Anda di halaman 1dari 6

DAFTAR BEBAN USAHA DEDUCTIBLE/NON DEDUCTIBLE NOPEMBER 2010

No BEBAN USAHA DEDUCTI NON BLE DEDUCTIBLE KETERANGAN DASAR HUKUM

1 Biaya yang Dikeluarkan untuk Mendapatkan, Menagih dan Memelihara Penghasilan - Prinsip Realisasi Konservatis/Penyisihan 2 Biaya yang Dikeluarkan untuk Mendapatkan, Menagih dan Memelihara Penghasilan yang Bukan Obyek Pajak atau Pengenaan PPh-nya Final 3 Gaji/Upah 4 Tunjangan PPh Pasal 21 5 PPh Dibayar Perusahaan 6 Premi Asuransi Jiwa Pegawai Dibayar Perusahaan Sepanjang Menambah Penghasilan Pegawai 7 Premi Asuransi Keluarganya 8 Iuran Jamsostek a. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) b. Jaminan Kematian (JKM) c. Jaminan Pelayanan Kesehatan d. Iuran Jaminan Hari Tua (JHT) (Jamsostek) : - Dibayar Perusahaan - Dibayar Pegawai (Bagi Pegawai sbg Pengurang Phslan) 9 Iuran Pensiun ke Dana Pensiun yang Disahkan Menkeu - Dibayar Perusahaan - Dibayar Pegawai (Bagi Pegawai sbg Pengurang Phslan) 10 Iuran Pensiun ke Dana Pensiun yang Belum Disahkan Menkeu 11 Tunjangan Hari Raya 12 Uang Lembur 13 Pengobatan a. Cuma-Cuma (Langsung ke Rumah Sakit) b. Penggantian Pengobatan c. Tunjangan Pengobatan 14 Pemberian Imbalan dalam Bentuk Natura dan Kenikmatan (Misal Makan/Minum, Beras dsb) 15 Pemberian Makan kepada Crew Kapal dan Pesawat dalam Perjalanan 16 Pemberian dalam Bentuk Natura dan Kenikmatan a. Pengeluaran untuk Penyediaan Makanan / Minuman bagi Seluruh Pegawai, termasuk Dewan Direksi dan Dewan Komisaris di Tempat Kerja termasuk kupon makan b. Penggantian dalam Bentuk Natura dan Kenikmatan di Daerah Tertentu sepanjang tidak ada - Tempat Tinggal/Perumahan Pegawai - Pelayanan Kesehatan Sepanjang Pendidikan Pegawai dan Keluargaya Pengangkutan Bagi Pegawai dan Keluarganya Peribadatan Jiwa Pemilik/Pemegang Saham dan

V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 23

Pasal 28 UU KUP Pasal 28 UU KUP

Pasal 6 Huruf a UU PPh PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 Pasal 9 Huruf h UU PPh Pasal 9 Huruf d UU PPh Pasal 9 Huruf j UU PPh PP No.14 tahun 1993 Pasal 9 Huruf d UU PPh PP No.14 tahun 1993 PP No.14 tahun 1993 PP No.14 tahun 1993 Pasal 6 Huruf a UU PPh PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 Pasal 6 Huruf c UU PPh Pasal 6 Huruf a UU PPh Pasal 6 Huruf a UU PPh Pasal 6 Huruf a UU PPh Pasal 6 Huruf e UU PPh PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 Pasal 9 Huruf e UU PPh PMK-83/PMK.03/2009 jo PER 51/PJ/2009 PMK-83/PMK.03/2009 jo PER 51/PJ/2009

V V V V V V

Olahraga bagi Pegawai dan Keluarganya. Sarana Olahraga Tidak Termasuk Golf, Boating, Pacuan Kuda c. Dalam Rangka dan Berkaitan dengan Pelaksanaan Kerja

DAFTAR BEBAN USAHA DEDUCTIBLE/NON DEDUCTIBLE NOPEMBER 2010


No BEBAN USAHA Beban Antar Jemput Karyawan DEDUCTI NON BLE DEDUCTIBLE V V V KETERANGAN DASAR HUKUM

- Penyediaan Penginapan untuk Awak Kapal dan Pesawat d. Untuk Keamanan/Keselamatan Kerja yang Diwajibkan, Misalnya Pakaian dan Peralatan bagi Pegawai Pemadam Kebakaran, Proyek, Pakaian Seragam Pabrik, Hansip/Satpam e. Berkenaan dengan Sifat Pekerjaan, Misal : Pakaian Seragam Pegawai Hotel/Penyiar TV Makan Tambahan Bagi Operator Komputer/Pengetik Makan/Minum Cuma-Cuma bagi Pegawai Restoran

V V V V Pasal 6 Ayat (1) UU PPh

17 Pembebanan yang Masa Manfaatnya Lebih dari Satu Tahun, dengan Cara Penyusutan Sesuai Pasal 11 UU No.17 Tahun 18 2000Pegawai Cuti a. Diberikan Uang Cuti b. Tunjangan Cuti c. Dibayar Perusahaan 19 Perjalanan Dinas Pegawai a. Didukung Bukti-Bukti yang Sah/Dipertanggung jawabkan b. Lumpsum (Tidak Didukung Bukti-Bukti) c. Lumpsum Dianggap Honor Pegawai d. Honor/Uang Saku e. Fiskal Luar Negeri Dibayar Perusahaan, Merupakan PPh Pasal 25 Dibayar dengan SSP, Ditulis Nama Pegawai q.q. Nama Perusahaan dengan NPWP Perusahaan atau dengan Tanda Bukti FLN f. Biaya Piknik/Rekreasi 19 Bonus atas Prestasi Kerja yang Dibebankan pada Tahun Berjalan 20 Pembagian Laba berupa Bonus, Tantiem, Gratifikasi, Jasa Produksi yang Dibebankan Laba Ditahan (Retained Earning) 21 Biaya Seminar, Penataran, Kursus (Pendidikan), Magang 22 Honor/Uang Saku Pegawai yang Mengikuti Seminar dsb 23 Bea Siswa Formal/Non Formal Dalam/Luar Negeri a. Ada Ikatan Kerja dengan Perusahaan b. Tidak Ada Ikatan Kerja dengan Perusahaan 24 Sumbangan ke Karyawan dalam Bentuk Uang 25 Kendaraan Perusahaan yang Dibawa Pulang dan Dikuasai Pegawai termasuk telepon seluler: a. Penyusutan (Hanya 50%-nya saja) b. Biaya Reparasi/Pemeliharaan (Hanya 50%-nya saja) c. Bahan Bakar/Oli/Pulsa dsb (Hanya 50%-nya saja) 26 Perumahan Perusahaan dan Asrama a. Pegawai yang Menempati Tidak Diberi Tunjangan Perumahan Penyusutan Rumah Biaya Eksploitasi Rumah

V V V V V V V V

PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 21

Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) Huruf a UU PPh PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 Pasal 9 Huruf e UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Pasal 9 Huruf e UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh PP No.42 tahun 2000

V V PPh Pasal 21

Pasal 9 Huruf e UU PPh PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009

V V V V V V

PPh Pasal 23 Pasal 9 Ayat (1) UU PPh (kepada Pemegang SE-11/PJ.42/1992 Saham Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 PPh Pasal 21 Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Pasal 6 Ayat (1) UU PPh PMK-154/PMK.03/2009

V V V

Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 V V KEP - 220/PJ./2002

b. Pegawai yang Menempati Diberi Tunjangan Perumahan Minimal Sebesar Biaya Penyusutan dan Biaya Eksploitasi Tunjangan Perumahan Biaya Penyusutan Rumah V V PPh Pasal 21 Penjelasan Pasal 9 Ayat (1) Huruf b UU PPh jo Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) Huruf a UU PPh

DAFTAR BEBAN USAHA DEDUCTIBLE/NON DEDUCTIBLE NOPEMBER 2010


No BEBAN USAHA Biaya Eksploitasi Rumah Penjelasan Pasal 9 Ayat (1) Huruf b DEDUCTI NON KETERANGAN UU PPh jo Penjelasan Pasal 6 Ayat DASAR HUKUM BLE DEDUCTIBLE PPh Pasal 21 (1) Huruf a UU PPh V V V V V V V V PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 PPh Pasal 21 Bukan PPh 21 Bukan PPh 21 PPh Pasal 4 (2) Pasal 9 Huruf e UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh PER-31/PJ/2008 jo PER-57/PJ/2009 Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh V V V V V V V V V PPh Pasal 21 PPh Pasal 23 PPh Pasal 23 Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf j UU PPh PMK-83/PMK.03/2009 jo PER 51/PJ/2009

27 Mess untuk Transit, Pendidikan (Sementara) a. Biaya Penyusutan b. Biaya Eksploitasi 28 Sewa Rumah Pegawai yang Tidak Diberi Tunjangan Sewa Minimal Sebesar Sewa Rumah Tersebut 29 PPh Sewa Rumah Dibayar Perusahaan 30 Diberikan Uang Sewa Rumah 31 Uang Pesangon 32 Upah Borongan Pekerjaan ke Orang Pribadi 33 Imbalan ke Pegawai yang Merupakan Pemegang Saham (25% Ke Atas) a. Gaji yang Wajar b. Imbalan di Atas Kewajaran c. Deviden Terselubung Premi Asuransi Jiwa Biaya Listrik, Telepon Rumah Pribadi Biaya Pemeliharaan Mobil Pribadi PPB Rumah Pribadi Pengeluaran Perusahaan untuk Keperluan Pribadi Pembagian Laba Secara Langsung/Tidak Langsung

34 Gaji yang Dibayarkan ke Anggota/Sekutu Persekutuan, CV, Firma 35 Beban Bunga a. Biaya Bunga untuk Memperoleh Penghasilan yang merupakan Obyek Pajak b. Bunga atas Pinjaman yang Digunakan untuk Membeli Saham yang Sudah Beredar atau untuk Melakukan Akuisisi Saham Milik Pemegang Saham (Penyertaan Dalam Negeri) bagi PT DN, BUMN/D, Koperasi, Yayasan : Dibebankan pada Tahun Ybs Dikapitalisasi pada Harga Perolehan Investasi Saham V V V

Pasal 6 UU PPh

PP No.138 tahun 2000

PP No.138 tahun 2000 PP No.138 tahun 2000 PP No.138 tahun 2000

c. Biaya Bunga atas Pinjaman untuk Melakukan Penyertaan pada Perusahaan yang Baru Didirikan atau Mengambil Right Issue d. Biaya Bunga Selama Masa Konstruksi Tidak Boleh Dibebankan pada Tahun Ybs Tetapi Menambah Harga Perolehan Aktiva Tetap d. Biaya Bunga Jika Ada Penghasilan Bunga Deposito / Tabungan yang Sudah Dikenakan PPh Final, Tidak Semua Biaya Bunga Dapat Dibebankan f. Biaya Bunga atas Pinjaman untuk Keperluan Pribadi Ke Bank-Bank di Indonesia Ke Bukan Bank Ke WP LN Non Tax Treaty Ke WP LN Tax Treaty Ke Pemegang Saham/Hubungan Istimewa

PP No.138 tahun 2000 jo SE-46/PJ.4/1995 V V V V V V V PPh Pasal 23 PPh Pasal 26 PPh Pasal 26 PPh Pasal 23 PPh Pasal 23 Pasal 9 Ayat (1) Huruf b UU PPh Pasal 23 UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) Huruf a UU PPh Pasal 6 Ayat (1) Huruf a Penjelasan UU PPh UU PPh Pasal 26 Surat Keterangan Tarif PPh Ps.26 Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) Huruf a UU PPh Pasal 9 Ayat (1) Huruf f UU PPh

g. Pembayaran Bunga

* Wajar * Tidak Wajar (Selisihnya)

DAFTAR BEBAN USAHA DEDUCTIBLE/NON DEDUCTIBLE NOPEMBER 2010


No BEBAN USAHA DEDUCTI NON BLE DEDUCTIBLE V V V V V V V V KETERANGAN DASAR HUKUM

36 Beban Sewa selain Tanah dan/atau Bangunan a. Ke WP DN Orang Pribadi b. Ke WP DN Badan/BUT 37 Beban Sewa Tanah dan/atau Bangunan a. Ke WP DN Orang Pribadi b. Ke WP DN Badan/BUT 38 Biaya Royalti a. Ke WP DN b. Ke WP LN Non Tax Treaty c. Ke WP LN Tax Treaty 39 Jasa Manajemen-WPDN, Pemberian Jasa dengan Ikut serta Secara Langsung Melaksanakan Manajemen 40 Jasa Teknik WPDN Pemberian Jasa dalam Bentuk Pemberian Informasi yang Berkenaan dengan Pengalaman di Bidang Industri, Perdagangan, Ilmu Pengetahuan : a. Penelitian Tanah b. Pembuatan Design Bangunan c. Pengawasan Pelaksanaan Bangunan d. Informasi Teknik Perhitungan DsbLatihan Teknik e. f. : Gambar, Petunjuk Produksi, PPh Pasal 23 PPh Pasal 26 SKD Pasal 26 PPh Pasal 23 (Badan) & PPh Pasal 21 (OP) PPh Pasal 23 (Badan) & PPh Pasal 21 (OP) Pasal 6 UU PPh PPh Pasal 4 (2) PPh Pasal 4 (2) Pasal 6 UU PPh PPh Pasal 23 PPh Pasal 23 Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh Penjelasan Pasal 6 Ayat (1) UU PPh

Pasal 6 UU PPh

V V V V V V V PP No 51 Tahun 2008 jo PP No 40 Tahun 2009 V V V V PPh Pasal 4 (2) PPh Pasal 4 (2) PPh Pasal 4 (2) PPh Pasal 23 (Badan ) & PPh Pasal 21 (OP)

Informasi Bidang Manajemen

g. Jasa Rekruitment Pegawai 40 Jasa Konstruksi a. Jasa Perencanaan Konstruksi b. Jasa Pelaksanaan Konstruksi c. Jasa Pengawasan Konstruksi 41 Jasa Konsultan Selain Konsultan Konstruksi

42 Pembayaran Jasa ke Luar Negeri (Seluruh Pekerjaan Dilakukan di Luar Negeri) a. Negara Non Tax Treaty b. Negara Tax Treaty 43 Beban Litbang yang Dilakukan di Indonesia dalam Jumlah yang Wajar untuk Menemukan Teknologi/Sistem Baru bagi Pengembangan Perusahaan : a. Penyusutan Aktiva Tetap b. Bahan yang Digunakan c. Gaji/Honor Pegawai d. Honor Konsultan V V V V PPh Pasal 21 PPh Pasal 23 (Badan ) & PPh Pasal 21 (OP) V V PPh Pasal 26 SKD PPh Pasal 26 Pasal 6 Ayat (1) Huruf f UU PPh

e. Biaya Konsultan yang Memborong Litbang yang Jumlahnya Cukup Material : - Amortisasi Biaya Litbang = Dilakukan di Indonesia = Dilakukan di Luar Negeri

V V V V PPh Pasal 26 Pasal 4 PP No.138 Tahun 2000

DAFTAR BEBAN USAHA DEDUCTIBLE/NON DEDUCTIBLE NOPEMBER 2010


No BEBAN USAHA DEDUCTI NON BLE DEDUCTIBLE V V V KETERANGAN DASAR HUKUM Pasal 9 Ayat (1) Huruf k UU PPh Pasal 6 UU PPh Pasal 9 Ayat (1) UU PPh Pasal 4 PP No.138 Tahun 2000 V V V V Pasal 3 PP No.138 Tahun 2000

44 Sanksi Perpajakan : Bunga, Denda, Kenaikan 45 PBB untuk Tanah/Bangunan Pabrik/Kantor 46 PBB untuk Tanah/Bangunan yang Tak Digunakan untuk Usaha/ Milik Pribadi 47 Pajak Masukan yang Tidak Dapat Dikreditkan : a. Untuk Perolehan BKP/JKP Sesuai Pasal 6 UU PPh b. Masa Manfaat Lebih dari Satu Tahun dengan Penyusutan c. Untuk Perolehan BKP/JKP Sesuai Pasal 9 UU PPh d. Faktur Pajak Standar yang Tidak Lengkap, Tidak Benar, Cacat 48 Biaya Entertainment : a. Tidak Dibuat Daftar Nominatif b. Dibuat Daftar Nominatif : Nomor Urut, Jenis, Nama Tempat, Alamat dan Jumlah Entertainment Diberikan Relasi : Nama, Posisi, Nama dan Jenis Perusahaan. 49 Keperluan Pegawai Dibayar Perusahaan 50 Keperluan Pegawai yang Merupakan Pemilik/Pemegang Saham Dibayar Perusahaan Merupakan Deviden Terselubung 51 Biaya Promosi : a. Didukung Bukti yang Sah - Industri rokok dan farmasi - Selain industri rokok dan farmasi b. Tidak Didukung Bukti 52 Kerugian Piutang bagi Perusahaan Bukan Bank / Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi / Lembaga Keuangan / Pembiayaan Konsumen / Anjak Piutang a. Penyisihan b. Metode Langsung, Tidak Dibuat Daftar Nominatif c. Metode Langsung, Dibuat Daftar Nominatif (Dilampirkan) : Nama, Alamat, Tanggal Pinjaman Diberikan, 53 Rugi Selisih Kurs : a. Kurs Tengah BI b. Kurs Realisasi 54 Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Pembayaran Sewa Guna Usaha 55 Sewa Guna Usaha Dengan Opsi : a. Penyusutan Aktiva Sewa Guna Usaha b. Bunga Sewa Guna Usaha c. Jumlah Pembayaran Sewa Guna Usaha 56 Kerugian Pengalihan Harta a. Digunakan untuk Usaha b. Tidak Digunakan untuk Usaha 57 Beban Alat Tulis Kantor 58 Beban Listrik, Telepon, Faksimili 59 Beban Perangko/Materai 60 BPHTB a. Terkait dengan Tanah b. Terkait dengan Bangunan 61 Beban Antar Jemput Karyawan

V V

SE-27/PJ.22/1986

V V PPh Pasal 23

Penjelasan Pasal 4 Ayat (3) Huruf g jo Penjelasan Pasal 4 Ayat (3) Huruf g jo Pasal 9 Ayat (1) Huruf a UU PPh PMK-104/PMK.03/2009

V ada batas max. V tidak ada batas max.

V V V V V V Tidak Ada Lagi PPh Pasal 23 Objek PPh

Pasal 9 Ayat (1) Huruf c UU PPh Pasal 6 Ayat (1) Huruf h UU PPh Pasal 6 Ayat (1) Huruf e UU PPh Memori Penjelasan Psl 6 (1) e UU PPh

V V V

1169/KMK.01/1991 jo Kep-10/PJ.47/1994 Pasal 4 PP No.138 Tahun 2000

V V V V V SE - 01/PJ.42/2002 V V V Penyusutan Kep-220/PJ./2002 Pasal 6 UU PPh

DAFTAR BEBAN USAHA DEDUCTIBLE/NON DEDUCTIBLE NOPEMBER 2010


No BEBAN USAHA DEDUCTI NON BLE DEDUCTIBLE V V V SE-33/PJ.421/1996 KEP - 316/PJ./2002 V V V V V V V V V Bukan Objek PPh Pasal 9 ayat (1) huruf g UU PPh Objek PPh Sekaligus Penyusutan Pasal 6 ayat (1) huruf i s.d. m UU PPh KETERANGAN DASAR HUKUM

62 Macam-Macam Biaya : a. Tidak Diperinci b. Diperinci 63 Biaya Bea Siswa dalam Rangka GN-OTA yang Dikeluarkan Perusahaan, dengan Bukti Setoran/ Transfer ke BRI a.n. Lembaga GN-OTA 64 Beban Software Komputer & Up-Grade a. Aplikasi Umum b. Aplikasi Khusus 65 Sumbangan : a. dalam rangka penanggulangan bencana nasional b. dalam rangka penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia c. biaya pembangunan infrastruktur sosial d. fasilitas pendidikan e. dalam rangka pembinaan olahraga 66 Bantuan/Sumbangan a. tidak ada hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan di antara pihak-pihak yang bersangkutan b. ada hubungan dengan usaha, pekerjaan, kepemilikan, atau penguasaan di antara pihak-pihak yang bersangkutan 67 Hibah a. Hibah kepada badan keagamaan, badan pendidikan, badan sosial termasuk yayasan, koperasi, atau orang pribadi yang menjalankan usaha mikro dan kecil b. Hibah selain kepada badan keagamaan, badan pendidikan, badan sosial termasuk yayasan, koperasi, atau orang pribadi yang menjalankan usaha mikro dan kecil

Bukan Objek PPh Pasal 9 ayat (1) huruf g UU PPh

Objek PPh