Anda di halaman 1dari 8

EKOLOGI

Disusun Oleh :fredy anggara

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung 2012

EKOLOGI A. Pengertian Ekologi Pengertian Ekologi Administrasi (Negara) terdiri dua terminology yaitu Ekologi dan Administrasi kedua terminology ini dapat ditelusuri dari berbagai sudut. Setiap sudut pandang tersebut memberikan pengertian yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh latar belakang pengalaman, pendidikan dan cara pandang dari para ahli yang bersangkutan. Meskipun demikian dari masing masing cara pandang yang berbeda itu dapat ditelusuri beberapa hal yang merupakan persamaannya. Dengan persamaan persamaan tersebut maka dapat di rumumuskan berbagai kriteria yang merupakan karakteristik dari Ekologi Administrasi itu sendiri, sehingga dapat diambil batasan mendekati arti yang sebenarnya, bahkan tidak menutup kemungkinan diperoleh pengertian yang sesungguhnya. Kata ekologi pertama kali di perkenalkan oleh Ernest Hackel, seorang biologis jerman pada tahun 1869. Kata Ekologi terdiri dari kata Oikos dan Logos, Oikos = Rumah atau tempat tinggal, sedangkan Logos = telaah atau studi. Jadi Ekologi adalah ilmu tentang rumah atau tempat tinggal mahluk, biasanya ekologi didefinisikan sebagai berikut : Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan lingkungan(Soejiran Dkk-Pengantar Ekologi,1) Ekologi adalah cabang dari biologi yang berkenaan dengan hubungan antara kehidupan mahluk hidup dengan lingkungan sekitar mereka, yang dalam ilmu kemasyarakatan perhubungan antara penyaluran kelompok kelompok manusia tersebut dengan penerangan sumberdaya alam berakibat terhadap pola kemasyarakatan dan budaya. Ekologi adalah tata hubungan total (menyeluruh) dan mutual (timbal balik yang berguna) antara suatu organisme dan lingkungan sekelilingnya (Prajudi Atmosudirjo,-Peranan Administrasi Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan, Seminar di Lembang 15 s.d 18 September 1970) Ilmu Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara suatu organisme dengan yang lainnya dan diantara organisme-organisme tersebut dengan lingkungannya. (Fuad Amsyari- Prinsip-prinsip masalah Pencemaran Lingkungan Hidup, 11) Ekologi adalah suatu kajian yang berhubungan dengan inter-relasi antara organisme dengan lingkungan. Dasar empirisnya terletak dalam hasil penelitian bahwa organisme-organisme yang hidup ini berfariasi menurut lingkungan.

B. Sekilas Mengenai Ilmu Administrasi Negara Ilmu Administrasi Negara adalah cabang ilmu administrasi, maka semua prinsip dan teori umum mengenai administrasi dan manajemen pada umumnya berlaku pula bagi administrasi negara. Bidang sosialisasi ilmu administrasi yang tertua dan paling luas adalah administrasi publik (Public Administration). Ilmu administrasi negara, secara teoritis terdiri dari : a. Administrasi Negara murni (Pure Administration) Mengembangkan teori-teori yang berlaku Universal di seluruh dunia b. Ilmu Administrasi Internasional Publik (Applied Administration) Mengembangkan ajaran ajaran yang tidak bersifat universal. Misalnya : Administrasi Indonesia, Administrasi Amerika Serikat, Administrasi Perserikatan Bangsa Bangsa dll. C. Pendekatan Aneka Warna Administrasi Negara 1. Administrasi Negara Sebagai Fungsi Sebagai fungsi Administrasi Negara adalah fungsi dari setiap pejabat pemerintah, khususnya. Pejabat Administrasi Negara atau Administrator Negara pada semua tingkatan, eselon atau tempat (posisi) 2. Administrasi Negara Sebagai Aparatur (Machinery) atau Sebagai Aparat (Aparatus) dari Pemerintah Sebagai aparatur atau aparat pemerintah, administrasi negara merupakan suatu organisasi yang amat kompleks. 3. Administrasi Negara Sebagai Proses Sebagai proses administrasi negara merupakan proses penyelanggaraan urusan urusan negara dan pemerintah secara teknis, suatu proses ng tiada henti hentinya (Never Ending Prosces) 4. Administrasi Negara Beraspek Yuridis Dinas dinas, jawatan jawatan dan organisasi administrasi diciptakan oleh hukum. 5. Administrasi Negara Sebagai Prosesi Seorang administrator adalah seorang Profesional artinya adalah seorang spesialis yang telah dididik dan dilatih untuk bertugas untuk melaksanakan tugas ini ia harus

mempunyai kecakapan kecakapan tertentu, yaitu suatu jenis lapangan kerja yang memerlukan pendidikan dan latihan yang mendalam dan pekerjaan itu bersifat Mental dan Manual. 6. Administrasi Negara Sebagai Manajemen Dikalangan masyarakat Indonesia masa kini terdapat dua istilah yang seolah olah bersaing untuk mendapatkan tempat yang utama yakni Administrasi dan Manajemen. 7. Administrasi Negara Sebagai Seni dan Ilmu Pada prakteknya kebanyakan masih merupakan suatu teori, yaitu seni menggunakan intuisi. Tapi dapat juga studi Administrasi Negara itu suatu ilmu, dan tidak sebagai ilmu eksak melainkan sebagai laporan studi yang dapat mempergunakan metode ilmiah. BAB II MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA A. Manusia Sebagai Makhluk Manusia merupakan makhluk yang kompleks keadaannya yakni : a. Manusia merupakan makhluk biologis, dia sejenis hewan. b. Manusia merupakan makhluk sosial, zoon politikon, harus berkumpul dengan sesama manusia lain jika hendak merupakan manusia. c. Manusia adalah makhluk intelektual, makhluk berpikir, kemampuan berpikir yang tertinggi terdiri dari : Analisis Synthesa Evaluasi Manusia adalah makhluk spiritual, makhluk berperasaan, kemampuan beratnya yang tertinggi adalah intuisi (rasional) dan firasat (irasional) pangkat atau dasar untuk itu terletak dihatinya. Manusia adalah divina, makhluk pencari Tuhan. Manusia mempunyai 3 fakultas kesanggupan (ability) yakni 3 fakultas manusia = 1. Cipta/ akal adalah menghasilkan ilmu dan teknologi 2. Rasa adalah menghasilkan seni dan estetika 3. Karsa adalah menghasilkan etika dan moral

Yang dimaksud lingkungan hidup (environment) yaitu : Keadaan sekitar yang melingkupi atau mengelilingi suatu Organisme hidup atau suatu kehidupan. B. Lingkungan Hidup dan Faktor faktornya Prof. Fred W.Riggs dalam Equilibrium modelnya telah menggambarkan faktor-faktor Ekologi Administrasi Negara di Amerika Serikat, terdiri dari : - Economic Foundation - Social Stuttures - Communitation Net Work - Ideological/ Simbol Patern - Political System Prof. John M. Gaus dalam artike : The Philipine Administratise System, A Fusion Of Easet And Weset, mengemukakan 6 faktor Ekologis dari system administrasi philipine sebagai berikut : - People - Place - Phisical Technology - Social Technology - Whises And Ideals - CatasTrophe - Personality Pelix A. Nigro dalam bukunya Modern Public Administration, menulis ciri ciri penting masyarakat amerika dewasa ini dan bagaimana ciri ciri tersebut mempengaruhi amerika dewasa ini, tidak dapat disebutkan semua, tetapi beberapa faktor penting yang seharusnya di bahas dan dipelajari ialah : 1. Perubahan penduduk (population changes) 2. Perkembangan tknologi fisik (advances in fishical technologi) 3. Perkembangan investasi atau penemuan sisial (advances in social inventions) 4. Cita cita atau ideologi (ideological environment) BAB III MODE SEBAGAI ALAT ANALISA A. Model Merupakan The Factor Of The Must

Model menurut definisi adalah bentuk abstraksi dari suatu kenyataan. Model merupakan suatu perkawinan yang disederhanakan dari gejala dunia kenyataan. Model dapat dipergunakan dengan berbagai cara dalam kehidupan manusia ( dapat berupa fisik dan non fisik ), bisa berupa percontohan. B. Macam Macam Model 1. Model Deskriptif Menggambarkan apa adanya atau yang telah ada sekarang, sedangkan seharusnya administrasi negara tidak hanya menerangkan apa adanya atau apa yang telah ada sekarang tapi apa yang seharusnya ada. 2. Model Explanatory ( Prescriptive ) Menggambarkan mengapa suatu sistem administrasi negara demikian, faktor apa atau variable apa penyebabnya. 3. Model Inconis Menggunakan gambar gambara visual tentang suatu sistem. 4. Model Analogis Sesuatu di analogkan . 5. Model Simbol 6. Model Normatif Ini dilakukan melalui berbagai studi (penelitian,penyelidikan) mencoba menyusun berbagai ajaran dan teori bagaimana sebaiknya menangani berbagai macam problema dan keinginan dan tujuan. Faktor faktor Ekologis ini mempengaruhi secara timbal balik suatu system Administrasi Negara, baik dalam negara negara AGRARIA maupun dalam Negara negara INDUSTRIA. Istilah Agraria-Industria ini dipergunakan oleh Riggs sebagai model perkembangan masyarakat, dari Tadisional (primitif) dengan ciri ciri tersendiri, yang pada umumnya kegiatan mereka berpusat pada Agraria ke masyarakat modern dengan ciri tersendiri yang pada umumnya kegiatan mereka berpusat pada Industri.

C. Masyarakat Prismatik (prismatic society) Masyarakat prismatik adalah masyarakat transisi diantara masyarakat agraria ke masyarakat industria

BAB IV MASYARAKAT PRISMATIK DAN MODEL SALA A. Biro Prismatik Atau Model Sala Kata Sala diambil dari bahasa Spanyol yang artinya kantor Pemerintah di Negara negara Amerika Latin. Arti kata Sala secara umum ialah ruangan. Bahasa Prancis menyebutnya SALLE yang pada dasarnya masih serumpun dalam penggunaan sehari hari, kata sala mengandung arti ruangan pribadi dalam suatu rumah-keagamaan-ruangan pertemuan umum tetapi juga dan bahkan terutama mengandung arti kantor pemerintah. Dalam masyarakat prismatik sering terdapat : Presiden/ Perdana Mentri menyerahkan kedudukan mereka kepada anaknya . 1. Ciri Ciri Administrasi Sala a. Heterogenitas b. Formalisme c. Tindan Coverlaping B. Model Birokrasi (Max Webber) Pengertian Birokrasi dapat dikelompokan menjadi : 1. Sebagai Korps pejabat pejabat Negara pilihan. 2. Sebagai aparat (aparatur) dan Aparatur (Machinery) pemerintahan. 3. Sistem kerja tertentu C. Prinsip Organisasi Dalam Birokrasi 1. Sebagai suatu tipe organisasi yang khas a. Spesialisasi b. Hierarchi 2. Suatu sistem yang ketat 3. Impersonalitas D. Jiwa Kerja Dalam Birokrasi - Bekerja seperti mesin - Disiplin kerja yang keras dan kaku - Sedikitpun tidak mau menyimpang dari apa yang diperintahkan oleh atasan atau philicypolicy pemerintah.

E. Cara Mengobati Biro Patalogi Bila timbul penyakit birokratisme (bertele tele, sengaja diperlambat dokumen hilang atau dihilangkan dan sebagainya), maka birokrasinya harus disehatkan kembali, artinya : 1. Pejabat pejabatnya diganti (karena mungkin mereka sudah bosan dengan pekerjaannya 2. Pejabat pejabat tertentu dididik/ dilatih lagi, dan diperbaiki nasibnya (renumerasinya) 3. Metode kerjanya diperbaharui atau disempurnakan dan sebagainya. Jadi bilamana timbul birokratisme, maka janganlah birokrasinya dimaki maki, oleh karena organisasi masyarakat dan negara modern tidak mungkin hidup tanpa birokrasi. Jadi, didalam Negara modern masa kini birokrat dan tehnokrat mutlak diperlukan.