Anda di halaman 1dari 6

PRAKTIKUM PATOLOGI ANATOMI ORGAN REPRODUKSI

Organ reproduksi dapat mengalami berbagai kelainan seperti kelainan kongenital, infeksi, tumor, dll Pada praktikum ini saudara akan mempelajari beberapa contoh kelainan tersebut dari sediaan makroskopik dan mikroskopik yang berasal dari penderita. Hal-hal yang perlu diperhatikan : 1. Perhatikan tampilan makroskopik untuk lebih memahami gejala klinik yang ditimbulkannya 2. Pelajari gambaran mikroskopik dari sediaan makroskopik yang terkait sehingga dapat lebih memahami hubungan antara gambaran mikroskopik-makroskopik dan tentunya manifestasi klinik yang akan saudara hadapai sebagai dokter. Ingat sistematika cara bekerja: 1. Deskripsi kelainan dan buat gambar skematis dibuku saudara 2. Cari hubungan antara kelainan morfologik dengan gejala yang dapat timbul

ORGAN REPRODUKSI PRIA

SEDIAAN MAKROSKOPIK INFEKSI KP. 1 FIMOSIS Merupakan kelainan penis dimana kulit yang menutupi glans penis tidak dapat ditarik ke belakang untuk membuka glans penis. Perhatikan kulit prepusium yang sangat rapat menutupi glans penis. Kelainan ini dapat merupakan kelainan kongenital maupun akibat infeksi. KP.3 ATROFI TESTIS Merupakan kelainan regresif karena berbagai sebab. Dapat juga terjadi sebab yang jelas (primary failure). Perhatikan satu testis yang atrofik/mengecil. Bandingkan dengan yang normal KP.4 TUBERKULOSIS EPIDIDIMIS Sediaan dari 2 testis/epididimis yang dibelah. Yang satu normal, yang lain menunjukan bercak-bercak kekuningan (tuberkel/nekrosis perkijuan) pada epididimis

KP.10 HIDROKEL TESTIS Hidrokel merupakan penimbunan cairan didalam tunika vaginalis, kelainan ini merupakan penyebab tersering pembesaran skrotum. Tampak kantong tunika vaginalis melebar. Tunika vaginalis menebal. Testis terdesak ke tepi

TUMOR KP.2 KARSINOMA PENIS Tampak tumor didekat glans penis menyerupai kembang kol. Di korpus penis juga terdapat penimbunan tumor. Pada stadium lanjut seluruh penis dapat berubah menjadi tumor. KP.11 HIPERPLASIA PROSTAT NODULAR Tampak prostat yang dibelah menunjukan pembesaran zona transisional, menonjol ke uretra pars prostatika. Perhatikan dinding kandung kemih yang menebal dosertai trabekulasi yang terjadi sekunder karean sumbatan akibat hiperplasi prostat.

SEDIAAN MIKROSKOPIK Kp. 1 KONDILOMA AKUMINATUM : Kondiloma akuminatum merupakan kelainan kulit/mukosa akibat infeksi virus HPV. Tampak stroma jaringan ikat yang bercabang-cabang diliputi oleh epitel gepeng berlapis yang hiperplastik dan mengalami parakeratosis, hiperkeratosis, papilomatosis, serta koilositosis. Koilositosis ialah perubahan seluler akibat infeksi HPV yang ditandai oleh atipia inti dan vakuolisasi perinuklear. Kp.3 HIPERPLASIA PROSTAT NODULAR Kadang-kadang disebut juga sebagai HIPERTROPI PROSTAT (oleh ahli klinik), yang sebenarnya kurang tepat. Yang lebih tepat ialah PPJ (Pembesaran Prostat Jinak), karenapada kelainan ini terdapat penambahan proliferatif yang menyebabkan pembesaranjaringan prostat. Tampak asinus prostat bertambah banyak dan bertambah besar. Epitel kelenjar membentuk tonjolan/papil ke dalam lumen. Ukuran asinus bermacam-macam ada yang kecil ada yang besar dan lebar. Jaringan stroma fibromuskularbertambah. Dapat ditemukan pula sebukan sel radang menahun yang pada beberap tempat sangat padat sampai kadang-kadang membentuk bangunan folikel limfoid.

ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN Organ reproduksi perempuan terdiri atas berbagai unsur, ingat anatomi/histologi/fisiologi. Sehingga kelainan patologinya akan menimbulkan gejala/kelhan klinik yang sangat bervariasi, seperti : 1. Perdarahan pervaginam dapat merupakan haid normal atau diakibatkan oleh berbagai kelainan antara lain abortus, hormonal, radang/infeksi atau akibat tumor jinak amupun ganas. 2. Pembesaran perut bagian bawah dapat pula sebagai berikut : a. Kehamilan normal/abnormal b. Tumor-tumor kistik padat yang bersifat jinak/ ganas dari uterus, ovarium dll

SEDIAAN MIKROSKOPIK INFEKSI KW. 9 PIOSALPINGS Tampak tuba yang besar dan panjang sehingga menyerupai sosis. Kedua ostium tuba tertutup. Pada dinding tampak bercak-bercak merah hitam, mungkin oleh karena perdarahan dan pernanaha. Umumnya dinding menebal oleh karena radang kronik/lama. KW.10 KISTA TUB0-OVARIUM Tampak ujung distal tuba melebar kistik dan dindingnya berpadu dengan kista ovarium KW.7 MOLA HIDATIDOSA Mola hidatidosa termasuk golongan PTG (penyakit trofoblas gestasional) yang ditandai oelh pembengkakan vili korialis (apakah vili korialis?) disertai proliferasi sel trofoblas yang melapisinya. Jaringan berasal dari wanita hamil dengan perdarahan pervaginam disertai gelembung seperti anggur dan titer HCG serum yang meningkat (mengapa?) Tampak gelembung-gelembung berdinding tipis berisi cairan jernih dan mudah pecah. KW.11 & 12 KEHAMILAN TUBA Tampak hasil konsepsi di dalam lumen tuba yang lebar. Secara makroskopik, hasil konsepsi umumnya berupa beku darah dan kadang-kadang dapat ditemukan embrio dan kantng janin. Bila disertai ruptur tuba, gejala klinik apa yang akan terjadi ?

TUMOR KW.13 KISTADENOMA OVARII MUSINOSUM Jaringan berasal dari penderita usia reproduktif dengan pembesaran abdomen dan rasa begah/penuh. Tampak kista multilokuler (berongga banyak) dengan sekat tipis diantaranya. Isi kista dapat berupa lendir, kadang-kadang bercampur darah atau nanah bila disertai perdarahan atau infeksi. KW.5 LEIOMIOMA UTERUS Tumor ini merupakan tumor yang berasal dari sel otot polos yang paling sering ditemukan pada wanita, biasanya usia reproduktif. Perhatikan gambarannya yang berbatas tegas, padat, berwarna putih disertai gambaran pusaran (whorling). Berdasarkan letak tumor pada uterus dikenal 3 jenis yaitu submukosa, intramural dan sub-serosa. Apa kira-kira gambaran klinis yang diakibatkan..? KW.3 KARSINOMA SERVIKS UTERI Tampak potongan dari serviks, uterus dan adneksa. Serviks tampak besar karena adanya masa tumor yang eksofilik. Di dalam kavum uterus terdapat jaringan tidak teratur, mungkin merupakan infiltrasi tumor. Untuk keperluan diagnostik diperlukan pemeriksaan mikroskopik.

SEDIAAN MIKROSKOPIK KELAINAN KEHAMILAN Kw.6 SISA HASIL KONSEPSI Jaringan berasal dari kuretase/kerokan kavum uteri penderita yang mengaku hamil 8 minggu dengan perdarahan pervaginam. Bahan yang keluar terdiri atas unsur fetal (janin, kantong janin, vili koriales/plasenta) dan unsur maternal (endometrium masa hamil/desidua graviditatis).

TUMOR Kw.3 KARSINOMA SEL SKUAMOSA SERVIKS Sedian berasal dari biopsi masa tumor diserviks dengan gambaran makroskopik seperti kembang kol. Perhatikan sel epitel permukaan skuamosa yang tumbuh infiltratif membentuk gencel/ pulau sel tumor di antara stroma jaringan ikat. Cari tanda/ sel epitel seperti jembatan antar sel, perhatikan tanda ganas seluler seperti pleomorfi, hiperkromasi, rasio inti dan sitoplasma yang meningkat. Serta mitosis jenis berkeratin cari gambaran mutiara tanduk.

Kw.12 ENDOMETRIOSIS INTERNA Endometriosis merupakan keadaan dimana jaringan endometrium terdapat diluar likasinya yang normal. Sediaan ini berasal dari histerektomi. Perhatikan adanya pulau-pulau jaringan endometrium diantara sel otot polos miometrium.

PAYUDARA Kelainan pada payudara umumnya berupa masa, tergantung dari penyebannya, dapat berupa nodul tunggal atau multipel, berbatas tegas atau tidak mudah digerakan atau melekat didasar/permukaan kulit. Sediaan yang akan dipelajari merupakan berbagai contoh lesi payudara yang cukup sering dijumpai.

SEDIAAN MAKROSKOPIK M.2 FIBROADENOMA Sediaan fibroadenoma yang telah dibebaskan dari jaringan payudara yang normal (pengangkatan in toto= seluruh masa tumor). Tumor tampak berbatas tegas bersimpai tipis. Pada potongan, jaringan tumor tampak uniform (serba rata). Perhatikan gambaran lobulus kelenjar yang proliferatif/ bertambah banyak (berupa bundaran-bundaran kecil). M.4 S/D 7 KARSINOMA PAYUDARA DENGAN VARIASI PERTUMBUHAN MAKROSKOPIK M4 KARSINOMA PAYUDARA Potongan payudara melalui puting susu. Tampak tumor diantara jaringan lemak : tidak berbatas, memberi kesan infiltratif. Gambaran chalk-streaks tidak jelas (sediaan sedah lama dalam fiksasi) M5 KARSINOMA PAYUDARA Pada sediaan ini terlihat kulit ditembus dan massa tumor yang tumbuh menonjol seperti kembang kol (eksofitik) M6. KARSINOMA PAYUDARA Tampak infiltrasi tumor sampai ke kulit di sekitar puting susu sehingga menimbulkan ulkus M7 KARSINOMA PAYUDARA Tampak seluruh puting susu diinvasi oleh tumor yang bertonjol-tonjol

SEDIAAN MIKROSKOPIS m6. ADENOMA LAKTANS sediaan berasal dari biopsi masa di payudara wanita yang sedang menyusui. Perhatikan penambahan asinus kelenjar didalam sistem lobulus disertai gambaran epitel dengan sitoplasma bervakuol, sekret di dalam lumen (tanda sekresi----- ingat histologi) m5. KARSINOMA PAYUDARA sediaan berasal dari biopsi di payudara dengan gambaran makroskopik M4-M7. Perhatikan gencel/pulau sel tumor epitelial dengan tanda ganas seperti pleomorfi, hiperkromasi, rasio inti dan sitoplasma yang bertambah, makronukleus serta mitosis. Kadang-kadang masih terlihat struktur tubular. (sebagian besar karsinoma payudara berasal dari epitel kelenjar)

Anda mungkin juga menyukai