Anda di halaman 1dari 6

SKRIPSI PETERNAKAN SILAHKAN KAMI TAMPILKAN JUDUL JUDUL SKRIPSI YANG ADA, BILA BERMINAT UNTUK MENDAPATKAN FILENYA

ATAU MENDOWNLOADNYA SILAHKAN HUBUNGI email : pusatskripsi@gmail.com atau sms ke 085316254562

1. ANALISA EKONOMI PENGARUH PENAMBAHAN IMBUHAN PAKAN (BIO MOS) KEDALAM SEMAK BUNGA PUTIH (CHROMOLAENA ODORATA) TERHADAP BROILER 2. ANALISIS EKONOMI PEMANFAATAN KULIT UMBI UBI KAYU ( MANIHOT UTILISSIMA ) FERMENTASI ASPERGILLUS NIGER TERHADAP PAKAN KONSENTRAT PADA DOMBA LOKAL JANTAN 3. ANALISIS EKONOMI PEMANFAATAN TEPUNG DAUN SEMAK BUNGA PUTIH (CHROMOLAENA ODORATA) DALAM RANSUM AYAM PEDAGING UMUR 1-42 HARI 4. ANALISIS EKONOMI UJI RANSUM BERBASIS PELEPAH DAUN SAWIT, LUMPUR SAWIT DAN JERAMI PADI FERMENTASI DENGAN PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM PADA SAPI PERANAKAN ONGOLE 5. ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT 6. ANALISIS USAHA PEMANFAATAN KULIT DAGING BUAH KOPI DIAMONIASI PADA PAKAN DOMBA LOKAL JANTAN LEPAS SAPIH 7. ANALISIS USAHA SUPLEMENTASI MINERAL (NA, CA, P DAN CL) DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR PUYUH (COTURNIXCOTURNIX JAPONICA) UMUR 6 18 MINGGU 8. DAMPAK LAMA TRANSPORTASI TERHADAP PENYUSUTAN BOBOT BADAN, PH DAGING PASCA POTONG DAN ANALISIS BIAYA TRANSPORTASI SAPI POTONG PERANAKAN ONGOLE (PO) DAN SHORTHORN 9. EFEK PELEPAH DAUN KELAPA SAWIT DAN LIMBAH INDUSTRINYA SEBAGAI PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN SAPI PERANAKAN ONGOLE PADA FASE PERTUMBUHAN 10. EFEK PERENDAMAN POLS DALAM URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT BENGGALA (PANICUM MAXIMUM) DAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) 11. EFEKTIVITAS FREKUENSI EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS SEMEN SAPI SIMMENTAL 12. KAJIAN PENGGUNAAN SEMAK BUNGA PUTIH (CHROMOLAENA ODORATA) DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN PADA DOMBA JANTAN MASA PERTUMBUHAN. 13. KECERNAAN KULIT BUAH MARKISA (PASIFLORA EDULIS SIMS F.EDULIS) DIFERMENTASI PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM PADADOMBA LOKAL FASE PERTUMBUHAN

14. PEMANFAATAN HASIL SAMPING UDANG YANG DIFERMENTASI DENGAN SERRATIA MARCESCENS SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN TERHADAP KARKAS BROILER UMUR 8 MINGGU 15. PEMANFAATAN HASIL SAMPING UDANG YANG DI FERMENTASI DENGAN SERRETIA MARCESCENS SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN TERHADAP KUALITAS KARKAS BROILER UMUR 8 MINGGU 16. PEMANFAATAN KULIT DAGING BUAH KOPI YANG DIAMONIASI PADA PAKAN DOMBA TERHADAP PERFORMANS DOMBA LOKAL JANTAN LEPAS SAPIH 17. PEMANFAATAN PELEPAH DAN DAUN KELAPA SAWIT FERMENTASI DENGAN ASPERGILLUS NIGER TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN SAPI BALI 18. PEMANFAATAN PELEPAH SAWIT DAN HASIL IKUTAN INDUSTRI KELAPA SAWIT TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PADA SAPI PERANAKAN SIMENTAL 19. PEMANFAATAN PELEPAH SAWIT DAN HASIL IKUTAN INDUSTRI KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN SAPI PERANAKAN SIMENTAL FASE PERTUMBUHAN 20. PEMANFAATAN PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM RAS DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS BURUNG PUYUH (CORTUNIX-CORTUNIX JAPONICA) UMUR 0 42 HARI 21. PEMANFAATAN SEMAK BUNGA PUTIH (CHROMOLAENA ODORATA) DENGAN FERMENTASI ASPERGILUS NIGER DALAM RANSUM TERHADAP PERTUMBUHAN KELINCI JANTAN UMUR 8-18 MINGGU 22. PEMANFAATAN SEMAK BUNGA PUTIH (CHROMOLENA ODORATA) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN IOFC DALAM RANSUM BURUNG PUYUH (CORTUNIX-CORTUNIX JAPONICA) UMUR 1 SAMPAI 42 HARI 23. PEMANFAATAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM RAS DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI TELUR BURUNG PUYUH (COTURNIXCOTURNIX JAPONICA) 24. PEMANFAATAN TEPUNG KEONG MAS SEBAGAI SUBSTITUSI TEPUNG IKAN DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS KELINCI JANTAN LEPAS SAPIH 25. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT BUAH TERONG BELANDA (CYPHOMANDRA BETACEA) FERMENTASI (ASPERGILLUS NIGER) TERHADAP PERTUMBUHAN BURUNG PUYUH (COTURNIX-COTURNIX JAPONICA) 26. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT BUAH TERONG BELANDA (CYPHOMANDRA BETACEA) FERMENTASI (ASPERGILLUS NIGER)TERHADAP PRODUKSI TELUR BURUNG PUYUH (COTURNIXCOTURNIX JAPONICA) 27. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT BUAH TERONG BELANDA FERMENTASI (ASPERGILLUS NIGER) TERHADAP KINERJA REPRODUKSI BURUNG PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) 28. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT UMBI UBI KAYU (MANIHOT UTILISIMA) FERMENTASI ASPERGILLUS NIGER PADA RANSUM TERHADAP POPULASI MIKROBA, KONSENTRASI VFA DAN KONSENTRASI NH3 DOMBA JANTAN 29. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT UMBI UBI KAYU (MANIHOT UTILLISIMA) DIFERMENTASI DENGAN ASPERGILLUS NIGER PADA

PAKAN KONSENTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DOMBA LOKAL JANTAN 30. PEMANFAATAN TEPUNG UMBUT KELAPA SAWIT FERMENTASI (ASPERGILLUS NIGER) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS AYAM BROILER UMUR 0-8 MINGGU 31. PEMBERIAN PROBIOTIK STARBIO DALAM RANSUM YANG MENGGUNAKAN LIMBAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (BIS DAN SOLID DECANTER)TERHADAP KUALITAS KARKAS AYAM PEDAGING UMUR 42 HARI 32. PEMBERIAN PROBIOTIK STARBIO PADA RANSUM BURUNG PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) PERIODE PERTUMBUHAN 33. PEMBERIAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM RAS DALAM RANSUM TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS DAN MORTALITAS BURUNG PUYUH (CORTUNIX-CORTUNIX JAPONICA) 34. PENAMBAHAN LEMAK SAPI, TEPUNG TERIGU DAN DAUN JATI TERHADAP KUALITAS DARI SOSIS SAPI 35. PENAMBAHAN PROBIOTIK STARBIO PADA SUPLEMENTASI DODOL MULTINUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN SAPI BALI JANTAN 36. PENGARUH FREKUENSI INSEMINASI BUATAN TERHADAP DAYA TETAS TELUR ITIK LOKAL (ANAS PLATHYRYNCHOS) YANG DI INSEMINASI BUATAN DENGAN SEMEN ENTOK (CAIRINA MOSCHATA) 37. PENGARUH FREKUENSI PERKAWINAN DAN SEX RATIO TERHADAP LAMA BUNTING DAN LITTER SIZE PADA KELINCI PERSILANGAN 38. PENGARUH FREKUENSI PERKAWINAN DAN SEX RATIO TERHADAP LITTER SIZE, BOBOT LAHIR, MORTALITAS SELAMA MENYUSUI DAN BOBOT SAPIH PADA KELINCI PERSILANGAN 39. PENGARUH PEMBERIAN AMPAS TEH (CAMELLIA SINENSIS) DALAM PAKAN TERHADAP ANALISIS USAHA DOMBA LOKAL JANTAN LEPAS SAPIH SELAMA 3 BULAN PENGGEMUKKAN 40. PENGARUH PEMBERIAN BUNGKIL INTI SAWIT (BIS) TERMODIFIKASI DENGAN ENZIM HEMICELL DALAM RASNUM TERHADAP PERFORMANS AYAM PEDAGING UMUR 1-5 MINGGU YANG DI UJI TANTANG E. COLI 41. PENGARUH PEMBERIAN BUNGKIL INTI SAWIT (BIS) TERMODIFIKASI TERHADAP EFEK IMMUNOMODULASI PADA AYAM PEDAGING UMUR 42 HARI 42. PENGARUH PEMBERIAN BUNGKIL INTI SAWIT (BIS) TERMODIFIKASI TERHADAP PERFORMANS AYAM PEDAGING 43. PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK STARBIO PADA RANSUM BURUNG PUYUH (COTURNIX-COTURNIX JAPONICA) TERHADAP PRODUKSI TELUR 44. PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG SUSU SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP KUALITAS NUGGET ANGSA 45. PENGARUH PENGGUNAAN ENZIM BROMELIN DARI EKSTRAK NANAS DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KUALITAS FISIK DAN CITA RASA DAGING ITIK LOKAL (ANAS PLATHYRYNCHOS) 46. PENGARUH SEMAK BUNGA PUTIH (CHROMOLAENA ODORATA) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS AYAM PEDAGING UMUR DOC - 42 HARI

47. PENGARUH SUPLEMENTASI ASAM AMINO METIONIN DAN LISIN DALAM RANSUM TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS DAN MORTALITAS TELUR BURUNG PUYUH (COTURNIX-COTURNIX JAPONICA) 48. PENGARUH SUPLEMENTASI MINERAL (CA, NA, P, CL) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS DAN IOFC BURUNG PUYUH (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) UMUR 0 42 HARI 49. PENGARUH SUPLEMENTASI MINERAL (NA, CA, P DAN CL) DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI PUNCAK TELUR PUYUH (COTURNIXCOTURNIX JAPONICA) 50. PENGARUH TARAF PENAMBAHAN TEPUNG TERIGU SEBAGAI BAHAN PENGIKAT TERHADAP KUALITAS SOSIS DAGING AYAM 51. PENGGUNAAN AIR KELAPA SEBAGAI PENYEIMBANG FRUKTOSA DALAM PENGENCER TERHADAP KUALITAS SPERMA SAPI SIMMENTAL 52. PENGGUNAAN ASAM AMINO METIONIN DAN LISIN DALAM RAMSUM TERHADAP KARKAS BROILER UMUR 6 MINGGU 53. PENGGUNAAN BUNGKIL INTI SAWIT FERMENTASI (PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM) DAN SUPLEMENTASI MINERAL ZN DALAM RANSUM TERHADAP KARKAS BROILER UMUR 45 HARI 54. PENGGUNAAN BUNGKIL INTI SAWIT FERMENTASI (PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM) DAN SUPLEMENTASI MINERAL ZN DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS BROILER UMUR 0-6 MINGGU 55. PENGGUNAAN HASIL SAMPING KELAPA SAWIT YANG DISUPPLEMENTASI HIDROLISAT BULU AYAM DAN MINERAL ESENSIAL DALAM PAKAN SAPI PERANAKAN SIMMENTAL 56. PENGGUNAAN TAPE KULIT BUAH KAKAO SEBAGAI PAKAN KAMBING SEDANG TUMBUH 57. PENGGUNAAN TEPUNG UMBUT DAN HASIL SAMPING KELAPA SAWIT TERHADAP ANALISA EKONOMI DAN INCOME OVER FEED COST DOMBA JANTAN PERSILANGAN SEI PUTIH SELAMA TIGA BULAN PENGGEMUKKAN 58. PENGUJIAN BERBAGAI LEVEL KOMBINASI PENGENCER SUSU KAMBING - KUNING TELUR DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS SPERMA ENTOK (CAIRINA MOSCHATA) 59. PENGUJIAN DAN ANALISA PERFORMANSI MOTOR BAKAR DIESEL MENGGUNAKAN BIODISEL DIMETHIL ESTER B-01 DAN B-02 60. PENGUJIAN LEVEL ENZIM RENNET, SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS FISIK KEJU DARI SUSU KERBAU MURRAH 61. PENGUJIAN LEVEL ENZIM RENNET, SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS KIMIA KEJU DARI SUSU KERBAU MURRAH 62. PENGUJIAN SUPLEMENTASI MINERAL ESENSIAL ( CA, P, NA DAN CL ) DALAM RANSUM TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS DAN MORTALITAS PADA TELUR BURUNG PUYUH ( COTURNIX COTURNIX JAPONICA ) 63. PENGUJIAN SUPLEMENTASI MINERAL ESENSIAL DALAM RANSUM TERHADAP FERTILITAS, DAYA TETAS, MORTALITAS DAN

PERBANDINGAN JENIS KELAMIN JANTAN DAN BETINA BURUNG PUYUH ( COTURNIX COTURNIX JAPONICA ) 64. PERBANDINGAN KONSENTRASI STARTER BIJI KEFIR DAN LAMA INKUBASI PADA SUSU KAMBING DENGAN SUSU SAPI BERPENGARUH TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT, ALKHOHOL, PROTEIN DAN ORGANOLEPTIK 65. PERBANDINGAN KUALITAS SOSIS DAGING ANGSA DENGAN PENAMBAHAN LEVEL LEMAK SAPI DAN DUA JENIS SELONGSONG SOSIS 66. PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA JENIS JAMUR TIRAM (PLEUROTUS SPP.) PADA BERBAGAI MEDIA TANAM 67. POLA PERKAWINAN RUSA SAMBAR (CERVUS UNICOLOR) DENGAN BERBAGAI RATIO BETINA 68. PRODUKTIFITAS PASTURA CAMPURAN TERPILIH DI LAHAN PERKEBUNAN JERUK 69. SUPLEMENTASI BLOK MULTINUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DOMBA JANTAN BERBASIS HIJAUAN LAPANGAN 70. SUPLEMENTASI BLOK MULTINUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN RUSA SAMBAR (CERVUS UNICOLOR) FASE RANGGAH LUNAK 71. UJI KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, KADAR NH3 DAN VFA JERAMI JAGUNG, PELEPAH DAUN SAWIT DAN PUCUK TEBU TEROLAH PADA SAPI SECARA IN VITRO 72. UJI KECERNAAN TEPUNG LIMBAH UDANG YANG DIFERMENTASI BEBERAPA LEVEL BAKTERI SERRATIA MARCESCENS PADA AYAM PEDAGING JANTAN UMUR 6 MINGGU 73. UJI PAKAN BERBASIS PELEPAH DAUN KELAPA SAWIT, JERAMI PADI DAN JERAMI JAGUNG FERMENTASI DENGAN PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM TERHADAP PERTUMBUHAN SAPI PERANAKAN ONGOLE 74. UJI PALATABILITAS BEBERAPA MACAM HIJAUAN DAN BAHAN PAKAN PADA RUSA SAMBAR (CERVUS UNICOLOR) 75. UJI RANSUM BERBASIS PELEPAH DAN DAUN SAWIT, JERAMI PADI DAN JERAMI JAGUNG FERMENTASI TERHADAP BOBOT LEMAK SAPI PERANAKAN ONGOLE 76. UJI RANSUM BERBASIS PELEPAH DAUN KELAPA SAWIT, JERAMI PADI, DAN JERAMI JAGUNG FERMENTASI DENGAN PHANEROCHAETE CHRYSOSPORIUM TERHADAP PRODUKSI NON KARKAS SAPI PERANAKAN ONGOLE (PO) 77. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK BATANG TEBU, PUCUK BATANG JAGUNG DAN PUCUK BATANG UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP ANALISIS USAHA DOMBA SEI PUTIH 78. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK BATANG TEBU, PUCUK BATANG JAGUNG DAN PUCUK BATANG UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP KARKAS DOMBA SEI PUTIH 79. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK BATANG TEBU, PUCUK BATANG JAGUNG, DAN PUCUK BATANG UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK DOMBA SEI PUTIH

80. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK BATANG TEBU, PUCUK BATANG JAGUNG DAN PUCUK BATANG UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP NON KARKAS DOMBA SEI PUTIH 81. UJI RANSUM BERBASIS PUCUK TEBU PUCUK BATANG JAGUNG DAN PUCUK DAUN UBI KAYU DENGAN PENAMBAHAN STARBIO TERHADAP PERFORMANS DOMBA SEI PUTIH