Anda di halaman 1dari 24

NARKOBA singkatan dari narkotik dan obat-obatan berbahaya.

atau NAPZA (menurut DEPKES) yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif.

Sekitar 1,5 persen dari seluruh populasi penduduk Indonesia merupakan

pemakai narkoba, atau sekitar 3,2 hingga 3,6 juta orang.


Sebanyak 15 ribu orang harus meregang nyawa setiap tahun akibat memakai

narkoba, 78 persen di antaranya usia 19-21 tahun

Zat yang berasal dari tanaman/bukan tanaman baik buatan maupun setengah buatan yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, menghilangkan rasa, mengurangi rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan

opiat

Kodein

Camerol

Heroin/ putaw

Kokain

Ganja/Mariyuana/Kan abis

Morfin

Shabu-shabu

APA ITU PSIKOTROPIKA?

Terdiri atas 4 golongan, yaitu:


Ekstasi

Golongan I

Golongan II Amfetamin

Golongan III Fenobarbital

Golongan IV Diazepam

adalah obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) yang sulit dihentikan dan berefek ingin menggunakannya secara terus-menerus, jika dihentikan dapat memberi efek lelah luar biasa/rasa sakit luar biasa.

ZAT ADIKTIF

Minuman alkohol

Lem

Thinner

Rokok

PENYALAHGUNAAN NARKOBA
yaitu: penggunaan salah satu/beberapa jenis NAPZA secara teratur diluar indikasi medis, sehingga menimbulkan gangguan kesehatan fisik, psikis dan gangguan fungsi sosial.

KETERGANTUNGAN NARKOBA

yaitu: keadaan dimana telah terjadi ketergantungan fisik dan psikis, sehingga tubuh memerlukan jumlah NAPZA yang makin bertambah apabila pemakaiannya dikurangi/diberhentikan akan timbul gejala putus obat.

FAKTOR INDIVIDU

FAKTOR KELUARGA

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Suka memberontak Depresi Perilaku yang menyimpang Kurang percaya diri Mudah kecewa & agresif Murung, pemalu, pendiam Keinginan untuk mencoba Kurang dekat dengan agama

Komunikasi orang tua dan anak kurang baik Orang tua sudah bercerai Orang tua terlalu sibuk/acuh Hubungan kurang harmonis Kurangnya kehidupan beragama

FAKTOR LINGKUNGAN
Lingkungan masyarakat

Lingkungan sekolah

kurang disiplin terletak dekat tempat hiburan kurang memberi kesempatan pada muridnya untuk mengembangkan diri secera kreatif Berteman dengan penyalahguna Tekanan/ancaman dari teman

Lemahnya penegak hukum Keadaan sosial ekonomi yang kurang mencukupi

Lingkungan teman sebaya

Fisik Berat badan turun drastis Mata cekung dan merah Muka pucat dan bibir kehitamhitaman Tangan penuh dengan bintikbintik merah seperti gigitan nyamuk dan bekas sayatan Tampak goresan dan perubahan warna kulit ditempat bekas suntikan BAB dan BAK kurang lancar

Emosi
Sensitif dan cepat bosan Membangkang Emosi naik turun dan kasar Nafsu makan tidak menentu

Prilaku Malas Sering lupa terhadap tanggungjawab dan tugastugas Sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga Pergi tanpa pamit dan pulang tengah malam Sering mencuri dirumah sendiri, disekolah atau tempat kerja Sering berbohong dan ingkar janji

Beresiko terinfeksi HIV AIDS Ketergantungan Penurunan kualitas hidup Perubahan sikap yang apatis,

euforia, emosi labil, depresi, kecurigaan yang tanpa dasar, kehilangan kontrol perilaku, sampai mengalami sakit jiwa

Menanamkan pola asuh yang baik

pada anak Membekali anak dengan dasar moral dan agama Komunikasi yang baik antara orangtua anak Kerjasama yang baik orangtua dengan guru Menjadi tokoh panutan bagi anak baik dalam perilaku maupun dalam hal menjaga lingkungan yang sehat Menerapkan disiplin yang konsisten pada anak Hindarkan anak dari NAPZA

Membawa

pemakai NARKOBA ke pusat rehabilitasi NARKOBA Memberikan dukungan dan motivasi kepada pemakai untuk sembuh

TERIMA KASIH