Anda di halaman 1dari 3

DEWAN PIMPINAN CABANG KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA SELURUH INDONESIA KABUPATEN SUMBAWA BARAT

Jl. Ahmad Yani No 25 Kecamatan Taliwang-Sumbawa Barat

NUSA TENGGARA BARAT


Taliwang, 30 juli 2012 Nomor Lampiran Perihal : 278/DPC/KSPSI-KSB/VII/2012 :: KLARIFIKASI

Kepada yth 1. 2. Manajemen PT.Newmont Nusa Tenggara Karyawan dan Anggota PUK KEP SPSI PT. Newmont Nusa Tenggara

Masing-masing di tempat Salam Pekerja, Semoga hari ini kita senantiasa diberikan limpahan rahmat serta hidayah oleh Allah SWT/Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan aktifitas kerja sehari hari. Sebagai Ketua DPC KSPSI Kabupaten Sumbawa Barat dan atas nama pribadi ijinkan saya menyampaikan pendapat atau klarifikasi berkaitan dengan memo dikeluarkan oleh Saudara Muhammad Syahril Nomor 003/PUK KEP SPSI PT.NNT/VII/2012 tanggal 26 Juli 2012 Subject : Klarifikasi pernyataan Ketua DPC KSPSI KSB di media termuat tanggal 23 dan 25 Juli 2012. Klarifikasi ini bertujuan untuk memberikan keseimbangan informasi dan pemahaman secara utuh dan benar serta tidak menjadikan suatu Memo tersebut sebagai pembenaran berdasarkan analisa sepihak baik analisa menurut keterangan diri sendiri maupun analisa politik untuk tujuan memprovokasi pihak anggota maupun karyawan di PT.Newmont Nusa Tenggara. Maka, melalui surat ini kami sampaikan substansi permasalahan sebagaimana termuat pada Media pada tanggal 23 dan 25 Juli 2012 sebagai berikut : 1. Pengumuman/Memo yang dikeluarkan oleh Saudara Muhammad Syahril mengatasnamakan PUK KEP SPSI PT.NNT adalah menggunakan lembaga/organisasi yang keliru karena posisi Muhammad Syahril adalah Ketua PC KEP SPSI KSB. Pengumuman tersebut semestinya ditembuskan kepada DPC KSPSI KSB karena muatan substansi permasalahan yang dituangkan dalam memo tersebut lebih cenderung membahas tentang muatan media dari DPC KSPSI KSB, jika tidak ditembuskan kepada DPC KSPSI KSB sementara object masalahnya di pemberitaan DPC KSPSI KSB (Benny Tanaya) maka sangat jelas terlihat bahwa Saudara Muhammad Syahril tidak memahami cara dan tata kelola organisasi, dan serta bersikap provokatif menyampaikan kepada seluruh anggota/karyawan tanpa adanya sepengetahuan pihak yang diberitakan (Sdr. Benny Tanaya). Saudara Muhammad Syahril lebih memilih dan mencari pembelaan diri dengan mengirimkan email pengumuman dan memo kepada anggota/karyawan PT.NNT sementara di pemberitaan Media

2.

3.

(SumbawaNews tgl 23 dan 25 Juli 2012) Saudara Muhammad Syahril tidak menggunakan hak jawabnya tentang tanggapan dan sanggahan jika telah merusak nama baiknya dan Saudara Muhammad Syahril telah bersedia akan memberikan klarifikasi tersebut namun tidak dilakukan sampai saat ini yang menurut pasal 5 ayat 3 UU PERS No 40 bahwa Pers Melayani hak jawab yang kemudian tidak digunakan oleh Saudara Muhammad Syahril dan cenderung berkeluh kesah menjustifikasi kebenaran dirinya sendiri untuk menutupi permasalahan sebenarnya yang mungkin sangat sulit untuk diklarifikasi langsung oleh saudara Muhammad Syahril kepada seluruh Karyawan dan anggota berkaitan dengan permasalahan yang saya uraikan ini. Untuk diketahui oleh Manajemen PT.NNT dan Seluruh Karyawan di PT.NNT bahwa substansi masalah yang diharapkan dapat dibuka oleh Saudara Muhammad Syahril yang mengatasnamakan SPSI secara structural yaitu : a. Meminta membuka Perjanjian antara GMO (David Lilley) Nomor : 110/GMO-DL/NNT/XI/2011 Tanggal 25 Nopember 2011 (tanggal berlaku) terkait Perjanjian antara PT.Newmont Nusa Tenggara dengan SP KEP SPSI PT.NNT tentang kesepakatan bersama tertanggal 21 Nopember 2011 terkait dengan penyelsaian masalah jam kerja (perjanjian Bersama) untuk membayar pengacara yang digunakan oleh SPSI PT.NNT. b. Meminta membuka Perjanjian tanggal 27 Juni 2011 antara Saudara Muhammad Syahril selaku Ketua PUK KEP SPSI PT.NNT Periode 2007-2012 dengan Pengacara yang digunakan SPSI PT.NNT saat itu terkait bantuan hokum yang diberikan oleh pengacara dengan kompensasi Lowyer Fee sebesar Rp. 7.884.000.000 yang dibagi Fifty-fifty sebagaimana termuat dalam perjanjian dimaksud yang mengatasnamakan organisasi SPSI. Pembahasan Point a dan b diatas sbb : a. Perjanjian pada point a diatas adalah perjanjian yang sangat layak untuk diketahui oleh seluruh karyawan di PT.NNT, sebab substansi dari perjanjian damai antara PT.NNT dan PUK KEP SPSI PT.NNT periode kepemimipinan Muhammad Syahril terletak pada perjanjian tersebut yang tidak pernah diketahui secara utuh oleh karyawan maupun anggota di PUK KEP SPSI PT.NNT terutama besarnya nilai kompensasi fee kepada Pengacara sebesar Rp.7,884 M. dan jika PT.NNT membayar sebesar 10% komitmen fee kepada Pengacara tersebut maka semestinya secara hokum PT.NNT memiliki perjanjian khusus dengan pengacara itu sendiri karena didalamnya berbunyi pasal-pasal pembayaran langsung kepada Nomor Rekening Pengacara. Akan tetapi perjanjian tersebut dilakukan oleh PUK KEP SPSI PT.NNT bersama PT.NNT. disisi lain substansi dari perjanjian akan terungkap muatan bahwa PUK KEP SPSI PT.NNT pernah meminta kepada anggota/karyawan PT.NNT mengisi form kesediaan pemotongan gaji sebesar 10% untuk membayar Pengacara yang mana dalam perjanjian point a telah dan sudah menjdi tanggungan PT.NNT. b. Dasar adanya perjanjian pada point a diatas adalah adanya kesepakatan serta perjanjian tertulis antara Pengacara yang mendampingi PUK KEP SPSI PT.NNT bersama Pengurus PUK KEP SPSI PT.NNT tertanggal 27 Juni 2011 yang isinya sangat layak untuk diketahui anggota dan karyawan termasuk pembagian porsi dalam nilai Rp.7,884 M tersebut. Perjanjian pada point b diatas ukanlah perjanjian yang diperjanjikan kepada orang-perorang, individu orang per orang akan tetapi perjanjian tersebut mengatasnamakan organisasi SPSI. Maka menjadi wajar jika perangkat oragnisasi secara structural SPSI ini meminta Audit terhadap 2 perjanjian tersebut. Dua substansi masalah diatas adalah suatu pembuktian hukum, bukan berdasarkan rekayasa ataupun fitnah bahkan dugaan politisasi serta provokasi kepada siapapun sebagaimana yang diungkapkan oleh saudara Muhammad Syahril kepada Saya (Benny Tanaya). Semestinya Saudara Muhammad Syahril lebih elegan, santun, beretika dalam mengeluarkan kalimat-kalimat sebagai cermin dari seorang pemimpin, Memo yang dikeluarkan Saudara Muhammad Syahril maka tentu publik menilai dengan pepatah Mulutmu Harimaumu menunjuk hidung dan muka sendiri atas masalah ini yang menurut kami sdr. Muhammad Syahril sudah sangat hebat berorganisasi dan menjadi Pemimpin. Oleh karenanya, Karyawan dan Anggota PUK KEP SPSI PT.NNT dimohon untuk dapat tetap tenang dan menjaga kondusifitas di lokasi kerja dan jika masih ada keraguan ataupun tanda Tanya besar akan

permasalahan ini maka Saudara Muhammad Syahril dengan Ketokohan dan Keberhasilannya sebagai Pemimpin untuk memberikan penjelasan serta informasi yang bersifat factual dengan memberikan keterangan secara Gentlemen dihadapan seluruh anggota atas dua perjanjian sebagimana disebutkan diatas sehingga tidak menjadi fitnah bagi Saudara Muhammad Syahril sendiri. 4. Pernyataan Saudara Muhammad Syahril di keterangan memo 26 Juli 2012 lalu sangat sekali kami pahami kepanikanya, semoga dengan membuka dua substansi permasalahan diatas akan membunuh KEPANIKAN Saudara Muhammad Syahril bersama kabinetnya pada kepengurusan PUK KEP SPSI PT.NNT Periode 2007-2012. 5. Kepada Manajemen PT. Newmont Nusa Tenggara diharapkan menjadi fasilitator terhormat dalam menyikapi permasalahan ini dan kami yakin PT.NNT sangat konsisten akan komitmennya menyikapi dan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di perusahaan jika tindakan yang tidak dibenarkan ini menjadi temuan/pidana dikemudian hari. 6. Kepada Karyawan dan Anggota PUK KEP SPSI PT.NNT dalam menyikapi memo tersebut berhak memberikan penilaian baik objective maupun subjective, mana yang benar dan mana yang salah namun hanya satu pembenaran yang bisa membuktikan tanda Tanya besar kita semua adalah kesaksian dari Saudara Muhammad Syahril akan kebenaran perjanjian tersebut.

Demikian Surat KLARIFIKASI ini disampaikan untuk menjadi perhatian kita semua. Atas kerjasama diucapkan terima kasih.

DPC KSPSI KSB Ttd di File

Benny Tanaya Ketua

Sukardan Dinata AF Sekretaris

Tembusan disampaikan kepada ; 1. PD KEP SPSI NTB di Mataram 2. PC KEP SPSI KSB di Sumbawa Barat 3. PUK KEP SPSI PT.NNT di Townsite 4. Arsip