Anda di halaman 1dari 22

NAMA : AHMAD NIM : 10 612 029

DEFINISI DAN PRINSIP MCB Miniature circuit breaker (MCB) merupakan sebuah pemutus tenaga media udara arus bolak-balik yang bekerja pada frekuensi 50 Hz / 60 Hz, tegangan 230 Volt / 400 volt, arus nominal tidak lebih dari 125 Ampere, dan kapasitas hubung singkat nominal tidak lebih dari 25.000 Ampere. MCB adalah suatu peralatan pemutus rangkaian listrik pada suatu sistem tenaga listrik, yang mampu untuk membuka dan menutup rangkaian listrik pada semua kondisi, termasuk arus hubung singkat, sesuai dengan ratingnya. Juga pada kondisi tegangan yang normal ataupun tidak normal. Pemutus tenaga adalah alat hubung mekanik yang dapat menutup, mengalirkan dan memutus arus baik dalam kondisi normal maupun abnormal. Kondisi abnormal yanh dimaksud adalah jika terjadi arus lebih (overcurrent) pada system. Arus lebih dibagi menjadi 2, yaitu : Arus beban lebih (overload current) biasanya karena system dibebani melampaui kapasitasnya). Arus hubung singkat (short circuit current) membuka dan menutup sebuah sirkit di bawah arus pengenal.

Karena MCB merupakan sebuah pemutus tenaga, maka MCB juga harus memiliki kemampuan menutup, mengalirkan dan memutus arus baik dalam kondisi normal maupun abnormal. Pengaman berupa strip bimetal untuk gangguan berupa arus beban lebih disimbolkan dengan garis kotak dan pengaman berupa magnetic trip untuk gangguan berupa arus hubung singkat disimbolkan dengan garis melengkung. Miniature circuit breaker adalah gabungan dari switch yang berupa system mekanik (untuk membuka dan menutup sirkit) dan trip unit breaker (berupa strip bimetal dan magic trip). Pemilihan MINIATURE CIRCUIT BREAKER (MCB) Pemilihan pemutus tenaga ditentukan oleh beberapa hal : Miniature Circuit Breaker ( MCB ) Page 1

1. Standar - SPLN 108 / SLI 175, bila digunakan oleh pemakai umum (instalasi perumahan kapasitas pemutusan rendah) - IEC 60947-2, bila digunakan oleh ahlinya (aplikasi industri - kapasitas pemutusan tinggi) 2. Kapasitas pemutusan Kapasitas pemutusan suatu pemutus tenaga harus lebih besar dari arus hubung singkat pada titikinstalasi di mana pemutus tenaga tersebut dipasang. Pada diagram garis suatu sistem, disarankan untuk juga menyebutkan besar kapasitas pemutusan di samping arus pengenal pemutus tenaga yang digunakan. 3. Arus Pengenal Arus pengenal pemutus tenaga harus disesuaikan dengan besarnya arus beban yang dilewatkan kabel dan lebih kecil dari arus yang diijinkan pada kabel.

4. Tegangan Tegangan operasional pengenal pemutus tenaga harus lebih besar atau sama dengan tegangan sistem. MCB bekerja dengan cara pemutusan hubungan yang disebabkan oleh aliran listrik lebih dengan menggunakan electromagnet/bimetal. cara kerja dari MCB ini adalah memanfaatkan pemuaian dari bimetal yang panas akibat arus yang mengalir untuk memutuskan arus listrik. Kapasitas MCB menggunakan satuan Ampere (A), Kapasitas MCB mulai dari 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A dll. MCB yang digunakan harus memiliki logo SNI pada MCB tersebut. Cara mengetahui daya maximum dari MCB adalah dengan mengalikan kapasitas dari MCB tersebut dengan 220v ( tegangan umum di Indonesia ). contoh : Untuk MCB 6A mempunyai kapasitas menahan daya listrik sebesar : 6A x 220v = 1.200 Watt

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 2

Beberapa kegunaan MCB : 1. Membatasi Penggunaan Listrik 2. Mematikan listrik apabila terjadi hubungan singkat ( Korslet ) 3. Mengamankan Instalasi Listrik 4. Membagi rumah menjadi beberapa bagian listrik, sehingga lebih mudah untuk mendeteksi kerusakan instalasi listrik

Cara menentukan penyebab MCB turun, cara menyentuh bagian putih dari MCB, apakah panas atau tidak : 1. Apabila tidak panas, Kemungkinan ada bagian instalasi yang korslet, biasanya bila instalasi yang korslet tersebut telah di perbaiki, MCB langsung dapat dinyalakan. Jika sesudah beberapa menit MCB tersebut tetap tidak bisa dinyalakan kembali, artinya MCB tersebut sudah rusak.

2. Apabila panas Itu menandakan MCB mengalami kelebihan beban dalam waktu yang cukup lama, tunggu beberapa menit baru menyalakan MCB tersebut, biasanya apabila langsung di nyalakan, MCB akan langsung turun kembali, hal ini disebabkan oleh BiMetal yang memuai dan membutuhkan waktu untuk kembali ke bentuk semula. Bila sesudah beberapa menit, MCB tersebut tetap tidak bisa dinyalakan, artinya MCB tersebut sudah rusak.

Dengan demikian prinsip dasar bekerjanya yaitu untuk pemutusan hubungan yang disebabkan beban lebih dengan relai arus lebih seketika digunakan electromagnet. Bila bimetal ataupun electromagnet bekerja, maka ini akan memutus hubungan kontak yang terlertak pada pemadam busur dan membuka saklar.MCB untuk rumah seperti pada pengaman lebur diutamakan untuk proteksi hubungan pendek, sehingga pemakaiannya lebih diutamakan untuk mengamankan instalasi atau konduktornya.Sedang MCB pada APP iutamakan sebagai pembawa arus dengan karakteristik CL (current limiter) disamping itu juga sebagai gawai pengaman arus hubung pendek yang bekerja seketika.

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 3

Simbol dan Visual MCB

Simbol MCB & Toggle Switch Bila kita perhatikan secara lebih detail, pada bagian depan MCB akan ada gambar simbol seperti gambar disamping ini. Simbol tersebut merupakan simbol yang umum dipakai dalam gambar listrik sebagai legenda yang menjelaskan fungsi dari peralatan listrik tersebut. Sedangkan angka 1 dan 2 menunjukkan nomor terminal pada MCB sebagai tempat koneksi kabel listrik. Pada angka 1 atau bagian atas umumnya disambungkan dengan kabel incoming dan kabel outgoing. Gambar disebelah kanan merupakan MCB dengan toggle switch berwarna biru. Simbol I putih menunjukkan bahwa MCB dalam posisi ON dan simbol O menunjukkan posisi OFF. pada angka 2 atau bagian bawah disambungkan dengan

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 4

Dari simbol tersebut, terlihat MCB mempunyai tiga macam fungsi yaitu :

Pemutus Arus (simbol x dengan garis miring ke kiri) .

MCB ini mempunyai fungsi sebagai pemutus arus listrik ke arah beban. Dan fasilitas pemutus arus ini bisa dilakukan dengan cara manual ataupun otomatis. Cara manual adalah dengan merubah toggle switch yang ada didepan MCB (biasanya berwarna biru atau hitam) dari posisi ON ke posisi OFF dan bagian mekanis dalam MCB akan memutus arus listrik. Hal ini dilakukan bila kita ingin mematikan sumber listrik di rumah karena adanya keperluan perbaikan instalasi listrik rumah. Istilah yang biasa dipakai adalah MCB Switch Off. Sedangkan MCB akan otomatis OFF bila dideteksi terjadi arus lebih, disebabkan karena beban pemakaian listrik yang lebih, atau terjadi gangguan hubung singkat, oleh bagian didalam MCB dan memerintahkan MCB untuk OFF agar aliran listrik terputus. Istilah yang biasa dipakai adalah MCB Trip. Bagian-bagian di dalam MCB tersebut akan dijelaskan pada poin 2 dan 3 berikut.

Proteksi Beban Lebih (overload) (simbol seperti kotak dengan sisi terbuka di kiri)

Fungsi ini akan bekerja bila MCB mendeteksi arus listrik yang melebihi rating-nya. Misalnya, suatu MCB mempunyai rating arus listrik 6A tetapi arus listrik aktual yang mengalir melalui MCB tersebut ternyata 7A, maka MCB akan trip dengan delay waktu yang cukup lama sejak MCB ini mendeteksi arus lebih tersebut. Bagian di dalam MCB yang menjalankan tugas ini adalah sebuah strip bimetal. Arus listrik yang melewati bimetal ini akan membuat bagian ini menjadi panas dan memuai atau mungkin melengkung. Semakin besar arus listrik maka bimetal akan semakin panas dan memuai dimana pada akhirnya akan memerintahkan switch mekanis MCB memutus arus listrik dantoggle switch akan pindah ke posisi OFF. Lamanya waktu pemutusan arus ini tergantung dari besarnya arus listrik. Semakin besar tentu akan semakin cepat. Fungsi strip bimetal ini disebut dengan Thermal Trip. Saat arus listriknya sudah putus, maka bimetal akan mendingin dan kembali normal. MCB bisa kembali mengalirkan arus listrik dengan mengembalikan ke posisi ON.

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 5

Proteksi Hubung Singkat (Short Circuit) (simbol lengkungan)

Fungsi proteksi ini akan bekerja bila terjadi korsleting atau hubung singkat arus listrik. Terjadinya korsleting akan menimbulkan arus listrik yang sangat besar dan mengalir dalam sistem instalasi listrik rumah. Bagian MCB yang mendeteksi adalah bagian magnetic trip yang

berupa solenoid (bentuknya seperti coil/lilitan), dimana besarnya arus listrik yang mengalir akan menimbulkan gaya tarik magnet di solenoid yang menarik switch pemutus aliran listrik. Sistem kerjanya cepat, karena bertujuan menghindari kerusakan pada peralatan listrik. Bayangkan bila bagian ini gagal bekerja. Bagian bimetal strip sebenarnya juga merasakan arus hubung singkat ini, hanya saja reaksinya lambat sehingga kalah cepat dari solenoid ini. Bila MCB trip karena overload seperti pada poin 2, maka kita cukup mengurangi pemakaian listrik dengan memutuskan sebagian beban peralatan listrik. Setelah itu MCB bisa kita ON kan kembali. Tetapi perlu kita beri waktu sekitar 1 atau 2 menit untuk bimetal kembali normal lebih dahulu. Sedangkan bila MCB trip karena korsleting, maka jangan langsung ON kan MCB, tetapi pastikan dulu bagian dari instalasi listrik rumah yang bermasalah sudah dilepaskan dari sistem kelistrikan. Biasanya pada peralatan listrik atau bagian listrik tersebut ada tandatanda seperti percikan bunga api listrik, bau gosong atau bunyi letupan saat terjadi hubung singkat. Jadi bedanya MCB trip karena overload atau hubung singkat bisa dilihat secara mudahnya dari sini.

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 6

Visualisasi MCB

Ukuran MCB

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 7

Bagian-bagian MCB

Gambar Bagian-bagian MCB Bagian dalam MCB sebenarnya lebih dominan bersifat mekanis dengan fungsi switch mekanis dan kontak penghubung/pemutus arus listrik. Penjelasannya dari nomor-nomor dalam gambar adalah sebagai berikut : 1. Actuator Lever atau toggle switch, digunakan sebagai Switch On-Off dari MCB. Juga menunjukkan status dari MCB, apakah ON atau OFF. 2. Switch mekanis yang membuat kontak arus listrik bekerja. 3. Kontak arus listrik sebagai penyambung dan pemutus arus listrik. 4. Terminal tempat koneksi kabel listrik dengan MCB. 5. Bimetal, yang berfungsi sebagai thermal trip 6. Baut untuk kalibrasi yang memungkinkan pabrikan untuk mengatur secara presisi arus trip dari MCB setelah pabrikasi (MCB yang dijual dipasaran tidak memiliki fasilitas ini, karena tujuannya bukan untuk umum) 7. Solenoid. Coil atau lilitan yang berfungsi sebagai magnetic trip dan bekerja bila terjadi hubung singkat arus listrik. 8. Pemadam busur api jika terjadi percikan api saat terjadi pemutusan atau pengaliran kembali arus listrik.

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 8

NAMA : ABDI FACHRUL NIM :10 612 041

Jenis jenis / tipe MCB a. Kurva B Miniature circuit breaker jenis ini biasanya digunakan untuk control dan proteksi di industry dan distribusi-distribusi perumahan. Karakteristik dari kenis ini antara lain : Magnetic trip : Arus trip (It) tanpa pembebanan awal : 3 x In (t > 0,1 detik) 5 x In (t < 0,1 detik) Thermal trip : o Arus non-trip (Int) tanpa pembebanan awal : 1,13 x In t > 1 jam untuk In < 63 A t > 2 jam untuk In > 63 A o Arus trip (It) : 1,45 x In segera setelah pengujian arus non-trip : t < 1 jam untuk In < 63 A t < 2 jam untuk In > 63 A 2,55 x In, tanpa pembebanan awal : 1 detik < t < 60 detik untuk In < 32 A 1 detik < t < 120 detik untuk In > 32 A b. Kurva C Miniature circuit braker jenis ini biasanya digunakan untuk control dan proteksi di industry dan distribusi-distribusi di perumahan. Karakteristik dari jenis ini antara lain : Magnetic trip : Arus trip (It) tanpa pembebanan awal : 5 x In (t > 0,1 detik) 10 x In (t < 0,1 detik) Thermal trip : o Arus non-trip (Int) tanpa pembebanan awal : 1,13 x In t > 1 jam untuk In < 63 A Miniature Circuit Breaker ( MCB ) Page 9

t > 2 jam untuk In > 63 A o Arus trip (It) : 1,45 x In segera setelah pengujian arus non-trip : t < 1 jam untuk In < 63 A t < 2 jam untuk In > 63 A 2,55 x In, tanpa pembebanan awal : 1 detik < t < 60 detik untuk In < 32 A 1 detik < t < 120 detik untuk In > 32 A c. Kurva D Miniature circuit breaker jenis ini lebih dikhususkan untuk dipakai dalam instalasi dengan arus masuk yang tinggi seperti LV (Low Voltage) / LV Transformer. Karakteristik dari jenis ini antara lain : Magnetic trip : Arus trip (It) tanpa pembebanan awal : 10 x In (t > 0,1 detik) 50 x In (t < 0,1 detik) Thermal trip : o Arus non-trip (Int) tanpa pembebanan awal : 1,13 x In t > 1 jam untuk In < 63 A t > 2 jam untuk In > 63 A o

Arus trip (It) : 1,45 x In segera setelah pengujian arus non-trip : t < 1 jam untuk In < 63 A t < 2 jam untuk In > 63 A 2,55 x In, tanpa pembebanan awal : 1 detik < t < 60 detik untuk In < 32 A 1 detik < t < 120 detik untuk In > 32 A

d. Kurva CL Miniature circuit breaker jenis ini hanya khusus untuk PLN. Karakteristik dari jenis ini antrara lain : Magnetic trip : Arus trip (It) tanpa pembebanan awal : 4 x In (t > 0,2 detik) Miniature Circuit Breaker ( MCB ) Page 10

6 x In (t < 0,2 detik) Thermal trip : o o Arus non-trip (Int) tanpa pembebanan awal : 1,05 x In ( t > 1 jam) Arus trip (It) : 1,20 x In, segera setelah pengujian arus non-trip ( t < 1 jam ) 1, 50 x In, segera setelah pengujian arus trip 1,20 x In ( t < 120 detik )

Kurva karakteristik kerja a. Kurva B

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 11

b. Kurva C

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 12

c. Kurva D

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 13

d. Kurva CL

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 14

NAMA : MICKY YUDDI T. NIM : 10 612 047

MCB TIPE S250S

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 15

MCB TIPE S250H

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 16

MCB TIPE S250S

MCB TIPE E200

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 17

Karakteristik B

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 18

Karakteristik C

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 19

Karakteristik D

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 20

NAMA : ACHMAD ABU RIZALY NIM : 10 612 035

Beberapa kegunaan MCB : 1. Membatasi Penggunaan Listrik 2. Mematikan listrik apabila terjadi hubungan singkat ( Korslet ) 3. Mengamankan Instalasi Listrik 4. Membagi rumah menjadi beberapa bagian listrik, sehingga lebih mudah untuk mendeteksi kerusakan instalasi listrik Alat pengaman otomatis yang dipergunakan untuk membatasi arus listrik. Alat pengaman ini dapat juga berguna sebagai saklar. Dalam penggunaannya, pengaman ini harus disesuaikan dengan besar listrik yang terpasang. Hal ini adalah untuk menjaga agar listrik dapat berguna sesuai kebutuhan.

MCB biasanya digunakan oleh PLN sebagai pembatas daya pada pelanggan pelanggan daya rendah (daya 450VA 33.000VA). Kepentingan melakukan suatu penelitian adalah agar kita mendapat jawaban yang dapat dipergunakan sebagai acuan dalam memilih suatu alat pengaman yang betul-betul baik dan handal. Adapun Fungsi dari pemasangan Mini Circuit Breaker (MCB) adalah sebagai alat pengaman ataupun sebagai pembatas arus yang lewat pada saluran yang dimaksud. Mini Circuit Breaker (MCB) dipergunakan dan dipasang pada saluran awal sebelum saluran diberikan beban. Untuk MCB dengan kapasitas tertentu, semestinya Miniature Circuit Breaker ( MCB ) Page 21

memiliki kemampuan lepas dengan beban maksimal tertentu pula, tetapi kenyataan setelah diadakan suatu penelitian sebagai pembatas arus, MCB sering melepas arus melebihi kapasitas yang tertera pada alat tersebut.. Hal ini tentu sangat

berpengaruhterhadap perencanaan dalam penentuan besar dan kecilnya diameter dari saluran (kabel) itu sendiri. Hasil penelitian pada MCB MG 2A dan MCB Daiko 2A pada beban yang sama didapatkan selisih waktu putus sebesar (109,80031,428) detik dan t=0,001, hal ini menunjukkan terlalu jauh perberdaan waktu putus kedua MCB tersebut, akibat waktu putus yang gagal pada MCB Daiko sehingga dapat dikatakan kwalitas dari alat pengaman tersebut bermutu sangat rendah. Pada MCB MG 4A dan MCB Kings 4A didapat selisih waktu putus sebesar (12664,293) detik dan t=0,012. Pada kondisi ini juga terdapat perbedaan waktu putus yang sangat besar diantara kedua MCB tersebut akibat gagalnya waktu putus dari MCB Kings. Untuk MCB MG 6A dan MCB Kings 6A terdapat pula perbedaan waktu putus (126,920 12,982) detik dengan t = 0,000. Demikian pula pada MCB MG 10A dan MCB Kings 10A terdapat terdapat perbedaan waktu putus (116,200 45,899) detik dengan t = 0,005. Dari hasil penelitian secara keseluruhan didapatkan bahwa MCB MG layak untuk dipergunakan sebagai alat pengaman yang cukup aman. Sedangkan MCB Daiko dan King;s pada penelitian ini memiliki waktu putus = 0 detik (gagal putus) atau tidak layak dipergunakan sebagai pengaman. Untuk hal ini sebaiknya sebagai komsumen (pemakai) agar tidak sengaja untuk memilih alat pengaman yang kurang bermutu atau tergiur oleh harga murah alat pengaman tersebut. Jika harga terlalu murah sudah tentu kwalitasnyapun pasti diragukan. Dengan ini sebagai alat pengaman seharusnya bermutu baik dan memiliki waktu putus sesuai kapasitas yang tertera pada alat tersebut.

Miniature Circuit Breaker ( MCB )

Page 22