Anda di halaman 1dari 2

Peralihan dari makanan lumat menjadi

Pengertian makanan Pendamping ASI

makanan keluarga. Makanan keluarga

Makanan pendamping ASI adalah makanan tambahan yang diberikan kepada bayi setelah bayi berusia 4-6 bulan sampai bayi berusia 24 bulan dengan tetap memberikan ASI sampai bayi berusia 24 bulan.

Makanan yang dikonsumsi oleh keluarga yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah.

Manfaat makanan pendamping ASI

Makanan pendamping ASI diberikan untuk mengisi kesenjangan antara kebutuhan nutrisi total pada anak dengan jumlah yang didapatkan dari ASI.

Jenis Makanan Pendamping ASI


Disusun oleh: NURMALA FAUZIYAH

Makanan lunak Makanan yang disajikan secara lumat sebagai makanan pertama kali kepada bayi. Diberikan pada usia 6 bulan. Contoh

PEMBERIAN MP-ASI MULAI USIA 6 BULAN DAN LANJUTKAN ASI SAMPAI 2 TAHUn

DIV BIDAN PENDIDIK POLTEKKES KEMENKES SEMARANG 2012

: bubur tepung dan bubur beras (encer). Makanan lembik

Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI

Resiko pemberian MP- ASI terlalu dini

Cara pemberian Makanan Pendamping ASI


Diberikan secara hati-hati, sedikit demi sedikit, dari bentuk encer secara berangsur-angsur ke bentuk yang lebih kental. Makanan baru diperkenalkan satu per satu dengan memperhatikan bahwa makanan betulbetul dapat diterima dengan baik. Makanan yang menimbulkan alergi, yaitu
9-11 bulan

Jumlah Usia kalori yang dibutuhkan


6-8 bulan 200 Kkal per hari

Frekuensi dan bentuk


2-3 kali makanan utama dapat

Pemberian ASI
ASI sesering mungkin

Menurunkan produksi ASI Bayi yang sudah diberi MP-ASI, akan merasa kenyang sehingga frekuensi menyusu dan intensitas penghisapan ASI menjadi berkurang. Meningkatkan terjadinya diare Bayi yang diberi MP-ASI terlalu dini biasanya akan memberikan respon, yaitu menolak makanan yang diberikan antara lain dengan cara memproduksi tinja yang cair. Obstipasi

berupa makanan cair atau lumat. 1-2 kali camilan bergizi (misalnya jus buah tanpa

gula, roti/biskuit yang dihancurkan) 300 Kkal per hari 3-4 kali makanan utama makanan padat. 1-2 kali camilan berupa semi ASI sesering mungkin

sumber protein hewani diberikan terakhir. Cara memberikan makanan bayi dipengaruhi perkembangan emosionalnya. Makanan

bergizi (misalnya buah potong,

jangan dipaksakan, sebaiknya diberikan pada waktu bayi lapar.

roti/biskuit yang dapat dipegang

sendiri oleh bayi finger food ) 12-24 bulan 550 Kkal per hari 3-4 kali makanan utama berupa Asi sesering

mungkin

makanan padat. 1-2 kali camilan bergizi dengan anak) (sesuai anak-

Hal ini disebabkan karena kadar mineral tidak dapat diabsorpsi oleh tubuh sehingga memperberat kerja usus bayi untuk mengeluarkannya dan meningkatkan pertumbuhan bakteri dalam usus sehingga kontraksi usus tidak normal, akibatnya bayi mengalami kembung dan gangguan metabolisme seperti obstipasi atau kesulitan BAB. Alergi terhadap makanan Belum matangnya sistem kekebalan dari usus pada usia dini dapat menyebabkan terjadinya alergi terhadap makanan pada masa kanakkanak. Kegemukan Bayi gemuk belum tentu sehat, yang terpenting gizi cukup bagi bayi untuk tumbuh kembang.