Anda di halaman 1dari 84

Nama Nim

: Ruli Handrio : 21120111130042

Hardware,dan Sistem Operasi


2.1 Tujuan 1. Mengetahui mengenal komponen Piranti Komputer 2. Dapat melakukan perakitan komponen dan paham akan fungsinya 3. Dapat melakukan instalasi sistem operasi 4. Mengetahui dan dapat mengoperasikan Command Prompt dan Terminal

2.2 Dasar Teori 2.2.1 Hardware Komputer adalah mesin hitung cepat yang menerima informasi input terdigitalisasi, mengolahnya sesuai dengan daftar instruksi yang tersimpan secara internal dan memberikan informasi output hasil.daftar instruksi disebut program komputer dan penyimpanan internalnya disebut memori komputer. Tujuan Pokok dari Sistem Komputer adalah untuk mengolah data untuk menghasilkan sebuah informasi,maka dari itu perlu didukung oleh elemen elemen yang terdiri dari perangkat keras (Hardware),perangkat lunak(software),dan brainware. Hardware yang baik akan menunjang kinerja komputer, tetapi harus kita perhatikan juga untuk memasang hardware yang tepat untuk komputer kita agar mendapatkan kinerja yang optimal. Sistem operasi juga sangat berperan bagi komputer karena tanpa system operasi komputer tidak akan bekerja dengan maksimal dan tidak akan memiliki fitur fitur yang dapat digunakan. Sistem Operasi adalah sekumpulan perintah atau instruksi dari program program yang berfungsi sebagai interface antara brainware dan hardware , dalam mengatur semua pengoperasian dasar komputer.semua program lain memerlukan sistem

operasi untuk bekerja.tanpa adanya sistem operasi, komputer hanyalah akan menjadi tumpukan hardware yang tidak berguna. Dalam Dunia komputer ada banyak sistem operasi yang telah dikembangkan diantaranya adalah UNIX , GNU/Linux , Ms.Windows,SUN Solaris, dan BSD.masing masing sistem operasi mempunyaiciri dan cara tersendiri dalam memanagement hardware. Suatu Komputer terdiri dari lima bagian utama yang mandiri secara funsionak yaitu unit input , unit memori , unit aritmatika dan logika , unit output dan unit kontrol secara ringkas , struktur operasi suatu komputer adalah menerima informasi dalam bentuk program dan data melalui input dan menyimpan dalam memori kemudian informasi yang disimpan dalam memori diambil dan dibawa control program ke unit aritmatika dan logika dimana informasi tersebut akan diproses setelah itu informasi yang telah diolah ditampilkan melalui output devices dan semua kegiatan dalam komputer tersebut diarahkan oleh unit control. 2.2.2 Unit Fungsional dan Operasional Suatu Komputer terdiri dari lima bagian utama yang mandiri secara funsional, yaitu: 1. Unit Masukan (Input Device) Adalah hardware yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer, diantaranya: keyboard, joystick, mouse, scanner, dll. Unit Memori (Memori) Unit memori berfungsi untuk menyimpan program dan data. Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang hanya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertaa kali dinyalakan. Unit Aritmatika dan Logika (Central Processing Unit) CPU merupakan otak dari sistem komputer yang memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: Arithmetical and Logic Unit (ALU) sebagai pusat pengolahan data dan Control Unit (CU) sebagai pengontrol kerja komputer. Unit Keluaran (Output Device)

2.

3.

4.

5.

Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Misalnya: monitor, printer dan hasil scanner. Unit Kontrol Merupakan pusat syaraf yang mengirim sinyal kontrol ke unit lain dan mengetahui keadaan unit tersebut. Sedangkan untuk menghubungkan input device dengan CPU maupun CPU dengan output device terdapat I/O ports yang digunakan untuk mengirim atau menerima data keluar sistem. Peralatan input dan output tersebut terhubung melalui port ini atau biasa disebut dengan interface. Secara ringkas struktur operasi komputer adalah sebagai berikut: Komputer menerima informasi dalam bentuk program dan data melalui unit input dan menyimpannya dalam memori.

a.

b.

Informasi yang disimpan dalam memori diambil, dibawa control program ke unit aritmatika dan logika di mana informasi tersebut akan diproses.

c. d.

Informasi yang telah diolah ditampilkan melalui output device. Semua kegiatan dalam komputer tersebut diarahkan oleh unit control.

2.2.3 Struktur Bus 1. Data Bus Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Address Bus Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPUakan mengirim alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Control Bus Control bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke data bus dan address bus. 2.2.4 Komponen Komputer Sebuah komputer memiliki beberapa komponen sebagai berikut:

2.

3.

1.

Motherboard,

komponen

tempat

memasang/menempatkan

komponen lainnya. 2. Prosesor, bertugas mengeksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan. 3. RAM (Random Access Memory), tempat menyimpan data semnetara. 4. 5. Hard disk, berfungsi sebagai tempat menyimpan data. VGA, berfungsi dalam tampilan OS yang akan ditampilkan pada layar monitor. 6. Soundcard, untuk menghasilkan suara dan menyediakan port-port input dan output. 7. 8. 9. Monitor, menampilkan gambar yang dioutput dari video card. Keyboard, papan ketik untuk mengetikkan sesuatu. Mouse, menggerakkan kursor dilayar monitor dan mengklik suatu aplikasi. 10. Power Supply, mensuplai arus listrik ke komponen-komponen komputer lainnya seperti motherboard, hard disk, dll. 11. Casing, berfungsi sebagai tempat kita meletakkan atau

menempelkan komponen-komponen komputer tersebut.

2.2.5 Sistem Operasi Sistem Operasi adalah sekumpulan perintah atau instruksi dari program-program yang berfungsi sebagai interface antara brainware dan hardware, dalam mengatur semua pengoperasian dasar komputer. Tanpa adanya sistem operasi komputer tidak akan berfungsi. Beberapa OS yang sudah mengalami perkembangan diantaranya adalah UNIX, GNU/Linux, Windows, SUN Solaris dan BSD. 2.2.6 Microsoft Windows Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis. Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada

bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%. Windows yang paling baru adalah Windows 8 yang sedang dalam tahap beta. 2.2.7 LINUX Sistem operasi free-software dan open source. Free software bukan berarti bahwa semua software gratis, meskipun hampir semua free software adalah gratis. Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software). Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice 2.2.8 Command Prompt

MD : membuat suatu direktori CD : masuk atau turun ke suatu direktori atau sub-direktori CD.. : naik satu tingkat/level RD : menghapus sebuah direktori. Rumus [RD] [path:\] [Nama Direktori] tree : menampilkan daftar isi direktori dalam bentuk bagan DATE : melihat atau mengisikan tanggal yang berlaku pada BIOS DEL : menghapus suatu atau beberapa file sekaligus. Rumus: DEL [drive:] [path] [nama file] CLS : membersihkan tampilan pada layar monitor COPY : menyalin satu atau beberapa file sekaligus. Rumus: COPY [drive sumber] [nama file] [drive tujuan] [nama file] DIR : memperlihatkan daftar isi dari suatu media penyimpanan. Rumus: DIR [drive :] [path] [filename] [syntax] PROMPT : mengubah tampilan DOS prompt. Rumus: PROMPT [teks] [special character] [text] REN : mengubah nama suatu file. Rumus: REN [drive :] [path] [namefile] [nama file baru] TIME : melihat/mengisikan waktu yang berlaku pada BIOS. Rumus: TIME (hour:minute:seconds) TYPE : menampilkan karakter teks hanya pada file-file yang berekstensi .txt. Rumus: TYPE [namefile.txt] VER : mengetahui versi DOS yang digunakan komputer. Rumus: VER DOS External Command, melaksanakan seluruh perintah CHKDSK : melihat kondisi media penyimpanan yang kita pakai. Rumus: CHKDSK [drive:] DISKCOPY : menyalin seluruh isi disket sama persis ke disket lainnya. Rumus: DISKCOPY [drive sumber] [drive tujuan]

FORMAT : membuat track pada suatu media penyimpanan agar media tersebut dapat difungsikan atau dipakai. Rumus: FORMAT [drive:]

LABEL : menampilkan label atau mengubah nama label pada disk. Rumus: LABEL [drive:] MOVE : memindahkan suatu file ke lokasi lain yang berbeda. Rumus: MOVE [drive-1: namafile] [drive-2: namafile]

2.2.9 Terminal Perintah-perintah linux yang kita ketikkan di shell. Shell menyediakan interface dan akses ke lingkungan Linux, shell menerima perintah dari user dan menginterpretasikannya ke sistem Linux. Ada banyak Shell di Linux yang kita gunakan adalah BASH (Bourne Again Shell). Shell lainnya adalah C Shell dan Korn Shell. Perintah di Linux mempunyai format sebagai berikut: <perintah> <option> <objek> misalnya adalah ls-I/home. Pada perintah ini, Is adalah perintah untuk melisting isi directory, kemudian optionnnya yaitu a untuk menampilkannya dalam format long dan objek yang dikenal perintah tersebut yaitu /home. Untuk mendapatkan bantuan atau petunjuk tentang suatu perintah di Linux bisa dengan beberapa cara, misalnya: man <perintah> untuk melihat manual perintah tersebut, <perintah> -h untuk melihat help dari perintah tersebut, <perintah> --h untuk melihat help (panjang) dari perintah tersebut, info <perintah> untuk melihat informasi tentang perintah tersebut, apropos <kata_kunci> untuk melihat perintah apa saja yang berhubungan dengan kata kunci yang kita berikan. Print Working Directory, untuk mengetahui direktori kerja saat ini kita bisa menggunakan perintah pwd. List, untuk mendaftar isi sebuah direktori, kita

menggunakan perintah ls. Make Direktori, untuk membuat sebuah direktori kita menggunakan perintah mkdir.

Remove, untuk menghapus sebuah file kita menggunakan perintah rm. Remove direktori, untuk menghapus sebuah direktori kita menggunakan rmdir. Change Direktori, untuk berpindah antar direktori, kita menggunakan perintah cd. Touch, perintah sederhana untuk membuat sebuah file kosong berukuran 0 byte. Copy, perintah cp kita gunakan untuk mengkopi sebuah file atau directory dari sebuah directory asal ke directory tujuan. Move, untuk memindahkan sebuah file kita menggunakan perintah mv. Perintah mv ini juga dapat kita gunakan untuk memberi nama kembali sebuah file (rename) caranya yaitu menggunakan mv tanpa berpndah directory.

2.3 Analisa Dan Pembahasan

2.3.1

Merakit Semua Komponen Hardware Menjadi PC

Disini kita akan memulai dengan merakit PC , pertama kita harus mengetahui komponen peranti semua PC dan fungsi fungsi dari masing masing komponen yang akan dipasang untuk menjadi sebuah PC , berikut adalah Komponen komponen yang akan dipasang menjadi sebuah PC :

Gambar 2.1 Processor

1. Processor Processor adalah otak dari komputer yang berisi jutaan sirkuit elektronik yang bisa memproses Jutaan informasi yang dinyatakan dalam satuan Megahertz (Mhz).

Gambar 2.2 Motherboard

2. Motherboard Motherboard adalah papan sirkuit utama dalam sebuah komputer dimana komponen komponen komputer lain terpasang

Gambar 2.3 RAM

3. RAM ( Random Acces Memory ) RAM adalah alat penyimpanan primer atau sementara. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data yang hendak diproses serta menyimpan informasi hasil pemrosesan sebelum ke output alat penyimpanan sekunder.

Gambar 2.4 Harddisk

4. Harddisk adalah alat penyimpanan data pada piringan magnetik yang bersifat permanen.

Gambar 2.5 VGA card

VGA card adalah Kartu Grafis yang berguna untuk mengubah sinyal pada Motherboard agar bisa ditampilkan pada Monitor.

Gambar 2.6 CD/DVD Drive

5. Adalah storage yang menggunakan teknologi laser untuk membaca data cakram optic.

Gambar 2.7 Power supply

Adalah alat yang berguna untuk memasok energi listrik keseluruh bagian PC.

Gambar 2.8 Hetsink Fan

6. Hetsink Fan Hetsink Fan adalah Kipas yang berguna untuk menetralkan panas pada motherboard , processor, VGA , dan komponen lain pada PC

Gambar 2.9 Casing

7. Casing Casing adalah tempat untuk meletakan semua komponen hardware .

Gambar 2.10 Kabel ATA

8. Kabel Ata Kabel Ata adalah Tempat Jalannya data dari Motherboard ke Optical drive dan Harddisk atau sebaliknya. Langkah Langkah Merakit Semua Bagian pada PC

1. Langkah Pertama adalah Memasang Processor pada tempatnya.Pemasangan ini harus hati hati karena bagian processor sangat sensitive dan jika rusak Semua Komponen Hardware Menjadi tidak berguna.

Gambar 2.11 Pemasangan Processor

2. Kemudian kita mengkunci processor dengan pengait yang tersedia di sisi Tempat meletakan processor.Bagian ini dimaksud untuk merekatkan processor agar tidak goyang dan lepas dari tempatnya.

Gambar 2.12 Penguncian tuas

3. Kemudian Memasang Hetsink Fan yang diletakan pada bagian atas processor.Hal ini dimaksudkan untuk mendinginkan

processor agar tidak terlalu panas saat sedang Bekerja.

Gambar 2.13 Pemasangan hetsink

4. Kemudian Megunci semua katub pada hetsink fan agar tidak goyang dan tidak lepas dari tempatnya.

Gambar 2.14 Penguncian Tuas hetsink

5. Setelah Memasang Processor dan Hetsink pada processor , selanjutnya adalah memasang RAM pada slot RAM. Jika kita ingin memasang Double Ram Pastikan jika RAM tersebut sama , dan juga pastikan Slot pada Motherboard kita sama dengan RAM yang kita gunakan .Karena RAM memiliki beberapa Versi diantaranya SDR,DDR1,DDR2,dan DDR3

Gambar 2.15 Pemasangan RAM

6. Setelah Komponen yang Akan dipasangkan Pada Motherboard Telah terpasang semuanya.kemudian kita memasang Casing Port back Panel yang berguna untuk Membuat Semua port Bisa Disambungkan dengan mudah dan tidak Goyang.

Gambar 2.16 Memasang Casing Port

7. Kemudian kita meletakan motherboard pada casing dan port pada casing port masing masing.

Gambar 2.17 Memasang Motherboard \

8. Setelah Motherboard terpasang , kencangan baut pada motherboard agar motherboard tidak goyang dan lepas.

Gambar 2.18Membaut Motherboard

9. Setelah Motherboard terpasang dengan benar,Masukan harddisk drive pada bagian tempat Menaruh Harddisk.Disitu Terdapat beberapa tempat kosong untuk kita dapat melakukan upgrade harddisk sesuai kebutuhan.

Gambar 2.19 Memasang Harddisk

10. Setelah Memasang Hardisk pada tempatnya , kita memasang Optical drive pada bagian depan CPU dengan memasukannya dari depan CPU.

Gambar 2.20 Memasang optical drive

11. Setelah Semua Terpasang , Kencangkan semua bagian pada hardisk dan optical drive agar tidak lepas dan goyang.

Gambar 2.21 Mengencangkan harddisk dan optical drive

12. Memasang VGA pada Slot AGP yang sudah disediakan di Motherboard.

Gambar 2.22 Memasang VGA

13. Setelah memasang VGA jangan Lupa membaut VGA agar tidak lepas dari tempatnya.

Gambar 2.23 Mengencangkan VGA

14. Kemudian Pasang Hetsink Fan pada bagian belakang PC dan kencangkan dengan baut .berguna untuk mendinginkan seluruh bagian PC agar sirkulasi udara diluar PC dapat masuk dengan baik.

Gambar 2.24 Memasang Hetsink fan

15. Setelah memasang hetsink,jangan lupa untuk memasang kabel Power led pada Motherboard, kabel ini berguna untuk tombol power ON/OFF pada PC.

Gambar 2.25 Memasang kabel power pada motherboard

16. Setelah itu Kita Memasang kabel Ata pada Hardisk

Gambar 2.26 Kabel Ata

17. Kuatkan Kabel Ata pada hardisk agar tidak terjadi Error saat kita memakai PC , karena jika kita tidak memasang Kabel Ata dengan Benar biasanya PC tidak Membaca adanya hardisk yang terpasang pada peranti komputer.

Gambar 2.27 Memasang kabel ata pada optical drive

18. Disini Kami memasang 2 harddisk pada 1 kabel Ata artinya ada 1 harddisk yang menjadi Primary dan ada 1 harddisk yang menjadi Slave.Itu dibedakan dengan cara pemasangan Jumper pada Bagian belakang Harddisk.

Gambar 2.28 Memasang Ata pada Hardisk

19. Setelah memasang Kabel Ata pada harddisk, Pasangkan Pula Kabel tersebut pada Motherboard Pada bagian Primary.

Gambar 2.29 Memasang Ata pada Motherboard

20. Setelah itu pasangkan pula kabel Ata untuk menghubungkan Optical drive dengan Motherboard.

Gambar 2.30 Mengencangan Kabel Ata pada Optical Drive

21. Setelah Semua kabel terpasang dengan baik , selanjutnya adalah memasang power supply pada bagian belakang atas PC.Bagian Fan pada power supply menghadap kebawah PC guna mendinginkan power supply.

Gambar 2.31 Memasang Power Supply pada Casing

22. Setelah Terpasang jangan lupa membaut Power Supply agar tidak goyang dan lepas dari casing.

Gambar 2.32 Mengencangkan Power Supply

23. Pasangkan Kabel Power Kecil pada motherboard untuk menyalurkan energi pada motherboard.

Gambar 2.33 Memasang Kabel power Pada Motherboard

24. Kemudian Pasang Kabel ATX 24 pin pada Motherboard untuk menyalurkan energi kesemua bagian Motherboard.

Gambar 2.34 Memasang Kabel ATX 24 pin pada Motherboard

25. Setelah Memasang Kabel power Dari power supply ke Motherboard pasangkan pula kabel energi dari power supply ke harddisk drive dan optical drive .

Gambar 2.35 Memasang Kabel Power Pada Harddisk

26. Setelah itu pasangkan Kabel Power dari power supply Ke hetsink Fan untuk mengaktifkan hetsink.

Gambar 2.36 Memasang Kabel Power Pada hetsink

27. Setelah Semua komponen pada PC sudah terpasang dengan baik dan benar seperti gambar .Cek kembali seluruh bagian komputer sudah terpasang dengan benar dan kuat.

Gambar 2.37 Memerika Semua Komponen

28. Jika sudah Memerika seluruh bagian PC sudah terpasang dengan baik.Tutup Casing dengan penutupnya pada bagian kanan dan kiri.Kemudian kencangkan baut pada bagian belakang casing , setelah itu PC sudah siap digunakan untuk diintegrasikan dengan hardware lain.

Gambar 2.38 Menutup Casing

2.3.2

Menginstal Operasi Sistem Pada Komputer Setelah Kita Selesai merakit sebuah PC sampai bisa berjalan

dengan baik,langkah selanjutnya adalah menginstal sistem operasi pada PC tersebut yang bertujuan sebagai Jalur penghubung antara Software Aplikasi dengan Hardware agar saling terintegrasi satu dengan yang lain. Disini akan dijelaskan bagaimana Menginstal sistem operasi windows 7 professional dan linux ubuntu sebagai berikut :

2.3.2.1 Langkah Langkah menginstal Sistem Operasi Windows 7 pada PC :

Gambar 2.39 Tampilan Awal Instalasi

1. Setelah Kita Memasukan Cd instalasi windows 7 akan Muncul Tampilan Seperti pada gambar . Disitu Terdapat Pengaturan Bahasa Penginstalan dan format bahasa dan waktu serta pengaturan Jenis Keyboard . Setelah itu Pilih Next.

Gambar 2.40 Pilihan menu instalasi

2. Kemudian Muncul Tampilan Dengan tulisan Install Now.Silahkan Klik Pada Install Now.

Gambar 2.41 Persetujuan

3. Disini Adalah Tampilan Persetujuan Untuk Menginstall Windows 7 dan lisensi.pilih I Accept the license terms kemudian klik next.

Gambar 2.42 Tipe Penginstalan

4. Setelah itu akan muncul tampilan untuk mengupgrade windows keversi yang lebih baru atau mengkopi windows baru.Disini kita memulih custom (advanced) karena kita akan menginstall windows pertama kali di PC.

Gambar 2.43 Partisi

5. Setelah itu,akan muncul tampilan Harddisk , disini windows menawarkan untuk kita memilih mempartisi harddisk kita menjadi beberapa bagian atau tidak.jika ya pilih Drive Option.

Gambar 2.44 Pemartisian harddisk

6. Setelah itu terdapat beberapa pilihan , Jika kita mau mempartisi harddisk masukan size yang kita inginkan untuk di partisi atau jika kita mau mengembalikan Partisi menjadi bentuk awal klik extend.disini saya akan mempartisi harddisk menjadi 2 partisi sebesar 10 GB.

Gambar 2.45 harddisk yang sudah dipartisi

7. Kemudian Muncul tampilam harddisk yang sudah dipartisi.dan terdapat alokasi tempat untuk system.kemudian klik next.

Gambar 2.46 Penginstalan

8. Setelah itu Pembentukan Windows / penginstallan pada PC dimulai , Tunggu Hinga selesai

Gambar 2.47 Restart

9. Setelah Selesai menginstall , Windows akan otomatis merestart Untuk mengatur Registry pada PC.

Gambar 2.48 Starting awal windows

10. Tampilan Starting awal Windows setelah merestart.

Gambar 2.49 Persiapan windows

11. Disini Windows sedang Mempersiapkan windows untuk pemakaian awal pada windows tersebut.

Gambar 2.50 Pengisian nama PC

12. Setelah Muncul Tampilan Seperti ini , Isi Kolom Tersebut Sesuai Dengan Nama yang anda inginkan untuk PC anda.

Gambar 2.51 Pengisian password

13. Disini Windows Menawarkan untuk Memberi Password Bagi Windows anda untuk keamanan Yang lebih protektif.Jika anda anda menginginkan menggunakan password isi password yang anda inginkan dan jika tidak langsung tekan next.

Gambar 2.52 Pengisian Serial key

14.

Disini Anda diwajibkan untuk mengisi Serial key pada windows anda yang berguna untuk mengupdate versi windows anda secara otomatis melalui sambungan koneksi internet.Tetapi jika anda tidak mempunyai serial key Kosongkan centang pada tampilan dan klil next.

Gambar 2.53 setting proteksi dan update

15. Disini windows menawarkan anda untuk mengupdate sekuriti otomatis kebutuhan windows yang penting.disitu terdapat 3 pilihan.Dari update semuanya , update kebutuhan penting windows atau tidak sama sekali.

Gambar 2.54 tampilan waktu

16. Disini Anda Dapat mengatur time zone waktu daerah anda.dan tanggal pada windows.setelah selesai mengatur klik next.

Gambar 2.55 setting penggunaan PC

17. Kemudian windows Menanyai anda Kebutuhan PC ini untuk kebutuhan Personal , Pekerjaan , atau Masyarakat Luas.Pilih sesuai kebutuhan anda dan windows akan mengkonfigurasi secara otomatis.

Gambar 2.56 Persiapan menampilan Dekstop awal

18. Disini windows mempersiapkan tampilan dari dekstop.

Gambar 2.57 Tampilan Windows 7

19. Setelah Semua Selesai Windows Siap digunakan Dengan Tampilan awal seperti pada gambar berikut. 2.3.2.2 Langkah Langkah Menginstal Sistem Operasi Linux Ubuntu pada PC Sebagai berikut :

Gambar 2.58

1. Setelah Kita memasukan CD Ubuntu , akan muncul tampilan seperti pada gambar .disitu kita ditawarkan untuk memilih bahas penginstalan.setelah itu tekan enter.

Gambar 2.59 Tampilan awal

2. Setelah Memilih Bahasa yang digunakan , muncul tampilan dengan beberapa pilihan.untuk menginstallnya pilih Install Ubuntu.

Gambar 2.60 Tampilan Bahasa

3. Setelah itu kita harus memilih bahasa selama proses instalasi berlangsung terdapat lebih dari 20 bahasa yang dapat digunakan , setelah selesai tekan enter.

Gambar 2.61 Pemilihan Bahasa

4. Setelah Memilih bahasa selama proses menginstall kita harus memilih lokasi time zone kita berada.setelah selesai memilih tekan enter.

Gambar 2.62 Tampilan Pilihan Konfigurasi

5. Kemudian Kita ditawarkan untuk mengkonfigurasi layout keyboard kita jika diinginkan pilih yes dan kita dapat mensetting layout sesuai kebutuhan kita.tetapi jika tidak tekan no.

Gambar 2.63 Konfigurasi keyboard

6. Kemudian Kita menentukan Jenis Keyboard kita Sesuai dengan Negara apa. Setelah memilih tekan enter.

Gambar 2.64 Konfigurasi asal keyboard

7. Setelah itu kita memilih Layout keyboard jenis Apa yang sesuai dengan Mesin ini . kemudian tekan enter.

Gambar 2.65 Persiapan Komponen Penginstalan

8. Setelah Itu Linux akan Memproses semua data yang kita masukan dan menyiapkan komponen berikutnya untuk dieksekusi.

Gambar 2.66 Memasukan Name server

9. Setelah itu kita dapat memasukan nama alamat server untuk kebutuhan network.kita dapat memasukan sesuai dengan kebutuhan kita. Setelah itu pilih Continue.

Gambar 2.67 Memasukan Hostname

10. Kemudian kita memasukan nama hostname kita pada linux untuk penamaan pada sistem .setelah itu pilih continue.

Gambar 2.68 Konfigurasi Timezone

11. Kemudian Linux Mengkonfirmasi Time zone lokasi anda..jika time zone tidak tepat dengan lokasi anda , anda dapat mengkonfigurasi kembali tetapi jika benar tekan yes.

Gambar 2.69 Pemilihan cara mempartisi

12. Disini kita dapat memilih untuk mempartisi harddisk kita secara manual atau diarahkan.jika anda memilih guided sistem akan membantu anda untuk mempartisi harddisk secara lebih mudah tetapi jika menginginkan sendiri tekan enter pada manual.

Gambar 2.70 Harddisk awal

13. Kemudian Akan muncul tampilan besar hardisk kita.disitu akan tertulis size harddisk kita dan tipe dari harddisk kita .

Gambar 2.71 Hardisk yang akan dipartisi

14. Disini anda juga ditawarkan untuk dibantu oleh sistem untuk proses pemartisian jika ya tekan enter pada guided partitioning jika tidak Pilih Harddisk yang akan dipartisi dan tekan enter.

Gambar 2.72 Membuat partisi baru

15. Disini Kita ditawarkan untuk membuat partisi baru jika ya tekan yes.dan jika anda membatalkan tekan no.

Gambar 2.73 Konfigurasi Partis harddisk

16. Setelah itu Akan muncul tampilan dengan Harddisk yang masih Free .kemudian enter pada Harddisk tersebut untuk membuat partisi baru.

Gambar 2.74 Membuat partisi baru

17. Kemudian pilih Create a new partition untuk mempartisi hardisk secara manual dan jika anda memilih automatically partition the free space akan mempartisi secara otomatis sisah hardisk anda.

Gambar 2.75 Memilih besar partisi

18. Kemudian Masukan Jumlah size yang diinginkan untuk dipartisi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anda .

Gambar 2.76 Pemilihan Primary dan logical

19. Setelah itu Pilih Primary pada hardisk utama.untuk menjadikan partisi utama dan logical untuk harddisk slave.

Gambar 2.77 Pemilihan lokasi partisi baru

20. Kemudian Pilih beginning Untuk menjadikan partisi yang pertama. Dan end untuk partisi yang terakhir.

Gambar 2.78 Mount point

21. Kemudian Disini kita dapat memilih file sistem yang diinginkan dan mount point .pilih mount point jika ingin mengaturnya.

Gambar 2.79 Pemilihan Mount Point

22. Kemudian terdapat banyak pilihan dan penjelasan.disini kita Pilih home untuk kepentingan personal setelah itu tekan enter.

Gambar 2.80 Pemartisian Harddisk free

23. Setelah selesai akan muncul hardisk primary yang sudah kita buat dan free space yang masih sisah.untuk menggunakan enter di bagian free space.

Gambar 2.81 Membuat partisi baru

24. Kemudian pilih Create new partition untuk membuat partisi yang baru dan jika ingin secara otomatis pilih automatically.

Gambar 2.82 Memasukan besar partisi

25. Setelah itu masukan jumlah space yang ingin kita gunakan kembali atau partisi.

Gambar 2.83 Selesai Mempartisi

26. Setelah itu tekan done setting jika sudah mengatur setting dari partisinya.

Gambar 2.84 Tampilan semua partisi

27. Setelah itu akan tampil Semua Partisi yang sudah kita buat.Disana masih terdapa space untuk kita gunakan .jika ingin menggunakan tekan enter.

Gambar 2.85 Membuat partisi baru

28. Setelah itu pilih Create New partition.

Gambar 2.86 Besar partisi yang diinginkan

29. Kemudian Masukan Sisah space yang terdapat pada disk tersebut.

Gambar 2.87 Tipe partisi

30. Kemudian Pilih logical untuk menjadikannya slave dan terdapat beberapa pilihan setelah itu.

Gambar 2.88 Penggunaan hardisk

31. Kemudian ganti penggunaan partisi tersebut dengan menekan enter pada use as .

Gambar 2.89 Penggunaan partisi

32. Disini terdapat banyak pilihan untuk penggunaan partisi tersebut.tetapi kita akan memilih swap area.

Gambar 2.90 Pemilihan swap area

33. Setelah itu tekan done untuk menyelesaikan partisi.

Gambar 2.91 Hasil semua partisi

34. Setelah itu akan muncul hasil semua partisi yang sudah kita buat dan kegunaannya.kemudian pilih finish untuk mengakhiri partisi.

Gambar 2.92 Membuat semua partisi

35. Kemudian Pilih yes jika kita menyetujui untuk perubahan pada harddisk.

Gambar 2.93 Memulai instalasi sistem dasar

36. Kemudian sistem akan memvalidasi semua data yang kita masukan.

Gambar 2.94 Memasukan Nama pengguna PC

37. Setelah itu masukan nama lengkap atau nama pengguna PC.

Gambar 2.95 Memsukan nama username

38. Setelah itu masukan password untuk menjaga keamanan atau privasi anda

Gambar 2.96 memasukan password 39.

Setelah itu , masukan username untuk account anda.

Gambar 2.97 mengulangi memasukan password awal

40. Kemudian Anda harus diwajibkan untuk mengisi password pada account anda.

Gambar 2.98 enkripsi direktori

41. Disini anda ditawarkan untuk mengenskripsi direktori untuk kepentingan keamanan yang lebih kuat.jika kita pilih yes kita akan masuk dalam bagian enskripsi tetapi jika tidak tekan no.

Gambar 2.99 konfigurasi http proxy

42. Setelah itu memasukan informasi Proxy jika tidak ada kosongkan dan pilih continue.

Gambar 2.100 proses penginstalan

43. Setelah itu sistem akan melakukan konfigurasi.

Gambar 2.101 Menginstal boot loader

44. Setelah itu kita ditawari untuk menginstall boot loader ke master boot record jika ya tekan yes.

Gambar 2.102 selesai penginstalan

45. Mengatur set system clock.

Gambar 2.103 Memnyelesaikan proses penginstalan

46. Setelah selesai melakukan instalasi tekan continue.

Gambar 2.104 Tampilan awal

47. Tampilan awal ubuntu , masukan password yang sudah kita buat.

Gambar 2.105 Tampilan dekstop

48. Ubuntu Sudah siap digunakan .

2.3.3

Mengoperasikan command prompt pada windows dan terminal pada linux

2.3.3.1 Mengoperasikan Command Prompt pada Windows 1. Pertama tama masuk ke program run lalu ketik cmd dan klik OK

Gambar 2.106 membuka cmd melalui RUN

2. Setelah masuk ke cmd maka akan terlihat tampilan seperti ini

Gambar 2.107 Tampilan awal command prompt

3. Ketik dir untuk melihat folder folder apa saja yang tersedia di folder user

Gambar 2.108 tampilan semua data

Untuk membuat folder gunakan perintah md (spasi) nama folder, contoh md bearly / md ruli.

Gambar 2.109 membuat direktori baru

4. Untuk masuk ke folder gunakan perintah cd ( spasi ) nama folder, contoh cd bearly.

Gambar 2.110 memasuki direktori

5. Setelah masuk ke folder bearly, gunakan perintah yang sama untuk membuat folder lagi, contoh md 041

Gambar 2.111 membuat direktori NIM

6. Setelah itu masuk ke folder 041 dengan perintah cd 041.

Gambar 2.112 masuk kedalam direktori NIM

7. Untuk membuka program lain, ketik saja nama program tersebut, contoh notepad

Gambar 2.113 membuka notepad

8. Isikan biodata kamu dan save di folder tersebut.

Gambar 2.114 Mengisi biodata

9. Untuk keluar dari folder, gunakan perintah cd..

Gambar 2.115 Keluar direktori

10. Gunakan perintah yang sama seperti sebelumnya untuk masuk ke folder, contoh: cd ruli.

Gambar 2.116 Masuk kedalam direktori yang lain

11. Masuk ke folder 042 dengan perintah cd 042

Gambar 2.117 Membuat direktori NIM

12. Setelah itu ketik nama program untuk memanggil program tersebut. Contoh: notepad, lalu tulis biodata anda dan save di folder tersebut.

Gambar 2.118 Menulis biodata

2.3.3.2 Mengoperasikan Terminal pada Linux ubuntu.

Gambar 2.119 tampilan awal terminal

1. Buka Terminal Pada Dash Home dan akan muncul tampilan seperti pada gambar berikut.

Gambar 2.120 tampilan semua direktori

2. Kemudian untuk menampilkan seluruh direktori yang ada , ketik dir kemudian enter.Muncul tampilan semua folder yang ada pada dokumen.

Gambar 2.121 membuat direktori baru

3. Setelah itu buat Folder Praktikum Dkp 1 dengan cara mkdir(spasi) nama folder.

Gambar 2.122 masuk kedalam direktori

4. Setelah terbentuk folder praktikum dkp 1 ,kemudian masuk ke folder praktikum dkp dengan cara ketik cd(spasi)nama folder.

Gambar 2.123 membuat direktori

5. Setelah itu Buat folder nama kelompok dengan menggunakan perintah mkdir dan untuk masuk kedalam isi direktori dengan perintah cd.

Gambar 2.124 Masuk direktori

6. Setelah itu buat nama folder sesuai dengan nama kita dengan menggunakan mkdir dan untuk langsung membuat 2 folder sekaligus menggunakan perintah && seperti pada gambar diatas.

Gambar 2.125 menampilan isi direktori

7. Ini adalah tampilan folder yang terbentuk sekaligus dalam 1 direktori dengan menggunakan perintah &&.

Gambar 2.126 memasuki direktori

8. Kemudian masuk ke salah satu folder nama dengan menggunakan perintah CD.

Gambar 2.127 Masuk direktori NIM

9. Setelah itu bua kembali folder Nim dengan menggunakan mkdir dan masuk kedalam folder tersebut.

Gambar 2.128 Membuka nano

10. Setelah masuk kedalam folder , ketik nano dan enter untuk menampilan text .

Gambar 2.129 Tampilan awal nano

11. Ini adalah tampilan text kosong yang tampil saat kita memasukan perintah nano pada terminal.

Gambar 2.130 mengisi biodata

12. Kemudian Isi text tersebut.

Gambar 2.131 menyimpan biodata

13. Setelah itu , untuk menyimpan file text tersebut tekan ctrl + O untuk menyimpan dan tuliskan nama file tersebut.

Gambar 2.132 keluar direktori

14. Kemudian untuk kembali ke direktori awal ketik cd lalu enter , otomatis terminal akan masuk ke direktori awal. Kemudian untuk memasuki direktori berikutnya dengan mengetik cd(spasi)nama folder.

Gambar 2.133 masuk kedirektori yang lain dan membuka nano

15. Setelah itu Buat kembali direktori NIM dengan menggunakan mkdir dan untuk masuk kedalam direktori dengan menggunakan cd , dan untuk menampilkan text dengan menggunakan nano.

Gambar 2.134 tampilan awal nano

16. Akan tampil text kosong seperti pada gambar diatas.

Gambar 2.135 memasukan biodata

17. Kemudian isi Text tersebut .

Gambar 2.136 menyimpan biodata

18. Setelah itu simpan dengan menekan tombol ctrl + O dan isikan nama file tersebut.

Gambar 2.137. Melihat Direktori Menggunakan LS

19.

Untuk Menampilkan Kembali Semu direktori Dengan menggunakan LS

2.3.4

Studi Kasus 2.3.4.1 Komponen Pendukung Motherboard ASROCK X58 Extreme3 adalah Sebagai berikut :

intel i7 960 (Box) (3.2Ghz,C8Mb,FSB 4.8GT/Sec,LGA 1366) intel Core i7 1366

Gambar 2.137 Processor Intel core i7

Kami Memilih Intel core i7 dengan kecepatan 3.2 Ghz yang kompatibel terhadap seri LGA 1366 dengan kecepatan process yang tinggi Muscle Power 2Gb DDR3-1333 CL9 DDR3

Gambar 2.138 RAM muscle power

Muscle Power 2Gb DDR3 sebanyak 2 buah pada slot RAM dapat membuat RAM menjadi 4 GB dan bekerja maksimal dengan processor.

Zotac GTX 580 AMP2 ZALMAN 3072Mb DDR5 NVidia PCI Exp.

Gambar 2.139 VGA Zotac GTX 580

VGA menggunakan Zotac GTX 580 3 GB dengan kestabilan yang tinggi dapat membuat paduan dengan komponen lain menjadi semakin maksimal. Seagate SATA III 500Gb 7200RPM 16Mb Int 3,5 Inch

Gambar 2.140 Harddisk Seagate

Menggunakan Harddisk Seagate yang lebih Awet dengan kecepatan penyimpanan 7200 RPM membuat semakin cepat dalam memproses dan kapasitas yang cukup Besar Cooler Master X6 LGA 2011/1366/1156/1155/775/AMD FM1/AM3, Processor

Gambar 2.141 Pendingin

Menggunakan cooler master yang kompatibel terhadap MB LGA 1366 membuat processor menjadi tidak cepat panas.

Cooler Master Silent Pro 700W Modular

Gambar 2.142 Power Supply

Karena Spesifikasi yang cukup tinggi maka kami menggunakan power supply 700w untuk mengoptimalkan pasokan energi keseluruh komponen

2.3.4.2 Menampilkan file yang hilang didalam folder dengan menggunakan command prompt :

1. Untuk menghilangkan / memunculkan folder atau isi folder, pertama tama masuk ke program cmd lalu masuk ke folder yg ingin dihilangkan.

Gambar 2.143 tampilan awal command prompt

Untuk menghilangkan folder atau isi folder gunakkan perintah attrib (spasi) +h (spasi) +s.

Gambar 2.144 Menhilangkan File dengan attrib +h dan +s

2. Gambar dibawah adalah contoh sebelum data di hidden.

Gambar 2.145 Tampilan Sebelum File hilang

3. Mencoba Mengembalikan file dengan show hidden

Gambar 2.146 Menampilkan dengan showhidden

4. Setelah di hidden.

Gambar 2.147 Tampilan Setelah File Hilang dan Dicoba untuk dibaca

5. Untuk memunculkan kembali data yang telah di hidden, gunakkan perintah attrib (spasi) h (spasi) s.Kegunaan Attrib adalah untuk Menentukan Attribute Suatu File atau Folder

Gambar 2.148 Memunculkan File dengan perintah Attrib h -s

6. Maka data yang telah di hidden akan muncul kembali.

Gambar 2.149 File Tampil Didalam direktori

2.4

Kesimpulan Dari Semua Percobaan diatas , kami dapat menyimpulkan beberapa point dari Percobaan pertama tentang Merakit peranti PC , Menginstall Windows dan Linux dan Terakhir Menjalankan Command Prompt pada windows dan terminal pada linux adalah : Merakit Peranti PC :

Kita harus mencari peranti komponen pada PC sesuai dengan Motherboard yang kita gunakan supaya PC dapat terintegrasi dengan baik dan dapat bekerja maksimal dan juga Memasang peranti PC dengan hati hati dan sabar agar tidak ada komponen yang salah pasang atau tidak terpasang dengan baik. Menginstall Windows dan Linux :

Menginstall Windows Lebih Mudah dan Lebih Cepat dibandingkan dengan Menginstall Linux dan juga tampilan yang lebih menarik yang disajikan windows kepada user daripada Linux memiliki tampilan yang sederhana tetapi Mengutamakan Sekuriti Sistem pada penggunanya dan juga instalasi yang lebih detail disajikan oleh Linux. Mengoperasikan Command Prompt dan Terminal pada Linux : Mengoperasikan Command Prompt lebih mudah dibandingkan dengan mengoperasikan terminal pada linux karena secara garis besar help pada command prompt menjelaskan lebih detail tentang kegunaan setiap perintah dibanding dengan terminal pada linux.