Anda di halaman 1dari 10

Makalah psikologi perkembangan masa bayi BAB I PENDAHULUAN Bayi merupakan makhluk yang perlu dilindungi.

Semua kebutuhanya harus dipenuhi seperti yang diinginkanya, tetapi ia belum pandai menyatakan keinginan itu. Ia hanya pandai menangis. Bila seorang ibu mendengar bayinya menangis, ibu yang pertama kali mempunyai bayi itu tentu merasa bingung tidak mengerti apa yang harus diperbuatnya. Masa bayi di anggap sebagai masa dasar, karena merupakan dasar periode kehidupan yang sesungguhnya. Karena pada saat ini banyak pola perilaku, sikap, dan pola ekspresi emosi terbentuk.[1] Perkembangan pribadi di dominasi oleh berbagai macam perasaan, baik perasaan senang ataupun tidak senang menguasai diri bayi, sehingga setaip perkembangan pungsi perbadi dan tingkah laku bayi sangat dipengaruhi oleh perasaanya. Perasaan sendiri tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan berkembang sebagai akibat dari adanya reaksi-reaksi bayi terhadap stimuli lingkungan. Masa bayi di sebut juga: Masa dasar yang sesungguhnya; Masa di mana perubahan dan perubahan berjalan pesat; Masa berkurangnya ketergantungan; Masa meningkatnya individualitas; Masa permulaan; Masa berkebangnya penggolongan peran seks; Masa yang menarik; Masa permulaan kreativitas; dan Masa berbahaya.

BAB II PERKEMBANGAN MASA BAYI A. Aspek-Aspek yang Berkembang pada Masa Bayi 1. Fisik Pada masa bayi, perkembangan fisik secara jelas dapat diamati, pada enam bulan pertumbuhanya terus bertambah dengan pesat. Tahun pertama peningkatan lebih kepada berat dan tinggi badan. Selama tahun kedua terjadi penurunan, selain itu yang berkembang ialah proporsi, tulang, otot dan lemak, bangun tubuh, gigi, susnan saraf, dan organ perasa. 2. Motorik Perkembangan masa bayi pada aspek motorik ini dapat diamati dan terliahat Reaksireaksi spontan yang berulang dilakukan dan tidak dikoordinasi. Namun lama-kelamaan terjadi secara efektif. Hal ini terlihat dari merangkak, berjalan, dan memainkan benda-benda-benda perkembangan motorik telihat adanya arah.[2]

Anak yang usia 4 bulan, jika di telungkupkan, mencoba-coba mengangkat kepalanya walaupun hanya beberapa detik. Selanjutnya ia menguasai lengan, tangan, tungkai dan kakinya. Latihan itu umumnya di cari sendiri, dilakukan dengan cara suka rela dan gembira. Anak yang usia 5 bualan dapat mengerakan lenganya kearah tertentu, kesalah satu benda yang dilihatnya. Selanjutnya ia menguasai jari-jarinya untuk memungut benda-benda yang kecil, dam akhirnya ia dapat memegang sesuatu . ada kemungkkinan batas-batas usia yang disebut disini tidak sesuai dengan usia ana yang sedang diamati, sebab batas-batas usia itu sebenarnya sangat relatif. a. Ciri-ciri gerakan motorik Gerak dilakukan dengan tidak sengaja, tidak ditujukan untuk maksud-maksud tertentu. Gerak yang dilakukan tidak sesuai dengan mengangkat benda. Gerak serta. Seperti anak yang bermain dengan botol susunya, kelihatan bahwa mulut, leher dan kepalanyaturut bergerak semuanya. Gerakan-gerakan yang berlebihan merupakan cirri-ciri dari motorik yang masih muda. b. Macam-macam gerakan Dalam bulan-bulan pertama, bayi hanya bisa mengenal gerakan. Suka benar ia bergerak walaupun secara tidak sadar anak mengerak-gerakan tubuhnya tanpa sebab perangsang yang datang dari luar. Seluruh tubuhnya ikut bergerak, dan banyak di antara gerakan itu yang tidak perlu dilakukan. Agar lebih mudah mengenal bentuk gerakan-gerakan itu maka di kelompokan ke dalam tiga bagian. Gerakan instinktif Instink adalah kemampuan bertindak tepat, tidak mempergunakan pikiran, diperoleh dari alam sejak dilahirkan. Gerakan instink di sebabkan oleh dorongan dari dalam diri untuk memuaskan dorongan itu. Gerak instink yang pertama dimiliki ialah kepandaian mengisap, ia perlu menyusu dan ia tau caranya tidakah menyusu itu satu gerakan yang sulit juga ? ada dorongan untuk memuaskan laparnya, instinknya menunjukan bagaimana caranya. Gerakan reflex Gerakan reflex disebabkan oleh dorongan yang datang dari luar berbentuk perangsang. Perangsang itu menimbulkan mata berkedip kalau silau, batuk kalu salah telan, muntah kalau terasa pahit dan sebagainya. Gerakan spontan(impulsif) Pada gerakan spontan, dorongan dorongan atau perangsangnya datang dari dalam diri sendiri; mulanya dirasakan sebagai tidak bertujuan, seperti mengoyang-goyankan kaki yang tergantung meremas-remas jari tangan, ingin menangis, dan sebagainya.

Perkembangan Motorik Kasar 0 2,5 bulan 1 bulan 2 minggu 3 bulan 3 minggu 1 bulan 2 minggu 4 bulan 3 minggu 3 bulan 3 bulan 2 minggu 4 bulan 4 bulan 4 minggu Sekitar 5 bulan 2 minggu

6 bulan 8 bulan 7,5 bulan 10 bulan 9 bulan 10 bulan 12 bulan 18 bulan

3.

a. b. c. d. e. f.

g. h. i. j. k. l. 4.

Berjalan Masa ini penuh dengan latihan-latihan, dan kemajuan yang dapat dicapainya. Dalam kesempatan yang yang terbatas ini. Menurut peneliti[3] mengemukakan tentang kemajuan-kemajuan yang dicapai dalam belajar berjalan sebagai berikut: Umur 1 bulan. Bayi hanya bisa mengenal gerak. Setelah umurnya bertambah, ia mulai melatih menggerak-gerakan tubuhnya. Umur 2 bulan. Ia menggerakan dan memutarkan kepalanya dengan susah payah. Umur 3 bulan. ia belajar membalikan badanya. Tetapi setelah tertelungkup , seluruh badan dan mukanya terbenmam di atas pembaringannya. Umur 4 bulan. pada waktu tertelungkup, ia mencoba mendongakan kepalanya sedikit walaupun dalam waktu yang singkat sekali. Umur 5 bulan. setelah mampu menegakan kepalanya, ia mencoba mengangkat dadanya dengan menopang kan kedua kaki dan tanganya. Umur 6 bulan. sudah ada keinginan untuk merangkak. Jika ia sedang menelungkup , dan ibu meletakan mainan didepanya, ia menggerakan kaki dan tanganya seolah-olah berenang, tetapi hasilnya belum tercapai karena otot-ototnya belum terlalu kuat. Dengan bantuan sedikit di angkat badanya, ia dapat bergerak maju sedikit. Umur 7 bulan. ia dapat duduk sendiri dan berbaring berbalik-balik Umur 8 bulan. ia dibantu belajar berdiri. Umur 9 bulan. ia dapat berdiri sendiri sambil berpegangan pada sisi meja dan kursi. Umur 10 bulan. jika otot-otot nya sudah cukup kuat serta sarafnya cukup matan, ia mulai melatih merangkak. Umur 11 bulan. ia belajar merambatmerambat dengan berpegangan dengan berpegangan pada perabot rumah tangga. Umur 12 bulan. ia mencoba berdiri sendiri. Selanjutnya ia dapat berjalan sendiri. Berbicara Sebelum mampu berbicara, bayi lebih dahulu dapat mengerti apa yang dikatakan tanpa dapat bereaksi dengan kata hanya dengan ekspresi dan gerakan. Kemapuan mencapai kesanggupan berbicara harus melalui latihan-latihan yang tidak ringan, menghendaki kesempatan yang cukup, dan melalui taraf-taraf yang telah tertentu walaupun dialamnya dijumpai perbedaanperbedaan individual.jadi jangan lekas-lekas meperoses jika nanti menjumpai sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang kita lihat. Perkembangan bahasa ditingkat permulaan ini dapat dianggap semacam persiapan berbicara.

a. b. c.

5.

6.

Pada bulan pertama, bayi hanya pandai menangis. Dalam hal ini tangisan di anggap sebagi pernyataan rasa tak senang. Kemudian ia menangis dengan cara yang berbeda-beda menurut maksud yang hendak dinyatakan. Selanjutnya ia mengeluarkan bunyi (suara-suara) yang banyak ragamnya. Tetapi bunyi-bunyi itu belum mempunyai arti , hanya untuk melatih pernapasan dan alat-alat bicara saja. Menjelang usia pertengahan ditahun pertama, ia meniru suara-suara yang didengarnya, kemudian mengulangi suara itu, tetapi bukan berarti karena ia sudah mengerti apa yang di dengar dan dikatakan kepadanya. Kita melihat ada sesuatu yang ganjil dalam perkembangan bahasa ini: setelah anak memperlihatkan beberapa kemajuan, perkembangan bahasa itu seakan-akan terhenti sampai ia pandai bejalan. Kelihatanya ia mengalihkan perhatianya untuk belajar berjalan. Jika ia nanti sudah pandai bejalan barulah ia memasuki tingkat perkembangan bahasa yang sebenarnya. Di tingkat permulaan tidak ada perbedaan perkembangan bahasa antara anak yang tuli dengan anak yang biasa. Anak tuli juga menyatakan perasaan yang tak senang dengan cara menangis.sedangkan perasaan senangnya dinyatakan dengan bebagai macam suara raban, tetapi tingkat perkembangan bahasa selanjutnya tidak terdapat pada dirinya. Ia tidak dapat mampu mengulangi suara-suara rabannya dan suara orang lain. Jika ia nanti sudah besar, ia akan menjadi bisu. Psikologis Secara psikologis, pada masa bayi terjadi pembentukan pola-pola fundamentalis dan kebiasaan mengenali wajah orang-orang yang berarti bagi dirinya. Mulai merasakan sentuhantouching oleh orang-orang tertentu. Anak hingga umur 2 tahun belum tampak adanya mediasi dalam arti aktifitas arti yang intern semua tingkah laku anak harus dipikir sebagai hal yang diterima sensori dan suatu reaksi yang motorik saja. Oleh kiarena itu ahli Psikologi membedakan dua tahap perkembangan intelegensi pada manusia yaitu sensori motor (sejak lahir sampai dua tahun) dan tahap konseptual ( usia dua tahun sampai dewasa) . Emosi Pada bayi terdapat pola emosi tertentu yang bersifat umum seperti kemarahan (menjerit, meronta, menendang, mengibaskan tangan, memukul), ketakutan ( takut terhadap ruang gelap, tempat tinggi, dan binatang), (rasa ingin tahu tehadap mainan baru menjulurkan lidah, membuka mulut, memegang, melempar, mebolak-balik), kegembiraan (tersenyum, tertawa, menggerakan lengan serta kakinya), efeksi (memeluk mainan kesayanganya, mencium barang-barang kesayanganya). Perkembangan kognitif Perkembangan konsep merupakan hasil asosiasi dari arti dengan benda dan orangorang. Pieget menamakan tahap perkembangan ini tahap sensomotorik dalam perkembangan konsep. Pada akhir masa perkembangan ini bayi mulai menyusun kata-kata menjadi kalimat sederhana yang dimulai dengan siapa apa dan di mana. Moral Bayi memiliki nilai dan suara hati. Lambat laun bayi mempelajari kode moral dari orang tuanya dan orang-orang yang dekat dengannya. Bayi menilai benar atau salah suatu perbuatan berdasarkan kesakitan atau kesenangan yang dirasakannya.

7.

8.

B. Tabel Perkembangan Bayi


Usia 1 bulan Keterampilan-keterampilan Utama Mengangkat Merespon suara. Menatap wajah kepala ketika berbaring tengkurap Kerampilan-keterampilan yang akan dikuasai Pandangan bayi untuk dapat mengikuti objek walaupun hanya beberapa saat. Mengeluarkan suara: ooh danaah Dapat melihat pola berwarna hitam-putih 2 bulan Suara: coo dan gumamam Dapat mengikuti benda lebih lama Mulai memperhatikan tangannya Dapat mengangkat kepala dan menahannya saat. 3 bulan Dapat mengenali wajah dan wangi tubuh orang yang biasa dekat dengannya (ibu ) Dapat mengangkat kepala dan menahannya dengan stabil. Visual: dapat mengikuti obyek yang bergerak. 4 bulan Tersenyum, tertawa Dapat mengangkat beban pada kakinya Tertawa kecil (terkekeh) bila Anda berbicara dengannya 5 bulan Dapat membedakan warna-warna dasar (mencolok) Mulai bermain dengan tangan dan kakinya. Dapat mengenali namanya, Mulai dapat duduk sendiri beberapa saat. dalam mulutnya. Mulai muncul kecemasan akan perpisahan dengan orang terdekat (biasanya orangtua) 6 bulan Dapat menoleh ke arah suarasuara baik benda maupun orangorang di sekitarnya. Menirukan suara atau bunyibunyian. Berguling dari tengkurap ke terlentang dan sebaliknya. Sudah siap untuk makan makanan lunak (tidak ASI Ekslusif lagi). Dapat sandaran. Senang memasukkan benda-benda ke mulutnya. Dapat memindahkan objek dari tangan satu ke tangan lainnya. duduk sendiri tanpa Dapat melambaikan tangan (lambaian goodbye) Dapat berdiri dengan berpegangan pada benda-benda di sekitarnya. Dapat membenturkan dua objek (misalnya: dibenturkan) Mulai mengerti benda-benda yang mainannya saling terutama bila dipanggil baru yang datang padanya Dapat berguling dari tengkurap ke depan dan sebaliknya. Dapat berteriak, nyerocos, dan tertawa kecil (terkekeh) Memainkan ludah menjadi gelembung (balon) Dapat mengenali suara orangorang terdekat. Dapat melakukan mini push-up. Dapat menggenggam mainan Berguling, dengan posisi dari belakang ke depan Meniru suara : baba, dada Tumbuh gigi pertama Mulai siap untuk makanan lunak selain ASI. Dapat berguling, dari tengkurap menjadi terlentang Dapat berespon terhadap suara keras Dapat mengarahkan kedua tangan untuk memegang mainan. untuk beberapa Tersenyum, tertawa Menahan kepala pada posisi 45 derajat Dapat membuat gerakan-gerakan yang lebih teratur (lebih halus) Dapat menegakkan kepala dan menahannya agak lama Kaki sudah cukup kuat untuk menahan beban ringan Dapat mengangkat kepada dan bahu saat tidur dengan posisi tengkurap. Keterampilan-keterampilan lebih lanjut Tersenyum, tertawa Menahan kepala pada 45 derajat.

Berespon terhadap suara-suara Mulai memasukkan benda-benda ke

(misal: dari tangan kiri ke tangan kanan). 8 bulan Dapat berkata mama dan dada, tuanya ayah). Dapat memindahkan benda atau mainan dari tangan yang satu ke tangan yang lainnya. 9 bulan Dapat berpegangan. Mulai mengoceh. Mulai mengenali &mengetahui benda-benda disekitarnya. berdiri dengan sambil berpegangan. Dapat minum dari gelas bertutup (sippy cup-gelas bertutup yang ujung tutupnya bercorong bolongbolong seperti dot) Dapat makan dengan menggunakan tangannya sendiri. Dapat membeturkan dua benda yang ada ditangannya. 10 bulan Melambaikan tangan (goodbye) Mengambil benda dengan ibu jari dan telunjuk seperti menjepit (menjumput) Dapat merangkak dengan baik. 11 bulan Mengatakan mama dan dada dengan tepat. Bermain ciluk ba Dapat berdiri sendiri untuk beberapa detik. Mengeksplorasi sekitarnya 12 bulan Meniru orang lain Menyatakan keinginan dengan gerakan tubuh (seperti menunjuk, menggeleng, mengangguk) 13 bulan Menggunakan dua kata secara tepat seperti kata benda hai sambil dan bye (dadah). Mengambil membungkuk 14 bulan Makan dengan tangan Dapat mengambil benda dari kotak/ mengosongkan kotak Senang Dapat lain melihat menahan memakaikan bayangannya tangan dan (misalnya bercermin) kakinya untuk membantu orang padanya. Sudah dapat berjalan dengan ditatah Meniru permainan Mulai mengerti tidak dan Mengatakan mama dan dada dengan tepat. Dapat mengekspresikan keinginannya dengan gerakan kepada (namun kedua tidak orang spesific Berdiri dengan berpengangan Merangkak Dapat menunjuk benda Mencari benda-benda yang disembunyikan.

dipegangnya. Belajar untuk berdiri sendiri. Dapat mengambil benda dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk (seperti menjepit). Mulai dapat mengekspresikan keinginannya dengan bahasa tubuh (misalnya meminta susu dengan menunjuk tempat susu).

mama untuk ibu, dada untuk

Mulai mengeksplorasi/ berjalan Bermain ciluk ba Dapat mengatakan mama dan dada dengan tepat (mama kepada ibu dan dada ke ayah)

Dapat

berdiri

sendiri

dalam

beberapa saat Dapat menaruh barang ke dalam tempat tertentu (misalnya kotak) Mengatakan 1 kata lain selain mama dan dada Dapat membungkuk dari posisi menaruh atau berdiri.

instruksi singkat lainnya (misalnya ambil, itu) Mulai suka memindahkan benda ke dalam tempat tertentu (misalnya kotak) Mulai berjalan beberapa langkah mama dan dada

Berjalan sendiri Mengatakan 2 kata lain selain mama dan dada Menggabungkan kata dan gerakan untuk menyatakan tempat susu) keinginannya (misalnya susu sambil menunjuk

Mengatakan 1 kata lain selain Membuat coretan dengan crayon

pakaian Dapat menggelindingkan bola. Dapat menggunakan sendok atau garpu. Dapat memasangkan tutup dengan

Meniru orang lain

Menunjuk anggota badannya saat ditanya (misalnya: dapat menunjuk kepala, telinga) Dapat merespon perintah yang datang padanya (misalnya: cium ibu)

tempatnya. Dapat mendorong atau menarik mainan sambil berjalan.

15 bulan

Bermain dengan bola Menguasai 3 kata dan sering digunakan Berjalan mundur

Membuat coretan-coretan dengan Minta diambilkan barang-barang menggunakan crayon Dapat berlari Mengadopsi kata tidak sebangai kata favorit. Mulai belajar mendaki/menaiki Dapat membuka salah satu bajunya sesuatu Dapat menumpuk 3 balok Menggunakan sendok atau garpu Belajar cara yang tepat untuk menggunakan benda (misalnya telepon) sendiri kaus). Mulai susah makan / rewel/banyak maunya (misalnya celana atau Dapat meletakan jari didepan mulutnya dan mengatakan shh

16 bulan

Dapat membalik halaman buku. Cenderung temper tantrumbila frustrasi/marah Memiliki benda tertentu yang selalu ingin dipegangnya.

tertentu Tidur siang satu kali. Berjoget mengikuti musik Dapat mengelompokkan mainan berdasarkan warna, ukuran atau benutknya Dapat menendang bola ke depan.

17 bulan

Mulai menggunakan 6 kata secara teratur Senang (misalnya: superman) Senang mengendarai mainan. bermain bermain pura-pura menjadi

Memberi makan boneka Ucapannya mulai jelas Dapat melempar bola dengan lebih baik.

18 bulan

Mau membaca buku sendiri Membuat coretan-coretan

Dapat membentuk kalimat dengan Dapat melempar bola dengan ayunan 2 kata (misalnya: mau makan) Dapat sikat gigi dengan bantuan Dapat menumpuk 4 balok. yang tinggi. Dapat membongkar pasang mainan Mulai menunjukkan kesiapan untuk melakukan toilet training. Dapat mencuci tangan dan

19 bulan

Dapat menggunakan sendok dan garpu Berlari Melempar bola dengan ayunan kecil Menikmati membantu orangorang disekitar (misalnya menyapu, mengambil barang)

Mengerti hampir 200 kata Dapat mengenali bila melakukan kesalahan (misalnya memanggil kucing sebagai ayam)

mengeringkannya dengan bantuan orang lain. Dapat menunjuk gambar atau benda tersebut namanya. Dapat mengenali ketika ingin buang air kecil. ketika disebutkan

20 bulan

Memberi makan boneka Dapat mencopot bajunya sendiri Dapat membuang benda dengan mencontoh orang lain (misalnya membuat sampah).

Belajar kata-kata baru 10 atau Mungkin mulai mengeksplorasi alat lebih dalam 1 hari. mungkin tidak dapat turun) kelaminnya. Dapat menyebutkan beberapa Dapat menaiki tangga (namun Menggambar garis lurus. anggota badannya. Melempar bola dengan ayunan Menyebutkan nama gambar tertentu tinggi/kuat pada buku

21 bulan

Dapat menaiki tangga Dapat membuat tujuan yang

mudah tertentu 22 bulan

misalnya

memutuskan

Menendang bola Menyusun 6 balok Dapat menyusun puzzlesederhana Menggambar garis lurus Menyebutkan beberapa anggota tubuhnya. Dapat membuka pintu Dapat menyanyikan lagu/melodi sederhana Mulai tertarik untuk bermain dengan anak lain. Berbicara tentang dirinya sendiri Mengatur benda-benda berdasarkan kategorinya Dapat berjalan menuruni tangga

Dapat menuruni tangga

untuk menaruh mainan ditempat Menendang bola Dapat mengikuti 2 instruksi yang diberikan ibu) 23 bulan Dapat menyebutkan gambar dalam sebuah buku Dapat menggunakan 50-70 katakata. 24 bulan Dapat menyebutkan sedikitnya 6 anggota tubuhnya Setengah dari perkataannya mulai dapat dipahami. Dapat mengucapkan kalimat dari 2-3 kata 25-26 bulan Dapat menyusun 6 balok Cara berjalan lebih halus. padanya (misalnya ambil bolanya dan berikan ke

Dapat memakai baju yang longgar Mungkin siap untuk tidur ditempat yang lebih besar Memahami konsep kebalikan. Misalnya tinggi vs pendek Membicarakan diri sendiri (seperti apa yang disukai, tidak disukai) Sering bertanya kenapa?

Mulai mengerti konsep abstrak seperti nanti atau sebentar lagi. Mulai menyadari adanya perbedaan jender perempuan. Belajar melompat. laki-laki dengan

Menggunakan kata ganti orang seperti saya, kamu Mencuci dan tangan sendiri.

Dapat

mengucapkan

kata-kata

dengan jelas mengeringkan Dapat menggambar garis vertikal. istilah. Mulai mengenali alfabet. Dapat berdiri dengan satu kaki. (keseimbangan) Dapat memakai kaus Menyebutkan 1 nama teman Menggunakan 2 kata sifat Dapat menunjuk benda bila orang lain menyebutkan fungsinya (misalnya bila ibunya bilang mana tempat untuk minum? Dia dapat menunjuk gelas)

27-28 bulan

Melompat dengan kedua kaki Dapat membuka pintu

Mengerti/memahami Misalnya besar, halus, dll

Menggambar garis vertikal. 29-30 bulan Menggosok gigi dengan bantuan orang lain Mencuci 31-32 bulan dan mengeringkan tangan sendiri Dapat menyebutkan namanya sendiri Menggambar lingkaran Memakai kaus snediri bergantian untuk beberapa saat. Mengenali alfabet Menggosok gigi sendiri Dapat menggambar lingkaran (keseimbangan)

Dapat berdiri dengan satu kaki Menyebutkan 1 warna

Dapat berdiri dengan satu kaki Dapat menggambar silang

33-34 bulan

Dapat menyebutkan 1 jenis warna Dapat menyebutkan 1 nama temannya Dapat mengikuti percakapan sederhana.

Dapat naik dan turun tangga dengan kaki kanan dan kiri. Mulai mengunakan istilah diatas, didalam, disana. Perkataan sudah lebih jelas (75% dapat dimengerti). Dapat menyusun 8 blok.

Dapat melakukan toilet training (diminta untuk pipis atau buang air besar) di siang hari. Dapat menggoyang-goyangkan ibu jari (jempol). Dapat mengekspresikan berbagai emosi (misalnya marah, senang,

sedih, takut dsb). Dapat menggambar stick figure(gambar orang yang terdiri dari lingkaran dan garis silang saja) 35-36 bulan Dapat mengenali kegunaan 2 benda Dapat membuat kalimat yang terdiri dari 3-4 kata. Dapat menyebutkan 2 kegiatan seperti melompat dan meloncat. Dapat melompat di tempat dan Dapat berdiri diatas satu kaki dengan melompati sesuatu. Dapat mengikuti 2 atau perintah/permintaan. Dapat berpisah dari orang tuanya. Dapat mengendarai sepeda roda 3. bergantian selama 3 detik. 3 Dapat berpakaian sendiri.

C. Peran Lingkungan Terhadap Perkembangan Bayi Seorang bayi di lahirkan dalam keadaan tidak berdaya bahkan lebih tidak berdaya bila di bandingkan dengan bayi hewan yang sedang lahir. Ketidak berdayaan bayi ini justru lebih memungkinkan kesempatan bayi untuk secara berangsur-angsur tetapi pasti berkembang menjadi lebih kuat dan intelejen dengan kapasitas perkembangan yang lebih sempurana dan berkelanjutan. Hal ini memungkinkan manusia berkembang lebih maju dari pada hewan. Oleh karena itu keluarga adalah lingkungan yang pertama dan utama yang di harapkan dapat: a. Memberikan rangsangan agar sensomotoriknya dapat bereaksi b. Memerhatikan kesehatan dan gizi karena bayi belum bisa menolong dirinya sendiri c. Menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berkembangnya kemampuan berbicara d. Memberikan model tentang konsep moral dan nilai yang benar dan salah e. Memberikan pujian atas kemajuan yang telah mereka capai f. Memberikan kebiasaan bermain yang konstruktif

D. Masalah-masalah Dalam Priode Bayi Ada beberapa masalah dalam priode bayi yaitu 1. Masalah-masalah yang dapat membahayakan secara fisik dan yang perlu menjadi perhatian orang tua dan lingkungannya ialah: kematian, penyakit, kecelakaan, kurang gizi dan menjadi gemuk. 2. Masalah-masalah yang berhubungan dengan psikologis perkembangan motorik: bahaya dalam berbicara dan emosi, (kurangnya kasih sayang, tekanan serta takut marah, kasih sayang berlebihan serta emosi yang kuat) dan bahaya sosial serta bahaya bermain, pengertian, moralitas, hubungan keluarga, dan perkembangan keperibadian.

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan Masa bayi diannggap sebagai masa dasar, karena merupakan dasar periode kehidupan yang sesungguhnya karena pada saat ini banyak pola perilaku, sikap, dan pola ekspresi emosi terbentuk. Aspek-aspek yang berkembang pada masa bayi. yaitu : fisik,motorik, berbicara, berjalan, emosi,psikologis, kognitif dan moral. Lingkungan sangat berperan sekali dalam perkembangan bayi. Oleh karena itu orang tua sebagai lingkungan pertama harus bisa memberikan kasih sayang yang tulus dan mengurus bayi dengan sebaik mungkin supaya perkembangan bayi tidak terganggu dan bisa sempuran karena bayi sangat tidak berdaya dan lemah.

DAFTAR PUSATAKA Soemanto Wasty. 2006. Psikologi Pendidikan. Malang: Penerbit Rineka Cipta; Muhmila M., Hardisana., dan Indria Dini. 2010. Psikologi Umum dan Anak: AKBID YPSDMI GARUT; Hurlock B. Elizabeth. 1990. Psikologi Perkembangan (Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan). Jakarta. Erlangga; Jahja Yurdik. 2011. Psikologi Perkembangan. Jakarta: PT. Kencana; Zulkifli.Drs. 2006. Psikologi Perkembangan. Bandung. Remaja Rosdakarya. Perkembangan Pada Masa Bayi. Artikel. Tersedia. http://www.babycenter.com. (27/10/1011).

[1] Jahja, Yudrik. Psikologi Perkembangan. (Jakarta:Prenada Media, 2011),hal.169 [2] Zulkiflil. Psikologi Perkembangan, (Bandung: Rosda karya 2006),hal.25 [3] A. Gesell. Child Development, 1949.

Anda mungkin juga menyukai