemofilia tetapi sang ibu tidak punya gen itu, maka anak laki-laki mereka tidak akan menderita hemofilia, tetapi anak perempuan akan memiliki gen itu. Jika seorang ibu adalah pembawa dan sang ayah tidak, maka anak laki-laki akan berisiko terkena hemofilia sebesar 50 persen, dan anak perempuan berpeluang jadi pembawa gen sebesar 50 persen. Hemofilia tidak mengenal ras, perbedaan warna kulit atau suku bangsa. Hemofilia paling banyak di derita hanya pada pria. Wanita akan benar-benar mengalami hemofilia jika ayahnya adalah seorang hemofilia dan ibunya adalah pemabawa sifat (carrier). Dan ini sangat jarang terjadi. Gejala Hemofilia Apabila terjadi benturan pada tubuh akan mengakibatkan kebiru-biruan (pendarahan dibawah kulit) Apabila terjadi pendarahan di kulit luar maka pendarahan tidak dapat berhenti. Pendarahan dalam kulit sering terjadi pada persendian seperti siku tangan maupun lutut kaki sehingga mengakibatkan rasa nyeri yang hebat. Beratnya gejala tergantung kepada pengaruh kelainan gen yang terjadi terhadap aktivitas faktor VII dan faktor IX. Jika aktivitasnya kurang dari 1%, maka akan terjadi episode perdarahan hebat dan berulang tanpa alasan yang jelas. Jika aktivitasnya mencapai 5% maka gejalanya ringan. Jarang terjadi episode perdarahan tanpa sebab yang pasti, tetapi pembedahan atau cedera bisa menyebabkan perdarahan yang tak terkendali, yang bisa berakibat fatal. Macam penyakit Hemofilia : Hemofilia A : Hemofilia Klasik, jenis hemofilia yang paling banyak kekurangan faktor pembekuan pada darah.

Hemofilia kekurangan Factor VIII, terjadi karena kekurangan faktor 8 (Factor VIII) protein pada darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah. Hemofilia B : Christmas Disease, ; ditemukan untuk pertama kalinya pada seorang bernama Steven Christmas asal Kanada Hemofilia kekurangan Factor IX, terjadi karena kekurangan faktor 9 (Factor IX) protein pada darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah. Tentang Hemofilia Hemofilia adalah penyakit yang tidak populer dan tidak mudah didiagnosis. Karena itulah para penderita hemofilia diharapkan mengenakan gelang atau kalung penanda hemofilia dan selalu membawa keterangan medis dirinya. Hal ini terkait dengan penanganan medis, jika penderita hemofilia terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit atau mengalami kecelakaan. Pengobatan Pada dasarnya, pengobatan hemofilia ialah mengganti atau menambah faktor antihemofilia yang kurang. Namun, langkah pertama yang harus diambil apabila mengalami perdarahan akut adalah melakukan tindakan RICE (Rest, Ice, Compression, Evaluation) pada lokasi perdarahan untuk menghentikan atau mengurangi perdarahan. Tindakan tersebut harus dikerjakan, terutama apabila penderita jauh dari pusat pengobatan, sebelum pengobatan definitif dapat diberikan. Solusi terbaik dan aman untuk penyakit Hemofilia ialah XAMthone Plus

Mengapa xamthone plus jus Hemofilia?

manggis

memiliki

kemampuan

mengobati

penyakit

Tidak hanya itu, rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Dari hasil studi farmakologi dan biokimia, dilaporkan bahwa Mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8bis(3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan akan manfaatmanfaat buah manggis untuk masyarakat, seperti untuk mengobati diare, borok, keputihan, disentri, wasir, radang amandel, di samping itu digunakan sebagai peluruh dahak, dan juga untuk sakit gigi. Kulit buah digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit. Khasiat Xanthone bukan hanya antioksidan, tetapi juga antikanker. Ekstrakkulit manggis bersifat antipoliferasi yang untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, penyakit paru-paru, dll. Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit TBC, ashma, leukemia, antiinflamasi dan antidiare. Untuk pemesanan / info menjadi agen hub. 081 916 212 540 (xl)

Cara dan Info Menjadi Agen XAMthonePlus klik disini Incoming search terms:

penyakit hemofilia hemofilia pencegahan hemofilia penyebab penyakit hemofilia penyakit hemofili penyebab hemofilia hemofilia a pengertian penyakit hemofilia penderita hemofilia etiologi penyakit hemofilia

Posts Related to Hemofilia


Penyakit Leukimia

XAMthone Plus ialah obat herbal untuk penyakit leukimia Penyakit Leukemia adalah jenis penyakit yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang ...

Gejala Leukemia

XAMthone Plus ialah obat herbal untuk penyakit leukemia Gejala Leukemia Penyakit Leukemia adalah jenis penyakit yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone ...

Penyakit Stroke

XAMthone Plus ialah obat herbal untuk penyakit stroke Taukah anda penyakit stroke ? saya kira anda tentu tidak asing dengan jenis penyakit ini. Penyakit stroke umumnya menyerang orang ...