ANALISA LOSSES TEKNIK PADA SISTEM KELISTRIKAN

USMANTAHIR staf Pengajar pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri dan Kebumian (FTIK) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ)

ABSTRAK
Pendistrlbusian energi listrik dari pembangkit hingga sampai ke konsumen ferjadi hilangnya energi atau susut energi (Josses). Berdasarkan standar nasiona) Josses pada transmisi dan distribusi idealnya berk/sar 8 sid 10 %. Dan, untuk tiap - fiap daerah terdapat perbedaan losses. Dan te/ah banyak analisa dan penelitian khususnya terkait dengan losses, akan tetapi hanya difakukan secara pars/a). Da/am penelitian in; akan dilakukan secara terlntegrasi hingga pada sambungan rumah demi peningkatan etesiensi penggunaan energi listrik pada s/stem tenaga Iistrik. Dan sebagai contoh kasus digunakan data Penyulang pada.PT. PLN Cabang Nabire. Hasil yang dipero/eh nenunjukkan urutan losses yang paling besar adalah mula dan SR, JTR, Trafo, dan JTM. Kata Kunc;: Losses Teknik, Jaringan, Trato, sambungan rumah. PENDAHULUAN Mengingat pentingnya energi listrik bag; kehidupan orang banyak dan bagi pembangunan nasional, maka suatu sistem tenaga listrik harus bisa melayani pelanggan secara baik, dalam arti sistem tenaga llstrik tersebut aman dan handal yaitu . tidak membahayakan manusia dan lingkungannya serta dapat melayani pelanggan secara memuaskan misalnya dalam segi kontinyuitas dan kualitasnya. Hal ini akan bisa terwujud apabila proses perencanaan, pelaksanaan pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan, suatu sistem tenaga Iistrik senantiasa mengikuti ketentuan standard teknik yang berlaku. Namun dalam pendistribusian energi listrik dari pembangkit hingga sampai ke konsumen terjadi hilangnya energi atau susut energi (losses). Susut energi (losses) pada sistem kelistrikan secara alamiah pasti ada dan tidak dapat di tekan sampai 0 % (nof persen). Berdasarkan standar nasional losses .pada transmisi dan distribusi ideaJnya berkisar 8 sId 10 %. Besarnya losses yang terjadi di Indonesia, untuk tiap - tiap daerah terdapat perbedaan. Namun, ketika angka kesusutan di atas level kewajaran hal ini yang menjadi masalah. Sebab terjadinya kesusutan (losses), ada yang di bawah kendali PLN dan di luar kendali PLN. 1. Peningkatan susut dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya karena tidak seimbangnya pertumbuhan jaringan dengan pertumbuhan beban dan juga oleh terbatasnya penyambungan baru serta dapat dipengaruhi olen faktor alam. Dari uraian tersebut, maka perlu analisa dan penelitian khususnya terkait dengan losses teknik, demi peningkatan efesiensi penggunaan energi listrik pada sistem tenaga listrik di PT.PLN. Dan pada studi kasus ini PT. PLN (Persero) Cabang Manokwari Ranting Nabire merupakan obyek penelitian mengingat besarnya losses yang ditimbulkan saat ini. Didalam sistem kelistrikan PLN, sistem tenaga listrik secara garis besar terdiri dari tiga sistem ; pembangkit. transmisi dan distribusr. Penyampaian tenaga listrik dari tempat pembangkit, hingga sampai ketempat pelanggan memerlukan jaringan penghubung yaitu distribusLDistribusi merupakan salah satu tempat faktor dimana terjadinya losses energi listrik Secara umum sistem distribusi dimulai dari penyulang 20 kV yang keluar dari gardu induk sampai dengan meter pelanggan (APP) yang meJiputi : (1) Jaringan Tegangan Menengah 20 kV; (2) Gardu Distribusi; (3) Jaringan Tegangan Rendah 220/380 V; (4) Saluran Masuk Pelayanan (SMP); dan (5) Alat Pembatas dan Pengukur (APP). Losses pada jaringan distribusi dapat dilihat pada Gambar 1.

Jurnal DINAMIS Vol. 2. No. 12 Desember 2008, (Usman Tahir: 71 -77)

71

Dalam penelitian ini juga dibutuhkan data PenjualanlPembelian per Unit........ jumlah Trafo. jurnlah tiang beton.. xLPN) [Ohm/km]} LPN lolaJ .... PERHITUNGAN LOSSES TEKNIK Dalam penelitian ini menggunakan data-data aset peru nit. jenis konduktor ( AI I Cu ).... kapasitas trafo. 2...fjx20xLFxPFxT - [A] mpere (3) .. jumlah penyulang TM.. Susut Jaringan Tegangan 1) Hitung Energi per Penyulang TM (EpN) EpN = ru fS:VPH. LPNlolaJ = LLPNJ 4) l=l+n (4) . tipe penyulang.1 Perhitungan Losses Jaringan Distribusi a. jumlah fasa trato.. alamat pelanggan..Skema Losses Jaringan Distribusi Listrik 2..... level tegangan sekunder (beban ).. meJiputi : 1) One Line Diagram. [km] ... Perhitungan Menengah.. 3) Hitung Resistansi Penyulang TM EkivaJen per km (RPNe) RpNe = L(rpH. jumlah Energi per sektor beban dan jumlah Energi Beli dari P3B 6) Data Induk Langganan ( OIL) Data lnduk langganan yang dibutuhkan terdiri dari nama pelanggan... .. [kWh] (1) 2) Hitung Arus Rata-rata per Penyu[ang TM ( IPN ) EpN I PN ... 5) Jumlah PeJanggan & Energi Data nergi yag dibutuhkan terdiri dari jumlah pelanggan per sektor beban. rneliputi : KWh Produksi.. Hitung Susut Energi Penyulang TM (SpN) .... panjang penyulang dan ukuran penampang.... Jaringan Tegangan Rendah (Trafo Distribusi ) dan Rayon Card (Jaringan yang akan diukur)... 3) Data Saluran Tegangan Rendah ( Data Teknls ) Data Saluran Tegangan Rendah yang dibutuhkan terdiri dari ukuran penampang..... ukuran penampang. lokasi penyutang... jenis konduktor ( AI I Cu). golongan tarif... Kwh Pemakaian Sendiri. daya tersambung..... kode lokasi I rute baea meter. yang terdiri dari : Jaringan Tegangan Menengah penyuJang. dan Total KWh Terjual ( yang dibuat Rekening).-t Analisa Losses Teknik Pada Sistem Kelistrikan 72 .. rayon. jumtah tiang besi dan jumlah tiang kayu 4} Data Trato Distribusi Data Trato Distribusi yang dibutuhkan antara lain ro trato dlstribusi. 2) Data Saluran Tegangan Menengah (Data Teknis) Data Saluran Tegangan Menengah yang dibutuhkan terdiri dari jumlah I jenis fasa saluran. merk trafo... kWh I petanggan I bulan 7) Statistik PLN yaitu data pengusahaan PLN dari bagian pembangkitan.

(17) (2: N i. - LFxPFSR.. 1) Hitung Energi Rata-rata per Jurusan TR ( EJR ) I_Em SR.:i=.SCu. 3) Aitung Arus per SR ( ISR ).:.1Ji = LL.. )xPFxLFxT 1) Hltung Energi Rata-rata per SR EsR )..=1 n [km] (13) Jurnal DINAM1S Vol.JR"".. 1=1 PFSR = 0.40+ 1.. k=----~=---~=-~=--n . = 0...(lS) [/on] (19) c... 2 = 0.1 n Trfj .95 . ......20+ 1..65 Energi Sambungan Rumah 2) Hitung Resistansi Jaringan TR Ekivalen per km (RJRe) 4) Hitung Susut (SSR)' L.. (8) . .L(KTTrfj i~l ESJTM -JuaZTM X -STM Perhitungan (SSR) Susut Sambungan ( NTrj....L N .85. [kfWl] (9) STrj% = 100xSnt ESJTM RSR... (16) Rumah Perhitungan Susut Trafo... .95 ilcorTR = 0.7 LF = 0..m. No. ) X T 2) Hitung Resistansi SR Ekivalen per km (RsRe).~ ESk-JuqL-JUqkes~N~-SJR[kWJ ~O'l&o . xLSR. [%] (10) = " I(rSR. . Perhitungan Susut Tegangan Rendah.65 PFsKTM = 0. 2.) .:_l ------ LSRrow i=l [ohm/ km].. + k 2 ..38 [Ampere] (14) [kWh] (6) PFSUTR SpNO/O = 100xSpN ESJTM [%].SFe..85 + 0.. xTxO..... (5) 3) Hitung Arus per Jurusan TR ( IJR) I mSpN = 2xliw"'l xRpN• xUFxTxLPNrow Em x ilcorTR LF x PFsum x T x Jj x 0.220 [A] mpere .. 12 Desember 2008.90.u [kWh] (15) 4) Hitung Susut Energi Jaringan TR (SJR) SJR PFSUTM LF LLF = 0...3 LF + 0.. xLLFxTxL.m. .. (7) = 0.20 =3xI~ xR.=1 n Trj. (11) LF =0... SJR% = l~~:JR [%]... (19) ..IpN"l = IpN X ilcor [Ampere]..20 ikor b..85 + 0. d.m. (Usman Tahir: 71 -77) 73 .LLF ..

950 1..5 kms.148 [kW] 0.430 0.098 0.650 b. .125 11. xLLFxTxLSRloIai x flrorSR [kWh]..=1 " BR. dengan jumlah jurusan 82 buah sehingga panjang rata-rata jurusan adalah 671.675 2. = 0.625 2.175 2.. Rekapitulasi Trafo Disribusi Jumlah trato dikelompokkan dalam dua kelompok yaitu kelompok perkotaan dan kelompok pedesaan...1 Data Aset dan Penjualan a. khususnya pada penyulang RRI dengan data-data sebagai berikut penyulang RRI hanya terdapat Saluran Udara Tegangan Menengah.515 0. SUTM MAC MAC MAC Jumlah 150 70 35 6. ) [km]. RpNi Uraian Type [km] [ohm/km] [mm'] [sirkitJ SUTM SUTM. Resistansi Kawat Penghantar Dalam perhitungan ini menggunakan data PT.00686 0.00126 0. STet =8PN +S1'If +SJR +SSR .310 0.001007 0.(20) SSR =2xI~ S xRrm.675 3.35 4 24. adapaun jenis penghantar yang dipergunakan adalah kawat penghantar aluminium AAAC ( All Aluminium Alloy Conduktor ) yaitu kawat yang seluruhnya terbuat dari campuran aluminium. atau kapasitas rata-rata trato adalah 94.0082207 4 16 2.. .170 0. HASIL ANA LISA 3. 74 " Ie Analisa Losses T eknik Pada Sistem Kelistrikan • .ESJ 1M [0 ] Yo ( 22) flrorm e. x N .40+ 1. Rekapitulasi (JTR) Jaringan Tegangan Rendah Panjang total jaringan tegangan rendah adalah penjumlahan panjang jurusan tegangan rendah dengan panjang jurusan tegangan rendah under buil yaitu 55.. (23) [kWh] i 1 2 3 Ta be I 1 Rekapl·tu IaSI Janngan Tegangan M enenga h Pen_y_u .20 (STek) Perhitungan Susut Teknlk 3.84 kVA... Rekapitulasi trafo distribusi penyulang RRI NTrfi SFei SCui [kVA] [unlt] 5 12 5 [kW] 0.3 0.. PLN (Persero) Cabang Manokwari Ranting Nabire.34 meter..LSRrow = ~::<LBR.. sehingga jumlahnya 32 Tabel2 i KTTru buah dengan total kapasitas 3035 kVA. ang Ukuran NpNi LpN.553 0." (21) _lOOx8SR SR% .153 1 2 3 4 5 25 50 100 160 200 250 Jumlah 6 3 1 32 6 c.

306 2.438. 1 2 Uraian SUTR SUTR SKTR Type Rekapitulasi Jaringan Tegangan Rendah Ukuran [mm~] 35 70 25 NJRi [sirkitJ l.629 10.12 RJRi [ohm/km] 0.845 RSRi [ohm/km) 0.870 489.260 4.03 3.220 0. Data Penjualan + 3.JRi [km1 6.569.7 0.412 248.306 2.236 48.066 2.00206 0.1 fkorsR e.078.458 2.263.07 18.315 47.Tabel 3 No.5 7.530.9 km dengan resistansi kawat penghantar 0.306 4.20 AJ:ruslus 4 7 11.825 2. (Usman Tahir: 71 -77) 75 . 12 Desernber 2008.919 11.00 0.861 2.260 4.00533 0.89 Bulan September Oktober 4 4 7 7 11.2 Pembahasan Dari hasil analisa perhitungan losses teknik pada peyulang RRI dapat dibuat taber dan grafik berikut losses sebagai Jurnal DINAMIS Vol. dan diperkirakan panjang kawat sambungan rumah Tabel 4 Rekapitulasi sambungan rumah 145.9 11 10.752 10.02490 MAC TIC TIC Jumlah 6 57 19 82 3 d.080 6. No.306 2.406 6.44 ohm/km. 2.230 24.463. Sambungan Rumah (SR) Jumlah pelanggan sebesar 4167.00 4.732 47.318.120.835 46.42 Nooember 4 7 11.260 6.446.080 6.46 Desember 4 7 11.080 6.5 12. i 1 Type Twisted Ukuran 2X 10mm" NSRi [pelanggan] 4167 LsRi [kmJ 145.106 13.156 2.850 10.260 4.00 0.992 259.080 6.398 2.329 7.437535 Deret 1 2 3 4 5 Sl Tabel 5Fkta or Kore ksl Sam b ungan R uma h Komposisi Jumlah SR fkorSR total fkOlSR [%) 1 38.659 2.542 45.659.00 1.080 11.306 2.534 Tabel 6 Data Perkembangan Distribusi Bulan JuJi sid Desember 2006 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PEMBANGKITAN Mesin K~ Siap Operasi Mesin K~ Tdk Siap Operasi Daya Terpasang Daya Mampu Beban Puncak Produksl Pemakaian Sendiri PLTO kWh yang dibuat Rekening Kerugian (kWh) Losses KerugJan (WVh) Losses (%) Satuan Unit Un~ WV I<W WV IMIh IMIh kWh I<Wh klNh Juli 4 7 11.38 33.306 2.611 337.260 4.954 270.126.921 2.00 0.260 4.165.01751 0.372 163.050 17.080 6.

206 42.349.205.445.273.n Rendah o JUU ".000 1.356 7.439.000 .t/l.490.GUstUS S~E.696 26.343 7.832.000 1.414 7.141 34.687 10.641 9.239 98.772 21.162 5.525 7.500..151.t/I.364.153 30.092 7..972.760.717 70000 60000 50000 . Dan Sesuai dengan hasil perhitungan losses sebagaimana yang dapat dilihat pada Gambar 2 dan Gambar 3 menunjukkan bahwa parameter losses teknik yang paling tinggi terdapat pada tosses 76 J .••.000 2.000.556.778.460.608. Tegan~an Menengah 5' 40000 -3- ~30ooo 20000 10000 Tegang.000.912.JULl AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOPEMBER DESEMBER 6.728 6.R OE.537.215 7.000 500.759 6.191.f>~ O~oeE.146 7.120.826 7.c 2.436 19.098.550.513.663 9.160.038.671 59.073 6. tingginya Josses dibulan Oktober Analisa Losses Teknlk Pada Slstem Kelistrikan dikarenakan pada bulan tersebut adalah bulan yang paling tinggi kWh produksinya.889 15.911 56.974.197.500.640.902.000 !is o Gambar 3 Perbandingan Kwh Produksi dengan Losses Berdasarkan hasil perhitungan losses sebagaimana yang dirangkum dalam Tabel 7 dan Tabel 8 menunjukkan bahwa angka losses teknis tertinggi terdapat pada bulan Oktober ± 3.687.SE.000.h • Gambar 2 Grafik Losses Teknik Penyulang RRI (kWh) Perbandlngan kWh Produksl dengan Losses pada Sistem Kellstrfkan PLN Nablle 3.101 21.7 % dari kWh yang diproduksi oJeh pembangkit.181 3.R ~QP&eE.478 40.'3~ ___ SilmbungB R"".272 6.088.

Turnlran. Sam. Losses teknik pada penyulang terdapat di Jaringan Tegangan Menengah. Seminar Losses (Strategi Penquranqan Susut Enerqi Listrik pada S/stem Distribusi Tenaga Iistrilc). fUsaha Secara :> Jurnal DINAMIS Vol. 2004. 2004. Yogyakarta : Universitas Gajah Mada. • 5. Serta Sambungan Rumah. Yogyakarta: UGM Laporan Bulanan PT. Semakin besar kWh yang dlproduksi maka semakin besar Losses yang terjadi. KESIMPULAN perhitungan dapat Berdasarkan hasu disimpulkan bahwa : • Pakpahan.sambungan rumah yaitu mencapai 2. Jakarta: Balai Pustaka. Wasty. DAFTAR PUSTAKA Hutauruk. PLN (Persero) Nabire 2006. M. 2004. (Usman Tahir: 71 -77) 77 . 1998. Soemanto. Jakarta: Bum. Seminar Losses Penurunan Losses Distribusi KomprehensiO. 2004. 2004. Jakarta. 4. No. Transmisj Daya Ustrik. Cabang kWh yang diproduksi dapat mempengaruhi losses teknik yang terjadi di sistem jaringan distribusi. TS. hal ini rnenunjukkan bahwa komponen sistem tidak efektif dan efisien. 2. Hartojo. 12 Desember 2008. Seminar Losses (Peranqkat Lunak Untuk Pemitungan Susut EnerqiJ. Aksara. Trato dan Jaringan Tegangan Rendah.3 %. Seminar Losses (penqurangan Susut Enerq/ Untuk Pen/nqkatan Ens/ensl Penggunaan Energ/ Listrik Pada S/stem Distribusj Tenaqa UstrikJ. Pedoman Teknik Penullsan Skripsi.Parauli dan 8ambang Anggoro. Jogyakarta : Institut Teknologi 8andung Rasosia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful