Anda di halaman 1dari 15

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA TANGERANG SELATAN

RENCANA LAPORAN STUDI LAPANGAN

TINJAUAN ATAS SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA DENPASAR TIMUR

Diajukan Oleh: GEDE RYAN WIRAWAN NPM: 093060016346

MEI 2012

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA TANGERANG SELATAN

TANDA PERSETUJUAN RENCANA LAPORAN STUDI LAPANGAN

NAMA

: GEDE RYAN WIRAWAN

NOMOR POKOK MAHASISWA : 093060016346 DIPLOMA III KEUANGAN : AKUNTANSI PEMERINTAHAN : SISTEM INFORMASI AKUNTANSI : TINJAUAN AKUNTANSI KANTOR ATAS SISTEM DI PAJAK

SPESIALISASI BIDANG LAPORAN PKL JUDUL LAPORAN PKL

PENGGAJIAN PELAYANAN

PRATAMA DENPASAR TIMUR Mengetahui Kepala Bidang Akademis Pendidikan Ajun Akuntan Menyetujui. Dosen Pembimbing

Fadlil Usman, Ak., M.Acc. NIP. 196210101983021001

Ardhiana Wahyu Saputro NIP. 198605032007101003

ii

DAFTAR ISI HALAMAN

HALAMAN JUDUL ..................................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN RENCANA LAPORAN STUDI LAPANGAN.......... ii DAFTAR ISI................................................................................................................ iii BAGIAN ISI A. Tujuan Penulisan Laporan Studi Lapangan .......................................................1 B. Metode Pengumpulan Data ................................................................................2 C. Rencana Daftar Isi..............................................................................................3 D. Sinopsis ..............................................................................................................6 E. Ringkasan Isi Tiap bab.......................................................................................8 F. Rencana Daftar Pustaka .....................................................................................9 G. Contoh Judul Laporan yang Serupa .................................................................10 BAGIAN PENUTUP A. Rencana Kegiatan Penulisan ............................................................................11 B. Kontinjensi .......................................................................................................12

iii

BAGIAN ISI

A.

Tujuan Penulisan Laporan PKL Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis dalam penyusunan laporan studi

lapangan ini adalah: 1. Mempelajari kembali materi siklus akuntansi pada SIA khususnya siklus penggajian sebagaimana yang pernah dipelajari selama masa perkuliahan. 2. Membandingkan antara pengetahuan yang telah diperoleh secara akademis selama masa perkuliahan dengan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. 3. Mengetahui bagaimana sistem akuntansi penggajian yang diterapkan di

Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur. 4. Mengetahui hambatan dan masalah yang akan dihadapi atas diterapkannya sistem akuntansi penggajian yang ada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur. 5. Menambah pengetahuan dan wawasan Penulis sebagai modal awal waktu memasuki dunia kerja nanti.

B.

Metode Pengumpulan Data Dalam penyusunan laporan studi lapangan ini, penulis menggunakan beberapa

metode untuk mengumpulkan data dan fakta terkait dengan masalah yang diangkat, yaitu: 1. Studi Kepustakaan Metode ini dilaksanakan dengan cara menghimpun data dan informasi yang relevan dengan topik atau masalah yang akan ditulis, baik diperoleh melalui literatur berupa buku atau diktat, kebijakan dan peraturan sistem informasi akuntansi yang berlaku, teori-teori sistem informasi akuntansi, Keputusan Menteri Keuangan, bahanbahan kuliah maupun peraturan perundang-undangan, dan peraturan pelaksanaan lainnya yang memiliki kaitan dan relevansi dengan bidang sistem informasi akuntansi penggajian. Literatur-literatur ini direncanakan dapat digunakan penulis sebagai pendukung analisis permasalahan studi yang dilakukan dan meningkatkan pengetahuan teoritis penulis guna menunjang penyusunan laporan studi lapangan. 2. Studi Lapangan Dalam metode ini penulis mengadakan pengamatan dan pengumpulan data secara langsung dari objek penelitian baik berupa data kualitatif maupun data kuantitatif yang berkaitan dengan sistem akuntansi penggajian di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur. Tujuan dari metode ini adalah untuk memperoleh gambaran umum berupa data dan fakta mengenai kondisi yang ada di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Tmur.

3. Wawancara Melalui wawancara, penulis mengumpulkan data dengan cara meminta penjelasan, keterangan-keterangan dan informasi yang akurat melalui tanya jawab secara langsung dengan pegawai pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur, terutama yang menangani langsung hal-hal yang berkaitan dengan objek penelitian, dengan tujuan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai fakta yang terjadi di lapangan.

C.

Rencana Daftar Isi HALAMAN JUDUL HALAMAN PERSETUJUAN LAPORAN STUDI LAPANGAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penulisan B. Tujuan Penulisan Laporan Studi Lapangan C. Ruang Lingkup Permasalahan D. Metode Pengumpulan Data E. Sistematika Penulisan

BAB II LANDASAN TEORI, DATA DAN FAKTA A. Gambaran Umum KPP Pratama Denpasar Timur 1. Sejarah dan Wilayah Kerja KPP Pratama Denpasar Timur 2. Struktur Organisasi KPP Pratama Denpasar Timur 3. Tujuan, Pokok dan Fungsi B. Gambaran umum sistem akuntansi penggajian dan manajemen sumber daya manusia yang sedang diterapkan beserta kebijakan-kebijakan yang berlaku di KPP Pratama Denpasar Timur C. Landasan Teori 1. Pemahaman tentang siklus akuntansi 2. Pengertian-pengertian dalam sistem informasi akuntansi 3. Sistem akuntansi penggajian dan manajemen sumber daya manusia 4. Peraturan/ kebijakan/ dokumen/ catatan tentang sistem akuntansi penggajian yang digunakan sebagai dasar tinjauan D. Data dan Fakta 1. Sistem akuntansi penggajian di Kantor Pelayanan Pajak Denpasar Timur 2. Dokumen/ catatan akuntansi/ data file penggajian pegawai dan sumber daya manusia yang diberdayakan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur 3. Prosedur penggajian dan manajerisasi sumber daya manusia di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur

4. Resiko dan pengendalian sistem atas sistem akuntansi penggajian yang berlaku di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur

BAB III PEMBAHASAN MASALAH A. Pembahasan 1. Peranan sistem akuntansi penggajian untuk menunjang siklus

penggajian yang optimal di KPP Pratama Denpasar Timur 2. Tingkat efektivitas dan efisiensi sistem akuntansi penggajian yang berlaku di KPP Pratama Denpasar Timur 3. Tinjauan atas sistem informasi akuntansi penggajian yang diterapkan dengan siklus penggajian yang seharusnya terjadi di KPP Pratama Denpasar Timur 4. Alternatif pemecahan masalah 5. Evaluasi pemecahan masalah yang direncanakan atas pengendalian sistem akuntansi penggajian dan manajemen sumber daya manusia di KPP Pratama Denpasar Timur BAB IV PENUTUP A. Simpulan B. Saran LAMPIRAN-LAMPIRAN DAFTAR PUSTAKA DAFTAR RIWAYAT HIDUP

D.

Sinopsis Sistem Informasi (SI) pada dasarnya adalah sekelompok unsur, yang saling

terkait satu dengan yang lainnya, sehingga dapat memproses data transaksi yang di butuhkan yang berfungsi bersama untuk mencapai suatu tujuan. Demikian pula dengan Sistem Informasi Akuntansi (SIA), Dari pengertian SI dapat didefininisikan bahwa SIA adalah suatu alat yang dapat membantu pimpinan kantor dalam mengelola dan mengawasi aktivitas kantor. Selain itu juga dapat memberikan bantuan berupa penyediaan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan, baik untuk perencanaan, pengkoordinasian maupun dalam aktivitas pengendalian perusahaan. Informasi akuntansi yang dihasilkan saat ini tidak hanya sekedar laporan keuangan tetapi semua informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi juga harus mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi dan pengendalian yang merupakan hal penting dalam rangka mewujudkan birokrasi keuangan. Sejak beberapa tahun terakhir, berbagai manuver dalam kebijakan ekonomi dilakukan oleh pemerintah, termasuk salah satunya adalah merestrukturisasi Direktorat Jenderal Pajak yang memegang peranan penting dalam menghasilkan pendapatan. Beberapa Peraturan Menteri Keuangan pun dikeluarkan oleh

Kementerian Keuangan guna mendukung langkah - langkah restrukturisasi di tubuh Direktorat Jenderal Perpajakan. Peraturan Menteri tersebut meliputi berbagai dimensi termasuk di bidang manajemen dan akuntansi. Tentunya dengan terselenggaranya sistem informasi akuntansi yang sehat merupakan salah satu kunci perwujudan good governance. Di dalam sistem dimaksud tercakup beberapa prasyarat yang harus dipenuhi tatkala transparansi dan akuntabilitas menjadi barometer. Di samping fungsi

transparansi dan akuntabilitas, akuntansi dapat menyajikan informasi yang diperlukan berbagai pihak untuk berbagai kepentingan. Untuk itu kita perlu membangun prosedur, teknik, metode, dan standar akuntansi yang layak. Penggabungan akuntansi dengan teknologi komputer akan dapat pula menunjang fungsi akuntansi tersebut, dalam menghasilkan informasi keuangan yang lebih efesien dan efektif serta mengurangi terjadinya kesalahan dalam pembuatan laporan keuangannya. Sistem informasi akuntansi yang di rancang, mencangkup segala aktivitas akuntansi salah satunya adalah aktivitas penggajian. Namun, dalam pelaksanaannnya masih banyak yang terdapat ketidakefisienan yang terjadi dalam operasi kantor serta lemahnya sistem pengendalian internal pada sistem informasi akuntansi penggajian di kantor pajak disebabkan oleh pemisahan tugas yang belum maksimal, dokumen pencatatan penggajian yang kurang mendukung, otorisasi penggajian yang kurang terkontrol dan masih lemahnya pengawasan dari pemerintah. Mengingat bahwa pengaplikasian sistem informasi akuntansi penggajian yang baik perlu untuk diterapkan untuk memajukan proses siklus penggajian lebih baik lagi, penulis tertarik untuk menelusurinya lebih dalam lagi dan menuangkan pembahasan terkait masalah ini dalam laporan studi lapangan yang berjudul TINJAUAN EFEKTIFITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA SIKLUS PENGGAJIAN DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA DENPASAR TIMUR.

E. Ringkasan Isi Tiap Bab BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini akan diuraikan gambaran umum tentang penyusunan laporan studi lapangan yang meliputi alasan pemilihan judul, latar belakang penulisan, ruang lingkup permasalahan, tujuan penulisan yang ingin dicapai, metode pengumpulan data yang digunakan, dan sistematika penulisan laporan studi lapangan. BAB II LANDASAN TEORI, DATA DAN FAKTA Dalam bab ini penulis mencoba untuk mengungkapkan beberapa teori yang menunjang penganalisisan dan pembahasan masalah berupa penjelasan tentang sistem informasi akuntansi secara umum, pengertian sistem akuntansi penggajian dan

manajemen sumber daya manusia dan uraian keadaan yang penulis jumpai di KPP tempat penulis melakukan studi lapangan seperti uraian tentang kondisi KPP sebagai objek studi lapangan. BAB III PEMBAHASAN Pada bab pembahasan, penulis akan menguraikan sejauh mana sistem akuntansi penggajian berperan dalam pelaksanaan siklus penggajian yang baik di lokasi studi lapangan. Penulis juga melakukan tinjauan atas kesesuaian sistem informasi akuntansi penggajian yang diterapkan dengan siklus penggajian yang diharapkan terjadi dan melakukan penilaian efektifitas dan efisiensi atas sistem akuntansi penggajian tersebut serta alternatif pemecahan atas masalah yang dihadapi.

BAB IV PENUTUP

Pada bab ini penulis akan menarik kesimpulan dari uraian pada bab-bab sebelumnya. Selanjutnya penulis akan memberikan rekomendasi yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan kinerja sistem akuntansi penggajian yang berjalanbagi pihak-pihak terkait.

G. Contoh Laporan yang Serupa 1. EVALUASI TERHADAP SISTEM PENGGAJIAN DAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, KHUSUSNYA MEKANIK PADA AHASS UMAR JAYA MOTOR (Oleh Lambang Pujo Nagoro) 2. ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN PADA HOTEL THE OBEROI BALI (Oleh I Putu Sukma Hendrawan)

F.

Rencana Daftar Pustaka

H Bodnar, George & S Hopwood, William, diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf dan Rudi M. Tambunan. 2000. Sistem Informasi Akuntansi (Buku Satu). Jakarta: Salemba Empat. McLeod,Jr, Raymond, diterjemahkan oleh Hendra Teguh. 2001. Sistem Informasi Manajemen Edisi Ketujuh. Jakarta: PT. Prenhallindo. Mulyadi. 2001. Sistem Akuntansi. Jakarta : Salemba Empat. Widjajanto, Nugroho. 2001. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Penerbit Erlangga Depdiknas. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2003. Jakarta: Balai Pustaka. F Nash, John, diterjemahkan oleh La Midjan. 2003. Sistem Informasi Akuntansi I Pendekatan Manual Pratika Penyusunan Metode dan Prosedur. Bandung: Lembaga Informatika Akuntansi. Romney, Marshall B. and Paul John Steinbart. 2003. Accounting Information Systems 9th Edition. New Jersey: Pearson Education, Inc.

------------ 2003. Accounting Information Systems 9th Edition. Penerjemah Dany A. ------------ Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE - 20/PJ.1/2004 Tentang Pelaksanaan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) ------------Peraturan Menteri Keuangan Nomor 138/PMK.05/2011 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Gaji Pegawai Negeri, Pejabat Negara, Dan Pensiun Bulan September 2011 Tata, Sutabri. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

10

PENUTUP A. Rencana Kegiatan Penulisan Agar penyusunan laporan studi lapangan dapat berjalan dengan baik dan lancar, Penulis membuat jadwal rencana kegiatan selama studi lapangan berjalan sebagai berikut: Waktu No. Kegiatan Mulai 1 Pengarahan penyusunan 2 Mei 2012 laporan studi lapangan 2. Penyusunan dan penyerahan outline laporan studi lapangan 3. Pengarahan teknis 6 Juni 2012 pelaksanaan studi lapangan 4. 5. Pelaksanaan studi lapangan Penyerahan laporan studi 9 Juli 2012 lapangan 6. Penilaian laporan studi 30 Juli 2012 lapangan 10 Agustus 2012 27 Juli 2012 11 Juni 2012 6 Juli 2012 8 Juni 2012 1 Juni 2012 6 Juni 2012 31 Mei 2012 Berakhir

Kegiatan dan rencana waktu di atas sudah termasuk konsultasi dengan dosen pembimbing.

11

B. Kontinjensi Dalam penyusunan laporan studi lapangan maupun saat pelaksanaan studi lapangan kedepannya, penulis menyadari sepenuhnya kemungkinan munculnya hambatan-hambatan yang dapat berpengaruh secara substansial maupun material terkait penyusunan laporan studi lapangan yang disusun. Oleh karena itu, apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan jadwal yang telah disusun maka penulis akan melakukan penyesuaian dan perubahan-perubahan seperlunya terhadap objek, materi penelitian, kondisi yang terjadi serta hal-hal lainnya, sepanjang tidak menyimpang dari materi yang akan dibahas. Setiap perubahan yang mungkin akan penulis lakukan pada saat penyusunan laporan studi lapangan ini akan mendidiskusikan dengan dosen pembimbing dan dilaporkan kepada lembaga

12