Bab 2 Menyajikan Berita Inovasi Yang Menghibur
Kelas / Fase : XI / F
Profil Pancasila (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan
berakhlak mulia, (2) mandiri, (3) bernalar kritis, (4) kreatif,
(5) bergotong royong, dan (6) berkebinekaan global.
Kata kunci Teks berita
1. [Link]
2. [Link]
Media, Alat dan Bahan :
pelantang
gawai
alat pandang dengar
Persiapan Pembelajaran :
Peserta didik diarahkan untuk berbicara dan menulis dengan cara yang santun dan kreatif
serta mencerminkan insan yang tidak membeda-bedakan suku, agama, ras, atau golongan.
Dengan demikian, diharapkan peserta didik memiliki kesadaran untuk berkebinekaan
global. Peserta didik juga terdorong untuk mencintai dan bangga terhadap bahasa
Indonesia. Melalui pembelajaran bahasa Indonesia, peserta didik digiring untuk bersatu
dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Walapun memiliki bahasa
dan budaya serta adat istiadat daerah masing-masing, tetapi merasa diri sebagai bagian dari
bangsa Indonesia yang memiliki bahasa persatuan: bahasa Indonesia.
Langkah-langkah pembelajaran :
Mencari Informasi dari Ensiklopedia
Penilaian :
a. Teknik Penilaian: Tes Tertulis
b. Bentuk Instrumen: Tes Uraian Luas
LKPD
Simaklah tayangan berita berjudul “Daur Ulang Kardus Bekas (Program Inovasi Desa)”
melalui tautan berikut [Link] Setelah
menyimak tayangan tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini:
1. Dalam tayangan berita tersebut, terdapat pernyataan fakta dan opini. Identifikasilah
mana pernyataan fakta dan mana pernyataan opini dalam tayangan berita tersebut!
2. Atas dasar apa pembicara menyatakan bahwa kardus bekas dapat didaur ulang?
3. Apa pengaruhnya tayangan tersebut bagi masyarakat? Apakah masyarakat akan
termotivasi untuk memanfaatkan kardus-kardus bekas?
4. Tepatkah jika tayangan tersebut ditonton oleh masyarakat pedesaan? Jelaskan!
Rubrik Penilaian :
Skor
Aspek Penilaian Kriteria Skor
Maksimal
Mengidentifikasi Peserta didik mampu menemukan informasi 4 4
fakta dan opini secara cepat dan tepat.
dalam tayangan Peserta didik mampu menemukan informasi 3
berita secara tepat.
Peserta didik cukup mampu menemukan 2
informasi secara tepat.
Peserta didik kurang mampu menemukan 1
informasi secara tepat.
Ketepatan tayangan Peserta didik mampu menemukan informasi 4 4
berita bagi secara cepat dan tepat.
masyarakat Peserta didik mampu menemukan informasi 3
secara tepat.
Peserta didik cukup mampu menemukan 2
informasi secara tepat.
Peserta didik kurang mampu menemukan 1
informasi secara tepat.
Refleksi Guru:
Apakah kegiatan belajar berhasil?
Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
Apa yang menurut Anda berhasil?
Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?
C. LAMPIRAN
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
-
Glosarium:
-
Daftar Pustaka:
-
B. KOMPONEN INTI
Materi Pembelajaran
1. Berita adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, menarik dan
atau penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar,
radio, televisi, atau media online internet (Sumadiria, 2008: 65). Oleh karena itu, perlu
diperhatikan untuk membuat susunan teks berita yang selaras dengan nalar agar mudah
dicerna pembaca.
2. Teks berita disusun dengan pola piramida terbalik yang terdiri atas tiga bagian utama,
yakni kepala berita, leher berita, dan tubuh berita. Bila diperlukan uraian lebih panjang,
namun kurang penting akan ditambahkan bagian kaki berita.
Struktur teks berita dimulai dari Bagian pembuka berita yang biasa disebut kepala
berita memuat informasi utama yang paling penting. Teks berita pada bagian kepala berita
mengandung jawaban atas pertanyaan dengan unsur adiksimba (apa, di mana, kapan, siapa,
mengapa, bagaimana). Hal ini penting dilakukan untuk memudahkan penyunting tulisan
(editor) saat melakukan penyuntingan karena terjadi keterbatasan ruang pada halaman
media. Dengan adanya struktur yang sudah standar, penyunting tak akan ragu memotong
paragraf terbawah. Leher berita merupakan kelanjutan kepala berita. Unsur berita
dikembangkan lebih jauh dan luas pada bagian ini. Penjelasan yang lebih terperinci dari
setiap unsur yang ada di kepala berita membantu pembaca memahami isi berita. Leher
berita menjadi jembatan dari gagasan pokok pada kepala berita dengan gagasan-gagasan
penunjang pada bagian tubuh maupun kaki berita. Bagian ketiga disebut tubuh berita yang
menjabarkan lebih rinci gagasan yang terdapat pada bagian sebelumnya, yakni kepala dan
leher berita. Adapun bagian berikutnya disebut kaki berita karena memuat kesimpulan
berita dan informasi yang tidak terlalu penting.
Sumber Belajar:
Sumber Belajar Utama:
1. Buku cerdas cergas berbahasa dan bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XI
Penerbit, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Guruan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2022
2. Internet
Sumber Alternatif :
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Media, Alat dan Bahan :
1. LCD Proyektor, komputer serta tayangan slide PowerPoint (ppt), video pembelajaran,
dan media lain yang telah disiapkan.
2. White board, penghapus, spidol dan alat tulis sekolah.
Persiapan Pembelajaran :
a. Guru dapat mengondisikan Peserta didik terlebih dahulu, mengecek kehadiran, berdoa
sebelum pembelajaran dimulai dan menyanyikan lagu Indonesia Raya atau lagu wajib
nasional lainnya (terutama saat pelajaran jam pertama).
b. Guru menentukan dan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
c. Guru melakukan identifikasi kemampuan awal Peserta didik, minat, gaya belajar, serta
wawasan Peserta didik melalui observasi dan pretest.
d. Guru memilih materi pelajaran yang sesuai, baik yang bersumber dari buku Peserta
didik maupun sumber lain yang relevan.
e. Guru menentukan kata kunci topik-topik yang akan menjadi bahan pembelajaran
Peserta didik.
f. Guru mengembangkan bahan belajar berupa contoh, ilustrasi, media powerpoint, tugas,
dan sebagainya.
Langkah-langkah pembelajaran :
Mencari Informasi dari Ensiklopedia
Tujuan Menganalisis struktur dan unsur sebuah berita pada media daring dan
Pembelajaran menemukan kriteria sebuah peristiwa yang layak menjadi berita.
Pendahuluan Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa,
memperhatikan kesiapan Peserta didik, memeriksa kehadiran,
kerapihan pakaian, posisi, dan tempat duduk Peserta didik.
Mengatur tempat duduk Peserta didik dan mengkondisikan kelas
agar proses pembelajaran berlangsung menyenangkan
Guru memotivasi Peserta didik agar tetap memiliki semangat
dalam proses pembejaran.
Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses
pembelajaran
Guru mempersiapan segara peralatan yang akan digunakan dalam
proses pembelajaran.
Apersepsi Guru mengajak Peserta didik menyimak sebuah tayangan dari
media daring (Youtube).
Peserta didik diminta mencermati informasi apa saja yang terdapat
dalam video tersebut
Guru dan Peserta didik sama-sama informasi yang terdapat dalam
video tersebut.
Guru mengaitkan dengan sumber informasi lain berupa buku
sumber
Guru dapat menanyakan pengalaman Peserta didik mendapatkan
informasi dari salah satu sumber tersebut.
Pemantik Mengajukan pertanyaan pemantik sebagai berikut.
Apakah tayangan yang kita simak tadi adalah sebuah berita ?
Apakah unsur-unsurnya termasuk sebuah berita ?
Bagaimana unsur dan struktur teks sehingga menjadi sebuah berita
yang runtut?
Kemudian, guru dapat meminta Peserta didik untuk mencari informasi
mengenai unsur dan struktur teks berita melalui internet atau sumber
lain.
Kegiatan Inti Guru membuka pelajaran dan memberi motivasi untuk
pembentukan karakter positif untuk terwujudnya profil pelajar
Pancasila selama proses pembelajaran.
Guru menyampaikan penjelasan awal mengenai pembelajaran
yang akan dilaksanakan serta mengetahui tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
Guru membimbing Peserta didik memahami dan mencermati teks
berjudul “Pesawat Terbang Seharga Rp400 M Buatan RI Makin
Laris Manis” di (Kegiatan 3 di Buku Peserta didik hlm. 15).
Peserta didik dibimbing untuk memindai barcode yang sudah
disediakan oleh guru yang nantinya akan mucul teks yang sudah
disiapkan.
Masing-masing kelompok diberikan potongan-potongan teks dan
kotak bertuliskan bagian awal, bagian tengah, dan bagian akhir
(sebagai bagian persepsi awal sebelum menemukan istilah struktur
teks berita)
Peserta didik diarahkan oleh Guru untuk mencermati potongan
paragraf.
Peserta didik diarahkan untuk mengelompok paragraf tersebut ke
dalam kotak yang telah disiapkan.
Hasil pekerjaan pengelompokkan ditukar dengan kelompok lain.
Peserta didik secara berkelompok diarahkan oleh Guru untuk
mengumpulkan informasi mengenai struktur dan unsur teks berita
dari buku paket, bahan ajar, maupun internet.
Peserta didik secara berkelompok menganalisis hasil
pengelompokkan rekannya berdasarkan hasil temuannya.
Guru membimbing penyelidikan yang dilakukan oleh Peserta
didik.
Peserta didik secara berkelompok berdiskusi untuk menghasilkan
solusi pemecahan masalah mengenai struktur dan unsur teks
berita.
Peserta didik secara berkelompok menyajikan hasil diskusinya
Peserta didik diarahkan oleh guru untuk menanggapi hasil diskusi
kelompok lain.
Kelompok yang hasil diskusi dan presentasinya paling tepat dan
baik diberi penghargaan oleh Guru.
Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi struktur
dan unsur teks berita.
Penutup Guru memberikan kesempatan kepada Peserta didik untuk
bertanya jika tidak memahami materi tersebut.
Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Guru melakukan refleksi mengenai pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
Guru menutup pembelajaran.
Penilaian :
a. Teknik : Tes Tulis
b. Bentuk Instrumen : LKPD
Nama Kelompok :
Nama Anggota
1.
2.
3.
4.
5.
No. Susunan Paragraf Paragraf
1. Bagian awal
2. Bagian tengah
3. Bagian akhir
2.
3.
Rubrik Penilaian :
Kegiatan 1
No. Unsur Penilaian Indikator Skor
1. Pembuka berita Peserta didik mampu 30
mengalisis pembuka berita
secara tepat dengan alasan logis
Peserta didik mampu 25
mengalisis pembuka berita
dengan alasan yang kurang
logis
Peserta didik mampu 15
mengalisis pembuka berita
dengan alasan yang tidak logis
2. Leher berita Peserta didik mampu 30
menganalisis leher berita
secara tepat dengan
alasan yang logis
Peserta didik mampu 25
menganalisis leher berita
secara tepat dengan
alasan yang kurang logis
Peserta didik mampu 15
menganalisis leher berita
secara tepat dengan
alasan yang tidak logis
3. Tubuh berita Peserta didik mampu 30
menganalisis tubuh berita
secara
tepat dengan alasan yang logis
Peserta didik mampu 25
menganalisis penutup
tubuh berita secara
tepat dengan alasan
yang kurang logis
Peserta didik mampu 15
menganalisis tubuh berita
secara tepat dengan alasan
yang tidak
Logis
Kegiatan 2
Penilaian presentasi
INSTRUMEN PENILAIAN
Kategori
Aspek 4 3 2 1
Refleksi Guru:
Apakah kegiatan belajar berhasil?
Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
Apa yang menurut Anda berhasil?
Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?
C. LAMPIRAN
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi Mencari Informasi dari
Ensiklopedia dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XI :
Penerbit, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
Glosarium:
-
Daftar Pustaka:
-
D. INFORMASI UMUM MODUL
Nama Pengajar : Tuti Yuliyanti, [Link]., Gr.
Kelas / Fase : XI / F
E. KOMPONEN INTI
Sumber Alternatif :
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Media, Alat dan Bahan :
3. LCD Proyektor, komputer serta tayangan slide PowerPoint (ppt), video pembelajaran,
dan media lain yang telah disiapkan.
4. White board, penghapus, spidol dan alat tulis sekolah.
Persiapan Pembelajaran :
a. Guru dapat mengondisikan peserta didik terlebih dahulu, mengecek kehadiran, berdoa
sebelum pembelajaran dimulai dan menyanyikan lagu Indonesia Raya atau lagu wajib
nasional lainnya (terutama saat pelajaran jam pertama).
b. Guru menentukan dan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
c. Guru melakukan identifikasi kemampuan awal peserta didik, minat, gaya belajar, serta
wawasan peserta didik melalui observasi dan pretest.
d. Guru memilih materi pelajaran yang sesuai, baik yang bersumber dari buku siswa
maupun sumber lain yang relevan.
e. Guru menentukan kata kunci topik-topik yang akan menjadi bahan pembelajaran
peserta didik.
f. Guru mengembangkan bahan belajar berupa contoh, ilustrasi, media powerpoint, tugas,
dan sebagainya.
Langkah-langkah pembelajaran :
Mencari Informasi dari Ensiklopedia
Penilaian :
a. Teknik Penilain: Tes Tertulis
b. Bentuk Instrumen: Tes Uraian Luas
Kegiatan 1:
Contoh jawaban peserta didik: (jawaban ini tidak mengikat, peserta didik dibenarkan
dengan jawaban berbeda selama substansinya sama).
Vlog 1: Solutif! Ganti Angkutan Umum dengan Bike Sharing Jakarta!
1. Bike Sharing Jakarta adalah layanan penyewaan sepeda yang dapat diakses oleh warga
Jakarta yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Gowes.
2. Sepeda tersedia di tempat parkir dari beberapa fasilitas publik seperti Stasiun Tanah
Abang, pintu MRT Bundaran HI, Balai Kota DKI Jakarta, Kantor Dinas Teknis Jati
Baru, Kantor Walikota Jakarta Pusat, dan Kantor Dinas Teknis Abdul Muis.
3. Layanan sudah dimulai 19 Juli 2020. Berita diunggah tanggal 20 Juli 2020 dan
disebutkan bahwa layanan sudah diuji coba kemarin (sehari sebelumnya).
4. Pemerintah provinsi DKI Jakarta dan PT Gowes.
5. Disebut solutif karena adanya inovasi untuk mempermudah orang melakukan mobilitas
tanpa menambah emisi gas karbon dioksida (CO2) di udara Jakarta dan pemanfaatan
teknologi digital untuk transaksi. Keterkaitannya dengan usaha menjaga kota yang
berkelanjutan dapat dicapai karena pengurangan emisi karbon dioksida melalui inovasi
digital untuk persewaan sepeda mendukung kondisi kota yang memungkinkan
penduduk dapat bergerak dan bernapas dengan sehat sehingga meningkatkan
produktivitas dan sumber daya.
6. Yang diharapkan dari pembuat vlog adalah agar masyarakat mengerti fasilitas baru
yang disediakan oleh Pemda DKI Jakarta dan akhirnya masyarakat menggunakannya
untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara di Jakarta.
Kegiatan 2:
Contoh jawaban peserta didik: (jawaban ini tidak mengikat, peserta didik dibenarkan
dengan jawaban berbeda selama substansinya sama).
Vlog 2: Untuk Bertahan di Tengah Pandemi, Perajin Mebel Ubah Haluan Jadi Produksi
Mainan Edukasi.
1. Seorang perajin mebel di Malang beralih memproduksi mainan edukasi anak yang
terbuat dari kayu khusus untuk sekolah Montessori.
2. Pesanan mebel menurun karena terdampak pandemi sehingga penghasilan perajin
mebel menurun. Dengan beralih memproduksi mainan anak dari kayu, pesanan dari
sekolah-sekolah Montessori meningkat, baik dari sekolah di dalam negeri maupun dari
luar negeri seperti Singapura. Hal ini berdampak positif terhadap kepentingan
masyarakat karena roda ekonomi mulai berputar sehingga penghasilan perajin dan
penyedia bahan baku kayu meningkat.
3. Mainan anak ini diproduksi di Malang. Salah satu tujuan pengiriman ekspor adalah
negara tetangga, Singapura. Teks berita ini menarik karena menceritakan keberhasilan
perajin di Malang yang terletak di negara Indonesia. Dalam hal ini kedekatan lokasi
adalah negara Indonesia yang menyebabkan teks berita ini menarik bagi penduduk
Indonesia.
4. Keterkaitan antara informasi dan gambar yang ada dalam vlog menunjukkan bahwa
jenis permainan dari kayu yang dibuat oleh Yusuf Affandi jenisnya bermacam-macam.
Gambar itu menunjukkan bahwa inovasi yang dilakukan adalah kayu dapat bernilai
tambah dalam dunia pendidikan khususnya sekolah-sekolah Montessori. Kegigihan
perajin untuk beralih membuat alat-alat permainan yang menggunakan bahan kayu
merupakan salah satu ekspresi emosional yang dapat menarik simpati pembaca.
Ketertarikan terhadap bidang pendidikan anak atau mainan edukasi anak juga dapat
menjadi salah satu ekspresi emosional yang menarik bagi pembaca dari kalangan
pendidikan dan orang tua biasa.
5. Harapan pembuat vlog adalah mengajak pemirsa untuk selalu gigih, tidak patah
semangat, dan selalu berinovasi karena dalam keterbatasan selalu ada jalan untuk
bertumbuh.
Kegiatan 3
Berilah tanda (V) jika unsur-unsur yang ada dalam vlog telah terpenuhi.
Rubrik Penilaian :
Kegiatan 1
Skor
Aspek Penilaian Kriteria Skor
Maksimal
Kemampuan Peserta didik mampu menemukan informasi 4 4
mencari informasi secara cepat dan tepat.
mengenai vlog Peserta didik mampu menemukan informasi 3
secara tepat.
Peserta didik cukup mampu menemukan 2
informasi secara tepat.
Peserta didik kurang mampu menemukan 1
informasi secara tepat.
Mengemukakan Peserta didik mampu mengemukakan 4 4
tanggapan dan kritik tanggapan dan kritik secara cepat dan tepat.
mengenai suatu vlog Peserta didik mampu mengemukakan 3
tanggapan dan kritik secara tepat.
Peserta didik cukup mampu mengemukakan 2
tanggapan dan kritik secara tepat.
Peserta didik kurang mampu mengemukakan 1
tanggapan dan kritik secara tepat.
Kemampuan Peserta didik mampu menyajikan sebuah vlog 4 4
menyajikan sebuah secara cepat dan tepat.
vlog Peserta didik mampu menyajikan sebuah vlog 3
secara tepat.
Peserta didik cukup mampu menyajikan 2
sebuah vlog secara tepat.
Peserta didik kurang mampu menyajikan 1
sebuah vlog secara tepat.
Refleksi Guru:
Apakah kegiatan belajar berhasil?
Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
Apa yang menurut Anda berhasil?
Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?
Refleksi Peserta Didik:
Bagian mana yang menurutmu paling sulit dari pelajaran ini?
Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?
Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahami pelajaran ini?
Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 sampai 5, berapa bintang akan kamu
berikan
pada usaha yang telah kamu lakukan?
Bagian mana dari pembelajaran ini yang menurut kamu menyenangkan?
C. LAMPIRAN
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
Dunia digital dan internet sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia modern.
Internet menyediakan hampir semua informasi yang kita cari. Salah satu media di internet
dengan segudang informasi tersebut adalah kanal YouTube. Di YouTube kita dapat
menemukan berbagai video yang dapat kita akses. Hal itu tak lain berkat para konten
kreator yang menyediakan video-video menarik yang dapat dinikmati masyarakat.
Ada konten-konten di YouTube yang menduduki peringkat teratas diakses oleh para
pengguna internet. Yang paling tinggi diakses di YouTube adalah konten lagu, kemudian
menyusul vlog, video tutorial, dan yang terakhir film pendek. Dari fakta itu ternyata vlog
begitu menjanjikan untuk dikembangkan. Namun, apa itu vlog? Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia, vlog adalah “blog yang isinya berupa video”. Oleh karena itu, dalam
vlog kita menemukan beragam informasi hanya penyajiannya dalam bentuk video.
Vlog berarti video blog, yaitu video yang menampilkan peristiwa sehari-hari yang sedang
dialami oleh naravlog tersebut. Vlog ini dapat disajikan dengan mengunggah video yang
menampilkan naravlog saat sedang berbicara secara langsung di depan kamera. Kejadian
yang direkam itu berupa kegiatan saat sedang jalan-jalan, bermain gim (game), atau
mengadakan suatu tutorial, dan sebagainya.
Dengan terbukanya informasi bahwa YouTube berpotensi mendatangkan pundi-pundi
rupiah yang besar, makin banyak orang mulai bercita-cita menjadi YouTuber. Banyak
orang ingin membuat vlog dan menjadi naravlog. Semua itu didukung dengan adanya
gawai berupa telepon genggam (handphone) yang rata-rata dimiliki semua orang serta
kemudahan penggunaan media sosial. Namun, menjadi seorang YouTuber atau konten
kreator video di YouTube tidaklah mudah. Hal ini dapat diawali dengan membuat tayangan
vlog yang baik dan menarik. Namun, benarkah membuat vlog itu mudah? Kemudian
bagaimana ciri-ciri sebuah vlog dikatakan baik?
Berikut adalah faktor-faktor yang harus diperhatikan ketika membuat vlog.
1. Pemilihan tema. Pilihlah tema yang dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi
masyarakat dengan penyampaian yang menghibur.
2. Penggunaan gambar yang jernih dan sesuai. Penampilan gambar adalah faktor penting
karena vlog mengutamakan penampilan gambar. Pengambilan gambar dengan
proporsional dan jernih sangat mendukung informasi yang disampaikan dalam vlog.
3. Penggunaan audio yang jelas dan jernih. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah
audio yang jernih dan jelas. Audio yang jernih dan jelas mendukung penyampaian
pesan atau isi berita dengan baik.
4. Kemampuan berbicara. Seorang naravlog perlu melatih kemampuan berbicara.
Kemampuan berbicara harus didukung oleh penggunaan bahasa baku, kalimat yang
tepat, intonasi, dan artikulasi saat membawakan teks.
Dari faktor-faktor tersebut maka dapat disimpulkan vlog mempunyai ciri-ciri sebagai
berikut.
1) Mempunyai isi konten yang menghibur dan mendidik.
2) Gambar yang ditampilkan jernih dan mampu mendukung informasi yang ingin
ditampilkan dalam vlog.
3) Audio yang ditampilkan juga jernih sehingga terdengar jelas oleh pemirsa.
4) Naravlog mampu menyampaikan informasi dengan bahasa yang baik, sikap yang baik,
serta
Glosarium:
Argumentasi, digunakan untuk menuangkan ide-ide atau gagasan-gagasan dari penulis
Berita, cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat; kabar
Cerita pendek (cerpen), cerita pendek.; kisahan pendek (kurang dari 10.000 kata) yang
memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu
situasi (pada suatu ketika)
Denotasi, (linguistik) makna kata atau kelompok kata yang didasarkan atas penunjukan
yang lugas pada sesuatu di luar bahasa atau yang didasarkan atas konvensi tertentu dan
bersifat objektif
Drama, cerita atau kisah, terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus
disusun untuk pertunjukan teater
Ekstrinsik, berasal dari luar (tentang nilai mata uang, sifat manusia, atau nilai suatu
peristiwa); bukan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sesuatu; tidak termasuk
intinya
Faktual, berdasarkan kenyataan; mengandung kebenaran
Identifikasi, penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan sebagainya
Ilmiah, bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu
pengetahuan
Komprehensif, cerita atau kisah, terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang
khusus disusun untuk pertunjukan teater
Konotasi, (linguistik) tautan pikiran yang menimbulkan nilai rasa pada seseorang ketika
berhadapan dengan sebuah kata; makna yang ditambahkan pada makna denotasi
Konteks, situasi yang ada hubungannya dengan suatu kejadian
Literasi, kemampuan menulis dan membaca
Musikalisasi, hal menjadikan sesuatu dalam bentuk musik
Persuasi, bersifat membujuk secara halus (supaya menjadi yakin)
Podcast, dokumen digital yang harus diunduh dulu oleh pendengarnya
Poster, plakat yang dipasang di tempat umum (berupa pengumuman atau iklan)
Prosa, karangan bebas (tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi)
Prosedur, tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas
Puisi, ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik
dan bait
Salindia, terawang fotografi pada pelat kaca tipis yang diatur agar dapat diproyeksikan
Sinopsis, ikhtisar karangan yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli
yang menjadi dasar sinopsis itu; ringkasan; abstraksi
Vlog, (komputer) blog yang isinya berupa video
Youtuber, seseorang yang membuat konten dalam bentuk video yang diunggah ke kanal
youtube.
Daftar Pustaka:
Buku Siswa Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia Kelas XI
Laman PPPPTK Bahasa Kemdikbud: Model Pembelajaran Teks Berita
[Link]
Kompas TV: Solutif! Ganti Angkutan Umum dengan Bike Sharing Jakarta!
[Link]
sharing-jakarta
Kompas TV: Untuk Bertahan di Tengah Pandemi, Perajin Mebel Ubah Haluan
Jadi Produksi Mainan Edukasi [Link]
bertahan-di-tengahpandemi-perajin-mabel-ubah-haluan-jadi-produksi-mainan-edukasi
Kelas / Fase : XI / F
B. KOMPONEN INTI
Pertanyaan Pemantik 1. Bagaimana cara memilih tema vlog yang menarik agar
memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat?
2. Bagaimana penyajian teks berita yang disampaikan dalam
sebuah vlog agar informasinya mudah dipahami ?
Profil Pancasila Mandiri dalam memahami ciri-ciri vlog
Bernalar kritis dalam memahami syarat-syarat pembuatan
vlog
Kreatif dalam mengidentifikasi ciri dan syarat penyajian
teks berita dalam bentuk vlog.
Kata kunci Teks berita
1. Visual yang Menarik: Vlog berbasis teks berita harus memiliki elemen visual yang
menarik untuk menarik perhatian pemirsa. Ini bisa berupa gambar, grafik, atau video
pendukung yang relevan dengan berita yang disampaikan.
2. Bahasa yang Jelas dan Ringkas: Bahasa yang digunakan harus mudah dipahami dan
ringkas. Hindari penggunaan kata-kata atau frasa yang rumit atau teknis tanpa
penjelasan yang memadai.
3. Fokus pada Fakta: Seperti dalam teks berita tradisional, vlog berita harus fokus pada
fakta yang terverifikasi. Hindari spekulasi atau opini yang tidak didasarkan pada bukti
yang kuat.
4. Kecepatan dan Ketepatan: Vlog berita umumnya lebih cepat dalam penyampaian
informasi daripada teks berita tradisional. Namun, kecepatan ini harus diimbangi
dengan ketepatan dan keakuratan informasi.
5. Gaya Presentasi yang Menghibur: Vlog biasanya mengandalkan gaya presentasi
yang lebih personal dan menghibur untuk mempertahankan minat pemirsa. Ini bisa
termasuk humor ringan atau bahasa yang lebih santai, tetapi tetap menjaga seriusitas
dalam penyampaian berita.
Dengan memperhatikan ciri-ciri dan syarat-syarat ini, penyajian teks berita dalam bentuk
vlog dapat menjadi efektif dalam menyampaikan informasi secara cepat, jelas, dan menarik
bagi pemirsa yang lebih suka konsumsi media dalam format video.
Sumber Belajar:
Sumber Belajar Utama:
1. Buku cerdas cergas berbahasa dan bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XI
Penerbit, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2021
2. Internet
Sumber Alternatif :
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Rubrik Penilaian :
Kegiatan 1
Rubrik Penilaian Memahami Ciri dan Syarat Vlog Berita
Aspek Skor 1 Skor 2 Skor 4 (Sangat
Kriteria Skor 3 (Baik)
Penilaian (Kurang) (Cukup) Baik)
Menunjukkan
Memahami Memahami
Pemahama pemahaman Tidak Memahami
sebagian besar dengan baik
n Ciri Vlog tentang ciri-ciri memahami ciri- sebagian ciri-
ciri-ciri vlog semua ciri-ciri
Berita vlog berita ciri vlog berita. ciri vlog berita.
berita. vlog berita.
yang baik.
Mengidentifika
Mengidentifikas
si dan Mengidentifika
i dan
Identifikasi menjelaskan Tidak Mengidentifika si dan
menjelaskan
Syarat syarat teknis mengidentifika si beberapa menjelaskan
dengan baik
Teknis dalam si syarat teknis. syarat teknis. sebagian besar
semua syarat
pembuatan vlog syarat teknis.
teknis.
berita.
Identifikasi Mengidentifika Tidak Mengidentifika Mengidentifika Mengidentifikas
Syarat si dan mengidentifika si beberapa si dan i dan
Non-Teknis menjelaskan si syarat non- syarat non- menjelaskan menjelaskan
syarat non-
sebagian besar dengan baik
teknis dalam
teknis. teknis. syarat non- semua syarat
pembuatan vlog
teknis. non-teknis.
berita.
Menganalisis
Memahami dan
struktur Tidak Memahami Memahami
Struktur menjelaskan
penyajian vlog memahami sebagian sebagian besar
Penyajian dengan baik
berita struktur struktur struktur
Vlog seluruh struktur
(pembuka, isi, penyajian vlog. penyajian vlog. penyajian vlog.
penyajian vlog.
penutup).
Menggunakan Menggunakan
bukti atau bukti atau
Tidak Menggunakan Menggunakan
Penggunaa contoh dari contoh yang
menggunakan bukti atau bukti atau
n Bukti vlog untuk sangat relevan
bukti atau contoh yang contoh yang
Pendukung mendukung dan mendukung
contoh. terbatas. cukup relevan.
analisis dan analisis dengan
argumen. kuat.
Memberikan
Memberikan
evaluasi kritis Memberikan
Tidak mampu Memberikan evaluasi yang
Evaluasi terhadap evaluasi yang
memberikan evaluasi yang sangat
Kritis kualitas dan cukup
evaluasi kritis. masih dangkal. mendalam dan
kredibilitas mendalam.
kritis.
vlog berita.
Panduan Penilaian
Pemahaman Ciri Vlog Berita (20%): Menilai seberapa baik siswa memahami
ciri-ciri vlog berita yang baik.
Identifikasi Syarat Teknis (20%): Menilai kemampuan siswa untuk
mengidentifikasi dan menjelaskan syarat teknis dalam pembuatan vlog berita.
Identifikasi Syarat Non-Teknis (20%): Menilai kemampuan siswa untuk
mengidentifikasi dan menjelaskan syarat non-teknis dalam pembuatan vlog berita.
Struktur Penyajian Vlog (20%): Menilai pemahaman siswa terhadap struktur
penyajian vlog berita.
Penggunaan Bukti Pendukung (10%): Menilai kemampuan siswa dalam
menggunakan bukti atau contoh dari vlog untuk mendukung analisis dan argumen
mereka.
Evaluasi Kritis (10%): Menilai kemampuan siswa dalam memberikan evaluasi
kritis terhadap kualitas dan kredibilitas vlog berita.
Total Skor
Skor Maksimal: 24
Rentang Skor:
o 19-24: Sangat Baik
o 13-18: Baik
o 7-12: Cukup
o 1-6: Kurang
Catatan Tambahan
Umpan Balik: Selain memberikan skor, berikan umpan balik konstruktif yang
spesifik kepada setiap siswa mengenai aspek-aspek yang mereka lakukan dengan
baik dan area yang perlu ditingkatkan.
Kriteria Tambahan: Kriteria penilaian dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan
dan fokus pembelajaran yang lebih spesifik.
Rubrik ini diharapkan dapat membantu dalam menilai pemahaman siswa secara adil dan
objektif terhadap ciri dan syarat penyajian vlog berita.
Refleksi Guru:
Apakah kegiatan belajar berhasil?
Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
Apa yang menurut Anda berhasil?
Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?
LAMPIRAN
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XII :
Penerbit, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
Glosarium:
Vlog: Singkatan dari video blog, yaitu konten video yang sering kali berisi informasi atau
cerita dari sudut pandang personal.
Berita Vlog: Video yang berisi laporan berita dengan format dan gaya presentasi yang
sesuai untuk media sosial atau platform video.
Gaya Informal: Penggunaan bahasa yang lebih santai dan akrab dengan audiens.
Visual Menarik: Penggunaan grafik, gambar, atau klip video pendukung untuk
memperjelas informasi.
Durasi Singkat: Umumnya berfokus pada informasi yang padat dalam waktu yang
singkat.
Interaksi dengan Penonton: Mendorong interaksi seperti komentar, polling, atau
pertanyaan kepada penonton.
Konsistensi dan Frekuensi: Menjaga jadwal publikasi yang konsisten untuk membangun
basis penggemar atau pengikut.
Daftar Pustaka:
Marwati Heny dan K. Waskitaningtya. 2021. Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra
Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan
Teknologi Komplek Kemdikbudristek .
Komariah, Pipit Dwi. 2022. Bahasa Indonesia SMK/MAK Kelas XI. Jakarta: Penerbit
Erlangga.
Kelas / Fase : XI / F
B. KOMPONEN INTI
Sumber Alternatif :
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Media, Alat dan Bahan :
1. LCD Proyektor, komputer serta tayangan slide PowerPoint (ppt), video pembelajaran,
dan media lain yang telah disiapkan.
2. White board, penghapus, spidol dan alat tulis sekolah.
Persiapan Pembelajaran :
a. Guru dapat mengondisikan peserta didik terlebih dahulu, mengecek kehadiran, berdoa
sebelum pembelajaran dimulai
b. Guru menentukan dan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
c. Guru memberikan pertanyaan pemantik yang sudah disiapkan
d. Guru memilih materi pelajaran yang sesuai, baik yang bersumber dari buku siswa
maupun sumber lain yang relevan.
e. Guru menentukan kata kunci topik-topik yang akan menjadi bahan pembelajaran
peserta didik.
f. Guru mengembangkan bahan belajar berupa contoh, ilustrasi, video youtube, tugas, dan
sebagainya.
Mencari Informasi dari Ensiklopedia
Tujuan
Membuat proyek Vlog dengan tema “Go Digital”
Pembelajaran
Pendahuluan Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa,
memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran,
kerapihan pakaian, posisi, dan tempat duduk peserta didik.
Mengatur tempat duduk peserta didik dan mengkondisikan kelas
agar proses pembelajaran berlangsung menyenangkan
Guru memotivasi peserta didik agar tetap memiliki semangat
dalam proses pembejaran.
Guru menyampaikan tujuan yang ingin dicapai dalam proses
pembelajaran
Guru mempersiapan segara peralatan yang akan digunakan dalam
proses pembelajaran.
Apersepsi Guru mengajak peserta didik bermain tebak kata tidak baku dari
sebuah kalimat percakapan. Misalnya kata baku dari kata Enggak
adalah Tidak.
Peserta didik diminta menuliskan kata-kata tidak baku yang
terdengar dari percakapan dalam sebuah Vlog.
Guru dan peserta didik sama-sama membahas penggunaan kata
tidak baku dalam percakapan sehari-hari.
Guru mengaitkan dengan sumber informasi lain berupa
ensiklopedia, kamus, dan tesaurus.
Guru dapat menanyakan pengalaman peserta didik mendapatkan
informasi dari salah satu sumber tersebut.
Pemantik Mengajukan pertanyaan pemantik sebagai berikut.
Apa yang kalian ketahui tentang Vlog?
Apa aplikasi yang biasanya kalian gunakan untuk menonton Vlog?
Apa konten vlog yang biasanya kalian tonton?
Apa Ide konten yang kalian miliki apabila kalian akan membuat
Vlog?
Kegiatan Inti Guru membuka pelajaran dan memberi motivasi untuk
pembentukan karakter positif untuk terwujudnya profil pelajar
Pancasila selama proses pembelajaran.
Guru menyampaikan penjelasan awal mengenai pembelajaran
yang akan dilaksanakan serta mengetahui tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
Guru memberikan penjelasan mengenai sumber informasi berupa
buku paket dan aplikasi youtube.
Guru memberikan contoh Vlog dari pembuat konten yang banyak
digemari peserta didik
Guru meminta pendapat peserta didik mengenai vlog tersebut
Guru meminta peserta didik untuk membentuk kelompok
Guru membimbing peserta didik melakukan survei mengenai tema
Vlog, Go Digital.
Guru menugasi peserta didik untuk mencatat informasi penting
mengenai tema Go Digital.
Guru membimbing siswa selama penyusunan konsep Vlog Go
Digital masing-masing
Guru memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk
mempresentasikan rancangan proyek Vlog-nya.
Guru memberikan persetujuan untuk konsep siswa yang sudah
sesuai dan bisa dilaksanakan
Penutup Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
bertanya jika tidak memahami materi tersebut.
Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Guru melakukan refleksi mengenai pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
Guru menutup pembelajaran.
Penilaian :
a. Teknik : Presentasi
b. Bentuk Instrumen : Rubrik Penilaian
LKPD
C. LAMPIRAN
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi Mencari Informasi dari
Ensiklopedia dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XII :
Penerbit, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
A. INFORMASI UMUM MODUL
Nama Pengajar : Tuti Yuliyanti, [Link]., Gr.
Kelas / Fase : XI / F
B. KOMPONEN INTI
3. Menggunakan bahasa yang menarik dan mudah dipahami oleh pembaca secara umum
Unsur teks berita ada 6 macam atau yang kita kenal sebagai 5W +1H, yaitu Apa, Di mana,
Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana (ADIKSIMBA).
1. Apa (What)
Kata apa digunakan untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi.
2. Di mana (Where)
Kata di mana digunakan untuk memberi tahu lokasi peristiwa tersebut terjadi.
3. Kapan (When)
Kata kapan digunakan untuk menjelaskan waktu terjadinya peristiwa.
4. Siapa (Who)
Kata siapa digunakan untuk menjelaskan orang-orang yang terlibat pada peristiwa
tersebut. Bisa pelaku, korban, atau saksi mata.
5. Mengapa (Why)
Kata mengapa adalah jawaban dari penyebab, alasan, atau latar belakang peristiwa.
6. Bagaimana (How)
Kata bagaimana digunakan untuk menjelaskan proses terjadinya peristiwa dan kondisi
terkini sesuai urutan waktu.
Kepala berita adalah bagian awal yang memuat banyak informasi penting, yaitu apa,
dimana, kapan, dan siapa. Kepala berita disebut juga sebagai lite, teras berita, atau
orientasi.
2. Tubuh Berita
Tubuh berita berisi penjelasan mengenai informasi yang disampaikan pada bagian kepala
berita. Pada bagian tubuh berita, terdapat jawaban atas pertanyaan mengapa dan bagaimana
peristiwa itu terjadi. Struktur ini memuat latar belakang, penyebab, hingga upaya yang
dilakukan pihak terkait untuk menyelesaikan peristiwa itu.
3. Ekor Berita
Bagian ini mencantumkan informasi yang bersifat tambahan. Jika ekor berita dihilangkan,
maka tidak terpengaruh terhadap pokok berita. Mengapa demikian? Sebab keenam unsur
berita sudah dijelaskan dengan lengkap di bagian kepala dan tubuh berita.
Orang yang membuat sebuah vlog disebut sebagai vlogger. Mereka berkomunikasi dengan
audiens melalui sebuah video yang diunggah di platform khusus.
Melalui vlog, para vlogger bisa berbagi kisah, gagasan, atau pengalaman mereka dalam
format yang lebih dinamis daripada teks biasa. Namun, vlog tidak seperti siaran di televisi
yang cenderung satu arah.
Audiens bisa memberikan umpan balik dengan meninggalkan opini dan komentar di
platform digital publikasi vlog. Beberapa jenis platform yang biasa digunakan untuk
mengunggah vlog adalah YouTube, Vimeo, atau media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Vlog bisa dibuat dengan serangkaian langkah. Beberapa langkah membuat vlog mulai dari
merencanakan ide, konten, mengambil video, hingga promosi video.
Menurut Heny Marwati, K. Waskitaningtyas dalam Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra
Indonesia (2022) berikut langkah-langkah membuat vlog yang menarik:
Langkah pertama dalam membuat vlog yang menarik adalah merencanakan ide konten.
Pembuat vlog perlu memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang ingin disampaikan
kepada audiens.
2. Menyiapkan peralatan
Setelah berhasil menemukan ide konten yang solid, langkah berikutnya adalah menyiapkan
peralatan yang diperlukan .Pilihlah peralatan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
Beberapa jenis peralatan yang diperlukan untuk mendukung pembuatan video vlog
termasuk kamera, mikrofon eksternal, tripod, dan pencahayaan (lighting).
Proses pengambilan video adalah inti dari pembuatan vlog. Ketika merekam video,
pastikan untuk menjaga stabilitas kamera, audio yang jelas, dan perhatikan komposisi
visual. Pastikan untuk berbicara dengan jelas dan alami sehingga audiens dapat memahami
apa yang ingin disampaikan.
4. Menyunting video
Langkah membuat vlog setelah merekam gambar dan video adalah melakukan
penyuntingan atau editing. Proses pengeditan ini meliputi tahap penggabungan potongan
video, penambahan efek, deskripsi, dan memilah informasi yang relevan maupun tidak.
Menyunting video vlog bisa memanfaatkan berbagai perangkat lunak (software) seperti
Adobe Premiere Pro, Final Cut Pro, atau aplikasi pengeditan video lainnya.
5. Mengunggah video
Setelah vlog selesai diedit, saatnya untuk mengunggahnya ke berbagai platform digital.
Pastikan mengoptimalkan judul, deskripsi, dan tag pada vlog.
Ini dilakukan untuk meningkatkan visibilitas vlog yang diunggah. Selain itu, pilih
thumbnail menarik yang dapat menarik perhatian audiens potensial.
6. Mempromosikan video
Vlog yang baik tidak akan mencapai audiens yang luas jika tidak dipromosikan dengan
baik. Gunakan media sosial, email, dan berbagai saluran lainnya untuk mempromosikan
vlog kepada teman, keluarga, dan audiens potensial.
Sumber Belajar:
Sumber Belajar Utama:
1. Buku cerdas cergas berbahasa dan bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XI
Penerbit, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2022
2. Ensiklopedia, kamus, dan tesaurus.
3. Internet
Sumber Alternatif :
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
(Berita di Lingkungan Sekitar)
Media, Alat dan Bahan :
1. LCD Proyektor, komputer serta tayangan slide PowerPoint (ppt), video pembelajaran,
dan media lain yang telah disiapkan.
2. White board, penghapus, spidol dan alat tulis sekolah.
Persiapan Pembelajaran :
a. Guru dapat mengondisikan peserta didik terlebih dahulu, mengecek kehadiran, berdoa
sebelum pembelajaran dimulai dan menyanyikan lagu Indonesia Raya atau lagu wajib
nasional lainnya (terutama saat pelajaran jam pertama).
b. Guru menentukan dan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
c. Guru melakukan identifikasi kemampuan awal peserta didik, minat, gaya belajar, serta
wawasan peserta didik melalui observasi dan pretest.
d. Guru memilih materi pelajaran yang sesuai, baik yang bersumber dari buku siswa
maupun sumber lain yang relevan.
e. Guru menentukan kata kunci topik-topik yang akan menjadi bahan pembelajaran
peserta didik.
f. Guru mengembangkan bahan belajar berupa contoh, ilustrasi, media powerpoint, tugas,
dan sebagainya.
Langkah-langkah pembelajaran :
Mencari Informasi dari Ensiklopedia
Penilaian :
a. Teknik : Tes Tulis
b. Bentuk Instrumen : Soal Isian
1. Tugas dikerjakan secara kelompok.
2. Buatlah teks berita dengan tema “Go Digital” yang terjadi di lingkungan sekitar
kalian!
3. Teks berita ditulis dalam tujuh paragraf, setiap paragraf minimal terdiri atas tiga
kalimat. Paragraf pertama merupakan kepala berita, paragraf kedua sampai dengan
keempat merupakan leher berita atau tubuh berita, dan paragraf terakhir sebagai
kaki berita.
4. Teks berita terdiri atas 100-500 kata.
5. Buatlah kerangka karangan terlebih dahulu sebelum kalian menuliskan teks berita
itu!
6. Gunakan ejaan dan tanda baca yang baik!
7. Buatlah sebuah vlog dari berita yang telah kalian buat!
8. Unggah vlog yang telah disunting ke berbagai platform digital!
Rubrik Penilaian :
Kegiatan 1
Skor
Aspek Penilaian Kriteria Skor
Maksimal
Kemampuan Peserta didik sangat mampu menemukan 4 4
mencari berita/ berita/ informasi (5W1H) secara lengkap dan
informasi (5W1H) tepat.
dari lingkungan Peserta didik mampu menemukan berita/ 3
sekitar informasi (5W1H) secara tepat.
Peserta didik cukup mampu menemukan 2
berita/ informasi (5W1H) secara tepat.
Peserta didik kurang mampu menemukan 1
berita/ informasi (5W1H) secara tepat.
Kemampuan Peserta didik mampu menulis berita sesuai 4 4
menulis berita dengan struktur, ejaan dan tanda baca
sesuai dengan secara lengkap dan tepat.
struktur, ejaan dan Peserta didik mampu menulis berita sesuai 3
tanda baca dengan struktur, ejaan dan tanda baca
secara tepat.
Peserta didik cukup mampu menulis berita 2
sesuai dengan struktur, ejaan dan tanda baca
secara tepat
Peserta didik kurang mampu menulis berita 1
sesuai dengan struktur, ejaan dan tanda baca
secara tepat.
Kemampuan Peserta didik sangat mampu 4 4
mempresentasikan , mempresentasikan, memberikan tanggapan
memberikan dan kritik terhadap berita yang disajikan.
tanggapan dan Peserta didik mampu mempresentasikan, 3
kritik terhadap memberikan tanggapan dan kritik terhadap
berita yang berita yang disajikan.
disajikan. Peserta didik cukup mampu 2
mempresentasikan, memberikan tanggapan
dan kritik terhadap berita yang disajikan.
Peserta didik kurang mampu 1
mempresentasikan, memberikan tanggapan
dan kritik terhadap berita yang disajikan.
Kegiatan 2
Skor
Aspek Penilaian Kriteria Skor
Maksimal
Kemampuan Peserta didik sangat mampu merencanakan 4 4
merencanakan ide ide konten dan menyajikan vlog.
konten dan Peserta didik mampu merencanakan ide 3
menyajikan vlog. konten dan menyajikan vlog.
Peserta didik cukup mampu merencanakan 2
ide konten dan menyajikan vlog.
Peserta didik kurang mampu merencanakan 1
ide konten dan menyajikan vlog.
Kemampuan Peserta didik sangat mampu merekam video, 4 4
merekam video, menjaga stabilitas kamera, audio, komposisi
menjaga stabilitas visual dalam proses pembuatan vlog.
kamera, audio, Peserta didik mampu merekam video, 3
komposisi visual menjaga stabilitas kamera, audio, komposisi
dalam proses visual dalam proses pembuatan vlog.
pembuatan vlog. Peserta didik cukup mampu merekam video, 2
menjaga stabilitas kamera, audio, komposisi
visual dalam proses pembuatan vlog.
Peserta didik kurang mampu merekam 1
video, menjaga stabilitas kamera, audio,
komposisi visual dalam proses pembuatan
vlog.
Kemampuan Peserta didik sangat mampu menyunting dan 4 4
menyunting dan mengedit vlog.
mengedit vlog Peserta didik mampu menyunting dan 3
mengedit vlog.
Peserta didik cukup mampu menyunting dan 2
mengedit vlog.
Peserta didik kurang mampu menyunting dan 1
mengedit vlog.
Kemampuan Peserta didik sangat mampu mengunggah 4 4
mengunggah dan dan mempromosikan vlog “Go Digital” di
mempromosikan lingkungan sekitar ke berbagai platform
vlog “Go Digital” digital.
di lingkungan Peserta didik mampu mengunggah dan 3
sekitar ke berbagai mempromosikan vlog “Go Digital” di
platform digital lingkungan sekitar ke berbagai platform
digital.
Peserta didik cukup mampu mengunggah 2
dan mempromosikan vlog “Go Digital” di
lingkungan sekitar ke berbagai platform
digital.
Peserta didik kurang mampu mengunggah 1
dan mempromosikan vlog “Go Digital” di
lingkungan sekitar ke berbagai platform
digital.
Nilai = (jumlah nilai yang didapat)/(nilai maksimal) x 100
Refleksi Guru:
Apakah kegiatan belajar berhasil?
Berapa persen peserta didik mencapai tujuan?
Apa yang menurut Anda berhasil?
Kesulitan apa yang dialami guru dan peserta didik?
Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan baik?
C. LAMPIRAN
Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi Mencari Informasi dari
Ensiklopedia dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/SMK Kelas XI :
Penerbit, Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan
Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
Glosarium:
Digital_teknologi yang mencakup perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak
(software) yang digunakan untuk mengelola dan memanipulasi data secara elektronik.
Fitur_ kemampuan khusus yang terdapat pada suatu alat (televisi, ponsel, dan sebagainya).
Konten_informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik.
Thumbnail_gambar miniature yang digunakan untuk mempresentasikan sebuah konten,
seperti artikel, video, podcast dan lainnya. Biasanya, thumbnail ada diberbagai platform
online seperti Youtube, Instagram, Website, dan lainnya.
Platform_platform digital dapat diakses melalui PC ataupun gadget, platform menampung
berbagai jenis model bisnis.
Melek informasi_kondisi seseorang mengerti informasi.
Siber_dunia maya atau berhubungan dengan internet.
Daftar Pustaka:
Alfiani, Yeni. 2017. Keefektifan Pembelajaran Menulis Teks Berita Menggunakan Model
Problem Based Learning dan Modele Experiential Learning dengan Media Video
pada Siswa Kelas VIII SMP/MTs. Skripsi (belum diterbitkan). Program Studi
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas
Negeri Semarang.
Ardianto, E. 2007. Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama
Media.
Azwar. 2018. Empat Pilar Jurnalistik; Pengetahuan Dasar BelajarJurnalistik. Jakarta:
Prenadamedia Group.
Dalman. 2016. Keterampilan Menulis. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
Harahap, Arifin Saleh. 2006. Jurnalis Televisi :Teknik Menulis dan Memburu Berita TV.
Jakarta Barat: Indeks.
Marwati, Heny. K. Waskitaningtyas. Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra
Berbahasa SMA/SMK Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi.
Semi, Atar. 1995. Teknik Penulisan Berita, Features dan Artikel. Bandung: Penerbit
Angkasa.