Anda di halaman 1dari 2

6.

SEPSIS dan SIRS Sepsis adalah suatu sindroma klinik yang terjadi oleh karena adanya respon tubuh yang berlebihan terhadap rangsangan produk mikroorganisme. Ditandai dengan panas,

takikardia,takipnea, hipotensi dan disfungsi organ berhubungan dengan gangguan sirkulasi darah. Sepsis sindroma klinik yang ditandai dengan: 1. Hyperthermia/hypothermia (>38C; <35,6C) 2. Tachypneu (respiratory rate >20/menit) 3. Tachycardia (pulse >100/menit) 4. Leukocytosis >12.000/mm3 5. Leukopoenia <4.000/mm3 6. 10% >cell imature 7. Suspected infection

Derajat Sepsis 1. Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS), ditandai dengan 2 gejala sebagai berikut: a. Hyperthermia/hypothermia (>38,3C; <35,6C) b. Tachypneu (resp >20/menit) c. Tachycardia (pulse >100/menit) d. Leukocytosis >12.000/mm atau Leukopenia <4.000/mm e. 10% >cell imature 2. Sepsis Infeksi disertai SIRS 3. Sepsis Berat Sepsis yang disertai MODS/MOF, hipotensi, oligouri bahkan anuria. 4. Sepsis dengan hipotensi Sepsis dengan hipotensi (tekanan sistolik <90 mmHg atau penurunan tekanan sistolik >40 mmHg).

5. Syok septik Syok septik adalah subset dari sepsis berat, yang didefinisikan sebagai hipotensi yang diinduksi sepsis dan menetap kendati telah mendapat resusitasi cairan, dan disertai hipoperfusi jaringan.

Tatalaksana Sepsis Penatalaksanaan sepsis pada umumnya terdiri dari: 1. Pemberian antibiotika dan pengobatan terhadap penyakit dasarnya (underlying disease) eliminasi pusat infeksi dan sumber infeksi. 2. Mempertahankan hemodinamika tetap normal. 3. Pengobatan adjuvans kortikosteroid, intravenous immunoglobulin (IVIG), protein C. 4. Imunonutrisi.