Anda di halaman 1dari 3

KOMUNIKASI

VARISES PADA IBU HAMIL

Varises adalah pelebaran abnormal rongga pembuluh darah balik (vena) akibat tekanan arus balik darah yang mengalir di dalamnya. Tekanan arus balik darah terjadi akibat dua hal: 1. adanya sumbatan/penekanan yang menghalangi arus balik darah. 2. apabila arus balik darah menuju jantung lebih banyak daripada normal pada pembuluh darah yang bebas sumbatan / penekanan. Varises terjadi akibat adanya proses pelebaran pembuluh darah vena karena pengaruh perubahan hormon,akibatnya

fungsi aliran darah yang kembali ke jantung menjadi terganggu. Biasanya varise terjadi di bagian daerah: kelamin luar betis, kaki payudara tangan, lambung, rektum (usus besar dekat anus), vagina. skrotum, dan vulva (bibir kelamin). Varises ada yang bersifat ringan dan juga yang berat. Varises ringan biasanya hanya akan berupa menonjolnya dibagian urat-urat.

Disusun oleh : Bevy Aryah Andini

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BHAKTI AL-QODIRI JEMBER 2012

varises berat akan mengakibatkan apa yang disebut thrombophlebetis,suatu keadaan dimana varises menjadi semakin parah sampai menimbulkan rasa panas,bengkak,memerah dan terasa nyeri.Jika sudah seperti ini harus segera dilakukan pengobatan.

Gejala varises : sakit/nyeri gatal disertai perubahan warna kulit menjadi kebiruan. Cara mencegah varises : Olahraga Menjaga berat badan Makan makanan tinggi serat, diet rendah garam Tidak menggunakan sepatu berhak tinggi Menaikkan tungkai pada wktu tidur Mengubah posisi duduk atau berdiri secara teratur Selalu bersih dan lembab Miring kekiri pada waktu tidur

Untuk Mengurangi Rasa Nyeri pada varises : Tegakkan Tungkai Jalan-Jalan Senam Hamil Hindari Pakaian Ketat Konsumsi Makanan Bergizi Mencegah Infeksi

Cara penanganan varises :


Pakai stocking Injeksi zat-zat skleroterapi Pembedahan

penyebab munculnya varises maupun faktor risiko, yaitu: Faktor hormonal Tekanan rahim Berdiri terlalu lama Kegemukan Keturunan

Gambar : 1. Pada anus payudara 2.

3. Tubuh Tangan

4.

5. Pada vagina 3 3

6. betis