Lampiran 3.

Sandingan Program, Fokus Prioritas, Sasaran, Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk kategori program-program yang sifatnya generik/umum berlaku pada semua jenis bencana.

NO. 1.

FOKUS PRIORITAS

SASARAN

KETERLIBATAN K/L

ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH)

PROGRAM : PENGUATAN PERATURAN PERUNDANGAN DAN KAPASITAS KELEMBAGAAN 1.1 Penyusunan peraturan, perda dan protap Penanggulangan Bencana yang memuat mekanisme PB, termasuk pembagian tugas, kewenangan dan sumber daya, serta koordinasi Peraturan, Perda, protap Penanggulangan Bencana tersusun di tingkat pusat dan 33 provinsi dan 275 kabupaten/ kota Instansi utama: - BNPB Instansi terkait: - Kementerian Dalam Negeri - KementerianE SDM - Kementerian Kelautan dan Perikanan - Kementerian PU - BMKG - Kementerian Sosial - Kementerian Kesehatan - Kementerian kehutanan - TNI - Polri - Bakosurtanal - KRT - BPPT - LIPI - Basarnas - PMI Instansi utama: - BNPB Instansi terkait: - Kementerian Dalam Negeri 25 miliar

1.2 Pembentukan dan penguatan BPBD dan kelengkapannya (Pusdalops, Satuan

Penguatan BPBD di 33 provinsi dan terbentuknya BPBD di 275 kabupaten/ kota, serta

350 miliar

L-22

Lampiran

Reaksi Cepat Daerah) 1.3 Diklat penguatan kapasitas manajemen PB di daerah

tersedianya sarana pendukung sesuai standar minimum 3.300 orang pejabat BPBD di 33 provinsi memperoleh pelatihan manajemen PB 40.000 staf teknis/pelaksana BPBD provinsi dan SKPD terkait menerima pelatihan teknis PB

- Kementerian PAN Instansi utama: - BNPB Instansi terkait: - Kementerian Dalam Negeri Instansi utama: - BNPB Instansi terkait: - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian Sosial - Kementerian Kesehatan - Kementerian Perhubungan - Kementerian Komunikasi dan Informasi - Kementerian PU - Kementerian kehutanan - Kementerian ESDM - BMKG - LIPI - BPPT - Basarnas - PMI Instansi utama: - BNPB Instansi terkait: - Kementerian Pendidikan Nasional - PT Instansi utama: - BNPB 16,5 miliar

1.4 Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Penanggulangan Bencana (teknis PB)

200 miliar

1.5 Pemberdayaan Perguruan Tinggi untuk memfasilitasi peningkatan kapasitas Penanggulangan Bencana 1.6 Pembentukan Regionalisasi Depo

33 Pusat Studi Bencana didirikan di Perguruanperguruan Tinggi di seluruh Indonesia

16,5 miliar

Terbentuknya 12 kantor regional

30.000 miliar

Lampiran

L-23

Logistik, Pusat Pelatihan dan Pusdalops dalam rangka pengembangan sarana-prasarana dan optimalisasi sumber daya Penanggulangan Bencana

Instansi terkait: - Kementerian Sosial - Kementerian Kesehatan - Kementerian PU - Kementerian Kelautan dan Perikanan - KementerianE SDM - Kementerian Perhubungan - BMKG - Basarnas - PMI - Bulog - TNI - Polri 20 SNI pedoman dan acuan penanggulangan bencana Instansi utama: - BNPB Instansi terkait: - KRT - BPPT - LIPI - BSN - Kementerian ESDM - BMKG Instansi utama: - Kemenko Kesra Instansi terkait: - BNPB dan seluruh K/L yang terlibat dalam penanggulang an bencana Instansi utama: - Kemenko Kesra 10 miliar

1.7 Standarisasi pedomanpedoman dan acuan penanggulangan bencana

1.8 Pengkoordinasian perencanaan dan penyusunan kebijakan serta sinkronisasi pelaksanaan kebijakan pada tingkat lintas kementerian/lemb aga 1.9 Pengkoordinasian penganggaran

20 Koordinasi sinkronisasi pelaksanaan kebijakan penanggulangan bencana

10 miliar

20 koordinasi penganggaran sektor penanggulangan

10 miliar

L-24

Lampiran

16 miliar 3.Kementerian Kelautan dan Perikanan 150 miliar Iptek dikembangkan dan diaplikasikan untuk 14 ancaman utama 128 miliar Lampiran L-25 .BNPB Instansi terkait: . Renstra K/L. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN 3.Kementerian Pendidikan Nasional Instansi utama: .LIPI .1 Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana di pusat dan fasilitasi penyusunan RPB di daerah 2. PROGRAM : PERENCANAAN PENANGGULANGAN BENCANA YANG TERPADU 2. PROGRAM : PENELITIAN.Kementerian ESDM .2 Peningkatan pemanfaatan dan penerapan iptek (melalui penelitian terapan) untuk Penanggulangan Bencana termasuk untuk peringatan dini 3.BPPT .Bappenas Instansi terkait: .2 Pengarusutamaan rencana Penanggulangan Bencana ke dalam rencana pembangunan Tersusunnya Renas PB dan Rencana Penanggulangan Bencana di 33 provinsi dan 275 kabupaten/kota PRB dalam RPJM.BNPB Instansi terkait: .KNRT Instansi terkait: .Kementerian Pendidikan Nasional . RPJMD.Kementerian Dalam Negeri 6.BNPB .1 Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi penanggulangan bencana 3.000 penelitian diadakan di 33 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia Instansi utama: .BNPB dan seluruh K/L yang terlibat dalam penanggulang an bencana 2. Renstra SKPD di 33 provinsi dan 275 kabupaten/ kota Instansi utama: .Bappenas 18 miliar Instansi utama: .bencana Instansi terkait: .

Kementerian Kelautan dan Perikanan .6 Berbagi informasi dan pembelajaran antar daerah dan dengan negara lain 5 lokakarya tahunan PRB-BK diselenggarakan di tingkat nasional.Kementerian PU ..000 guru dan tokoh masyarakat di 33 provinsi Instansi utama: .BNPB .3 Pemaduan unsur pengetahuan Penanggulangan Bencana pada kurikulum sekolah 3.Kementerian kehutanan .Kementerian Luar Negeri .5 Peningkatan kapasitas sumber daya untuk pendidikan kebencanaan 20 miliar 3.BMKG .Kementerian Sosial 5 miliar 5.KementerianE SDM .Kementerian Dalam Negeri Instansi utama: .Kementerian Pendidikan Nasional Instansi terkait: .BMKG . lokakarya internasional dua tahun sekali 10 miliar L-26 Lampiran .Kementerian Dalam Negeri .BNPB Instansi utama: .Kementerian Pendidikan Nasional Instansi terkait: .4 Implementasi program kesiapsiagaan bencana di sekolah Kurikulum sekolah di tingkat pusat dan daerah mengandung muatan Penanggulangan Bencana 275 sekolah siaga bencana di 275 kabupaten/kota menerapkan program kesiapsiagaan bencana Pelatihan 4.5 miliar 3.BNPB Instansi terkait: .Kementerian PU .BNPB 3.BNPB Instansi utama: .Depdiknas Instansi terkait: .

LIPI .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Dephut .Basarnas .KRT .Kementerian Komunikasi dan Informasi Instansi terkait: ..Kementerian PU .LIPI .Kementerian ESDM .Kementerian Kesehatan .Kementerian Sosial .Bakosurtanal .TNI .Kementerian Dalam Negeri .Basarnas .PMI 50 miliar Lampiran L-27 .Polri .Kementerian Komunikasi dan Informasi .PMI 3.Kementerian Kesehatan .Kementerian Kehutanan .Polri .BNPB .BMKG .BPPT .TNI .7 Pendidikan publik melalui diseminasi informasi terkait kebencanaan Peningkatan pemahaman masyarakat di 33 provinsi dan 275 kabupaten/kota akan masalah kebencanaan Instansi utama: .KNRT .BPPT .

Kejaksaan .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian ESDM .Kementerian LH 5 miliar 4.Polri .BNPB Instansi terkait: .Kementerian PU .Kementerian ESDM .Kementerian Kehutanan Instansi utama: .Kementerian LH Instansi terkait: .1 Penyusunan kebijakan pengendalian atas penguasaan dan pengelolaan sumber daya alam yang berpotensi menimbulkan bencana Tersusunnya Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah tentang pengelolaan Sumber Daya Alam yang rawan di 33 provinsi Instansi utama: .4.3 Pemantauan dan evaluasi peraturan terkait pengelolaan lingkungan hidup/sumber daya alam yang berwawasan risiko bencana Tingkat kepatuhan terhadap peraturan terkait pengelolaan lingkungan hidup/sumber daya alam yang berwawasan risiko bencana 5 miliar L-28 Lampiran .Kementerian PU .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian LH Instansi terkait: . PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 4.BNPB .Kementerian Hukum dan HAM .2 Penyusunan kebijakan tentang pengelolaan lingkungan hidup yang berwawasan risiko bencana Tersusunnya Peraturan Pemerintah dan Peraturan Daerah tentang pengelolaan lingkungan hidup yang berwawasan risiko bencana 5 miliar 4.BNPB .Kementerian Kehutanan Instansi utama: .

Bakosurtanal .rekomendasi tata ruang berbasis risiko bencana pada provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi Instansi Utama : .Bappenas .Kementerian LH 140 milyar 5.Kementerian Komunikasi dan Informasi Instansi terkait: .000 . PROGRAM : PENINGKATAN KAPASITAS DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PARA PEMANGKU KEPENTINGAN LAINNYA DALAM PRB 5.Kementerian ESDM .1 Penguatan peran media dalam menumbuhkan budaya kesiapsiagaan untuk mendorong partisipasi masyarakat 5..BNPB 10 miliar 33 forum pengurangan risiko bencana terbentuk Instansi utama: .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian Kehutanan 4.4 Penetapan tata ruang dan tata guna lahan berbasis risiko bencana .Deptan .Kementerian Dalam Negeri .000 wartawan di pusat dan di 33 provinsi menerima pelatihan Instansi utama: .Kementerian Kelautan dan Perikanan .2 Pengembangan forum pengurangan 2.Pedoman tata ruang dan tata guna lahan berbasis risiko skala 1:50.6 miliar Lampiran L-29 .Kementerian ESDM .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kehutanan .BMKG .Kementerian PU Instansi terkait: .BNPB 6.BPN .Kementerian PU .

Kementerian Komunikasi dan Informasi Instansi utama: .Kementerian Sosial .5 Diversifikasi pendapatan untuk masyarakat dan jaring pengaman sosial di wilayah rawan Terbentuknya kelompok-kelompok usaha kecil warga rentan di 12 provinsi paling rawan 74 miliar L-30 Lampiran .Kementerian Pendidikan Nasional .BNPB Instansi terkait: .3 Peningkatan partisipasi relawan dan para pemangku kepentingan di 33 provinsi Instansi terkait: .Kementerian Sosial .Kementerian Kesehatan .4 Pengembangan program PRB berbasis masyarakat 1.Kementerian Kelautan dan Perikanan .100 Desa siaga bencana terbentuk di 33 provinsi 110 miliar 5.Kementerian ESDM .Kementerian Sosial .Kementerian Kelautan dan Perikanan 5 miliar 12 forum relawan penanggulangan bencana terbentuk di 12 provinsi paling rawan 5.Kementerian Kesehatan .risiko bencana (PRB) di daerah 5.Kementerian Dalam Negeri .PMI .Kementerian Negara UKM Instansi terkait: .BMKG .Kwarnas Pramuka Instansi utama: .Kementerian Dalam Negeri Instansi utama: .Kementerian Pertanian .BNPB Instansi terkait: .

3 Pembentukan Satuan-satuan 50 miliar 120 miliar Lampiran L-31 .Kementerian Dalam Negeri Instansi utama: .Polri .BNPB 5.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian PU .Kementerian Luar Negeri Instansi terkait: .Kementerian Sosial Instansi utama: .BNPB Instansi terkait: .Kementerian Keuangan .6 Pembentukan mekanisme pendanaan risiko bencana (asuransi bencana) Asuransi bencana di tingkat pusat dan daerah untuk perumahan Instansi utama: .Kementerian Sosial .000 miliar 6.Bappenas Instansi utama: .2 Kerjasama internasional dalam peningkatan kesiapsiagaan dan tanggapa darurat 6.BNPB .7 Pengurangan risiko dan kesiapsiagaan spesifik untuk kaum perempuan. Meningkatnya kapasitas kaum perempuan. anak dan kelompok marjinal dalam menghadapi bencana di wilayah berisiko tinggi 150 miliar PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 6.1 Penguatan SRC PB Nasional di wilayah Barat dan Timur Dua SRC PB Nasional di Jakarta dan Malang mengadakan latihan rutin dan ditingkatkan kapasitasnya dalam merespons bencana Implementasi AADMER (ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response) 12 Satuan Reaksi Cepat (SRC PB) Instansi utama: ..TNI .KPDT .Kementerian Pemberdayaan Perempuan Instansi terkait: .BNPB Instansi terkait: .BNPB 2.500 miliar 5.Kementerian Pertanian 5.Kementerian Perumahan Rakyat . anak dan kelompokkelompok marjinal 6.

BNPB .Kementerian PU Instansi terkait: .Reaksi Cepat (SRC) di tingkat kantor regional terbentuk di 12 kantor regional Instansi terkait: .Kementerian PU 300 miliar 6.PMI Instansi utama: .Kementerian Kesehatan .200 miliar L-32 Lampiran .PMI Instansi utama: .Polri .Kementerian Sosial Instansi terkait: .BNPB .Kementerian Sosial .BNPB .Kementerian Kesehatan .6 Penyediaan kebutuhan hunian darurat dan sementara Tersedianya kebutuhan hunian darurat dan sementara 150 miliar 6.Kementerian PU .5 Penyediaan kebutuhan dasar kesehatan Tersedianya kebutuhan dasar kesehatan untuk menghadapi kedaruratan 50 miliar 6.Bulog Instansi utama: .BNPB .7 Peningkatan aksesibilitas bandara dan pelabuhan laut di daerah rawan agar memenuhi standar kedaruratan Bandara dan pelabuhan di 12 provinsi yang paling rawan 1.TNI .Kementerian Sosial .Kementerian Kesehatan Instansi terkait: .Basarnas .TNI .Kementerian Dalam Negeri Instansi utama: .Polri .4 Penyediaan dan penyiapan barang pasokan kebutuhan dasar Tersedianya stok logistik kebutuhan dasar 6.Kementerian Perhubungan Instansi terkait: .

26 miliar Lampiran L-33 .011.Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri TOTAL 100 miliar 41.6.BNPB Instansi terkait: .Kementerian Komunikasi dan Informasi . pengembangan TI Sistem informasi bencana real-time terbentuk di pusat dan di 33 provinsi Instansi utama: .8 Peningkatan akses komunikasi dan pengadaan data dan informasi realtime untuk emerjensi.

1.LAPAN Instansi Utama : . Sasaran.Kementerian ESDM .150 miliar 3.Bakosurtanal .BMKG 2. pemetaan risiko bencana. pelatihan dan gladi mekanisme pengurangan risiko bencana 1.BPPT .BNPB .LIPI Instansi Terkait : .Penyuluhan.BPS .Bakosurtanal . Fokus Prioritas. Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural . Penelitian dan Pengembangan .Peta risiko bencana gempabumi skala 1 : 50. Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Bencana Gempabumi. Pemetaan kawasan rawan bencana.Kementerian PU .BPPT .Lampiran 4.LIPI .23 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap gempabumi .BMKG .Kementerian Kesehatan .Kementerian ESDM . Sandingan Program.LIPI Instansi Terkait : . dan pemantauan gempabumi .Kementerian Sosial . KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 400 miliar NO.Terpasangnya 400 strong motion accelograph yang tersebar di seluruh Indonesia Instansi Utama : .100 penelitian dan pengembangan mengenai 150 miliar L-34 Lampiran .Kementerian Pendidikan Nasional Instansi Utama : .BNPB Instansi Terkait : .000 .BMKG .Kementerian PU . FOKUS PRIORITAS SASARAN PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.

BMKG .Kementerian Dalam Negeri . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN Penyusunan rencana kontijensi .23 rencana kontijensi pada tingkat provinsi berisiko tinggi terhadap gempabumi 2.BMKG .Kementerian Sosial .Pembentukan national board of earthquake disaster prevention .BPPT .BPPT .Bakosurtanal .5 miliar 2.LAPAN .200 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap gempabumi . pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .pengurangan risiko bencana gempabumi per tahun . Peningkatan Penyuluhan.Kementerian Dalam Negeri Kementerian Pendidikan Nasional Instansi Utama : .Kementerian Sosial .Kementerian ESDM .BNPB Instansi Terkait : .50 gladi kesiapsiagaan terhadap gempabumi pada wilayah berisiko tinggi terhadap 85 miliar Lampiran L-35 .Kementerian Sosial 11.Kementerian Kesehatan .Kementerian ESDM .BNPB Instansi Terkait : .TNI/POLRI Instansi Utama : .KRT .Bakosurtanal .LIPI . 1.Kementerian ESDM .LAPAN .Kementerian Dalam Negeri LIPI .Kementerian Kesehatan .

Basarnas Instansi Terkait : .Kementerian Sosial Instansi Terkait : .TNI .Bakosurtanal .Kementerian PU Instansi Utama : .Kementerian Perhubungan . sandang. Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.LAPAN . air bersih dan sanitasi 20 miliar 4.Kementerian Sosial . Kaji cepat bencana 2.Kementerian PU Instansi Utama : .gempabumi . Pemulihan darurat sarana-prasarana vital dan utilities 10 miliar L-36 Lampiran . hunian sementara.POLRI SRC-PB Instansi Utama : .Polri .5 miliar 3. Pencarian.Polri .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Perhubungan .Kementerian Kesehatan .Basarnas 10 miliar 12. layanan kesehatan. penyelamatan dan evakuasi 3.Kementerian Kesehatan .Kementerian PU Instansi Terkait : .TNI .TNI .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kesehatan .BPPT . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.

Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri .BNPB . Identifikasi dan verifikasi kerusakan dan kerugian 10 miliar Lampiran L-37 .Bappenas .Kementerian Sosial .Kementerian Keuangan .Kementerian Kesehatan . .Kementerian Kesehatan . Bappenas.Kementerian Sosial .BNPB.Kementerian ESDM 5. Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.000 miliar (estimasi) 2..Kementerian PU .BNPB .Kementerian Keuangan . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .Bappenas.Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri . . Rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas dan infrastruktur publik di daerah pasca bencana yang belum selesai 8.Kementerian PU 50 miliar 4.Kementerian Kesehatan .Kementerian Keuangan . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Kementerian PU .BMKG Selesainya rehabilitasi dan rekonstruksi gempabumi Jawa Barat dan Sumatra Barat .Kementerian Perhubungan .

Kementerian Kesehatan .Kementerian Dalam Negeri . Pemulihan saranaprasarana publik dan rekonstruksi rumah warga korban bencana 2.Kementerian Sosial .Kementerian PU .BNPB .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kesehatan .Kementerian Kesehatan .Kementerian Budpar .Kementerian Sosial . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi .Kementerian Sosial .BNPB .Bappenas.Kementerian Kesehatan 3..Bappenas. .Kementerian PU .Kementerian Keuangan . pembangunan sistem dan 20 miliar 50 miliar L-38 Lampiran .Kementerian PU 10 miliar 4.500 miliar 5. Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Keuangan .BNPB .Kementerian Agama . .Kementerian Perumahan Rakyat . Pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis 6.Kementerian Pendidikan Nasional .

Kementerian Kesehatan .Kementerian Sosial .BMKG TOTAL 12.infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .489 miliar Lampiran L-39 .

Kementerian PU Instansi Terkait : .LIPI .Kementerian Sosial . Fokus Prioritas.BNPB Instansi Utama : Non struktural : . KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 310 miliar NO. pemetaan risiko bencana dan pemantauan tsunami .Kementerian Kesehatan 2. 1.LIPI . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Bencana Tsunami. Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural . FOKUS PRIORITAS SASARAN PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.Terpasangnya 25 buoy tsunami yang tersebar di seluruh Indonesia Instansi Utama : .KRT . Sandingan Program.Kementerian ESDM Struktural : .Bakosurtanal .25 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap tsunami 625 miliar L-40 Lampiran . Sasaran.BPPT .BPPT .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Lampiran 5.Kementerian PU .BMKG .Peta risiko bencana tsunami skala 1 : 50.Kementerian ESDM .BMKG .Kementerian Kelautan dan Perikanan Instansi Terkait : .000 . Pemetaan kawasan rawan bencana.BNPB .

Kementerian Kelautan dan Perikanan . Penelitian dan Pengembangan .5 miliar L-41 .100 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah 42.Bakosurtanal .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kesehatan .BNPB Instansi Terkait : .BMKG Instansi Terkait : .BPPT .Kementerian ESDM .Kementerian Sosial .Polri Instansi Utama : .BMKG .KRT .LAPAN .100 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko bencana tsunami per tahun Instansi Utama : . Penyuluhan.Kementerian Kesehatan . Penyusunan rencana kontijensi .BNPB 50 miliar 2.LAPAN .25 rencana kontijensi pada tingkat provinsi berisiko tinggi terhadap tsunami 50 miliar 2.Kementerian Pendidikan Nasional Instansi Utama : .Kementerian Sosial .LIPI .LIPI .Kementerian Dalam Negeri .Bakosurtanal . pelatihan dan gladi mekanisme Lampiran .3.BPPT .Kementerian ESDM .TNI . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.

penyelamatan dan evakuasi L-42 Lampiran .Kementerian Sosial .Kementerian ESDM . Pencarian.Kementerian Dalam Negeri .25 gladi kesiapsiagaan terhadap tsunami pada wilayah berisiko tinggi terhadap tsunami Instansi Terkait : . Kaji cepat bencana tsunami 2.tanggap darurat berisiko tinggi terhadap tsunami .BMKG . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.5 miliar 237.Kementerian Kelautan dan Perikanan .TNI .Kementerian Kesehatan .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Sosial .Terbangunnya sistem peringatan dini 25 provinsi berisiko tinggi terhadap tsunami 4.Polri Instansi Utama : .TNI .KNRT Instansi Terkait : .Polri .BPPT .BPPT .BMKG .Kementerian Kesehatan BNPB SRC-PB Instansi Utama : . PROGRAM : PERINGATAN DINI 1.5 miliar 3. Membangun system peringatan dini bencana tsunami .LAPAN .Bakosurtanal .LAPAN .Bakosurtanal .Kementerian ESDM .LIPI .LIPI .Basarnas 10 miliar 12.

Kementerian Perhubungan .Kementerian Kesehatan Instansi Terkait : .PMI .TNI . air bersih. sandang. Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.Kementerian Kesehatan .Kementerian Kesehatan 3.TNI .Kementerian Sosial .Kementerian Perhubungan Instansi Utama : . Pemulihan darurat sarana-prasarana vital dan utilities 10 miliar Lampiran L-43 . air bersih dan sanitasi Instansi Utama sandang pangan: .Polri .Kementerian PU Instansi Terkait : .Kementerian Komunikasi dan Informasi 20 miliar 4.Instansi Terkait : . sanitasi : .Kementerian Dalam Negeri . hunian sementara. layanan kesehatan.Kementerian Dalam Negeri .TNI .Polri .Kementerian Sosial Instansi utama hunian.Polri .Basarnas .Kementerian PU Instansi utama layanan kesehatan : .

Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian PU .BMKG 50 miliar BNPB .Kementerian PU . Pemulihan saranaprasarana publik dan rekonstruksi rumah warga korban bencana 2.Kementerian Perumahan Rakyat 10 miliar 2.Kementerian Keuangan .Kementerian Sosial . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 5.Kementerian Sosial .Bappenas.Kementerian PU .Kementerian Keuangan .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Keuangan . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi 10 miliar 3.BNPB .Kementerian Kesehatan .Kementerian Kesehatan .BNPB . .Bappenas .Bappenas .500 miliar L-44 Lampiran .BNPB .BNPB .Kementerian Dalam Negeri . Pengkajian kerusakan dan kerugian .5.Kementerian Dalam Negeri .

BNPB . Pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis 5.Kementerian Sosial .Kementerian Keuangan .Kementerian Kesehatan . Peningkatan kapasitas rehabilitas dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.BMKG 20 miliar 50 miliar TOTAL 4.5 miliar Lampiran L-45 .008. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai . .4.Bappenas.Kementerian Dalam Negeri .

Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .Kementerian LH Instansi Utama : .Lampiran 6.40 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko bencana gunungapi per tahun 60 miliar L-46 Lampiran .000 .70 wilayah berisiko tinggi terhadap gunungapi 245 miliar 3. Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Bencana Gunungapi.BNPB Instansi Utama : . Sasaran.Bakosurtanal .Kementerian ESDM 2. Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural . Sandingan Program. Fokus Prioritas.KRT .BPPT . KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 56 miliar NO.BMKG .Terpasangnya instrument pemantau aktivitas gunungapi pada 70 gunungapi Instansi Utama : .LAPAN . FOKUS PRIORITAS SASARAN PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.Peta risiko bencana gunungapi skala 1 : 50. pemetaan risiko bencana.Kementerian Kesehatan .BPPT . 1. Pemetaan kawasan rawan bencana.Kementerian ESDM Instansi Terkait : .BMKG .Kementerian ESDM Instansi Terkait : .Kementerian ESDM .Kementerian PU .Kementerian Sosial .LIPI . Penelitian dan Pengembangan . dan pemantauan gunungapi .

Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Sosial .Kementerian Pendidikan Nasional 2.TNI .- BPPT Bakosurtanal LAPAN LIPI Kementerian Kesehatan .Bakosurtanal .Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri . Pengamatan dan peringatan dini gunungapi Terbangunnya sIstem pengamatan guna menunjang sIstem peringatan dini di 70 gunungapi Instansi Utama : .Kementerian Kesehatan .BNPB .Polri Instansi Utama : .Kementerian ESDM . Penyusunan rencana kontijensi .70 rencana kontijensi pada tingkat provinsi berisiko tinggi terhadap gunungapi 35 miliar Lampiran L-47 .Kementerian Sosial .Kementerian ESDM Instansi Terkait : .BNPB Instansi Terkait : .Kementerian Dalam Negeri .LAPAN 210 miliar 3.BMKG .Kementerian Kesehatan .LIPI .BMKG . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1. PROGRAM : PERINGATAN DINI 1.

Basarnas Instansi Terkait : . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.Kementerian Sosial Instansi Terkait : .BNPB Instansi Terkait : .Kementerian PU Instansi Utama : .30 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap gunungapi .TNI . air bersih dan sanitasi 20 miliar L-48 Lampiran . Kaji cepat bencana gunungapi 2. pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .Kementerian Kesehatan . Penyuluhan. PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Kementerian Sosial .LAPAN .BPPT .5 miliar 10 miliar 3.TNI .Polri SRC-PB Instansi Utama : .Kementerian Dalam Negeri 37.Polri 2.TNI .Kementerian Kesehatan . penyelamatan dan evakuasi 7. Pencarian.Bakosurtanal . layanan kesehatan.Kementerian Sosial .30 gladi kesiapsiagaan terhadap gunungapi pada wilayah berisiko tinggi terhadap gunungapi Instansi Utama : .BMKG .Kementerian Kesehatan ..5 miliar 4.LIPI .ESDM . hunian sementara.BPPT . sandang.Kementerian Dalam Negeri .Polri .Kementerian Perhubungan .

Kementerian PU Instansi Terkait : .BNPB .Kementerian Sosial .Kementerian Kesehatan - Lampiran L-49 .TNI . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Kementerian Sosial .BNPB .Bappenas .Kementerian Keuangan .Kementerian Kesehatan . Pemulihan darurat sarana-prasarana vital dan utilities Instansi Utama : .Kementerian Perhubungan . .Kementerian Dalam Negeri . Rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas dan infrastruktur publik di daerah pasca bencana yang belum selesai 50 miliar .Bappenas.Polri .Kementerian Dalam Negeri .BMKG 10 miliar 5. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 5.Kementerian Dalam Negeri ..Basarnas .Kementerian Perhubungan .Kementerian ESDM .Kementerian PU .Kementerian Keuangan . Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian PU 4.

Pemulihan saranaprasarana publik dan rekonstruksi rumah warga korban bencana 5.Kementerian Perumahan Rakyat .Kementerian Keuangan .Kementerian Kesehatan .Kementerian Kesehatan .Kementerian ESDM .Kementerian Keuangan .BNPB .Kementerian Dalam Negeri 10 miliar 3.Kementerian PU .Bappenas .Bappenas.BNPB .Kementerian Sosial .Kementerian ESDM 2.Kementerian ESDM .Kementerian Kesehatan .BNPB . . Pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis 6.Bappenas .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Sosial . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi 10 miliar 4. Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui L-50 100 miliar 20 miliar 50 miliar Lampiran .Kementerian PU .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian PU .BNPB .Kementerian Sosial .. Pengkajian kerusakan dan kerugian .

Kementerian Keuangan . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .BMKG TOTAL 931 miliar Lampiran L-51 .Kementerian ESDM .pendidikanpelatihan.

LIPI . 1.LIPI Instansi Terkait : .Lampiran 7. Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural - 26 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap gerakan tanah per tahun 260 miliar 3.BNPB . Sasaran.Bakosurtanal . Pemetaan zona kerentanan gerakan tanah dan pemetaan risiko bencana gerakan tanah Peta risiko bencana gerakan tanah skala 1 : 50. Penelitian dan Pengembangan - 100 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko bencana gerakan tanah per tahun 50 miliar L-52 Lampiran .000 Instansi Utama : .Kementerian PU 2. Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Bencana Gerakan Tanah.BMKG .LIPI .BNPB . NO. Fokus Prioritas.BPPT .BPPT .BMKG Instansi terkait : .Kementerian PU . Sandingan Program.Kementerian Sosial .Kementerian ESDM Instansi Terkait : .Kementerian ESDM . FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 180 miliar PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.LAPAN Instansi Utama : .Kementerian PU .Kementerian Kesehatan Instansi Utama : .Kementerian ESDM .

Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian Sosial . Penyusunan rencana kontijensi 26 rencana kontijensi pada tingkat provinsi 13 miliar Lampiran L-53 .TNI . Pemantauan gerakan tanah pada jalur jalan atau wilayah vital dan strategis - Terbangunnya sistem peringatan dini 26 provinsi provinsi berisiko tinggi terhadap gerakan tanah Instansi Utama : .2. PROGRAM : PERINGATAN DINI KRT BPPT Bakosurtanal LAPAN Kementerian Sosial Kementerian Kesehatan Kementerian Dalam Negeri Kementerian Pendidikan Nasional Kementerian Perhubungan 200 miliar 1.KRT .BPPT .BNPB .Bakosurtanal .BNPB 3 PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.Kementerian Dalam Negeri .Polri Instansi Utama : .LIPI .BMKG .Kementerian ESDM Instansi Terkait : .Kementerian Kesehatan .Kementerian PU .LAPAN .

Kementerian Dalam Negeri .Kementerian ESDM .LAPAN . Penyuluhan.Polri Instansi Utama : .BPPT .Kementerian Sosial .BPPT .Polri SRC-PB 43. PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Kementerian Kesehatan .TNI .Kementerian Sosial .BMKG .6 miliar 2. pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat - - 100 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap gerakan tanah 25 gladi kesiapsiagaan terhadap gerakan tanah pada wilayah berisiko tinggi terhadap gerakan tanah 4.Kementerian ESDM .LIPI .BNPB Instansi Terkait : . Kaji cepat bencana gerakan tanah 10 miliar L-54 Lampiran .Bakosurtanal .BMKG .Kementerian Dalam Negeri .LIPI .Kementerian Kesehatan .Kementerian Perhubungan .Kementerian PU .Kementerian Komunikasi dan Informasi .berisiko tinggi terhadap gerakan tanah Instansi Terkait : .TNI .LAPAN .

Kementerian Kesehatan . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.TNI . penyelamatan dan evakuasi Instansi Utama : . Pencarian. Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui Lampiran 50 miliar L-55 .Kementerian Perhubungan . Pemulihan darurat sarana-prasarana vital dan utilities 10 miliar 5.Bappenas 10 miliar 3.Kementerian PU Instansi Utama : .Kementerian PU .Kementerian Perhubungan . layanan kesehatan.BNPB .Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Sosial .Kementerian Kesehatan .Polri .Kementerian Kesehatan .Basarnas Instansi Terkait : .Kementerian Perhubungan . air bersih dan sanitasi 20 miliar 4.Kementerian Dalam Negeri Instansi Utama : .Kementerian Dalam Negeri .2.Kementerian Sosial Instansi Terkait : . sandang.Kementerian PU Instansi Terkait : .Basarnas .Polri .TNI . hunian sementara.

Kementerian ESDM .Kementerian Kesehatan .Kementerian Keuangan .Kementerian Keuangan .Kementerian ESDM .Kementerian Keuangan .Bappenas . Rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas dan infrastruktur publik di daerah pasca bencana yang belum selesai .BNPB .Kementerian PU .Kementerian Sosial .BNPB .Kementerian ESDM . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Kementerian PU .BNPB .Kementerian Dalam Negeri . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi 10 miliar L-56 Lampiran .Kementerian Keuangan 25 miliar 2.Kementerian Sosial .Bappenas .Bappenas .BMKG . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 5.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kesehatan .pendidikanpelatihan. Pengkajian kerusakan dan kerugian 10 miliar 3.

Kementerian Sosial .Kementerian ESDM 4.Kementerian Sosial ..Kementerian Keuangan .Kementerian PU .Kementerian Dalam Negeri . Pemulihan saranaprasarana publik dan rekonstruksi rumah warga korban bencana 5. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Kesehatan .Kementerian Kesehatan .Kementerian PU .Kementerian Perumahan Rakyat .6 miliar Lampiran L-57 .111.Bappenas.BNPB .BMKG 150 miliar 20 miliar 50 miliar TOTAL 1. .BNPB . Pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis 6.Kementerian ESDM .

Bakosurtanal Instansi Terkait: . Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural . Pengenalan dan penentuan risiko bencana banjir . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Bencana Banjir. Sandingan Program.30 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap banjir 1.LAPAN . Sasaran.BPPT .Kementerian Kesehatan Instansi Utama : .BMKG .BPPT .BMKG .BNPB .Kementerian Kesehatan 2.Kementerian PU .Lampiran 8.Kementerian PU .100 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko bencana banjir per tahun 50 miliar L-58 Lampiran .500 miliar 3.LIPI .Kementerian PU Instansi Terkait : .Kementerian ESDM .000 Instansi Utama : . NO.BMKG . Penelitian dan Pengembangan .LIPI .Peta risiko bencana banjir skala 1 : 50. FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 200 miliar PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.Bakosurtanal . 1. Fokus Prioritas.Kementerian Sosial .BPPT Instansi Terkait : .LAPAN Instansi Utama : .

Kementerian Kesehatan .Polri Instansi Utama : . PROGRAM : PERINGATAN DINI 1.Kementerian Sosial .BMKG .BPPT .Kementerian Pendidikan Nasional 2.Kementerian Dalam Negeri .TNI ..Terbangunnya sistem peringatan dini 30 provinsi provinsi berisiko tinggi terhadap banjir Instansi Utama : .Kementerian PU Instansi terkait: .Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri .BNPB .LIPI . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.KRT .30 rencana kontijensi pada tingkat provinsi berisiko tinggi terhadap banjir 15 miliar Lampiran L-59 .BMKG .BNPB Instansi Terkait : .Bakosurtanal .Kementerian PU . Pembangunan Sistem Peringatan Dini banjir .LAPAN .Kementerian Kesehatan 90 miliar 2.Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian ESDM .LIPI . Penyusunan rencana kontijensi .

5 miliar 3.25 gladi kesiapsiagaan terhadap banjir pada wilayah berisiko tinggi terhadap banjir Instansi Utama : .5 miliar 10 miliar 3.Polri 2.Basarnas Instansi Terkait : .Kementerian Dalam Negeri . Kaji cepat bencana banjir 2.Kementerian Komunikasi dan Informasi .Polri . penyelamatan dan evakuasi 7.Kementerian ESDM .LAPAN .Kementerian Sosial 42.LIPI .100 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap banjir .Bakosurtanal .Kementerian Dalam Negeri Instansi Utama : . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.BPPT . pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .Kementerian Kesehatan .BMKG .Polri SRC-PB Instansi Utama : . Pencarian.Kementerian Sosial ..TNI .Kementerian Kesehatan .TNI .Kementerian PU . sandang. Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.Kementerian Sosial .TNI . Penyuluhan.BNPB Instansi Terkait : .Kementerian Perhubungan . L-60 20 miliar Lampiran .

Pemulihan darurat sarana-prasarana vital dan utilities 5. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 4.hunian sementara.Kementerian PU Instansi Terkait : . Pengkajian kerusakan dan kerugian 50 miliar .Kementerian PU 10 miliar Lampiran L-61 .Kementerian Perhubungan . layanan kesehatan. .Kementerian Perhubungan .Kementerian Sosial .Kementerian PU .Kementerian Dalam Negeri .BNPB . Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Bakosurtanal 10 miliar 4.BNPB .Kementerian Kesehatan .Kementerian Keuangan .Polri . air bersih dan sanitasi Instansi Terkait : .BMKG .TNI .Bappenas .Kementerian Keuangan . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Kementerian Dalam Negeri .Bappenas.Kementerian PU Instansi Utama : .Basarnas .Kementerian Kesehatan .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri .

Kementerian Kesehatan 2.Kementerian Sosial .Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri .Bappenas .Kementerian PU .BNPB .Kementerian Kesehatan .Kementerian PU .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Perumahan Rakyat .Kementerian PU .150 miliar L-62 Lampiran . Pemulihan saranaprasarana publik dan rekonstruksi rumah warga korban bencana 75 miliar 4..Kementerian Keuangan . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi .Kementerian Kesehatan .BNPB . .Kementerian Dalam Negeri . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Keuangan .Bakosurtanal 10 miliar 3. Pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis 5.Kementerian Sosial . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 10 miliar 50 miliar TOTAL 2.BNPB .Bappenas.BMKG .

24 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap kekeringan 240 miliar Lampiran L-63 .BPPT .BMKG . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Kekeringan.Kementerian PU . FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 5. NO.5 miliar 1.LIPI .Kementerian Kehutanan .Kementerian Pertanian .Kementerian ESDM . Pengenalan dan pemantauan risiko bencana kekeringan .Kementerian Pertanian . Sandingan Program. Fokus Prioritas.BPPT .LIPI .Kementerian ESDM .Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .Kementerian Sosial .BNPB . Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural . Sasaran.LAPAN Instansi terkait : .Peta risiko bencana kekeringan Instansi Utama : .BMKG .Kementerian PU .BNPB 2.Kementerian Kesehatan Instansi Utama : .Lampiran 9.Bakosurtanal . PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.

Penelitian dan Pengembangan .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Pertanian .Kementerian Kehutanan .Kementerian ESDM .Depdiknas Instansi Utama : .BNPB .Bakosurtanal .50 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap kekeringan 7. Informasi dan .Kementerian Kesehatan .50 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko bencana kekeringan per tahun Instansi Utama : .LIPI .Kementerian Sosial .Kementerian ESDM .LAPAN .BPPT .LIPI .Bakosurtanal 25 miliar 2 PROGRAM : PERINGATAN DINI 1.Kementerian Pertanian .KRT .LAPAN .Kementerian Sosial ..5 miliar penyuluhan L-64 Lampiran .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Sosial .Kementerian Kesehatan .BMKG Instansi Terkait : .Kementerian Kesehatan 3.BMKG .Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .

2 miliar .Kementerian Sosial Instansi Terkait : .24 rencana kontijensi pada tingkat provinsi berisiko tinggi terhadap kekeringan Instansi Utama : . layanan kesehatan.BPPT .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian PU 4.Kementerian Sosial .3.Kementerian Perhubungan .BMKG .LAPAN .Kementerian Pertanian Instansi Terkait : . Penyusunan rencana penanggulangan kedaruratan LAPAN BPPT TNI Polri 7. air bersih dan sanitasi 20 miliar 2.Kementerian Kesehatan .Kementerian PU Instansi Utama : .Kementerian Kesehatan .Polri Instansi Utama : .Bakosurtanal .Kementerian ESDM . hunian sementara.Kementerian Kehutanan .Kementerian Dalam Negeri . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.TNI . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan. Pemulihan darurat sarana-prasarana vital dan utilities 15 miliar Lampiran L-65 . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.BNPB .LIPI . sandang.

Kementerian Kehutanan .Kementerian PU .Kementerian Keuangan . Pengkajian kerusakan dan kerugian .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Perhubungan 3.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Keuangan . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 5.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kesehatan .Kementerian Sosial .Kementerian PU .Bappenas .Kementerian Keuangan 30 miliar 10 miliar 2.Kementerian Pertanian Instansi Terkait : .BNPB ..Bappenas. Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Dalam Negeri .BNPB .BMKG .Kementerian Pertanian .Kementerian Kesehatan . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi 10 miliar L-66 Lampiran . .BNPB .Kementerian Sosial . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Bappenas .

2 miliar Lampiran L-67 .. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 30 miliar 650.Kementerian LH . .Kementerian PU .Kementerian Kehutanan .Bappenas.Kementerian Pertanian TOTAL 250 miliar 4. Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan. Pemulihan saranaprasarana publik .Kementerian Pertanian .Kementerian PU .Kementerian PU .Kementerian Pertanian .Kementerian LH 3.Kementerian Dalam Negeri .BNPB .BNPB .BMKG .Kementerian Kehutanan .Kementerian Keuangan .

Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan.Patroli dan pengawasan melaui udara dan darat Instansi Utama : .BNPB .Fasilitasi penyiapan lahan tanpa bakar untuk petani tradisional 100 miliar L-68 Lampiran .Kementerian Kehutanan .BPPT .Peningkatan pengawasan pengelolaan lahan gambut untuk tidak dibakar . Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural .Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .LAPAN Instansi Utama : . Sandingan Program. 1.Kementerian Dalam Negeri .BMKG .000 .Lampiran 10.SPBK (sistem peringkat bahaya kebakaran) skala 1 : 50. Sasaran. Fokus Prioritas.LIPI . Pemetaan dan pemantauan kebakaran hutan dan lahan .TNI . NO.BNPB .BMKG .10 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan per tahun .Kementerian PU .Polri Instansi Terkait : .Kementerian LH .Kementerian Pertanian . FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 50 miliar PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.Bakosurtanal .Kementerian Pertanian .LAPAN 2.

Kementerian Pertanian .Kementerian LH . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.Pemanfaatan material yang sering dibakar Instansi Utama : .Bakosurtanal . Penelitian dan Pengembangan .Bakosurtanal .LAPAN .Kementerian Kehutanan .BMKG .Kementerian Pertanian .Kementerian Pertanian .Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .LAPAN .Terbangunnya sistem peringatan dini 10 provinsi berisiko tinggi dan intensitasnya tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan 30 miliar 3.BNPB Instansi Utama : . Implementasi AATHP (ASEAN Agreement on Transboundary Haze Polution) .Sinkronisasi upaya pencegahan dan mitigasi ancaman asap lintas bantas negara ASEAN 50 miliar 2. Penyusunan rencana kontijensi .LIPI .10 rencana kontijensi pada tingkat provinsi berisiko tinggi 5 miliar Lampiran L-69 .BNPB 26 miliar 4.BPPT .Kementerian Luar Negeri Instansi terkait: .Polri Instansi Utama : .3. Pembangunan Sistem Peringatan Dini kebakaran hutan dan lahan .BNPB .BPPT .Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .LAPAN .TNI .LIPI Instansi utama: .50 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko kebakaran hutan dan lahan per tahun . PROGRAM : PERINGATAN DINI 1.Kementerian Dalam Negeri .

BNPB .TNI .LIPI .Pembuatan 25 miliar L-70 Lampiran . pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .Mobilisasi sumberdaya melalui darat.Kementerian LH 18.Kementerian Pertanian .5 miliar 2. dan air .TNI .Bakosurtanal .BMKG .Kementerian Perhubungan .Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .Polri Instansi Utama : .Kementerian Sosial .BMKG .Kementerian Kehutanan .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri . Peningkatan Penyuluhan.LAPAN .BPPT . Operasi Pemadaman .10 gladi kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan pada wilayah berisiko tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan 4.Kementerian Kesehatan .BNPB .BPPT . udara.Kementerian Kesehatan .LAPAN .Polri Instansi Utama : .dan intensitasnya tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan Instansi Terkait : . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Kementerian Sosial .50 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan .Kementerian Kehutanan .Kementerian Pertanian .

modifikasi cuaca (hujan buatan) Instansi Terkait : .Kementerian Pertanian .Kementerian Sosial .Pengumpulan dan pendistrbusian bantuan 10 miliar Lampiran L-71 .Kementerian Sosial . penyelamatan dan evakuasi .Dephub .Kementerian Sosial Instansi Terkait : .Evakuasi manusia.Kementerian Perhubungan .Kementerian PU Instansi Utama : . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan. sandang.Basarnas . layanan kesehatan.Kementerian Kesehatan . hewan.Kementerian Perhubungan . hunian sementara.Kementerian Dalam Negeri . Patroli.Kementerian Kehutanan Instansi Terkait : .TNI .Polri .Kementerian Dalam Negeri . Pencarian.TNI .Kementerian PU .BPPT Instansi Utama : .Polri . air bersih dan sanitasi .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kehutanan 10 miliar 2.Kementerian PU . dan aset-aset yang bernilai strategis 3.Kementerian Kesehatan .

Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi 10 miliar L-72 Lampiran .Kementerian LH 40 miliar 5.Kementerian Pertanian .Bappenas .Kementerian Kehutanan .Kementerian PU .Kementerian Kesehatan . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Bappenas. Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Keuangan .4.Kementerian Keuangan .Kementerian Kehutanan .BNPB . .Kementerian Dalam Negeri . Inventarisasi dan verifikasi kerusakan dan kerugian 10 miliar 2. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .BMKG .BNPB .Kementerian PU .BNPB .Kementerian Keuangan .Kementerian Kehutanan .Bappenas .Kementerian Pertanian .Kementerian PU .Kementerian Pertanian .Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri .

3.BNPB .Bappenas.Kementerian PU . Pemulihan saranaprasarana publik dan reboisasi .Kementerian Kehutanan TOTAL 50 miliar 4. .Kementerian PU .5 miliar Lampiran L-73 .Kementerian Keuangan .BNPB .Kementerian LH .Kementerian Kehutanan . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Pertanian .BMKG .Kementerian Dalam Negeri . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 40 miliar 474.Kementerian Pertanian .

Kementerian PU Instansi Terkait : . Sasaran.Lampiran 11.Kementerian LH Instansi Utama : .Bakosurtanal . Fokus Prioritas.Kementerian Kehutanan .Kementerian LH Instansi Utama : .Kementerian PU Instansi Terkait : . SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 40 miliar PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.LAPAN . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Erosi. Sandingan Program. Penelitian dan Pengembangan - 15 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko erosi per tahun 15 miliar L-74 Lampiran .Bakosurtanal .Kementerian Kehutanan .Kementerian Pertanian .LIPI .Kementerian Pertanian . Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural - 23 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap erosi per tahun 230 miliar 3. FOKUS PRIORITAS 1. Pengenalan dan pemantauan risiko erosi Peta risiko bencana erosi Instansi Utama : .Kementerian PU Instansi Terkait : . NO.Kementerian Pertanian .Kementerian Kehutanan 2.BPPT .

Kementerian Dalam Negeri . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.TNI . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.Kementerian Dalam Negeri . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Kementerian ESDM 2.Kementerian PU 3 miliar 3.Kementerian Kesehatan .Kementerian Perhubungan .BNPB Instansi Terkait : .Basarnas Instansi Terkait : .Kementerian LH . penyelamatan dan evakuasi 1.Kementerian Sosial Instansi Terkait : .Kementerian Kesehatan . Pencarian.Kementerian Pertanian .Polri . pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat 20 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap erosi Instansi Utama : .Kementerian LH Instansi Utama : . air bersih dan sanitasi 2 miliar Lampiran L-75 .Kementerian Kehutanan . layanan kesehatan. Penyuluhan.Kementerian Dalam Negeri . hunian sementara.5 miliar 2.Kementerian Perhubungan .Kementerian PU Instansi Utama : . sandang.Kementerian Sosial ..

BMKG .BNPB .Kementerian Pertanian .Kementerian Keuangan .Kementerian PU . Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan. .Kementerian Kelautan dan Perikanan . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi 2.3. Pengkajian kerusakan dan kerugian 1.Kementerian LH .Kementerian Pertanian .Bappenas .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Keuangan .Kementerian Kehutanan .Kementerian Dalam Negeri .5 miliar 2.5 miliar L-76 Lampiran .Kementerian PU .Kementerian Pertanian .Kementerian Kehutanan .Kementerian Kehutanan . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.BNPB .BNPB . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .Bappenas.Kementerian LH 30 miliar 4.Bappenas .Kementerian PU .Kementerian Keuangan .Kementerian Dalam Negeri .

Kementerian Keuangan .BNPB .Bappenas.BMKG .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Pertanian .Kementerian Kelautan dan Perikanan TOTAL 25 miliar 4.Kementerian Kehutanan .Kementerian PU .Kementerian Dalam Negeri . .Kementerian PU . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 30 miliar 380. Pemulihan saranaprasarana publik - .5 miliar Lampiran L-77 . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.3.Kementerian Pertanian .Kementerian LH .Kementerian Kehutanan .

25 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko kebakaran gedung dan permukiman per tahun 12. Sasaran.Kementerian Perumahan Rakyat Instansi Utama : .BPPT .25 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap kebakaran gedung dan permukiman per tahun 125 miliar 3. Sandingan Program.LIPI . FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 20 miliar PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.Kementerian Dalam Negeri Instansi Terkait : .Lampiran 12.10 rencana kontijensi pada 5 miliar L-78 Lampiran .Peta risiko bencana kebakaran gedung dan permukiman Instansi Utama : . 1. Penelitian dan Pengembangan .Kementerian LH Instansi Utama : .Kementerian PU . NO. PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.Kementerian Perumahan Rakyat .Kementerian Perumahan Rakyat Instansi Utama : .Kementerian Dalam Negeri Instansi Terkait : . Pengenalan risiko kebakaran gedung dan permukiman . Fokus Prioritas. Penyusunan rencana kontijensi .BNPB 2. Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural .Kementerian PU Instansi Terkait : . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Bencana Kebakaran Gedung dan Permukiman.Kementerian PU .Bakosurtanal .5 miliar 2.

TNI .Kementerian Perhubungan .Kementerian Sosial .30 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap kebakaran gedung dan permukiman .Polri .BNPB Instansi Terkait : .Basarnas 10 miliar Lampiran L-79 .Kementerian PU . Penyuluhan.5 gladi kesiapsiagaan pada wilayah berisiko tinggi kebakaran gedung dan permukiman 3.Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri .Basarnas . pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .TNI .Kementerian Kesehatan .Kementerian Perumahan Rakyat Instansi Utama : .Polri .Kementerian Dalam Negeri Instansi Terkait : .Kementerian Sosial .tingkat provinsi berisiko tinggi dan intensitasnya tinggi terhadap kebakaran gedung dan permukiman Instansi Terkait : .Kementerian Perhubungan . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Basarnas 10 miliar 2.TNI .Polri .Kementerian Kesehatan . Operasi Pemadaman Instansi Utama : .Kementerian Dalam Negeri .

Kementerian Sosial Instansi Terkait : .Kementerian PU 2. Pengkajian kerusakan dan kerugian - .Kementerian Kesehatan .Dephub . . hunian sementara.Kementerian Keuangan . layanan kesehatan. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 4. penyelamatan dan evakuasi Instansi Utama : . sandang.Bappenas. PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 30 miliar 1.BNPB .Kementerian Dalam Negeri .Bappenas .BMKG 5 miliar 3. air bersih dan sanitasi 10 miliar 4.Kementerian PU Instansi Utama : .Kementerian Kesehatan .Kementerian Dalam Negeri .TNI/POLRI .Basarnas Instansi Terkait : .Kementerian PU . Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Sosial .Dephub . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan. Pencarian.Kementerian Keuangan .Kementerian PU .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri .5 miliar L-80 Lampiran .2.BNPB .

Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Perumahan Rakyat 2.5 miliar Lampiran L-81 .Kementerian Perumahan Rakyat .Kementerian Dalam Negeri . .Kementerian PU .BNPB.Kementerian Kesehatan .BNPB .BMKG 2.. .Kementerian Keuangan .Kementerian PU . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 30 miliar TOTAL 312. Pemulihan saranaprasarana publik 50 miliar 4.Kementerian Sosial .Kementerian PU .Kementerian Keuangan .5 miliar 3.Kementerian Perumahan Rakyat .Bappenas .Kementerian Dalam Negeri . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi .BNPB . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.Bappenas.

1.BMKG .12 propinsi yang berpotensi tinggi terhadap abrasi dan gelombang ekstrim 90 miliar 3.Peta resiko Gelombang Ekstrim dan Abrasi Instansi Utama : .Kementerian LH Instansi Utama : .BPPT . FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 5 miliar PROGRAM: PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.LIPI .25 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko gelombang 12.BPPT 2.Bakosurtanal .Kementerian LH .LIPI . Penelitian dan Pengembangan .LAPAN . Sasaran.Kementerian Kelautan dan Perikanan .Bakosurtanal .LAPAN Instansi Terkait : .Kementerian Kelautan dan Perikanan . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Gelombang Ekstrim dan Abrasi.Kementerian PU .BMKG Instansi Terkait : .Kementerian PU . Pengenalan dan pemantauan risiko gelombang ekstrim dan abrasi . Fokus Prioritas.5 miliar L-82 Lampiran .Lampiran 13. Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural .BMKG Instansi Utama : . NO. Sandingan Program.BMKG .LAPAN Instansi Terkait : .BPPT .

Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian LH .Kementerian LH .LIPI .BMKG .Kementerian Kelautan dan Perikanan 2 PROGRAM : PERINGATAN DINI 1.LIPI .BMKG Instansi Utama : . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Bakosurtanal .BNPB Instansi Terkait : .Kementerian PU . Penyuluhan dan pelatihan ..BPPT .Basarnas 12 miliar 3.Bakosurtanal .Kementerian PU .ekstrem dan abrasi per tahun .BNPB . Pencarian. Pemantauan dan penyuluhan . penyelamatan dan evakuasi 10 miliar Lampiran L-83 .20 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap gelombang ekstrem dan abrasi 3 miliar 4.Kementerian Kelautan dan Perikanan Instansi Utama : .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian LH .12 provinsi yang berpotensi tinggi terhadap abrasi dan gelombang ekstrim Instansi Utama : .LAPAN Instansi Terkait : .BMKG . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.BMKG .

Kementerian Keuangan 20 miliar 3.BNPB .BMKG .Kementerian Kesehatan .Kementerian Perhubungan . Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Dalam Negeri .Bappenas .Kementerian Dalam Negeri . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1. Pemenuhan kebutuhan dasar pangan. layanan kesehatan.BNPB . sandang..Kementerian PU 2.Polri Instansi Terkait : .Kementerian Sosial .Kementerian Sosial . .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian Keuangan .Kementerian PU .Kementerian Dalam Negeri .5 miliar L-84 Lampiran . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 30 miliar 5.Kementerian Perhubungan .TNI .Kementerian Kesehatan . Pengkajian kerusakan dan kerugian 1. hunian sementara.Bappenas. air bersih dan sanitasi Instansi Utama : .Kementerian PU Instansi Terkait : .

Kementerian Dalam Negeri .Kementerian PU .5 miliar Lampiran L-85 . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan. .Bappenas.Kementerian Keuangan .Kementerian PU .Kementerian LH .BNPB .Kementerian Kelautan dan Perikanan TOTAL 2. Pemulihan sarana-prasarana publik dan reboisasi 25 miliar 4.Kementerian Kelautan dan Perikanan .Kementerian Kelautan dan Perikanan ..Kementerian LH 2.BMKG .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kelautan dan Perikanan .Bappenas .Kementerian PU . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 30 miliar 241.BNPB .5 miliar 3.Kementerian PU . Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian LH .Kementerian Keuangan .

Lampiran 14.
Sandingan Program, Fokus Prioritas, Sasaran, Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Cuaca Ekstrim.

NO. 1.

FOKUS PRIORITAS

SASARAN

KETERLIBATAN K/L

ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 5 miliar

PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1. Pengenalan dan pemantauan risiko cuaca ekstrim - Peta risiko bencana cuaca ekstrim Instansi Utama : - BMKG - LAPAN Instansi Terkait : - Bakosurtanal - Kementerian PU - LIPI - BPPT - Kementerian LH Instansi Utama : - Kementerian PU - BNPB - BMKG Instansi Terkait : - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian Perhubungan - Kementerian LH Instansi Utama : - BMKG - LAPAN Instansi Terkait : - BPPT - LIPI - Bakosurtanal - Kementerian PU - Kementerian LH

2. Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural

- 14 provinsi yang mempunyai wilayah berisiko tinggi terhadap cuaca ekstrim per tahun

35 miliar

3. Penelitian dan Pengembangan

- 20 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko cuaca ekstrim per tahun

10 miliar

L-86

Lampiran

2

PROGRAM : PERINGATAN DINI 1. Pemantauan dan Penyuluhan - Pemantauan dan penyuluhan di 14 propinsi Instansi Utama : - BMKG - LAPAN Instansi Terkait : - Kementerian PU - Kementerian LH Instansi Utama : - BNPB - BMKG - LAPAN Instansi Terkait : - DKP - Kementerian PU - Kementerian LH Instansi Utama : - BNPB - Basarnas - TNI - Polri Instansi Terkait : - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian Sosial - Kementerian Kesehatan - Kementerian Perhubungan - Kementerian PU Instansi Utama : - Kementerian Sosial - Kementerian Kesehatan - Kementerian PU 35 miliar

2.

PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1. Penyuluhan, pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat - 20 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap cuaca ekstrim 3 miliar

4.

PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1. Pencarian, penyelamatan dan evakuasi 10 miliar

2. Pemenuhan kebutuhan dasar pangan, sandang, hunian sementara, layanan kesehatan, air bersih dan sanitasi
Lampiran

10 miliar

L-87

Instansi Terkait : - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian Perhubungan 3. Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan, pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran 5. PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1. Pengkajian kerusakan dan kerugian - BNPB - Bappenas - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian Keuangan - Kementerian PU - BMKG - Kementerian LH - BNPB - Bappenas - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian Keuangan - Kementerian PU - BMKG - Kementerian LH - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian PU - Kementerian LH 1,5 miliar - BNPB - Kementerian Dalam Negeri - Kementerian Keuangan - Kementerian PU - BMKG - LAPAN - BPPT 30 miliar

2. Penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi

2,5 miliar

3. Pemulihan saranaprasarana publik

25 miliar

L-88

Lampiran

4.Kementerian PU . .LAPAN . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Keuangan .BNPB .BPPT TOTAL 30 miliar 197 miliar Lampiran L-89 .Bappenas.Kementerian Dalam Negeri . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .BMKG .

Lampiran 15.Kementerian Perindustrian . Fokus Prioritas.BATAN .Kementerian Pendidikan Nasional Instansi Utama : .Wilayah berisiko tinggi terhadap kegagalan teknologi per tahun 7.BPPT .LIPI .Kementerian Perindustrian .Kementerian Perhubungan Instansi Terkait : .Bakosurtanal .Kementerian Dalam Negeri . FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 10 miliar 1. Sandingan Program.Bapeten .BATAN 2. PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1. Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Kegagalan Teknologi.Kementerian Dalam Negeri . Pengenalan dan pemantauan risiko kegagalan teknologi Peta risiko bencana kegagalan teknologi Instansi Utama : . Sasaran.Kementerian PU .BPPT .Bapeten .Kementerian Perhubungan Instansi Terkait : .Kementerian LH . Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural .LIPI .5 miliar L-90 Lampiran .Kementerian PU . NO.

BPPT Instansi Terkait : .Bapeten Instansi Utama : . Penyuluhan.10 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap kegagalan teknologi 1.LIPI .Basarnas .Kementerian Perindustrian 5 miliar 2.BATAN Instansi Utama : .Kementerian Perindustrian .Kementerian LH . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1. Penelitian dan Pengembangan .LIPI .Polri .Kementerian Perindustrian .BATAN . Operasi Penanganan 10 miliar Lampiran L-91 .BPPT . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.10 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko kegagalan teknologi per tahun Instansi Utama : .Kementerian PU .TNI .BNPB Instansi Terkait : .Bapeten .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri Instansi Terkait : .Kementerian Perhubungan .TNI .Kementerian PU .Kementerian Perhubungan .5 miliar 3. pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .Polri .Kementerian Sosial .3.

LAPAN 5 miliar 3.Kementerian Kesehatan . . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.BNPB .Bapeten 2. penyelamatan dan evakuasi Instansi Utama : .. Pencarian.Basarnas . Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Sosial .Kementerian Perindustrian .Bappenas.Kementerian Perhubungan .Kementerian Perhubungan . sandang.BATAN .Kementerian Perhubungan . air bersih dan sanitasi 10 miliar 4.Kementerian Keuangan .Kementerian PU .Kementerian PU .Kementerian PU Instansi Utama : .Kementerian Dalam Negeri . hunian sementara.Kementerian Kesehatan .Basarnas Instansi Terkait : .TNI . layanan kesehatan.Kementerian PU . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai L-92 30 miliar Lampiran .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Sosial Instansi Terkait : .Polri .

.BPPT .BNPB .Bapeten 4. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 30 miliar 161.BATAN .Kementerian Dalam Negeri . Pemulihan saranaprasarana publik 50 miliar 3.5 miliar Lampiran L-93 .BNPB .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian PU .Kementerian PU .Kementerian Keuangan .Kementerian PU .LIPI .Bappenas.Kementerian Dalam Negeri .BPPT .LAPAN .Kementerian Perindustrian .BNPB .Bappenas .LIPI .Kementerian Kesehatan . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Kementerian Keuangan . . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan. Pengkajian kerusakan dan kerugian .Kementerian Sosial .Kementerian Perhubungan TOTAL 2.Kementerian Perhubungan .5 miliar 2.

FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L Instansi Utama : . Fokus Prioritas.Kementerian Kesehatan Instansi Terkait : . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1.Bakosurtanal .5 miliar L-94 Lampiran . Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural .LAPAN . Penelitian dan Pengembangan . Pengenalan dan pemantauan risiko bencana epidemi dan wabah penyakit .Lampiran 16.Kementerian PU .Wilayah berisiko tinggi terhadap epidemi dan wabah penyakit 50 miliar 3. NO. Penyusunan rencana kontijensi .Kementerian Kesehatan Instansi Terkait : .Kementerian PU Instansi Utama : .20 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko bencana epidemi dan wabah penyakit per tahun 30 miliar 2. 1. Sasaran.Kementerian Pendidikan Nasional Instansi Utama : .Kementerian Kesehatan Instansi Terkait : .Kementerian LH Instansi Utama : .Peta risiko bencana epidemi dan wabah penyakit 2. Sandingan Program.Kementerian Dalam Negeri . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Epidemi dan Wabah Penyakit.LIPI .5 rencana kontijensi pada tingkat provinsi berisiko tinggi terhadap epidemi 2.BNPB ANGGARAN INDIKATIF 8 miliar PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Kesehatan .BPPT .

Kementerian Sosial .Kementerian Dalam Negeri .Basarnas Instansi Terkait : . layanan kesehatan.Kementerian Kesehatan .Kementerian Kesehatan . Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.5 gladi kesiapsiagaan pada wilayah berisiko tinggi terhadap epidemi dan wabah penyakit 3.30 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi terhadap epidemi dan wabah penyakit . air bersih dan sanitasi 20 miliar Lampiran L-95 .BNPB Instansi Terkait : .Kementerian PU 10 miliar 2.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Dalam Negeri . sandang.Kementerian PU Instansi Utama : . Pencarian. hunian sementara.Kementerian Kesehatan 10 miliar 2. PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Kementerian Sosial Instansi Utama : .Kementerian Sosial .Kementerian Perhubungan .Kementerian Sosial Instansi Terkait : .Kementerian Dalam Negeri .dan wabah penyakit Instansi Terkait : . Penyuluhan.TNI . penyelamatan dan evakuasi Instansi Utama : . pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .Polri .

LIPI .Kementerian Kesehatan .Kementerian Perindustrian . .Kementerian Perhubungan . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 20 miliar 30 miliar 210.Kementerian PU . . Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.BPPT .Kementerian Sosial .Bappenas.LAPAN .Kementerian Keuangan .Bakosurtanal TOTAL 30 miliar 4.Bakosurtanal .LAPAN . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Kesehatan .BNPB .5 miliar L-96 Lampiran . Pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis 2. pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .Kementerian Perhubungan .Bappenas.LIPI .Kementerian PU .Kementerian Perindustrian .Kementerian Dalam Negeri .BPPT .Kementerian Dalam Negeri . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.3.BNPB .Kementerian Keuangan .Kementerian Kesehatan .

PROGRAM : PENCEGAHAN DAN MITIGASI BENCANA 1.Kementerian Dalam Negeri Instansi Utama : .Wilayah berisiko tinggi terhadap konflik sosial per tahun 7.5 miliar Lampiran L-97 .Kementerian Dalam Negeri Instansi Utama : . pelatihan dan gladi mekanisme tanggap darurat .Kementerian Sosial Instansi Terkait : .10 penelitian dan pengembangan mengenai pengurangan risiko konflik sosial per tahun 5 miliar 2.LIPI .Kementerian Sosial Instansi Terkait : . NO.10 penyuluhan dan pelatihan pada wilayah berisiko tinggi 1. FOKUS PRIORITAS SASARAN KETERLIBATAN K/L ANGGARAN INDIKATIF (RUPIAH) 5 miliar 1.BNPB 2.Peta risiko bencana konflik sosial Instansi Utama : . Sasaran.Kementerian Komunikasi dan Informasi .5 miliar 3.Kementerian Komunikasi dan Informasi . Fokus Prioritas.Lampiran 17.Kementerian Dalam Negeri Instansi Utama : . Penyuluhan.Kementerian Sosial Instansi Terkait : . Penerapan upaya mitigasi struktural dan non-struktural .TNI . Keterlibatan K/L dan Anggaran Indikatif untuk Konflik Sosial.Polri . Pengenalan dan pemantauan risiko konflik sosial .Polri . PROGRAM : KESIAPSIAGAAN 1. Sandingan Program.TNI . Penelitian dan Pengembangan .

Pencarian. Pemenuhan kebutuhan dasar pangan.Polri .TNI/POLRI .Kementerian Sosial .Kementerian Perhubungan .Kementerian Sosial Instansi Terkait : .Kementerian Sosial . hunian sementara.terhadap konflik sosial Instansi Terkait : .Kementerian PU . Operasi Penanganan 2.Kementerian Kesehatan 10 miliar 3.Kementerian PU Instansi Utama : .Kementerian Perhubungan .LIPI Instansi Utama : .Basarnas Instansi Utama : . layanan 10 miliar L-98 Lampiran .Basarnas Instansi Terkait : .Kementerian Perindustrian .Kementerian Kesehatan .Kementerian Sosial .TNI . PROGRAM : TANGGAP DARURAT 1.Kementerian Dalam Negeri Instansi Terkait : .Kementerian Dalam Negeri .Polri .TNI . sandang. penyelamatan dan evakuasi 5 miliar 3.Kementerian Dalam Negeri .

Peningkatan kapasitas tanggap darurat melalui pendidikanpelatihan.Kementerian Sosial .5 miliar 2.Kementerian PU . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai 4.Kementerian Dalam Negeri .Kementerian PU . Pengkajian kerusakan dan kerugian .Kementerian Dalam Negeri .BNPB .Bappenas .BNPB .Kementerian Dalam Negeri .Kementerian Keuangan . Peningkatan kapasitas rehabilitasi dan rekonstruksi melalui 30 miliar Lampiran L-99 .Bappenas.LIPI .Polri . .kesehatan. . Pemulihan saranaprasarana publik 50 miliar 3.Kementerian Sosial 2.Kementerian Dalam Negeri 30 miliar 4. air bersih dan sanitasi .Kementerian Sosial .Kementerian PU . PROGRAM : REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI 1.Kementerian Keuangan .TNI .BNPB .Kementerian Perhubungan .BNPB .Kementerian Kesehatan .Bappenas.Kementerian Komunikasi dan Informasi .

LIPI .TNI .Kementerian Dalam Negeri TOTAL 156.Kementerian Komunikasi dan Informasi .Kementerian Keuangan .5 miliar L-100 Lampiran .Polri . pembangunan sistem dan infrastruktur serta penyediaan anggaran yang memadai .pendidikanpelatihan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful