Anda di halaman 1dari 32

11

BAB II LANDASAN TEORI

2.1. Data dan Sistem Informasi 2.1.1 Pengertian Data Data dapat didefenisikan sebagai deskripsi dari suatu dan kejadian yang kita hadapi ( Ladjamudin, 2005, Hal:8). Data dapat berupa catatan-catatan dalam kertas, buku, atau tersimpan sebagai file dalam database. Data akan menjadi bahan dalam suatu proses pengolahan data. Oleh karena itu, suatu data belum dapat berbicara banyak sebelum diolah lebih lanjut. Menburut ( Ladjamudin, 2005, Hal: 13 ) bahwa proses pengolahan data terbagi menjadi tiga tahapan, yang disebut dengan siklus pengolahan data (Data Processing Cycle) yaitu : 1. Pada tahapan Input Yaitu dilakukan proses pemasukan data ke dalam komputer lewat media input (Input Devices). 2. Pada tahapan Processing Yaitu dilakukan proses pengolahan data yang sudah dimasukkan, yang dilakukan oleh alat

12

pemroses

(Process

Devices)

yang

dapat

berupa proses perhitungan, perbandingan, pengendalian, atau pencarian distorage. 3. Pada tahapan Output Yaitu dilakukan proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke alat output (Output Devices) yaitu berupa informasi.

2.1.2. Sistem Informasi 2.1.2.1. Pengertian Sistem Menurut ( Ladjamudin, 2005, Hal:20 ) terdapat dua kelompok di dalam mendefenisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponennya atau elemennya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedurnya mendefenisikan sistem sebagai berikut : Suatu sistem merupakan suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan,

berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu . ( Ladjamudin, 2005, hal:2) Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada komponen atau elemennya mendefenisikan sistem sebagai berikut :

13

Sistem merupakan bagian-bagian yang saling berkaitan dan beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud . ( Ladjamudin , 2005, hal:3) Sistem itu sendiri memiliki karakteristik atau beberapa sifat tertentu, yaitu mempunyai komponen (components), batas sistem (boundary), lingkungan luar system (environments), penghubung (interfce), masukan (input), keluaran (output), pengolah

(process), dan sasaran suatu tujuan (goal). Adapun penjelasan dari karakteristik suatu sistem diatas adalah sebagai berikut : a. Komponen Sistem (System Components) Bagian sistem yang saling berinteraksi dan membentuk satu kesatuan. Komponen atau elemen sistem dapat berupa subsistem atau beberapa bagian system. b. Batas Sistem (System Boundary) Daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan lingkungannya atau dengan sistem lainnya. Batas sistem inilah yang membuat system dipandang sebagai satu kesatuan.

14

d. Penghubung sistem Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Penghubung beberapa inilah subsistem yang menyebabkan dan

berintegrasi

membentuk satu kesatuan. e. Masukan (Input) Sesuatu yang dimasukkan ke dalam sistem yang berasal dari lingkungan. f. Keluaran (Output) Suatu hasil dari proses pengolahan sistem yang dikeluarkan ke lingkungan. g. Pengelolahan (Process) Bagian dari sistem yang mengubah masukan menjadi keluaran. h. Sasaran (Objectives) atau tujuan (Goal)

Input

Process

Output

Gambar 2.1 Komponen-komponen dari suatu sistem Menurut ( Ladjamudin, 2005, Hal:25 ) Sasaran sistem adalah sesuatu yang menyebabkan mengapa sistem itu dibuat atau ada. Sustu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

15

2.1.2.2. Pengertian Informasi Informasi merupakan data yang telah diolah

sedemikian rupa sehingga memiliki makna tertentu bagi penggunanya. ( Nugroho, 2004, hal:6). Menurut ( Nugroho, 2004, hal:9 ) bahwa untuk

memperoleh informasi, diperlukan adanya data yang akan diolah dan unit pengolah. Agar informasi yang dihasilkan lebih berharga, maka informasi harus memenuhi kriteria sebagai berikut : 1. Informasi harus akurat, sehingga mendukung pihak manajemen dalam mengambil keputusan. 2. Informasi harus relevan, benar-benar terasa manfaatnya bagi yang membutuhkan. 3. Informasi harus tepat waktu, sehingga tidak ada keterlambatan pada saat dibutuhkan. Kegunaan informasi adalah untuk mengurangi

ketidakpastian di dalam proses pengambilan keputusan tentang suatu keadaan. Informasi yang digunakan di dalam suatu sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan. Informasi digunakan tidak hanya digunakan oleh satu orang pihak dalam suatu organisasi. Nilai sebuah informasi ditentukan dari dua hal yaitu manfaat dan biaya

16

untuk mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut. Informasi dalam sebuah organisasi sangat penting peranannya. Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjadi lemah dan akhirnya berakhir. Informasi itu sendiri dapat didefenisikan sebagai data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data atau data item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. 2.1.2.3. Pengertian Sistem Informasi Informasi dapat diperoleh dari sistem informasi (Information System) atau disebut juga dengan processing system atau information generating system. Dari uraian diatas maka sistem informasi dapat diartikan sebagai berikut : 1. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen mencapai informasi. suatu dalam organisasin yaitu untuk

tujuan

tertentu

menyajikan

17

2. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan pengambil organisasi. Sistem informasi sendiri memiliki sejumlah komponen tertentu, yang terdiri dari beberapa komponen yang berbeda yaitu, manusia, data, hardware, dan software. Sebagai suatu sistem, setiap komponen tersebut berinteraksi satu dengan lainnya membentuk satu kesatuan untuk mencapai akan memberikan atau untuk informasi bagi

keputusan

mengendalikan

sasarannya. Berikut beberapa komponen dapat dilihat pada gambar 2.2.

Hardware

System Software

Data

User

Gambar 2.2 Komponen Sistem Informasi Menurut (Nugroho, 2004, hal:10)

2.2. Pengenalan Internet Internet (Interconnected Netwoek) merupakan jaringan komputer yang terdiri dari ribuan jaringan komputer independen

18

yang dihubungkan satu dengan yang lainnya. Secara etimologis, internet berasal dari bahasa inggris yakni inter berarti antar dan net berarti jaringan sehingga dapat diartikan hubungan antar jaringan. Jaringan komputer ini terdiri dari lembaga pendidikan, pemerintahan, militer, organisasi dan bisinis dan organisasi lainnya. Internet atau nama pendeknya Net merupakan jaringan komputer yang tersebar didunia. Sampai saat ini internet sudah

menghubungkan lebih dari 100000 jaringan komputer dengan pemakai lebih dari 100 juta orang. Internet adalah jaringan luas di komputer yang lazim disebut dengan world wide network secara lebih ringkas internet adalah sumber informasi dan alat komunikasi serta hiburan. Jaringan internet menyediakan beberapa aplikasi yang dapat digunakan oleh user internet : E-mail, mailing list, newsgroup, file transfer protocol (FTP), gopher, telnet, talk, chat, world wide web. 2.2.1. Network Network adalah jaringan dari sistem komunikasi data yang melibatkan sebuah atau lebih sistem komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunukasi

membentuk satu sistem. Dengan network, komputer yang satu dapat menggunakan data di komputer lain, dapat mencetak laporan di printer lain, dapat memberikan berita ke

19

komputer lain walaupun berlainan area. Network merupakan cara yang sangat berguna untuk mengintegrasikan sistem informasi dan menyalurkan arus informasi dari satu area ke area lainnya.

2.3. HTML 2.3.1. Pendahuluan HTML HTML merupakan kependekan dari Hyper Text Markup Language. Dokumen HTML adalah file teks murni yang dapat dibuat dengan editor teks sembarang. Dokumen ini dikenal sebagai web page. Dokumen HTML merupakan dokumen yang disajikan dalam browser web surfer.

Dokumen ini umumnya berisi informasi ataupun intyerface aplikasi di dalam internet. HTML sendiri adalah suatu dokumen teks biasa yang mudah dimengerti dibanding bahasa pemrograman lainnya, dan karena bentuknya itu maka HTML dapat dibaca oleh sebagai platform seperti : windows, linux, macintosh. Kata Markup Language pada HTML menunjukkan fasilitas yang berupa tanda tertentu dalam script HTML dimana kita bisa mengatur judul, garis, tabel, gambar, dan lain-lain dengan perintah yang telah ditentukan pada elemen HTML.

20

HTML sendiri dikeluarkan oleh W3C (World Wide Web Consortium), setiap terjadi perkembangan level HTML, harus dievaluasi ketat dan disetujui oleh W3C. 2.3.2. Bagian-bagian HTML HTML terdiri dari beberapa bagian yang fungsinya sebagai penanda suatu kelompok perintah tertentu, misalnya kelompok perintah form yang ditandai dengan kode <form>, judul dengan <title> dan senagainya. Untuk lebih lanjut mengenai bagianbagian HTML perhatikan skema di bawah ini : <html> <head> <title> ... </title> </head> <body> ... isi dari halaman web ... </body> </html>

Keterangan : 1. Dokumen HTML selalu diawali dengan tanda tag pembuka <html> dan diakhiri dengan tanda tag penutup </html> 2. Pada elemen head <head></head>, dapat kita sisipkan kode-kode untuk menuliskan keterangan tentang dokumen HTML. Atau dapat juga kita sisipkan script-script

21

pemrograman web seperti JavaScript, VBScript, atau CSS untuk menambah daya tarik pada situs yang kita buat agar lebih menarik dan dinamis. 3. Elemen body <body></body> berisi tag-tag untuk isi atau layout tampilan situs kita, seperti : <font></font>,

<table></table>, </form></form>. Jadi jelas bahwa elemen adalah suatu bagian yang besar yang terdiri dari kode-kode tag tersebut. Sedangkan tag hanya merupakan bagian dari

elemen.Tag adalah kode-kode yang digunakan untuk mensetting dokumen HTML. Secara garis besar bentu umun tag adalah sebagai berikut : <tag-awal> TEKS <.tag-akhir> Namun ada juga tag yang tidak perlu ada penutup seperti <br>, <hr>, <img>, dan lain-lain.

2.4. PHP 2.4.1. Sejarah PHP PHP merupakan bahasa pemrograman web yang di desain untuk web. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Jika dilihat dari versi pertamanya bahwa PHP terdiri dari sekumpulan script PERL yang digunakan untuk mengolah data form dan website.

22

Kemungkinan bahwa PHP singkatan dari Perl Hypertext Preprocessor. Pada awalnya PHP bernama FI (Form Interpreted). Setelah Rasmus melepaskan kode sumbernya, maka terbentuklah nama PHP. Sejak itulah PHP bersifat open source. Pada bulan November 1997, PHP Versi 2.0 berhasil dirilis. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam bahasa C. Masih pada tahun yang sama sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Pada bulan Juni 1998 Zend kembali merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0. Kemudian pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis kembali interpreter PHP baru dengan nama PHP 4.0. PHP 4.0 ini merupakan versi PHP yang paling populer dikalangan programmer website. Alasan yang menjadi versi 4.0 ini begitu diminati oleh adanya kemampuan untuk membangun aplikasi website yang kompleks, namun tetap stabil dalam kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi. Mulai pada bulan Juni 2004, PHP 5.0 kembali dirilis oleh Zend. Versi adalah versi mutakhir dari PHP. Pada versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek

23

baru untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman kearah pemrograman berbasis objek.

2.4.2 Kelebihan dan Kelemahan PHP Menurut (Nugroho, 2004, hal:20 )Saat ini banyak pemrograman server web berkembang diantaranya

ASP.NET, JSP, CFML, dan PHP. Jika dibandingkan diantara tiga terbesar pemrograman web server diatas, terdapat kelebihan dari PHP itu sendiri, yaitu : 1. PHP merupakan sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya. Tidak seperti halnya bahasa pemrograman aplikasi seperti Visual Basic dan sebagainya. 2. PHP dapat berjalan pada web server yang dirilis oleh Microsoft, seperti IIS atau PWS juga pada Apache yang bersifat open source. 3.Karena sifatnya open source, maka perubahan dan

perkembangan interpreter pada PHP lebih cepat dan mudah, karena banyak milis-milis dan developer yang siap membantu pengembangannya. 4. Jika dilihat dari segi pemahaman, PHP memiliki referensi yang begitu banyak sehingga sangat mudah dipahami.

24

5. PHP dapat berjalan pada tiga operating sistem : Linux, Unix, Windows serta dapat juga dijalankan secara runtime pada suatu console.

Adapun kelemahan dari PHP ini adalah : 1. Tidak ideal untuk pengembangan skala besar. 2. Tidak memiliki sistem pemrograman berorientasi objek yang sesungguhnya (sampai versi 4 saja). Namun pada versi PHP 5.0 sudah dilengkapi OPP yang sesungguhnya 2.4.3. Penggabungan Script PHP dan HTML Bahasa pemrograman PHP dapat digabungkan dengan HTML dengan terlebih dahulu memberikan tanda tag buka dilanjutkan tanda tanya (<?) kemudian ditutup dengan tanda tanya dilanjutkan tanda tag tutup (?>). Ada dua tipe penggabungan antara PHP dan HTML yaitu : 1. Embedded Script Yakni penulisan tag PHP di sela-sela tag HTML. Dengan cara lain penulisan tag PHP digunakan untuk mengapit bagian-bagian tertentu dalam dokumen yang memerlukan script PHP untuk proses di dalam server. Embedded Script menempatkan PHP sebagai bagian dari script HTML.

25

Contoh penulisan Embedded Script yaitu : <html> <head> <title> Testing </title> </head> <body> <? echo Halo Dunia; ?> </body> </html> 2. Non Embedded Script Yakni cara penulisan tag PHP dibagian paling awal dan paling akhir dokumen. Dengan cara lain, penulisan tag PHP digunakan untuk mengawali dan mengakhiri keseluruhan bagian dalam sebuah dokumen. Non Embedded Script menempatkan script HTML sebagai bagian dari script PHP. Contoh penulisan Non Embedded Script yaitu : <? echo <html>; echo <head>; echo <title> Testing </title>; echo </head><body>; echo Hello Dunia; echo <body>; echo <html>; ?>

26

2.5. MySQL 2.5.1. Sejarah MySQL MySQL dikembangkan oleh sebuah perusahaan Swedia yang pada saat itu bernama TcX Data Konsult AB, dan pada akhirnya berubah nama menjadi MySQL AB. Sekitar tahun 1994-1995, TcX membuat database MySQL untuk mengembangkan aplikasi web bagi klien-nya. TcX merupakan perusahaan pengembang software dan

konsultan database. Michael Widenius atau disebut Monty adalah pengembang satu-satunya di TcX. Dengan

berlandaskan pada aplikasi UNIREG dan ISAM yang dibuat sendiri, dia memutuskan untuk mencari antarmuka SQL yang sangat tepat untuk ditempelkan di atasnya. Awalnya dia menggunakan mSQL singkatan dari mini SQL (Structure Query Language). Dia beranggapan bahwa mSQL

merupakan satu-satunya kode database open source yang tersedia dan cukup sederhana saat itu. Namun setelah iya melakukan uji coba, ternyata mSQL tidak cukup cepat dan leksibel. Dan pada versi pertama mSQL tidak memiliki indeks. Setelah itu, dia menghubungi David Hughes sebagai pembuat mSQL, namun karena David tengah sibuk dalam mengembangkan versi 2 mSQL, maka Monty memutuskan

27

untuk membuat sendiri mesin SQL yang antarmuka mirip denagn SQL, namun memiliki kemampuan yang lebih sesuai kebutuhkan, sehingga lahirlah MySQL. Terdapat perbedaan pendapat seputar asal muasal nama MySQL itu sendiri, ada yang mengataka bahwa nama MySQL diambil dari nama depan dan belakang sebutan dari Michael Widenius, yaitu Monty. Adapula yang mengatakan kata My itu sendiri diambil dari nama putri Monty, yang bernama My. Jika kita amati source code MySQL itu sendiri, prefiks My memang sudah menjadi prefiks umum apabila seseorang ingin membuat kode kustom sendiri. Pada bulan Mei 1996, versi 1.0 berhasil dirilis secara terbatas hanya untuk empat orang saja. Namun dibulan Oktober pada tahun yang sama versi 3.1.0 dilepas ke public. Namun mula-mula kode ini tidak diberikan dibawah lisensi GPL, melainkan lisensi khusus yang intinya kurang lebih seperti ini : Source code MySQL dapat dilihat dan gratis, serta server MySQL dapat dipakai tanpa : mengemas dan menjual MySQL atau menyertakan MySQL dalam program komersial lain), Anda harus bayar lisensi. Pada bulan Juni 2000, MySQL AB mengumumkan bahwa sejak versi 3.23.19, MySQL adalah merupakan software database yang bebas berlisensi GPL. Pada versi

28

awal, MySQL hanya berjalan di Linux dan Solaris dan juga masih banyak terdapat kelemahan walau sudah dapat digunakan untuk aplikasi web sederhana, namun belum memadai untuk aplikasi bisnis. Contoh-contoh

kelemahannya adalah sebagai berikut JOIN sederhana sudah ada, namun belum dilengkapi dengan HAVING. Tipe data dan TIMESTAMP dan kolom auto-update, namun tidak terdapat systemgenerated number (sequence), baru akhir tahun 1996 ditambah modifer kolom AUTO_INCREMENT. Kelemahan berikutnya yaitu terdapat LIMIT dan GROUP BY dan ORDER BY yang masih memiliki keternatasan. Pada tahun 1998-1999, yaitu pada versi 3.22, MySQL menjadi semakin populer dan dilirik orang karena kestabilan dan kecepatan yang meningkat. Pada versi 3.22 inilah MySQL Windows. Contoh-contoh perintah pada MySQL seperti INSERT yang berfungsi untuk menginputkan data ke dalam database ( INSERT INTO <Tabel> ; ) , Perintah MySQL UPDATE yang berguna untuk mengedit isi data dalam database ( UPDATE <Tabel> SET <Pernyataan>,<Pernyataan>; ), sudah tersedia diberbagai platform termasuk

29

Perintah MySQL DELETE yang berfungsi untuk menghapus data dari databse ( DELETE FROM <Tabel> ; ). 2.6. Webserver Apache Pemrograman PHP dapat digunakan jika bekerja dalam sebuah wbserver. Untuk itu, diperlukan untuk instalasi webserver local untuk menguji hasil pemrograman halaman web. Ada beberapa jenis webeserver yang dapat digunakan salah satunya adalah Apache yang dapat di download di www.apache.com secara gratis dari internet.

2.7. Adobe Dreamweaver CS3 Menurut ( Dika, 2011, Hal:2) adobe Dreamweaver

merupakan sebuah editir HTML profesional untuk mendesai secara visual dan mengolah situs web maupun halaman web. Adobe Dreamweaver CS3 adalah salah satu produk dari vendor Adobe. Pada saat ini, pihak Adobe telah mengeluarkan versi terbaru dari Adobe Dreamweaver yaitu Adobe Dreamweaver CS3. Dimana Adobe Dreamweaver CS3 ini memiliki kemampuan untuk

menyunting kode dengan lebih baik, serta mampu menggabungkan layout site dengan programming web-Nya. 2.7.1. Memulai Adobe Dreamweaver CS3 Seperti halnya dengan program-program ini, untuk menjalankan Adobe Dreamweaver CS3,

30

mulailah dengan memilih tombol Start pada taskbar, kemudia pilih All Program pada tampilan Start Menu Program, klik Adobe Dreamweaver CS3. Pada saat pertama kali menggunakan Adobe Dreamweaver setelah meng-install-an, kita akan mendapatkan tampilan kotak dialog yang menanyakan pilihan layout ruang kerja yang ingin kita gunakan, sebaiknya kita gunakan ruang kerja designer.

Gambar 2.3. Tampilan Adobe Dreamweaver CS3 2.7.2 Area Kerja Pada Adobe Dreamweaver CS3 Komponen yang terdapat pada ruang kerja Adobe

Dreamweaver CS3 adalah : 1. Document Window berfungsi untuk menampilkan dokumen

dimana kita sekarang bekerja.

31

Gambar 2.4. Layar Document Window 2. Menu Utama berisi semua perintah yang dapat digunakan untuk bekerja pada Dreamweaver.

Gambar 2.5. Menu Utama Adobe Dreamweaver CS3 3. Insert Bar terdiri dari tombol-tombol untuk menyisipkan berbagai macam objek seperti hyperlink, image, tabel, dan lainlain.

Gambar 2.6. Insert Bar Adobe Dreamweaver CS3 4. Document Toolbar berisi tombol-tombol dan menu pop up dari dokumen yang sedang kita kerjakan.

32

Gambar.2.7. Toolbar Adobe Dreamweaver CS3 5. Panel Groups adalah sekumpulan panel window yang saling berkaitan satu sama lain, yang dikelompokkan dibawah satu judul untuk membantu bekerja dengan Dreamweaver.

Gambar 2.8. Panel Adobe Dreamweaver CS3 6. Tag Selector adalah tag-tag HTML yang terpilih sesuai dengan objek yang ada di area kerja.

Gambar 2.9. Tag Inspector Adobe Dreamweaver CS3 7. Properti Inspector digunakan untuk melihat dan mengubah berbagai property dari tiap objek terpilih yang ada di area kerja. Setiap objek memiliki properti yang berbeda-beda.

33

Gambar 2.10. Inspector Adobe Dreamweaver CS3 2.7.3 Menu Bar Area Kerja Didalam area kerja Adobe Dreamweaver CS3 terdapat beberapa menu utama yang sangat sederhana dan mudah untuk dipahami. Pada Menu Bar Area kerja Adobe Dreamweaver C3 terdiri dari beberapa komponen yang dapat kita gunakan, yaitu : 1. Menu File Menu file terdiri dari perintah untuk membuat dokumen baru, membuka dokumen yang telah disimpan, dan lain-lain. 2. Menu Edit Menu Edit terdiri dari perintah untuk men-copy, memindahkan, serta perintahuntuk pemilihan seperti Select All, dan lain-lain. 3. Menu View

34

Berisi perintah untuk menampilkan beberapa macam tampilan jendela dari area kerja Dremweaver CS3. Seperti jendela Code dan View, serta untuk menampilkan dan menyembunyikan beberapa elemen halaman dan toolbar. 4. Menu Insert Berisikan alternatif baris insert untuk menyisipkan objek di dalam dokumen. 5. Menu Modify Berfungsi untuk melakukan perubahan properti pada item atau halaman terpilih. Dengan menggunakan menu ini kita dapat meng-edit atribut tag, mengganti table dan elemen tabel, dan bermacam bentuk aksi untuk item library dan template. 6. Menu Text Berfungsi untuk mempermudah dalam melakukan format teks 7. Menu Command 8. Menu Site Berfungsi jika user ingin membuat site baru , yang langsung terhubung dengan database, atau biasa dikenal dengan record set. 9. Menu Site Berguna sebagai pengatur tampilan layar pada Adobe

Dreamweaver CS3 .

35

Gambar 2.4. Menu Adobe Dreamweaver CS3

2.8. Alat Bantu Pengembangan sistem Adapun alat bantu yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 2.8.1. Flow Map Flow map (Bagan Alir Dokumen) merupakan bagan alir yang menunjukan arus dari formulir dan menunjukan yang termasuk tembusan-tembusan nya, juga merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian kokmponen dengan maksud untuk mengidentifikasi serta dapat mengepaluasi suatu permasalahan yang di harapkan dapat di usul perbaikanperbaikan nya.

Tabel 2.2 Flowmap 1. Flowmap

36

No

Simbol

Keterangan

Dokumen Input/Output

Menjelaskan proses komputerisasi

Proses manual

Start / End

Aliran data

Seleksi / keputusan

Database

37

2.8.2. Diagram Konteks Diagram konteks merupakan gambaran umum dari sebuah sistem informasi yang menggambarkan aliran-aliran data ke dalam dan ke luar sistem yang digunakan dalam analisis dan pengembangan sistem. Posisi diagram konteks dari sistem ada dalam konteks yang berhubungan dengan lingkungan. Diagram terdiri dari sebuah proses tunggal yang digambarkan seluruh sistem, dan menunjukan data flow utama dari terminator. 2.8.3. Data Flow Diagram (DFD) Menurut ( Raymond McLeod Jr. 2001 : 428) definisi Data Flow Diagram (DFD) adalah sebagai berikut: Data Flow Diagram adalah suatu gambaran grafis dari suatu sistem yang menggunakan sejumlah bentuk-bentuk simbol untuk menggambarkan bagaimana data mengalir melalui suatu proses yang saling berkaitan. Data Flow Diagram (DFD) memproses sistem dalam komponen-komponen beserta seluruh penghubung antar komponen. Data Flow Diagram (DFD) ini merupakan penurunan atau penjabaran dari diagram konteks. Data Flow Diagram (DFD) menurut (Yourdan dan DeMarco, 2011, Hal:21) : Tabel 2.3 Data Flow Diagram

38

No

Simbol

Keterangan

Proses / prosedur

Entitas eksternal

Tempat penyimpanan arsip data (data store)

Aliran data

2.9. Struktur Database 2.9.1 Normalisasi Menurut Kroenke dalam Abdul kadir (2003 : 65) mendefinisikan normalisasi sebagai berikut: Normalisasi adalah proses untuk mengubah suatu relasi yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah relasi atau lebih yang tak memiliki masalah tersebut. Masalah yang dimaksud oleh Kroenke ini sering disebut dengan istilah anomali. Anomali adalah proses pada basis data yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan (misalnya

39

menyebabkan ketidakkonsistenan data atau membuat suatu data menjadi hilang ketika data lain dihapus). Proses normalisasi ada beberapa tahap yaitu: 1. Bentuk tidak normal Tabel dalam bentuk tidak normal atau yang belum ternormalisasi adalah tabel yang memiliki atribut yang berulang 2. Bentuk normal pertama (1NF) Bentuk normal pertama biasa dikenakan pada tabel yang belum ternormalisasi. Suatu relasi dikatakan dalam bentuk normal pertama jika dan hanya jika setiap atribut bernilai tunggal untuk setiap baris. 3. Bentuk normal kedua (2NF) Bentuk normal kedua didefinisikan berdasarkan

dependensi fungsional. Suatu relasi berada dalam bentuk normal kedua jika dan hanya jika :Berada pada bentuk normal pertama dan Semua atribut bukan kunci memiliki dependensi sepenuhnya terhadap kunci primer. 4. Bentuk normal ketiga (3NF) Suatu relasi dikatakan dalam bentuk normal ketiga (3NF) jika : Berada pada bentuk normal kedua dan Setiap atribut bukan kunci tidak memiliki dependensi transitif terhadap kunci primer.

40

5. Bentuk normal Boyce-Codd (BCNF) Suatu relasi disebut memenuhi bentuk normal BoyceCodd jika dan hanya jika semua penentu (determinan) adalah kunci kandidat(atribut yang bersifat unik) 6. Bentuk normal keempat (4NF) Suatu relasi memenuhi bentuk normal keempat jika Telah berada pada bentuk Boyce-Codd (BCNF) Tidak

mengandung dua atribut atau lebih yang bernilai banyak. 2.9.2. Tabel Relasi Tabel relasi dalam database menunjukkan relasi antar tabel-tabel. Dengan adanya relasi data dari beberapa tabel dapat ditampilkan sebagai satu kasatuan informasi dalam bentuk query, form atau report. Landasan teori merupakan bagian yang akan

membahas tentang uraian pemecahan masalah yang akan ditemukan pembahasan pemecahannya secara teoritis. melalui Teori-teori pembahasanyang akan

dikemukakan merupakan dasar-dasar penulis untuk meneliti masalah masalah yang akan dihadapi penulis pada pelaksanaan pengumpulan data tugas akhir di SMA Negeri 1 Gunungsari. 2.10. Pengertian Siswa , Guru , Nilai dan Rapor 2.10.1. Pengertian Siswa

41

Meneurut Kamus Besar Bahasa Indonesia siswa adalah pelajar dan dapat juga disebut seseorang penuntut ilmu, terutama pada tingkat sekolah dasar sampai tingkat menengah. 2.10.2 Pengertian Guru Meneurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Guru adalah orang yang kerjanya mengajar atau seorang pengajar 2.10.3. Pengertian Nilai Berdasarkan Kamus Besar Indonesia Nilai adalah angka kepandaian atau potensi seseorang. 2.10.4. Pengertian Rapor Menurut Kamus Besar Indonesia Rapor adalah buku yang berisi keterangan mengenai angka (nilai) kepandaian murid-murid.

42