0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan2 halaman

Pedoman Wawancara

Dokumen ini adalah pedoman wawancara penelitian yang berfokus pada penyusunan KUA–PPAS dan Ranperda APBD di Kabupaten Bone. Terdapat berbagai pertanyaan terkait identitas responden, pelaksanaan penyusunan, kesesuaian dengan regulasi, problematika dan keterlambatan, dampak, transparansi, serta rekomendasi perbaikan. Tujuan wawancara adalah untuk mengumpulkan informasi mendalam mengenai proses dan tantangan dalam penganggaran daerah.

Diunggah oleh

D'Masiv Rian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan2 halaman

Pedoman Wawancara

Dokumen ini adalah pedoman wawancara penelitian yang berfokus pada penyusunan KUA–PPAS dan Ranperda APBD di Kabupaten Bone. Terdapat berbagai pertanyaan terkait identitas responden, pelaksanaan penyusunan, kesesuaian dengan regulasi, problematika dan keterlambatan, dampak, transparansi, serta rekomendasi perbaikan. Tujuan wawancara adalah untuk mengumpulkan informasi mendalam mengenai proses dan tantangan dalam penganggaran daerah.

Diunggah oleh

D'Masiv Rian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEDOMAN WAWANCARA PENELITIAN

A. Identitas Responden
1. Nama :
2. Jabatan.:
3. Instansi :
4. Lama menjabat :
5. Peran dalam penyusunan KUA–PPAS dan Ranperda APBD :

B. Tema 1

Pelaksanaan Penyusunan KUA–PPAS dan Ranperda APBD


(Sesuai Rumusan Masalah 1)
1. Bagaimana alur penyusunan KUA–PPAS di Kabupaten Bone selama ini?
2. Siapa saja pihak yang terlibat dalam proses penyusunan tersebut?
3. Apakah tahapan penyusunan sudah mengikuti PP No. 12 Tahun 2019 dan
Permendagri 77 Tahun 2020?
4. Bagaimana mekanisme pembahasan antara pemerintah daerah dan DPRD?
5. Apakah jadwal (time schedule) penyusunan selalu dipatuhi?
6. Bagaimana proses kesepakatan KUA–PPAS antara Bupati dan DPRD?
7. Setelah KUA–PPAS disepakati, bagaimana tahapan penyusunan Ranperda APBD?
8. Apakah sering terjadi perubahan signifikan dari KUA–PPAS ke Ranperda APBD?
Mengapa

Kesesuaian dengan PP Nomor 12 Tahun 2019


9. Apakah Bapak/Ibu memahami ketentuan PP No. 12 Tahun 2019 terkait penganggaran
daerah?
10. Menurut Anda, apakah implementasi aturan tersebut sudah berjalan optimal di
Kabupaten Bone?
11. Bagian mana dari PP 12/2019 yang paling sulit diterapkan?
12. Apakah terdapat kendala administratif atau teknis dalam menerapkannya?

Problematika dan Keterlambatan


(Sesuai Rumusan Masalah 2)
13. Apakah pernah terjadi keterlambatan dalam penyusunan KUA–PPAS atau Ranperda
APBD?
14. Menurut Anda, apa penyebab utama keterlambatan tersebut?
15. Apakah perbedaan pandangan antara eksekutif dan legislatif menjadi faktor?
16. Bagaimana pengaruh dinamika politik anggaran terhadap proses pembahasan?
17. Apakah keterbatasan SDM dan kapasitas teknis juga menjadi hambatan?
18. Apakah terjadi ketidaksinkronan antara RKPD, KUA–PPAS, dan Ranperda APBD?

Dampak Problematika
19. Apa dampak keterlambatan APBD terhadap program pembangunan?
20. Apakah pelayanan publik ikut terdampak?
21. Bagaimana pengaruhnya terhadap kepercayaan masyarakat?

Transparansi, Partisipasi, dan Good Governance


22. Bagaimana keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan anggaran?
23. Apakah hasil musrenbang selalu terakomodasi dalam KUA–PPAS?
24. Menurut Anda, apakah proses penganggaran sudah transparan dan akuntabel

Upaya Perbaikan dan Rekomendasi


25. Apa langkah yang telah dilakukan untuk mengatasi kendala penyusunan anggaran?
26. Apa saran Anda agar penyusunan KUA–PPAS dan Ranperda APBD lebih tepat
waktu?
27. Apa harapan Anda terhadap perbaikan sistem penganggaran daerah di Kabupaten
Bone?

Anda mungkin juga menyukai