Anda di halaman 1dari 38

INTRA VENA PYELOGRAPHY

By. Sukandar Avianto, S.ST

7/13/12

IVP = INTRA VENA PYELOGRAPHY

BNO IVP adalah pemeriksaan radiografi dari tractus Urinarius dengan pemberian zat kontras yang dimasukan melalui Vena sehingga dapat menunjukan fungsi Ginjal dan dapat mengetahui apabila terdapat kelainan-kelainan secara radiologis.

Click to edit Master subtitle style

7/13/12

Indikasi dan Kontraindikasi


Indikasi

pemeriksaan BNO IVP diantaranya sebagai berikut :


Keluhan nyeri dan panas pinggang (Colic) Nefrolithiasis Nefritis Kingking atau kelainan congenital Penurunan fungsi ginjal dan keganasan Tumor
7/13/12

Symptom of Colic ureter

7/13/12

Letak ginjal

7/13/12

kontraindikasinya
Perforasi Uji Uji

atau pendarahan massif di rongga abdomen kadar ureum darah pasien di laboratorium di atas normal kadar kreatinin pasien tidak sesuai Melitus
7/13/12 Pemeriksaan atas

Hipertensi Diabetes

Permintaan

Traktus urinarius
adalah sekumpulan organ yang memproduksi, menyimpan dan mengeluarkan urin. Adapun organ-organ yang berperan yaitu : Renal Renal terletak di retroperitoneal, melalui nefron memproduksi urin. Di samping itu renal memproduksi erytropotein yng menstimulasi tulang pipih untuk memproduksi eritrosit. Drainase 7/13/12 renal melalui arteri efferent. Jika

Anatomi Ginjal

7/13/12

Pembuluh pada Ginjal

7/13/12

Ureter Ureter merupakan saluran urin dari renal ke vesica urinaria. Jika terdapat batu pada ureter disebut uretrolithiasis. Vesica Urinaria Berfungsi untuk menyimpan urin sementara yang pengeluarannya diatur oleh sphingter. Vesica urinaria mengandung jaringan epithel transisional atau epithel ubergang.

7/13/12

Tractus Urinarius

7/13/12

Uretra
Uretra pada laki-laki terbagi ke dalam 3 bagian yaitu :
q q q q

Uretra pars prostatika Uretra pars membranosa Uretra pars spongiosa Panjang uretra pada laki-laki 20 cm dan pada wanita 4-5 cm.
7/13/12

7/13/12

Persiapan Alat dan Bahan


steril
Kontras Spuit

media watersoluble

1 cc untuk skin test

Spuit 20-50 cc untuk injeksi unsteril Kaset 2,5 cc untuk antiseptic Spuit Marker alergiObat-obatan Stwing antihistaminKapasAlcohol Grid Pesawat rontgen Apron Nier beken
7/13/12

Prosedur Pemeriksaan BNO-IVP

Pasien datang ke radiologi dengan membawa permintaan foto yang sudah didaftarkan dan membayar biaya pemeriksaan di kasir, dijanjikan waktu pemeriksaannya dan diberikan penjelasan mengenai persiapan yang harus dilakukan sesuai dengan pemeriksaannya
7/13/12 Diminta Untuk melakukan

Pasien

Pasien

Persiapan Pasien
Pasien

Rawat Jalan

Sehari sebelum pemeriksaan atau mulai Pk.14.00 pasien hanya makan makanan lunak tidak berserat ( Bubur Kecap, Bubur kaldu). Pk. 20.00 Pasien minum Dulcolax tablet 2 Butir. Pk. 22.00 sebelum tidur , pasien kembali minum Dulcolax tablet 2 butir .
7/13/12 Pk. 05.00 pagi masukan 1 butir

Pasien

Rawat Inap.

Persiapan sama dengan persiapan pasien rawat jalan disini dilakukan oleh perawat ruangan. Pada pasien rawat inap, diruangan perawatan dilakukan lavement sekali lagi oleh perawat sebelum pemeriksaan dilakukan. Lavement , Huknah atau

adalah melakukan urus-urus melalui Anus dimasukan cairan Gliserin/ cairan untuk laxans 7/13/12 ( Yal )

Pemeriksaan IVP
Pasien Pasien

diminta memasuki ruangan pemeriksaan. atau keluarga pasien diberikan penjelasan dan Jika telah jelas diminta menandatangani Inform Consent . diminta tidur terlentang pada meja pemeriksaan dengan mid sagital plane menempel 7/13/12

Pasien

Radiograf
Foto

polos BNO / Plain foto BNO

Untuk mengetahui keadaan abdomen (BNO) , apakah ada banyak udara / artefak yang akan mengganggu gambaran selama pemeriksaan. Untuk Mengetahui Keadaan Awal dari Abdomen sebagai bahan penilaian ekspertise radiografi Mengetahui Kondisi Faktor Eksposi yang Tepat ( Tidak boleh ada pengulangan)7/13/12

Pemasukan Kontras Media


Dokter

didampingi Radiografer /operator memberikan zat kontras melalui vena (apabila skin test negatif) sebanyak 40 50 cc kepada pasien. urium maximal 50 mg/dl ; nilai creatinin maximal 1,2 mg/dl Dose ( 1 ml/ Kg BB) 7/13/12

Nilai

Single

Fase Nefrogram
Fase

dimana kontras media memperlihatkan nefron pada ginjal (terisi minimal). 5 menit setelah penyuntikan)

( (

Sebelum Dilakukan Stuwing Ureter) Ekspose 5 menit : film 24X30 cm 5 CP antara xypoideus dan umbilicus CR tegak lurus film 7/13/12

Fase Nefrogram
Densitas baik Tidak ada bagian Nefron yang terpotong Kontras mengisi ginjal/ Calyx sampai ureter proximal Opasitas mampu menampilkan organ

7/13/12

Dilakukan Stuwing Ureter


Untuk

membendung kontras media yang diekskresikan ginjal melalui ureter, sehingga nefron dan pelvis renalis dapat mengembang dengan baik. 2 buah bola tenis / compression Ball pada daerah setinggi umbilikus / setinggi SIAS pada Bandage dikaitkan ujung lain meja dan 7/13/12

Letakan

Compression

Fase Nefrogram 15
Fase

dimana kontras media memperlihatkan nefron , Pelvis renalis dan ureter proksimal terisi maksimal ( Fungsi Ekskresi Ginjal yang terbendung ). menit setelah penyuntikan

15

dilakukan tanpa pembukaan Stuwing Ureter ( gambar bola terbawa) Ekspose 15 menit : 7/13/12

Ekspose

Fase Ureter
Fase

dimana kontras media memperlihatkan nefron , Pelvis renalis dan ureter proksimal terisi maksimal dan ureter distal mulai mengisi kandung kemih ( Fungsi Ekskresi Ginjal tidak terbendung ). menit setelah penyuntikan dilakukan 15 detik setelah pembukaan Stuwing 7/13/12

30

Ekspose

Fase Ureter
Densitas baik Tidak ada bagian ginjal yang terpotong Kontras mengisi ginjal/ Calyx sampai ureter distal dan sedikit mengisi kandung kemih Opasitas mampu menampilkan organ/ Tractus Urinarius

7/13/12

Fase Vesica Urinaria Full Blaast


Fase

dimana kontras media memperlihatkan nefron , Pelvis renalis, ureter hingga kandung kemih ( Fungsi Ekskresi Ginjal tidak terbendung ). menit setelah penyuntikan dilakukan

45

Ekspose

Ekspose 45 menit :
7/13/12 film 30X40 cm atau 24 x 30 cm

Fase Vesica Urinaria


Densitas baik Tidak ada bagian ginjal yang terpotong Kontras mengisi kandung

kemih hingga VU mengembang Opasitas mampu menampilkan organ vesica urinaria terisi penuh kontras media Sering disebut foto Full Blaast 7/13/12

Fase Vesica Urinaria Post Void


Fase

dimana kontras media memperlihatkan kandung kemih dalam keadaan kosong ( Fungsi pengosongan kandung kemih). menit setelah penyuntikan dilakukan

50

Ekspose

Ekspose 50 menit :
7/13/12 film 30X40 cm atau 24 x 30 cm

Kriteria Post Void


Densitas Tidak

baik

ada bagian Ginjal hingga VU yang terpotong Keluar dari kandung kemih hingga VU dapat terlihat kosong mampu menampilkan penuh kontras organ

Kontras

Opasitas vesica

urinaria terisi
7/13/12

media

Late Foto
Adalah

keadaan dimana kontras media terlambat menampilkan gambaran organ yang diakibatkan oleh adanya kelainan pada organ ( adanya batu di nefron sehingga ureter tidak tervisualisasikan) terjadi Late Foto Maka sebaiknya pasien difoto Post Voiding satu jam kemudian.
7/13/12

Apabila

Kelainan-kelainan

7/13/12

Kelainan- Kelainan

Kingkin g

7/13/12

Nefrolithiasis

7/13/12

Ureterolithiasis

7/13/12

Vesicolithiasis
Adalah

adanya Batu pada kandung kemih

7/13/12

Bentuk batu ginjal

7/13/12

TUKANG IVP

HATUR THANK YOU


7/13/12