Anda di halaman 1dari 13

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

PENDAHULUAN
Dalam upaya mencapai keberhasilan, para manajer sangat menyadari pengaruh lingkungan perusahaan. Perusahaan dihubungkan dengan elemen-elemen lingkungan melalui arus sumber daya fisik maupun konseptual. Perusahaan berusaha memperoleh keunggulan kompetitif dengan mengelola arus sumber daya (termasuk informasi). Strategi keunggulan kompetitif berfokus pada arus masuk dari pemasok dan arus keluar melalui saluran distribusi ke pelangan. Sumber daya informasi tidak hanya sekedar data dan informasi, melainkan mencakup pula perangkat keras, fasilitas, perangkat lunak, para spesialis informasi, dan para pemakai informasi. Ketika manajer menyadari bahwa informasi sebagai suatu sumber daya strategis, mereka menetapkan berbagai kebijakan untuk menerapkan sumber daya tersebut secara strategis dan menindaklanjutinya. Sehingga akan memberikan keyakinan bahwa kebijakan tersebut dijalankan. Aktivitas tersebut dinamakan dengan manajemen sumber daya informasi (information resources management IRM). IRM merupakan konsep yang mengintegrasikan konsep-konsep keunggulan kompetitif lain, yaitu CIO, SST, SPIR, dan end-user computing. Dengan demikian IRM memberikan kerangka kerja bagi pemanfaatan komputer yang efektif.

PERUSAHAAN DALAM LINGKUNGANNYA


Perusahaan adalah suatu sistem fisik yang dikelola dengan menggunakan sistem konseptual. Sistem fisik perusahaan adalah sistem lingkaran tertutup, dalam arti dikendalikan oleh manajemen, dengan menggunakan infnormasi umpan balik untuk menyakinkan bahwa tujuannya tercapai. Perusahaan juga merupakan sistem terbuka, dalam arti berhubungan dengan lingkungannya. Sebuah perusahaan akan mengambil sumber daya dari lingkungan, mengubah sumber daya menjadi produk dan atau jasa lalu mengembalikannya ke lingkungan kembali. Secara umum setiap lingkungan akan memiliki 8 elemen linkungan sebagai berikut : Pemasok, yang menyediakan berbagai macam sumber daya yang digunakan perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa. Pelanggan, yang menggunakan produk dan jasa dan calon pemakai. Serikat Pekerja, organisasi bagi tenaga kerja terampil dan tidak terampil yang mengoperasionalkan jalannya perusahaan. Masyarakat Keuangan, yang menjadi sumber dana perusahaan. Pesaing, perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama Pemegang saham atau Pemilik, orang-orang yang menanamkan modal di perusahaan dan mewakili tingkat manajemen tertinggi.

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

Pemerintah, baik di tingkat pusat, daerah dan local yang memberikan kendalakendala dalam bentuk UU dan peraturan, tetapi juga memberikan bantuan berupa pembelian, informasi dan dana. Masyarakat global, daerah operasi perusahaan. Aliran sumber daya dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Pertama aliran sumber daya yang utama, dan kedua ialah aliran sumber daya yang tidak boleh terjadi.

Pemerintah Masyarakat Keuangan

Informasi Uang Tenaga Material


Masyarakat Global

Pemasok

Pekerja

Perusahaan Serikat
Pemegang Saham/ Pemilik

Pelanggan

Pesaing

Gambar 2.1. Delapan Elemen Lingkungan Berdasarkan diagram hubungan perusahaan dan seluruh elemen lingkungannya (lihat Gambar 2.1) nampak bahwa beberapa sumber daya mengalir lebih cepat daripada lainnya. Sumber daya yang alirannya paling sering adalah : Arus informasi dari pelanggan Arus material kepada pelanggan Arus material ke pemasok (pengembalian) Arus pekerja ke pesaing Namun, bila kita perhatikan secara seksama terdapat satu-satunya sumber daya yang menghubungkan perusahan dengan semua elemen lingkungannya, yaitu informasi.

Selain itu terdapat sumber daya yang alirannya paling jarang, yaitu :

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

KEUNGGULAN KOMPETITIF
Istilah yang berkaitan dengan elemen lingkungan dikenal dengan keunggulan kompetitif (competitive advantage). Pada bidang komputer, keungulan kompetitf mengacu pada penggunaan informasi untuk mendapatkan leverage di pasar. Hal tersebut didasari bahwa perusahaan tidak harus sepenuhnya mengandalkan sumber daya fisik saat terlibat dalam persaingan. Justru dengan penggunaan sumber daya konseptual data dan informasi akan lebih unggul dalam persaingannya. Dengan demikian, manajer perusahaan akan menggunakan sumber daya konsepual maupun fisik untuk mencapai tujuan strategis perusahaan. Rantai Nilai (Value Chain) Salah satu teori yang dikembangkan oleh Michael Porter adalah teori value chain. Pusat dari teori ini adalah konsep marjin. Teori ini menggambarkan bahwa sebuah perusahaan adalah suatu rangkaian bentuk aktivitas dasar yang mempunyai fungsi menambah value bagi produk dan jasa yang dihasilkan. Akitivitas yang dilakukan oleh perusahaan terdiri dari : Primary value activities, yaitu suatu aktivitas proses yang berhubungan dengan produksi dan penawaran nilai yang lebih besar kepada pelanggan daripada yang dilakukan pesaing Support value activities, yaitu aktivitas proses yang memberikan dukungan terhadap perusahaan dan secara tidak langsung memberikan kontribusi kepada produk dan jasa yang dihasilkan.

Gambar 2.2. Rantai Nilai Primary value activities terdiri dari : 1. Inbound logistic (input) : masuknya material yang akan diproses (diterima, disimpan). 2. Operations (manufacturing and testing): material yang digunakan dalam kegiatan operasi yang lebih bernilai ditambahkan dalam pembuatan produk.

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

3. Outbound Logistic (storage and distribution) : produk-produk perlu disiapkan untuk delivery (packaging,storing and shipping). 4. Marketing and sales : mencoba untuk menjual produk untuk costumer, meningkatkan nilai produk dengan manghasilkan deman (permintaan) untuk produk-produk perusahaan (nilai dari item produk yang terjual lebih besar daripada yang terjual). 5. Service : ditujukan untuk customer yang akan memberikan nilai, dan dari penambahan nilai ini, hasil primary processes diharapkan menghasilkan profit. Primary value activities didukung dengan Support value activities, meliputi : 1. infrastruktur perusahaan (accounting, finance, management) 2. manajemen sumber daya manusia 3. pengembangan teknologi (Riset and Development) 4. perolehan (Procurement) Sistem Nilai Sekarang manajemen menyadari keunggulan tambahan yang dapat dicapai dengan mengaitkanrantai nilai perusahaan dengan rantai nilai organisasi lain. Kaitan rantai nilai beberapa perusahaan disebut sistem nilai (value system).

Rantai Nilai Pemasok

Rantai Nilai Perusahaan

Rantai Nilai Saluran

Rantai Nilai Pembeli

Gambar 2.3. Sebuah Sistem Nilai Sebuah perusahaan dapat mengaitkan rantai nilainya dengan rantai nilai pemasoknya dengan meneapkan sistem yang membuat sumber daya input tersedia saat dibutuhkan. Perusahaan juga dapat mengaitkan rantai nilainya dengan rantai nilai para anggota saluran distribusinya. Bila para pembeli produk perusahaan itu juga merupakan organisasi, rantai nilai mereka juga dapat dikaitkan dengan rantai nilai perusahaan dan para anggota salurannya. Rantai nilai perusahaan dalam suatu industri dapat sangat mirip, tetapi kemungkinan besar rantai nilai tiap perusahaan bersifat unik. Karena tiap aktivitas nilai mencakup suatu komponen informasi, pengelolaan sumber daya informasi perusahaan merupakan langkah kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif.

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

APA SAJAKAH SUMBER DAYA INFORMASI ITU?


Pandangan yang mengatakan bahwa data dan informasi merupakan sumber daya utama yang harus dikelola dengan baik sebagimana sumber daya utama lainnya adalah merupakan pendekatan yang positif untuk penggunaan komputer. Dengan perkataan lain, bahwa mengelola data (input) dengan bantuan komputer hal tersebut berarti mengelola informasi (output) yang dimiliki. Selain itu, muncul lagi pandangan tambahan lainnya yakni pandangan bahwa kita dapat mengelola informasi dengan mengelola sumber daya yang menghasilkan informasi (information processor). Adapun jenis-jenis sumber daya informasi, yaitu : Perangkat keras komputer (Hardware) Perangkat lunak komputer (Software) Spesialis informasi Pemakai Fasilitas Database, dan Informasi Ketika para manajer organisasi (perusahaan) memutuskan untuk menggunakan informasi dalam mencapai keunggulan kompetitif, dan mereka harus menyadari tiap elemen tersebut sebagai sumber daya informasi.

SIAPA YANG MENGELOLA SUMBER DAYA INFORMASI?


Beberapa perusahaan/organisasi yang menggunakan komputer, akan menempatkan tanggung jawab pengelolaan informasi pada suatu unit khususyang terdiri dari para spesialis informasi. Unit tersebut dikelola oleh seorang manajer yang berstatus wakil direktur. Istilah CEO (chief executive officer) adalah orang yang memiliki pengaruh paling kuat dalam operasi perusahaan, dan umumnya memiliki jabatan direktur utama atau ketua dewan direksi. Selain itu juga dikenal istilah CFO (chief financial officer), COO (chief operating sistem), dan CIO (chief information officer). Istilah CIO mempunyai pengertian lebih dari sekedar sutu gelar. CIO adalah manajer jasa informasi yang menyumbangkan keahlian manajerialnya tidak hanya untuk memecahkan masalahyang berkaitan dengan sumber daya informasi tetapi juga berbagai bidang lain dari operasi perusahaan/organisasi. Seorang manajer jasa informasi dapat berperan sebagai CIO paling tidak dengan mengikuti saran-saran berikut : Alokasikan waktu untuk bisnis dan pelatihan bisnis. Pelajari bisnisnya, bukan hanya teknologinya. Membangun kemitraan dengan unit-unit bisnis dan manajemen lini. Jangan menunggu hingga diundang.

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

Fokuskan pada perbaikan proses dasar bisnis. Jelaskan biaya-biaya information sistems (IS) dalam istilah-istilah bisnis. Bangun kepercayaan dengan memberikan jasa IS yang dapat diandalkan. Jangan bersifat defensive. Ketika perusahaan semakin banyak memperoleh sumber daya informasi dan tersebar diseluruh perusahaan, tugas manajemen sumberdya informasi menjadi lebih rumit. Tanggung jawab manajemen tidak hanya berada pada pundak CIO, tetapi juga pada semua manajer dalam perusahaan tersebut.

PERENCANAAN STRATEGIS
Perencanaan jangka panjang juga dikenal sebagai perencanaan strategis, karena mengidentifikasi tujuan-tujuan yang akan memberi perusahaan posisi yang paling menguntungkan dalam lingkungannya. Selain itu juga menentukan strategi-strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan strategis juga disusun pada bidang-bidang fungsional perusahaan yang akan merinci bagaimana bidang-bidang tersebut akan mendukung perusahaan dalam mencapai tujuan strategisnya. Gambar 2.4 menunjukkan bagaimana semua bidang fungsional harus bekerja sama dalam proses perencanaan strategis mereka. Panah-panah menggambarkan arus informasi dan pengaruh.

Rencana Strategis Sumber Daya Informasi

Rencana Strategis Sumber Daya Pemasaran

Rencana Strategis Sumber Daya Keuangan

Rencana Strategis Sumber Daya Manufaktur

Rencana Strategis Sumber Daya Manusia

Keterangan : : aliran informasi dan pengaruh Gambar 2.4. Hubungan Perencanaan Strategis Bidang Fungsional
Susanti / 0911322025470 6

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

PERENCANAAN STRATEGIS SUMBER DAYA INFORMASI


Pendekatan yang dilakukan terhadap perencanaan strategis dikenal dengan istilah transformasi kumpulan strategi (strategy set transformation). Istilah yang lebih baru, yaitu perencanaan strategis sumber daya informasi (strategic planning for information resources SPIR). Ketika jasa informasi mulai mengembangkan rencana-rencana strategis, pendekatan yang dianjurkan adalah dengan langkah 1 atau langkah 2. Langkah 1 : Mendasarkan rencana tersebut sepenuhnya pada tujuan strategis perusahaan, yang disebut dengan kumpulan strategi organisasi (organizational strategy set), atau Langkah 2 : Rencana jasa informasi yang dibuat untuk mendukung tujuan perusahaan disebut kumpulan strategi sistem infromasi manajemen (MIS strategic set) dan terdiri dari sejumlah tujuan, kendala, dan strategi. Kedua pendekatan tersebut dikenal dengan istilah transformasi kumpulan strategi (strategic set transformation). Adapun kelemahannya yaitu bahwa kenyataannya bidang-bidang fungsional tidak selalu memiliki sumber daya untuk menjamin tercapainya tujuan strategis perusahaan. Secara diagram proses tersebut dapat dilihat pada Gambar 2.5. Kelompok Strategi Organisasi Misi Tujuan Strategi Elemen lain Strategi organisasi Proses Perencanaan Strategis SIM Kelompok Strategi SIM Tujuan Sistem Kendala Sistem Strategi Rancangan sistem

Gambar 2.5. Pendekatan Transformasi Kumpulan Strategis Solusi untuk masalah tidak memadainya sumber daya informasi adalah dengan teknik perencanaan strategis sumber daya informasi (strategic planning for information resources SPIR). Ketika perusahaan menerapkan SPIR, rencana strategis untuk jasa informasi dan perusahaan dikembangkan secara bersamaan. Rencana perusahaan mencerminkan dukungan yang dapat disediakan oleh jasa informasi, dan rencana jasa

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

informasi mencerminkan kebutuhan dukungan sistem di masa depan. Proses perencanaan tampak pada Gambar 2.6.

Strategi Bisnis

Pengaruh pada sumber daya informasi

Sumber daya Informasi dan

Pengaruh pada strategi bisnis

Strategi IS

Gambar 2.6. Proses Perencanaan Strategis Sumber daya Informasi (SPIR) Proses dalam SPIR dilalui dengan langkah mengidentifikasi sejumlah topik utama yang harus tercakup. Intinya rencana itu harus menjelaskan : 1. 2. Tujuan-tujuan yang akan dicapai oleh tiap subsistem CBIS selama periode yang tercakup dalam jangka waktu perencanaan. Sumber daya informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. (digambarkan dalam Gambar 2.7).

Gambar 2.7. Kerangka Dasar dari Sebuah Rencana Strategis untuk Sumber Daya Informasi

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

END USER COMPUTING SEBAGAI MASALAH STRATEGIS


Tidak semua orang yang ikut serta dalam End-user computing (EUC) memiliki tingkat pengetahuan yang sama tentang komputer. Para pemakai akhir dapat dikelompokkan menjadi 4 (empat) golongan berdasarkan tingkat kemampuan komputer mereka, yaitu : a. Pemakai akhir tingkat menu (menu level end-users); Sebagian end-users tidak mampu membuat perangkat lunak mereka sendiri, tetapi dapat berkomunikasi dengan perangkat lunak jadi dengan menggunakan menu-menu seperti yang ditampilkan oleh perangkat lunak berbasis windows dan Mac. b. Pemakai akhir tingkat perintah (command level end-users); Sebagian end-users memiliki kemampuan menggunakan perangkat lunak jadi yang lebih dari sekedar memilih menu. Mereka dapat menggunakan bahasa perintah dari perangkat lunak untuk melaksanakan operasi aritmatika dan logika pada data. c. Pemakai akhir tingkat programmer (end-user programmers); Sebagian end-users dapat menggunakan bahasa-bahasa pemrograman seperti BASIC, PASCAL, atau C++ dan dapat mengembangkan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri. d. Personil pendukung fungsional (functional support personnel). Di sejumlah perusahaan, para spesialis informasi adalah anggota dari unit-unit fungsional, bukannya unit jasa informasi. Personil pendukung fungsional tersebut adalah spesialis informasi dalam arti sesungguhnya, tetapi mereka berdedikasi pada area pemakai tertentu dan melapor pada manajer fungsional mereka. Dua unsur penting menjadi ciri pada 4 (empat) tingkatan kemampuan dari para pemakai akhir, yaitu : semua tingkat memiliki kemampuan mengembangkan berbagai aplikasi. Tidak seorangpun yang merupakan anggota dari organisasi jasa informasi.

Sebagian besar aplikasi EUC telah dibatasi pada sistem pendukung keputusan (decission support sistems DSS) yang relative mudah dan aplikasi kantor virtual yang memenuhi kebutuhan perseorangan. Selebihnya adalah tanggung jawab spesialis informasi untuk bekerja sama dengan pemakai dalam mengembangkan : Aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM); Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA); DSS yang rumit; Aplikasi kantor virtual yang memenuhi kebutuhan organisasi; Sistem berbasis pengetahuan.

Susanti / 0911322025470

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

Penerapan EUC memberikan manfaat sebagai berikut : Mengurangi beban kerja para information specialist. Mengurangi kesenjangan komunikasi antara user dan information specialist.

Akibat dari manfaat tersebut akan menghasilkan pengembangan sistem yang lebih baik dibandingkan jika spesialis informasi berusaha mengerjakan sebagian besar pekerjaan tersebut sendiri. Selain manfaat yang dihasilkan, penerapan EUC yang dilakukan sendiri oleh pemakai ternyata dapat menimbulkan beberapa risiko, yaitu : Sistem yang buruk sasarannya; End-user mungkin akan menggunakan komputer untuk aplikasi yang seharusnya dilakukan dengan cara lain, misalnya secara manual. Sistem yang buruk rancangan dan dokumentasinya; Kemampuan end-users tidak dapat menandingi profesionalisme spesialis informasi dalam hal merancang sistem. Selain itu end-users sering mengabaikan perlunya dokumentasi rancangan sistem agar dapat dipelihara. Penggunaan sumber daya informasi tidak efisien; Bila tidak ada pengendalian terpusat akan mengakibatkan adanya perangkat keras dan perangkat lunak yang tidak kompatibel dan berlebihan. Hilangnya integritas data; Bila kurang hati-hati dalam memasukkan data ke adalam database perusahaan maka memungkinkan akan terjadinya kehilangan data yang berkualitas. Sehingga outputnya akan terkontaminasi yang dapat menyebabkan manajer membuat keputusan yang keliru. Hilangnya keamanan; End-users mungkin tidak melindungi data dan perangkat lunaknya, sehingga para criminal komputer dapat mengakses sistem dengan berbagai cara yang mengakibatkan membahayakan perusahaan. Hilangnya pengendalian; Pengembangan sistem dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri tanpa menyesuaikan pada rencana yang memastikan pada dukungan komputer bagi perusahaan. Risiko-risiko tersebut dapat berkurang jika proses pengembangan sistemnya dilakukan oleh unit jasa informasi, karena adanya pengendalian terpusat. End-users computing merupakan suatu fenomena yang tidak akan hilang. Sebaliknya, pengaruhnya akan semakin meningkat. Karena manfaat potensialnya, perusahaan harus mengembangkan rencana strategis sumber daya informasi yangmemungkin EUC untuk tumbuh dan berkembang. Mengenai risiko, jenis pengendalian yang sama dengan yang telah bekerja baik pada jasa informasi harus diterapkan pada area pemakai.
Susanti / 0911322025470 10

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

KONSEP MANAJEMEN SUMBER DAYA INFORMASI


Sumber daya informasi jauh melampaui informasi itu sendiri. Hal tersebut karena adanya bentuk dasar untuk mengelola semua sumber daya informasi. Manajemen sumber daya informasi (information resources management IRM) adalah aktivitas yang dijalankan oleh manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumber daya informasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai. Meskipun seorang pemakai individu dapat mempraktekan IRM, pendekatan paling efektif bagi perusahaan adalah mengembangkan rencana formal yang harus diikuti setiap orang. Agar perusahaan sepenuhnya dapat mencapai IRM, perlu adanya serangkaian kondisi tertentu. Kondisi-kondisi tersebut meliputi : Menyadari bahwa keunggulan kompetitif akan tercapai melalui sumber daya informasi yang unggul; Melalui pengelolaan sumber daya informasi akan mencapai keunggulan kompetitif atas pesaingnya. Menyadari bahwa jasa informasi bidang fungsional utama; Struktur organisasi mencerminkan bahwa jasa informasi sama pentingnya dengan bidang fungsional utama lainnya, seperti keuangan, dan pemasaran. Menyadari bahwa CIO adalah eksekutif puncak; CIO memberi kontribusi, jika memungkinkan pada pemecahan masalah yang mempengaruhi seluruh operasi perusahaan (bukan hanya operasi jasa informasi). Hal tersebut ditunjukkan dengan menyertakan CIO dalam komite eksekutif. Memperhatikan SD informasi dalam membuat perencanaan strategis; Para eksekutif yang terlibat dalam perencanaan strategis perusahaan, mereka memperhatikan sumber daya informasi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan strategis. Rencana strategis formal untuk sumber daya informasi; Terdapat rencana formal untuk memperoleh dan mengelola sumber daya informasi. Sumber daya tersebut harus mencakup yang berada pada area pemakai maupun jasa informasi. Adanya strategi untuk mendorong dan mengelola end-user computing; Rencana strategis sumber daya informasi membahas cara membuat sumber daya informasi tersedia bagi pemakai akhir, dan tetap mempertahankan pegendalian atas sumber daya tersebut.

Susanti / 0911322025470

11

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

IKHTISAR
Lingkungan perusahaan terdiri dari 8 (delapan) elemen. Elemen-elemen tersebut menggambarkan organisasi atau perseorangan, yang mencakup para pemasok, pelanggan, serikat pekerja, masyarakat keuangan, pemegang saham atau pemilik, pasaing, pemerintah dan masyarakat global. Elemen-elemen tersebut membentuk supersistem yang lebih besar yang disebut masyarakat. Sumber daya akan mengalir anatar perusahaan dan elemen-elemn lingkungan. Perusahaan dapat mencapai keungulan kompetitif dengan memproduksi margin yang lebih besar dari pesaingnya. Margin tersebut adalah nilai produk atau jasa dibandingkan biayanya. Sumber daya informasi mencakup perangkat keras, perangkat lunak, fasilitas, database, apesialis informasi, informasi dan pemakai. Sumber daya yang ditempatkan dalam jasa informasi dikelola oleh CIO. Konsep CIO mengakui manajer jasa informasi sebagai seorang eksekutif. Sumber daya informasi yang terletak di luar jasa informasi dikelola oleh para manajer area pemakai. Semua manajer membuat rencana, dan eksekutif terlibat dalam perencanaan strategis jangka panjang.usaha awal mengembangkan suatu rencana strategis untuk jasa informasi disebut transformasi kumpulan strategi (strategy set transformation). Walau metode tersebut masih dipraktekan, tidak ada jaminan bahwa sumber daya informasi yang dibutuhkan tersedia.masalah tersebut dapat dipecahkan dengan mengembangkan rencana-rencana strategis untk perusahaan dan jasa informasi secara bersamaan. Pendekatan tersebut dinamakan perencanaan strategis sumber daya informasi (strategic planning for information resources SPIR). Hasil dari SPIR adalah rencana yang mengidentifikasi kebutuhan sumber daya informasi bagi tiap subsistem CBIS pada periode yang tercakup dalam jangka waktu perencanaan startegis. Tugas SPIR menjadi semaki rumit karena meningkatnya end-user computing EUC. Tidak semua pemakai akhir memiliki kemampua yang sama. Sebagian hanya dapat menggunakan menu, sebagian dapat menggunakan bahasa perintah, dan ada yang memiliki keahlian pemrograman, serta sebagian lagi adalah spesialis informasi yang ditempatkan pada area pemakai. Meskipun semakin banyak sistem yang dikembangkan oleh pemakai akhir, sistem-sistem tersebut cenderung relative sederhana, DSS, dan sistem OA yang dimaksudkan untuk individu. Sistem-sistem selebihnya tetap dikembangkan secara bersama-sama oleh pemakai dan spesialis informasi. EUC akan terus ada. EUC menguntungkan perusahaan dengan memindahkan sebagian beban kerja pengembangan sistem kepada pemakai serta menjembatani kesenjangan informasi. Risiko yang terdapat EUC berkaitan dengan sistem yang buruk sasarannya, sistem yang rancangan dan dokumentasinya, penggunaan sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak yang tidak efisien, hilngnya integritas data, dan hilangnya keamanan. Risiko-risiko tersebut dapat dikurangi dengan pengendalian manajemen.
Susanti / 0911322025470 12

Tugas Resume Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

Gagasan bahwa semua manajer perusahaan harus terlibat dalam manajemen informasi adalah suatu paradigma baru, yang disebut dengan manajemen sumber daya informasi (information resource management IRM). IRM berkembang jika : a. b. c. d. e. f. Perusahaan kompetitif; Para eksekutif menyadari bahwa jasa informasi sebagai suatu bidang fungsional utama; Para eksekutif menerima CIO dalam lingkungan elit mereka; Para eksekutif memperhatikan sumber daya informasi ketika membuat perencanaan strategis; Terdapat suatu rencana strategis sumber daya informasi yang formal; Rencana tersebut membahas end-user computing. memanfaatkan informasi untuk mencapai keunggulan

IRM adalah suatu konsep terintegrasi yang menyatukan lingkungan perusahaan, tingkatan manajemen, bidang-bidang fungsional, sumber daya informasi, dan para pemakai.

Susanti / 0911322025470

13