Anda di halaman 1dari 3

A. Judul B.

Landasan teori

: Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi :

Zat kimia umumnya diperdagangkan dalam bentuk padatan (Kristal) atau larutan pekat, jarang sekali dalam bentuk larutan siap pakai. Sementara itu, percobaan-percobaan di laboratorium seringkali menggunakan larutan encer. Oleh karena itu, larutan yang diperlukan harus dibuat dari larutan pekat atau melarutkan zat padat. Pada bagian ini, akan dibahas cara membuat larutan dari larutan pekat. Dengan begitu, anda dapat membuatnya secara benar dan aman. Diantara zat yang tersedia dalam bentuk larutan pekat adalah berbagai jenis asam dan ammonia. Misalnya, asam sulfat biasanya diperdagangkan berupa larutan dengan kadar 98% dan massa jenis 1,8 kg L-1. Kemolaran larutan pekat dapat ditentukan jika kadar dan massa jenisnya diketahui, yaitu dengan menggunakan rumus:

Dimana: M = kemolaran = massa jenis mm = massa molar Larutan pekat biasanya berasap (mudah menguap) dan sangat korosif. Oleh karena itu, pembuatan larutan dari larutan pekat harus dilakukan dalam lemari asam dan dikerjakan dengan hati-hati dengan mengikuti semua aturan keselamatan. PENGENCERAN LARUTAN Larutan didefinisikan sebagai campuran yang homogen antara 2 macam zat ataupun lebih. Larutan terdiri dari pelarut dan zat terlarut. Umumnya zat terlarut jumlahnya lebih sedikit dibanding pelarut. Sedangkan pelarut bisa berupa air ataupun cairan organic seperti metanol, etanol, aseton dan lain-lain. Pengenceran pada prinsipnya hanya menambahkan pelarut saja, sehingga jumlah mol zat terlarut sebelum pengenceran sama dengan jumlah mol zat terlarut sesudah pengenceran. Dengan kata lain jumlah mol zat terlarut sebelum pengenceran sama dengan jumlah mol zat terlarut sesudah penegenceran atau jumlah gr zat terlarut sebelum pengenceran sama dengan jumlah gr zat terlarut sesudah pengenceran. Rumus sederhana pengenceran sebagai berikut : . M1V1 = M2V2 . M1 = Molaritas larutan sebelum pelarutan . V1 = Volume larutan sebelum pelarutan . M2 = Molaritas larutan sesudah pelarutan

. V2 = Volume Molaritas larutan sesudah pelarutan Misal jika kita akan membuat 500 ml HCl 2 M menggunakan HCl 4 M maka penggunaan rumus pengencerannya adalah 4 M x V1 = 2 M x 500 ml maka V1 = 250 ml, artinya ambil HCl 4 M sebanyak 250 ml addkan dengan air hingga 500 ml. Sedang pada praktek pengencerannya : masukkan air dulu sebanyak kurang dari 250 ml baru ditambahkan 250 ml HCl 4 M lalu tinggal diaddkan dengan air hingga batas labu takar 500 ml. Praktek perlakuan seperti ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan letupan untuk pengenceran asam pekat. Prinsip Cara Mengencerkan . Lakukan perhitungan pengenceran . Masukan larutan pekat ke labu takar (dengan pemipetan) . Tambahkan pelarut sampai leher labu takar . Kocok atau aduk hingga homogen . Tambahkan pelarut sampai batas . Tutup dan kocok atau aduk lagi C. Tujuan D. Alat dan bahan Keping Mg Larutan HCl Gelas kimia Gelas ukur Stopwatch : Menyelidiki pengaruh konsentrasi larutan terhadap laju reaksi :

E. Langkah-langkah percobaan 1. HCl 2 M Masukan larutan HCl sebanyak 10 mL ke dalam gelas kimia Kemudian masukan 2cm pita Mg Saat pita Mg dimasukan, ukur waktu terjadinya reaksi dengan stopwatch. 2. HCl 1 M Karena HCl yang tersedia sebesar 2 M, maka untuk membuat larutannya menjadi 1 M, larutan HCl sebanyak 5 mL dicampurkan dengan 5 mL air. Setelah itu, masukan kembali 5cm pita Mg Hitung pula lama waktu terjadinya reaksi dengan stopwatch 3. HCl 0.5 M Untuk membuat larutan HCl 2M menjadi 0.5 M, 5 mL larutan HCl dicampurkan dengan 7.5 mL air.

Kemudian, lakukan pengukuran sama seperti percobaan 1 dan 2

G. Analisis Data
Keping Mg 2 cm Keping Mg 2 cm Keping Mg 2 cm

10 mL

10 mL

10 mL

HCL 0,5 M Cara mencari volume HCL pada larutan 1 M: V1.M1 = V2.M2

HCL 1 M

HCL 2 M

Jadi, pada pengenceran 1 M HCL kita harus mengambil 5 mL HCL + 5 mL air untuk mengencerkannya menjadi HCL 1 M. Untuk mencari volume HCL pada larutan 0,5 M: V1.M1 = V2.M2

Jadi, pada pengenceran 0,5 M HCL kita harus mengambil 2,5 mL HCL + 7,5 mL air untuk mengencerkannya menjadi HCL 0,5 M. Berdasarkan percobaan di atas jawablah pertanyaan berikut! 1) Tuliskan reaksi yang terjadi!

Mg(s) + HC(aq)

MgCl2 (aq) + H2 (g)

2) Jelaskan pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi! Semakin besar konsentrasi pereaksi semakin cepat reaksi berlangsung. 3) Tentukan variabel manipulasi respond an control pada percobaan di atas! Variabel kontrol : keping Mg, volume HCL. Variabel manipulasi : konsentrasi HCL. Variabel respon : laju reaksi. H. Kesimpulan Pengenceran menyebabkan volum dan kemolaran larutan berubah, tetapi jumlah zat terlarut tidak akan berubah. Semakin besar konsentrasi pereaksi semakin cepat reaksi berlangsung.