Anda di halaman 1dari 17

PRAKERIN Arief Nur khoerudin

Pembahasan materi
1. Tujuan

PRAKERIN 2. Profil perusahaan 3. Kegiatan PRAKERIN :


Perkenalan Pelatihan Praktik di lapangan

Tujuan Prakerin
Tujuan penulis melakukan prakerin antara lain :
Menambah wawasan Menambah pengalaman Mengenal dunia Indutri Mempersiapkan diri untuk masuk ke dunia Industri

Sejarah Kawai Piano


Koichi Kawai sang maestro pencipta Kawai piano, lahir pada tahun 1886 di kota Hamamatsu Jepang. Memasuki usia remaja, Koichi mulai memasuki industri piano. Beliau menjadi key person di satu perusahaan yang memproduksi alat musik. Karena keahliannya, Koichi Kawai adalah orang pertama yang merancang dan membuat piano di Jepang, untuk itu dia mengantongi banyak sekali hak paten untuk penemuan dan rancangannya. Dengan kecintaannya pada musik dan kerinduannya untuk menciptakan piano dengan kualitas terbaik, maka pada tahun 1927, Koichi mulai mendirikan laboratorium riset untuk Kawai Musical Instrument dengan jumlah pegawai 7 orang. Prinsip yang menjadi dasar dalam menciptakan piano bagi Koichi adalah kualitas, penghargaan terhadap musik, dan perjalanan untuk mencapai kesempurnaan. 3 hal dasar inilah yang menginspirasi dan menjadi dasar bagi Kawai hingga saat ini.

Setelah wafatnya Koichi pada tahun 1955, Kawai musik kemudian dipegang oleh anaknya yang pada saat itu berusia 33 tahun, Shigeru Kawai. Dibawah kepemimpinannya, perusahaan ini bertumbuh dengan cepat. Shigeru menjadi jembatan antara traditional craftmanship dengan teknologi modern. Pada tahun 1980 dia membuka Ryuyo Grand Piano facility yang hingga saat ini dikenal sebagai pabrik piano termaju di dunia. Shigeru Kawai meninggal dunia pada tanggal 20 Agustus 2006.

Perusahaan Kawai Seiki yang bermarkas dikawasan perindustrian Magoricho Hamamatsu Shizuoka Jepang bergerak dibidang pembuatan berbagai jenis spare part kendaraan bermotor. Perusahaan yang dipimpin generasi kedua dari pendiri perusahaan ini sekarang dipegang oleh Mr. Kawai . Mr. Kawai, seperti halnya orang Jepang pada umumnya sangat terkenal akan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja. Tahun 1989 Hirotaka Kawai ditunjuk menjadi presiden Kawai, Hirotaka sendiri tetap meneruskan nilai-nilai dan tradisi Kawai yang telah dibangun oleh kakek dan ayahnya sendiri. Di Kawai, perjalanan untuk mencapai kesempurnaan bukan hanya cita-cita, tetapi telah menjadi kewajiban.. demikian menurut Hirotaka. Dibawah kepemimpinannya, perusahaan ini berkembang pesat dengan di-investasikannya puluhan juta dollar untuk membeli robot yang mendukung proses produksi. Dia juga membangun banyak fasilitas Kawai piano diseluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia Manajemen yang diterapkan pihak Kawai Seiki adalah efisiensi disegala bidang divisi, salah satu contohnya adalah total karyawan di perusahaan ini berjumlah 9 orang, dua diantaranya berkewarganegaraan Indonesia. Meskipun total karyawan yang dipekerjaan diperusahaan ini berjumlah 9 orang, namun mereka semua adalah tenaga-tenaga ahli di divisinya masingmasing, bahkan ada pula yang telah bekerja di perusahaan ini hingga puluhan tahun lamanya. Untuk masing-masing bidang divisi, perusahaan Kawai Seiki membagi bidang kerjanya dalam beberapa bidang, diantaranya Lathe Division, Milling Division, Grinding Division, dan Quality Control Division.

Sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan di negara Jepang yang memberlakukan peraturan 8 jam kerja per hari, maka perusahaan Kawai Seiki ini pun taat akan peraturan tersebut. Perusahaan ini memulai jam kerjanya dari jam 08:00 17.00, dengan jeda istirahat tepat pada jam 12:00 13:00. Diharapkan dengan pemberlakuan jam kerja standar ini akan membawa pengaruh positif bagi stamina para pekerjanya. Semua karyawan di perusahaan Kawai Seiki juga diikutsertakan dalam asuransi sosial tenaga kerja dan asuransi hari tua, dengan demikian para karyawan di perusahaan Kawai Seiki juga terpenuhi akan hak-haknya sebegai pekerja. MOTO KAWAI Awali dengan salam Utamakan keselamatan kerja Hindari kebakaran

Manajemen masalah HO-REN-SO Hokoku Melaporkan Renraku Mnghubungi Soudan Musyawarah Sistem ManajemenShift 1
Shift 1 07 : 30 16 : 30 (Senin-Kamis) 07 : 30 17 : 00 (Jumat) Shift 3 23 : 00 08 : 00

Manajemen kebersihan PT. KAWAI INDONESIA SEIRI (Membuang yang tidak perlu) SEITON (Barang yang perlu semua orang bisa pakai) SEISO (Membersihkan sampai mengkilap) SEIKETSU (Tidak membuat sampah) SHITSUKE (Menaati peraturan)

KEGIATAN PRAKERIN
Pengenalan Area Kerja
Pada pengenalan area kerja ini pada hari pertama di PT. KAWAI INDONESIA PLANT 1 saya bersama siswa PSG lainya dibimbing oleh pembimbing, menglilingi area pabrik dan pengenalan mesin-mesin disekitarnya seperti : Ruang Kompresor (berisi 3 mesin kompresor yang berfungsi penyuplai angin bertekanan tinggi untuk alat alat yang bekerja menggunakan tekanan angin). 2. Ruang Pompa (berisi beberapa pompa yang berfungsi sebagai penyuplai air bersih, HYDRANT(pemadam kebakaran), dll. 3. Ruang Boiler/ tungku pemanas (berisi mesin pemanas air yang berfungsi sebagai penghasil uap panas yang dihasilkan dari uap air yang berguna untuk memanaskan ruangan Hardrying melalui pipa-pipa. 4. Line makisen, yaitu line/bagian pemroses yang berhubungan dengan senar-senar. 5. Line Tekou up, yaitu bagian pembuatan frame atau tempat induk senar. 6. Line Bokou, yaitu bagian penggabungan papan. 7. Shitaritsu dan Choritsu room, yaitu bagian penyeteman senar, dan masih banyak lagi ruangan/line yang tidak bisa disebutkan semuanya.
1.

Pada pengenalan area kerja di PT. KAWAI INDONESIA PLANT 2 saya bersama siswa PSG lainya dibimbing oleh pembimbing, menglilingi area pabrik dan pengenalan mesin-mesin disekitarnya seperti : 1. Workshop Maintenance, yaitu benkel tempat spareparts spareparts mesin dan alat-alat perkakas. 2. Warehouse, yaitu gudang penyimpanan bagian-bagian komponen piano, spareparts mesin dan barang-barang lainya. 3. Line Mokkou, yaitu line/ bagian pemrosesan komponen piano dari barang mentah hingga barang siap sanding UN (khusus grand piano(gawa)) 4. Hardiying 1, yaitu ruangan pemanas komponen sebelum komponen d proses di line Mokkou 5. Line Kiji, yaitu line yang bertugas mengecat komponen piano berwarna Maho. 6. Line Painting, yaitu line yang memroses pengecatan warna hitam. 7. Ruangan Mixing, yaitu ruangan pencampuran cat. 8. Ruang Pompa (berisi beberapa pompa yang berfungsi sebagai penyuplai air bersih, HYDRANT(pemadam kebakaran), dll. 9. Hardiying 2, yaitu ruangan pemanas komponen yang telah diproses pengecatan. 10. Line Sanding, yaitu line yang memroses pengamplasan baik yang belu di cat maupun yang sudah di cat. 11. Line Buffing, yaitu line yang memproses pengkilapan komponen yang telah di sanding UN. 12. Line QC(Quality Control), yaitu line yang mengecek komponen- komponen yang akan di kirim ke PT. KAWAI INDONESIA PLANT 1. 13. Line Packing, yaitu line yang memroses barang sebelum di kirim.

PELATIHAN
PELATIHAN Pada pelatihan ini saya beserta siswa PSG lainya membantu membuat rak dengan mengamplas 7 batang besi yang digunakan untuk rangkanya, kemudian mengecatnya. Kemudian kami dilatih mereparasi Ategi(alat bantu mesin sender)dengan mengganti felt dan grafit yang telah tipis, dan dilatih perawatan mesin 19 Buff dengan membersihkan mesin tersebut.

PRAKTIK
A.a Utility -Membuat kanban/nama-nama barang,line/subline, dan nama ruangan untuk pembaruan dan juga untuk keselamatan kerja seperti rambu- rambu berikut :
Hati-hati Pipa Panas Dilarang mengaktifan handphone diwilayah ini Gunakan sarung tangan Gunakan masker Awas terjepit Dll.

-Menempelkan rambu-rambu (Kanban) dipintu, maupun tempat lainnya yang telah dibersihkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. -Menutup valve pipa uap udara di ruang pump room dengan naik keatas tangga yang ada kemudian menutup keran uap untuk line line yang peka terhadap perubahan suhu, dan kelembapan udara seperti painting (Flow coater dan second painting), kiji (Color painting) yang dapat mempengaruhi kualitas pengecatan.

Perawatan mesin - Pelumasan rantai mesin Triple buff

-Pada perawatan (pelumasan) mesin ini, saya dan siswa PSG lainya melumasi rantai mesin tersebut menggunakan pelumas (FLICKER 256) Dan kuas agar rantai tersebut dapat bekerja secara optimal, dan memperpanjang umur rantai tersebut.

Before After - Membersihkan mesin 19 buff, yang berguna agar barang yang di proses oleh mesin tersebut tidak mengalami kecaatan seperti suke, dll. - Membersihkan mesin 19 buff, yang berguna agar barang yang di proses oleh

mesin tersebut tidak mengalami kecaatan seperti suke, dll.

C.c Repair mesin/alat kerja Penggantian roda Daisha,yaitu dengan mengganti roda daisha yang telah rusak dengan roda yang baru, agar produksi dapat berjalan dengan lancar.

Mereparasi (Perawatan) AC Floor standing yang disebabkan filter kondensor yang kotor akibatnya AC menjadi tidak bekerja (error) tindakannya dengan membersihkan filter tersebut menggunakan jet cleaner pump.

Mereparasi ategi felt dan grafit (alat penekan paper/amplas pada mesin belt sander) yang disebabkan felt dan grafitnya telah tipis aktibatnya pengamplasan kurang optimal dan merepairnya dengan cara mengganti felt/grafitnya dengan yang baru. Membantu membongkar dan mengganti V- BELT mesin Blower proses sanding yang disebabkan V- BELT rusak (hampir putus) akibat mesin tidak dapat bekerja dan merepairnya dengan cara membongkar pipa saluran blower, kemudian melepas V- BELT yang rusak dan mengganti dengan VBELT yang baru dengan ukuran B 49 yang seharusnya B 52, dengan memajukan dudukan mesin agar V- BELT dapat terpasang pas. Membuat dresser (sisir) kain buff Mesin Buffing 19 Buff yang gunanya untuk menyisir kain buff yang telah penuh oleh Compound (cairan pengkilap)) agar kain buff bersih dan tidak mengeras sehingga barang yang masuk tidak rusak, dengan bahan papan dengan tebal 2 cm, screw, dan jarak antar screw adalah 2 cm.

Bantu produksi
Membantu produksi di mesin 19 buff dengan menata barang-barang yang telah diproses buffing diantaranya: Fall board K-15, K-2 Top board K-15, K-2 Uper & Lower panel Music rack End panel Key slip dan toe rail agar poses produksi dapat lebih efisien.

Membantu oprator dalam proses pengecatan (sealer & surfecer(cat dasar)) dengan menata barang yang akan dicat, dan juga memasking barang agar bagian yang di masking tidak terkena cat.

KEGIATAN RUTINITAS
Senam pagi, yang gunanya untuk pemanasan sebelum bekerja. 5 S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU, SHITSUKE) yaitu kegiatan bersih-bersih dilingkungan kerja sebelum memulai aktifitas kerja, dengan waktu 30 menit. Pengecekan mesin Kompresor dengan mencatat oprating hour (waktu oprasi), loaded oprating hours ( waktu oprasi beban),exhaust pressure at set outlet (tekanan angin keluaran), exhaust temperature at air end (suhu udara keluaran), dew point temperature (besar suhu embun), atmospheric temperature (suhu udara lingkungan). Pengecekan kwh dengan mencatat Pengecekan Trafo dengan mencatat besarnya suhu, dan tinggi minyak pelumasnya. Pengecekan Trafo dengan mencatat besarnya suhu, dan tinggi minyak pelumasnya. Pengecekan suhu ruangan secara periodik pada 09.00, pukul 11.00, pukul 14.00, di ruangan berikut : Ruang harddrying painting (Line painting) Ruang flowcoater (Line painting) Ruang mixing (Line painting) Ruang harddrying Kiji (Line kiji) Ruang Second painting (Line kiji) Ruang color painting (Line kiji) Ruang MO line (Line mokko) Riang mokkou (Line mokko) Ruang harddrying mokko (Line mokko) Ruang poli clear (Line mokko), dan Warehouse.

Mohon maaf jika Presentasi Saya tidak sempurna


Wassalamualaikum Warohwatullahi Wabarokatuh