Anda di halaman 1dari 14

Theories of Cognitive Development

Vygotsky Theory of Cognitive Develepmont

So who was Vygotsky?


Lev Vygotsky lahir pada tahun 1896 dan meninggal tahun 1934 pada usia 52. Sejak usia 38 tahun sudah menderita penyakit tubercolousis (TBC) Vigotsky bekerja sama dengan Piaget namun mereka tidak pernah bertemu Piaget belajar dari Vygotsky dan kemudian teori dari vigotsky diterjemahkan kedalam bahasa inggris pada tahun 1960

Vigotsky Main Ideas


Anak2 secara aktif menyususn pengeth.Fungsi mental memiliki koneksi sosial Kemampuan berpikir dan memecahkan masalah (kata/bahasa) merupakan dasar dari proses sosial Lahirnya perilaku sosial yaitu mampu berinteraksi dengan orang lain tetapi hanya sedikit saja dapat mempraktekkan dan menggunakan intelektualnya baik untuk diri sendiri dan oranglain.

NEXT
Seringkali, kita menggunakan kebebasan dan ketahanan diri dalam melakukan aktivitas sosial yang dapat mentransfer kemampuan Bahasa memiliki peran penting dalam perkemb kognitif anak

Zona Perkemb Proximal


Pentingnya pengaruh sosial pada perkemb kognitif anak direfleksikan dalam konsepnya mengenai zona perkemb proximal What Is ZPP? Rangkaian tugas yang terlalu sulit dikuasai anak seorang diri tetapi dapat dipelajari dengan bantuan dan bimb orang dewasa

Contoh ZPP
Rajni memiliki satu keranjang mainan, didalamnya terdapat bermacam-mamacam mainan. Ibu rajni memperhatikan beberapa minggu ini rajni sudah dapat memisahkan mainannya di kotak yang berbeda-beda sesuai jenisnya seperti permainan memasak akan dipisahkan dengan permainan dokterdokteran.

Bagaimana Rajni bisa melakukannya dengan baik?


Rajni bisa melakukan karena adanya Scaffolding.

What is Scaffolding?
Perubahan dukungan selama sesi pembelajaran, dimana orang yang lebih terampil mengubah bimbingan sesuai tingkat kemampuan anak

Prinsip Scaffolding
Ketika murid belajar tugas yang baru, orang yang lebih ahli menggunakan instruksi langsung. Setelah kompetensi murid meningkat, pendampingan dikurangi. Dialog adalah alat yang penting dalam zona perkembangan proximal (Tappan,1998)

Vigotsky mengatakan bahwa bahasa dan pikiran pada awalnya berkembang terpisah dan kemudian menyatu.
Ketika anak berbicara pada diri sendiri mereka menggunakan bahasa untuk menata perilaku dan menata perilaku. Ex:Seorang anak yang sdg bermain puzzle mungkin bicara pada dirinya sendiri: Bgmn Ya yang harus kupasang dulu?aq coba yang warna hijau dulu (Private Speech)

Private Speech
Penggunaan bahasa untuk kemandirian pribadi Hasil penelitian menyebutkan bahwa anak2 yang menggunakan private speech cenderung lebih baik daripada yang tidak melakukan private speech

Strategi Pengajaran
Teori Vygotsky yang dapat diterapkan : 1. Nilailah Zona Proximal Development anak. Ex : Tes formal yg distandarisasikan. Penilaian sebaiknya difokuskan untuk menentukan ZPD 2 Gunakan ZPD anak dalam mengajar. Pengajaran sebaiknya dimulai dari batas atas sehingga anak dapat mencapai tujuan akhir dan bergerak ke tingkat keahlian dan pengetahuan yang lebih tinggi. Ex: Tawarkan bantuan seperlunya.

Next
3.Manfaatkan lebih banyak teman sebaya yang terampil sebagai guru. 4.Awasi dan doronglah anak untuk memanfaatkan private speech. Sadarilah perubahan dari berbicara pada diri sendiri secara eksternal. 5.Tempatkan instruksi pada konteks yang bermakna 6. Ubahlah ruang kelas seperti teori vigotsky

Evaluasi Teori Vigotsky


Pendekatan konstruktivis sosial Terlalu menekankan peran bahasa dalam berpikir. Penekanan Vygotsky pada kolaborasi dan pembimbingan juga dipermasalahkan.

Vygotsky
Konteks Sosiobudaya Konstruktivisme Penekanannya kuat Konstruktivis sosial

Piaget
Penekananya sedikit Konstruktivis kognitif

Tahapan
Proses kunci Peran bahasa

Tidak ada tahapan umum perkemb yg diusulkan


Zona perkemb proximal,bhs,dialog, alat budaya Sgt penting dlm menajamkan pikiran

Penekanan kuat pada bebrapa tahapan


Skema,asimilasi,akomodasi, operasi Kognisi secara penuh mengarahkan bahasa

Pandangan terhadap pendidikan

Pendidikan memiliki peran penting dalam mempelajari alat budaya


Guru adalah fasilitator dan pembimbing, bukan direktur sehingga seyogyanya membuat banyak kesempatan bagia anak untuk belajar

Pendidikan hanya menyempurnakan keahlian kognitif anak yang telah ada sebelumnya
Guru adalah fasilitator dan pembimbing bukan direktur:memberikan dukungan kepada anak untuk mengeksplorasi dunia

Implikasi Pengajaran