Anda di halaman 1dari 26

http://acimamun.blogspot.

com

GAMBAR POHON Sebuah pohon terdiri dari akar, batang, dahan, dau. Sebagian pohon memiiki bunga dan buah, sebagian lagi tidak. Gambar phon yang utuh setidaktidaknya terdiri dari bagian-bagian tersebut. Dalam pelaksanaan tes psikologi, sebut saja di perusahaan, pelamar sring diminta menggambar sebuah pohon, dengan ketentuan pohon yang di gambar harus pohon berkayu, misalnya pohon beringin, pohon mangga, pohon jambu, pohon asem, dan sebaginya. Pohon yang tidak boleh digambar dalam psikotes ini adalah pohon yang tidak berkayu, misalnya pohon padi, pohon tebu atau pun pohon toge he..he.. Kriteria penilaian interpretasi kkepribadian subjek meliputi: 1. Ukuran Gambar Dari ukuran gambar, interpretasi kepribadian subjek dapat diketahui. Ada subjek yang lebih suka menggambar pohon dan ukuran kecil, subjek lainnya lebih suka ukuran gambar besar. 2. Posisi Gambar Posisi atau letak gambar juga dapat dilihat bagaimana kepribadian subjek. Apakah subjek menggambar pohon cenderung di sebelah kiri kertas, kanan kertas, dan bagian atas kertas atau pun juga bawah kertas. 3. Cara Menggambar Cara menggambar juga mempengaruhi kepribadian seseorang. Ada orang yang menggambar dengan goresan tebal, ada yang lebih memilih garis-garis tipis. Ada pula orang yang suka menggambar dengan garis-garis lurus, yang lain menggambar garis berlekuk-lekuk, garis terputus-putus, gambar penuh coretan, dan sebagainya. 4. Detai setiap bagian dari pohon Akar : bagian subjek mengekspose bagian akar, akar tertutup, akar terbuka, akar masuk keadaan tanah, akar menggantung, dan seterusnya. Batang: Baggaimana subjek menonjolkan bentuk batang, apakah bentuk kerucut, bentu segi empat, batang menonjol dan seterusnya. Dahan: Bagaimana subjek mengeksekusi bagian dahan apakah dahan bentuk lurus-lurus, dahan terputus-putus, dahan berlekuk, dan seterusnya

Daun : Bagaimana subjek mengeksekusi bentuk daun, apakah daun seperti bola, daun bentuk kipas, bentuk payung.

A.

LOKASI GAMBAR
Posisi gambar pohon di tengah-tengah kertas

Interpretasi: Subjek adalah seorang ribadi luwes, mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, sifat terbuka, berpikir praktis dan realistis, apa adanya. Dirinya memiliki perasaan aman, peraya diri kuat

Posisi gambar pohon di bagian atas kertas

Interpretasi : Subjek termasuk terpelajar, daya imajinasi kuat, kreatif, berpandangan jauh ke depan, idealis, tetapi energi kurang mendukung.

Posisi gambar pohon di bagian bawah kertas

Interpretasi: Subjek berkarakter terbuka, pandangan luas, orientasi ke depan, mudah beradaptasi dengan lingkungan, merasa nyaman bersosialisasi, suka bekerja sama.

Posisi gambar pohon di bagian kiri kertas

Interpretasi: Subjek berkarakter tertutup, egonya kuat, banyak pertimbangan dalam mengambil keputusan, pendirian kuat, cenderung kaku, subjektif.

Posisi gambar pohon di bagian kanan kertas

Interpretasi: Subjek seorang yang pesismis, pola pikir rasional, kurang percaya diri, introver, kurang nyaman di tengah-tengah lingkungan.

B. UKURAN GAMBAR
Pohon kecil dibawah

Interpretasi: Subjek didominasi sifat rendah diri, tertutup, ragu-ragu dalam bertindak,percaya diri kurang, ada perasaan tertekan dalam batinnya.

Gambar Pohon Besar

Interpretasi: Subjek seorang ekstrover, kecenderungan ingin berkuasa, cenderung egosi, reaktif, ambisius, suka dipuji, atau disanjung, suka bersosialisasi.

C.Pohon secara umum


Gambar pohon kecil dan gersang

Interpretasi: Subjek meraskan ada sesuatu yang kurang pada diri ayah. Fungsi rumah tangga sebagai pelindung atau pemimpin sangat kabur.

Gambar pohon besar

Interpretasi: Peranan ayah sebagai kepala rumah tangga sangat dominan, keras, dan cenderung sewenang-wenang, sehingga subjek kehilangan peran dan merasa tak diberi kesempatan untuk mengambil sikap.

Gambar tanaman hias

Interpretasi: Fungsi ayah yang seharusnya bertindak sebagai pemimpin, pelingdung tidak dirasakan objek. Ayah tiak memilki otoritas dalam rumah tangga.

Gambar Pohon banyak

Interpretasi: Peran ayah tidak bisa memenuhi harapan keluarga. Subjek meraskan kehambaran atau kehampaan di dalam lingkungan rumah.

D. AKAR
Gambar akar terbuka

Interpretasi: Subjek mudah menerima masukan dari luar, demokratis, kemampuan berpikir kurang, tetapi daya juang tinggi, emosional, cepat mengambil keputusan.

Gambar akar tertutup

Interpretasi: Subjek memiliki kepercayaan dri kuat, independen daya juang tinggi, sedikit tertutup, memegang prinsip kuat.

E.BATANG Gambar pohon condong ke kiri

Interpretasi: Pertahan diri subjek kuat, tidak mudah terpancing isu, bertindak mengandalkan perasaan, tertutup, keras kepala mampu merahasiakan sesuatu.

Gambar batang tegak lurus

Interpretasi: Subjek tipe keras kepala, introver, sosialisasi pada lingkungan kurang, imajinasi kuat, berpikir logis dan realistis.

Gambar batang halus

Interpretasi: Subjek berpendirian kukuh, kuat mempertahankan pendapat, sedikit kaku, mudah tersinggung, tidak udah dipengaruhi, egois.

Gambar batang kasar

Interpretasi: Subjek memiliki emosi meledak-ledak, bila melihat ktidakberesan lingkungan, sensivitas tinggi , mudah terpengaruh , ketekunan dan kesabaran rendah.

Batang bergelombang

Interpretasi: Subjek tipe mudah bergaul, daya juang tinggi, suka pada hal-hal yang dirasa aman dan nyaman, tetapi mudah terpengaruh.

Daun condong ke kanan

Interpretasi: Cara berpikir positif sangat kuat, mobilitas tinggi, mudah bergaul, ambisius, senang menatap masa depan.

Posisi daun condong ke kiri

Interpretasi: Penuh fantasi dan khayalan, senang menyendiri, sensitif, mudah tersinggung, tetapi sifat independennya kuat, konsentrasi baik, pembawaan sabar dan tenang.

Bentuk daun bulat

Interpretasi: Subjek tipe introver, lebih suka menutup diri, lemah, kurang kreatif, bannya khayalan, tidak memiliki tujuan jelas, ragu menghadapi realitas hidup.

Daun seperti payung

Interpretasi: Subjek memiliki sifat kurang mandiri, butuh perlindungan dan butuh rasa aman dari lingkungan terutama keluarga, sedikit kekanak-kanakan.

Bentuk daun bergerigi

Interpretasi: Subjek kurang percaya diri, sering gugup dan merasa cemas, ada perasaan tidak aman, emosional, tertutup, ragu-ragu, minder.