APLIKASI KE 4 AZAS PENYELANGGARAAN PUSKESMAS KE DALAM 7 PROGRAM POKOK PELAYANAN PUSKESMAS

1. AZAS PERTANGGUNGJAWABAN WILAYAH Arti dari asas pertanggung jawaban wilayah kerja ialah puskesmas harus bertanggung jawab atas semua masalah yang terjadi diwilayah kerjanya.Wilayah kerja meliputi satu kecamatan atau sebagian dari kecamatan. Faktor kepadatan, luas daerah, keadaan geografik dan keadaan infrastruktur lainya merupakan bahan pertimbangan dalam menentukan wilayah kerja puskesmas. Puskesmas bertanggung jawab meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya. Puskesmas pembantu, Puskesmas keliling, Bidan desa serta berbagai upaya kesehatan di luar gedung lainnya membantu dalam merealisasi dari pelaksanaan  azas pertanggungjawaban wilayah dengan cara: a. Menggerakkan pembangunan berbagai sektor tingkat kecamatan sehingga berwawasan kesehatan b. Memantau dampak berbagai upaya pembangunan terhadap kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya c. Membina setiap upaya kesehatan strata pertama yang diselenggarakan oleh masyarakat dan dunia usaha di wilayah kerjanya d. Menyelenggarakan upaya kesehatan strata pertama (primer) secara merata dan terjangkau di wilayah kerjanya

2. AZAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Puskesmas memberdayakan perorangan, keluarga dan masyarakat agar berperan aktif dalam penyelenggaraan setiap upaya puskesmas. Berbagai potensi masyarakat perlu dihimpun melalui Badan Penyantun Puskesmas (BPP). Upaya dalam memberdayakan masyarakat sekitar dalam berperan aktif dalam program pokok puskesmas, seperti:

1

Polindes. Keterpaduan Lintas Program: Upaya memadukan berbagai penyelenggaraan upaya kesehatan yang menjadi tanggung jawab puskesmas. tim pelaksana kesehatan jiwa masyarakat (TPKJM) i. pengobatan 2) Upaya Kesehatan Sekolah (UKS): keterpaduan kesehatan lingkungan dengan 2 . Promkes. Upaya Perbaikan Gizi: Posyandu. saka bakti husada (SBH). Upaya kesehatan kerja: Pos Upaya Kes. contoh: 1) MTBS (Manajemen Terpadu Balita sakit): keterpaduan KIA dengan P2M. pos kesehatan pesantren (Poskestren) e. tabungan ibu bersalin (tabulin). mobilisasi dana keagamaan 3. a. Upaya kesehatan lingkungan: lingkungan kelompok pemakai air (Pokmair). Panti Pemulihan Gizi. penyertaan guru dan orang tua/ wali murid. AZAS KETERPADUAN Untuk mengatasi keterbatasan sumberdaya dan memperoleh hasil optimal. Keluarga Sadar Gizi(Kadarzi) d. Kerja (Pos UKK) h. Upaya KIA: Posyandu. pembinaan pengobat tradisional (BATTRA) j. Upaya kesehatan usia lanjut: posyandu usila.a. Upaya kesehatan jiwa: Posyandu. Bina Keluarga Balita (BKB) b. Pos Obat Desa (POD) c. Upaya pembinaan pengobatan tradisional: Taman Obat Keluarga (TOGA). panti wreda g. penyelenggaraan setiap upaya puskesmas harus diselenggarakan secara terpadu. Upaya Pengobatan: Posyandu. Upaya kesehatan sekolah: dokter kecil. Upaya pembiayaan dan jaminan kesehatan (inovatif): dana sehat. Gizi. Desa Percontohan Kesehatan Lingkungan (DPKL) f.

kes. promkes. kes. organisasi. dunia usaha. Keterpaduan Lintas Sektor: Upaya memadukan penyelenggaraan upaya puskesmas dengan berbagai program sektor terkait tk. kes.promkes.desa. kecamatan. koperasi. dunia usaha.desa. dunia usaha. organisasi kemasyarakatan. koperasi. agama. lurah/kep. organisasi profesi. pengobatan. gizi. PLKB 5) Upaya Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan: keterpaduan sektor kesehatan dengan camat. pertanian. kes jiwa.desa. pendidikan. tenaga kerja. P2M.desa. pendidikan. promkes b. lurah/kep. PKK. termasuk organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha contoh: 1) Upaya Kesehatan Sekolah: keterpaduan sektor kesehatan dengan camat.PKK. Asas ini ditetapkan untuk bekerja sama dengan rumah sakit. organisasi kemasyarakatan. lurah/kep. tenaga kerja. kes. lurah/kep. lurah/kep. Rujukan adalah pelimpahan wewenang dan tanggung jawab atas kasus penyakit atau masalah kesehatan yang diselenggarakan secara timbal balik. AZAS RUJUKAN Asas rujukan adalah asas yang diberlakukan apabila puskesmas tidak dapat menangani suatu masalah kesehatan. lurah/kep. pertanian 3) Upaya KIA: keterpaduan sektor kesehatan dengan camat. pendidikan. secara vertikal dalam 3 . 6) Upaya Kesehatan Kerja : keterpaduan sektor kesehatan dengan camat.desa. 4. Reproduksi remaja. gizi.desa. agama. agama 2) Upaya Promkes: keterpaduan sektor kesehatan dengan camat. Gigi. Gigi 4) Posyandu: keterpaduan KIA dengan KB.PLKB 4) Upaya Perbaikan Gizi: keterpaduan sektor kesehatan dengan camat. Jiwa 3) Pusling: keterpaduan pengobatan dengan KIA/KB.

vaksin.bahan habis pakai. pengobatan. tindakan medik (misal operasi) 2) Rujukan bahan pemeriksaan (spesimen ) untuk pemeriksaan laboratorium yang lebih lengkap 3) Rujukan ilmu pengetahuan antara lain mendatangkan tenaga yang lebih kompeten untuk melalukan bimbingan tenaga puskesmas dan atau pun menyelenggarakan pelayanan medik di puskesmas b. Usaha Kesehatan Kerja. 2) Rujukan tenaga. bantuan obat. dan bahan makanan. peminjaman alat laboratorium kesehatan. secara horizontal dalam arti antar strata sarana pelayanan kesehatan yang sama. bantuan penyelaisan masalah hukum kesehatan. Rujukan Upaya Kesehatan Perorangan Cakupan kasus penyakit dibedakan 3 macam: 1) Rujukan kasus untuk keperluan diagnostik. bahan. antara lain dukungan tenaga ahli untuk penyidikan kejadian luar biasa. Rujukan Upaya Kesehatan Masyarakat Cakupan masalah kesehatan masyarakat: 1) Kejadian Luar Biasa 2) Pencemaran lingkungan 3) Bencana Rujukan upaya kesehatan masyarakat dibedakan menjadi 3 macam. antara lain peminjaman peralatan fogging. a. peminjaman alat audio visual. Usaha Kesehatan Jiwa. yakni menyerahkan sepenuhnya kewenangan dan tanggungjawab penyelesaian masalah kesehatan masyarakat dan atau penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat (antara lain Usaha Kesehatan Sekolah. penanggulangan gangguan kesehatan karena bencana alam 3) Rujukan operasional. Pemeriksaan contoh 4 .arti dari satu strata sarana yankes ke strata lainnya. yaitu: 1) Rujukan sarana dan logistik.

Pedoman Pelaksanaan Upaya Kesehatan Kerja di Puskesmas. Jakarta. 2004 Depkes. Rujukan operasional diselenggarakan apabila puskesmas tidak mampu DAFTAR PUSTAKA Depkes. 1999 Depkes. Pedoman Kerja Puskesmas mengacu Indonesia Sehat 2010. Visi. 2003 Depkes. 5 . Jakarta. Kebijakan dan strategi Pembangunan Kesehatan menuju Indonesia sehat 2010.air bersih ) kepada dinas kesehatan kabupaten / kota. Jakarta. Keputusan Menteri Kesehatan tentang Kebijakan Dasar Puskesmas. Misi. Jakarta.

wordpress.com/p/promosi-kesehatan.com/pelayanan/program-puskesmas/ 6 .blogspot. 2003 http://promsikesehatan. Rineka Cipta .2004 Notoatmodjo Soekidjo. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan.html http://puskelinfo. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful