KURIKULUM SMP NEGERI 2 KRIAN TAHUN 2011/2012

PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO DINAS PENDIDIKAN

SMP NEGERI 2 KRIAN
Jl. Gub. Sunandar Priyo Sudarmo, Krian telp. 8971575 e-mail : spendaka@yahoo.co.id

1

Lembar Pengesahan
Setelah mendapat persetujuan dari Komite Sekolah, maka dengan ini kurikulum SMP Negeri 2 Krian kabupaten Sidoarjo disahkan untuk diberlakukan mulai tahun pelajarn 2011/2012.

Ditetapkan di Sidoarjo Mengetahui : Ketua Komite Sekolah Tanggal 20 Juni 2011 Kepala SMP Negeri 2 Krian

Drs.H.ABDUL GHOFUR

Drs.H.M.GHUFRON,M.Pd NIP. 19590115 198603 1013

Mengetahui : Kepala Dinas Pendidikan kab. Sidoarjo

Ir.AGOES BOEDI TJAHJONO,MT Pembina Utama Muda NIP. 19590804 198003 1009

2

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, kami dapat mengembangkan Kurikulum SMP Negeri 2 Krian Tahun Pelajaran 2011 -2012 dengan baik . Sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikana, setiap sekolah/madrasah mengembangkan kurikulum berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI) dan berpedoman kepada panduan yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Kurukulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pembelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum ini disusun untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah ( Kec. Krian ) Pengembangan KTSP SMP Negeri 2 Krian Tahun Pelajaran 2011 – 2012 ini mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan tersebut meliputi standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan. Kami menyadari bahwa KTSP yang telah kami kembangkan ini masih memiliki banyak celah, kelemahan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, segala kritik, saran, dan masukan yang konstruktif dari berbagai pihak yang kompeten sangat kami harapkan, dan menyampaikan penghargaan serta ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu penyelesaian pengembangan KTSP ini. Sidoarjo 20 Juni 2011 Kepala Sekolah,

Drs. H.M. GHUFRON,M.Pd NIP. 195901151986031013 3

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I

……………………………………… ………………………………………. ………………………………………

PENDAHULUAN A. Latar Belakang …………………………………….. B. Landasan Penyusunan Kurikulum SMP Negeri 2 Krian …… C. Tujuan Pengembangan Kurikulum SMP Negeri 2 Krian …… D. Prinsip Pengembangan Kurikulum SMP Negeri 2 Krian ….. BAB II TUJUAN PENDIDIKAN A, Tujuan Pendidikan ……………………………………. B. Visi ……………………………………. C. Misi …………………………………… D.Tujuan Sekolah …………………………………… BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur Kurikulum ……………………………………. B. Muatan Kurikulum ……………………………………. 1. Mata Pelajaran Wajib …………………………………… 2. Muatan Lokal …………………………………… 3. Pengembangan diri …………………………………… C. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter bangsa …. D. Pengaturan Beban Mengajar …………………………… E. Ketuntasan Belajar …………………………… F. Kriteria Kenaikan kelas dan kelulusan …………………… G. Pendidikan Kecakapan Hidup …………………… H Pendidikan Bernasis Lokal dan Global ………………….. I. Pendidikan Lingkungan Hidup …………………. BAB IV KALENDER PENDIDIKAN ………………… BAB V PENUTUP ………………………………….. LAMPIRAN – LAMPIRAN 1. Silabus 2. RPP 3. Tata Tertib

4

BAB I PENDAHULUAN

A. 1.

Rasional Latar Belakang Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Dalam pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Departemen Pendidikan Nasional telah menetapkan kerangka dasar Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Kompetensi (SK), dan Kompetensi Dasar (KD). KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Pengembangannya harus berdasarkan satuan pendidikan, potensi daerah, atau karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat dan peserta didik. Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan

pendidikan yang semula bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik. Desentralisasi pengelolaan pendidikan dengan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undangundang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu Pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan Pasal 35 mengenai standar nasional pendidikan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah harus segera dilaksanakan. Bentuk nyata desentralisasi pengelolaan pendidikan adalah diberikannya kewenangan kepada satuan pendidikan untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan

5

Potensi –potensi yang dimiliki dan karakteristik SMP Negeri 2 Krian a. disiplin. cinta tanah air. menghargai prestasi. Kurikulum SMP Negeri 2 Krian tahun ini mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai satu kesatuan kegiatan pendidikan yang terjadi di sekolah. karena peserta didik yang berprestasi dari SD/MI daerah Gresik tersebut banyak memilih SMP Negeri 2 Krian. kerja keras. Pendidik sangat menentukan keberhasilan pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa di SMP Negeri 2 Krian. jujur.pendidikan. demokratis. semangat kebangsaan. cinta damai. karena letak SMP Negeri 2 Krian yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik dan transportsasi yang mudah. peduli sosial dan lingkungan. Saran Prasarana 6 . membuat SMP Negeri 2 Krian menjadi pilihan utama bagi peserta didik yang tinggal didaerah Gresik bagian selatan. Strategi penyampaiannya tidak bersifat informatif tetapi lebih bersifat keteladanan. sehingga transportasi sangat lancar c. Pendidik Pendidik di SMP Negeri 2 Krian rata-rata usia produktif dengan kualifikasi Sarjana (S1) sudah mencapai 98 %. toleransi. rasa ingin tahu. komunikatif. kreatif. Satuan pendidikan merupakan pusat pengembangan budaya. Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya: religius. b. gemar membaca. serta tanggung jawab. mandiri. baik dalam penyusunan maupun pelaksanaannya di satuan pendidikan. Nilai-nilai tersebut tidak diajarkan sebagai mata pelajaran tertentu tetapi diintegrasikan pada setiap pembelajaran maupun kegiatan pengembangan diri. seperti dalam pengelolaan kurikulum. Pendidik yang sudah tersertifikasi 60 % dan 85% bertempat tinggal sekitar Krian. sehingga ini merupakan potensi peserta didik yang cukup baik bagi SMP Negeri 2 Krian. Peserta didik Peserta didik yang ada di SMP Negeri 2 Krian umumnya bersasal dari wilayah kabupaten Sidoarjo maupun Kabupaten Gresik.

Masjid yang dapat menampung 600 jamaah. Seluruh peserta didik. sholat dhuha yang wajib diikuti seluruh peserta didik.2 Program Peduli Lingkungan 7 . pendidik. kamar mandi/WC peserta didik 20 ruang d.000 m2. kopsis 1 ruang. Laboratorium IPA 2 ruang.Luas Tanah SMP Negeri 2 Krian mencapai 15. Program SMP Negeri 2 Krian mempunyai program-program unggulan yang tidak dimiliki oleh setiap sekolah negeri disekitarnya misalnya : e.1 Program religius Program ini merupakan bentuk implementasi dari Visi sekolah. sholat jumat berjamaah. Adapun kegiatan –kegiatan yang dilaksanakan adalah sholat dhuhur berjamaah. Sedangkan untuk biaya personal dibiayai oleh orang tua peserta didik yang rata-rata masuk dalam golongan ekonomi menengah atas. UKS 1 ruang. hal ini dapat dilihat bahwa peserta didik yang kesulitan trnaspotasi ke Sekolah hanya 4 orang peserta dididk. Laboratorium Komputer 2 ruang. Sedangkan untuk pembangunan gedunggedung baru atau rehabilitasi gedung SMP Negeri2 Krian sering mendapatkan bantuan dari Pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat. tenaga kependidikan yang perempuan muslim wajib memakai berjilbab. Pembiayaan Pembiayaan operasional sekolah sepenuhnya didanai dari dana BOS dan BOPDA. pendidik dan tenaga kependidikan yang muslim. e. Perpustakaan 2 ruang. yang didalamnya terdapat bangunan ruang belajar 28 Ruang. 10 menit sebelum pembelajaran dimulai wajib membaca Al Qur’an bagi yang beragama Islam dan membaca Al kitab bagi yang beragama selain Islam e.

Diadakan lomba penghijauan pada saat hari bumi atau hari lingkungan. f. Komite Sekolah Komite sekolah yang ada di SMP Negeri 2 Krian keberadaannya benarbenar bermanfaat bagi Sekolah. h.3 Pengembangan SDM Pengembangan SDM diikuti oleh tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan yang dilaksanakan setiap hari sabtu Melaksanakan open class setiap mata pelajaran . 8 . karena melalui wadah etrsebut para pendidik dapat bertukar pikiran tentang hal-hal yang berkaitan dengan administrasi yang harus disiapkan maupun kesulitan –kesulitan materi pembelajaran yang dialami pada saar pembelajaran. sebagi mitra Komite Sekolah SMP negeri 2 Krian. merawat taman.50 oleh semua warga sekolah sesuai dengan lokasi masing –masing dengan membersihkan lingkungan menata taman. e. dimulai pukul 06.30 sd 06. Dinas Pendidikan Peran serta Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo dalam penyelenggaraan pendidikan yang baik di SMP negeri 2 Krian sangat dirasakan misalnya dengan diadakannnya monitoring dan evaluasi kinerja pendidik maupun tenaga kependidikan.Program ini dilaksanakan harian. sangat banyak membantu memberi masukan kepada sekolah dalam menyusun program mapun membantu mengawasi pelaksanaan program tersebut sehingga apa yang sudah diprogramkan dapat berjalan dengan baik g. manfaatnya sangat dirasakan oleh pendidik di SMP Negeri 2 Krian. Asosiasi Profesi Asosiasi profesi yang ada baik di sekolah seperti MGMPS maupun di tingkat \Kabupaten seperti MGMP. sehingga lebih memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

analisis kegiatan pengembangan SDM. 9 . dan keadilan. Instrumen yang sudah dikembangkan di SMP negeri 2 Krian antara lain analisis hasil penilaian. Pengembangan Instrumen Untuk mendukung terlaksanannya program dengan baik. Landasan Penyusunan Kurikulum SMP Negeri 2 Krian a. j. Dunia Industri dan Dunia Kerja Disekitar SMP Negeri 2 Krian pada jarak paling dekat 200 meter banyak dijumpai industri. Nilai-nilai ini dijadikan dasar filosofis dalam pengembangan kurikulum sekolah.i. Memperhatikan letak geografis yang berada di perbatasan Kabupaten Sidoarjoa dan Kabupaten Gresik dengan kondisi budaya yang agamis. analisis program lingkungan. oleh sebab itu SMP Negeri 2 Krian menumbukan ciri-ciri religiusnya. Landasan Filosofis Sekolah sebagai pusat pengembangan budaya tidak terlepas dari nilai-nilai budaya yang dianut oleh suatu bangsa. ini sangat menguntungkan apabila dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai budaya yang bersumber dari Pancasila. karena dapat digunakan tempat kerjasama untuk belajar lapangan bagi peserta didik dan dapat juga sebagai pendukung pembiayaan kegiatan –kegiatan yang danamya tidak dapat dibiayai dari dana BOS maupun BOPDA. kerakyatan. maka perlu dibuatkan instrumen. 2. analisi butir soal. persatuan. kemanusiaan. serta melihat begitu besar pengaruh globalisasi yang dirasakan oleh seluruh lapisan masayarakat maka SMP Negeri 2 memandang perlu mempunyai ciri-ciri yang bisa mewadahi alasan tersebut diatas. sebagai falsafah hidup berbangsa dan bernegara. yang mencakup religius.

berilmu. ruang bebas (alam terbuka) cukup luas sehingga sangat memenuhi syarat bagi peserta didik untuk mengembangkan olah raga. b. dan olah rasa.” Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab II Pasal 3. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Pasal 36 ayat (2). dan peserta didik”. lokasi cukup baik tidak pernah banjir. olah pikir. bersahabat akrab dengan sekolah. Kekuatan dan kelemahan dari hal-hal ini akan menjadi pertimbangan dalam penentuan Struktur Kurikulum SMP Negeri 2 Krian. ekonomi menengah kebawah. agamis. mandiri. cakap. “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin • kebebasan masyarakat dalam memelihara dalam mengembangkan nilai-nilai budayanya. Landasan Yuridis Secara yuridis Kurikulum SMP Negeri 2 Krian ini dikembangkan berdasarkan: • Undang-undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat (5). sehat. ”Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik seutuhnya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.Kondisi sosial budaya masyarakat sekitar sekolah dan kebanyakan orang tua siswa sudah memiliki pengetahuan yang cukup. Pasal 38 ayat (2). kreatif. Lingkungan sekolah secara fisik sudah mencukupi. potensi daerah. “Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia” dan Pasal 32 ayat (1). berakhlak mulia. semangat untuk maju. “Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite 10 . jauh dari polusi maupun kebisingan.

Tujuan Penyusunan Kurikulum SMP Negeri 2 Krian Kurikulum SMP Negeri 2 Krian disusun sebagai pedoman bagi semua warga sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik sekolah./SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK. sosial budaya masyarakat setempat. SMP/MTs. maupun panjang. dan prinsipprinsip pendidikan serta tujuan sekolah baik jangka pendek. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB. 11 . tujuan pendidikan nasional. peserta didik”.sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah”. menengah. • Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 17 ayat (1). • • Beberapa Permendiknas yang terkait dengan Standar Nasional Pendidikan Perda nomor 13 tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang tercantum dalam lembaran daerah Kabupaten Sidoarjo nomor 3 tahun 2008 seri E c. potensi daerah/karakteristik daerah. • • • Inpres nomor 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif Inpres no. 1 tahun 2010 teantang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional tahun 2010 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 6 Tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional dan nomor 24 Tahun 2006 tentang pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan. “Satuan pendidikan dapat mengadopsi atau mengadaptasi model Kurikulum Tingkat Satuan Pedidikan Dasar dan Menengah yang disusun oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional bersama unit terkait”. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan.

Berpusat pada potensi perkembangan kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kondisi daerah. dan pengembangan diri secara terpadu. jenjang dan menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. status sosial ekonomi. cakap. Prinsip Pengembangan KTSP Pengembangan Kurikulum SMP Negeri 2 Krian ini berpedoman pada prinsipprinsip berikut ini. suku. Untuk menunjang hal tersebut peran guru BK. 2) perhitungan KKM. Muatan wajib sesuai dengan aturan Nasional. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pada setiap awal tahun pelajaran dilakukan beberapa kegiatan antara lain: 1) melakukan pengukuran intake. budaya. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. dan gender. 3) pilihan pengembangan diri 4) angket sosial ekonomi orang tua 5) analisis strategi pembelajaran sesuai perkembangan peserta didik. 1.d. kreatif. adat istiadat. Wali Kelas. berilmu. sedangkan untuk muatan lokal terdapat 2 materi yaitu Bahasa Jawa dan Handycraft yang mengembangkan Sanitair 12 . muatan lokal. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. 2. sehat. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. Pada sebagian besar pembelajaran dilakukan secara berkelompok dengan memperhatikan keragaman dan kelompok selalu berubah-ubah untuk melatih kecerdasan interpersonal. berakhlak mulia. dan Staf dimaksimalkan.

nilai ekonomi kreatif. cinta ilmu. kemandirian dan 13 . Oleh karena itu. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. dan keingin tahuan. pengembangan keterampilan pribadi. serta kemandirian. dan seni. Semua itu merupan pengembangan nilai kecerdasan. akademik. Kegiatan dilakukan untuk mengembangkan kewirausahaan. dunia usaha dan dunia kerja. kebermaknaan bagi peserta didik sesuai dengan budaya di masyarakatnya. keterampilan dan berpikir.sebagai perwujudan dari pengembangan nilai-nilai kewirausahaan dan ekonomi kreatif. 3. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. keterampilan sosial. Fasilitas WIFI selama waktu tertentu selalu ada. Studi Wisata menuju tempat berteknologi. keterampilan vokasional maupun merupakan diluar kelas keniscayaan. alamiah. dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. senantiasa keterampilan di kelas Pembelajaran baik mengembangkan strategi Kontekstual. teknologi. teknologi. 4. dan bernuasa seni senantiasa menjadi kewajiban bagi semua peserta didik. Pada pertengahan semester dilakukan pembelajaran aplikatif disekitar sekolah sambil melihat potensi daerah setempat sehingga ada kerja sama dengan home industri dan lembaga tertentu. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan.

Seimbang antara kepentingan nasional dan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. aspek afektif.5. program wajib baca kitab (islam Al Quran. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. dan bernegara. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. pembudayaan. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhinneka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ketertiban). 7. nonformal. program kebersihan lingkungan pada jam ke-0 setiap hari. kelakuan. Pendidikan 14 . ketaatan beragama. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan terus menerus dengan keteladanan dari guru dan bersifat pembiasaan. Kristen Al Kitab. Pengembangan kompetensi dilakukan meliputi aspek kognitif. Implikasinya kriteria kelulusan maupun kenaikan kelas tidak hanya unsur akademik tetapi juga afektif (kepribadian. berbangsa. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. Setiap peserta didik membuat jurnal belajar yang intinya merefleksi belajar setiap hari. Sesuai dengan Standar Isi dikembangakan Kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia. cinta tanah air dilakukan setiap saat oleh semua warga sekolah. kejujuran. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. dll) sebagai perwujudan penanaman nilai religius dilingkungan sekolah. 6. dan aspek Psikomotor yang seimbang. Penerapan poin reward dan punishmen yang meliputi unsur kedisiplinan.

BERBUDAYA. Bahasa Jawa dikembangkan untuk melestarikan budaya jawa dan kesopanan (unggah-ungguh) para peserta didik. Tujuan Pendidikan Nasional Tujuan Pendidikan Nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. serta melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif antar sekolah dengan warga sekolah maupun dengan stakeholder. sedangkan Sanitair adalah produk unggulan di daerah Krian yang sudah menembus antar pulau di Indonesia. Hal ini untuk mewujudkan nilai kepatuhan terhadap aturan-aturan sosial. Adapaun visi SMP Negeri 2 Krian adalah : ”RELIGIUS. cakap. berakhlak mulia. akhlak mulia. CERDAS DAN TRAMPIL” 15 . dan Kelompk Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai pengembangan nilai-nilai kebangsaan (nasionalisme). 2. dan out come/ keberhasilan lulusan SMP Negeri 2 Krian serta masyarakat sekitar sekolah yang religius. kepribadian. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. peran serta masyarakat. menghargai keberagaman. tersusunlah visi sekolah. B. dan kesantunan. Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan. kompetensi tenaga pendidik. pengetahuan. kreatif. mandiri. sehat. Muatan lokal di SMP Negeri 2 Krian meliputi Bahasa Jawa dan Handycraft (Sanitair). dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. berilmu.Kewarganegaraan dan Kepribadian. Visi Dengan menganalisa potensi yang ada di SMP Negeri 2 Krian baik dari segi input/ peserta didik baru. Visi. tenaga kependidikan. Tujuan Pendidikan Nasional. Struktur kurikulum terdapat muatan lokal disamping mata pelajaran dan yang bersifat nasional. Misi dan Tujuan Sekolah 1. lingkungan sekolah.

menyenangkan. jujur. saling menghargai. dan demokratis. c. Terwujudnya suasana pembelajaran yang menantang. Meningkatkan nilai kecerdasan. kerja keras. saling menghargai. Terwujudnya budaya gemar membaca.3. cinta tanah air. kerja keras. Mengembangkan budaya gemar membaca. tanpa takut salah. 16 . Membentuk warga sekolah yang beriman. c. dan demokratis. Menanamkan kepedulian sosial dan lingkungan. b. sumber daya fisik. Tujuan Sekolah Mengacu pada visi dan misi sekolah. bertoleransi. cinta ilmu dan keingin tahuan peserta didik dalam bidang akademik maupun non akademik d. a. kreatif dan inovatif. jujur. rasa ingin tahu. Terwujudnya peningkatan Prestasi dibidang Akademik dan nonAkademik d. tujuan sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut ini. kerjasama. displin . e. cinta damai. bertaqwa. tanpa takut salah. dan manusia agar memberikan hasil yang terbaik bagi perkembangan peserta didik. menyenangkan. komunikatif. bekerjasama. Misi a. Menciptakan suasana pembelajaran yang menantang. displin . komunikatif. Mengupayakan pemanfaatan waktu belajar. kreatif dan inovatif. berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur dengan mengembangkan sikap dan perilaku religius baik didalam sekolah maupun diluar sekolah b. f. serta tujuan umum pendidikan dasar. Terpenuhinya perangkat pembelajaran untuk semua mata pelajaran dengan mempertimbangkan pengembangan nilai religius dan budi pekerti luhur. dan hidup demokratis. semangat kebangsaan. 4.

f. cinta tanah air. cinta damai. semangat kebangsaan. serta hidup demokratis. Terwujudnya lingkungan sekolah yang memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. 17 .e. Terwujudnya efisiensi waktu belajar. optimalisasi penggunaan sumber belajar dilingkungan untuk menghasilkan karya dan prestasi yang maksimal.

Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Melalui Kelompok mata pelajaran agama • Kegiatan intra kurikuler dan dan akhlak mulia dimaksudkan ekstrakurikuler untuk membentuk peserta didik • Semua guru mapel pada waktu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan tertentu melaporkan akhlaq Yang Maha Esa serta berakhlak peserta didik tertentu mulia. a. peringatan hari besar agama. baca al qur’an dan do’a bersama sebelum mulai pembelajaran. Akhlak mulia mencakup • Contoh kegiatan agama islam di etika. d. sholat dhuhur berjamaah setiap hari dan sholat dhuha setiap hari jum’at (khusus kelas 9) dan 18 . budi pekerti. (1) sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi Kelompok mata pelajaran estetika Kelompok mata pelajaran jasmani. Struktur Kurikulum Struktur dan muatan kurikulum pada SMP Negeri 2 Krian tahun 2011/2012 yang tertuang dalam Standar Isi meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut ini.BAB II STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN A. b. olahraga dan kesehatan Kelompok mata pelajaran tersebut memiliki cakupan dan kegiatan masing-masing seperti diungkapkan di dalam PP 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 6 ayat (1) Pasal 7 sebagai berikut ini. e. c. atau moral luar jam pelajaran.

Ilmu Pengetahua n dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. tanggung jawab sosial. keterampilan/kejuruan. serta muatan lokal yang relevan. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. dan sikap serta perilaku anti korupsi. keterampilan. hak. dan muatan lokal yang relevan. dan nepotisme. jiwa dan memotivasi yang lain agar juga patriotisme bela negara. kesetaraan gender. dan wawasan kebangsaan. ketaatan membayar pajak. matematika. kolusi. Kewargane Kelompok mata pelajaran • Kegiatan pembelajaran di kelas garaan dan kewarganegaraan dan kepribadian dan diluar kelas Kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan • Semua guru mapel melaporkan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. kegiatan pondok dan khasanah romadon serta ekstra kurikuler baca al qur’an. dan/atau teknologi informasi dan komunikasi. serta peningkatan Kepribadian kualitas dirinya sebagai manusia. kemajemukan bangsa. penghargaan terhadap hak-hak berbuat jujur asasi manusia. ilmu pengetahuan sosial. kreatif dan mandiri. dan Kewarganegaraan dan bernegara. seni dan budaya. dan pengembangan diri/ekstrakurikuler kegiatan kebersihan dan pemeliharaan taman setiap hari lima belas (15) menit sebelum pembacaan al 19 Estetika . Kesadaran dan wawasan termasuk • Memberi reward peserta didik yang sudah berbuat jujur.Kelompok Mata Pelajaran Cakupan Melalui sabtu untuk kelas 7 dan 8 bergantian . pelestarian lingkungan hidup. ilmu pengetahuan alam. berbangsa. Kegiatan bahasa. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. demokrasi. dan tentang indikator yang ada pada kewajibannya dalam kehidupan cakupan kelompok bermasyarakat. ketaatan pada hukum. Kemampuan mengapresiasi dan Kegiatan pembelajaran bahasa.

HIV/AIDS. Olah Raga. sikap. Pendidikan Kewarganegaraan 3. olahraga dan kesehatan pada SMP/MTs/SMPLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. dan pengembangan diri/ekstrakurikuler Struktur kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran termasuk pengembangan diri sebagai berikut ini. Pendidikan Agama 2. ilmu pengetahuan alam. Melalui qur’an dan do’a bersama Jasmani. Bahasa Indonesia 4. Komponen A. dan muatan lokal yang relevan.Kelompok Mata Pelajaran Cakupan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. Kegiatan pendidikan jasmani. Bahasa Inggris 2 2 5 5 2 2 5 5 2 2 4 5 20 Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX . maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. olahraga. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. muntaber. kecanduan narkoba. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. Kelompok mata pelajaran jasmani. pendidikan kesehatan. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. demam berdarah. dan Kesehatan. Mata Pelajaran 1.

Ilmu Pengetahuan Alam 7. Pengembangan Diri 1. Bimbingan Konseling 2. Olahraga dan Kesehatan 10. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Matematika 6. Pendidikan Jasmani.Komponen 5. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. Muatan Lokal 1. Kegiatan Ekstrakurikuler: • Tari Jawa Timuran • • • • • • • • • • • • • • • • Karate Pencak Silat Futsal Paduan Suara Kepramukaan Baca Alqur’an English Corner Band Sekolah Palang Merah Remaja KIR Olimpiade Matematika Olimpiade IPA Olimpiade IPS Batik/Sablon Bola Volly Prestasi Paskibra Kelas dan Alokasi Waktu VII 4 4 5 2 2 2 2 2* VIII 4 4 5 2 2 2 2 2* IX 4 4 5 2 2 2 2 2* 21 . Bahasa Jawa/Handycraft C. Seni Budaya 9.

1) Pendidikan Agama Pendidikan agama yang diselenggarakan di SMP meliputi agama Islam. Kristen Protestan. Tujuan: • Meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik sesuai keyakinan agamanya masing-masing. • Memberikan wawasan terhadap keberagaman agama di Indonesia. Mata Pelajaran Mata pelajaran yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Krian sesuai dalam SI. Hindu. Buddha. Katholik. terdiri atas mata-mata pelajaran sebagai berikut.Komponen • • • • • Sastra Indonesia Majalah Dinding Sekolah Kepenyiaran/Broadcasting Cheer Leader Pengolahan sampah Jumlah 2*) Ekuivalen 2 Jam pembelajaran Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX 35 35 34 B. 1. Ruang Lingkup : Pendidikan Agama Islam 22 . Muatan Kurikulum Muatan Kurikulum SMP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik dan materi muatan lokal. dan Konghucu. dan • Menumbuhkembangkan sikap toleransi antarumat beragama.

demokrasi. hukum. kebersamaan dan kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan rang lain. kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. kepedulian. hasad. keterbukaan dan jaminan keadilan. ghadab dan namimah. partisipasi dalam pembelaan negara. hukum dan peradilan internasional. 23 . Sumpah Pemuda. sistem hukum dan peradilan nasional. norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. peraturan-peraturan daerah. Ruang lingkup: a) Persatuan dan kesatuan bangsa. • Sejarah Nabi Muhammad dan para sahabat serta menceritakan sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. b) Norma. tata tertib di sekolah. mulai dari cara membaca ”Al” -Syamsiah dan ” Al” Qomariyah sampai menerapkan hukum bacaan mad dan waqof • Aspek –aspek rukun iman mulai dari iman • Kepada Alloh sampai kepada iman pada Qadha dan Qadar serta asmaul Husna • Perilaku terpuji seperti qanaah dan tasawuh dan menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti ananiah.• Membaca Al –qur’an menurut tajwid. keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2) PendidikanKewarganegaraan Tujuan: Memberikan pemahaman terhadap peserta didik tentang kesadaran hidup berbangsa dan bernegara dan pentingnya penanaman rasa persatuan dan kesatuan. norma yang berlaku di masyarakat. dan peraturan yang meliputi: tertib dalam kehidupan keluarga. cinta lingkungan. • Tata cara mandi wajib dan shalat-shalat munfirid dan jamaah baik sholat wajib maupun shalat sunat. meliputi: hidup rukun dalam perbedaan.

f) Kekuasan dan politik. pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. pemajuan. meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. pers dalam masyarakat demokrasi. instrumen nasional dan internasional HAM. Ruang lingkup: 24 . g) Pancasila. sistem pemerintahan. d) Kebutuhan warga negara. demokrasi dan sistem politik. pemerintah pusat. h) Globalisasi. persamaan kedudukan warganegara. e) Konstitusi negara. kebebasan berorganisasi. konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. 3) Bahasa Indonesia Tujuan: Membina keterampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan sarana pemahaman terhadap IPTEK. hak dan kewajiban anggota masyarakat. meliputi: hak dan kewajiban anak. budaya demokrasi menuju masyarakat madani. politik luar negeri Indonesia di era globalisasi. pemerintahan daerah dan otonomi. prestasi diri. meliputi: globalisasi di lingkungannya. meliputi: hidup gotong royong. kreatif. dan bertanggung jawab. menghargai keputusan bersama. berfikir lgis. serta mengevaluasi globalisasi. inovatif. Pancasila sebagai ideologi terbuka. kemerdekaan mengeluarkan pendapat. hubungan internasional dan organisasi internasional. hubungan dasar negara dengan konstitusi. dampak globalisasi. meliputi: pemerintahan desa dan kecamatan. penghormatan dan perlindungan HAM. proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara. meliputi: proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama.c) Hak asasi manusia. Dan memubuhkan kecerdasan. budaya politik. kritis. harga diri sebagai warga masyarakat.

ketangguhan. dan langkah-langkah retorika. b) Kemampuan memahami dan menciptakan berbagai teks fungsional pendek dan monolog serta esei berbentuk procedure. c) Kompetensi pendukung.a) Mendengarkan b) Berbicara c) Membaca d) Menulis 4) Bahasa Inggris Tujuan: Membina keterampilan berbahasa dan berkomunikasi secara lisan dan tertulis untuk menghadapi perkembangan IPTEK dalam menyongsong era globalisasi. Ruang lingkup: a) Kemampuan berwacana. descriptive. yakni kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa. tata tulis). kemandirian dan kepatuhan pada aturan social. recount. yakni kompetensi linguistik (menggunakan tata bahasa dan kosa kata. tata bahasa. kompetensi strategi 25 . dan report. kompetensi sosiokultural (menggunakan ungkapan dan tindak bahasa secara berterima dalam berbagai konteks komunikasi). percaya diri. keberagaman. yakni mendengarkan. tata bunyi. Gradasi bahan ajar tampak dalam penggunaan kosa kata. berbicara. Serta menumbuhkan nilai kecerdasan. membaca dan menulis secara terpadu untuk mencapai tingkat literasi functional. narrative.

dan kompetensi pembentuk wacana (menggunakan piranti pembentuk wacana). Ruang lingkup: a) Bilangan b) Aljabar c) Geometri dan Pengukuran d) Statistika dan Peluang 6) Ilmu Pengetahuan Alam Tujuan: Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk menguasai dasar-dasar sains dalam rangka penguasaan IPTEK. Serta menumbuhkan kecerdasan. kejujuran. menghargai keragaman. keingintahuan. gaya hidup sehat. Serta menumbuhkan kecerdasan. kritis. kritis. keingintahuan. 5) Matematika Tujuan: Memberikan pemahaman logika dan kemampuan dasar Matematika dalam rangka penguasaan IPTEK. percaya diri dan kemandirian. berpikir logis.(mengatasi masalah yang timbul dalam proses komunikasi dengan berbagai cara agar komunikasi tetap berlangsung). berfikir logis. kreatif. cinta ilmu. dan bertanggung jawab Ruang lingkup: a) Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan b) Materi dan Sifatnya c) Energi dan Perubahannya d) Bumi dan Alam Semesta 7) Ilmu Pengetahuan Sosial 26 .

Tempat. dan Lingkungan b) Waktu. seni tari. dan olah suara yang pementasannya memadukan unsur seni musik. keterampilan. menghargai keberagaman. dan kecintaan pada seni budaya nasional. mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi. apresiasi terhadap gerak tari. dan Perubahan c) Sistem Sosial dan Budaya d) Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan 8) Seni Budaya Tujuan: Mengembangkan apresiasi seni. Ruang lingkup: a) Manusia.Tujuan: Memberikan pengetahuan sosiokultural masyarakat yang majemuk. dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan. d) Seni Teater. ukiran. patung. olah pikir. Ruang lingkup: a) Seni Rupa. mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal. mencakup keterampilan olah tubuh. Olah Raga dan Kesehatan 27 . cetak-mencetak. mencakup pengetahuan. 9) Pendidikan Jasmani. memainkan alat musik. daya kreasi. Keberlanjutan. dan seni peran. dan sebagainya. c) Seni Tari. dan nasionalisme. menghargai karya orang lain. apresiasi karya musik. mengembangkan kesadaran hidup bermasyarakat serta memiliki keterampilan hidup secara mandiri. b) Seni Musik.

menanamkan rasa sportifitas. dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya. dan beladiri. dan manipulatif. meliputi: olah raga tradisional. tenis meja. komponen kebugaran jasmani. dan senam aerobic serta aktivitas lainnya. Ruang lingkup: a) Perangkat keras dan lunak yang digunakan untuk mengumpulkan. bola basket. atletik. menyimpan. 28 . memanipulasi. b) Aktivitas pengembangan. d) Aktivitas ritmik. b) Penggunaan alat bantu untuk memproses dan memindah data dari satu perangkat ke perangkat lainnya. a) Permainan dan olah raga. kasti. senam pagi. meliputi: mekanika sikap tubuh. serta aktivitas lainnya.Tujuan: Menanamkan kebiasaan hidup sehat. rounders. berpikir logis. meliputi: gerak bebas. meningkatkan kebugaran dan keterampilan dalam bidang olah raga. kreatif. meliputi: ketangkasan sederhana. bulu tangkis. sepak bola. SKJ. Ruang lingkup. permainan. kritis. ketangkasan dengan alat. keterampilan lokomotor nonlokomotor. ketangkasan tanpa alat. bola voli. dan menyajikan informasi. 10). dan senam lantai. tenis lapangan. Teknologi Informasi dan Komunikasi Tujuan: Memberikan keterampilan dalam bidang teknologi informatika dan komunikasi yang sesuai dengan bakat dan minat peserta didik. tanggung jawab disiplin dan percaya diri pada peserta didik. eksplorasi gerak. kippers. dan menghargai karya orang lain. c) Aktivitas senam. serta aktivitas lainnya.

menyimak. berpikir kritis. dan tenaga pendidik. dan kerja sama. sarana prasarana. Muatan Lokal yang diselenggarakan di MTs. Jenis Muatan Lokal Bahasa Sunda Strategi Pelaksanaan Kebijakan Daerah Kebutuhan Peserta didik Keteladanan. dan menghargai Manjing Dinamis budaya daerah Kerja Praktik untuk Untuk bekal hidup dan trampil. Muatan Lokal Muatan Lokal yang dipilih ditetapkan berdasarkan ciri khas. Nilai-nilai kewirausahaan yang dikembangkan antara lain inovasi. moto Ciamis Manis santun.2. tempat duduk semen. Hal ini dilakukan karena di 29 . Muatan Lokal merupakan mata pelajaran. serta ketersediaan lahan. dan ekonomi kreatif. kemandirian. Untuk komunikasi dalam tulis. dan sebagainya. yang tinggi mandiri. eksplorasi. Penanaman nilai-nilai kewirausahaan dan budaya tersebut diintegrasikan di dalam proses pembelajaran yang dikondisikan supaya nilai-nilai tersebut dapat menjadi sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. sesuai kehidupan sehari-hari. Al-Istiqomah Sukajaya adalah sebagai berikut. komunikasi. kewirausahaan. Nilai-nilai budaya yang dimaksud antara lain kejujuran. atau kerajinan tangan meliputi sanitair seperti pot bungan. kreatif. kepekaan terhadap lingkungan. dan memiliki etos kerja. Sasaran pembelajaran muatan lokal adalah pengembangan jiwa kewirausahaan dan penanaman nilai-nilai budaya sesuai dengan lingkungan. sesuai dengan persiapan memasuki dunia berdaya saing hidup kerja bagi siswa tertentu. potensi dan keunggulan daerah. tanggung jawab. Handycraft (Sanitair) Handycraft. aquarium. disiplin. sehinggga satuan pendidikan harus mengembangkan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) untuk setiap muatan lokal yang diselenggarakan. baca.

membaca dalam hati dan memaca ind Komptensi Dasar 1.Mengukur kecepatan membaca untuk menemukan gagasan utama paragraf wacana 3. Melagukan tembang dolanan 3.1.1. Mendengarkan Mengapresiasikan dengan yang di dengarkan untuk menangkap isi. SK dan KD untuk Bahasa Jawa sebagai berikut Kelas VII.2. Bertanya jawab dengan teman 2.3.bercerita dan berlagu dengan menggunakan berbagai ragam bahasa jawa yang baik dan benar. 3. Menceritakan kembali pengalaman pribadi dengan teman 2.2. mengungkapkan isi geguritan dengan cara membaca indah (expresif) 30 .merumuskan tema dan amanah serta relevansi dengan kehidupan dijaman sekarang.2. Bahasa Sunda dipilih sebgai pelajaran Mulok karena intruksi dari gubernur Jawa Barat yang mewajibkan setiap sekolah untuk menjadikan Basa Sunda sebagai Mulok Wajib dan untuk menghargai budaya leluhur sehingga pada akhir tercipta cinta tanah air. Berbicara Mengungkapkan berbagai informasi dengan bertanya jawab (bermain quis). Membaca Membaca dan memahami teks sastra dn nohn sastra dengan cara membaca cepat.1.desa Sukajaya terdapat home industri yang pemasarannya sudah mencapai antar pulau sehingga untuk mencari nara sumber tidak terlalu sulit. Menangkap isi dan pesan dongeng 1. Semester 1 Standar Kompetensi 1. 2. Memberikan tambahan relefansi isi dan pesan dongeng dengan situasi sekarang 2.membaca sekilas.

Menulis kalimat dengan huruf jawa mengungkapkan berbagai informasi dengan huruf latin 4. Memahami unsur instrintik tembang macapat melalui kegiatan mendengarkan siaran radio.membaca sekilas.2.3.berwawancara dengan nara sumber dan mendongeng dengan menggunakan berbagai ragam(tata krama)bahasa jawa yang baik dan benar 31 . Menulis Mengungkapkan perasaan 4.2. Mampu membaca dan memahami teks sastra dan non sastra dengan cara membaca cepat . Menemukan gagasan utama dengan membaca cepat 3. Mengungkapkan berbagai informasi melalui bercerita . Menemukan hal-hal yang diteladani dan bacaan 2.1.2. Berwawancara dengan nara sumber dari berbagai kalangan dengan memperhatikan tata krama.2. Bercerita secara lisan dengan menggunakan berbagai ragam bahasa jawa secara baik dan benar 2.1.membaca dalam hatidan membaca indah Aspek membaca 3. 2.Mengembangkan pokok pikiran menjadi dan gagasan dalam bentuk paragraf narasi sederhana dan 4. Menceritakan kembali secara lisan 3. Menulis pengalaman pribadi jawa Kelas VIII. Semester 1 Standar Kompetensi 1. Menemukan isi dan pesan yang terkandung dalam tembang macapat Aspek berbicara 2. Menemukan ciri-ciri dan jenis tembang macapat 1.1.4.1.3.tape recorder atauCD/VCD player Komptensi Dasar Aspek mendengarkan 1.

1.karakter tokoh dan relevansinya dengan kehidupan di jaman sekarang Komptensi Dasar 1. Aspek mendengarkan Mengapresiasi cerita wayang yang diperdengarkan untuk menangkap isi. pesan .3.2. Semester 1 Standar Kompetensi 1.2. Menulis dengan huruf jawa kata-kata yang mengandung huruf khusus (re dan le) Kelas IX. Menangkap isi dan pesan cerita wayang 1.Standar Kompetensi 4. Menulis surat undangan dengan menggunakan ragam bahasa jawa yang baik dan benar 4. Menulis surat pribadi dengan menggunakan ragam bahasa jawa yang baik dan benar 4. Menggunakan gagasan dan perasaan dalam bentuk narasi sederhana dan mengungkapkan berbagai informasi dengan huruf latin dan jawa Komptensi Dasar Aspek menulis 4.1. Mengenal tokoh-tokoh dalam cerita pewayangan 32 .

membaca dalam hati dan membaca indah 4.1.perasaan dan gagasan dalam bentuk tembang dan Mengungkapkan berbagai informasi dengan huruf latin maupun jawa a. berdoa dengan bahasa jawa . c. Memberikan sambutan (sesorah) untuk berbagai keperluan 2. b. Membuat tembang sesuai dengan kaidah Mengungkapkan pikiran 4. Bahasa Jawa Tujuan: Memberikan pengetahuan tentang budaya leluhur dan mengembangkannya sebagai bekal hidup yang sopan. Membaca nyaring 3.3. membaca cepat. Menulis dengan huruf jawa .3.1. santun dan bermartabat serta mandiri Ruang lingkup: a.Membaca indah 4.Standar Kompetensi 2. Aspek menulis Komptensi Dasar 2. Membaca Menulisdifokuskan pada huruf jawa Mendengar.2. Berdoa dengan menggunakan bahasa jawa yang baik dan benar 3.membaca sekilas. Aspek berbicara Mengungkapkan berbagai informasi mengenai tata cara/tehnik pidato.berdiskusi dan melagukan tembang macapat(Asmaradhana dandhandhang gula) 3.1. Membaca cepat 3. Aspekmembaca Membaca dan memahami teks sastra dan non sastra dengan cara membaca intensif. Mengenal tata cara /tehnik pidato 2. dan Berbicara 33 .2.2. d.

Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. a. Merancangsebuah karya Membuat sebuah karya Memasarkan lingkup terbatas 3. bakat. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan dalam bentuk bimbingan konseling dankegiatan ekstrakurikuler. Handycraft (kerajinan tangan) Tujuan: Memberikan ketrampilan untuk membuat karya sesuai budaya leluhur dan mengembangkannya sebagai bekal hidup untuk bersaing secara internasional Ruang lingkup: a.b. kelompok. Jenis – jenis Pengembangan diri Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan. Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan Layanan dan kegiatan pendukung konseling Pelaksanaan • Individual • Kelompok • Klasikal. yaitu terprogram dan tidak terprogram. 1). tatap muka guru BK masuk ke kelas (open sesi) 34 . c. dan minat. dan atau klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan sebagai berikut ini. b.

Kegiatan Rutin. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal • • • • Contoh Kebersihan lingkungan selasa-kamis jam ke-0 Piket kelas Ibadah / sholat duhur /jum’at berjamaah Baca surat pendek dan berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas 35 .Kegiatan • Home Visit Ekstrakurikuler • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Pelaksanaan Tari Jawa Timuran Karate Pencak Silat Futsal Paduan Suara Kepramukaan Baca Alqur’an English Corner Band Sekolah Palang Merah Remaja KIR Olimpiade Matematika Olimpiade IPA Olimpiade IPS Batik/Sablon Bola Volly Prestasi Paskibra Sastra Indonesia Majalah Dinding Sekolah Cheer Leader b. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut.

Kegiatan • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Contoh Upacara bendera tiap senin Sholat duha dan doa bersama tiap sabtu jam ke-0 Wajib baca Koran Memberi dan menjawab salam Meminta maaf Berterima kasih Mengunjungi kerabat yang sakit Membuang sampah pada tempatnya Mengumumkan barang temuan Melerai pertengkaran Mengumpulkan infaq untuk masjid Perilaku guru selalu positif Mengambil sampah yang berserakan Cara berbicara yang sopan Mengucapkan terima kasih Meminta maaf Menghargai pendapat orang lain Memberikan kesempatan terhadap pendapat yang berbeda Mendahulukan kesempatan kepada orang tua Penugasan peserta didik secara bergilir Menaati tata tertib (disiplin. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus Keteladanan. taat pada peraturan) Memberi salam ketika bertemu Berpakaian rapi dan bersih Menepati janji Memberikan penghargaan kepada orang yang berprestasi Berperilaku santun Pengendalian diri yang baik Memuji pada orang yang jujur Mengakui kebenaran orang lain Mengakui kesalahan diri sendiri Berani mengambil keputusan Berani berkata benar Melindungi kaum yang lemah Membantu kaum yang fakir Sabar mendengarkan orang lain Mengunjungi teman yang sakit Menunjukkan budaya gemar membaca Mengembalikan barang yang bukan miliknya Antri 36 Spontan. taat waktu. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari .

Jenis Pengembangan Diri A. Kepramukaa n • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Latihan terprogram (kepemimpinan. English Club. Sastra Indonesia. Mading Sekolah 4. pencak silat. • Latihan terprogram 3. outbond) Perlombaan olahraga • • 37 . Kegiatan Ekstrakurikuler: 1. nilai-nilai yang ditanamkan dan Strategi yang digunakan pada Pengembangan Diri di SMP Negeri 2 Krianadalah sebagai berikut ini. basket.Kegiatan Contoh • Mendamaikan • Semangat tinggi dalam bekerja Jenis. badminton. KIR. tenis meja. Olimpiade. berorganisasi) 2. PMR. Bimbingan Konseling (BK) Nilai-nilai yang ditanamkan Kemandirian Percaya diri Kerjasama Demokratis Peduli sosial Komunikatif Jujur Demokratis Disiplin Kerjasama Rasa Kebangsaan Toleransi Peduli sosial dan lingkungan Cinta damai Kerja keras Peduli sosial Toleransi Disiplin Komunikatif Komunikatif Rasa ingin tahu Kerja keras Senang membaca Menghargai prestasi Jujur Sportifitas Menghargai prestasi Kerja keras Cinta damai Disiplin Strategi • Pembentukan karakter atau kepribadian • Pemberian motivasi • Bimbingan karier B. Olahraga • • • • Pembinaan rutin Mengikuti perlombaan Pameran atau pekan ilmiah Publikasi ilmiah secara internal Melalui latihan rutin (antara lain: bola voli.

Paskibra) Disiplin Jujur Peduli budaya Peduli sosial Cinta tanah air Semangat kebangsaan Tanggung jawab Keberanian Tekun Sportivitas Disiplin Mandiri Demokratis Cinta damai Cinta tanah air Peduli lingkungan Peduli sosial Keteladanan Sabar Toleransi Kerja keras Pantang menyerah Kerja sama Latihan rutin Mengikuti vokal grup Berkompetisi internal dan eksternal Pagelaran seni Kegiatan OSIS Kepramukaan Kegiatan kerohanian Kegiatan KIR Kegiatan PMR c.Jenis Pengembangan Diri • Nilai-nilai yang ditanamkan Jujur Strategi 5. Pengembangan diri dilaksnakan diluar jam pembelajaran dan dibina oleh pendidik dari dalam maupun dari luar SMP Negeri 2 Krian yang mempunyai kualifikasi yang baik berdasarkan surat keputusan kepala sekolah. 38 . Senibudaya/S anggar seni 7. Mekanisme Pelaksanaan Pengembangan diri 1). Kepemimpin an (Kepramukaa n. Kerohanian • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Religius Rasa kebangsaan Cinta tanah air • • • • • • • • • • • • Beribadah rutin Peringatan hari besar agama Kegiatan keagamaan 6.

Jum’at Rabu Kamis.00-15. silabus dan RPP yang sudah ada. Jadwal Kegiatan NO.00-15.00-17.00 15.Pd Ali Imam Khudori Sueb Burhan Kris Susilo W Mahfud.00-11.00 13.Kamis Selasa. S.Kamis Rabu.00-15.00 13. Sri Suharmi. Jum’at Sabtu Sabtu Rabu.00 13.00-15.00 10. pengembangan diri dan budaya sekolah. Guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan karakter bangsa ke dalam KTSP.00 13.00-15.00 10. C.00 10. Pengembangan Pendidikan Karakter Pada prinsipnya.00-15. CS Didik. 39 .00-17.00-11.00-17. Ma’id Nur Faiza Laila Sugeng Rianto Suwiji Suhardi Ngatminah Totok.00-17. Penilaian HARI Senin Sabtu Selasa Rabu. Tari Pipit Sulis.00 15.00-17. pengembangan pendidikan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran.00 10.Kamis Selasa PUKUL 13.00-15.00 13.00-10.00-15.00-15.2).00 13.00-15.00-15.00 15.00 13.00 15.Jum’at Sabtu Selasa.00 13.00 13. Kris SW Umaryanto M.00-11.30 15.00 13. Kalimah Suharti RN Dyah. Sukesi Emiliana.00 PEMBINA Anik Umiyati. Yuni Astuti Anik Umuyati Kegiatan pengembangan diri dinilai dan dilaporkan secara berkala kepada sekolah dan orang tua dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif.Jum’at Sabtu Senin Kamis Kamis Kamis Rabu. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 JENIS KEGIATAN Tari Jawa Timuran Karate Pencak Silat Futsal Paduan Suara Kepramukaan Baca Alqur English Corner Band Sekolah Palang Merah Remaja KIR Olimpiade Matematika Olimpiade IPA Olimpiade IPS Batik/Sablon Bola Volly Prestasi Paskibra Sastra Indonesia Mading Sekolah Cheer Leader d.

menghargai keberagaman. kedisiplinan Kereligiusan. kepedulian. kerja keras Kereligiusan. bertanggung jawab. yakni Mata Pelajaran 1. kerja keras. kesantunan. menghargai keberagaman. percaya diri. tanggung jawab. kreatif. kemandirian. kepedulian. percaya diri. kecerdasan. kemandiran. Pendidikan Agama Nilai Utama Yang Dikembangkan Kereligiusan. kepedulian. PKn 3. ketangguhan. ketangguhan. kepedulian. nasionalisme Kereligiusan. bergaya hidup sehat. kepatuhan pada aturan sosial. keerdasan. percaya diri Kereligiusan. percaya diri. ketangguhan. kedemokratisan. ketangguhan. menghargai keberagaman. kejujuran. kepatuhan pada aturan sosial Kereligiusan. kejujuran. kreatif. Matematika 5. kejujuran. kedisiplinan. menghargai keberagaman. Muatan Lokal 40 . menghargai karya orang lain. dan menghargai karya orang lain Kereligiusan. dan menghargai karya orang lain. kesadaran akan hak dan kewajiban.Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang akan diintegrasikan dalam Mata Pelajaran akan mengacu atau berpedoman pada Panduan Pendidikan yang dikeluarkan Direktorat PSMP. kecerdasan. berpikir logis. dan inovatif. ketangguhan. Seni Budaya 9. nasionalisme 2. kerja keras Kereligiusan. kecerdasan. bertanggung jawab. kritis. kepedulian. kepedulian. dan inovatif. kemandirian. mandiri. kejujuran. menghargai keberagaman. kritis. kreatif. kecerdasan. kepedulian. kedemokratisan. kejujuran. kedemokratisan. kepedulian. Bahasa Indonesia 4. keingintahuan. berpikir logis. kecerdasan. kerja keras. nasionalisme. ketangguhan. mandiri. berpikir logis. kecerdasan. kesantunan. kedemokratisan. kedisiplinan. kejujuran. ketangguhan. kedemokratisan. percaya diri. kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain Kereligiusan. ketangguhan. bergaya hidup sehat. ketangguhan. kecerdasan. cinta ilmu. ingin tahu. ketangguhan. bertanggung jawab. jujur. kejujuran. menghargai karya dan prestasi orang lain Kereligiusan. kejujuran. kecerdasan. kedemokratisan. Penjasorkes 10. kepedulan. kejujuran. menghargai keberagaman. kejujuran. kesantunan. kejujuran. kedemokratian. IPA 7. berfikir logis.TIK/ Keterampilan 11. bekerjasama. bergaya hidup sehat. ketangguhan. cinta ilmu Kereligiusan. IPS 6. keingintahuan. nasionalisme. kritis. kritis. kepatuhan pada aturan sosial. kecerdasan. percaya diri. keingintahuan. kedemokratisan. kedemokratisan. keingintahuan. Bahasa Inggris 8. nasionalisme. kedemokratisan. kepedulian. menghargai keberagaman. kecerdasan. peduli sosial dan lingkungan. kreatif dan inovatif. kedemokratisan. dan inovatif. kepedulian. kritis. berjiwa wirausaha. berpikir logis. kedisiplinan.

perilaku tersebut berkembang semakin komplek antara satu jenjang kelas dengan jenjang kelas di atasnya. dan dimasukkan ke Kalender Akademik dan yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. dan mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana pendidikan budaya dan karakter bangsa.Indikator nilai-nilai karakter bangsa ada dua jenis yaitu (1) indikator sekolah dan kelas. model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat adanya perilaku yang berkenaan dengan nilai yang dikembangkan). Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku afektif seorang peserta didik berkenaan dengan mata pelajaran tertentu. Di kelas dikembangkan melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru dengan cara integrasi. dan masyarakat. guru dan personalia sekolah dalam merencanakan. melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik melakukan suatu tindakan di sekolah. Adapun penilaian dilakukan secara terus menerus oleh guru dengan mengacu pada indikator pencapaian nilai-nilai budaya dan karakter. dilakukan melalui berbagai kegiatan di kelas. Guru memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks. artinya. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah sehari-hari (rutin). melaksanakan. Di masyarakat dikembangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan melakukan pengabdian masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh kepala sekolah. Di sekolah dikembangkan dengan upaya pengkondisian atau perencanaan sejak awal tahun pelajaran. sekolah. maupun memberikan 41 . dan (2) indikator untuk mata pelajaran. bahkan dalam jenjang kelas yang sama. Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa bersifat progresif. Pembelajaran pendidikan budaya dan karakter bangsa menggunakan pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak.

30 sd 06.tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator). dan sebagainya guru dapat memberikan kesimpulannya/pertimbangan yang dinyatakan dalam pernyataan kualitatif sebagai berikut ini. BT : Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda. MT : Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten) MB : Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten) MK : Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten) Setiap tahun diharapkan ada peningkatan dari BT hingga ke MK.tugas yang berisikan suatu persoalan atau kejadian yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai yang dimilikinya.50 Pembuatan taman kelas Penanaman pohon-pohon besar maupun pohon produktif Membangun toilet 1 kelas 1 toilet Menerapkan absen pagi dan siang untuk tenaga pendidik dan kependidikan Menggalakan piket pintu gerbang Membuat aturan yang dimusyawarahkan seluruh warga 42 2 Disiplin • • . tugas. catatan anekdotal. laporan. Dari hasil pengamatan. wilayah yang di amati juga diharapkan semakin melebar ke semua sector Kegiatan nyata yang dilakukan di SMP Negeri 2 Krian adalah sebagai berikut: NO 1 NILAI Bersih dan Nyaman • • • • • • KEGIATAN YANG DILAKUKAN Membentuk piket harian Melakukan pagi bersih setiap hari oleh seluruh warga sekolah mulai pukul 06.

Pengaturan Beban Belajar Beban belajar ditentukan mengacu pada ketentuan standar pengelolaan pendidikan yang berlaku di satuan pendidikan. dan 8 adalah 35 jam pelajaran perminggu. Beban belajar untuk peserta didik kelas 7.505 jam/tahun 1.505 jam/tahun 1. Pengaturan beban belajar di SMP Negeri 2 Kriandengan sistem paket yang didasarkan pada struktur dan muatan kurikulum dengan alokasi waktu sebagai berikut ini.156 jam/tahun 43 .30 tepat Membiasakan salam setiap bertemu dengan warga sekolah Membudayakan pakaian yang rapi Membiasakan menyapa kepada setiap orang yang berada di sekolah Membaca al qur’an dan berdo’a setiap pagi sebelum pembelajaran Sholat dhuha berjamaah setiap hari sabtu pagi Sholat dhuhur berjamaah setiap hari Merayakan peringatan hari besar Mengadakan pondok dan khasanah romadhon 3 Sopan • • • 4 Religius • • • • • D. sedangkan untuk kelas IX adalah34 jam pelajaran per minggu Alokasi waktu 40 menit untuk setiap mata pelajaran Kelas VII VIII IX Jam tatap muka (menit) 40 40 40 Jml.NO NILAI KEGIATAN YANG DILAKUKAN sekolah tentang kehadiran di sekolah pukul 06. Jam/ minggu 35 35 34 Minggu efektif Waktu pembelajaran per tahun /jam per tahu 43 43 34 1.

sedangkan contoh KMTT adalah pekerjaan rumah yang sifatnya mendalami KD dengan metode investigasi dan penemuan Penugasan mandiri tidak terstruktur terdiri dari tugas-tugas individu atau kelompok yang disesuaikan dengan potensi. Untuk mencapai tujuan tersebut disamping ada penambahan alokasi waktu masih di tunjang lagi dengan kegiatan pengembangan diri yang menyangkut peningkatan berbahasa Inggris baik peserta didik maupun pendidiknya 3. Hal ini dikarenakan rata-rata orang tua dan peserta didik menginginkan setelah SMP melanjutkan ke SMA RSBI. Alokasi waktu mata pelajaran Bahasa Inggris ada penambahan 1 jam pelajaran sehingga menjadi 5 jam pelajaran/minggu. Contoh TT diantaranya pembelajaran remidi dan pengayaan. 44 . Setelah berinteraksi di SMP selama 2 tahun berangsur-angsur kekurangan itu akan berubah sehingga pada saat kelas 9 jumlah jam bahasa Indonesia dikembalikan menjadi 4 jam pelajaran/minggu 2. dan bakat peserta didik. Sekolah secara bertahap dan berkelanjutan menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mencapai ketuntasan ideal. Penugasan terstruktur di SMP Negeri 2 Krian diberikan alokasi waktu setelah siswa melakukan soal jamaah duhur. daya dukung. minat. beban belajar yang harus diikuti peserta didik adalah penugasan terstruktur (TT) dan kegiatan mandiri tidak terstruktur (KMTT) yang waktunya maksimal lima puluh persen (50%) dari jumlah jam tatap muka. Selain tatap muka. E.1. Hal ini dikarenakan rata-rata tempat tinggal peserta didik berada di pedesaan sehingga keterpakaian Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari sangat kurang. Salah satu criteria untuk bisa masuk ke SMA RSBI adalah memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Alokasi waktu untuk kelas 7 dan 8 mata pelajaran Bahasa Indonesia dilakukan penambahan 1 jam pelajaran sehingga menjadi 5 jam pelajaran. dan tingkat kemampuan awal peserta didik (intake) dalam penyelenggaraan pembelajaran. Ketuntasan Belajar Dalam penetapan ketuntasan belajar. sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan tingkat kompleksitas.

Oleh karena itu. Bahasa Jawa 2. Olahraga dan Kesehatan 76 76 77 75 72 75 75 75 75 76 76 78 78 80 77 76 71 76 77 77 76 81 76 78 78 81 77 79 75 78 80 79 77 76 76 78 77 77 78 76 73 76 76 76 75 77 78 80 78 77 72 77 78 78 77 81 79 81 78 79 75 78 80 79 78 77 KKM 2010-2011 VII VIII IX KKM 2011-2012 VII VIII IX 10. 5. Pengembangan Diri 1. maka ditetapkan KKM sebagai berikut ini. 4. 8. 9. 3. 2. Penetapan KKM Komponen A.Setiap mata pelajaran memiliki karakteristik dan hasil analisis yang berbeda. Muatan Lokal 1. 1. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. BK 2. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya Pendidikan Jasmani. Kegiatan Ekstra Kurikuler: 76 79 77 79 77 79 • Tari Jawa Timuran • Karate • Pencak Silat • Futsal • Paduan Suara • Kepramukaan • Baca Alqur’an • English Corner • Band Sekolah • Palang Merah Remaja • KIR • Olimpiade Matematika 45 . Handycraft C. 6. 7.

Kesempatan mengikuti kegiatan remedial dibatasi maksimal 2 kali. Remedial wajib diikuti oleh peserta didik yang belum mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar dan/atau indikator. sedangkan untuk yang belum tuntas KKM harus mengikuti pembelajaran remidi. Nilai remedial maksimum sama dengan nilai KKM. b. d. danpeserta didik yang sudah mencapai KKM mengikuti kegiatan pengayaan. Kegiatan remedial dilaksanakan di luar jam pembelajaran. d. b. Nilai pengayaan yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya dapat digunakan. Kegiatan remedial meliputi remedial pembelajaran dan remedial penilaian. Program Remedial (Perbaikan) a. 1. Penilaian dalam program remedial dapat berupa tes maupun nontes.• Olimpiade IPA • Olimpiade IPS • Batik/Sablon • Bola Volly Prestasi • Paskibra • Sastra Indonesia • Majalah Dinding Sekolah • Cheer Leader SMP Negeri 2 Krianberusaha menggunakan prinsip mastery learning (ketuntasan belajar) walaupun sistem paket. Pengayaan bolehdiikuti oleh peserta didik yang telah mencapai KKM dalam setiap kompetensi dasar. c. e. 46 . 2. Penilaian dalam program pengayaan dapat berupa tes maupun nontes. f. c. Artinya setiap peserta didik harus mengikuti kegiatan kenaikan kelas bersama-sama. Kegiatan pengayaan dilaksanakan di luar jam pembelajaran. Program Pengayaan a.

Yaitu mata pelajaran P. karena rata-rata semester I dan II dibawah KKM Matematika 71 70 70 70 Bahasa Inggris 76 78 72 75 b. Pkn. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk kelompok mata pelajaran selain mata pelajaran IPTEK. Kenaikan Kelas Kriteria kenaikan kelas menggunakan 2 (dua) aspek.Agama. Nilai Sikap/ perilaku dan budi pekerti minimal baik 47 . 2).0 ≤ NA ≥ 8. maksimal 2 Mata Pelajaran Contoh : Mapel IPA KKM 78 Nilai Smt I 76 Nilai Smt II 80 Rata Rata 78 Keterangan Untuk mapel ini dihitung tuntas. yaitu aspek akademis dan aspek non akademis.5 NAS > 8. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.F. Penjaskesor dan Seni Budaya. 1. (NA) sbb : predikat Kurang predikat baik predikat sangat baik Boleh ada nilai di bawah KKM ( Dihitung rata-rata raport semester I dan II). Ketentuan Predikat nilai akhir NA < 6.0 7. Aspek akademis meliputi : 1). Aspek Non Akademis 1).5 3). meskipun semester I belum tuntas tetapi rataratanya semester I dan II sama dengan KKM Untuk mapel ini dihitung tidak tuntas. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1. karena rata-rata semester I dan II dibawah KKM Untuk mapel ini dihitung tidak tuntas.

Secara rinci penjabaran kecakapan hidup (Life skill) pada setiap mapel diatur sebagai berikut: dalam Integrasi PKH pada masing-masing mata pelajaran 48 . dan lulus ujian nasional. Pengintegrasian dilaksanakan dengan terlebih dahulu menganalisa KD pada setiap mata pelajaran yang mempunyai potensi untuk dikembangkan dalam kecapakan hidup tertentu. Kelulusan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. seni budaya. Pasal 72 ayat (1) menyebutkan bahwa peserta didik dinyatakanlulus dari satuan pendidikan dasar dan menengah apabila: a) b) telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecakapan hidup di SMP negeri 2 Krian dilaksanakan secara intergrasi kepada semua mata pelajaran. Berdasarkan analisis tersebut. yang ditunjukan dari catatan wali kelas 2. memiliki nilai minimal baik untuk kelompok mata pelajaran selain kelompok mata pelajaran IPTEK. Pendidikan kecakapan hidup secara maksimal dikembangkan melalui pembelajaran mata pelajaran TeknologiInformasi. Proses analisis dilakukan oleh tim pendidik pada setiap mata pelajaran melalui kegiatan Worshop maupun MGMPS. ketrampilan dan muatan lokal handy craft serta kegiatan pengembangan diri.2). pendidik dapat mengimplementasikan kecakapan hidup sebagai muatan tambahan pembelajaran. Ketidak hadiran tanpa keterangan maksimal 18 ( delapan belas ) hari dalam 1 ( satu ) tahun terakhir. G. c) d) lulus ujian sekolah.

keadaan lingkungan sudah begitu 49 Sesuai dgn jenis pekerjaan Kec Melaksnkn penelitian Kec Mengolah informasi Kesadaran eksistensi diri Kec Identifikasi variabel Kec Komunikasi tertulis Kec menggali informasi Kec Menghub variabel Kesadaran potensi diri Kec Komunikasi lisan Kec bekerjasama Aspek Kecakapan Hidup . Mengacu dari keadaan lingkungan tersebut SMP Negeri 2 Krian mengembangkan muatan local handycraft dengan harapan hasil karya siswaataupun setelah menyelesaikan belajaran di SMP Negeri 2 Krian siswa mampu menciptakan hasil karya yang secara ekonomis menguntungkan. Tidak dapat dipungkiri dengan adanya kemajuan jaman dimana era sekarang adalah merupakan era industrialisasi. I. Pendidikan berbasis Keunggulan Lokal dan Global Wilayah Krian adalah merupakan sentra produksi Pot untuk wilayah Sidoarjo wilayah barat. yang produknya sudah terjual diberbagai tempat di seluruh Indonesia Timur. Pendidikan Linggkungan Hidup.Kec Merumuskan hipotesis Kec Mengambil keputusan Kec memecahkan masalah Sesuai dgn jenis pekerjaan Sesuai dgn jenis pekerjaan Mata Pelajaran Pend Agama PKn B Indonesia B Inggris Matematika IPA IPS Seni Budaya Penjasorkes TIK Mulok B Jawa Handycraft Pengembang diri BK Lainnya Kesadar an diri v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v Kecakapan berpikir rasional v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v Kecakapan Sosial v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v Kecakapan Akademik v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v Kecakapa n vokasional V V v v v v v v v v v v v v v H.

2. air maupun tanah. dan hari libur.30 sd 06. Tanggal 1 2 12-18 Juni 2011 12. 3. Dalam melakukan program tersebut ada 2 kegiatan : 1. Menyadari hal tersebut SMP Negeri 2 merasa terpanggil untuk merubah karakter masyarakat sedini mungkin yanitu melalui pembelajaran lingkungan hidup kepada seluruh masayarat sekolah utamanya peserta didik. BAB III KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. efektif fakultatif. Melakukan kegiatan pagi bersih setiap hari mulai pukul 06. waktu pembelajaran efektif. minggu efektif belajar. seperti menggunakan bungkus plastik dan membuangnya sembarangan sehingga keadaan tanah dan sungai disekitar kita menjadi tidak sehat lagi.tercemarnya baik udara. Selain pencemaran akibat industrialisasi ternyata yang menyumbang pencemaran lingkungan adalah perilaku masyarakat yang tidak sehat.16 Juni 2011 Kegiatan Penyusunan KTSP Penyusunan Program Pembelajaran 50 Keterangan .50 Membuat dan melaksanakan aturan sekolah bebas asap rokok Memberikan pembelajaran lingkungan hidup yang terintegrasi pada semua mata pelajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. A. Pengaturan tentang permulaan tahun ajaran No. Berikut adalah kalender tersebut secara rinci.

EQ Tes Akademik peserta didik baru MOS peserta didik baru Matrikulasi untuk kelas 7 baru B. Jumlah Minggu Efektif Tahun Pelajaran 2011/2012 SEMESTER I N O 1 2 3 4 5 6 BULAN JULI ‘11 AGUSTUS ‘11 SEPTEMBE R ‘11 OKTOBER ‘11 NOPEMBER ‘11 DESEMBER ‘11 JUMLAH JM E 3 0 3 4 5 4 19 20 21 26 21 106 16 5 5 HE S 18 HE F 17 KT S L U 3 4 4 5 4 4 24 3 6 6 3 11 LH B 3 L S LP P 3 LH R 4 6 JM L 21 31 30 31 30 31 174 SEMESTER II NO 1 2 3 4 BULAN JANUARI ‘12 PEBRUAR I ‘12 MARET ‘12 APRIL ‘12 JM E 3 4 5 4 HE S 19 25 26 19 5 HE F KT S L U 5 4 4 5 1 1 LH B 1 LS LP P LH R JM L 25 29 31 30 51 .3 4 5 6 7 8 9 10 16-25 Juni 2011 21-23 Juni 2011 25 Juni 2011 27 – 28 Juni 30 Juni 9 Juli 11-13 Juli 2011 14-16 Juli 2011 Persiapan PPDB PPDB Pengumuman PPDB Daftar Ulang Tes IQ.

5 6 MEI ‘12 JUNI ‘12 JUMLAH 5 3 24 26 20 135 5 4 4 26 1 6 4 6 31 30 176 KETERANGAN : JME = Jumlah Minggu Efektif Hari Raya HES = Hari Efaktif Sekolah Semester HEF = hari Efaktif Fakultatif LU = Libur Umum LHB = Libur Hari Besar LHR = Libur LS = Libur LPP = Libur Permulaan Puasa HARI EFEKTIF SEKOLAH. EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH TAHUN PELANAJARAN 2011/2012 SEMESTER GANJIL BULAN SENIN SELASA RABU KAMIS JUM’AT SABTU JULI 2011 AGUSTUS 2011 1 7 13 LPP EF4 EF10 EF15 LHR LHR 22 28 34 40 46 52 58 2 8 14 LPP EF5 EF11 EF16 LHB LHR 23 29 35 41 47 53 59 3 9 15 LPP EF6 LHB LHR LHB LHR 24 30 36 42 48 54 60 4 10 16 EF1 EF7 EF12 LHR LHR 19 25 31 37 43 49 55 61 5 11 17 EF2 EF8 EF13 LHR LHR 20 26 32 38 44 50 56 62 6 12 18 EF3 EF9 EF14 LHR LHR 21 27 33 39 45 51 57 63 52 SEPTEMBER 2011 OKTOBER 2011 .

BULAN BULAN SENIN 64 SENIN 70 76 82 88 94 100 106 LS1 SELASA SELASA 65 71 77 83 89 95 101 107 LS1 RABU RABU 66 72 78 84 90 96 102 108 LS1 KAMIS KAMIS 67 73 79 85 91 97 103 109 LS1 JUM’AT JUM’AT 68 74 80 86 92 98 104 110 LS1 SABTU SABTU 69 75 81 87 93 99 105 111 LS1 NOPEMBER 2011 DESEMBER 2011 SEMESTER GENAP BULAN SENIN LS1 1 7 LHB 18 24 30 36 42 48 54 60 65 APRIL 71 SELASA LS1 2 8 13 19 25 31 37 43 49 55 61 66 72 RABU LS1 3 9 14 20 PEBRUARI 2012 26 32 38 44 45 MARET 2012 50 56 62 67 73 51 57 63 68 74 46 52 58 LHB 69 LHB 47 53 59 64 70 75 53 KAMIS LS1 4 10 15 21 27 33 30 JUM’AT LS1 5 11 16 22 28 34 40 SABTU LS1 6 12 17 23 29 35 41 JANUARI 2012 .

1 2 Bulan Juli 2011 Agustus 2011 Tanggal 1–3 17 25 – 31 1–7 26 – 31 2–7 23 23 6 17 Keterangan Libur Permulaan Puasa Proklamasi Kemerdekaan RI Libur Hari Raya Iedul Fitri dan Hari Besar Libur Hari Raya Iedul Fitri Libur Semester Ganjil Libur Semester Ganjil Tahun Baru Imlek Hari Raya Nyepi Wafat Isa Al Masih Kenaikan Isa Al Masih 54 3 4 5 6 7 8 September 2011 Desember 2011 Januari 2012 Maret 2012 April 2012 Mei 2012 .BULAN 2012 SENIN 76 82 88 94 SELASA 77 83 89 95 RABU 78 84 90 96 102 108 113 119 125 131 137 LS2 KAMIS 79 85 91 97 103 LHB 114 120 JUM’AT 80 86 92 98 104 109 115 121 SABTU 81 87 93 99 105 110 116 122 128 134 140 LS2 MEI 2012 100 106 111 117 123 129 135 LS2 101 107 112 118 124 130 136 LS2 JUNI 2012 126 132 138 LS2 127 133 139 LS2 JADWAL LIBUR SMP NEGERI 2 KRIAN TAHUN 2011/2012 No.

8.30 September 2011 17-18 Oktober 2011 24-28 Oktober 2011 31 Oktober 2011 6 Nopember 2011 26 Nopember 2011 5 -8 Desember 2011 12-16 Desember 2011 17-20 Desember 2011 24 Desember 2011 25 Desember 2011 26 des .9 Warga Sekolah Warga Sekolah Warga Sekolah Panitia PIB Siswa kelas 7.7 Jan 2012 29 – 31 Des.9 Siswa Kelas 7.9 Wali Kelas 7. 2012 1 Januari 2012 9 Januari 2012 23 Januari 2012 KEGIATAN Penyusunan KTSP PPDB Pengumuman PPDB Daftar Ulang Peserta didik baru Tes IQ peserta didik baru Persiapan Tes Akademik Workshop Pengembangan Perangkat Pembelajaran Tes Akademik dan persiapan MOS Kegiatan MOS Th 2011-2012 Awal Puasa Pondok Romadon dan Kazanah Romadon Proklamasi Kemerdekaan RI Libur Sekitar Hari Raya Supervisi Kepala Sekolah Menyusun Program P I B UTS Semester Ganjil Awal Kegiatan PIB Idul Qurban Peringatan Thn Baru Hijriah Melaksanakan Try out I UAS semester Ganjil Pekan Remidial + Pengayaan Pembagian Raport Smt Ganjil Hari Raya Natal Libur Semester Ganjil Persami Tahun Baru Masehi Kegiatan awal Smt Genap Tahun Baru Imlek SASARAN Tim Panitia Paanitia Panitia Lembaga Psikologi Panitia Pendidik Panitia Siswa kelas 7 Warga Sekolah Kelas 7.9 Siswa Kelas 7 Warga Sekolah Warga Sekolah Warga Sekolah 55 KET .8.8.9 Juni 2012 25 – 30 Libur Semester Genap PENJABARAN KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 2 KRIAN KABUPATEN SIDOARJO TAHUN PELAJARAN 2011 – 2012 N0 1 PELAKSANAAN Juni 2011 21-23 Juni 25 Juni 27-28 Juni 30 Juni 1-6 Juli 2 4 – 6 Juli 2011 9 Juli 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 11 – 13 Juli 2011 1 – 3 Agustus 2011 4 – 23 Agustus 2011 17 Agustus 2011 24 Agustus-7Sept 2011 19.8.8.9 Siswa kelas 9 Warga Sekolah Warga Sekolah Siswa Kelas9 Siswa Kelas 7.9 Warga Sekolah Siswa Kelas 7.8.

8 = 111 hari belajar efektif (HBE) (setara 19 minggu Hari Belajar Efektif Semester II = 140 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 23 minggu belajar efektif).8 Wafat Isa Al masih Warga Sekolah Ujian Sekolah Siswa Kelas 9 Ujian Nasional Siswa Kelas 9 Hari Raya Waisak Warga Sekolah Ulangan Kenaikan Kelas Siswa Kelas 7.8 Libur Semester Genap Wali Kelas 7. KEGIATAN SASARAN KET Supervisi Kepala Sekolah Guru Peringatan Maulid Nabi Warga Sekolah Melaksanakan Try out 2 Siswa Kelas 9 Hari Raya Nyepi Warga Sekolah Ujian Praktek Siswa Kelas 9 UTS Semester Genap Siswa Kelas 7. BAB IV PENUTUP Seperti telah diuraikan pada awal pendahuluan bahwa fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa selain mengembangkan dan memperkuat potensi pribadi juga menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk karakter peserta didik yang dapat mencerminkan budaya bangsa Indonesia.19 Juni 2012 36 20 Juni 2012 37 23 Juni 2012 38 25 Juni 2012 Hari Belajar Efektif Semester I belajar efektif).8 Remidi + Pengayaan Siswa Kelas 7.8 Rapat Kenaikan Kelas Kep Sek +Guru Penerimaan Raport Wali Kelas 7. 56 .4 Peb 2012 25 4 – 5 pebruari2012 26 6 – 9 Pebruari 2012 27 23 Maret 2012 28 24 – 31 Maret 2012 29 2 -7 April 2012 30 6 April 2012 31 9 – 13 April 2012 32 23 -26 April 2012 33 6 Mei 2012 34 11 – 15 Juni 2012 35 16. Upaya pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata-mata hanya dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar baik melalui mata pelajaran maupun serangkaian kegiatan pengembangan diri yang dilakukan di kelas dan luar sekolah.N0 PELAKSANAAN 24 24 Jan . Catatan: semua kegiatan pada tabel di atas merupakan contoh kalender pendidikan yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

seperti: religius. kalender akademik. tanggung-jawab.Pembiasaan-pembiasan (habituasi) dalam kehidupan. Pembentukan budaya sekolah (school culture) dapat dilakukan oleh sekolah melalui serangkaian kegiatan perencanaan. Perencanaan di tingkat sekolah pada intinya adalah melakukan penguatan dalam penyusunan kurikulum di tingkat SMP Negeri 2 Krian. Nilai-nilai tersebut tentunya perlu ditumbuhkembangkan yang pada akhirnya dapat membentuk pribadi karakter peserta didik yang selanjutnya merupakan pencerminan hidup suatu bangsa yang besar. misi. cinta damai. pendidik dan tenaga kependidikan. toleran. terutama peserta didik. seperti kegiatan rutin sekolah. seperti menetapkan visi. Begitu pula melalui program pengembangan diri. tetapi lebih kepada upaya penanaman nilai-nilai baik melalui mata pelajaran. Peta nilai dan indikator yang disajikan dalam naskah ini merupakan contoh penyebaran nilai yang dapat diajarkan melalui berbagai mata pelajaran sesuai dengan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang terdapat dalam standar isi (SI). tujuan. keteladanan. kerja keras. Perencanaan pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa ini perlu dilakukan oleh semua pemangku kepentingan di sekolah yang secara bersama-sama sebagai suatu komunitas pendidik 57 . program pengembangan diri maupun budaya sekolah. jujur. dan penyusunan silabus. dan penilaian yang bersifat komprehensif. pengkondisian. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa bukan merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri atau merupakan nilai yang diajarkan. kegiatan spontan. Agar semua bisa berjalan dengan baik maka perlu diformalkan dalam bentuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikaan di SMP Negeri 2 Krian Kurikulum SMP Negeri 2 Krian ini diperuntukkan kepada semua warga sekolah. struktur kurikulum. pelaksanaan pembelajaran yang lebih berorientasi pada peserta didik. Keseluruhan perencanaan sekolah yang bertitik tolak dari melakukan analisis kekuatan dan kebutuhan sekolah akan dapat dihasilkan program pendidikan yang lebih terarah yang tidak semata-mata berupa penguatan ranah pengetahuan dan keterampilan melainkan juga sikap prilaku yang akhirnya dapat membentuk ahklak budi luhur. disiplin. dan sebagainya perlu dimulai dari lingkup terkecil seperti keluarga sampai dengan cakupan yang lebih luas di masyarakat.

pelaksana pendidikan untuk kesempurnaan yang akhirnya dapat memberikan pencerahan pelaksanaan di tingkat sekolah. Oleh karena itu. Selanjutnya diharapkan kualitas produk peserta didik yang memiliki ahklak budi mulia sebagai pencerminan bangsa yang besar.diterapkan ke dalam kurikulum sekolah yang selanjutnya diharapkan menghasil budaya sekolah. Penyajian pembelajaran yang bernuansa belajar aktif dengan muatan budaya dan karakter bangsa perlu menjadi perhatian terutama dalam membelajarkan peserta didik. 58 . kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dari semua pihak pemerhati.